“Never argue with stupid people, they will drag you down to their level and then beat you with experience.”
Mark Twain
Siapakah Mark Twain? Bagi penggemar literasi pasti mengenal namanya. Mark Twain adalah nama pena dari Samuel Langhome Clements, yang hidup pada tahun 1835-1910. Ia adalah seorang penulis, novelis dan tenaga pendidik di Amerika Serikat. Buku non fiksi yang terkenal adalah "Life on the Mississippi". Sedangkan buku fiksinya yang terkenal adalah "The Adventures of Tom Sawyer", "The Adventures of Huckleberry Finn", dan "The Prince and the Pauper, A Connecticut Yankee in King Arthur's Court".
Petuah Mark Twain agar kita jangan berdebat dengan orang bodoh patut kita ingat. Yang tergolong orang bodoh adalah orang yang pengetahuannya terbatas, orang yang tidak pernah berpikir logis dan tidak pernah peduli pada kebenaran. Yang dipentingkan oleh orang bodoh adalah memenangkan perdebatan dengan cara apapun. Termasuk dengan alasan yang kurang masuk akal, memanipulasi fakta, bahkan melakukan kekerasan secara emosional.
Bila kita sudah terseret ke dalam levelnya, perdebatan akan ngawur atau tidak berbohot, kita akan kehilangan kesabaran dan mengikuti pola komunikasi yang kontra produktif. Kita akan mempertahankan alasan dan argumen, bukan lagi mempertahankan kebenaran. Akibatnya kita menjadi frustrasi dan suasana menjadi kacau.
Dalam perdebatan yang kacau, biasanya orang bodoh lebih memiliki pengalaman, karena hanya asal bicara, tanpa pemikiran yang logis, dan hal ini sudah sering mereka lakukan.
Bagaimana bila kita masuk atau berada di dalam kasus seperti ini? Bersikaplah bijak, kita tidak harus senantiasa memenangkan perdebatan, meski kita merasa benar.
Sebuah perdebatan yang tidak logis, tidak harus dilanjutkan. Kita harus segera diam, atau segera meninggalkan lokasi.
Kita tidak perlu meladeni orang bodoh, karena kita yang akan rug. Rugi waktu bahkan rugi mental, karena kita akan merasa kesal dan sakit hati sepanjang hari.
Karena orang bodoh tidak akan peduli pada kebenaran. ia akan bersikeras dengan cara apapun untuk memenangkan perdebatan.
Dengan kita diam atau meninggalkan lokasi, bukannya kita kalah, tetapi hanya mengalah. Lebih baik kita diam atau keluar, lalu menenangkan diri. Daripada kita tetap melayani perdebatan konyol, yang bisa berakhir dengan adu fisik.
Ini sama sekali bukanlah sikap orang dewasa. Bagi orang dewasa, mengalah bukanlah kalah, tetapi mencari jalan keluar terbaik.
Situasi seperti ini banyak terjadi di tempat kerja maupun dalam organisasi atau komunitas. Jadi waspadalah!!!
-----oooOOOooo-----
Kembali ke reportase... Hari Minggu di penghujung Bulan April, suhu udara di Bandung terasa panas. Di langit terlihat banyak gumpalan awan kelabu, yang mendandakan hari ini akan turun hujan.
Minggu ini yang konfirmasi sudah genap, setelah pengundian beres Dumai konfirmasi mau datang. Kebetulan Hizkia Ken juga bilang pengen datang kalo urusannya sudah selesai, dengan catatan dia akan datang agak telat. Tapi saat difollow up, dia bilang urusannya belum selesai. Disaat yang sama Fathur muncul tanpa konfirmasi. Jadi dia menggantikan posisi Hizkia Ken yang nantinya akan berpartner dengan Dumai.
Dari hasil undian untuk babak penyisihan hari ini, ada 3 pasang yang menjadi unggulan teratas dan difavoritkan akan menjadi juara di turney kali ini. 3 pasangan unggulan tersebut adalah: Apin dan Atep, Herman dan Rama Dhany kemudian ada Dumai dan Fathur. Namun dari ketiga pasangan unggulan tersebut yang kebetulan berada di grup yang sama yaitu grup A, Yang berhasil menjadi juara grup adalah Apin dan Atep. disusul oleh Dumai dan Fathur sebagai runner up-nya. Grup A memang terlihat lebih horror dibandingkan dengan grup B, karena dihuni oleh pemain-pemain unggulan.
Sementara yang berhasil melaju ke babak berikutnya dari grup B adalah pasangan muda Stefanus dan Barry sebagai juara grup B, didampingi oleh Odod dan Yudi H sebagai runner up-nya.
Grup A, Juara grup: Apin dan Atep. runner up grup: Dumai dan Fathur
Grup B, Juara grup: Stefanus dan Barry, runner up grup: Odod dan Yudi H
Untuk kesekian kalinya hasil undian babak semifinal, mempertemukan para semifinalis secara menyilang. Di babak semifinal sepertinya memasuki 'musim gugur'. Karena 2 pasangan unggulan yang tersisa harus terhempas dan kalah dari pasangan non unggulan secara tragis. Pada bagan atas Apin dan Atep diluar nalar takluk dari pasangan Odod dan Yudi H dengan skor super tipis 41-42.
Begitu juga yang terjadi pada bagan bawah, Dumai dan Fathur secara mengejutkan kalah dari pasangan muda, Stefanus dan Barry dengan skor tipis 40-42.Namanya permainan, hasilnya sering diluar prediksi.
Babak final mempertemukan 'pasangan muda masa depan Sparta', Stefanus dan Barry versus pasangan senior Odod dan Yudi H. Set pertama dibuka dengan cukup ketat. Beberapa kali terjadi saling susul-menyusul poin. Tercatat beberapa kali skor kembar, 3-3 dan 4-4. Kemudian Stefanus dan Barry melesatkan perolehan poin dan leading 9-5. Namun kemudian disamakan oleh Odod dan Yudi H 9-9 dan 11-11. Setelah itu Stefanus dan Barry dengan disiplin menjaga jarak perolehan poin mereka tetap di depan. Hingga set pertama berakhir dengan 21-16 untuk keunggulan sementara pasangan ini.
Pada awal set ke-2 Stefanus dan Barry tampil 'makin garang'. Tanpa ampun mereka membombardir pasangan seniornya dengan smash-smash keras yang menghunjam jantung pertahanan lapang Odod dan Yudi H. Mendekati pertengahan set ke-2 Stefanus dan Barry sempat leading hingga 9 poin. yang kemudian skornya dibuat mendekat oleh Odod dan Yudi H. namun setelah melewati medio set ke-2, Stefanus dan Barry tak terbendung lagi. Mereka bahkan sempat leading hingga 12 poin. Akhirnya pertarungan babak final dimenangkan oleh Stefanus dan Barry. Gelar juara ini menjadi gelar pertama untuk Stefanus dan gelar ke-2 untuk Barry di tahun ini. Akankah Barry minggu depan bisa membuat hattrick dengan menjadi juara untuk ketiga kalinya secara berturut-turut? We'll see!!!
Juara 1 Stefanus dan Barry
Juara 2 Odod dan Yudi H
Juara 3 Dumai dan Fathur / Apin dan Atep
Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-11 tahun 2026;
![]() |
| Road to final |
![]() |
| Bagan turnamen |
![]() |
| Update ranking Sparta |
![]() |
| Akumulasi perolehan medali Sparta |
Imam Syafi'i terkenal dengan prinsip tidak mau berdebat dengan orang bodoh (jahil) karena dianggap sia-sia dan membuang waktu. Beliau menyatakan mampu mengalahkan 1.000 orang alim, namun kalah melawan satu orang bodoh karena mereka tidak menggunakan logika, melainkan ego dan mengabaikan argumen ilmu.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar