Powered By Blogger

Minggu, 09 Agustus 2026

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 9 Agustus 2026

“Courage does not always roar. Sometimes courage is the quiet voice at the end of the day saying, 'I will try again tomorrow.”

Mary Anne Radmacher

Seringkali kita merasa, hidup kita saat ini sedang berada pada titik terbawah. “Sudah jatuh, tertimpa tangga pula”. Mungkin pepatah itulah yang sering kita alami. Namun yakinlah satu hal, bahwa semua proses ini akan membuat kita menjadi lebih kuat dan tegar dari sebelumnya. Seperti cerita inspiratif kali ini, yang menceritakan tentang Seekor Keledai, langsung saja kita simak.

Suatu hari keledai milik seorang petani terperosok jatuh ke dalam sumur tua yang kering. Hewan itu menangis memilukan selama berjam-jam.

Menyadari hal ini, petani pun mulai memutar otak memikirkan “nasib” keledai ini. Berbagai pertimbangan pun segera diambil, dan petani sampai pada sebuah keputusan, bahwa baik keledai maupun sumur itu sendiri tidak bisa diselamatkan. Sang keledai sudah tua dan tidak berguna lagi. Sementara sumur tua itu akan sangat membahayakan bila dibiarkan begitu saja. Petani kemudian memutuskan untuk mengangkut tanah dan menimbun sumur itu bersama dengan si keledai malang itu.

Si petani segera memanggil tetangga-tetangganya supaya bisa membantu dia. Para tetangga yang sudah berdatangan tidak menunggu lebih lama lagi. Dengan cangkul dan sekop di tangan, ada yang menggali tanah dan ada yang menyekopnya dan mulailah mereka menutupi sumur itu. Sementara itu, keledai malang yang ada di dalam sumur semula tampak sangat ketakutan. Dia sadar bahwa sebentar lagi dia akan mati perlahan-lahan, tertimbun oleh tanah. Dia sangat kebingungan.

Ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian semua orang takjub karena si keledai menjadi diam.

Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur. Si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya. Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan.Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu. Sementara si petani dan tetangga-tetangganya terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus juga mengguncangkan badannya dan melangkah naik.

Segera saja semua orang kaget ketika si keledai meloncati tepi sumur dan berhasil membebaskan diri.

Nilai yang dapat diambil:

Dalam kehidupan; kegembiraan, kesulitan, kesedihan, selalu datang silih berganti. Semua memberikan peranan yang sama kepada kita, yaitu mengembangkan diri kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Demikianlah, ibarat kehidupan ini yang terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepada kita. Cara untuk keluar dari ‘sumur’ (kesedihan, masalah, dsb) adalah dengan mengguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran, dan hati kita) dan melangkah naik dari ‘sumur’ dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan. Seperti itulah seharusnya respon kita terhadap masalah yang kita hadapi.

Setiap masalah yang kita hadapi merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari ‘sumur’ yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah!

                 -----oooOOOooo----

Kembali ke reportase... Setelah beberapa minggu Bandung dilanda hawa dingin, kini suhu udara di Bandung terasa meningkat. Udara panas terasa sekali di dalam GOR ABA. 

Siang ini admin datang sedikit'terlambat' karena terkendala kemacetatan lalu-lintas di Leuwipanjang gara-gara ada mobil parkir sembarangan, diperparah dengan sepanjang perjalanan setiap melintas perempatan selalu mendapatkan lampu merah menyala.. Odod, Faisal R, Herman dan Fatoni sudah duluan tiba di GOR ABA. Tanpa menunggu lama proses pengundian pun dilakukan.

Result babak penyisihan grup minggu ini memunculkan Peter dan Fathur sebagai juara grup A, disusul oleh Fatoni dan Herman yang menempati posisi runner up.  Pada grup B, Yudi H dan Faisal R masih terlalu tangguh buat lawan-lawannya, sehingga tak mengherankan bila mereka menjadi juara grup B. sementara Rama Dhany dan Odod harus puas menjadi runner up grup tersebut.

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal;

Grup A, Juara grup: Peter dan Fathur. runner up grup: Fatoni dan Herman

Grup B, Juara grup: Yudi H dan Faisal R, runner up grup: Rama Dhany dan Odod

Hasil undian babak semifinal lagi-lagi kembali mempertemukan sesama pesaing grup. Pada bagan atas partai ulangan Yudi H dan Faisal R VS Rama Dhany dan Odod  kembali dimenangkan oleh Yudi H dan Faisal RRama Dhany dan Odod berhasil memperbaiki catatan perolehan poin menjadi 38-42, setelah sebelumnya kalah 29-42. Namun skor itu tak cukup untuk bisa meloloskan mereka ke babak final.

Pada bagan bawah kembali terjadi pertarungan sengit antara  Peter dan Fathur dengan Fatoni dan HermanPeter dan Fathur yang di babak penyisihan menang 42-38, kali ini menang lagi dengan skor mepet 42-40. Setelah di penghujung pertandingan mendapatkan skor penutup dari bola yang dilepas oleh Fatoni karena dikira bola keluar. Sebenarnya wasit memutuskan bola keluar, tapi Fatoni bersikap ksatria dengan menyatakan bahwa bola itu masuk.

Babak final mempertemukan kedua pasang juara grup dari grup A dan grup B. Sejujurnya, Yudi H dan Faisal R lebih difavoritkan yang akan menjadi juara minggu ini. Tanpa mengecilkan perjuangan dari  Peter dan Fathur.

Set pertama dibuka dengan sangat seru. Kedua pasangan finalis bermain ngotot. Terjadi drama saling susul menyusul poin. Tak sekejap pun kedua pasang finalis ini lengah dan membuat skor ada yang tertinggal jauh. Bahkan hingga set pertama pun harus berakhir dengan skor mepet 21-20 untuk keunggulan sementara pasangan Yudi H dan Faisal R.

Drama susul menyusul poin yang sangat ketat masih terjadi hingga pertengahan set ke-2. Setelah terjadi skor kembar 27-27, Peter dan Fathur mulai tertinggal perolehan poinnya. Skor mereka seolah-olah tersendat, sementara Yudi H dan Faisal R makin gacor mendulang poin-demi poin. Sikap Fathur  yang uring-uringan membuat mood Peter rusak. Setelah terjadi insiden melempar raket, Peter berkata: "Dengan sikap kaya gitu, ga akan merubah saya main jadi lebih bagus". Beberapa poin terlihat seperti sengaja dibuang oleh Peter sebagai bentuk masa bodo. Karena banyak mendikte dan menyalahkan partner, dari awal hingga akhir babak final, tak mengherankan malah dia yang lebih banyak melakukan unforced error. Ada perdebatan teori di lapangan karena salah kaprah. Salah satunya soal siapa yang seharusnya menerima bola setengah yang ditempatkan lawan ke area tengah belakang. Dia menuntut diambil oleh pemain depan, padahal seharusnya itu menjadi tanggungjawab pemain belakang. Karena pemain depan sekalipun bisa mengembalikan bola itu, hasilnya tidak akan sempurna (kemungkinan besar akan nanggung), karena posisi badannya tidak ideal untuk mengambil bola. Sementara kalo pemain belakang hanya butuh melangkah maju untuk menyelamatkan bola dengan sedikit effort. Situasi kemelut di lapangan ini jelas sangat menguntungkan lawan. Babak final akhirnya ditutup oleh Yudi H dan Faisal R dengan kemenangan dengan skor sangat meyakinkan, 42-30.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 9 Agustus 2026;

Juara 1 Yudi H dan Faisal R

Juara 2 Peter dan Fathur

Juara Rama Dhany dan Odod / Fatoni dan Herman

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-26 tahun 2026;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Pesan Moral: 

  • Jangan Menyerah pada Masalah: Masalah, kritik, atau kesulitan hidup diibaratkan seperti "tanah" yang dilemparkan kepada kita untuk menjatuhkan.
  • Jadikan Beban sebagai Pijakan: Alih-alih membiarkan diri kita "terkubur" oleh keputusasaan, kibaskan beban tersebut dan jadikan setiap masalah sebagai batu loncatan untuk naik ke posisi yang lebih tinggi

Sekian reportase kali ini, Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya.

Senin, 27 Juli 2026

Reportase Turnamen Sparta Supreme Cup, 26 Juli 2026

"Gold medals aren't really made of gold. They're made of sweat, determination, and a hard-to-find alloy called guts." 

Dan Gable

Setelah sempat tertunda 1 minggu karena alasan satu dan lain hal, akhirnya perhelatan SPARTA SUPREME CUP 2026 terselenggara pada 26 Juli 2026. Turnamen event tahunan SPARTA yang selalu digelar setiap Bulan Juli ini, merupakan salah satu turnamen yang ditunggu-tunggu.

Perjalanan tak selalu mulus, ada kerikil-kerikil yang menghambat jalannya turnamen ini. Mundurnya beberapa orang dan terlambatnya peserta yang datang turut andil membuat molornya acara ini. Mungkin lain kali admin harus lebih tegas dengan mewajibkan seluruh peserta melunasi uang pendaftaran agar peserta tidak sembarangan cancel supaya uangnya tidak hangus. Pun dengan peserta yang datang seenaknya terlambat luar biasa, harus kena sanksi W.O.

Bukan SPARTA namanya kalo dalam setiap event tidak menyediakan medali yang indah. Kali ini  SPARTA SUPREME CUP  memperebutkan medali indah terbuat dari logam dengan kaca crystal dibagian tengahnya. Dilengkapi dengan box tempat medali berwarna merah. 

Gold Medal

Silver Medal

Bronze Medal

Turnamen SPARTA SUPREME CUP 2026 diikuti oleh 22 orang. Yang terdiri dari 7 pasang memilih partnernya sendiri, dan 4 pasang lainnya ditentukan melalui undian. Dari komposisi 11 pasang tersebut admin menilai kekuatannya sangat imbang.  Boleh dibilang tak ada pasangan yang terlalu menonjol, maupun terlalu lemah. 

Pada fase penyisihan grup A, Redy dan Rizaldi sukses menjadi juara grup, yang didampingi oleh Herman dan Apin sebagai runner up-nya. Ikhwal dan Fahmi harus tersingkir dari grup neraka ini.

Persaingan di grup B memunculkan Odod dan Fathur sebagai juara grup, dan yang menjadi runner up-nya adalah Yudi H dan Dena ZM. Pada grup ini yang harus mengubur mimpinya adalah Bagas dan Fajar A

Peter dan Faisal R sukses menjadi juara grup C, dibayang-bayangi oleh Rama Dhany dan Erwin yang menempati posisi runner up. Sementara pasangan muda Stephen dan Stefanus  harus angkat koper setelah 2 kali mengalami kekalahan.

Pertarungan di grup D karena berisi 2 pasang, maka diambil best of three dari 3 pasang yang sudah gugur di grup A, B dan C. Pasangan yang beruntung mendapat nyawa cadangan itu adalah Fahmi dan Ikhwal. Dan rupanya mereka berhasil belajar dari kesalahan. Mereka tampil lebih solid di grup D, sehingga secara mengejutkan mereka keluar sebagai juara grup D. Pada posisi runner up diduduki oleh Jordi dan Fery. Sementara duo 'rally panjang' Dumai dan Hizkia Ken harus rela tersingkir premature dari Turnamen ini.

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak quarterfinal;

Grup A, Juara grup: Redy dan Rizaldi runner up grup: Herman dan Apin

Grup B, Juara grup:  Odod dan Fathur, runner up grup: Yudi H dan Dena ZM

Grup A, Juara grup: Peter dan Faisal R, runner up grup: Rama Dhany dan Erwin

Grup B, Juara grup: Fahmi dan Ikhwal, runner up grup: Jordi dan Fery

Hasil undian babak quarterfinal mempertemukan 2 pasangan secara menyilang dan 2 pasangan lainnya kembali bertemu dengan sesama pesaing grup-nya. 

Pada bagan atas terjadi pertemuan kembali antar penghuni grup B, Odod dan Fathur VS Yudi H dan Dena ZMYudi H dan Dena ZM yang di fase penyisihan grup kalah 36-42, kali ini berhasil membalikkan keadaan dengan memenangi laga quarterfinal 42-29.

Pada bagan atas lainnya pertarungan Peter dan Faisal R VS Jordi dan Fery, dimenangkan oleh Peter dan Faisal R dengan skor cukup meyakinkan 42-26.

Pada bagan bawah pertama, Fahmi dan Ikhwal yang baru bangkit dari kubur, berhasil menyingkirkan Rama Dhany dan Erwin dengan skor 42-22.

Sementara pada bagan bawah yang ke-2, pertarungan sesama penghuni grup A kembali dimenangkan oleh Redy dan Rizaldi dengan skor 42-31. Skor tersebut cukup untuk memulangkan pasangan Herman dan Apin.

Pada babak semifinal keempat pasangan bermain sangat baik. Hal itu ditunjukkan dengan skor yang cukup ketat. 

Pertemuan Yudi H dan Dena ZM VS Peter dan Faisal R berjalan sangat seru. Peter dan Faisal R yang sempat memimpin cukup jauh, pada poin-poin krusial melakukan unforced error secara beruntun yang membuat poin mereka terkunci di angka 39. Sehingga skor mereka berhasil ditikung oleh Yudi H dan Dena ZM dengan skor akhir 42-39. 

Pada semifinal lainnya Fahmi dan Ikhwal bertemu dengan Redy dan Rizaldi. Fahmi dan Ikhwal bermain lebih apik. Ikhwal yang lebih banyak ditempatkan di area depan lapangan membuat  Fahmi  leluasa mengcover lapangan. Formasi itu membuat Redy dan Rizaldi tampil tertekan. Terutama Rizaldi  yang banyak sekali melakukan service sangat tanggung yang dengan mudah bisa dimatikan lawannya. Fahmi dan Ikhwal memenangi laga semifinal ini dengan 42-37.

Laga final mempertemukan Yudi H dan Dena ZM VS Fahmi dan Ikhwal. Laga final ini dimpimpin oleh Fathur sebagai wasitnya.Set pertama dibuka cukup imbang. Fahmi dan Ikhwal tercatat leading 1-2 angka. Yudi H dan Dena ZM tak tinggal diam. Mereka berhasil menyamakan kedudukan 7-7. Namun setelah itu Yudi H dan Dena ZM melakukan 5 kali kesalahan secara beruntun yang membuat lawannya kembali diatas angin. Menjelang set pertama berakhir Yudi H dan Dena ZM berhasil mempersempit jarak perolehan poin. Set pertama pun berakhir dengan 21-19 untuk keunggulan sementara  Fahmi dan Ikhwal

Pada set ke-2 Yudi H dan Dena ZM berhasil menyamakan skor 22-22. Namun setelah itu lagi-lagi pasangan ini melakukan 4 kesalahan secara beruntun. Dan setelah itu Fahmi dan Ikhwal konsisten leading 2-3 poin. Di penghujung set ke-2 lagi-lagi Yudi H dan Dena ZM mengulang melakukan 4 kesalahan secara beruntun. Sehingga Fahmi dan Ikhwal berhasil memenangi laga final dengan 42-34.

Inilah nama-nama yang menjadi juara Turnamen SPARTA SUPREME CUP, 26 Juli 2026;

Juara 1 Fahmi dan Ikhwal

Juara 2 Yudi H dan Dena ZM

Juara Peter dan Faisal R / Redy dan Rizaldi 


Champion: Fahmi dan Ikhwal

Runner Up: Yudi H dan Dena ZM

Semifinalist:Peter dan Faisal R

Semifinalist: Rizaldi dan Redy

Para juara foto bersama

Para juara foto bersama dengan gaya bebas


Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen SPARTA SUPREME CUP 2026;


Road to final


Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase kali ini, Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...

Senin, 20 Juli 2026

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 19 Juli 2026

“The purpose of life is not to be happy. It is to be useful, to be honorable, to be compassionate, to have it make some difference that you have lived and lived well.”

Ralph Waldo Emerson


Pernah merasa hidup berjalan begitu saja tanpa ada sesuatu yang benar-benar bikin semangat? Bangun pagi, kerja, kuliah, atau sekolah, pulang, scroll medsos, tidur, dan besoknya diulang lagi? Kalau iya, mungkin kamu sedang mengalami fase di mana hidup terasa “gitu-gitu aja.” Nah, bisa jadi ini karena kamu belum menemukan makna hidup dan tujuan hidupmu.

Makna hidup adalah perasaan bahwa hidup kita bernilai, punya arah, dan berkontribusi bagi orang lain, masyarakat, Tuhan, kebaikan bersama. Sementara itu, tujuan hidup adalah arah yang kita tetapkan untuk diri kita sendiri, sesuatu yang ingin kita capai atau jalani dalam hidup.

Singkatnya, makna hidup adalah alasan kita merasa hidup itu berarti, sedangkan tujuan hidup adalah arah konkret yang kita ambil untuk mencapai makna itu. Makna bisa ditemukan dalam hubungan sosial, kontribusi terhadap orang lain, atau dalam kegiatan yang membuat kita merasa hidup lebih “penuh.” Sementara itu, tujuan hidup bisa berbentuk karir yang diimpikan, nilai-nilai yang dijalani, atau hal besar yang ingin diwujudkan.

Tanda Menemukan Makna dan Tujuan Hidup

Bagaimana kita tahu kalau kita sudah menemukan makna hidup dan tujuan hidup? Berikut beberapa tanda-tandanya:

  • Kamu merasa lebih bersemangat bangun pagi – Bukan berarti nggak pernah malas, tapi kamu punya alasan untuk menjalani hari.
  • Kamu nggak terlalu terobsesi dengan validasi orang lain – Karena kamu tahu apa yang kamu lakukan punya nilai bagi dirimu sendiri.
  • Kamu bisa menerima tantangan dan kegagalan dengan lebih tenang – Karena kamu melihatnya sebagai bagian dari perjalanan, bukan sekadar “gagal.”
  • Kamu merasa hidupmu bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain – Entah lewat pekerjaan, hobi, atau relasi sosial, kamu merasa punya dampak buat orang lain.
  • Kamu punya arah yang jelas, meski masih fleksibel – Tujuan hidup nggak harus permanen, tapi kamu punya gambaran mau ke mana dan apa yang penting buatmu.

Makna dalam Rutinitas

Rasa bosan sering kali muncul ketika kita merasa nggak ada hal baru atau menantang dalam hidup. Rutinitas yang monoton bisa membuat kita merasa kosong, seolah-olah hidup cuma sekadar “jalan” tanpa ada sesuatu yang benar-benar bermakna. Tapi sebenarnya, rutinitas nggak selalu buruk. Justru, kita bisa menemukan makna dalam aktivitas sehari-hari.

Misalnya, kalau kamu merasa bosan dengan kuliah atau pekerjaan, coba tanyakan ke diri sendiri: “Dari hal kecil apa aku bisa mendapatkan makna hari ini?” Bisa jadi dari membantu teman, belajar sesuatu yang baru, atau sekadar menikmati makanan sambil bersyukur. Hal ini penting karena makna nggak selalu datang dari hal besar, tapi juga dari pengalaman kecil yang kita hayati dengan lebih sadar.

Mulai Eksplorasi

Kalau kamu masih merasa belum menemukan makna hidup dan tujuan hidup, nggak apa-apa. Ini bukan sesuatu yang harus langsung ditemukan hari ini. Yang bisa kamu lakukan adalah mulai eksplorasi. Coba hal baru, refleksikan apa yang membuatmu merasa hidup lebih berarti, dan perhatikan momen-momen kecil yang membuatmu merasa “hidup.” Karena sering kali, makna hidup nggak ditemukan, tapi diciptakan.

                 -----oooOOOooo----

Kembali ke reportase... Sekalipun cuaca cerah tapi tak berarti turney mingguan Sparta menjadi cerah juga. Ada rasa sedih-sedihnya saat melihat yang hadir hanya sedikit. Kadang bertanya dalam hati, kenapa Spartan berhalangan hadirnya secara serempak? Dengan alasan hampir mirip juga. Dalam mengelola komunitas mabar, admin sudah kenyang makan 'ASAM GARAM' ups and downs SPARTA BADMINTON. Yang untungnya admin sometimes  hanya menderita ASAM LAMBUNG, tapi tidak DARAH TINGGI karena kebanyakan makan GARAM he he he... Jadi admin sudah khatam dalam menghadapi segala situasi. 

Situasi yang hampir sama yang terjadi pada tanggal 5 Juli 2026, dimana turney kali ini hanya dibuat menjadi satu grup saja.  Kehadiran Iwan dan Fachri A turut andil membuat turney kali ini menjadi berjalan dengan baik.

Babak penyisihan grup tanggal 19 Juli 2026 menghasilkan urutan sebagai berikut;

1. Faisal R dan Rama Dhany

2. Iwan dan Yudi H

3. Fachri A dan Fatoni

4. Peter dan Fachri A

Faisal R dan Rama Dhany sukses melibas semua lawan-lawannya di babak penyisihan, sehingga tak mengherankan bila mereka menempati urutan pertama. Berada dibawahnya, yaitu urutan ke-2, ada Iwan dan Yudi H.

Kali ini babak final adalah pengulangan pertemuan antara urutan pertama dan ke-2 di fase penyisihan grup. Yaitu Faisal R dan Rama Dhany VS  Iwan dan Yudi H. Dan perebutan medali 'virtual' Sparta kali ini hanya memperebutkan emas dan perak saja. 

Set pertama dibuka dengan gencarnya serangan Iwan dan Yudi H kepada Faisal R dan Rama DhanyIwan dan Yudi H bermain lebih agresif. Sepertinya mereka tidak mau mengulang kekalahan yang sama saat di fase grup. Jual beli serangan dan saling susul menyusul poin terjadi hingga skor 6-6. Setelah itu  Iwan dan Yudi H mulai mendominasi permainan. Mereka bahkan sempat leading 4-5 poin di depan. Tercatat pasangan ini sempat leading 17-11. Namun ketenangan Faisal R dan Rama Dhany mampu menetralisir keadaan dan bisa menyamakan skor 17-17, lalu berbalik leading bahkan mereka bisa memegang game poin duluan, 20-19. Iwan dan Yudi H tak tinggal diam, dengan cepat mereka membalikkan skor dan menuntaskan set satu dengan kemenangan 21-20. 

Awal set ke-2 permainan kembali imbang. Beberapa kali terjadi lagi drama saling susul menyusul poin. Iwan dan Yudi H mulai leading lagi. Menjelang set ke-2 berakhir, di poin-poin krusial, lagi-lagi Faisal R dan Rama Dhany menunjukkan kematangan mental bermain mereka. Mereka membalikkan keadaan skor disaat yang sangat tepat. Akhirnya final menjadi milik pasangan ini, yang berhasil menutupnya dengan skor 42-38.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 19 Juli 2026;

Juara 1 Faisal R dan Rama Dhany

Juara 2 Iwan dan Yudi H

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-23 tahun 2026;





Road to final

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta


Untuk menemukan kembali tujuan hidup kamu, mulailah dengan merefleksikan diri, mengidentifikasi hal yang nda sukai, dan menetapkan target kecil. Evaluasi prioritas kamu dan mulailah mengambil tindakan kecil hari ini.

Sekian reportase kali ini, Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya

Minggu, 12 Juli 2026

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 12 Juli 2026

"Believe in yourself, take on your challenges, dig deep within yourself to conquer fears. Never let anyone bring you down. You got to keep going."

Chantal Sutherland

Percaya pada diri sendiri adalah fondasi yang kuat untuk meraih keberhasilan dalam hidup. Ini adalah keyakinan yang memacu kita untuk berani mengambil risiko, melangkah maju, dan mengatasi tantangan. Seiring waktu, ketika kita terus bekerja keras dan mempercayai diri sendiri, akan datang suatu hari ketika orang lain tidak punya pilihan selain memercayai kita. Artikel ini akan membahas mengapa keyakinan pada diri sendiri adalah salah satu kunci utama keberhasilan.

1. Keyakinan Membawa Keberanian

Keyakinan pada diri sendiri adalah motor keberanian. Saat kita yakin dengan kemampuan dan potensi kita, kita menjadi lebih berani untuk mengejar impian kita tanpa ragu. Kami tidak akan tergoda oleh keraguan diri atau pendapat negatif orang lain. Keberanian ini adalah apa yang membedakan mereka yang sukses dari mereka yang hanya berharap.

2. Keberhasilan Menciptakan Bukti

Ketika kita mulai beraksi berdasarkan keyakinan pada diri sendiri, kita mulai mencapai hasil. Setiap pencapaian kecil adalah bukti bahwa keyakinan kita tidak salah. Orang lain mulai melihat hasil kerja keras kita, dan ini adalah saat ketika mereka mulai mempercayai kita. Keberhasilan menciptakan bukti nyata yang memperkuat keyakinan pada diri sendiri dan memenangkan dukungan orang lain.

3. Menulari Keyakinan

Keyakinan adalah sifat menular. Ketika kita memancarkan keyakinan dan tekad, orang lain yang berada di sekitar kita mulai merasakannya. Mereka merasa yakin untuk mendukung kita karena mereka melihat komitmen kita dan hasil yang kita capai. Ini adalah saat ketika kita menjadi sumber inspirasi bagi orang lain.

4. Membuka Peluang Baru

Ketika kita memercayai diri sendiri, kita menjadi lebih terbuka terhadap peluang baru. Kita menjadi lebih percaya diri dalam mencoba hal-hal baru, menjajaki bidang-bidang yang belum kita kenal, dan bekerja dengan orang-orang yang mungkin tidak akan memberi kita kesempatan sebelumnya. Keyakinan pada diri sendiri membuka pintu-pintu yang sebelumnya terkunci.

5. Mengatasi Rintangan dengan Lebih Mudah

Tidak ada perjalanan menuju keberhasilan yang tidak ada rintangannya. Namun, ketika kita memiliki keyakinan pada diri sendiri, kita menghadapi rintangan dengan lebih mudah. Kami memiliki mentalitas yang kuat dan kemampuan untuk menemukan solusi untuk setiap tantangan yang muncul. Kita tidak akan menyerah saat menghadapi kesulitan.

Kesimpulan: Keyakinan pada Diri Sendiri Membawa Keberhasilan

Keyakinan pada diri sendiri adalah kunci utama menuju keberhasilan yang tak terbantahkan. Saat kita mempercayai diri sendiri dan bekerja keras untuk mencapai tujuan kita, orang lain akan ikut percaya pada kita. Mereka akan melihat bukti dalam hasil yang kita raih dan komitmen kita yang kuat. Jadi, jangan pernah ragu untuk mempercayai diri sendiri, karena suatu hari nanti, orang lain tidak punya pilihan selain memercayai Anda.

                 -----oooOOOooo----


Kembali ke reportase... Demam sepakbola sangat terasa efeknya, termasuk pada aktivitas member Sparta. Terlihat dari yang konfirmasi untuk mengikuti turney hari ini. Kebanyakan terlihat menunggu partai Argentina VS Swiss beres dulu.  Makanya menjelang pukul 11.00 WIB notifikasi pesan dari member Sparta di HP admin bermunculan secara berturut-turut.

Fase penyisihan grup turney kali ini menghasilkan Rama Dhany dan Fathur keluar sebagai juara grup A, didampingi oleh Yudi H dan Redy sebagai runner up-nya. 

Persaingan di grup B berjalan sangat ketat. Karena ketiga pasang kontestan sama-sama mengantongi 1 kali menang dan 1 kali kalah. Jadi mau tak mau solusi penghitungan selisih poin harus diambil untuk menentukan juara dan runner up grup B. Dari hasil penghitungan selisih poin yang menjadi juara grup B adalah Herman dan Fatoni yang mengantongi selisih poin 3. Disusul oleh Bagas dan Ikhwal sebagai runner up grup B, setelah mengantongi selisih poin -1. Sementara Rizaldi dan Odod harus tersingkir karena hanya mengantongi selisih poin paling bontot, yaitu -2. Sempat terjadi kesalahan penghitungan yang menyebabkan Bagas dan Ikhwal dinyatakan gugur, dan mereka lanjut mabar. Tapi setelah dilakukan penghitungan ulang, hasilnya Bagas dan Ikhwal yang lolos. Mereka pun menghentikan mabar dan lanjut ke babak semifinal.

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal;

Grup A, Juara grup: Rama Dhany dan Fathur. runner up grup: Yudi H dan Redy

Grup B, Juara grup: Herman dan Fatoni, runner up grup: Bagas dan Ikhwal 

Hasil undian babak semifinal kembali mempertemukan sesama pesaing grup. Pada bagan atas partai ulangan Rama Dhany dan Fathur VS Yudi H dan Redy kembali dimenangkan oleh Rama Dhany dan Fathur dengan skor 42-34.

Pada bagan bawah terjadi pertarungan yang sangat ketat. Bagas dan Ikhwal yang di fase penyisihan grup kalah 36-42 dari Herman dan Fatoni, pada laga semifinal berhasil membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan dengan skor super tipis 42-41.

Babak final mempertemukan Rama Dhany dan Fathur VS Bagas dan IkhwalBagas dan Ikhwal yang baru comeback main di Turnamen Mingguan Sparta lagi, langsung melaju ke partai puncak. Set pertama Rama Dhany dan Fathur langsung bermain menekan dan tidak mau memberi kesempatan lawannya untuk berkembang. Mereka leading dalam perolehan poin, bahkan sempat leading hingga 8 poin pada kedudukan 10-2. Bagas dan Ikhwal belum bisa bermain all out pada set pertama. Hingga set pertama berakhir dengan 21-9 untuk keunggulan sementara Rama Dhany dan Fathur.

Tak ada perubahan signifikan dari Bagas dan Ikhwal. Mereka masih tampil under perform. Kombinasi permainan bola cerdik dari Rama Dhany dan serangan tajam dari Fathur benar-benar menyulitkan pasangan ini. Dengan cepat Rama Dhany dan Fathur leading makin jauh 10, 12, 14, 16, 18 poin dan berujung genap leading 20 poin pada kedudukan 40-20. Akhirnya babak final ditutup dengan skor sangat meyakinkan, 42-21 oleh Rama Dhany dan Fathur. Pasangan ranking 1 dan 2 Sparta dan pemilik koleksi medali terbanyak juga urutan pertama dan ke-dua ini, benar-benar seperti apotik tutup alias ga ada obat! Rama Dhany dan Fathur makin memperkokoh posisi mereka di peta persaingan Turnamen Mingguan Sparta musim 2026.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 12 Juli 2026;

Juara 1 Rama Dhany dan Fathur

Juara 2 Bagas dan Ikhwal

Juara Yudi H dan Redy Herman dan Fatoni

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-22 tahun 2026;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta


Akumulasi perolehan medali Sparta


Kepercayaan diri adalah fondasi mental yang membuat kamu berani mengambil tindakan dan tidak takut menghadapi rintangan. Sikap ini sangat krusial karena membantu kamu berpikir tenang, mengambil keputusan dengan tepat, dan bangkit dari kegagalan saat menghadapi tantangan hidup. Memiliki keyakinan yang kuat pada potensi diri sendiri akan memberikan berbagai manfaat luar biasa bagi kehidupan kamu.

Sekian reportase kali ini, Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya


Senin, 06 Juli 2026

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 5 Juli 2026

“Your Life Is Happening Right Now: Don't let procrastination take over your life. Be brave and take risks. Your life is happening right now.”

                                                            Roy T. Bennett

Procrastination adalah kebiasaan menunda-nunda pekerjaan atau tugas. Ada berbagai alasan mengapa procrastination mendominasi saat dihadapkan pada pekerjaan atau tugas, mulai dari rasa tidak mood untuk melakukannya, tidak tahu mana yang harus dilakukan lebih dulu, burnout, atau bahkan mungkin depresi.


Kebiasaan menunda-nunda pekerjaan atau procrastination ini umumnya dilakukan oleh seseorang untuk memberikan rasa lega yang bersifat sementara. Namun, rasa lega ini nantinya akan tergantikan dengan rasa cemas karena banyak hal yang belum terselesaikan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menghentikan procrastination ini. 

Ciri-Ciri Procrastination

Nah, ada beberapa ciri orang yang suka menunda-nunda pekerjaan atau procrastination, di antaranya:

  • Merasa bahwa menunda pekerjaan adalah hal yang wajar karena ide tidak muncul dengan mudah
  • Membuang waktu hanya untuk memikirkan cara mudah melakukan pekerjaan
  • Merasa membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengkaji atau melakukan riset
  • Banyak memikirkan masa lalu
  • Merasa ragu-ragu untuk melakukan sesuatu dan tidak yakin pada kemampuan diri sendiri
  • Menunda tugas atau pekerjaan yang bersifat prioritas hanya karena pekerjaan tersebut dirasa tidak menyenangkan atau membosankan

Meski terdengar sepele, procrastination atau kebiasaan menunda pekerjaan bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental, finansial, dan karir seseorang. Berikut ini adalah beberapa efek negatif yang muncul apabila Anda tidak menerapkan cara menghentikan procrastination:

  • Memicu stres dan gangguan kesehatan
  • Memicu munculnya gangguan kecemasan
  • Menimbulkan kebencian dari teman, keluarga, atau rekan kerja
  • Menimbulkan kerugian secara finansial, misalnya jika terlambat membayar tagihan kantor

Karena efek yang ditimbulkan tidak main-main dan bisa saja berdampak pada orang lain, Anda harus mau melakukan cara menghentikan procrastination jika merasa memilikinya. 

Cara Menghentikan Procrastination

Ada beberapa tips yang bisa Anda coba sebagai cara menghentikan procrastination, di antaranya:

1. Lakukan pekerjaan apa adanya

Seorang perfeksionis biasanya takut jika apa yang dilakukannya tidak sempurna karena ingin selalu menjadi yang terbaik tanpa kesalahan sedikit pun. Inilah yang membuat mereka kerap memiliki kebiasaan procrastination.  

Namun, ingatlah selalu bahwa melakukan pekerjaan secara apa adanya lebih baik, dibandingkan ingin sempurna tetapi justru tidak selesai. Bila merasa belum puas dengan hasil kerja, Anda bisa memperbaiki kualitasnya secara bertahap untuk ke depannya.

2. Hentikan kebiasaan bekerja di saat-saat terakhir

Jika Anda tipe orang yang meyakini bahwa kinerja terbaik adalah saat di bawah tekanan, buktikanlah. Namun, bila kebiasaan procrastination ini justru membuat Anda stres dan hasil kerja menjadi buruk, hentikan kebiasaan ini sekarang juga. 

Akan lebih baik bila Anda memulai pekerjaan sesuai jadwal atau bahkan lebih cepat. Jadi, cara menghentikan procrastination selanjutnya adalah tidak lagi menyelesaikan pekerjaan mepet deadline. Dengan demikian, Anda bisa menentukan pekerjaan apa saja yang harus didahulukan dan siap untuk menerima pekerjaan selanjutnya. 

Selain itu, Anda pun bisa terhindar dari stres, karena tidak ada tekanan terus-menerus dari pekerjaan yang menumpuk.

3. Cobalah berteman dengan orang-orang yang positif

Salah satu cara menghentikan procrastination yang terbaik adalah memiliki teman atau rekan kerja yang positif. Tidak hanya membantu Anda menyelesaikan pekerjaan, berteman dengan orang yang positif juga dapat membuat diri Anda lebih termotivasi untuk mengerjakan sesuatu dengan lebih baik.  

4. Buat pengingat sebagai penentu prioritas pekerjaan

Cara menghentikan procrastination lainnya adalah selalu menyediakan pengingat. Anda bisa membuat pengingat yang berfungsi sebagai penentu prioritas pekerjaan, baik menggunakan pesan tempel maupun aplikasi pengingat di ponsel. Dengan demikian, Anda bisa menentukan pekerjaan mana yang perlu diselesaikan lebih dulu. 

Di samping itu, jangan menyepelekan tugas atau pekerjaan yang terlihat ringan. Bila menganggap remeh dan menundanya, Anda hanya akan menumpuk pekerjaan. Bila terus menunda-nunda pekerjaan, Anda bisa merasa cemas karena dihantui oleh kewajiban yang terbengkalai. 

5. Tentukan target pekerjaan setiap harinya 

Cara menghentikan procrastination bisa dilakukan dengan menentukan target pekerjaan setiap harinya. Hal ini akan memaksa diri Anda menghabiskan waktu untuk mengerjakan dan menyelesaikan tugas. Selain itu, jauhkan diri dari berbagai hal yang dapat mengalihkan atau mengganggu fokus, seperti ponsel.

Anda pun bisa mengapresiasi diri dengan merencanakan sesuatu setelah pekerjaan selesai, seperti bertemu teman atau berbelanja setelah pulang kantor. Dengan demikian, Anda akan lebih semangat menyelesaikan pekerjaan. 

Nah, sekarang Anda sudah mengetahui berbagai cara menghentikan procrastination. Namun, efektif atau tidaknya cara tersebut tergantung pada diri Anda sendiri. Jika perlu, paksakan diri Anda untuk memulainya dan carilah inspirasi dan motivasi agar semangat kerja Anda kuat. 

Jangan pernah memiliki perasaan takut berlebihan, apalagi rasa takut yang tidak pada tempatnya. Bila tugas terasa berat, bagilah tugas ke dalam beberapa bagian yang lebih kecil dan kerjakan secara bertahap.

                 -----oooOOOooo----

Hidup tak selalu berjalan sesuai rencana, tapi bukan berarti kita harus berhenti menikmati setiap langkahnya. Terkadang, yang kita inginkan tak terwujud, tapi selalu ada hal baik di baliknya. Jika sesuatu yang kita senangi tidak terjadi, maka belajarlah untuk menyenangi apa yang terjadi. Karena setiap momen, baik suka maupun duka, adalah bagian dari perjalanan menuju versi terbaik dari diri kita. 

Tak selamanya langit biru, terkadang mendung diiringi hujan bahkan badai bisa tiba-tiba datang. Tapi kita selalu percaya bahwa langit akan kembali biru. Dan ada pelangi setelah hujan.

Begtu juga dengan yang admin rasakan. Bayangan idealnya sebuah turnamen mingguan Sparta kadang tidak sesuai dengan harapan. Mulai dari tiba-tiba ada yang ingin off dulu dari turney, ada kegiatan di tempat lain, sibuk dengan pekerjaan, ikutan turnamen di tempat lain, pulang kampung karena libur kuliah, bahkan ada yang karena konflik masalah sepele jadi enggan untuk datang dan seribu alasan lainnya. 'Roller coaster' permasalahan ini mau tidak mau harus kita hadapi bersama. 

Sama seperti yang terjadi di Hari Minggu, 5 Juli 2026. Sedikitnya Spartan yang berpartisipasi di turney kali ini, ditambah dengan kondisi lantai lapangan yang luar biasa kotor dan licin, turut merusak mood admin. Tapi bagaimana pun 'the show must go on', turney mingguan Sparta tetap harus berjalan.

Berhubung yang hadir sedikit maka diputuskan tidak ada pembagian grup penyisihan. Penyihinan digabung kedalam satu grup saja dengan catatan peringkat 1 dan 2 yang berhak melaju ke final, peringkat ke-3 mendapat poin semifinalis, sementara urutan ke-4 dan ke-5 hanya mendapat poin R1 alias poin penyisihan. 

Result penyisihan menghasilkan 3 besar peringkat terbaik sama-sama mengantongi 3 kali menang dan 1 kali kalah. Metode penghitungan selisih poin pun akhirnya harus diambil untuk menentukan siapa 2 peringkat terbaik.  Dari hasil penghitungan tersebut pasangan Fathur dan Odod berhak menempati urutan pertama, dengan mengantongi selisih poin 30. Urutan ke-2 menjadi milik Fatoni danYudi H, setelah mengkoleksi selisih poin 16. Sementara Noval dan Rama Dhany harus ikhlas berada di posisi ke-3 karena hanya memiliki selisih poin -10.

Berikut urutan selengkapnya dari result Turney Minggu, 5 Juli 2026;

1. Fathur dan Odod

2. Fatoni danYudi H

3. Noval dan Rama Dhany

4. Razaq dan Herman

5. Peter dan Deni

Penentuan juara minggu ini diperebutkan oleh Fathur dan Odod VS Fatoni danYudi H, Pada pertemuan sebelumnya Fatoni danYudi H menang 42-33 atas Fathur dan Odod. Apakah Fatoni danYudi H akan mengulang kemenangan? Ataukah Fathur dan Odod mampu membalikkan keadaan? Kita simak partai final kali ini...

Set pertama dibuka oleh Fathur dan Odod dengan bermain menekan. Sepertinya mereka tidak mau memberi kesempatan lawannya untuk berkembang. Secara cepat Fathur dan Odod langsung memegang kendali. Mereka leading 2-3 poin dan menjaganya secara konsisten. Bahkan mereka sempat unggul hingga 5 poin pada kedudukan 10-5. Fatoni danYudi H tak mau menyerah begitu saja. Mereka mengubah tempo permainan dan bermain lebih agresif. HIngga mereka berhasil menyamakan kedudukan 11-11. Beberapa kali sempat ketinggalan lagi dan saling menyamakan kedudukan lagi. Namun sejak skor 14-14 Fathur dan Odod tancap gas, hingga set pertama berakhir dengan 21-19 untuk keungggulan sementara Fathur dan Odod.

Set ke-2 pasangan Fatoni danYudi H terlihat makin terkuras staminanya. Yudi H jadi terlihat lebih sering berada di area belakang lapangan dan dibuat pontang panting oleh lawannya. Fathur dan Odod makin menyala semangatnya. Mereka memanfaatkan kondisi fisik lawannya dengan membuat drama rally-rally panjang yang sangat menguras tenaga lawannya. Tercatat beberapa kali mereka leading hingga 10 poin. Fatoni danYudi H sempat beberapa kali mempersempit jurang perbedaan poin. Namun lagi-lagi Fathur dan Odod kembali membuat poinnya menjauh. Babak final berakhir dengan skor 42-32 untuk kemenangan Fathur dan Odod.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 5 Juli 2026;

Juara 1 Fathur dan Odod

Juara 2 Fatoni danYudi H

Juara Rama Dhany

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-21 tahun 2026;

Road to final

Update ranking Sparta


Akumulasi perolehan medali Sparta


Menunda-nunda pekerjaan menyulitkan diri sendiri karena memicu penumpukan tugas, memicu stres kronis akibat lonjakan hormon kortisol, dan menurunkan kualitas hasil akhir karena dikerjakan terburu-buru. Kebiasaan ini juga menguras energi mental dan sering kali menimbulkan rasa bersalah.

Sekian reportase kali ini, Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya


Minggu, 28 Juni 2026

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 28 Juni 2026

“One can choose to go back toward safety or forward toward growth. Growth must be chosen again and again; fear must be overcome again and again.”

Abraham Maslow

Istilah “zona nyaman” sering diartikan sebagai suatu tempat atau situasi di mana seseorang merasa aman atau tentram. Berada di zona nyaman adalah keadaan psikologis di mana hal-hal terasa ‘familiar’, membuat kita merasa berada di lingkungan yang terkendali.

Biasanya, saat di zona nyaman, hidup terasa mudah dan simpel. Mengalir begitu saja tanpa adanya hambatan berarti.

Namun, kebanyakan dari kita tidak menyadari bahwa zona nyaman dapat berubah menjadi jebakan tak kasat mata. Mengapa?

Karena zona nyaman adalah tempat yang stagnan.

Stagnan adalah tempat yang sangat berbahaya, namun seringkali disepelekan.

Stagnasi pada dasarnya berarti kita berhenti bergerak, berhenti berkembang dan maju. Kita hanya diam di tempat. Kalau begini, lalu apa yang membedakan kita dengan batu?

Jika masih menganggap stagnan adalah tempat yang biasa-biasa saja, coba bayangkan kamu membuat genangan air dalam ember kecil yang stagnan (tidak bergerak). Lalu biarkan sampai 24 jam. Apa yang terjadi?

Dalam kurang dari 24 jam, genangan itu akan berubah menjadi tempat favorit pembunuh terbesar di dunia yang menyebabkan 1 juta kematian tiap tahunnya; nyamuk DBD.

Tak hanya itu, 48 jam selanjutnya, jamur, bakteri dan berbagai macam parasit juga akan ikut mampir. Tak sekadar mampir, jam-jam selanjutnya mereka akan berlomba-lomba membuat rumah baru disitu. Pertumbuhan bakteri yang cepat ini akan terus berlanjut dan tidak terlihat selama berhari-hari bahkan berbulan-bulan jika kita tidak segera menyingkirkan genangan air tersebut.

Genangan air ini adalah zona nyaman kita; dan itulah seberapa bahayanya tempat yang stagnan.

Dari genangan air tersebut, seluruh jamur, bakteri, nyamuk, parasit merupakan cerminan dari ‘hal-hal tak kasat mata’ dalam zona nyaman yang selama ini kita abaikan. Lalu, apakah hal-hal yang tak terlihat ini?

Jawabannya: rasa takut.

Rasa takut untuk berubah. Untuk maju. Untuk berkembang. Rasa takut akan ditolak. Akan gagal. Akan memulai hal baru. Takut atas ketidakpastian dan ketidaknyamanan.

Zona nyaman adalah ‘jebakan’ yang bersumber dari ketakutan kita.

Ketakutan adalah perasaan yang secara diam-diam dapat memakan kita dari dalam. Ia memiliki kekuatan untuk dapat mengendalikan kita dan mendorong kita untuk menjauhi perubahan. Rasa takut memenjarakan kita; namun di saat bersamaan ia juga menghindari kita dari kesakitan, kecemasan, dan kekecewaan.

Saya mengerti, siapa yang ‘suka’ rasa takut?

Banyak dari kita lebih memilih untuk menonton film romansa atau fantasi yang menyenangkan dibanding film thriller atau horor yang menegangkan. Tentu, ini juga masalah selera. Poinnya adalah: rasa takut adalah rasa yang tidak mengenakkan.

Ada kalanya, walau berada di “zona nyaman”, kita tetap merasa “tidak nyaman”. Kita tidak merasa benar-benar bahagia walaupun kita memiliki apa yang kita mau. Kita merasa cemas, gelisah, dan ‘kosong’.

Maka dari itu, sesungguhnya zona nyaman tidak selalu membuat kita ‘nyaman’; namun selalu membuat kita merasa ‘familiar’.

Hal ini karena kita sudah terlalu lama berada di tempat stagnan tersebut, membuat kita menjadi semakin takut untuk melihat maupun melangkah ke luar; bahkan jika itu ‘membunuh’ kita dari dalam. Kita tidak ingin berubah, karena dalam perubahan artinya ada ketidakpastian. Dan ketidakpastian inilah yang menghambat kita untuk maju, tanpa benar-benar menyadari bahwa ketidakpastian adalah bagian dari kehidupan.

Jika kita benar-benar memahami bahwa hidup penuh dengan ketidakpastian, tentu menjadi tidak masuk akal bagi kita untuk merasa takut. Toh, semua hal di dunia ini tidak ada yang benar-benar pasti. Selalu ada hal di luar kuasa kita yang tidak sepenuhnya bisa kita kendalikan. Kita bisa merencanakan dan memperkirakan, namun hidup mampu membolak-balikkan ‘jalan’ kita hanya dengan sekejap mata.

Yang perlu diingat adalah; semua rasa takut itu hanya ada di kepala kita.

Pertanyaannya, apakah kita mau ‘melawan’ rasa takut itu atau membiarkannya ‘mengendalikan’ kita?

Pentingnya rasa takut dan penderitaan

Rasa takut dapat menghindari kita dari kesakitan dan penderitaan. Namun, apa jadinya apabila kita tidak bisa merasa sakit lagi? Bukankah rasa sakit itu juga adalah hal yang membuat kita ‘merasa hidup’? Kecuali kamu menderita Congenital insensitivity to pain (CIP) —suatu kondisi langka dimana seseorang tidak dapat merasakan (dan tidak pernah merasakan) sakit fisik — maka kesakitan adalah bagian dari kehidupan.

Coba sebutkan apakah ada 1 orang pun di dunia ini yang berhasil atau benar-benar mencapai kebahagiaan tanpa harus menghadapi rasa takut atau keluar dari zona nyaman mereka, saya yakin hasilnya nihil.

Bahkan, Matthieu Ricard, penulis dan biksu asal Prancis yang disebut sebagai orang paling bahagia pun, juga pernah mengalami rasa takut dan penderitaan. Ricard memiliki gelar PHD dalam Genetika Molekuler dari institut French Nobel Laureate. Namun, setelah lulus ia memutuskan untuk meninggalkan karir ilmiahnya dan mempelajari praktik Buddhisme Tibet. Ia keluar dari ‘zona nyaman’nya.

Tahun 1991, Ricard juga pernah kehilangan sahabatnya, Dilgo. Namun ia memilih untuk melewati masa duka tersebut, mengambil hikmah dari kejadian itu dan tetap melangkah maju menuju perubahan.

Seluruh perjalanannya, akhirnya membuat Ricard menjadi biksu yang taat dan penulis yang bijaksana hingga mendapat gelar “The Happiest Man on Earth”. Dalam salah satu karyanya, ia berujar:


"Beyond the sensation of pain, there exists a simple, peaceful and alert presence at the core of our experience." — Matthieu Ricard

Hidup memberi kita banyak peluang dan kemungkinan, tetapi kita tidak dapat benar-benar melewatinya tanpa harus menghadapi rasa takut.

Kebanyakan orang memilih untuk menetap di zona nyaman mereka. Mereka menjalani kehidupan ‘pasif’ yang aman dan tentram, seluruh kebutuhan mereka terpenuhi dan tak ada dorongan tertentu yang membuat mereka menginginkan perubahan.

Namun, jika kita tidak mencoba hal baru di luar zona nyaman kita, kita tidak akan berhasil dalam sesuatu yang baru; seluruh pencapaian, impian, prestasi, hasil, dan tujuan. Kitalah yang harus mengambil langkah menuju gerbang kesuksesan, bukan hanya diam di tempat dan menanti keajaiban.

Melepas diri dari jebakan

Untuk menghindari jebakan zona nyaman, kita harus membiasakan diri terhadap ketidaknyamanan dan belajar merasa nyaman dalam ketidaknyamanan.

Hal ini bisa dilatih dengan mulai mencoba hal-hal baru dan memberanikan diri untuk mengambil risiko.

Ketika kita menerima ketidaknyamanan, kita tidak hanya akan meningkatkan skill dan kapabilitas, namun juga meningkatkan kepercayaan diri kita. Rasa percaya diri itu pun akan menumbuhkan keberanian untuk dapat terus tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik. Nantinya, ini akan membawa kita menuju zona pertumbuhan (growth zone).

Tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai. Tanpa mengambil langkah pertama, tujuan tidak akan pernah kita capai.

Mungkin ‘dunia luar’ tampak menakutkan, menyeramkan, dan penuh ketidakpastian. Namun, disitulah tempat di mana kita akan benar-benar tumbuh, belajar dan berkembang meniti lika-liku kehidupan.

Normality is a paved road: It’s comfortable to walk, but no flowers grow. — Vincent van Gogh

                 -----oooOOOooo-----


Kembali ke reportase... Minggu terakhir di penghujung Bulan Juni menandai sebentar lagi kita memasuki paruh ke-2 tahun 2026. Waktu terasa sangat cepat berlalu. Setelah melalui hampir 9 tahun perjalanan Sparta, baru Kamis kemarin mabar diliburkan. Kadang admin bingung apa yang diinginkan member Sparta. Setelah 1 bulan mabar di GOR STT Mandala, dari hasil follow up melalui polling di grup whatsapp Sparta, ada keinginan pindah GOR dari beberapa anak Sparta. Sementara di posisi ke-dua hasil polling menyatakan ingin tetap di GOR STT Mandala. Berhubung Kamis tanggal 25 Juni 2026 sewa lapang GOR STT Mandala habis maka sesuai hasil polling kita harus pindah. Namun GOR Tridaya Cakti sebagai opsi pertama sebagai pengganti, tidak bisa disewa karena penuh. Maka dicarilah opsi GOR lain dan didapatlah Prime GOR Karapitan yang ready. Tapi pas admin tanya di forum admin merasa respon apatis alias tidak peduli) dari sebagian besar yang ada di grup, Hanya Odod dan Alwi yang bilang siap, selebihnya anyep. Berhubung harus gerak cepat, 1 jam kemudian admin tadinya mau gambling langsung booking lapang Prime GOR Karapitan. namun apa daya jadwal sudah terisi penuh. 

Kepada member Sparta, tolong jangan terlalu rewel pengin begini pengen begitu,  lapangnya kaya gini kaya gitu dengan lokasi tidak mau disini tidak mau disitu. Percayalah admin memilih yang terbaik yang admin bisa. Admin sangat butuh dukungan dari kalian semua untuk melanjutkan berjalannya mabar Sparta.

Dari drawing turnamen Mngguan Sparta edisi minggu ke-20 pada tanggal 28 Juni 2026, ada 3 pasangan utama yang menjadi unggulan teratas. Mereka adalah: Yudi H dan Faisal R, Redy dan Fathur, lalu yang terakhir adalah Rama Dhany dan Fatoni. Sebenatnya ada satu lagi yaitu pasangan Herman dan Fatoni, namun secara mengejutkan mereka rontok di babak penyisihan grup. Berhubung jumlah partisipan turney kali ini ganjil, Fatoni pindah (setelah melalui pengundian) ke grup B untuk 'mengubah nasib' berpasangan dengan Rama Dhany. 

Dan benar saja, sesuai prediksi ketiga pasangan unggulan di atas semuanya melaju ke babak semifinal. Juara grup A di genggam oleh Yudi H dan Faisal R, didampingi oleh Noval dan Razaq sebagai runner up-nya.  Sementara di grup B, Redy dan Fathur berhasil menduduki posisi juara grup. Runner up-nya ditempati oleh Rama Dhany dan Fatoni.

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal;

Grup A, Juara grup: Yudi H dan Faisal R. runner up grup: Noval dan Razaq

Grup B, Juara grup: Redy dan Fathur, runner up grup: Rama Dhany dan Fatoni

Hasil pengundian babak semifinal kali ini, mempertemukan para semifinalis secara menyilang. Pada bagan atas pertemuan antara Redy dan Fathur dengan Noval dan Razaq dimenangkan oleh Redy dan Fathur dengan skor 42-29. 

Pertemuan Yudi H dan Faisal R VS Rama Dhany dan Fatoni pada bagan bawah, dimenangkan oleh pasangan Rama Dhany dan Fatoni secara dramatis dengan skor super ketat 42-40, setelah harus melalui pertarungan ketat dan sangat melelahkan dari kedua semifinalis ini.

Babak final menjadi ajang reuni dari Redy dan Fathur dengan  Rama Dhany dan Fatoni  sebagai sesama penghuni grup B.  Rama Dhany dan Fatoni harus break panjang sebelum turun di laga final, karena fisik dan tenaganya sudah terkuras di babak semifinat saat melawanYudi H dan Faisal R. Selain kelelahan kaki Rama Dhany juga mengalami kram pada betis dan jemari kaki kanannya. Begitu juga dengan kondisi Fatoni yang sudah sangat terkuras karena harus main rangkap di 2 grup. Rehat 30 menit rupanya tidak cukup untuk memulihkan kondisi fisik mereka. Admin menyarankan untuk mengambil opsi 'walkover' kepada Rama Dhany dan Fatoni, tapi mereka menyatakan masih ingin mencoba untuk lanjut.

Set pertama dibuka oleh kedua finalis ini dengan rally-rally panjang. Tanpa basa-basil perolehan poin Redy dan Fathur langsung melesat. Meninggalkan perbedaan 3-4 poin dari perolehan poin lawannya. Sekalipun kelelahan Rama Dhany dan Fatoni masih semangat berjuang. mereka sempat menyamakan skor 14-14. Namun Redy dan Fathur kembali berhasil menjauhkan perolehan poin. Bahkan sampai set pertama berakhir dengan 21-16 untuk keunggulan sementara pasangan ini.

Pada set ke-2 kondisi fisik Rama Dhany terlihat makin memburuk. Dia sudah tak mampu lagi melompat. Kaki kanannya terlihat sedikit kaku saat bergerak. Namun lagi-lagi dia menolak opsi retired dari admin. Dia masih ingin melanjutkan pertandingan.  Tercatat beberapa kali Rama Dhany dan Fatoni  mendekatkan skor. Pada kedudukan 28-29, Rama Dhany mengalami kram lagi pada betis kaki kanannya. Setelah jeda beberapa saat kedua finalis melanjutkan pertandingan. Sekalipun Rama Dhany berat langkahnya, tapi penempatan bola-bola tajamnya masih merepotkan Redy dan Fathur. Begitu juga dengan placing-placing, smash dan bola kedut Fatoni masih masih berkali-kali membuahkan poin bagi pasangan ini. Kondisi fisik Redy dan Fathur nampak yang masih bugar menjadi keuntungan tersendiri untuk mereka. Redy dan Fathur akhirnya berhasil menutup laga final kali ini dengan skor 42-37.  Mereka mengulang kemenangan sebelumnya di fase penyisihan grup atas lawannya Rama Dhany dan Fatoni  yang mencatatkan skor 42-36.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 28 Juni 2026;

Juara 1 Redy dan Fathur

Juara 2 Rama Dhany dan Fatoni

Juara Noval dan Razaq / Yudi H dan Faisal R

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-20 tahun 2026;

Road to final
Bagan turnamen

Update ranking Sparta


Akumulasi perolehan medali Sparta


Berada di zona nyaman sering kali terasa seperti "zona aman", namun sebenarnya kondisi ini adalah zona tidak aman yang berbahaya. Rasa nyaman membuat hidup monoton dan terprediksi, yang secara diam-diam dapat menghambat pertumbuhan diri Anda.

Sekian reportase kali ini, Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya