Powered By Blogger

Minggu, 16 Juni 2019

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 16 Juni 2019

"I would say that it is the explosiveness that I possess in my game. Like a crouching tiger waiting to pounce on it preys. ”

 -Lee Chong Wei


Lee Chong Wei adalah salah satu atlet bulutangkis terbesar di dunia. Beberapa hari yang lalu dengan berurai air mata, dia mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia perbulutangkisan profesional yang telah membesarkan namanya. Atlet kelahiran Penang, Malaysia 21 Oktober 1982 ini, disinyalir harus menyerah karena penyakit kanker hidung yang dideritanya (berhenti bermain bulutangkis atas saran dokter)  dan harus menguburkan ambisi terbesarnya untuk menutup kariernya dengan medali emas olimpiade Tokyo 2020.


Lee Chong Wei terkenal dengan sebutan Sang raja tanpa mahkota, karena selama kariernya yang gemilang itu, dia tidak pernah berhasil meraih medali emas olimpiade (3 kali hanya mampu meraih perak) dan tidak pernah berhasil menjadi juara dunia (3 kali meraih gelar runner up). Sekali pun dia menjadi pemegang ranking 1 dunia selama 348 minggu, meraih 47 kali juara super series dan mengantongi gelar-gelar juara lainnya.
Karena deretan prestasi itulah, hingga Pemerintah malaysia menganugerahkan gelar Dato' di depan namanya.



Lee Chong Wei adalah raja super series, dia merupakan salah satu pemain elite dunia yang dikenal dengan sebutan The Big Four; bersama Taufik Hidayat (Indonesia), Lin Dan (China), dan Peter Gade (Denmark). Dia dan Lin Dan yang terakhir masih berkiprah di bulutangkis profesional. Sementara Taufik Hidayat dan Peter Gade sudah lama gantung raket.

Ketenangan yang dimilikinya ibarat harimau yang sedang meringkuk tapi dibalik ketenangannya punya daya serang yang mematikan ketika menermukan mangsanya. "Saya akan mengatakan bahwa itu adalah ledakan yang saya miliki dalam permainan saya. Seperti seekor harimau yang meringkuk menunggu untuk menerkam mangsanya".

Tak bisa dipungkiri, Lee Chong Wei adalah salah satu pemain bulutangkis dunia yang memiliki attitude yang baik. Saat dia dikalahkan oleh Lin Dan di babak final Olimpiade Beijing 2012, dia tampak tenang dan saat pengalungan medali dia terlihat mengusap air matanya. Sikap berlebihan Euforia Lin Dan kala itu memunculkan komentar komentator ESPN; "LCW is such a great guy, but Lin Dan is a bit arrogant. Skills win you medals, but attitude wins hearts". (LCW adalah pria yang hebat, tapi Lin Dan agak sombong. Keterampilan memenangkan medali, tapi sikap memenangkan hati).

Postingan blog dan Broadcast turnamen mingguan Sparta minggu ini didedikasikan untuk menghormati pengunduran diri sang legenda, Lee Chong Wei. Happy Retirement Dato' Lee Chong Wei.

Turnamen edisi minggu ke-20 dihadiri oleh 17 orang. 16 orang turun di turnamen dan 1 orang hanya mabar.

Yang keluar sebagai juara minggu ini adalah pasangan Anton dan Ari, setelah di final mengalahkan kompetitornya di grup B, Roganda dan Andre. Roganda dan Andre yang di babak penyisihan menjadi runner up, harus puas kembali menjadi runner up lagi di babak final.

Inilah nama-nama juara minggu ini;

Juara 1 Anton dan Ari
Juara 2 Roganda dan Andre
Juara 3 Reza dan Fatoni / Rere dan Alex


Berikut ini adalah catatan result turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-20 tahun 2019;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta
Atitude yang baik harus dimiliki oleh seorang atlet, baik didalam maupun diluar lapangan. Skills win you medals, but attitude wins hearts. Sekian dan sampai jumpa lagi.

Minggu, 09 Juni 2019

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 9 Juni 2019

"At a young age winning is not the most important thing... the important thing is to develop creative and skilled players with good confidence." 

Arsene Wenger


Arsene Wenger yang dikenal dengan julukan 'The Professor', adalah seorang manajar klub sepakbola yang sangat handal. Ditangannya Arsenal sukses berkali-kali menjadi kampiun di Premiere League, FA Cup dan FA Community Shield. Begitu juga  sebelumnya saat dia memegang Monaco dan Nagoya Grampus, dia mampu membawa klubnya meraih trophy di beberapa kejuaraan sepak bola.
Selain itu Arsene Wenger juga pernah meraih beberapa penghargaan sebagai Manajer klub sepak bola terbaik

Arsene Wenger

Salah satu quote-nya yang terkenal adalah yang mengatakan; "Di usia muda, menang bukanlah hal yang terpenting... yang penting adalah mengembangkan pemain-pemain yang kreatif dan terampil dengan kepercayaan diri yang baik".

Kembali ke reportase. Turnamen minggu ini merupakan turnamen pembuka setelah vacum selama sebulan penuh, dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Kehadiran 17 orang tidaklah buruk, mengingat masih banyak Spartan yang belum balik dari mudiknya. Sebetulnya yang konfirmasi datang ada 18 orang, tapi karena satu dan lain hal 1 orang tidak jadi datang. Akhirnya diputuskan Anton bermain rangkap. 

Mengingat turnamen mingguan Sparta menyangkut kepentingan orang banyak, maka buat yang merasa pernah kontirmasi tapi tidak jadi datang tanpa kabar yang jelas. Mohon maaf jika lain kali tidak akan dimasukkan ke daftar drawing kecuali sudah ada di GOR sebelum proses drawing.

Yang berhasil menjuarai turnamen mingguan kali ini adalah pasangan Iyan dan Alex, setelah di final mereka berhasil mengalahkan pasangan Peter dan Rere. Sebetulnya admin mengunggulkan pasangan Harry dan Libert sebagai juara, tapi mereka kandas di tangan  Peter dan Rere di babak semifinal. Mungkin karena pertarungan keras di Semifinal dengan Harry dan Libert, menyebabkan performa Peter dan Rere menurun karena kelelahan. Hingga di final harus puas menjadi runner up.

Inilah nama-nama juara kita kali ini;

Juara 1 Iyan dan Alex
Juara 2 Peter dan Rere
Juara 3 Harry dan Libert / Shandy dan Anton

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result turnamen mingguan Sparta edisi 9 Juni 2019;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase turnamen mingguan Sparta kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase berikutnya. Tetap semangat. Smash it and win it!!! 




















Minggu, 05 Mei 2019

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 5 Mei 2019

“To uncover your true potential you must first find your own limits and then you have to have the courage to blow past them."

Picabo Street


"Untuk mengungkap potensi sejatimu, pertama-tama kamu harus menemukan batasanmu sendiri dan kemudian kamu harus berani melewatinya."

Kita sangat penting dan berharga untuk hidup kita. Kita mampu menentukan kekuatan optimal dari potensi diri kita. Kita menguasai jiwa, raga, pikiran, emosi, dan kekuatan terdalam diri kita. Jadi, kita sangat bisa untuk memaksa semua potensi terbaik dari dalam diri kita, untuk mewujudkan semua keajaiban hidup yang kita inginkan. Kita unik, kita hebat, kita mampu, kita sangat berharga untuk hidup kita sendiri.

Paling mudah belajar tentang kekuatan memaksakan diri adalah di Fitness Center. Setiap peralatan di tempat fitnes memiliki beban mulai dari yang paling ringan sampai dengan yang paling berat. Biasanya, seseorang yang berniat membesarkan otot tubuh, ataupun membakar lemak tubuh yang berlebihan, akan berlatih dengan cara memaksakan dirinya. Membuat dirinya benar-benar sangat tidak mampu mengangkat beban terberat atau melakukan sesuatu yang paling berat pada sesi akhir. Untuk membesarkan otot tubuh diperlukan peningkatan berat beban secara berkelanjutan. Artinya, kalau sudah bisa angkat beban 20 kg, harus dipaksa angkat 23 kg, dan seterusnya harus memaksa diri agar mampu mengangkat beban yang lebih berat dari sebelumnya. Di tempat fitnes kita bisa melihat langsung contoh dari semangat memaksakan diri yang luar biasa. Orang-orang yang berniat atau sangat termotivasi untuk membesarkan otot tubuh, ataupun untuk melangsingkan tubuhnya, akan bekerja sangat keras, sangat memaksakan dirinya dengan berbagai latihan yang tidak mudah. Kekuatan memaksakan diri memberikan hasil yang menakjubkan, menciptakan keajaiban. Seseorang yang awalnya sangat kurus kering, bisa memaksakan otot-otot tubuhnya untuk tumbuh dan membentuk tubuh seperti yang dia inginkan. Demikian juga, seseorang yang lemak tubuhnya sangat berlebihan, sehingga mengancam kesehatan dirinya, mampu memaksakan lemak tubuhnya hancur lebur, sehingga dia dapat memiliki tubuh yang ideal.

Memaksakan diri berarti mampu melewati batas-batas ketidakmampuan, dan mendorong diri kita untuk menciptakan rekor baru potensi diri kita, lalu secara terus-menerus dan berkelanjutan mampu mendorong diri sendiri melampaui apa yang sedang dilakukan. Orang-orang yang tidak pernah memaksakan dirinya tidak akan pernah tahu batas kemampuannya. Semua orang, siapapun dia, dari manapun asal-usulnya, dia memiliki kekayaan yang sangat luar biasa di dalam dirinya. Dia hanya perlu memiliki kebiasaan hidup, untuk memaksakan dirinya di dalam rutinitas sehari-hari agar tidak terjebak di dalam zona nyaman. Kita harus bermental pemenang dan mampu memaksakan diri kita, untuk melakukan hal-hal terbaik agar kemenangan yang diinginkan dapat kita raih.


Musuh utama dari kekuatan memaksakan diri adalah kekuatan untuk membuat alasan ataupun kekuatan untuk menunda-nunda. Jadi, jangan biarkan alasan apapun menghentikan atau menghambat kemajuan hidup kita. Tingkatkan rasa percaya diri, tingkatkan keyakinan kita, dan mulai sekarang gunakan kekuatan memaksakan diri, untuk mendorong potensi dan kekayaan sejati dari dalam diri kita keluar, dan memberikan yang terbaik untuk kebaikan hidup kita dan orang lain.

Kembali ke reportase; Minggu tanggal 5 Mei 2019, merupakan minggu terakhir turney mingguan kita, sebelum kita istirahat dari turnamen selama sebulan penuh dalam rangka menghormati para Spartan yang melaksanakan ibadah puasa. Jadi jadwal turnamen mingguan (Hari Minggu siang), selama Bulan Ramadhan berubah menjadi jadwal mabar biasa pada Sabtu malam pukul 19.00-23.30. Sedangkan jadwal mabar Kamis malam, tetap berjalan seperti biasanya.

Turney minggu ini dihadiri oleh 23 orang Spartan. Kali ini Dewi fortuna berpihak pada Alex. Yang setelah sebelumnya terhempas di babak penyisihan grup. Melalui undian dia masuk kembali di penyisihan grup D mendampingi Olsen, dan mampu melaju sampai babak semifinal.

Roganda dan Rere berhasil menjadi kampiun di turnamen kali ini. Mereka berhasil mengubur harapan Rinal dan Fatoni untuk meraih posisi puncak. Sekalipun di babak penyisihan grup Roganda dan Rere hanya menempati posisi Runner Up. Namun di babak-babak berikutnya mereka 'menggila', dan berhasil mengalahkan lawan-lawannya dengan score yang sangat telak. Dengan kemenangan ini pula, Rere mengukuhkan dirinya sebagai Spartan nomor wahid, baik di ranking, maupun di akumulasi perolehan medali Sparta

Inilah nama-nama juara kita minggu ini'

Juara 1 Roganda dan Rere
Juara 2 Rinal dan Fatoni
Juara 3 Ariq dan Agung K / Olsen dan Alex

Di bawah ini adalah catatan lengkap turney kita minggu ini;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Demikian reportase turnamen mingguan kali ini, sampai jumpa lagi di reportase turnamen mingguan bulan depan. There is nothing BAD in badminton!!! 

Minggu, 28 April 2019

Reportase Turnamen Sparta,Sparkling Cup II, 28 April 2019

“Winning is not about a single game. It's about repeated performance over a long haul. Winners never give up, never accept defeat, and work as long and as hard as it takes to get the job done right."

Farshad Asl


"Menang bukan tentang satu permainan. Ini tentang kinerja yang berulang dalam jangka panjang. Pemenang tidak pernah menyerah, tidak pernah menerima kekalahan, dan bekerja selama dan sekeras yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan benar. "

Kemenangan bukanlah hanya ketika kita berhasil mengalahkan lawan di suatu pertandingan. Dan bukan hanya ketika kita berhasil mencapai prestasi terbaik. Bahkan, bukan hanya ketika kita berhasil mendapatkan semua yang kita inginkan dalam hidup ini.

Tapi, kemenangan adalah saat di mana kita dapat melawan suatu kegagalan. Saat di mana kita dapat mengatasi musibah. Saat di mana kita dapat bangkit dari suatu keadaan yang menyedihkan. Dan, saat di mana kita merasa sangat terpuruk namun kita mampu berjuang menghancurkan semua cobaan itu.

Kemenangan adalah saat dimana kita dapat menjadikan itu semua sebagai pertanda betapa sayangnya Sang Maha Pencipta kepada kita. Saat dimana kita menyadari betapa kita dapat belajar banyak dari semua kegagalan yang kita alami.

Kemenangan adalah saat di mana kita melangkah begitu mantap dan yakin bahwa kita begitu hebat untuk sekedar melawan suatu kegagalan kecil. Dan saat dimana kita dapat mengalahkan diri kita sendiri.

Memasuki minggu ke-17, Hari Minggu tanggal 28 April 2019, digelar Turnamen Sparta Sparkling Cup II. Turnamen ini dihadiri oleh 24 orang Spartan. Walau ada sedikit masalah, karena Ariq tidak kunjung datang. Sehingga Fauzi harus pindah grup menggantikan posisi Ariq berpasangan dengan Zacky. Tapi bagaimana pun, the show must go on.


Flyer turnamen

Medali Sparta Sparkling Cup II

Hadiah Sparta Sparkling Cup II

Di Turnamen ini, Rere yang kali ini berpasangan dengan Reza, berhasil mempertahankan gelarnya. Gelar juara Sparta Sparkling Cup I tahun 2018 dipegang oleh Rere dan Tatang.
Reza dan Rere di final berhasil menyisihkan Revin dan Alex. Drama ini merupakan partai ulangan di babak penyisihan, dimana terjadi perang saudara antara Rere dan Revin (kakak beradik).
Reza juga mencatatkan sejarah, untuk pertama kalinya dia berhasil meraih medali emas di Sparta. Selamat buar Reza dan Rere!! Tingkatkan terus prestasi kalian.

Inilah nama-nama yang berhasil menjadi Juara Turnamen Sparta Sparkling Cup II;

Juara 1 Reza dan Rere
Juara 2 Revin dan Alex
Juara 3 Zacky dan Fauzi / Achmad dan Olsen


Juara 1 Reza dan Rere

Juara 2 Revin dan Alex

Juara 3 Fauzi dan Zacky

Juara 3 Olsen dan Achmad

Juara 1 dan 2 foto bareng

Dibuang sayang, Juara 1 featuring Ramzi dan Ramdan (coach)

Dan dibawah ini adalah catatan lengkap turnamen beserta dengan update ranking;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking

Akumulasi perolehan medali Sparta
Sekilas info; Sabtu 27 April 2019, beberapa Spartan pada ngumpul di rumah Rere dalam rangka syukuran ultah Rere dan Adi Putra. Yang Hadir di acara itu adalah; Peter, Andre, Iwan, Fatoni, Rinal, Anton, Dian, Adi Putra, Zacky, Roganda, Dena, Eyi, Iyan dan tentu saja termasuk Rere sebagai tuan rumahnya.

Beberapa foto dokumentasi kebersamaan kami yang sayang untuk dilewatkan....











Happy Birthday Rere dan Adi Putra, semoga semua doa-doa dan harapan-harapan terbaik, dikabulkan oleh Tuhan di hari ulang tahun kalian dan selamanya... Aamiin....

Demikian reportase kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase dan turnmen berikutnya, yaitu Sparta Supreme Cup II. Mampukah juara tahun 2018 mempertahankan gelarnya? atau akan adakah juara baru? Tunggu hasilnya di Bulan Juli 2019. Just for your information; juara tahun lalu Ramzi dan Agus R. Keep your BADminton attitude!!!



Minggu, 21 April 2019

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 21 April 2019

“I always felt that my greatest asset was not my physical ability, it was my mental ability."

Bruce Jenner


Bruce Jenner lahir pada tanggal 28 Oktober 1949. Dia adalah seorang tokoh televisi Amerika Serikat dan mantan atlet dasalomba yang pernah memenangkan medali emas dalam ajang Olimpiade. Jenner pernah menjadi pemain football untuk tim Graceland Yellowjackets di universitasnya sebelum ia mengalami cedera lutut yang harus ditangani dengan operasi. Pelatih L. D. Weldon yang pernah melatih atlet dasalomba Olimpiade Jack Parker meyakinkan Jenner untuk mencoba olahraga dasalomba. Setelah latihan intensif, Jenner berhasil memenangkan medali emas dasalomba pada Olimpiade di Montreal tahun 1976.

Bruce Jenner

Jenner dikaruniai enam anak dari pernikahannya dengan mantan-mantan istrinya, Chrystie Crownover, Linda Thompson, dan Kris Jenner. Semenjak tahun 2007, Jenner tampil dalam acara Keeping Up with the Kardashians dengan Kris beserta putri-putri mereka, Kendall dan Kylie Jenner, dan putri tirinya Kourtney, Kim, dan Khloé Kardashian.

Satu hal yang membuat heboh dunia adalah keputusannya mengubah jenis kelaminnya pada usianya yang ke 66 tahun! Perubahan gender itu dibarengi dengan penggantian identitasnya menjadi Caitlyn Jenner. Jenner menyatakan identitasnya sebagai seorang perempuan trans pada April 2015 dan mengumumkan namanya di majalah Vanity Fair edisi Juli 2015. Perubahan nama dan gendernya dalam identitas resmi ia lakukan pada 25 September 2015. Ia telah dijuluki sebagai perempuan transgender yang paling terkenal di dunia. Jenner menjadi bintang dalam acara I Am Cait tahun 2015 hingga 2016 yang berfokus pada transisi gendernya.

Jenner pernah mengungkapkan sebuah quotes: "Saya selalu merasa bahwa asset terbesar saya bukanlah kemampuan fisik saya, melainkan kemampuan mental saya."
Kemampuan fisik harus diimbangi oleh kemampuan mental. Kalau mainnya bagus, tapi mentalnya tidak ada, percuma. Mental adalah sikap pantang menyerah.

Pelajaran bisa kita petik dari mana saja. Ibarat emas bisa kita peroleh dari tanah berlumpur. Bruce Jenner mungkin bukan orang yang sempurna dan punya 'kekurangan' karena dia adalah seorang transgender. Tapi kita bisa mengambil beberapa hikmah dari pengalaman hidupnya.

Turnamen mingguan Sparta minggu ke-16 dihadiri oleh 18 orang Spartan. Walaupun ada beberapa trouble. 2 orang Spartan datang sangat-sangat terlambat, hingga lumayan bikin molor jalannya turnamen. Perombakan pasangan terpaksa dilakukan karena kasihan 2 orang yang datang dari awal belum bisa turun main dikarenakan partnernya belum datang-datang. Tentu saja perubahan ini mengubah pula peta kekuatan di penyisihan grup.

Guys, next tolong lebih diperhatikan lagi masalah kedisiplinan, karena efeknya berimbas langsung ke rekan kita sendiri dan kepada kelancaran jalannya turnamen. Sebetulnya denda bukan sebagai penebus dosa, tapi lebih untuk mendisiplinkan para Spartan.

inilah nama-nama juara kita minggu ini;

Juara 1 Ramzie dan Fatoni
Juara 2 Zacky dan Anton
Juara 3 Peter dan Reza / Rinal dan Iyan

Dan dibawah ini adalah catatan singkat dari turnamen minggu ke-16;
Road to final

Bagan turnamen

Update ranking

Akumulasi perolehan medali Sparta
Demikian reportase kita kali ini. Semoga kita terus diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalani aktivitas kita sehari-hari. Aamiiin.....






Minggu, 14 April 2019

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 14 April 2019

"Strength does not come from winning. Your struggles develop your strengths. When you go through hardships and decide not to surrender, that is strength."

Arnold Schwarzenegger


Arnold Alois Schwarzenegger lahir di Thal, Stiria, Austria, 30 Juli 1947. Dia adalah seorang aktor, binaragawan, politikus Partai Republik, dan pengusaha. Dia pernah menjabat sebagai Gubernur California ke-38 dari tahun 2003 hingga 2011.

Schwarzenegger awalnya berkewarganegaraan Austria. Setelah bekerja di Britania Raya secara singkat, ia pindah ke Amerika Serikat pada 1968. Sejak 1983, ia berkewarganegaraan ganda (Amerika Serikat dan Austria). Ia menikah dengan Maria Shriver.


Kalau anak-anak jadul sering memplesetkan namanya menjadi Arnold Suasana Seger. Dia memang aktor yang sangat terkenal karena postur tubuhnya yang kekar. Deretan panjang film-film box office pernah dibintanginya. Dia mulai berkecimpung di dunia akting sejak tahun 1970 melalui film Hercules In Newyork. Hingga tahun 2017 dia masih berakting di film Why We're Killing Gunther. Beberapa film terkenal yang pernah dibintanginya adalah; Conan The Barbarian, Commando, The Terminator (1,2,3,4,5),  Predator, Red Heat, True Lies, The Running Man, Twins, Batman And Robin, Total Recall, Junior, Dr Dolittle (1,2), The Expandables (1,2,3), Kindergarten Cop, dll.

Tak dipungkiri badan kekarnya memang menjadi daya tarik dirinya. Hal itu tidak mengherankan karena dia merupakan seorang binaragawan juga.

Arnorld Swarzenegger pernah mengatakan sebuah quotes;

"Kekuatan tidak datang dari kemenangan. Perjuanganmu mengembangkan kekuatanmu. Ketika kamu mengalami kesulitan dan memutuskan untuk tidak menyerah, itulah kekuatan."

Turnamen mingguan Sparta minggu ke 15, dihadiri oleh 16 orang Spartan. Rere dan Alex berhasil menjuarai turnamen minggu ini, setelah di final mengalahkan Roganda dan Reza. Kemenangan Rere dan Alex sekaligus mencatatkan sejarah, untuk pertama kalinya Rere melambung ke posisi ranking perama, dengan menggeser 3 posisi teratas sebelumnya. Dan dia juga menjadi ranking ke-4 peraih medali terbanyak (naik 5 anak tangga dari minggu sebelumnya).

Sementara pasangan Fatoni dan Rama yang diprediksi akan menjadi juara minggu ini, harus gugur di penyisihan grup secara tragis, mereka memiliki selisih poin yang sama dengan pasangan Ari dan Rinal. Posisi runner up grup ditentukan dengan perolehan poin terendah sewaktu kalah di penyisihan, harus tersingkir.

Inilah nama-nama juara kita minggu ini;

Juara 1 Rere dan Alex
Juara 2 Roganda dan Reza
Juara 3 Mantos dan Aditya M. / Ari dan Rinal


Dan dibawah ini adalah catatan lengkap hasil turnamen dalam bentuk tabel dan bagan;


Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-15, Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya.

Pada kesempatan ini, admin juga menghimbau supaya semua Spartan menggunakan hak pilihnya. Ayo jangan golput. Jangan berdebat tentang siapa pilihan terbaik. Karena siapapun yang terpilih, dialah yang terbaik. Jaga terus persatuan dan kesatuan bangsa kita. Merdeka!!!







Minggu, 07 April 2019

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 7 April 2019

'Time and health are two precious assets that we don't recognize and appreciate until they have been depleted."

Denis Waitley

Waktu dan kesehatan adalah dua asset berharga yang tidak kita sadari dan hargai sampai kedua-duanya nya habis atau hilang. Dua nikmat Tuhan yang diberikan kepada kita yang sering kita lupa adalah waktu dan kesehatan. Waktu sangat berharga, seberapapun uang yang kita punya tidak akan bisa memngembalikan waktu. Kesehatan adalah nikmat yang besar yang wajib kita jaga juga, Ketika kita tidak sehat pasti kita tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari kita.


Orang barat bilang; Time is money but Health is more important than money. Waktu adalah uang tapi Kesehatan lebih berharga daripada uang. Uang bisa dicari akan tetapi jika tubuh tidak sehat kita tidak bisa mencari uang .  Waktu juga sangat berharga bagi kita,  satu menit waktu yang terbuang tidak bisa kita putar kembali, karena itu jangan sia-siakan  kesehatan dan waktu.
Selagi ada waktu jaga kesehatan kita... Dan selagi sehat manfaatkan waktu yang kita miliki.

Back to reportase... Turnamen minggu ini diikuti oleh 18 orang Spartan. Seperti prediksi admin Aditya M dan Andre keluar sebagai juara minggu ini. Aditya M levelnya memang masih diatas rata-rata anak Sparta. Di final pasangan ini mengalahkan Tatang dan Rere, yang harus menyerah alias retired di poin 25-17. Tatang mengalami kalikiben (B. Sunda)  alias sakit di bagian perut/ulu hati akibat habis makan langsung aktif bergerak.

Inilah nama-nama juara minggu ini;

Juara 1 Aditya M dan Andre
Juara 2 Tatang dan Rere
Juara 3 Anton dan Eko / Alex dan Rama

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya hasil turnamen mingguan Sparta edisi 7 April 2019;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking

Akumulasi perolehan medali Sparta
Sekian reportase kita kali ini. Badminton is life, Everything else is just a game!!! he he he.... See next time... bye....