Powered By Blogger

Minggu, 28 April 2019

Reportase Turnamen Sparta,Sparkling Cup II, 28 April 2019

“Winning is not about a single game. It's about repeated performance over a long haul. Winners never give up, never accept defeat, and work as long and as hard as it takes to get the job done right."

Farshad Asl


"Menang bukan tentang satu permainan. Ini tentang kinerja yang berulang dalam jangka panjang. Pemenang tidak pernah menyerah, tidak pernah menerima kekalahan, dan bekerja selama dan sekeras yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan benar. "

Kemenangan bukanlah hanya ketika kita berhasil mengalahkan lawan di suatu pertandingan. Dan bukan hanya ketika kita berhasil mencapai prestasi terbaik. Bahkan, bukan hanya ketika kita berhasil mendapatkan semua yang kita inginkan dalam hidup ini.

Tapi, kemenangan adalah saat di mana kita dapat melawan suatu kegagalan. Saat di mana kita dapat mengatasi musibah. Saat di mana kita dapat bangkit dari suatu keadaan yang menyedihkan. Dan, saat di mana kita merasa sangat terpuruk namun kita mampu berjuang menghancurkan semua cobaan itu.

Kemenangan adalah saat dimana kita dapat menjadikan itu semua sebagai pertanda betapa sayangnya Sang Maha Pencipta kepada kita. Saat dimana kita menyadari betapa kita dapat belajar banyak dari semua kegagalan yang kita alami.

Kemenangan adalah saat di mana kita melangkah begitu mantap dan yakin bahwa kita begitu hebat untuk sekedar melawan suatu kegagalan kecil. Dan saat dimana kita dapat mengalahkan diri kita sendiri.

Memasuki minggu ke-17, Hari Minggu tanggal 28 April 2019, digelar Turnamen Sparta Sparkling Cup II. Turnamen ini dihadiri oleh 24 orang Spartan. Walau ada sedikit masalah, karena Ariq tidak kunjung datang. Sehingga Fauzi harus pindah grup menggantikan posisi Ariq berpasangan dengan Zacky. Tapi bagaimana pun, the show must go on.


Flyer turnamen

Medali Sparta Sparkling Cup II

Hadiah Sparta Sparkling Cup II

Di Turnamen ini, Rere yang kali ini berpasangan dengan Reza, berhasil mempertahankan gelarnya. Gelar juara Sparta Sparkling Cup I tahun 2018 dipegang oleh Rere dan Tatang.
Reza dan Rere di final berhasil menyisihkan Revin dan Alex. Drama ini merupakan partai ulangan di babak penyisihan, dimana terjadi perang saudara antara Rere dan Revin (kakak beradik).
Reza juga mencatatkan sejarah, untuk pertama kalinya dia berhasil meraih medali emas di Sparta. Selamat buar Reza dan Rere!! Tingkatkan terus prestasi kalian.

Inilah nama-nama yang berhasil menjadi Juara Turnamen Sparta Sparkling Cup II;

Juara 1 Reza dan Rere
Juara 2 Revin dan Alex
Juara 3 Zacky dan Fauzi / Achmad dan Olsen


Juara 1 Reza dan Rere

Juara 2 Revin dan Alex

Juara 3 Fauzi dan Zacky

Juara 3 Olsen dan Achmad

Juara 1 dan 2 foto bareng

Dibuang sayang, Juara 1 featuring Ramzi dan Ramdan (coach)

Dan dibawah ini adalah catatan lengkap turnamen beserta dengan update ranking;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking

Akumulasi perolehan medali Sparta
Sekilas info; Sabtu 27 April 2019, beberapa Spartan pada ngumpul di rumah Rere dalam rangka syukuran ultah Rere dan Adi Putra. Yang Hadir di acara itu adalah; Peter, Andre, Iwan, Fatoni, Rinal, Anton, Dian, Adi Putra, Zacky, Roganda, Dena, Eyi, Iyan dan tentu saja termasuk Rere sebagai tuan rumahnya.

Beberapa foto dokumentasi kebersamaan kami yang sayang untuk dilewatkan....











Happy Birthday Rere dan Adi Putra, semoga semua doa-doa dan harapan-harapan terbaik, dikabulkan oleh Tuhan di hari ulang tahun kalian dan selamanya... Aamiin....

Demikian reportase kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase dan turnmen berikutnya, yaitu Sparta Supreme Cup II. Mampukah juara tahun 2018 mempertahankan gelarnya? atau akan adakah juara baru? Tunggu hasilnya di Bulan Juli 2019. Just for your information; juara tahun lalu Ramzi dan Agus R. Keep your BADminton attitude!!!



Minggu, 21 April 2019

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 21 April 2019

“I always felt that my greatest asset was not my physical ability, it was my mental ability."

Bruce Jenner


Bruce Jenner lahir pada tanggal 28 Oktober 1949. Dia adalah seorang tokoh televisi Amerika Serikat dan mantan atlet dasalomba yang pernah memenangkan medali emas dalam ajang Olimpiade. Jenner pernah menjadi pemain football untuk tim Graceland Yellowjackets di universitasnya sebelum ia mengalami cedera lutut yang harus ditangani dengan operasi. Pelatih L. D. Weldon yang pernah melatih atlet dasalomba Olimpiade Jack Parker meyakinkan Jenner untuk mencoba olahraga dasalomba. Setelah latihan intensif, Jenner berhasil memenangkan medali emas dasalomba pada Olimpiade di Montreal tahun 1976.

Bruce Jenner

Jenner dikaruniai enam anak dari pernikahannya dengan mantan-mantan istrinya, Chrystie Crownover, Linda Thompson, dan Kris Jenner. Semenjak tahun 2007, Jenner tampil dalam acara Keeping Up with the Kardashians dengan Kris beserta putri-putri mereka, Kendall dan Kylie Jenner, dan putri tirinya Kourtney, Kim, dan Khloé Kardashian.

Satu hal yang membuat heboh dunia adalah keputusannya mengubah jenis kelaminnya pada usianya yang ke 66 tahun! Perubahan gender itu dibarengi dengan penggantian identitasnya menjadi Caitlyn Jenner. Jenner menyatakan identitasnya sebagai seorang perempuan trans pada April 2015 dan mengumumkan namanya di majalah Vanity Fair edisi Juli 2015. Perubahan nama dan gendernya dalam identitas resmi ia lakukan pada 25 September 2015. Ia telah dijuluki sebagai perempuan transgender yang paling terkenal di dunia. Jenner menjadi bintang dalam acara I Am Cait tahun 2015 hingga 2016 yang berfokus pada transisi gendernya.

Jenner pernah mengungkapkan sebuah quotes: "Saya selalu merasa bahwa asset terbesar saya bukanlah kemampuan fisik saya, melainkan kemampuan mental saya."
Kemampuan fisik harus diimbangi oleh kemampuan mental. Kalau mainnya bagus, tapi mentalnya tidak ada, percuma. Mental adalah sikap pantang menyerah.

Pelajaran bisa kita petik dari mana saja. Ibarat emas bisa kita peroleh dari tanah berlumpur. Bruce Jenner mungkin bukan orang yang sempurna dan punya 'kekurangan' karena dia adalah seorang transgender. Tapi kita bisa mengambil beberapa hikmah dari pengalaman hidupnya.

Turnamen mingguan Sparta minggu ke-16 dihadiri oleh 18 orang Spartan. Walaupun ada beberapa trouble. 2 orang Spartan datang sangat-sangat terlambat, hingga lumayan bikin molor jalannya turnamen. Perombakan pasangan terpaksa dilakukan karena kasihan 2 orang yang datang dari awal belum bisa turun main dikarenakan partnernya belum datang-datang. Tentu saja perubahan ini mengubah pula peta kekuatan di penyisihan grup.

Guys, next tolong lebih diperhatikan lagi masalah kedisiplinan, karena efeknya berimbas langsung ke rekan kita sendiri dan kepada kelancaran jalannya turnamen. Sebetulnya denda bukan sebagai penebus dosa, tapi lebih untuk mendisiplinkan para Spartan.

inilah nama-nama juara kita minggu ini;

Juara 1 Ramzie dan Fatoni
Juara 2 Zacky dan Anton
Juara 3 Peter dan Reza / Rinal dan Iyan

Dan dibawah ini adalah catatan singkat dari turnamen minggu ke-16;
Road to final

Bagan turnamen

Update ranking

Akumulasi perolehan medali Sparta
Demikian reportase kita kali ini. Semoga kita terus diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalani aktivitas kita sehari-hari. Aamiiin.....






Minggu, 14 April 2019

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 14 April 2019

"Strength does not come from winning. Your struggles develop your strengths. When you go through hardships and decide not to surrender, that is strength."

Arnold Schwarzenegger


Arnold Alois Schwarzenegger lahir di Thal, Stiria, Austria, 30 Juli 1947. Dia adalah seorang aktor, binaragawan, politikus Partai Republik, dan pengusaha. Dia pernah menjabat sebagai Gubernur California ke-38 dari tahun 2003 hingga 2011.

Schwarzenegger awalnya berkewarganegaraan Austria. Setelah bekerja di Britania Raya secara singkat, ia pindah ke Amerika Serikat pada 1968. Sejak 1983, ia berkewarganegaraan ganda (Amerika Serikat dan Austria). Ia menikah dengan Maria Shriver.


Kalau anak-anak jadul sering memplesetkan namanya menjadi Arnold Suasana Seger. Dia memang aktor yang sangat terkenal karena postur tubuhnya yang kekar. Deretan panjang film-film box office pernah dibintanginya. Dia mulai berkecimpung di dunia akting sejak tahun 1970 melalui film Hercules In Newyork. Hingga tahun 2017 dia masih berakting di film Why We're Killing Gunther. Beberapa film terkenal yang pernah dibintanginya adalah; Conan The Barbarian, Commando, The Terminator (1,2,3,4,5),  Predator, Red Heat, True Lies, The Running Man, Twins, Batman And Robin, Total Recall, Junior, Dr Dolittle (1,2), The Expandables (1,2,3), Kindergarten Cop, dll.

Tak dipungkiri badan kekarnya memang menjadi daya tarik dirinya. Hal itu tidak mengherankan karena dia merupakan seorang binaragawan juga.

Arnorld Swarzenegger pernah mengatakan sebuah quotes;

"Kekuatan tidak datang dari kemenangan. Perjuanganmu mengembangkan kekuatanmu. Ketika kamu mengalami kesulitan dan memutuskan untuk tidak menyerah, itulah kekuatan."

Turnamen mingguan Sparta minggu ke 15, dihadiri oleh 16 orang Spartan. Rere dan Alex berhasil menjuarai turnamen minggu ini, setelah di final mengalahkan Roganda dan Reza. Kemenangan Rere dan Alex sekaligus mencatatkan sejarah, untuk pertama kalinya Rere melambung ke posisi ranking perama, dengan menggeser 3 posisi teratas sebelumnya. Dan dia juga menjadi ranking ke-4 peraih medali terbanyak (naik 5 anak tangga dari minggu sebelumnya).

Sementara pasangan Fatoni dan Rama yang diprediksi akan menjadi juara minggu ini, harus gugur di penyisihan grup secara tragis, mereka memiliki selisih poin yang sama dengan pasangan Ari dan Rinal. Posisi runner up grup ditentukan dengan perolehan poin terendah sewaktu kalah di penyisihan, harus tersingkir.

Inilah nama-nama juara kita minggu ini;

Juara 1 Rere dan Alex
Juara 2 Roganda dan Reza
Juara 3 Mantos dan Aditya M. / Ari dan Rinal


Dan dibawah ini adalah catatan lengkap hasil turnamen dalam bentuk tabel dan bagan;


Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-15, Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya.

Pada kesempatan ini, admin juga menghimbau supaya semua Spartan menggunakan hak pilihnya. Ayo jangan golput. Jangan berdebat tentang siapa pilihan terbaik. Karena siapapun yang terpilih, dialah yang terbaik. Jaga terus persatuan dan kesatuan bangsa kita. Merdeka!!!







Minggu, 07 April 2019

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 7 April 2019

'Time and health are two precious assets that we don't recognize and appreciate until they have been depleted."

Denis Waitley

Waktu dan kesehatan adalah dua asset berharga yang tidak kita sadari dan hargai sampai kedua-duanya nya habis atau hilang. Dua nikmat Tuhan yang diberikan kepada kita yang sering kita lupa adalah waktu dan kesehatan. Waktu sangat berharga, seberapapun uang yang kita punya tidak akan bisa memngembalikan waktu. Kesehatan adalah nikmat yang besar yang wajib kita jaga juga, Ketika kita tidak sehat pasti kita tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari kita.


Orang barat bilang; Time is money but Health is more important than money. Waktu adalah uang tapi Kesehatan lebih berharga daripada uang. Uang bisa dicari akan tetapi jika tubuh tidak sehat kita tidak bisa mencari uang .  Waktu juga sangat berharga bagi kita,  satu menit waktu yang terbuang tidak bisa kita putar kembali, karena itu jangan sia-siakan  kesehatan dan waktu.
Selagi ada waktu jaga kesehatan kita... Dan selagi sehat manfaatkan waktu yang kita miliki.

Back to reportase... Turnamen minggu ini diikuti oleh 18 orang Spartan. Seperti prediksi admin Aditya M dan Andre keluar sebagai juara minggu ini. Aditya M levelnya memang masih diatas rata-rata anak Sparta. Di final pasangan ini mengalahkan Tatang dan Rere, yang harus menyerah alias retired di poin 25-17. Tatang mengalami kalikiben (B. Sunda)  alias sakit di bagian perut/ulu hati akibat habis makan langsung aktif bergerak.

Inilah nama-nama juara minggu ini;

Juara 1 Aditya M dan Andre
Juara 2 Tatang dan Rere
Juara 3 Anton dan Eko / Alex dan Rama

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya hasil turnamen mingguan Sparta edisi 7 April 2019;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking

Akumulasi perolehan medali Sparta
Sekian reportase kita kali ini. Badminton is life, Everything else is just a game!!! he he he.... See next time... bye....

Minggu, 31 Maret 2019

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 31 Maret 2019

“Hard work beats talent when talent doesn’t work hard.”

Tim Notke

Banyak orang mengira kesuksesan seseorang itu berasal dari bakat. Karena itu ketika gagal, kita sering beralasan, 'aku memang tidak berbakat'.

Keberhasilan adalah hal yang diinginkan oleh semua orang. Mendapatkan pencapaian dalam karir, pendidikan dan kehidupan personal tentu terasa menyenangkan. Beberapa orang mengatakan bahwa kunci keberhasilan adalah semangat untuk selalu bekerja keras. Asal kamu gigih bekerja, maka lama-kelamaan kamu pasti akan sukses.

Sebuah riset yang dilakukan sekitar 20 tahun lalu di Florida State University mengungkapkan bahwa latihan dan kerja keras adalah kunci kesuksesan. Psikolog asal Amerika bernama K.Anders Ericsson melakukan observasi pada mahasiswa sebuah akademi musik yang mengambil jurusan Biola. Ia menghubungkan prestasi mahasiswa dengan banyaknya waktu yang telah mereka dedikasikan untuk berlatih.

Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa mereka yang berhasil menjadi yang terbaik di angkatannya pada usia 20 tahun adalah mereka yang rajin berlatih. Para pemain biola terbaik menghabiskan tidak kurang 10.000 jam untuk berlatih. Mereka yang biasa-biasa saja berlatih biola selama 8.000 jam, sedang yang kurang mahir bermain hanya menghabiskan 5.000 jam untuk berlatih.



Tentu kita masih ingat dengan dongeng tentang; Kura-kura balap lari dengan kelinci. Secara logika, kalau kita melihat bakat dan kemampuannya, kita sudah bisa menentukan siapa yang akan menjadi juaranya. Yaitu, kelinci. Tak terbantahkan! Tapi apa yang terjadi?? Ternyata kegigihan kura-kura berhasil mengalahkan kecepatan kelinci yang sombong dan memilih untuk tidur dulu sebelum menyelesaikan perlombaannya. Dari cerita fabel ini, kita bisa menarik pelajaran bahwa bakat saja tidak cukup, butuh kerja keras. Jadi benarlah kata quote diatas; "Kerja keras mengalahkan bakat ketika bakat tidak bekerja keras."

Turnamen Minggu ke-13 Sparta, yang digelar pada tanggal 31 Maret 2019 memuncukan juara baru, yaitu pasangan Peter dan Aditya M. Hasil ini sama sekali diluar prediksi admin, karena admin mengunggulkan pasangan Hasan dan Zacky sebagai juara minggu ini. Hasan dan Zacky harus puas menjadi runner up, setelah di final dipaksa bertekuk lutut oleh pasangan Peter dan Aditya M. Kekalahan di final merupakan kekalahan ulangan setelah sebelumnya di babak penyisihan, mereka kalah juga, dengan score yang sama pula, yaitu 37-42.

Berikut ini adalah nama-nama Juara kita minggu ini;

Juara 1 Peter dan Aditya M
Juara 2 Hasan dan Zacky
Juara 3 Rere dan Romi / Iyan dan Andre

Dan dibawah ini adalah catatan lengkap result turnamen mingguan Sparta kali ini;

Road to final

Bagan turnamen


Update ranking

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya. PLAY like a CHAMPION!!!

Minggu, 24 Maret 2019

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 24 Maret 2019

"Practice creates confidence. Confidence empowers you." 

Simone Biles 


Simone Arianne Biles lahir pada tanggal 14 Maret 1997, di Columbus, Ohio, Amerika Serikat. Simone Biles adalah pesenam putri AS yang berhasil mengantongi 4 medali emas pada nomor Senam Lantai, Kuda-kuda Lompat, Senam Kombinasi Individu, dan Senam Kombinasi Tim di Olimpiade Musim Panas 2016 di Rio de Janeiro.

Simone Biles

Biles nyaris mencetak sejarah di dunia senam putri jika berhasil menyabet lima emas sekaligus di satu ajang. Namun, ia hanya memperoleh medali perunggu di nomor Balok Keseimbangan.

Kendati demikian, prestasi Biles tetap mengesankan. Ia tercatat sebagai pesenam putri AS pertama yang mampu meraih empat medali emas sekaligus di ajang yang sama.

Dari sederet medali yang diraih, ada satu gerakan fantastis Biles yang tak mudah diikuti atlet lainnya. Ia mampu memutar dua kali di udara dengan sempurna dan mendaratkan kaki dengan sempurna pula
Tak hanya itu, Biles dianggap memberikan terobosan baru di dunia senam putri. Gerakan memutar dua kali yang sempurna seraya terbang di udara seakan menembus batas kemampuan yang pernah ada sebelumnya.
Selain memiliki kelenturan, Biles punya lompatan yang tinggi, keseimbangan dan didukung dengan kekuatan yang bagus pula.

Biles juga seakan mendobrak tradisi senam putri yang didominasi wanita kulit putih. Biles menjadi pesenam keturunan Afrika-Amerika yang langka dan juga berprestasi.

Menurut Simone Biles, kepercayaan diri adalah hal terpenting yang harus dimiliki seoang atlit, dan kepercayaan diri hanya akan timbul dari hasil berlatih dengan keras. Dia mengungkapkannya dalam sebuah quote  di atas: "Latihan menimbulkan rasa percaya diri. Rasa percaya diri memberdayakan kamu."

Turnamen mingguan Sparta edisi tangga 24 Maret 2019 dihadiri oleh 18 orang Spartan. Rere dan Anton yang admin prediksi bakal menjuarai turnamen minggu ini, ternyata langkahnya harus terhenti di babak semifinal oleh gempuran Rama dan Fatoni. Setelah menumbangkan Rere dan Anton, di babak Final Rama dan Fatoni menghentikan langkah Eko dan Hasan di perjalanan mereka meraih podium juara. Sekalipun langkah Rama sudah terseok-seok karena gejala kram, dia masih terus berjuang dengan gigih yang akhirnya membuahkan kemenangan.

Inilah nama-nama juara kita minggu ini;

Juara 1 Rama dan Fatoni
Juara 2 Hasan dan Agung
Juara 3 Rere dan Anton / Iyan dan Rinal

Berikut ini adalah rangkaian catatan  dari hasil turnamen Sparta minggu ke 12, 24 Maret 2019;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase turnamen mingguan Sparta kali ini. Sampai bertemu lagi di reportase-reportase selanjutnya. SMASH till you drop!!!

Minggu, 17 Maret 2019

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 17 Maret 2019

"Losers live in the past. Winners learn from the past and enjoy working in the present toward the future."

Denis Waitley


Denis E. Waitley, adalah seorang pembicara, penulis, dan konsultan motivasi Amerika. Dia telah diakui sebagai penulis terlaris dari seri audio, The Psychology of Winning dan buku-buku seperti "Seeds of Greatness" dan "The Winner's Edge".

Sebagai seorang motivator dia pernah melontarkan sebuah quotes yang sangat inspiratif: "Para pecundang hidup di masa lalu. Para pemenang belajar dari masa lalu dan menikmati bekerja di masa sekarang menghadapi masa depan".

Admin rasa quote diatas sudah cukup jelas, jadi admin tidak akan menjabarkannya lagi. Admin hanya ingin berbagi tentang apa dan bagaimana serta perbedaan antara pemenang dan pecundang.

10 ciri-ciri pecundang dan 10 ciri-ciri pemenang

1. Ketika pemenang melakukan kesalahan, dia berkata, “saya salah”. Ketika pecundang melakukan kesalahan, dia berkata, “ini bukan salah saya!”.

2. Pemenang berkata, “saya sudah baik, tapi saya bisa lebih baik lagi!”. Pecundang berkata, “Saya tidak sejelek orang lain!”.

3. Pemenang mencoba belajar dari setiap orang yang lebih baik dari dia. Pecundang selalu mencoba menjatuhkan orang lain.

4. Pemenang berkata,”mari saya kerjakan ini untuk kamu!”. Pecundang berkata, “itu bukan pekerjaan saya!”.

5. Pemenang berkata, “pasti ada cara lebih baik mengerjakannya!”. Pecundang berkata, “begitulah biasanya dikerjakan di sini!”.

6. Pemenang berkata, “ini sulit tapi mungkin!”. Pecundang berkata, “ini mungkin tapi sangat sulit untuk mengerjakannya!”.

7. Pemenang selalu mempunyai rencana-rencana . Pecundang selalu mencari alasan.

8. Pemenang mempunyai komitmen-komitmen. Pecundang hanya berjanji janji saja.

9. Pemenang selalu menjadi bagian dari jawaban. Pecundang selalu jadi bagian dari masalah.

10. Pemenang tuntas memecahkan masalah. Pecundang selalu tanggung-tanggung & tidak pernah memecahkan masalah

Sekarang terserah kita. Mau jadi pecundang? atau mau jadi pemenang? Mau tetap hidup di masa lalu? atau mau belajar dari masa lalu? (baik itu kesuksesan ataupun kegagalan). Hiduplah di masa sekarang dan hadapilah masa depan.



Kembali ke reportase. Minggu tanggal 17 Maret 2019, turnamen mingguan Sparta dihadiri oleh 21 orang Spartan. Sebenarnya yang konfirmasi ada 22 orang, tapi karena ada satu dan lain hal, yang satu orang cancel.

Turnamen kali ini dimenangkan oleh pasangan Andre dan Rama, setelah di partai final menumbangkan pasangan Rere dan Tribudi Bahari. Sayang sekali penampilan Rere dan Tribudi seperti antiklimaks, padahal di babak-babak sebelumnya mereka muncul bak seekor kuda hitam, yang melibas semua lawan-lawannya dengan ganas. Hasan dan Anton yang admin favoritkan akan melaju ke final, justru terganjal dan harus menelan pil pahit kekalahan dari seniornya, yaitu pasangan Achmad dan Alex di quarter final.

Nama-nama yang keluar sebagai juara kita minggu ini;

Juara 1 Andre dan Rama
Juara 2 Rere dan Tribudi Bahari
Juara 3 Achmad dan Alex / Angga dan Eko

Dibawah ini adalah catatan lengkap dari turnamen minggu ini, update ranking Sparta, dan update akumulasi perolehan medali Sparta.

Road to final

Bagan turnamen

Update Ranking

Akumulasi perolehan medali Sparta


Demikian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya. SERVE it, SMASH it, WIN it, LOVE it!