Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label dokumentasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dokumentasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Mei 2026

Reportase Friendly Match Sparta VS PB Blue Saphire, 10 Mei 2026

 "Olahraga mengajarkan arti sesungguhnya dari sebuah tim: Bekerja sama, saling percaya, dan tumbuh bersama."

Anonim

Minggu, 10 Mei 2026 Sparta kedatangan tamu PB Blue Saphire dari Bekasi. PB Blue Saphire memboyong 30an orang sebagai squad andalannya. Dengan 12 orang diandaranya bergender perempuan. Sementara Dari Sparta diperkuat oleh 34 orang, terdiri dari 27 laki-laki dan 7 orang perempuan.



Dengan menggunakan 3 lapang sebagai arena Friendly Match kali ini, namun tetap saja membuat antrian sangat panjang, khususnya buat pemain laki-laki. Karena para squad perempuan dari Sparta bermain rangkap, bisa dibilang mereka main sangat puas karena bisa bermain beberapa kali. Sementara dari para squad laki-laki hanya bisa bermain 1-2 kali saja.

Flyer FM Sparta VS PB Blue Saphire versi Sparta








Flyer FM Sparta VS PB Blue Saphire versi PB Blue Saphire

 

Meskipun tamu datang sekitar jam 12an lebih, tapi pada kenyataanya acara Friendly Match belum bisa langsung dimainkan, mengingat mereka baru beres makan siang, ditambah dengan lapangan juga belum siap.

Sebanyak 34 partai berhasil dituntaskan. Berhubung banyak yang belum puas bermain, maka diputuskan Hari Minggu kemarin, agendaTurnamen Mingguan Sparta ditiadakan. Namun para Spartan tak perlu kuatir, karena semua spartan yang hadir dan menjadi Squad andalan Sparta, diganjar dengan poin 5040.

Dari 34 partai laga Friendly Match, Sparta meraih 22 partai menang dan 12 partai kalah. Kemenangan bukanlah tujuan utama dari setiap event Friendly match. Karena admin yakin semua Spartan sudah berusaha yang terbaik yang bisa mereka lakukan.









Di setiap laga Friendly Match rasanya tak lengkap jika tidak ada sessi foto bersama. Dan dibawah ini foto kenangan manis yang tersaji di Friendly Match Sparta VS PB Blue Saphire Hari Minggu, 10 Mei 2026. 



Intan admin PB Blue Saphire memberikan bouquet Antangin dan Salonpas yang dirangkai dengan sangat cantik kepada Sparta, yang diwakili oleh admin Sparta. Hadiah yang sangat pas buat kaum vintage he he he... Setelah selesai acara Friendly match isi dari buquet tersebut langsung dibagi-bagikan. Karena admin lupa membawa mascot yang sudah disiapkan sebagai kenang-kenangan untuk PB Blue Saphire, maka hadiahnya akan dikirim melalui kurir. 



Pada kesempatan ini, ijinkan admin mengucapkan permohonan maaf bila ada yang merasa kurang puas terutama buat mereka yang hanya berkesempatan main 1 kali. Next kita gass lagi di Friendly Match berikutnya, yang masih akan di gelar pada bulan ini.

Pada kesempatan ini pula Sparta mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan keluarga besar PB Blue Saphire ke markas Sparta. Mohon maaf bila ada kekurangan atau ketidaknyamanan dari kami sebagai tuan rumah. Semoga nanti Squad Sparta bisa melakukan kunjungan balasan ke markas PB Blue saphire di Bekasi.

Berhubung Minggu, 10 Mei 2026 Turnamen Mingguan Sparta tidak bisa digelar, maka update yang tersedia hanya perubahan komposisi ranking setelah semua peserta Friendly match diganjar 5040 poin.

Update ranking Sparta

Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...



Minggu, 08 Desember 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 8 Desember 2024

"I think a hero is an ordinary individual who finds strength to persevere and endure in spite of overwhelming obstacles."

Christopher Reeve

World Health Organization (WHO)  mencatat tiap tahun 726.000 orang melakukan bunuh diri. Angka orang yang mencoba bunuh diri jauh lebih besar dari itu. 73% dari angka bunuh diri global ini terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Badan ini juga mencatat bahwa bunuh diri adalah penyebab ketiga kematian bagi orang berusia 15-29 tahun.

Statistik ini menggambarkan tingkat kekhawatiran yang serius terkait kesejahteraan mental dan kesehatan jiwa di kalangan populasi muda.

Masalah kesehatan mental, termasuk risiko bunuh diri, adalah masalah yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti stres, tekanan sosial, isolasi, gangguan kesehatan mental, akses terbatas terhadap layanan kesehatan mental, dan stigma terkait dengan masalah kesehatan mental.

Dalam kehidupan ini, kita seringkali dihadapkan pada berbagai masalah, tantangan, kesulitan, dan rintangan yang menguji kekuatan dan ketahanan kita. Di situasi seperti ini, bunuh diri terlihat sebagai pilihan terakhir saat seseorang sudah merasa buntu.

Namun yang membedakan kita dengan manusia lainnya adalah kemampuan untuk tetap bertahan dan melanjutkan perjalanan meskipun dalam situasi yang sulit. Terbukti dengan kamu yang masih menyempatkan diri untuk membaca artikel ini.

Kita adalah manusia kuat yang tidak menyerah begitu saja saat menghadapi kesulitan. Kita memiliki tekad yang kuat dan motivasi yang mendalam untuk melampaui batas-batas yang ada. Mungkin terkadang terasa lelah, putus asa, atau terluka, tetapi kita pasti bisa menemukan kekuatan untuk bangkit kembali.

Bertahan bukan berarti tidak pernah jatuh atau merasa lemah. Sebaliknya, bertahan adalah tentang kemampuan untuk bangkit kembali setelah jatuh, belajar dari kegagalan, dan terus melangkah maju. Kita harus menerima fakta bahwa kehidupan memang tidak selalu mudah, tetapi jangan biarkan kesulitan itu menghentikan langkah kita

Hari esok adalah sumber harapan. Yakinlah bahwa ada potensi baik dan kebahagiaan di masa depan. Kamu mungkin memiliki impian, tujuan, dan aspirasi yang mendorongmu untuk terus berjuang. Meskipun ada ketidakpastian dan tantangan, tetaplah percaya bahwa ada cahaya di ujung terowongan.

Jadilah manusia yang kuat, yang tak gentar menghadapi cobaan hidup. Teruslah bertahan dan jangan pernah kehilangan harapan. Ingatlah bahwa setiap tantangan adalah peluang untuk tumbuh dan berkembang. 

Meskipun perjalanan tidak selalu mudah, tetapi dengan ketekunan dan keberanian, kita akan menghadapi hari esok dengan kekuatan dan tekad yang tak tergoyahkan.

Tetaplah bertahan hidup demi hal-hal kecil yang kamu sukai. Dalam kehidupan yang seringkali penuh dengan kesibukan, tekanan, dan tantangan, hal-hal kecil yang memberi kamu kegembiraan dan kepuasan dapat menjadi sumber kekuatan yang luar biasa.

Hal-hal kecil tersebut mungkin adalah momen saat kamu melihat matahari terbit yang indah di pagi hari, mendengarkan musik favoritmu, menikmati secangkir kopi hangat, melihat senyuman di wajah orang yang kamu sayangi, atau menikmati waktu untuk melakukan hobi yang kamu sukai.

Memang terkadang dalam menghadapi kesulitan dan tantangan hidup, menyerah terlihat sebagai pilihan yang mudah. Namun, perlu diingat bahwa menyerah tidak selalu merupakan solusi terbaik atau jalan keluar yang sebenarnya. 

"Kamu seharusnya tidak menyerah terhadap apapun yang terjadi padamu. Maksudku, kamu seharusnya menggunakan apapun yang terjadi padamu sebagai alat untuk naik, bukan turun,"  Bob Marley.

Ketika kita menyerah, kita akan kehilangan kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan mencapai potensi penuh kita. Dalam hidup, kita sering dihadapkan pada hambatan dan kegagalan, tetapi justru itulah yang membentuk kita menjadi pribadi yang kuat dan tangguh. 

"Belajarlah dari hari kemarin, hiduplah untuk hari ini, dan berharaplah untuk hari esok. Yang terpenting jangan pernah berhenti bertanya," Albert Einstein.

Maka dari itu, tetaplah bertahan untuk hari esok dan seterusnya, ya!


Kembali ke reportase...  Tak banyak yang bisa ad,in ceritakan karena yang hadir di turney mingguan edisi minggu terakhir di tahun 2024 ini menurun drastis. Hanya 10 orang saja yang hadir. Yang lainnya pada absen mungkin berpikir karena posisinya sudah aman di lingkaran ranking 16 besar. Itu hanya opini admin, kenyataannya mah ga tau he he he...

Karena yang hadir hanya 10 orang, maka drawing hanya dibuat satu grup saja. Jadi semua pasangan peserta turnamen mingguan Sparta kali ini akan saling bertemu. Lalu diambil pasangan terbaik sebagai juara, runner up dan semifinalis.

Dari hasi;l drawing, admin menjagokan pasangan Fathur dan Dena ZM karena mereka satu-satunya pasangan yang kemampuannya setara alias bukan gendongan. Pasangan unggulan lainnya ada: Peter dan Fani, berikutnya ada Yudi H dan Atep.

Fathur dan Dena ZM,  Peter dan Fani mengantongi jumlah kemenangan dan kekalahan yang sama dengan Yudi H dan Atep. Ketiga pasangan ini sama-sama mendulang 3 kali menang dan 1 kali kalah. Namun dari hasil penghitungan selisih poin Peter dan Fani unggul telak 42 dibanding  2 pasangan lainnya. Yudi H dan Atep, meraih selisih poin 18 dan berhak menjadi runner up. Sementara Fathur dan Dena ZM harus kalah secara tragis, karena selisih poinnya 15. Kalah tipis dari Yudi H dan Atep. 

Dari hasil diatas sudah bisa ditentukan  Peter dan Fani yang keluar sebagai juara kita minggu ini. Sedangkan Yudi H dan Atep sebagai runner up-nya/

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 10 November 2024;

Juara 1 Peter dan Fani

Juara 2 Yudi H dan Atep

Juara 3 Fathur dan Dena ZM

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-44 tahun 2024;

Matches racap


Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta
Akumulasi poin dan medali Sparta


Catatan peraih medali Sparta terbanyak 2018-2024

Sebagai catatan akhir; Setelah tahun lalu rekor peraih medali dipecahkan oleh Faisal Rahman, tahun ini dipecahkan oleh Fani, dengan 16 emas, 4 perak, dan 2 Perunggu. Dan baru pertama kali terjadi peraih medali terbanyak bukan merupakan yang menduduki ranking pertama di Sparta.

Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  






Minggu, 27 Oktober 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 27 Oktober 2024

 "Once you replace negative thoughts with positive ones, you'll start having positive results."

Willie Nelson


Mindset negatif dapat menghalangi pertumbuhan pribadi dan kebahagiaan kita. Namun, dengan beberapa langkah praktis, kita dapat mengubah mindset negatif menjadi positif. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan lima tips praktis yang dapat membantu Anda mengubah pola pikir negatif menjadi positif. Dengan kesadaran diri, penggunaan afirmasi positif, pengelolaan emosi, pencarian inspirasi, dan fokus pada pengalaman positif, Anda dapat menciptakan mindset yang lebih positif dan memperbaiki kualitas hidup Anda.


Mindset negatif dapat menghambat potensi dan kebahagiaan kita dalam hidup. Namun, dengan sedikit perubahan dalam cara berpikir kita, kita dapat mengubah pola pikir negatif menjadi positif. Berikut adalah lima tips praktis yang dapat membantu Anda mengubah mindset negatif menjadi positif dan mencapai hidup yang lebih memuaskan.

1. Kesadaran diri terhadap pola pikir negative

Langkah pertama dalam mengubah mindset negatif adalah menyadari pola pikir negatif yang muncul dalam pikiran kita. Perhatikan dan catat pikiran-pikiran negatif yang sering muncul. Ketika Anda menyadari pola pikir ini, berhenti sejenak dan evaluasi apakah pikiran-pikiran tersebut memang benar atau hanya kecenderungan negatif yang tidak beralasan. Kesadaran diri ini akan membantu Anda untuk menggantikan pikiran negatif dengan pikiran yang lebih positif dan seimbang.

2. Gunakan afirmasi positif

Afirmasi positif adalah pernyataan yang kuat yang digunakan untuk mengubah pola pikir negatif menjadi positif. Buatlah daftar afirmasi positif yang relevan dengan aspek-aspek kehidupan yang ingin Anda ubah. Misalnya, jika Anda sering merasa tidak mampu, ciptakan afirmasi seperti "Saya memiliki kemampuan dan kekuatan untuk mencapai apa pun yang saya inginkan." Ulangi afirmasi ini setiap hari, baik secara lisan maupun tertulis, untuk membantu membentuk pola pikir yang lebih positif.

3. Kelola dan atur emosi Anda

Emosi yang tidak seimbang dapat memperkuat mindset negatif. Penting untuk belajar mengelola dan mengatur emosi dengan baik. Temukan cara yang efektif bagi Anda untuk meredakan stres dan menjaga keseimbangan emosional, seperti melalui meditasi, olahraga, atau menulis jurnal. Dengan mengelola emosi dengan baik, Anda dapat mengurangi pola pikir negatif yang muncul sebagai hasil dari emosi yang tidak terkendali.

4. Cari inspirasi dari sumber positif

Mencari inspirasi dari sumber positif, seperti buku, podcast, atau video motivasi, dapat membantu mengubah mindset negatif menjadi positif. Pilihlah materi yang menginspirasi dan membantu Anda melihat sisi positif dalam hidup. Luangkan waktu setiap hari untuk mengisi pikiran Anda dengan inspirasi dan motivasi, dan biarkan pengaruh positif ini membantu membentuk pola pikir Anda.

5. Fokus pada pengalaman positif

Seringkali, mindset negatif muncul karena kita terlalu fokus pada kegagalan atau hal-hal negatif dalam hidup. Alihkan perhatian Anda pada pengalaman positif dan pencapaian kecil yang telah Anda lakukan. Buatlah daftar hal-hal positif yang telah Anda capai dan syukuri setiap hari. Fokus pada pengalaman positif akan membantu mengubah perspektif Anda secara keseluruhan dan menciptakan mindset yang lebih positif.

Mengubah mindset negatif menjadi positif membutuhkan waktu dan kesabaran, tetapi dengan menerapkan lima tips praktis ini, Anda dapat mengubah cara berpikir Anda dan meningkatkan kualitas hidup Anda. Kesadaran diri, penggunaan afirmasi positif, pengelolaan emosi, pencarian inspirasi, dan fokus pada pengalaman positif adalah langkah-langkah penting dalam proses ini. Dengan latihan dan ketekunan, Anda akan memperoleh pola pikir yang lebih positif yang akan membawa Anda menuju kehidupan yang lebih memuaskan dan penuh makna.


Kembali ke reportase... Sekalipun kita sudah memasuki musim penghujan, tapi tidak berlaku buat di GOR ABA. Karena suhu di dalam GOR ABA masih terasa sangat panas. Bahkan sebelum kita memulai turney badan sudah banjir keringat.

Turney edisi minggu ke-39, diramaikan oleh 20 orang Spartan. 2 grup babak penyisihan dengan masing-masing grup dihuni oleh 5 pasang konstestan, membuat fase penyisihan grup kali ini cukup melelahkan. 

Dari hasil undian untuk fase penyisihan grup  boleh dibilang berat sebelah. Tidak bisa dipungkiri kalo grup A persaingannya lebih berat bila dibandingkan dengan grup B. Karena grup A dihuni oleh 2 pasngan unggulan teratas minggu ini. Mereka adalah: Hizkia Ken dan Faisal R dengan Rama Putra dan Fani. 

Berbeda dengan grup A, persaingan di grup B boleh dibilang lebih merata dan imbang. dari grup B admin menjagokan pasangan-pasangan: Barry dan Fathur, Atep dan Noval, kemudian menyusul pasangan Fatoni dan Dadan. Terus terang admin baru bisa memasukan pasangan ini ke dalam daftar unggulan setelah melihat skill permainan Dadan. Karena dia baru bergabung hari ini, jadi pada awalnya admin masih blank.

Result babak penyisihan grup A, sesuai dengan prediksi admin. Kedua pasangan unggulan semuanya sukses melaju ke babak semifinal.  Sementara untuk grup B, Atep dan Noval harus tersingkir oleh pasangan Fatoni dan Dadan yang menjadi juara grup B, serta Barry dan Fathur sebagai runner up-nya.

Babak penyisihan dinodai oleh sikap tidak elok dari salah seorang konstestan di grup B yang mengeluarkan kata-kata tidak pantas kepada partnernya yang umurnya jauh lebih muda, saat mereka bermain. Sebagai senior seharusnya bisa membimbing dan merangkul juniornya. Padahal  partnernya yang masih muda itu skill bermainnya cukup mumpuni. Itu terbukti dengan mereka bisa lolos ke babak berikutnya. Pemain muda itu sempat mau mengundurkan diri, namun setelah admin ajak diskusi, dengan gentle dia mau melanjutkan kiprahnya turney minggu ini.

Sejujurnya admin dan teman-teman yang lain sempat kesal melihat sikap yang arogan, sarkas dan memandang rendah orang lain. Di sisi lain kami juga merasa kasihan dan ga tega melihat partnernya diperlakukan semena-mena dan harus bermain dibawah tekanan. Sebagai pendatang baru, melakukan kesalahan saat bermain (apalagi dibawah tekanan) adalah hal yang wajar, toh dia sendiri yang sudah senior juga banyak melakukan kesalahan. 

Yuk sebagai senior kita harus bisa merangkul bukan memukul, menyayangi bukan menyaingi, mendidik bukan membidik, membina bukan menghina, mencari solusi bukan mencari simpati, membela bukan mencela. Karena tak bisa dipungkiri, ramai atau sepinya Sparta sangat dipengaruhi oleh penyambutan kita sebagai member lama kepada member baru.

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal;

Grup A, Juara grup: Hizkia Ken dan Faisal R runner up grup: Rama Putra dan Fani

Grup B, Juara grup: Fatoni dan Dadan, runner up grup: Barry dan Fathur

Babak semifinal mempertemukan kembali sesama pesaing di grup masing-masing. Pada pool atas Fatoni dan Dadan bertemu kembali dengan Barry dan Fathur kompetitornya di grup B. Bola-bola tipuan Fatoni (yang banyak dibenci oleh sebagian Spartan, karena sangat merepotkan) berpadu dengan smash-samsh keras dari Dadan, cukup menyulitkan pasangan Barry dan Fathur. Fatoni dan Dadan kembali memenagi laga atas lawannya. Di babak penyisihan mereka menang 42-39.  Dan di babak semifinal Fatoni dan Dadan menyempurnakan kemenangan dengan skor 42-34.

Partai semifinal pool bawah merupakan "partai final kepagian" di mana mempertemukan kembali Hizkia Ken dan Faisal R  VS Rama Putra dan Fani yang merupakan dua unggulan teratas Minggu ini. Takdir yang mempertemukan mereka di grup yang sama, takdir pula yang kembali mempertemukan mereka di babak semifinal.

Sama seperti di babak penyisihan, pertarungan seru disajikan kembali oleh kedua pasangan ini. Hizkia Ken dan Rama Putra yang biasa nyaman dengan pola rally panjang, kali ini bermain di luar gaya permainan mereka dengan berani bermain cepat dan jual beli serangan. Skor berimbang terus terjadi sampai akhirnya Rama Putra dan Fani sempat memimpin di 18-15 sebelum akhirnya disamakan kembali. Set pertama diamankan oleh pasangan Rama Putra dan Fani dengan skor 21-20. Memasuki set ke dua, Hizkia Ken dan Faisal R sempat tancap gas dan berbalik unggul 24-21. Setelah itu skor kembali berimbang hasil dari adu skil dan mental serta stamina. Sampai akhirnya Rama Putra dan Fani memimpin perolehan skor sampai 41-37. Hizkia Ken dan Faisal R tidak mau menyerah begitu saja. Tetap ngotot dan ditambah error lawan membawa mereka menyamakan kedudukan sampai 41-41. Rally terakhir ditutup dengan lambungan bola yang diangkat Hizkia Ken dibiarkan Rama Putra dan dinyatakan out. Partai berdarah-darah ini akhirnya dimenangkan pasangan Rama Putra dan Fani dengan skor 42-41

Babak final mempertemukan Fatoni dan Dadan VS Rama Putra dan Fani. Set pertama dibuka dengan permainan sangat ketat. Sempat terjadi beberapa kali skor kembar: 3-3, 5-5, 7-7, dan  8-8. namun selepas itu Rama Putra dan Fani sepertinya sudah menemukan formula cara menghadapi pasangan Fatoni dan Dadan. Hal itu terlihat dari makin solidnya permainan pasangan ini, yang mendominasi dari berbagai sektor. Strategi yang mereka terapkan membuat perolehan poin Fatoni dan Dadan tertinggal lumayan jauh. Hingga set pertama harus berakhir dengan 21-13 untuk keunggulan Rama Putra dan Fani.

Pada set ke-dua, Rama Putra dan Fani masih bermain sangat apik. Sementara Fatoni dan Dadan tidak bisa keluar dari tekanan. Perolehan poin  Rama Putra dan Fani leading makin jauh. Bahkan sempat menyentuh 12 poin saat kedudukan 30-18.  Fatoni dan Dadan beberapa kali berhasil menyusul ketertinggalan skor sampai terpaut 6 poin saja. Namun setelah itu secara berturut-turut Rama Putra dan Fani mendulang banyak poin. Hingga akhirnya babak final kali ini menjadi milik Rama Putra dan Fani, yang mereka tutup dengan 42-32. 

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 27 Oktober 2024;

Juara 1 Rama Putra dan Fani

Juara 2  Fatoni dan Dadan

Juara 3 Barry dan Fathur / Hizkia Ken dan Faisal R

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-38 tahun 2024;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta


Akumulasi perolehan medali Sparta


"Semua akan berjalan dengan baik jika kita punya pola pikir dan mental positif."
"Kamu tidak akan bisa memiliki kehidupan yang positif dari pikiran yang negatif."
Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  






Minggu, 13 Oktober 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 13 Oktober 2024

 "Keep your face always toward the sunshine - and shadows will fall behind you."

Walt Whitman


Setiap orang mungkin memiliki masa lalu yang beraneka ragam, baik masa lalu yang membahagiakan, terluka, suram bahkan tidak bisa dimaafkan seumur hidup sekalipun. Memang sulit rasanya untuk melepas bayang-bayang masa lalu yang suram, sedih bahkan membuat hati merasa kecewa. Enggak jarang banyak yang merasakan bekas luka yang tidak bisa dihilangkan dan masih membekas di dalam hati serta pikiran.


Jangan selalu berlarut dalam bayang masa lalu. Kamu bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari peristiwa di masa lalu tersebut. Saatnya sambut masa depan yang cerah dengan cara ini!

 Jangan Selalu Menyalahkan Diri Sendiri

Walaupun di sini kamu adalah korban, jangan selalu menyalahkan dirimu atas kesalahan yang terjadi di masa lalu. Memang untuk bangkit dari keterpurukan di masa lalu tidak semudah dengan kata-kata, meski banyak dukungan dari lingkungan sekitar yang ingin membangkitkan semangat hidupmu.

Ingatlah, jadikan peristiwa kelam di masa lalu sebagai pengalaman dan pelajaran yang bisa kamu ambil untuk tidak melakukannya di kemudian hari. Dengan begitu, kamu akan semakin tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan tangguh. Bukan untuk selalu menyalahkan keadaan atau bahkan membuat dirimu semakin menderita dari masa lalu.

Hilangkan Pikiran Negatif yang Membelenggu Dirimu

Salah satu cara untuk bangkit menjadi pribadi yang baru adalah dengan berdamai dengan diri sendiri dan menghilangkan segala pikiran negatif yang masih membelenggu dirimu. Pikiran negatif justru akan membuat dirimu  semakin buruk, bahkan menimbulkan prasangka-prasangka buruk di luar nalar. Hal itu bisa membahayakan dirimu sekaligus membuatmu tak ingin maju.

Mulai saat ini, alihkan pikiran burukmu untuk mengarah ke hal-hal positif yang bisa membuatmu menjadi pribadi yang produktif. Dengan begitu, kamu pun perlahan akan bisa lepas dari bayang-bayang buruk dan pikiran negatif yang menghampirimu.

 Berhenti Mengenang Masa Lalu

Masa lalu tak selamanya indah untuk dikenang. Maka dari itu, jangan selalu bersedih dan mengungkit-ungkit masa lalu. Hal itu justru bisa membuat dirimu semakin down dan gagal move on. Berikan dirimu ketenangan untuk kembali meng upgrade perasaan bahagia dan bangkit dari masa kelam dan menariknya dari ingatan.

Perluas Pandangan Mengenai Kehidupan

Hidup hanya satu kali, jangan sakiti dirimu bahkan membuang banyak waktumu untuk bersedih dan bersesal hati. Hidup tidak sesempit yang dirimu bayangkan, kamu juga masih memiliki masa depan yang cemerlang. Banyak orang gagal berkali-kali, namun ia berani bangkit kembali hingga akhirnya sukses. Hidup akan terus berproses dan berputar, kamu bukan hidup di masa lalu. Sudah saatnya untuk bangkit dan gapai kembali impianmu untuk mewujudkan masa depan yang lebih indah. Karena dirimu layak bahagia!


Kembali ke reportase...  Minggu, 13 Oktober 2024 selain ada Turney Mingguan Sparta, berbarengan juga dengan kedatangan PB NEW PURNAMA dari Tangsel. Yang bertujuan untuk bersilaturahmi dan melakukan friendly match dengan kaum wanita Sparta alias Sparta Ladies (yang jumlahnya tidak seberapa sehingga mengerahkan bala bantuan dari luar). 

Tamu yang ga bisa diatur dan suka-suka sendiri membuat admin jengah dan malas membahasnya di reportase. Ini bukan masalah tentang kekalahan tapi tentang malas berurusan dengan orang-orang yang tidak tau etika. Sampai terlontar kalimat dari admin ke mereka: "Ribet, berurusan dengan emak-emak mah". Sebagai ras terkuat di bumi yang maunya hanya dimengerti tapi, tapi ga menghormati/menghargai tuan rumah.  Mereka tidak mau main lagi padahal team dari tuan rumah masih ada partai yang belum dimainkan. Admin jadi ga enak sama Gina yang sudah datang jauh-jauh dari Cililin yang sudah siap masuk ke lapangan tapi ga jadi main. Partai yang menangnya mereka posting di story tapi partai yang kalahnya tidak mereka posting. 

Admin disini hanya mau posting beberapa foto dokumentasi aja;

Flyer Friendly Match

Foto bersama

Foto bersama

Beralih ke reportase Turnamen mingguan Sparta... Tak disangka yang berpartisipasi di Turnamen Mingguan Sparta kali ini bisa mencapai 20 orang. Karena sampai pagi di hari H yang konfirmasi masih beberapa gelintir orang saja. Admin tadinya mengira: Mungkin para Spartan males datang karena terlalu ramai berbarengan dengan acara Friendly match cewek-cewek. Kalau saja admin tau Tamu akan pulang cepat sekitar jam 14an. Mungkin admin bisa menawarkan para ladies lain untuk ikut berpartisipas di Turnaey Mingguan Sparta. 

Sekalipun Turney dimulai lumayan molor,  karena banyak yang datangnya telat juga, tapi bersyukur bisa berjalan dengan lancar dan hanya butuh overtine 1,5 jam saja.

Dari 10 pasang yang terundi, admin memprediksi beberapa pasangan  unggulanyang akan lolos ke babak berikutnya. beberapa diantaranya adalah: Apin dan Fani, Wahid dan Atep, lalu ada Fathur dan Iqbal (sebelumnya Fathur berpasangan dengan Imam, tapi Imam mengundurkan diri karena harus pulang cepat, istrinya sakit).

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal;

Grup A, Juara grup: Apin dan Fani, runner up grup: Stefanus dan Chandra

Grup B, Juara grup: Wahid dan Atep, runner up grup: Fathur dan Iqbal

Drawing babak semifinal menghasilkan pertemuan ulang sesana pesaing grup. Dan pertemuan sesama pesaing grup,dua-duanya kembali dimenangkan oleh para juara grup. Pada bagan atas Apin dan Fani menang telak 42-19 atas lawannya, Stefanus dan Chandra. Sementara pada bagan bawah, terjadi pertarungan super ketat.  Wahid dan Atep akhirnya melangkah ke babak final setelah unggul  42-38 atas Fathur dan Iqbal.

Babak final mempertemuakan kedua juara grup, dari grup A dan grup B.  Set pertama dibuka dengan dengan pertandingan yang sangat seimbang. Sempat terjadi saling susul menyusul dan menyamakan skor. namun itu tak berlangsung lama. Setelah terjadi angka kembar 8-8, perolehan poin Apin dan Fani langsung melesat secara sangat cepat. Bahkan Wahid dan Atep tak diberi kesempatan menambah pundi-pundi poin lagi.  Hingga set pertama ditutup dengan skor meyakinkan 21-8 untuk keunggulan sementara Apin dan Fani.

Pada awal set ke-2, nampak belum ada perubahan sigifikan dari pasangan Wahid dan Atep. Faktor kelelahan juga membuat pergerakan mereka lebih lambat dan seperti kehilangan fokus. Pada pertengahan set ke-2 ada perubahan strategi dari Wahid dan Atep. Mereka sempat menambah 16 poin, tapi tak cukup untuk menyusul perolehan poin lawannya, yang sudah terlalu jauh. Kemenangan hari ini  menjadi milik Apin dan Fani. Mereka menutup babak final dengan skor sangat meyakinkan 42-24.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 6 Oktober 2024;

Juara 1 Apin dan Fani 

Juara 2  Wahid dan Atep

Juara 3  Stefanus dan Chandra /  Fathur dan Iqbal

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-36 tahun 2024;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

 "Jangan biarkan bayang-bayang masa lalumu menggelapkan ambang pintu masa depanmu. Maafkan dan lupakan." Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  





Senin, 23 September 2024

Reportase Turnamen Bulutangkis Beregu Sparta Sauyunan, 22 September 2024

"Talent wins games, but teamwork and intelligence win championships."

Michael Jordan


Turnamen Bulutangkis Beregu Sparta Sauyunan kembali dbangkitkan dari tidur panjangnya...  yup setelah 3 tahun berhiatus, akhirnya Turnamen Sparta Sauyunan 2024 behasil juga digelar. Sebenarnya di Sparta ada beberapa Turnamen beregu dengan masing-masing thema khusus.  Biasanya di Sparta dalam setahun digelar 2 turnamen beregu.


Banyak cerita lucu, menjengkelkan, membuat semangat, membuat drop, kejutan manis dll seolah-olah mengombang-ambing perasaan admin dalam mempersiapkan Tourney beregu kali ini. Layaknya naik roller coaster yang naik, turun dan kadang menghempaskan.

7 orang yang mundur menjelang hari-hari terakhir pendaftaran ditutup. Tentu membuat admin harus berpikir keras mencari gantinya. Bahkan di hari H masih saja ada yang cancel dadakan. Mungkin diantara kalian tidak menyadari kalo mundurnya sekian orang secara dadakan membuat apa yang sudah disusun jadi berantakan. Misalnya masalah leveling, harus dibongkar berkali-kali. Makanya Turney kali ini pengundiannya terpaksa harus dilakukan pada hari H. Yang tentu saja membuat jadwal Turney menjadi molor lor lor lor. Tapi tak apa, toh pada akhirnya bisa berjalan sesuai rencana.

Trophy Juara 1 Sparta Sauyunan

Trophy Runner up Sparta Sauyunan

Ada celetukkan seorang panitia yang mengatakan: "Kita belum siap bikin turnamen macam gini?". Jawaban saya: BIG NO!!! Kita bisa kok, buktinya dalam 7 tahun berpuluh-puluh turnamen bisa sukses kita gelar.  2 Turnamen yang  skalanya lebih besar pun pernah berhasil kita eksekusi. Apalagi ini cuma Turnamen mini.



Dibalik ada cerita menyesakkan dada, tetiba datang kabar menggembirakan. Ada seseorang yang bilang bahwa dia akan menyediakan hadiah Turney beregu kali ini sebesar Rp 1.200,000,-, tapi meminta agar uang pendaftaran digratiskan. Big Thanks for a good guy, yang namanya tidak mau diekspose. Berkah selalu, ya.

Sparta selalu membuat Turney dengan thema unik. Dan untuk Turnamen Sparta Sauyunan mengambil thema wayang golek.  Kata Sauyunan sendiri artinya rukun, satu pendapat, satu aliran atau satu paham. Sesuai thema Sauyunan ini, membuat Sparta makin kompak, bersatu dan kuat.

Drawing Turnamen Sparta Sauyunan membagi para peserta ke dalam 2 Grup. Grup Satria dan Grup Ponggawa. Grup Satria terdiri dari 4 team: Arjuna, Abimanyu, Sadewa dan Sumantri. Sementara Grup Ponggawa berisi 3 team: Bima, Gatotkaca dan Baladewa.

GRUP SATRIA

ARJUNA
Dumai, Caca, Hamdi, Dena MZ, Hizkia Ken, Tio

ABIMANYU
Imam, Odod, Faisal, Nida, Stefanus, Fatur

SADEWA
Stephen, Ahmad, Rama Putra, Desta G, Desta F, Azka
( Azka tidak ada difoto sudah pulang)

SUMANTRI
Fathur, Redy, Firhan, Alwi Razaq, Safiq

GRUP PONGGAWA

BIMA
Agun, Rinal, Ii, Rizaldi, Apin, Rama Dhany

GATOTKACA
Rigel, Wahid, Zalfa, Peter, Chandra, Mufid

BALADEWA
Yudi, Atep, Nisa, Farel, Gipan, Fachri

Pertandingan langsung terasa bergejolak dan menghangat. Terdengan banyak teriakan meluapkan emosi unutk menyemangati diri sendiri maupun kelompoknya.

Untuk Turnamen beregu sangat sulit untuk memprediksikan team mana yang akan menjadi juara. Karena setiap anggota mempunyai andil untuk menyumbang kemenangan maupun kekalahan. Malah penyumbang poin biasanya datang dari pemain-pemain grade 2 dan 3.

Grup Satria menyelesaikan semua pertandingan dengan lancar dan menghasilkan juara dan runner up grup tanpa drama. Sementara pada grup Ponggawa karena sangking ketatnya persaingan harus melalui penghitungan selisih poin. Karena tetiga team semuanya mengantongi 1 kali kalah dan 1 kali menang, dengan angka kemenangan 2-1 dan kekalahan 1-2.  Pada akhirnya team Baladewa harus legowo tersingkir padahal memiliki seleisih poin yang sama dengan team Bima, yaitu -3. Karena penyelesaian akhirnya harus dituntaskan dengan melihat head to head diantara 2 team ini. Fatoni sampai beberapa kali melakukan koreksi perhitungan selisih poin. Sampai dikerubungi 12 orang he he he...

 Di bawah ini adalah  4 Team yang berhasil maju ke babak semifinal. 

Grup SATRIA, Juara grup: Arjuna, runner up grup: Abimanyu

Grup PONGGAWA, Juara grup: Gatotkaca, runner up grup: Bima

Sesuai kesepakan dari awal, Pertemuan para semifinalis dilakukan secara menyilang. Untuk menjaga fairplay sebelum semifinal berlangsung, dilakukan pegundian urutan yang akan bertanding. Team Arjuna berhasil menang 2-0 atas Team Bima. Dumai/Tio menangn 30-27 dari Rizaldi/Rinal. Yang disusul  oleh kemenangan pasangan  ganda campuran Hamdi/Caca atas lawannya Agun/Ii dengan skor 30-13. Jadi satu partai terakhir tidak perlu dimainkan.

Hal yang berbeda terjadi pada bagan bawah. Pertarungan yang super ketat harus dilalui oleh ke 6 pasangan kedua team. Team Gatotkaca membuka kemenangan 30-29 yang dibuat oleh Wahid/Peter atas lawannya Stefanus/Imam dari team Abimanyu. Pada laga ke-2 Team Abimanyu berhasil menyamakan kedudukan melalui pasangan ganda campuran Odod/ Nida ,setelah mengalahkan Chandra/Zalfa dengan skor 30-27. Dan partai terakhir jadi partai hidup dan mati buat kedua semifinalis. Pertandingan berlangsung sangat seru dan menegangkan. Akhirnya Faisal/Fatur berhasil memenangkan pertandingan  atas Mufid/Rigel, dengan skor tipis 30-28. Kemenangan mereka sekaligus memastikan langkah mereka untuk melaju ke final Sparta Sauyunan 2024.

Dari hasil undian untuk babak final, mentakdirkan pertandingan dilakukan secara berurutan dari MD1 MD2 dan XD.  Faisal/Fatur di laga final berhasil membekuk  Dena ZM/Hizkia Ken dengan 30-21. hasil pertandingan ini membuat Team Abimanyu unggul 1-0 atas lawannya.

Pertandingan ke-dua antara Dumai/Tio dari team Arjuna versus Stefanus/Imam dari team Abimanyu. Berlangsung sangat seru dan menegangkan. Diramaikan oleh hingar-bingar teriakan, tepuk tangan dan pukulan botol air mineral dari para supporter yang mendukung teamnya masing-masing.  Jatuh bangun untuk mengejar dan menyelamatkan bola diperlihatkan oleh kedua finalis ini. Pertandingan bukan lagi adu skill dan tekhnik tapi lebih dominan ke mental bertanding. dan kali ini rupanya  Stefanus/Imam lebih siap dan lebih beruntung. Tak mengherankan bila kemenangan bisa mereka raih.. Stefanus/Imam menang tipis 30-28 atas  Dumai/Tio.

Dengan kemenangan langsung 2-0 dari Team Abimanyu, maka partai ke-3 tidak perlu dimainkan. Kemenangan ini sekaligus merupakan partai balas dendam, dimana pada fase penyisihan grup Team Abimanyu kalah 1-2 dari Team Arjuna.  Selamat kepada Team Abimanyu, yang sudah berhasil menjadi Juara Turnamen Bulutangkis Beregu Sparta Sauyunan 2024. 

Inilah Team yang berhasil menjadi Juara Sparta Sauyunan 2024. Minggu, 22 September 2024;

Juara 1 ABIMANYU 

(Faisal, Fatur, Imam, Stefanus, Odod, Nida)

Juara 2 ARJUNA

(Dena ZM, Hizkia Ken, Dumai, Tio, Hamdi, Caca

Juara 1: Abimanyu

Juara 1: Abimanyu

Runner up: Arjuna

Runner up: Arjuna

Runner Up: Arjuna


Foto Para Juara



Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen SPARTA SAUYUNAN 2024;

FASE PENYISIHAN GRUP SATRIA






FASE PENYISIHAN GRUP PONGGAWA




Standings Of Sparta Sauyunan 2024

SEMIFINAL


FINAL


Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sebagai catatan: Turnamen Beregu Sparta Sauyunan, memberikan poin tertinggi, karena merupakan turnamen grade 1 (sama dengan poin Thomas Cup, Uber Cup, Piala Sudirman).  Berikut rinciannya; Juara 13.000 poin, Runner up 11.000, Semifinalis  9.200, Penyisihan grup 5200.

Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...