Powered By Blogger

Jumat, 06 Desember 2019

Profile TOP 16 Sparta 2019

TOP 16 Sparta Tour Finals 2019 masih didominasi wajah-wajah lama. Spartan yang tahun lalu menjadi TOP 16 dan bahkan menjadi juara SPARTA TOUR FINALS 2018, tapi di tahun ini tidak masuk jajaran TOP 16 adalah  adalah Ariq, Ramdan, Willy, Hasan dan Adi Putra.
Sementara wajah-wajah baru yang muncul di TOP 16 adalah: Anton, Alex, Iyan, Eko dan Rudi.
Profile Spartan kali ini sengaja dibuat dalam versi karikatur, supaya nuansanya beda.



Inilah dia profile 16 orang Spartan yang berhak melaju ke SPARTA TOUR FINALS 2019

Redy
REDY NUR AUDIENA atau lebih akrab dipanggil Redy atau Rere, adalah Spartan yang paling bersinar tahun ini. Dia berhasil memuncaki ranking Sparta, sekaligus sebagai peroleh medali terbanyak.
Tubuhnya yang kecil mungil dengan TB/BB 165Cm/55Kg membuat pergerakkannya sangat lincah bila sudah berada di lapangan. Pemuda berdarah Sunda ini membuktikan bahwa untuk menjadi sosok pemain terbaik tidak selalu harus memiliki postur yang tinggi dan atletis.
Anak sulung berbintang taurus ini, mempunyai defence yang kuat, serta pukulan drive berkecepatan tinggi dengan akurasi sangat baik dalam mengcounter shuttlecock lawan-lawannya.
Karakternya yang moody dan ambisinya yang tinggi menjadi kekuatan sekaligus kelemahan dirinya. Keceriaan dan semangat bertandingnya bisa tiba-tiba berubah total 360° bila dia down karena keinginannya tidak tercapai. Sifatnya yang rendah hati, ceria, supel dan solider dalam bergaul, tentu saja membuat dia menjadi salah satu sosok yang paling menyenangkan teman-temannya di Sparta.
Mampukah Redy melengkapi prestasinya dengan menjadi jawara SPARTA TOUR FINALS 2019? Nantikan hasilnya di tanggal 15 Desember 2019

Roganda
ROGANDA TAMBUNAN alias Ojan adalah seorang mahasiswa kelahiran Nassau, Sumatera utara 22 tahun lalu. Orang Batak biasanya gaya bicaranya keras, lugas dan tegas, namun Ojan mungkin adalah pengecualiannya. Karena dia tipe orangnya halus dan humble.
Semangat yang tinggi dan rajin berlatih membuat kepiawaiannya memainkan olahraga bulu angsa ini melesat dengan cepat. Tak heran bila tahun lalu pemuda dengan TB/BB 168Cm/55Kg ini mendapat gelar sebagai 'Pemain Paling Berkembang' di Sparta.
Permainan rally panjang adalah salah satu keahliannya. Secara teknis mungkin tidak terlalu istimewa tapi setiap pukulan dan pergerakannya di lapangan sangat efektif. Bola meluncur kemana pun hampir selalu mampu dia jangkau. Soal stamina tak perlu diragukan lagi, karena dia adalah salah satu Spartan yang ga ada capeknya.
Pemuda bershio kerbau ini adalah salah satu pemain versatile di Sparta, karena dia bisa berpasangan dengan tipe pemain apapun.
Cidera pergelangan tangan yang sempat dialaminya, sempat membuat permainannya menurun. Tapi setelah pulih, dia kembali merajai perang rally di lapangan.
Tahun lalu langkahnya terhenti di babak semifinal. Apakah tahun ini dia mampu mencatatkan namanya sebagai kampiun SPARTA TOUR FINALS? We'll see....

Fatoni
MUHAMMAD FATONI atau lebih dikenal dengan nama Fatoni, adalah salah satu Spartan berdarah Jawa, kelahiran Kota Malang.
Kelihaiannya memainkan bola- bola cantik sangat mumpuni. Akurasi pukulan-pukulan silang, dropshot dan permainan didepan net-nya tak perlu diragukan lagi. Sekalipun tidak memiliki smash menggelegar, tapi pria dengan TB/BB 169Cm/70Kg ini adalah salah satu pemain yang 'berbahaya', karena bola-bola olahannya membuat 'benci' lawan-lawannya. Tak heran bila pria berzodiak Capricorn ini menjadi salah satu play maker terbaik di Sparta.
Rankingnya tak pernah surut dari TOP 3, jadi bukan sesuatu yang mengherankan bila nanti dia mampu meraih salah satu gelar bergengsi di SPARTA TOUR FINALS tahun ini. Can't wait.


Andre
ANDREW atau lebih akrab dipanggil ANDRE, adalah salah satu nama penting di Sparta. Memiliki komunikasi dan relasi yang bagus membuat dia sangat pandai merekrut anggota baru Sparta.
Pria kelahiran Semarang dan besar di Kota Gudeg, Yogyakarta ini adalah runner up di SPARTA TOUR FINALS 2018.
Memiliki power, stamina, kemampuan menganalisa lawan dan semangat juang tinggi adalah modal dirinya meraih beberapa gelar kejuaraan di Sparta.
Serangan bertubi-tubi dan tak pernah menyia-nyiakan kesempatan untuk mematikan bola lawan dengan smash-smash kencang merupakan karakter dia di lapangan. Itulah ciri khasnya sebagai pemain offensif.
Andre adalah Spartan yang ekstrovert dan sangat ekspresif. Apapun suasana hatinya akan terlihat langsung di ekspresi wajahnya. Selayaknya sebagai orang berzodiak Aries, dia memiliki sifat: Agresif, Energik, Impulsif, Berjiwa Pemimpin, Tidak Sabaran, sedikit Egois, dan Cepat Emosi.
Ketegasannya mampu menjadi penyeimbang dalam menertibkan rekan-rekan juniornya di Sparta.
Akankah pria pencinta kuliner dengan TB/BB 173Cm/72Kg ini mampu mempertahankan gelarmya di tahun lalu? atau malah mampu mengupgrade-nya menjadi juara? Kita lihat saja nanti.
Rama
DHANY RAMADHAN alias RAMA, adalah sosok flamboyan di Sparta. Ketenangan, pikiran dewasa dan sifat bijaknya kerap kali mampu meredam dan menyejukkan suasana.
Pria kelahiran Kota Tahu, Sumedang ini sangat piawai memainkan bola-bola cantik didepan net. Sentuhan-sentuhan halusnya mampu menciptakan bola-bola bergulir tipis menyilang didepan net, jauh dari jangkauan lawan. Senjata lain miliknya adalah placing-placing bola yang membuat lawan-lawannya harus mengeluarkan effort lebih. Smash dan defence-nya pun cukup seimbang intensitasnya.
Pria berzodiak Gemini dengan TB/BB 172Cm/63Kg ini, tahun lalu berhasil menyabet gelar sebagai Semifinalis di SPARTA TOUR FINALS 2018. Kesempatan untuk dapat berjaya di SPARTA TOUR FINALS tahun ini nampaknya bukan sesuatu yang mustahil baginya. Agree?

Rinal
RINALDI SANJAYA adalah member Sparta yang progres permainannya sangat signifikan. Dua tahun lalu di PB sebelumnya dia masih berada dijajaran pemain level bawah. Tapi di Sparta dia bertransformasi menjadi salah satu pemain yang bisa diandalkan. Tak heran bila tahun lalu dia mendapatkan gelar 'pemain muda berbakat'.
Kelebihan pemuda dengan TB/BB 173Cm/65Kg ini, adalah keagresivannya di lapangan. Potongan-potongan bola depannya sangat berbahaya. Kemampuan mengcover area lapangan juga cukup mumpuni. Dia tak segan-segan untuk berjibaku jatuh bangun mengejar si bulu angsa. Apalagi didukung dengan usianya yang masih belia, stamina yang bagus dan kecepatan langkahnya sangat mendukung performa dia di lapangan.
Berzodiak Cancer dan bershio Kelinci dengan elemen tanah menjadikan Rinal mempunyai sifat introvert, sederhana, dan idealis, tapi memiliki integritas tinggi.
Sanggupkah dia meraih gelar terbaik di SPARTA TOUR FINALS tahun ini? Who knows?

Peter

PETER atau anak-anak Sparta lebih akrab memanggilnya Koko, merupakan Motor, konseptor, organisator dan koordinator Sparta. Dia adalah pemain paling senior di Sparta. Rentang usia yang terpaut cukup jauh dengan member lainnya, tak menjadi kendala berarti baginya dalam menjalin keakraban dengan para Spartan. Dia sanggup menjadi sosok sahabat, kakak, sekaligus ayah buat member Sparta.
Pria berzodiak Cancer ini adalah sosok yang enak untuk diajak bicara atau curhat. Seringkali dia harus mengeluarkan sikap dan keputusan-keputusan bijak dalam menyelesaikan problematika di Sparta. Dalam menegur kesalahan seseorang, dia lebih suka melakukannya secara personal dan tidak mempermalukannya didepan orang banyak.
Rutinitas olahraga yang sudah dijalaninya sejak masih muda, membuat stamina dan pergerakannya masih terjaga. Permainan bola-bola dropshot dan netting-netting cantik adalah jurus andalannya. Sesekali smash keras dan mematikan masih sanggup dia lontarkan. Service, return service, chopped dan kontra smash masih menjadi formula andalannya untuk mendulang poin. Asalkan berpasangan dengan pemain yang tepat dan bisa ngeblend, dia masih sanggup bersaing dengan pemain-pemain lainnya.
Mampukah dia bersaing dan memberi kejut nyata di SPARTA TOUR FINALS kali ini? Kita nantikan bersama.

Eko
 EKO PRIYANTORO alias Markis Kido-nya Sparta. Lahir di Kota Mendoan, Banyumas Jawa Tengah. Pemilik sifat ramah dan humble ini merupakan salah satu pemain senior di Sparta.
Pria bershio Kuda ini lebih menyukai jersey tanpa lengan alias lekbong saat berlaga di lapangan.
Posturnya yang tidak tinggi dengan TB/BB 156Cm/60Kg tak menghalanginya bergerak aktif saat memainkan si bulu angsa. Pria berbintang Aqurius ini memiliki defence yang sangat baik, bahkan cukup alot untuk ditembus lawan-lawannya. Sekalipun tahun ini dia belum mampu meraih medali emas, Tapi dia sudah mengantongi 1 medali perak dan 11 medali perunggu.
Akankah dia menjadi 'Kuda Hitam' di arena SPARTA TOUR FINALS 2019, sesuai dengam shio-nya?
Anton
ANTON KURNIAWAN adalah seorang Papa muda. Di usianya yang baru menginjak 24 tahun sudah memiliki anak batita.
Masih berstatus sebagai mahasiswa sekaligus sebagai karyawan sebuah perusahaan finance tak menghalangi aktivitasnya sebagai badminton lover.
Pria bershio babi dan berzodiak taurus ini memliliki sifat terbuka dan mudah bergaul.
Bila sudah berada di lapangan, smash-smash tajam dan bertubi-tubi jadi andalannya. Dia tipikal pemain yang tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan. Setiap kali bola naik atau diangkat lawan, pasti dia hajar. Kemampuannya untuk bertahan menerima gempuran serangan lawan juga cukup baik.
Postur tubuhnya yang slim dengan TB/BB 172Cn/58Kg sangat mendukungnya untuk bisa bergerak aktif dan cepat dalam mengcover lapangan.
Tahun lalu pria berkacamata ini belum masuk di jajaran TOP 16. Tapi tahun ini nampaknya dia bisa jadi salah satu pemain yang punya kans meraih salah satu gelar di SPARTA TOUR FINALS 2019. Sanggupkah dia mewujudkannya?


Alex
ALEX HARDIAN SAPUTRA atau lebih akrab dipanggil Alex. Dia adalah salah satu dari sedikit Spartan yang berkarakter tenang. Dia juga salah satu (dari sedikit pake banget) Spartan yang selalu datang On Time, bahkan seringkali dia datang lebih awal dari yang lain.
Dengan badan kekarnya dia mampu mendeliver smash cukup keras dan terarah ke area lapang lawan-lawannya. Dia juga memiliki keahlian menempatkan bola-bola tak terduga, yang kadang bisa membuat lawan-lawannya hanya bisa bengong melihat bola meluncur menyentuh lantai di area permainannya.
Pria bershio Monyet logam ini baru bergabung pertengahan tahun 2018, hingga dia belum berkesempatan masuk TOP 16 pada tahun lalu.
Perolehan medali pria begolongan darah O ini, di tahun 2019 cukup baik. Beberapa medali emas pun sudah dikantonginya.
Akankah tahun ini menjadi tahun kesuksesan pria kelahiran pulau Bangka, di laga SPARTA TOUR FINALS 2019? Mari kita nantikan hasilnya.
Ari
ARI ADRIMANYU adalah seorang ayah yang baru 5 bulan dikaruniai seorang bayi perempuan mungil.
Pria kelahiran Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta ini, adalah termasuk pemain yang 'cerdas'. Dia dapat dengan mudah menganalisa permainan lawan serta mampu merubah strategi dan pola permainan dalam waktu singkat pula untuk men-treat lawan-lawannya.
Pria berahio Naga ini termasuk pemain yang bisa menjadi playmaker maupun menjadi eksekutor. Dia kerapkali mampu mematikan bola-bola lawan tidak dengan menggunakan 'kekerasan', tapi cukup dengan menempatkan bola di area yang tepat.
Tahun lalu dia berhasil menjadi semifinalis di SPARTA TOUR FINALS 2018. Akankah pria berbintang Pisces ini mampu meraih salah satu gelar bergengsi di SPARTA TOUR FINALS tahun ini? Wait and see...

Iwan
IWAN adalah salah satu pioneer Sparta. Dia tahu betul bagaimana Sparta dirintis sampai formatnya menjadi seperti sekarang.
Pria Sunda bersuara merdu yang bernaung dibawah zodiak gemini dan memiliki shio Babi dengen elemen dasar air ini, memiliki sifat menyenangkan sehingga memiliki banyak sahabat. Dia juga tipe family man yang sangat mencintai keluarganya (terutama kedua orangtuanya).
Penyuka warna hitam ini lebih dahulu menggeluti olahraga bola volly sebelum menjadi BL, sehingga dia memiliki jumping smash yang menukik, tajam dan keras. Buat pemilik postur 176Cm/76Kg ini, gemuruh tepuk tangan dan riuhnya sorakan dari penonton bisa menjadi pendongkrak semangat serta rasa percaya dirinya bergelora di lapangan.
Penggila ramen ini beberapa kali naik podium sebagai juara di turnamen premier Sparta.
Setelah tahun lalu rontok di round 1 SPARTA TOUR FINALS, akankah tahun ini dia mampu meraih hasil terbaik? Nothing is impossible.
Iyan
Kalau menyebut nama MUHAMMAD ALFIANSYAH KAUTSAR, di Sparta mungkin tidak akan ada yang tahu. Tapi kalau memdengar nama IYAN pasti semua tahu siapa dia.
Pemuda pemilik aksen Sunda yang sangat kental ini sangat menggemari matematika.
Lahir dan besar di Bandung, pria berzodiak Libra dan bershio Kambing logam ini, memiliki karakter yang polos, tenang dan sabar.
Sejak bergabung dengan Sparta pada Bulan Maret 2019, dia langsung melesat dan kini mampu bertengger di jajaran TOP 16.
Saat di lapangan dia adalah seorang playmaker sejati. Dia mampu menghasilkan bola-bola cantik yang 'menyesakkan dada' lawan-lawan mainnya. Pukulan-pukulan variatif yang merubah tempo permainan adalah jurus andalannya.
SPARTA TOUR FINALS 2019 adalah laga perdananya. Dapatkah dia mencapai hasil terbaik? Hanya sang waktu yang tahu jawabannya.

Olsen
GIBREL OLSEN ALLO LEMBANG adalah Putera Tana Toraja, kelahiran Rantepao 24 tahun lalu. Dia sedang dalam proses akhir menyelesaikan pendidikannya di Universitas Widyatama.
Pria berzodiak Sagitarius ini aktif dalam pelayanan gereja sebagai guru sekolah minggu dan anggota paduan suara.
Don't judge a book by it's cover, mungkin peribahasa yang tepat untuk menggambarkan dirinya. Jangan menyepelekan posturnya yang kurus dan pembawaannya yang 'lembut'. Karena dia memiliki stamina yang bagus dan menggemari permainan rally-rally panjang. Memainkan bola-bola lob yang tinggi dan dalam, serta defence yang rapat adalah senjata andalannya di lapangan. 
Pemuda berkacamata dan bershio Babi kayu ini pernah meraih juara di beberapa turnamen utama Sparta tahun ini. 
Di SPARTA TOUR FINALS tahun lalu dia belum dapat meraih hasil maksimal, karena langkahnya terhenti di babak penyisihan grup. 
Bisakah dia unjuk gigi di SPARTA TOUR FINALS 2019? Selalu ada kesempatan buat orang yang mau berjuang.


Rudi
RUDI KUNAEDI lahir di Sumedang 20 tahun lalu. Cowok berzodiak Sagitarius ini pribadinya kalem dan murah senyum.
Postur badannya kecil tapi memiliki otot kaki yang kuat, sehingga saat berada di lapangan mampu bergerak dengan lincah dan cepat. Pemilik TB/BB 166Cm/55Kg ini punya power yang kuat sehingga pukulan-pukulannya sangat bertenaga dan smash-smashnya cukup keras. Agresivitasnya di lapangan menunjukkan kalau dia adalah pemain offensif sejati. Pemuda bershio Kelinci tanah ini, pantang menyia-nyiakan kesempatan. Setiap bola matang pasti akan dia habisi dengan smash bertubi-tubi.
Selama tahun 2019 ini dia menunjukkan progress yang sangat bagus. Hal itu terlihat dari peningkatan yang sangat signifikan dari teknik bermainnya dan raihan beberapa gelar juara yang diraihnya.
Bagaimana penampilan dia di SPARTA TOUR FINALS 2019? Sanggupkah dia meraih trophy palinglg bergengsi di Sparta ini? Datang dan tonton langsung hasilnya.

Reza
M. REZA SUKMANA adalah Spartan termuda di jajaran TOP 16 tahun ini. Tahun lalu dia berhasil membawa pulang trophy juara ke-3 di SPARTA TOUR FINALS 2018.
Lahir di Tasikmalaya pada tahun 2000, membuat dirinya memiliki shio Naga Emas (pada tahun 2000 banyak orangtua yang sangat mendambakan anaknya lahir di tahun Naga Emas). Shio naga adalah shio utama menurut kepercayaan orang Chinese. Sedangkan elemen logam emas yang hanya muncul 60 tahun sekali itu adalah elemen utama dari semua elemen yang ada. Sempurna!!
Cowok berzodiak Scorpio ini bergabung ke Sparta waktu dia masih duduk di bangku kelas 2 SMK tahun 2017. Dia juga merupakan squad atlit bulutangkis di kampusnya, UNIKOM.
Pergerakan dan pukulan-pukulan pemilik TB/BB 173Cm/48Kg ini sangat efektif. Dia tipikal pemain all around yang bisa ditempatkan dimana saja, karena dia memiliki pukulan yang lengkap dan seimbang antara menyerang, bertahan dan mengatur ritme permainan.
Apakah tahun ini dia bisa naik podium sebagai salah satu juara SPARTA TOUR FINALS 2019? Yuk kita pantengin hasilnya bersama-sama.

Siapakah yang akan menjadi BEST OF THE BEST tahun ini? Kita akan tahu jawabannya Minggu, 15 Desember 2019.  Let's check it out!!


Kamis, 05 Desember 2019

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 1 Desember 2019

"Coming together is a beginning. Keeping together is progress. Working together is success."

Henry Ford


Ada sebuah cerita tentang beberapa anggota tubuh yang hidup didalam diri seorang manusia. Mereka adalah Wajah, Tangan, Kaki, serta Perut. Keempatnya hidup rukun, sampai suatu hari timbul perselisihan di antara mereka. Masing-masing saling menonjolkan diri, menganggap diri mereka paling penting.

Pertama kali Kaki berbicara, "Teman-teman, akulah yang paling penting diantara kalian. Coba bayangkan tanpa aku, manusia  bakal tidak bisa ke mana-mana."
Sahut Tangan, "Ah Kaki, manusia tanpa tangan tidak akan bisa bekerja. Memang benar tanpa Kaki manusia tidak bisa kemana-mana, tetapi itu tidak penting. Tapi yang terpenting bagi manusia adalah bekerja, setelah bekerja baru dapat makan. Jadi manusia harus bekerja dan itu yang terpenting. Dan hanya Tangan yang bisa bekerja untuk mencarikan nafkah manusia."

Wajahpun menyungging senyum mendengar penuturan Kaki dan Tangan. Terbayang rasa congkak pada dirinya, lalu mencetuslah ia "Kalian sama sekali tidak penting dibanding dengan aku. Tahu nggak kalian, manusia itu dihargai karena apa? Karna wajahnya. Wajah yang tampan dan cantik membuat  manusia dikagumi. Selain itu aku memiliki panca indra, yaitu Mata, Telinga, Hidung, Lidah, serta Mulut. Nah, jelas-jelas aku yang paling hebat dan paling penting!"

Perut, yang tadi diam saja, ikut-ikutan bicara, "Kuakui Kaki lebih kuat daripadaku. Tangan lebih pintar. Wajah lebih cakep. Tetapi sebenarnya akulah paling penting. Tanpa aku, kalian semua akan tewas!"

Mendengar celoteh Perut, anggota tubuh lainnya menjadi marah. Mereka sebaliknya menganggap Perut bagian tubuh yang paling malas. Coba bayangkan, pekerjaan perut sehari-hari hanya makan dan makan melulu. Tapi kalau kami : Kaki membawa tubuh ke tempat mencari nafkah. Tangan bekerja mencari uang. Wajah selalu menunjukkan raut muka manis agar disenangi namun semua hasil jerih payah itu dimakan Perut! Dasar perut tak berguna!.

Sejak kejadian itu, Kaki, Tangan, serta Wajah mulai mengabaikan Perut. Mereka tidak mau mencarikan makanan buat Perut.  "Biar Perut tahu bahwa tanpa kita ia tidak ada gunanya!" kata mereka.

Perut pun tidak menerima makanan selama berhari-hari dan Perut menjadi sangat lemah. Tetapi yang herannya bukan hanya Perut yang merasa lemah tapi ternyata anggota tubuh lainnya juga ikut menjadi lemah. Tangan serta Kaki sulit digerakkan, kaki tidak kuat untuk berjalan, sedang tangan merasa lemas nggak bisa bekerja. Wajah menjadi sering meringis karena menahan rasa lapar dan sakit. Wajah yang tadi tampan, kini menjadi penuh kerut merut. Tubuhpun menjadi lemah tak berdaya.

Kini Kaki, Tangan, serta Wajah menyadari kesalahan mereka. "Kita tidak bisa hidup tanpa Perut." kata mereka akhirnya.
Merekapun kembali hidup rukun dan saling bekerjasama, sesuai perannya masing-masing.


Kita tidak perlu bersaing dengan siapa pun, yang kita perlukan adalah bekerja sama dan bersatu dalam kolaborasi. Setiap orang memiliki keunikan dan bakat yang tidak dimiliki yang lain. Setiap orang diciptakan Tuhan untuk berguna dalam hidup ini. Setiap orang ada untuk membangun kehidupan yang lebih baik melalui perubahan yang abadi. Satu sama lain harus mampu menghadirkan dirinya yang rendah hati dan percaya diri untuk berinteraksi dengan yang lain. Intinya, kerjasama adalah jalan hidup manusia. Tanpa orang lain kita menjadi tidak bermakna, jadilah bagian dari kolaborasi yang alami dan damai.

Kesuksesan hidup kita sangat bergantung dari kemampuan kita melayani dan bekerja sama dengan banyak pihak. Perjuangan untuk bertahan hidup bukanlah dengan persaingan, tetapi dengan kolaborasi dan kerjasama dari hati yang paling tulus. Jika kita terus-menerus memiliki perilaku bersaing dan menganggap orang lain sebagai musuh, maka lama kelamaan kita akan kelelahan sendiri dan kalah sendiri. Kemenangan ada dalam kolaborasi dan kerja sama, jadi kemampuan untuk merangkul semua bakat dan potensi terbaik adalah keharusan dalam mencapai kemenangan.

Persaingan bukanlah jalan hidup para pemenang, tetapi pilihan dari orang-orang yang kalah. Kerja sama dan kolaborasi dari integritas yang tinggi mampu mewujudkan yang terbaik dalam kehidupan manusia. Tidak ada kekuatan yang mampu mewujudkan kemenangan selain dari kolaborasi bakat dan potensi yang siap menang. Keunggulan sudah ada dalam diri setiap orang, sekarang yang diperlukan adalah kesadaran dan sifat rendah hati agar keunggulan itu dapat dikolaborasikan untuk mencapai impian tertinggi.

Hidup bukanlah tentang menang dan kalah, tetapi bagaimana kita bisa mengendalikan keegoisan kita dan meningkatkan kesadaran bahwa bersama-sama kita lebih mampu dan lebih kuat. Jika dalam kolaborasi kita berusaha dan berjuang untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, maka semua bakat dan potensi dalam kolaborasi tersebut mampu memberikan kontribusi dalam mencapai sesuatu yang terbaik. Kolaborasi tidak ingin ada yang kalah, tetapi semua merasa sebagai pemenang.

Persaingan yang terlalu serius mengakibatkan orang-orang mengabaikan etika dan keharmonisan sosial. Semua orang yang bersaing hanya memikirkan dengan cara apa pun harus mengalahkan lawan, tidak ada pikiran positif dan niat baik untuk bersaing dengan perilaku etis. Hal ini berdampak buruk terhadap integritas dalam kehidupan sosial. Pada akhirnya membahayakan kehidupan setiap orang, sebab kedamaian dan keamanan akan berkurang, dan juga keadilan menjadi sesuatu yang lebih mahal dari hasil yang didapatkan melalui kompetisi tanpa etika.

Beralih ke reportase. Turnamen mingguan edisi minggu ke-44 dibuat dengan format beregu. Dihadiri oleh 22 orang Spartan. Dibagi menjadi 6 team yang masing-masing dihuni oleh 3-4 orang. Adapun nama-nama teamnya dibuat berdasarkan nama-nama tokoh legenda dan sejarah, khususnya di pulau Jawa.
Nama-nama teamnya adalah:
1. Sangkuriang (Rama, Rudi, Abey, Fajar)
2. Joko Tingkir (Fatoni, Iyan, Agung K, Okta)\
3. Ciung Wanara (Rinal, Alex, Eko)
4. Jaka Tarub (Rere, Anton, Peter, Shandy)
5. Prabu Siliwangi (Andre, Iwan, Dena, Rizaldi)
6. Angling Dharma Roganda, Olsen, Adith)

Berhubung Hari Minggu tanggal 1 Desember di GOR ABA terjadi mati lampu, maka turnamen dilanjutkan pada Kamis malam tanggal 5 Desember 2019.
Rupanya yang berjaya dan berhasil memuncaki turnamen kali ini adalah team-team yang terdiri dari 3 orang. Juara 1 Team Angling Dharma dan Runner Up-nya team  Ciung Wanara.

Inilah nama-nama Juara kita kali ini;

Juara 1 Angling Dharma Roganda, Olsen, Adith)
Juara 2 Ciung Wanara (Rinal, Alex, Eko)
Juara 3 Sangkuriang (Rama, Rudi, Abey, Fajar)
              Prabu Siliwangi (Andre, Iwan, Dena, Rizaldi)


Juara 1 Angling Dharma Roganda, Olsen, Adith)

Juara 2 Ciung Wanara (Rinal, Alex, Eko)

Juara 3 Sangkuriang (Rama, Rudi, Abey, Fajar)

Prabu Siliwangi (Andre, Iwan, Dena, Rizaldi)

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya  dari turnamen kali ini.

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase kita kali ini. Relesae reportase kali ini diluar kebiasaan, Minggu Malam.  Kali ini menjadi Jumat pagi dikarenakan turnamen baru bisa dituntaskan Kamis malam. Semoga di lain waktu tidak terjadi lagi kendala semacam ini. Sampai jumpa.

Minggu, 24 November 2019

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 24 November 2019

Trust takes years to build, seconds to break, and forever to repair. 

Ammy Rees Andreson 


Pada zaman dahulu kala di sebuah perkampungan, hiduplah seorang anak gembala. Dia bekerja pada seorang majikan untuk menggembalakan domba milik majikannya. Setiap pagi anak itu menggiring dombanya berangkat ke padang rumput yang ada di pinggir hutan, dan setiap sore dia kembali menggiring domba-domba tersebut kembali ke kandangnya.

Sebelumnya sang majikan pernah berpesan, jika suatu saat ada segerombolan serigala yang datang dan ingin memangsa domba miliknya, anak itu di suruh berteriak meminta pertolongan pada orang-orang di kampung agar mereka mau membantu mengusir gerombolan serigala tersebut.

Pada suatu hari, anak gembala tersebut merasa bosan hingga muncul niat isengnya untuk mengerjai orang-orang kampung. Lalu anak gembala itu ingat perkataan majikannya, kemudian dia berpura-pura lari ke pinggir kampung sambil berteriak "Serigala...!! Serigala...!! Tolong, ada serigala...!!!" Mendengar teriakan anak itu, para penduduk langsung berlarian untuk membantunya, mereka membawa alat-alat yang bisa untuk digunakan untuk menghalau dan mengusir para serigala. Tapi ketika sampai di padang rumput, mereka tidak melihat ada serigala seekor pun. Mereka hanya melihat si anak gembala yang tertawa terbahak-bahak menertawakan mereka "Hahaha...lucu sekali. Kalian telah tertipu..." kata si anak gembala.

Dengan perasaan jengkel, para penduduk kemudian kembali pulang ke rumahnya masing-masing. Tapi beberapa saat kemudian, mereka mendengar lagi teriakan si anak gembala. Mereka pun langsung berlari sebagaimana yang pertama dengan niat untuk menolong. Tapi lagi-lagi mereka tidak melihat serigala, yang terlihat lagi-lagi anak gembala itu tertawa terbahak-bahak kepada mereka. Mereka kemudian kembali menggerutu sambil pulang ke rumahnya masing-masing. Tidak puas dengan itu, si anak gembala kembali melakukan hal yang sama yaitu berbohong tentang adanya serigala. Dan ketika orang-orang sudah berdatangan dan tidak menemukan adanya serigala, lagi-lagi si anak gembala itu tertawa terpingkal-pingkal merasa bahwa semua yang dilakukannya sangat lucu.
Tentu saja, hal tersebut membuat orang-orang yang datang merasa dipermainkan dan sangat jengkel dibuatnya.

Hingga tibalah waktu sore untuk anak gembala kembali membawa domba-dombanya pulang ke kandang. Tapi ketika dia mau menggiring domba-dombanya, tiba-tiba segerombolan serigala datang dan mengejar domba-dombanya untuk di mangsa. Tentu saja anak gembala itu ketakutan dan lari terbirit-birit ke pinggir kampung "Toloooong...ada serigala...!! ada serigala...!!!" teriaknya. Tapi tidak ada satu pun orang yang datang untuk membantunya. Karena dia sering berbohong, maka kini tidak ada lagi yang percaya padanya. Akhirnya, semua domba yang di gembalakannya habis di mangsa oleh kawanan serigala. Dan sekarang, anak gembala itu hanya bisa menangis menyesali perbuatannya.

Pesan moral : "Karena itu jangan pernah berbohong. Sekali kamu berbohong, maka tidak ada lagi orang yang percaya padamu meskipun kamu sedang berkata jujur"




Kepercayaan adalah hal termahal dan sangat langka untuk didapatkan. Untuk memperoleh sebuah kepercayaan dibutuhkan waktu yang sangat lama, sedangkan untuk menghilangkannya dapat dilakukan dalam sekejap. Waktu yang dibutuhkan untuk menghilangkannya bahkan lebih cepat dibandingkan pada saat kita membalikkan telapak tangan kita.

Modal utama untuk mendapatkan kepercayaan dari orang lain adalah pribadi kita sendiri. Tentunya pribadi kita haruslah pribadi yang baik, bukan pribadi yang jahat dan penuh dengan kelicikan. Bagi sebagian orang menjadi pribadi yang licik akan memudahkan mereka untuk mendapatkan banyak hal yang mereka inginkan. Sayangnya, hal tersebut tidak akan bertahan lama. Jika kita menjadi orang baik, hal-hal yang telah kita dapatkan biasanya lebih bertahan lama. Selain itu, kebaikan kita juga akan sangat memudahkan kita untuk mendapatkan kepercayaan dari orang lain.
Kepercayaan berawal dari adanya komunikasi di antara dua belah pihak atau beberapa pihak. Komunikasi yang terjalin tentunya komunikasi yang baik dan membangun. Lambat laun komunikasi tersebut akan membuahkan kepercayaan satu sama lain. Jika kepercayaan sudah tercipta, jagalah kepercayaan tersebut dengan sebaik-baiknya. Sekali saja kepercayaan itu ternodai, maka akan sangat sulit untuk menghapus nodanya.

Isaac Watts pernah mengatakan bahwa belajar untuk memberikan kepercayaan kepada seseorang adalah salah satu tugas yang sangat sulit dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, kepercayaan menjadi sangat sangat mahal harganya. Kita pun akan merasakan sulitnya memberikan kepercayaan kepada seseorang. Akan menjadi lebih sulit ketika kepercayaan kita pernah dikhianati oleh seseorang.

Apakah kepercayaan sangat penting dalam kehidupan? Kepercayaan memang sangat penting dalam hidup kita. Sekali kita berhasil mendapatkan kepercayaan, kita akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan dari orang lain. Semakin banyak kepercayaan yang kita dapatkan, semakin baik nama kita dan memudahkan kita untuk menjalin kerja sama dengan banyak pihak. Tentunya kerja sama ini akan mendatangkan keuntungan bagi kita baik secara moril maupun materiil.

Jangan pernah berbohong pada orang yang mempercayai anda, dan jangan pernah percaya penuh pada orang yang pernah membohongi anda.

Jangan pernah berbohong kepada siapapun, karena dibalik kebohongan itu pasti akan ada orang yang dikecewakan walaupun kebohongan itu membuat kamu bahagia, namun ingat bahagia itu hanya untuk sesaat.

Mungkin kejujuran menyebabkan satu tangisan. Tapi itu lebih baik daripada senyuman yang dihasilkan oleh kebohongan.

Upayakan apapun dengan baik dan jujur agar mendapat kepercayaan. Karena kepercayaan jauh lebih berharga daripada sekadar pujian.

Ingatlah!!! Kepercayaan itu seperti selembar kertas, sekali saja dia teremas dan kusut, dia tidak bisa kembali sempurna lagi.

Menjaga kepercayaan ternyata jauh lebih penting dan lebih dalam maknanya dari yang kita bayangkan. Bahkan dalam Hadits Riwayat Al Bukhari dan Muslim mengatakan bahwa ketidakmampuan menjaga kepercayaan (amanah) merupakan salah satu dari 3 ciri orang munafik. “Tanda-tanda orang munafik ada tiga: jika berbicara ia berbohong, jika berjanji ia mengingkari, dan jika diberi amanah ia berkhianat”
Semoga kita dijauhkan dari sifat-sifat demikian

Catatan admin: Pembahasan artikel ini tidak ada maksud menyindir atau menghakimi pihak manapun. Admin sengaja membahas ini supaya kita semua bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Turney mingguan kali ini hanya diikuti oleh sedikit Spartan, yaitu 13 orang. Banyak Spartan yang berhalangan, ada acara dan kepentingan lain. It's Okay! The show must go on.

Minggu ini yang berhasil menjadi juara adalah pasangan Rama dan Iwan, dibabak final mereka mengalahkan pasangan kuda hitam, Iyan dan Eko. Karena pasangan ini tanpa diduga mampu mengalahkan pasangan unggulan yang diprediksi bakal jadi juara minggu ini, Rere dan Andre. Yang patut digaris bawahi; Eko berhasil pecah telor memperoleh medali perak, setelah sebelumnya mentok dengan 11 medali perunggu.

Inilah nama-nama yang berhasil menjadi juara minggu ini;

Juara 1 Rama dan Iwan
Juara 2 Iyan dan Eko
Juara 3 Rere dan Andre /OKta dan Fatoni

Dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen Mingguan Sparta edisi minggu ke-43;

Road to final

Bagan Turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase kita kali ini. Selalu ada jalan bila kita ingin berubah menjadi pribadi yang lebih baik, selama kita punya niat dan berani untuk berubah. Asal jangan cuma NATO (No Actions, Talk Only), alias cuma sebatas wacana..
Sampai Jumpa....

Minggu, 17 November 2019

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 17 November 2019


"Deeply respecting yourself is the first step toward having a deep respect for others."

Amy Leigh Mercree


Alkisah, suatu hari, seorang perempuan setengah baya terlihat menggandeng anaknya memasuki sebuah taman besar yang ada di sebuah perkantoran terkenal. Mereka duduk di sebuah bangku panjang. Ibu itu tampak sedang memarahi anak semata wayangnya. Mulutnya tak henti-hentinya mengomel. Tak jauh dari tempat duduk itu, ada seorang kakek tua yang tengah memotong rumput.

Tiba-tiba, ibu mengeluarkan sehelai tisu dari dalam tasnya lalu melemparkannya ke arah orang tua itu. Si kakek terkejut. Ia melirik dengan pandangan heran ke arah ibu itu. Tapi, si ibu malah berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Tanpa mengeluarkan sepatah kata, si kakek pun memungut tisu itu pelan-pelan dan lalu memasukkannya ke dalam tong sampah.



Tak disangka sesaat kemudian, si ibu kembali melemparkan sehelai tisu ke arah si kakek. Sekali lagi, dalam diam si kakek mengambil tisu yang dibuang itu dan memasukkannya ke tong sampah. Si kakek kembali meneruskan pekerjaannya. Namun baru saja si kakek mengambil gunting rumput, untuk ketiga kalinya tisu jatuh di depannya. Si kakek kembali memungutinya dan melemparkan ke tong sampah. Kejadian ini berlangsung hingga 6-7 kali. Meski begitu, si kakek tidak menunjukkan ekspresi marah.

"Nak, coba kau lihat sendiri," ucap ibu itu kepada anaknya sembari menunjuk ke arah si kakek. "Kalau kamu malas belajar, setelah besar nanti kau akan jadi orang tak berguna. Cuma bisa jadi buruh pekerja kasar yang tidak terhormat seperti orang tua itu."

Si kakek dengan tenang melangkah mendekati wanita itu, "Nyonya, tempat ini bukan taman untuk umum. Taman ini cuma diperuntukkan bagi karyawan perusahaan kami. Hanya mereka yang boleh duduk di sini."

"Ya, aku tahu. Aku adalah manajer salah satu departemen di perusahaan ini! Aku kerja di gedung kantor ini."
"Boleh, saya pinjam handphone nyonya?"

Dengan berat hati, wanita itu memberikan ponselnya ke orang tua itu. Sembari melakukan itu, si ibu tak lupa mengajari anaknya, "Lihat kakek miskin ini. Ponsel saja tidak punya. Kamu harus rajin-rajin belajar, agar kelak tidak jadi seperti kakek yang tak berguna ini."

Selesai menelepon, si kakek mengembalikan ponsel itu dengan sopan. Tak lama kemudian, datang seorang lelaki menghadap si kakek dengan penuh hormat. Si kakek berkata, "Sekarang aku putuskan memecat ibu ini dari perusahaan."

"Ya, Pak. Saya akan langsung bereskan."

Lalu si kakek menghampiri anak kecil itu. Sembari mengucap-usap kepalanya, ia berkata, "Nak, aku harap kau mengerti, di dunia ini yang terpenting adalah belajar menghormati orang lain." Setelah berkata begitu, si kakek melangkah perlahan menuju gedung.

Si ibu kaget bukan main dengan kejadian mendadak ini. Ia lalu bertanya kepada lelaki tadi, "Kenapa bersikap penuh hormat kepada tukang kebun itu?"

"Apa, tukang kebun? Beliau adalah presiden direktur kelompok perusahaan ini. Namanya Bapak Mauritz."

Si ibu pun langsung terduduk lunglai di kursi.

Pesan Moral Cerita Ini:
Jika kita banyak mengucap syukur, dunia ini akan terasa lebih indah. Dengan menghargai dan menghormati orang lain, kita juga akan memperoleh banyak teman serta menerima cinta, kasih, dan kebahagiaan.

Dalam literatur Jawa, ada istilah tepo seliro atau tenggang rasa. Di Barat ada adagium “Do not do unto others what you do not want others do unto you.” Jangan melakukan pada orang lain sesuatu yang kamu tidak mau orang lain lakukan padamu. Makna dari kedua adagium di atas adalah kita harus memberi hormat dan respek pada orang lain agar orang lain hormat dan respek pada kita dengan selalu berusaha menghormati dan menjaga perasaan orang lain tanpa memandang status sosial dan strata ekonomi mereka.

Penghargaan juga perlu diberi penekanan terutama pada mereka yang memiliki status sosial dan ekonomi lebih rendah. Adalah mudah menghormati mereka yang lebih kaya dan lebih tinggi status sosialnya seperti menghormati keluarga pemuka agama, pejabat, atau orang kaya; akan tetapi tidak mudah untuk memberi penghormatan yang sama pada keluarga fakir, miskin, cacat dan tua.

Mari kita buang jauh-jauh pola pikir dan perilaku yang membeda-bedakan treatment terhadap orang lain atas dasar perbedaan status sosial. Karena kemampuan menghagai orang lain adalah refleksi bagaimana kita bisa menghargai diri kita sendiri.

Turnamen mingguan kali ini dihadiri oleh 22 orang Spartan. Alex yang kali ini berpasangan dengan Mashabi, 2 kali menjadi runner up secara berturut-turut. Dengan drama yang hampir sama, yaitu tertikung di poin-poin krusial, padahal sebelumnya sudah mempimpin poin dengan konsisten. Tapi akhirnya Mashabi dan Alex harus menyerah kepada Rinal dan Fatoni.

Inilah nama-nama juara kita minggu ini;

Juara 1 Rinal dan Fatoni
Juara 2 Mashabi dan Alex
Juara 3 Okta dan Roganda / Romi dan Rere

Dan dibawah ini adalah data lengkap dari hasil turnamen mingguan kita kali ini;


Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Demikian reportase turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-42. Sampai jumpa lagi.

Minggu, 10 November 2019

Reportse Turnamen Sparta Open 2019

Berawal dari obrolan kami member Sparta di KFC Metro di akhir September 2019 lalu, kami bermimpi untuk menggelar sebuah turnamen bulutangkis beregu yang bersifat terbuka untuk umum sekaligus sebagai perayaan HUT Sparta yang ke-2.

Persiapan yang hanya 1,5 bulan membuat kami harus bekerja serba cepat. Sounding di medsos dan undangan ke beberapa PB yang kami kenal pun mulai disebar. Ada feedback positif, namun tak sedikit pula ada yang memandang sebelah mata. Tapi kami ga mau baper, terus berusaha meweujudkan apa yang sudah kami rencanakan. Hujatan dari netizen di grup FB tak membuat kami gentar. Karena kami tahu, netizen yang selalu berburuk sangka dan berkomentar pedas, biasanya hanyalah berasal orang-orang yang tidak bisa apa-apa, bahkan disuruh menjadi panitia sebuah turnamen pun belum tentu mampu. Hanya bisa men-judge tanpa tidak bisa memberi kontribusi nyata







Awalnya kami merencanakan turamen dibagi menjadi dua level; level C dan level D. Namun jumlah peserta level C yang tidak sesuai dengan harapan kami membuat kami membatalkan turnamen untuk level C. Kami harus realistis dalam mengkalkulasi budgeting sebuah turnamen, jangan sampai harus menombok gede-gedean hanya karena mempertahankan gengsi. Karena kami menggelar turnamen secara mandiri tanpa adanya sponsor. Dengan alasan tersebut maka kami memutuskan hanya menggelar turnamen kategori level D di SPARTA OPEN 2019.

15 team tamu dari berbagai PB ditambah dengan 5 team dari Sparta, turut serta dalam Turnamen Bulutangkis Beregu SPARTA OPEN 2019.

Inilah 20 Team dari berbagai PB yang menjadi peserta turnamen;
1. LITBANG 1 - Bandung
2. LITBANG 2 - Bandung
3. NF - Bandung
4. MANDALA - Jakarta
5. GALAXSICH - Cimahi
6. ANUCARA - Jakarta
7. MILLENIAL - Bandung
8. CHILLIS - Jakarta
9. RISMA- Bandung
10. HARLI - Majalaya
11. NAGASAKTI - Bandung
12. DE T'BOON - Jakarta
13. POKARAY - Bandung
14. JUARA- Majalaya
15. CSC - bandung
16. SPARTA 1 - Bandung
17. SPARTA 2 - Bandung
18. SPARTA 3 - Bandung
19. SPARTA 4 - Bandung
20. SPARTA 5 - Bandung

Turnamen SPARTA OPEN 2109 adalah turnamen pertama kami yang melibatkan banyak PB. Hingga turnamen usai pada pukul 20.30 WIB, semua berjalan dengan relatif lancar tanpa kendala. Keterlambatan pengiriman makan siang dari vendor dan tetesan air bocor di lapangan akibat hujan yang cukup deras adalah masalah yang sedikit panitia sesalkan, tapi itu benar-benar di luar kuasa kami. Untuk itu panitia mohon maaf.

Yang kami takutkan pada hari H banjir protes dari peserta, tidak terjadi. Semua berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan rencana. Kami sadar tak ada pergelaran turnamen yang benar-benar sempurna. Dan tentu saja kami tidak akan bisa memuaskan semua pihak. Semoga di gelaran turnamen yang berikutnya akan lebih baik lagi.

Inilah nama-nama PB yang berhasil mencatatkan namanya sebagai jawara di gelaran SPARTA OPEN 2019 Level D;

Juara I, POKARAY - Bandung

Juara 2, NAGASAKTI - Bandung

Juara 3, SPARTA 1 - Bandung

Juara 3, SPARTA 5 - Bandung

Sessi Foto bersama para juara SPARTA OPEN 2019
Medali Kayu SPARTA OPEN 2019

foto-foto dibuang sayang;

Opening Ceremony

Opening Ceremony

Opening Ceremony

Opening Ceremony

Penyerahan donasi dari panitia untuk perbaikan saluran air

Pada kesempatan kali ini tak lupa kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas bantuan, saran, dan verifikasi (meski tidak resmi tapi cukup akurat). Terimakasih ini kami sampaikan kepada; Kang Eko (New Foundsel), Kang Adi (Millenial), Tris (Smash Jaya), Franky Arnold (Anucara)  Ferdy (Chillis),  Jeffry (De T'Boon), Bapak Indra (GOR ABA) dan pihak-pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu.







Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 10 November 2019

"Positivity, confidence, and persistence are key in life, so never give up on yourself."

Khalid


Pada jaman dahulu kala ada seorang pengembara yang tengah melakukan perjalanan di suatu daerah di Negeri China. Dia tersesat di sebuah hutan yang sangat lebat. seharian dia berjalan berkeliling tapi tak menemukan jalan keluar juga, bahkan hingga matahari mulai tenggelam dan malam yang gelap tiba, dia tak jua menemukan jalan keluar.

Setelah hari makin larut dia melihat setitik cahaya dari kejauhan. Dia berjalan ke arah cahaya itu. Setelah mendekat dia baru tahu kalau cahaya itu berasal dari sebuah rumah tua di tepi hutan. Seperti pada umumnya, rumah di Negeri China pada saat itu mempunyai halaman yang luas,  jarak dari gerbang yang berpintu kayu dan berdinding batu-bata itu dengan rumah utama sekitar 50 meter. 

Sang pengembara yang merasa sangat lelah dan dengan perut sangat lapar mencoba untuk singgah dan minta bantuan kepada pemilik rumah tersebut. Dia mulai mengetuk pintu gerbang berbahan kayu tebal terebut, tapi tak ada jawaban. Lalu dia mengetuk dan mengetuk terus dengan lebih keras. Tapi tak ada tanda-tanda pintu akan dibukakan. kemudian dia menggedor-gedor pintu dan berteriak dengan suara nyaring dan parau. Setelah hampir satu jam dia berusaha mengetuk pintu tersebut akhirnya ada cahaya  lentera bergerak perlahan menuju ke pintu gerbang. Lalu terdengar suara seorang kakek-kakek;

"Siapa di luar?" tanyanya.
"Saya pengembara yang tersesat dan kemalaman di perjalanan, pak" jawab sang pengembara.

Lalu pintu terbuka dan nampaklah wajah seorang pria renta berambut putih berumur sekitar 90 tahun. Rupanya si kakek hidup seorang diri di rumahnya.
Lalu kakek itu berbicara kepada sang pengembara;

"Sebenarnya saya sudah mendengar ketukan dari satu jam yang lalu, tapi saya enggan membukakan pintu karena sering kali ada ketukan dan saya keluar rumah untuk membukakan pintu, saya tak menemui seorang manusia pun. Usia saya sudah tua bahkan untuk berjalan pun hanya bisa pelan-pelan, sementara jarak dari rumah ke gerbang cukup jauh dari rumah ke gerbang cukup jauh. Karena  begitu seringnya saya mendapati ketukan pintu tanpa ada tamu, yang hanya membuat saya lelah berjalan, akhirnya saya malas untuk membukakan pintu gerbang setiap kali ada ketukan. Namun rupanya anda adalah seorang yang pantang menyerah. Anda terus-menerus dan tak kenal lelah mengetuk-ngetuk pintu gerbang saya. Usaha anda membuat saya yakin kalau anda adalah tamu yang benar-benar mau singgah ke rumah saya".

Lalu sang pengembara pun dipersilahkan masuk, dijamu teh hangat dan makanan yang cukup untuk mengenyangkan perutnya. Dan dia pun diperbolehkan beristirahat dan tidur di sebuah kamar yang hangat.

Dari cerita ilustrasi di atas kita bisa menarik pelajaran, dalam hidup kita jangan mudah menyerah. Terus berusaha sekalipun usaha kita tak juga menampakkan hasil seperti yang kita inginkan. Karena disaat kita berhenti berusaha, siapa tahu titik keberhasilan kita hanya tinggal beberapa langkah saja. 


Setiap orang pasti punya mimpi. Ingin keliling dunia, bisa kuliah di luar negeri, punya bisnis sendiri; apapun itu, mimpi membuat hidup lebih layak dijalani. Mimpi pula yang menjadikan seseorang lebih berani, melewati kerasnya hidup yang sebenarnya ingin dihindari.

Berbekal tekad dan kemauan, kamu hanya harus terus berjuang – menggapai apa yang sungguh-sungguh diinginkan. Dan meski perjuangan itu tak akan mudah pun banyak yang meremehkan, jangan pernah menyerah. Tetaplah berusaha dalam diam, sampai apa yang paling kamu inginkan sampai digenggaman.

Hidup itu harus punya mimpi. Dialah yang menjadikan hari-harimu lebih bermakna untuk dijalani.

Tanpa punya mimpi, harapan, atau keinginan – hidup akan terasa hambar. Bekerja, makan, atau tidur akan terasa biasa. Tak ada yang istimewa karena kamu hanya melewatkan waktu dalam hidupmu begitu saja. Padahal dengan mimpi yang kamu miliki, hidup akan jauh lebih indah untuk dijalani.

Pikirkan tentang mimpi, harapan, atau keinginan yang saat ini ada kepalamu. Mungkin besok kamu ingin punya pekerjaan baru, menyelesaikan skripsi yang sudah tertunda beberapa waktu, atau segera meresmikan hubungan dengan pasanganmu. Apapun mimpimu, kamu berhak untuk berusaha sekuat-kuatnya demi bisa mewujudkannya.

“Keberhasilan adalah milik mereka yang mau baik-baik merawat mimpinya…”

Tak perlu banyak bicara atau berusaha terlihat istimewa. Meski orang lain meremehkan, kamu hanya harus fokus berusaha.

“Sudah selesai skripsinya?”

“Sekarang kerja dimana?”

“Kapan nikah?”

Orang-orang mungkin akan saling berlomba demi terlihat hebat dan istimewa. Menampakkan pencapaian yang berhasil dimiliki agar mendapat pengakuan dan pujian dari orang-orang di sekitarnya. Tanpa disadari, ada ketakutan yang perlahan muncul dan mengganggu konsentrasi. Ketakutan lantaran enggan diremehkan atau dianggap tak berhasil membuat pencapaian.

Padahal, satu-satunya yang dibutuhkan bukanlah pengakuan dari orang lain, melainkan keberhasilan itu sendiri. Kamu hanya harus fokus pada mimpi dan harapan yang ingin kamu wujudkan. Kamu tak perlu takut disebut orang yang gagal atau dianggap tak punya kemampuan. Bagaimana pun, dirimu sendiri adalah yang paling mengerti perkara sudah seberapa keras kamu berusaha hingga hari ini.

Alih-alih banyak mengumbar rencana, lebih baik diam dan terus berusaha. Gunakan waktumu untuk fokus pada apa yang paling ingin kamu wujudkan. Berharap punya bisnis sendiri? Maka fokuslah untuk menumpuk pengalaman di dunia usaha. Nikmati proses kerja kerasnya, rasakan sensasi di setiap kesulitan-kesulitan yang harus kamu hadapi.

Yang pasti, kamu harus setia pada apa yang paling kamu ingini. Layaknya menjalin hubungan dengan pasangan, jangan mudah berpindah ke lain hati. Jika hari ini kamu ingin segera menyelesaikan skripsi, maka fokuslah pada satu hal itu. Jangan berhenti berusaha sampai apa yang kamu inginkan tercapai. Jangan menyerah sebelum skripsimu benar-benar selesai.

Meski harus jatuh bangun dalam perjalanan, bersabarlah karena Tuhan tak akan abai pada kamu yang mau berjuang.

Tak ada yang menjanjikan bahwa perjalananmu mencapai kesuksesan akan mudah. Bahkan, satu-satunya kemungkinan adalah kamu harus gigih dan mau bersusah payah. Akan ada momen jatuh bangun yang harus dilewati. Perjuangan yang akan menempamu jadi pribadi yang jauh lebih tangguh lagi.

Namun, kamu tak perlu khawatir pada hasil akhirnya nanti. Percayalah bahwa keberhasilan adalah milik mereka yang tak malas berusaha. Kesuksesan juga akan datang pada mereka yang mau memperjuangkan mimpi-mimpinya. Dan pastinya, Tuhan akan memudahkan jalan mereka yang tak pernah putus usahanya sekaligus percaya pada kekuatan doa.

“God will make a way when there seems to be no way…”

Jangan pernah ragu karena kelak akan tiba waktumu. Saat mimpi yang semula hanya ada di kepala sudah berpindah dalam genggaman tanganmu.

Keberhasilan memang mungkin belum bisa kamu nikmati sekarang. Tapi, bukan berarti selamanya kamu hanya bisa menggantungkan harapan. Percayalah bahwa apa yang kamu inginkan kelak pasti bisa diwujudkan. Dan sekalipun banyak orang yang meremehkan atau meragukan kemampuanmu, tetaplah tenang dan fokus pada mimpimu itu.

Yakinlah bahwa sukses itu hanya perkara waktu. Selama kamu mau berusaha dan berdoa, mimpi tak hanya ada di kepalamu. Suatu hari nanti, apa yang kamu inginkan akan benar-benar sampai dalam genggaman. Di saat itu kamu akan berbangga karena bisa berjuang dalam diam tanpa mau menyerah dan dikalahkan keadaan.

“Selamat berjuang. Teruslah bekerja dalam diam…”

Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-41, dihadiri oleh 15 orang Spartan. Diantara 15 orang tersebut ada dua orang baru. Ada Mashabi alias Abi yang berasal dari Sumbawa, dia lagi ada keperluan di Bandung selama 1 bulan, dan dia adalah seorang BL sejati, datang ke lapang dan langsung bergabung. Satu orang lagi adalah Sissy, remaja putri yang skill badmintonnya sangat mumpuni. Badannya kecil (karena masih kelas 3 SMP), tapi dia mampu melakukan jumping smash yang keras.

Sissy yang berpasangan dengan Roganda keluar sebagai juara minggu ini. Di babak final mereka mengalahkan Fatoni dan Alex. Alex dan Fatoni selalu mempimpin perolehan poin, namun poin mereka terkunci di angka 39, tersusul dan tak bisa menambah poin lagi hingga babak final usai. Sissy dan Roganda membukukan kemenangan dengan 42-39.

Inilah nama-nama yang keluar sebagai juara minggu ini;

Juara 1 Sissy dan Roganda
Juara 2 Fatoni dan Alex
Juara 3 Abey dan Angga / Mashabi dan Tribudi

Dan dibawah ini adalah catatan lengkap turnamen beserta dengan update ranking;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta
Catatan; Ranking TOP 16 mulai minggu ini ditandai dengan warna yang berbeda. Karena proses pengumpuan poin hanya tinggal 3 minggu lagi. Sparta Tour Finals akan digelar minggu ke-2 Bulan Desember 2019. Ayo semangat untuk mengejar hasil maksimal, ranking tertinggi yang bisa kamu capai, dan jangan pernah menyerah. Buat yang sudah ada di posisi aman jangan lalai juga, karena siapa tahu kamu tertikung.

Demikian reportase kita kali ini. Kelelahan tak mengurangi semangat admin untuk  terus memberikan reportase-reportase seputar Sparta. Salam olahraga dan sampai jumpa.