Powered By Blogger

Selasa, 13 Desember 2022

Reportase Sparta Tour Finals 2022, 11 Desember 2022

"If you want to play like a champion tomorrow, then you have to practice like a champion today."

Jim Afremow


Setelah turnamen panjang selama 41 minggu,  akhitnya kita sampai juga di laga puncak Turnamen di Sparta, yaitu Sparta Tour Final 2022. Turnamen yang selalu ditunggu-tunggu oleh para Spartan sebagai pembuktian siapakah yang akan menjadi yang terbaik tahun ini.


Tahun ini dari keenambelas orang yang berhak mengikuti Sparta Tour Final 2022, 2 orang diantaranya mengundurkan diri. Mereka adalah: Adi Nurrahman yang harus jadi suami siaga menjelangn kelahiran anaknya. yang satu lagi adalah Rama, dia ada pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan. Dan 2 orang yang beruntung menggantikan dua orang yang mundur tadi adalah Ujang dan Faisal. Berikut ini adalah TOP 16 berdasarkan catatan ranking Sparta, secara berurutan;







\







\




















Seperti biasanya di Sparta Turnamen selalu memperebutkan Trophy atau pelakat yang eksklusif, bergengsi, dan terbatas. Demikian juga dengan maskotnya, dipilih yang unik dan menarik.





Dari hasil drawing admin memprediksikan 4 pasangan yang diunggulkan. mereka adalah: Apin dan Fatoni, Faisal dan Alex, Ujang dan Iyan, lalu Hadi M dan Anton. Dan admin menjagokan pasangan Apin dan Fatoni yang akan menjadi juara di Sparta Tour Final kali ini. Sementara Andre mengunggulkan Faisal dan Alex sebagai jagoannya. Rupanya prediksi admin tak meleset sedikit pun. keempat pasangan itu semuanya lolos ke babak semifinal. Dan yang menjadi juara juga persis seperti yang admin perkirakan, yaitu pasangan Apin dan Fatoni.

Sejujurnya baik grup A maupun grup B dua-duanya adalah grup neraka. Hal itu wajar saja, mengingat ini adalah pertarungan dari Top 16. Laga best of the best. 

Dari babak penyisihan, Apin dan Fatoni berhasil menjadi juara grup dengan mengantongi 3 kemenangan penuh. lalu Faisal dan Alex sebagai runner up-nya. Sementara di grup B, pasangan Hadi M dan Anton sukses menjadi juara grup, juga dengan 3 kemenangan penuh. Dan sebagai runner up-nya adalah Ujang dan Iyan.

Drawing semifinal mempertemukan lawannya secara menyilang. Bagan atas ada  Hadi M dan Anton melawan Faisal dan Alex. Dan pada bagan bawah Apin dan Fatoni bertemu dengan Ujang dan Iyan.  Hadi M dan Anton menang secara meyakinkan atas lawannya dan melangkah ke final dengan  skor cukup jauh 42-28. Berbeda dengan bagan atas, pada bagan bawah  Apin dan Fatoni mendapat perlawanan yang keras dari Ujang dan Iyan. Mereka harus berjibaku memutar otak dan memeras keringat terlebih dahulu sebelum bisa mengalahkan lawannya 42-37. 

Pada babak final, pasangan Hadi M dan Anton seperti antiklimaks. Mereka yang pada babak penyisihan dan babak semifinal begitu solid dan minim error. Saat menghadapi  Apin dan Fatoni seperti kehabisan akal, mau memakai strategi apa. Permainan mereka nampak kurang berkembang, seperti mengikuti pola permainan lawannya. Perolehan poin Apin dan Fatoni langsung menjauh. Hingga set pertama ditutup dengan 21-14. Demikian juga di set ke-2, performa Anton yang masih cepat dan powerful tak bisa diimbangi oleh Hadi M yang mulai kendor karena kelelahan. Hingga banyak melakukan kesalahan sendiri. Sementara pasangan Apin dan Fatoni tampil makin percaya diri, karena makin mendekati kemenangan. Perolehan poin mereka  tak terbendung, makin menjauh meninggalkan perolehan poin lawannya. Babak final ditutup  dengan 42-28. Cukup jauh memang. Walaupun Apin dan Fatoni mengalahkan Hadi M dan Anton kalo dalam idiom Bahasa Inggris menyebutnya: A piece of cake alias sangat mudah.. Pada kenyataanya tidak semudah itu juga, karena setiap poin yang dikumpulkan harus melalui pertarungan keras dan rally panjang yang  sangat melelahkan.

Inilah nama-nama para Juara Sparta Tour Final 2022;

Juara 1 Apin dan Fatoni

Juara 2 Hadi M dan Anton

Juara 3 Faisal dan Alex / Ujang dan Iyan

Berikut ini adalah foto-fotonya;

Juara 1 Apin dan Fatoni

Juara 2 Anton dan Hadi M

Juara 3 Iyan dan Ujang

Juara 3 Alex dan Faisal

Para juara foto bersama

Dan dibawah ini adalah catatan dari result SPARTA TOUR FINAL 2022;

Group stage 

Road to final

Bagan Sparta tour final 2022


Bagan 4 besar

Di setiap pergelaran Sparta Tour Final, ada penganugerahan piagam penghargaan untuk beberapa orang Spartan yang berprestasi. Inilah 3 orang penerima p[iagam penghargaan Sparta;

1. MUHAMMAD FATONI sebagai THE BEST PLAYER 2022

Fatoni

2. ALAMSYAH PUTRA MUNTHE (APIN) Sebagai THE MOST PROMISING PLAYER 2022

Apin

3. ADI NURRAHMAN  Sebagai THE MOST IMPROVED PLAYER 2022 

Karena Adi Nurahman berhalangan hadir, jadi tidak ada domumentasi fotonya


Last but not least...tahun ini tercatat sejarah baru di Sparta. Dimana Ranking 1, pemain terbaik, dan juara Sparta Tour Final 2022, diraih oleh orang yang sama, yaitu Fatoni. Congratulation Fatoni!!! You deserve it.all!!!

Sekian reportase tentang SPARTA TOUR FINAL 2022, sekaligus juga sebagai  reportase penutup di tahun 2022 ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase berikutnya di tahun yang baru, tahun 2023. Tetap sehat, tetap semangat, jaga terus kekompakkan. Salam olahraga!!













Minggu, 04 Desember 2022

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 4 Desember 2022

 "The worst times can be the best if you think with positive energy."

Domenico Dolce


Alkisah, di sebuah kerajaan, sang raja memiliki kegemaran berburu. Suatu hari, ditemani penasehat dan pengawalnya, raja pergi berburu ke hutan. Karena kurang hati-hati, terjadilah kecelakaan, jari kelingking raja terpotong oleh pisau yang sangat tajam. Raja bersedih dan meminta pendapat dari seorang penasihatnya. Sang penasehat mencoba menghibur dengan kata-kata manis, tapi raja tetap sedih.


Karena tidak tahu lagi apa yang mesti diucapkan untuk menghibur raja, akhirnya penasehat itu berkata: "Baginda, apa pun yang terjadi pasti ada hikmahnya dan  patut disyukuri". Mendengar ucapan penasehatnya itu sang raja langsung marah besar. "Kurang ajar!! Kena musibah bukannya dihibur tapi malah disuruh bersyukur!!!" Lalu raja memerintahkan pengawalnya untuk menghukum penasehat tadi dengan memasukkannya ke dalam penjara.

Hari terus berganti. Hilangnya jari kelingking ternyata tidak membuat raja menghentikan hobby-nya berburu. Suatu hari, raja bersama penasehatnya yang baru dan rombongan, berburu ke hutan yang jauh dari istana. Tidak terduga, saat berada di tengah hutan, raja dan penasehatnya tersesat dan terpisah dari rombongan. Tiba-tiba, mereka dihadang oleh orang-orang suku primitif. Keduanya lalu ditangkap dan diarak untuk dijadikan korban persembahan kepada para dewa.

Sebelum dijadikan persembahan kepada para dewa, raja dan penasehatnya dimandikan. Saat giliran raja yang dimandikan, ketahuan kalau salah satu jari kelingkingnya terpotong, yang diartikan sebagai tubuh yang cacat sehingga dianggap tidak layak untuk dijadikan persembahan kepada para dewa. Akhirnya, raja ditendang dan dibebaskan begitu saja oleh orang-orang primitif itu. Dan penasehat barulah yang kemudian dijadikan sebagai persembahan kepada para dewa.

Dengan susah payah. akhirnya raja berhasil keluar dari hutan dan kembali keistana. Setibanya di istana, raja langsung memerintahkan supaya penasehat yang dulu dijatuhinya hukuman penjara segera dibebaskan. "Penasehat ku, aku berterimakasih kepada mu. Nasehatmu ternyata benar, apa pun yang terjadi kita patut bersyukur. Karena jari kelingkingku yang terpotong waktu itu, hari ini aku bisa pulang dengan selamat". Kemudian, raja menceritakan kisah perburuannya waktu itu secara lengkap.

Setelah mendengar cerita sang raja, buru-buru si penasehat berlutut sambil berkata: "Terima kasih baginda. Saya juga bersyukur baginda telah memenjarakan saya waktu itu. Karena jika tidak, mungkin sekarang ini, sayalah yang menjadi korban dipersembahkan kepada dewa oleh orang-orang primitif itu".

Cerita di atas mengajarkan suatu nilai yang sangat mendasar, yaitu FAN SHI GAN JI apa pun yang terjadi, selalu bersyukur, saat kita dalam kondisi maju dan sukses, kita patut bersyukur, saat musibah datang pun kita tetap bersyukur. Dalam proses kehidupan ini, memang tidak selalu bisa berjalan mulus seperti yang kita harapkan. Kadang kita di hadapkan pada kenyataan hidup berupa kekhilafan, kegagalan, penipuan,fitnahan, penyakit, musibah, kebakaran, bencana alam, dan lain sebagainya.

Manusia dengan segala kemajuan berpikir, teknologi, dan kemampuan antisipasinya, senantiasa berusaha mengantisipasi adanya potensi-potensi kegagalan, bahaya, atau musibah. Namun kenyataannya, tidak semua aspek bisa kita kuasai. Ada wilayah 'X' yang keberadaan dan keberlangsungannya sama sekali di luar kendali manusia. Itulah wilayah Tuhan Yang Maha Kuasa dengan segala misterinya.

Sebagai makhluk berakal budi, wajar kita berusaha menghindar dari segala bentuk marabahaya. Tetapi jika marabahaya itu datang dan kita tidak mampu untuk mengubahnya, maka kita harus belajar dengan rasa syukur dan jiwa yang besar untuk menerimanya. Dengan demikian beban penderitaan mental akan jauh terasa lebih ringan, kalau tidak, kita akan mengalami penderitaan mental yang berkepanjangan. Sungguh, bisa bersyukur dalam keadaan apapun merupakan kekayaan jiwa.

Maka saya sangat setuju sekali dengan kata-kata bijak yang mengatakan KEBAHAGIAAN DAN KEKAYAAN SEJATI ADA DI RASA BERSYUKUR...


Kembali ke reportase... Turnamen Mingguan Sparta yang digelar pada awal Bulan Desember 2022 ini, merupakan turnamen minggu le-41 tahun 2022. Yang artinya ini merupakan minggu-minggu terakhir menjelang Turnamen pamungkas, SPARTA TOUR FINAL 2022.

Dari drawing hari ini, admin sudah bisa memprediksikan pasangan beda generasi, senior-junior Sparta; Fatoni dan Zaki R akan berjaya. Dan benar saja. Mereka sukses keluar sebagai juara grup A, disusul oleh  pasangan Juna dan Peter sebagai runner up-nya. Sementara di grup B, terjadi persaingan yang sangat ketat. Dimana ketiga pasangan penghuni grup B, semuanya sama-sama mengantongi 1 kali kemenangan dan 1 kali kekalahan. Maka untuk menentukan pasangan mana yang lolos ke babak semifinal, harus dilakukan penghitungan selisih poin. Dari penghitungan selisih poin menghasilkan: Fajar dan Adel sebagai juara grup B, karena memiliki selisih poin +3. Dan runner up-nya adalah: Agun  dan Prabu, dengan selisih poin sangat tipis yaitu +2. Sementara pasangan Asep dan Farhan W, harus puas diurutan paling bontot karena hanya mengantongi selisih poin -5.

Undian babak semifinal  kembali mempertemukan sesama pesaing di grup masing-masing. Fatoni dan Zaki R bertemu kembali dengan Juna dan Peter. Juna dan Peter tidak mampu membalas kekalahan mereka di babak penyisihan. Mereka kembali harus menelan pil pahit kekalahan 36-42 dari kompetitornya. Hasil ini membuat Fatoni dan Zaki R melaju ke babak final. Pada bagan semifinal lainnya, pertemuan kembali antara Fajar dan Adel  dengan Agun  dan Prabu. Ceritanya sedikit berbeda dengan hasil; semifinal pada bagan atas. Fajar dan Adel yang merupakan juara grup B, harus angkat koper duluan dikalahkan 37-42 oleh runner up grup-nya, Agun  dan Prabu. Mereka kalah untuk yang kedua kalinya, setelah di babak penyisihan mereka kalah juga dengan 35-42.

Pada partai puncak, yaitu babak final. Bertemu Fatoni dan Zaki R versus Agun  dan Prabu untuk memperebutkan posisi jawara minggu ini. Pada awal set pertama, pasangan Fatoni dan Zaki R bermain sangat apik. Mereka menerapkan pola-pola: memancing, mengumpan dan menyerang. Permainan taktis dan placing-placing 'membagongkan'  dari Fatoni, membuat Agun  dan Prabu banyak melakukan kesalahan. Dengan cepat dan tak terbendung, perolehan poin Fatoni dan Zaki R langsung melesat dan menjauh. Set pertama ditutup dengan 21-12 untuk keunggulan pasangan Fatoni dan Zaki R . Pada awal set ke-dua tidak ada perubahan yang signifikan. Agun dan Prabu staminanya terkuras, dan sempat tertinggal hingga 16 poin pada kedudukan 18-34. Pada pertengahan set ke-2, pasangan Agun  dan Prabu menemukan momentum menambah banyak pundi-pundi poin, saat Prabu melakukan service. Pasangan ini menambah 6 poin secara beruntun. Namun usaha mereka rupanya belum bisa membuahkan hasil maksimal. Karena Fatoni dan Zaki R secara spartan dan meyakinkan, merebut partai ini sekaligus mengunci kemenangan untuk mereka, dengan skor sangat jauh, 42-28.

Inilah nama-nama juara pada Turnamen Mingguan Sparta edisi minggu ke41 tahun 2022;

Juara 1 Fatoni dan Zaki R

Juara 2 Agun  dan Prabu 

Juara 3 Juna dan Peter / Fajar dan Adel

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result turnamen mingguan Sparta, minggu ini;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase Sparta kali, sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya. Salam tepok bulu angsa!! 


Minggu, 27 November 2022

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 27 November 2022

 “Never blame anyone in your life. Good people give you happiness. Bad people give you experience. Worst people give you a lesson. And best people give you memories.”

Zig Ziglar


“Sebenar apapun tingkahmu, sebaik apapun perilaku hidupmu, kebencian dari manusia itu pasti ada. Jadi jangan diambil pusing" (Gus Dur)

Kyai Haji Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur. Tokoh besar disegani kaum muslim maupun non muslim di Nusantara. 


Lahir di Jombang , Jawa Timur , 7 September 1940 – meninggal di Jakarta 30 Desember 2009 (Usia 69 tahun) adalah sosok tokoh besar muslim baik hati yang menjadi Presiden Indonesia keempat dari tahun 1999 hingga 2001.

Gus Dur terukir namanya sebagai bagian dari deretan orang yang berjasa membangun Bangsa Indonesia. Ia menggantikan Presiden Habibie setelah dipilih sekaligus dilengserkan lembaga Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR),1999-2001.

Ramai orang mengidolakan Gus Dur karena kesederhanaannya, serta kuat hujahnya dan hampir setiap pendapat-pendapat yang disampaikan selalu membuat optimis bagi siapapun yang mendengarn serta mengidolakannya.

Satu hal yang paling istimewa dari seorang Gus Dur menurut pandangan saya yaitu memiliki gaya humor yang unik dan jenaka. Celetukannya memerahkan telinga tapi orang tak bisa marah justru menerima bahkan suka dan dibuat terpingkal pingkal karenanya.

Kyai yang Presiden, dalam menjalani kehidupan seakan tanpa beban. Tiap kali berhadapan dengan pertanyaan spontan dijawab enteng tapi penuh makna. “Begitu saja kok repot” merupakan kalimat pendek yang menggelitik telinga tapi maknanya tajam, ibarat tembakan 12 lepas kena jantung lawan bicaranya.

Banyak pesan lewat kata dan kalimat yang pernah beliau ucapkan dan relevan untuk kita renungkan dan amalkan.

Kalimat sederhana namun dapat memotivasi untuk berjalan bersenyawa, berkait kelindan dalam menyusuri alur kehidupan. 

Ayo kita simak bersama ;

Pertama, “Sebenar apapun tingkahmu, sebaik apapun perilaku hidupmu, kebencian dari manusia itu pasti ada. Jadi jangan diambil pusing"

Bahwa Manusia sekelas Nabi saja masih ada yang membenci. Apalagi manusia seperti kita, dijamin pasti ada yang suka ada yang tak suka. Hukum alam yang demikian adalah hal yang biasa.

Tapi ingat, Selagi kita berada dijalan yang benar ya terus maju saja. Gas pool, terus melangkah Maju Tak Gentar Membela Yang Benar. Sekali layar terkembang pantang surut kebelakang.

Dalam kehidupan masyarakat luas, peribahasa ini dapat diartikan "Ketika suatu keputusan telah diambil, maka seharusnya tidak ada lagi keragu-raguan. Jadi keputusan itu harus dilaksanakan, walaupun itu berarti tidak semua akan menerimanya tetapi harus jalan tegak atasi segala kendala menghadang".

Bujur Lalu Melintang Patah

Rawe rawe rantas malang malang putung. Biarkan anjing menggongong kafilah tetap berlalu.

Peribahasa dengan makna yang sama jika sudah berazam segala sesuatu yang merintangi maksud dan tujuan harus disingkrihkan. Pandang lurus kedepan, jangan tolah-toleh Kebelakang. Sungguh pesan sederhana dari seorang Gus Dur yang sarat akan makna.

Kedua, “Menyesali nasib tidak akan mengubah keadaan, terus berkarya dan bekerjalah yang membuat kita berada"

Seringkali kita kalah oleh keadaan, nglokro diuji kehidupan. Membaca pesan dari Gus Dur diatas bahwa nasib yang telah berlalu tak perlu disesali. Semua yang mendera kita jadikan pengalaman dan pelajaran untuk menatap masa depan yang lebih baik. 

Jadikan sebagai tahap uji naik level kelas menjadi orang yang tangguh. Membuat lebih kuat dan hebat, terus ikhtiar sungguh sungguh, berkarya sampai berhasil dan berharga.

Ingat sebuah hadist “Barangsiapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Barangsiapa yang harinya sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Barangsiapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia terlaknat.” Semoga kita digolongkan bagian orang orang beruntung, manusia yang bagus dunia akhirat, aamiin,

Ketiga, "Memuliakan manusia berarti memuliakan penciptanya, merendahkan dan menistakan manusia berarti merendahkan dan menistakan penciptanya"

Bahwa diatas langit ada langit, Ketika kita merasa hebat atau pandai, ingat masih ada orang lain yang super hebat atau lebih pandai dari kita. Ketika kita merasa kaya raya, ingat disana masih banyak yang lebih kaya raya. Maka berendah hati dan jangan menyombongkan diri.

Jangan memandang rendah kepada sesama, karena kita tidak tahu takdir Tuhan. Jangan lihat masa lalunya seperti apa, sekarang jadi apa, karena hanya Tuhan yang maha tahu besok siapa menjadi apa.

Pesan ini mengajarkan kita untuk selalu menghargai dan mencintai pada sesama, karena itu sebagai bentuk ketaatan kepada sang pencipta yang telah menciptakan makhluk termasuk kita semua.

Keempat "Jika Anda masih terganggu dengan pujian dan hinaan manusia Anda masih hamba amatiran"

Terkadang kita dibuat mabuk kepayang, masih suka terlena dengan pujian. Padahal kita tidak tahu niat disebalik puja puji. Terlena dengan kejumudan diri, angkuh akibat tak pernah ngaji, kemaruk meski sudah diuji dan lupa diri akibat tak pernah berkaca diri.

Terkadang, kita tipis telinga, suka sakit hati, mudah merajuk, pendendam, tak pernah sadar diri. Tak tahan mendengar kritik dan masukan yang ditujukan pada diri kita. Sementara kritik dan saran membuat kita sadar dan taubat dari salah dan khilaf.

Kendati kritikan itu boleh, lihat jenis kritikan yang disampaikan. Jika peringatan untuk perbaikan maka itu sesuatu yang mulia. Tapi jika celaan membabi buta tersebab sentimen pribadi apalagi golongan, karena beda pandangan atau pilihan maka tak ada kewajiban untuk di dengarkan malahan kita wajib tegur dan ingatkan. 

Kita mesti sadar, sememang manusia bukanlah malaikat. Disetiap jiwa raga kita menyimpan nafsu angkara murka, tertanam nafsu lawwamah, nafsu serakah, nafsu berkuasa. 

Jiwa dan raga akan sakit jika diselimuti kekuatiran, di kepala dan hati hanya curiga dan prasangka, jauh dari sifat amanah, tak bisa dipercaya. Dan semua itu menunjukkan, kita manusia benar-benar lemah. 

Sebagaimana peribahasa Arab “Al Insaan mahalul Khatha’ wan Nisyaan” Manusia tempatnya salah dan lupa.

Namun jangan kawatir, sebaik baik manusia ternyata orang yang sudah berbuat salah, bukan orang yang tak bersalah. Sebagaimana dalam sebuah hadis “Setiap anak Adam pernah berbuat salah dan sebaik-baik yang berbuat salah adalah yang bertobat dari kesalahannya”.

Kelima, "Tidak ada jabatan di dunia yang perlu dipertahankan mati-matian". Kalimat sederhana dari seorang Gus Dur yang mengingatkan kita untuk selalu berlaku apa adanya jangan sampai terlena akan dunia. Jalani takdir Tuhan jangan melawan kehendaknya. 

Jika sudah rezeki tak kan kemana, Tak kan lari gunung dikejar. Begitupun tidak ada kekuatan apapun yang dapat mencegah menghalang-halangi jika Allah sudah berkehendak. Jabatan itu tak akan langgeng, jabatan itu ada limit kadaluarsa.

Maka jangan pernah memaksakan kehendak. Jalani hidup apa adanya. Sesuaikan gaya ukur tinggi rendah badan, tebal tipis saku kocek. Insya Allah hidup tenang dunia akherat.

Filosofi jawa mengajarkan tentang kehidupan yang membawa tenang dan menerima apapun itu “Nrimo Ing Pandum”. Makna mendalam filosofi tersebut menerima segala pemberian. Baik buruk, elok tak elok, cukup tak cukup diterima dengan ikhlas lapang dada.

Kita diajarkan ikhlas dalam menghadapi segala hal yang terjadi dalam arungi hidup ini.

Hal ini sebagai ajaran agar kita tidak menjadi orang yang serakah dan menginginkan hak milik orang lain.

Terhadap sesuatu yang datang dan pergi, kita sikapi secara bijak dan ksatria; “Sing lungo lalekna, sing durung teko entenana, sing wis ana syukurana." (Yang sudah pergi relakanlah, yang belum datang tunggulah, yang sudah ada syukurilah)

Saat ini, banyak orang, keluarga, kelompok yang ingin berkuasa atas jabatannya, sehingga lupa bahwa kelak itu semua akan ditinggalkan. Ada sebagian orang tega menyakiti sesama, menyikut tetangga, mengkianati sahabat, memfitnah saling menjatuhkan demi kekuasaan.

Marilah kita sadari bahwa pangkat, jabatan hanya sementara, maka ayo kita saling manjaga, menghormati dan menghargai sesama. Supaya kita semua saya dan anda saat tak lagi berkuasa tetap berharga seperti emas permata. 

Semoga kita bisa belajar dari kalimat yang pernah Gus Dur sampaikan dan kita diberikan kemudahan serta kekuatan untuk mengamalkannya. Aamiin.


Kembali ke reportase.... Di penghujung bulan November 2022, merupakan turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-40. Kali ini diikuti oleh 24 orang Spartan. Dari hasil drawing, admin menjagokan pasangan Mar'i dan Faisal R. Admin berbeda pendapat dengan Andre yang memprediksikan pasangan Agung H dan Iyan yang bakal jadi jawara.  Sebenarnya tak bisa dipungkiri pasangan Agung H dan Iyan juga merupakan pasangan yang sangat kuat. Namun sayang mereka berada di grup B yang merupakan grup neraka bersama dengan Mar'i dan Faisal R juga dengan pasangan kuat lainnya Andre dan Irfan. Sekalipun pasangan ini kalah di babak penyisihan, tapi mereka kalah secara terhormat karena dari para juara.

Selain pasangan Mar'i dan Faisal R, admin juga menjagokan pasangan Adi N dan Nugi, Iwan dan Fatoni, lalu Fareza dan Apin. Adi N dan Nugi berhasil melaju sampai semifinal, sementara Iwan dan Fatoni langkahnya harus terhenti dibabak quarterfinal. Berbeda dengan 2 pasangan di atas, pasangan Fareza dan Apin performa di laga perdana di babak penyisihan kurang meyakinkan karena harus kalah dari pasangan non unggulan Peter dan Rizaldi 31-42. Tapi di babak quarter final saat mereka bertemu kembali dengan rivalnya (Peter dan Rizaldi) mereka berhasil membalaskan kekalahan mereka di babak penyisihan dan membalikkan kedudukan dengan 42-31.

Adi N dan Nugi tanpa kendala yang berarti berhasil memuncaki grup A, disusul oleh Umar dan Prabu sebagai runner up-nya. Pada grup B Mar'i dan Faisal R keluar sebagai juara grupnya, sementara Andre dan Irfan berhasil menjadi runner up grup. Pada grup C, Iwan dan Fatoni sukses menjadi juara grup dan yang menjadi runner up-nya adalah Atep dan Ismail. Sementara di grup D, penentuan juara yang lolos dari penyisihan grup harus ditentukan melalui penghitungan selisih poin. Karena ketiga pasangan di grup D masing-masing mengantontongi 1 kemenangan dan 1 kekalahan.  Dari hasil penghitungan selisih poin didapatkan hasil: juara grup Peter dan Rizaldi dan runner up grup D adalah Fareza dan Apin. 

Di babak quarter final, 2 pasangan juara grup, berhasil lolos ke semifinal setelah mengalahkan para runner up grup. Pasangan-pasangan itu adalah yang sebagai berikut; Adi N dan Nugi menang 42-38 atas lawannya Atep dan Ismail. begitu pula dengan Mar'i dan Faisal R menang telak 42-18 atas lawannya Umar dan Prabu.

Sementara di babak quarter final lainnya, 2 pasangan runner up grup justeru sukses membuat para juara grup angkat koper duluan. Andre dan Irfan menang tipis 42-40 atas lawannya Iwan dan Fatoni. Fareza dan Apin berhasil membalaskan kekalahan dari rivalnya di grup D,  Peter dan Rizaldi dengan skor 42-31.

Pada bagan babak semifinal bagian atas Fareza dan Apin berhasil lolos ke babak final setelah menyingkirkan Adi N dan Nugi dengan kemenangan tipis 42-39. Dan di bagan bawah, Mar'i dan Faisal R unggul jauh 42-25 atas lawannya Andre dan Irfan.

Final mempertemukan lawan yang ideal, karena sama-sama kuat. Finalis kali ini adalah Fareza dan Apin versus Mar'i dan Faisal R. Mar'i dan Faisal R tancap gas sejak set pertama dimulai. Mereka leading beberapa poin meninggalkan lawannya. perbedaan 3-4 poin kerap terjadi, hingga set pertama ditutup 21-17 untuk keunggulan Mar'i dan Faisal R. Pada set ke-2 Apin nampak mulai kelelahan. Sekalipun Fareza secara stamina masih cukup mumpuni, namun belum cukup mem-back up partnernya Apin yang staminanya sudah terkuras. Ditambah dengan lawannya yang tampil apik dan nyaris minim error.  Pada poin-poin krusial Fareza dan Apin berhasil menambah poin demi poin, hingga makin mendekati perolehan poin lawannya. Namun Mar'i dan Faisal R tidak mau begitu saja berhenti berjuang. Mar'i dan Faisal R menjadi juara minggu ini setelah menang tipis 42-39 atas Fareza dan Apin. 

Inilah nama-nama juara kita minggu ini;

Juara 1 Mar'i dan Faisal R

Juara 2 Fareza dan Apin

Juara 3 Adi N dan Nugi / Andre dan Irfan 

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-40, Hari Minggu, 27 November 2022, disertai dengan update ranking Sparta dan akumulasi perolehan medali Sparta;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Janganlah Pernah Menyesal Mengenal Seseorang …Orang Yang TIDAK BAIK, Akan Memberikan PENGALAMAN.... Orang Yang JAHAT, Akan Memberikan PELAJARAN....Orang Yang BAIK, Akan Memberikan KEBAHAGIAAN... Orang Yang SANGAT BAIK, Akan Memberikan KENANGAN YANG INDAH. . . Stay Positive… Sampai jumpa!!!

Minggu, 20 November 2022

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 20 November 2022

 "I do believe in the old saying, ‘What does not kill you makes you stronger. Our experiences, good and bad, make us who we are. By overcoming difficulties, we gain strength and maturity.”

Angelina Jolie

 Ada ungkapan terkenal dari Friedrich Nietzsche yang relevan dengan pertanyaan ini “that which does not kill us makes us stronger”.

Intinya: ketika kita berhadapan dengan sesuatu yang sangat mengancam keselamatan jiwa, reputasi, karir, nama baik/harga diri, tetapi kita berhasil melewatinya maka pengalaman itu akan membuat kita lebih kuat.


Apa bedanya ikan yang hidup di arus yang deras dengan ikan yang hidup di kolam yang airnya tenang. Ikan yang hidup di arus deras lebih tangguh dan kuat karena terbiasa menghadapi berbagai tekanan arus. Apalagi, jika kita bicara ikan-ikan di laut. Gambaran berbagai rintangan yang harus dihadapi oleh ikan-ikan laut seperti tergambar dalam film “Nemo” memberikan kita pandangan betapa makhluk-makhluk di dalam laut mempunyai banyak tekanan dan ancaman yang membuat mereka masing-masing harus mempertahankan diri dengan baik jika ingin terus selamat.

Hampir semua makhluk hidup mempunyai mekanisme pertahanan diri yang berbeda antara satu dengan yang lain. Seekor ular mempunyai bisa yang digunakan untuk mempertahankan diri jika ada ancaman dari pihak luar. Seekor kuda mempunyai empat kaki yang tangguh yang bisa digunakan untuk mempertahankan diri dari berbagai ancaman baik dari depan maupun belakang.

Namun demikian, walaupun secara naluriah seekor binatang mempunyai mekanisme pertahanan dan kekuatan yang mampu digunakan dengan sebaik-baiknya, jika kekuatan itu tidak digunakan, maka kekuatan itu tidak akan bisa keluar. Sama dengan potensi manusia, jika tidak digunakan dengan baik, maka potensi itu juga tidak bisa keluar.

Ada sebuah buku yang menarik sekali yang bercerita tentang seekor gajah yang sedari kecil diikat dengan seutas tali kecil. Sang gajah memberontak, tetapi karena dia kecil, maka tali tersebut kuat menahan berat tubuhnya yang kecil. Lambat laun, gajah itu terus membesar. Tali yang melilit di lehernya tetaplah tali kecil yang dulu digunakan. Gajah itu sebenarnya sekarang memiliki kekuatan yang besar untuk keluar dari ikatannya. Tetapi karena ia terbiasa diikat sejak kecil dan saat ia mencoba keluar dari ikatan tidak mampu, maka hingga besarpun ia masih merasa bahwa ikatan itu terlalu kuat yang membuatnya tidak mau mengeluarkan kekuatan yang dimilikinya.

Itu terjadi karena gajah tersebut tidak pernah mempunyai tantangan berat karena setiap hari selalu dimanjakan dengan makanan dan minuman yang telah disiapkan oleh pelatihnya. Akibatnya, kemampuan yang dimilikinya tidak pernah bisa dimanfaatkan secara maksimal. Lebih celaka lagi, ia terjebak pada pengalaman masa lalu bahwa ia tidak mempunyai kemampuan besar untuk keluar dari berbagai tekanan.

Sama dengan manusia, jika seseorang tidak pernah mengalami berbagai kesulitan dan tekanan hidup, ia tidak akan pernah belajar untuk mengembangkan diri dan bertahan dengan baik.Tekanan hidup mengajarkan kita untuk bisa mengeluarkan semua potensi yang kita miliki dengan maksimal.

Bahkan, terkadang manusia mesti dijebloskan terlebih dahulu dalam sebuah tekanan yang besar, bahkan mesti dijatuhkan pada kondisi yang paling terpuruk sekalian. Keterpurukkan yang mendalam biasanya menimbulkan energi yang luar biasa untuk bangkit.

Seperti orang yang sedang dikejar anjing, ia akan mampu mengeluarkan energi yang luar biasa untuk lari sekencang-kencangnya agar bisa menghindari kejaran anjing tersebut. Bahkan, mungkin ia akan melompati pagar tinggi yang dalam kondisi biasa akan sulit untuk bisa dilakukan.

Lantas, apa saja kekuatan yang bisa didapat dari kesulitan-kesulitan yang kita hadapi?

  1. Fisik menjadi lebih tangguh;
  2. Mental menjadi lebih kuat;
  3. Menjadi lebih terinspirasi;
  4. Menjadi lebih kreatif/inovatif;
  5. Menjadi lebih waspada/antisipatif;
  6. Menjadi lebih peduli terhadap sesama;
  7. Menjadi lebih welas asih;
  8. Menjadi lebih setia kawan;
  9. Menjadi lebih bijak;
  10. Menjadi lebih spiritual/religius;

Apakah di luar kesulitan ada hal yang bisa membuat seseorang menjadi lebih kuat?

Mungkin saja ada! Banyak pengetahuan dan keterampilan, misalnya, bisa membuat seseorang menjadi (tampak) lebih baik, lebih kuat.

Tetapi, kekuatan itu hanya bisa terlihat/terbukti/tergunakan ketika kita berhadapan dengan situasi yang sulit.


Kembali ke reportase...  Jika diamati ada trend dimana para juara merupakan kombinasi dari member lama tandem dengan member baru. Hal ini bisa terlihat pada nama-nama juara kita kali ini. 

Drawing hari ini boleh dibilang kekuatannya sangat merata. Walaupun begitu admin tetap harus memprediksikan beberapa nama unggulan alias seeding. Kali ini admin menjagokan pasangan: Andre dan Dody P, Fatoni dan Deon, Redy dan Zaki R, plus Yoses dan Adi N. Dan benar saja, keempat pasangan inilah yang lolos ke babak semifinal. Result babak penyisihan adalah sebagai berikut; Pada grup A yang menjadi juara grup adalah Andre dan Dody P, sedangkan runner up-nya adalah Yoses dan Adi N. Sementara di grup B Redy dan Zaki R keluar sebagai juara grup, disusul oleh Fatoni dan Deon sebagai runner up.

Hasil drawing semifinal kembali mempertemukan sesama pesaing grup masing-masing. Pada bagan atas mempertemukan Redy dan Zaki R dengan Fatoni dan Deon. Pertarungan sengit di babak penyisihan kembali terjadi lagi di semifinal. Fatoni dan Deon tidak bisa membalaskan kekalahan mereka dibabak penyisihan. Malahan mereka untuk kedua kalinya harus menelan pil pahit kekalahan dengan poin yang sama persis. Dan poinnya poin yang bikin ga bisa tidur, yaitu kalah tipis 41-42 dari Redy dan Zaki R. Dan dibagan bawah, Andre dan Dody P untuk kedua kalinya menang atas Yoses dan Adi N. Tapi kali ini poinnya cukup jauh yaitu 42-28. Padahal di babak penyisihan poinnya beda tipis 42-38.

Pada babak final yang mempertemukan Andre dan Dody P versus Redy dan Zaki R terjadi pertandingan yang seru dan menarik untuk ditonton. Awal set pertama Redy dan Zaki R selalu leading 2 hingga 3 poin. Namun Andre dan Dody P bisa menyusul dan menyamakan perolehan poin13-13. Setelah momentum inilah Andre dan Dody P perolehan poinnya terus memimpin hingga set pertama ditutup dengan 21-19 untuk keunggulan pasangan Andre dan Dody P. Pada set ke-2 Pasangan ini masih mengontrol ritme permainan. Adu smash dan adu drive  seringkali dipertunjukkan oleh kedua pasangan ini. Sekalipun Andre dan Dody P memimpin perolehan poin, tapi jaraknya hanya tipis saja, sekitar 1-3 saja. Unggul lalu kemudian disusul lagi lawannya. Sebetulnya pada poin 40-37 pasangan Redy dan Zaki R memiliki momentum menyusul perolehan poin lawannya, dengan mencecar Dody P yang menyebabkan dia kewalahan dan melakukan kesalahan. Beberapa poin didapat Redy dan Zaki R hinggal bisa mencapai poin 41-40. Namun rupanya Dewi Fortuna masih belum berpihak kepada pasangan ini, karena Andre dan Dody P bisa menutup babak final dengan 42-40, sekaligus memastikan nama mereka sebagai juara Turnamen Mingguan Sparta edisi minggu ke-39 tahun 2022.

Inilah nama-nama juara kita minggu ini;

Juara 1 Andre dan Dody P

Juara 2 Redy dan Zaki R

juara 3 Yoses dan Adi N / Fatoni dan Deon

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-39, Hari Minggu, 20 November 2022, disertai dengan update ranking Sparta dan akumulasi perolehan medali Sparta;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Pelaut yang ulung bukan lahir dari lautan yang tenang, tapi dari lautan dengan ombak yang besar dan badai. Kita akan menjadi manusia yang tangguh bila kita terbiasa menghadapi badai masalah dan cobaan hidup. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase minggu depan. Keep calm and smash hard!!