Powered By Blogger

Minggu, 17 September 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 17 September 2023

  “In Sparta, the word ‘I’ did not exist. The only word was ‘we’.” 

Leonidas, Spartan King


“Kamu egois, kenapa tidak mau menerima pandangan dan perbedaan orang lain?”

Ungkapan tersebut mungkin sering dialami oleh setiap orang dalam kehidupan sosial, entah dalam suatu hubungan dekat (close relationship) antara suami-istri, teman akrab atau dalam kehidupan sosial yang lebih luas antara teman di kantor, atau dalam pertengkaran antara dua orang yang baru kenal sekalipun.


Egoisme adalah sikap yang semuanya diukur dari kepentingan pribadi (self-interest). Suatu tindakan untuk mempertahankan pandangan atau bahkan kepemilikan atas dasar baik-buruk yang berasal dari konsep diri bahwa pandangan atau kepemilikannya harus dipertahankan, orang lain harus mengikuti.

Egoisme berasal dari kata ego, yaitu konsep psikologis yang berkaitan dengan persepsi individu tentang dirinya sendiri yang berpengaruh pada tindakannya (Sobur, Psikologi Umum, 2016). Seseorang yang selalu mengutamakan kepentingan diri sendiri disebut orang egois.

Saat seorang anak ditegur oleh temannya karena ngebut di jalan, dijawab: “Motor ini motor gua, yang beli gua, terserah gua, kenapa lu jadi repot?” Rasa-rasanya berhadapan dengan orang semacam ini, ujungnya pasti menyebalkan. Susah dikasih tahu. Susah diberi pengertian. Tidak mau tahu kondisi orang lain, yang diketahui hanya dirinya sendiri.

Atau saat seorang teman (A) bermaksud baik mengingatkan temannya (B) dengan ungkapan: “Jangan telat lho. Kalau telat nanti kutinggal”. Teman yang diingatkan malah mengatakan ungkapan itu sebagai nada ancaman, lantas ia marah. Ia sedang merasa dirinya diancam.

Di kesempatan lain, saat teman yang diingatkan itu (B) mengatakan, “Jangan diposting sebelum aku approve“, lalu temannya (A) mengatakan, “Lho kok jadi ngancam”, si B malah bersikukuh dan malah marah, bahwa ungkapan itu bukan ancaman.

Yang manakah yang egois? Dua situasi saat si B ditegur, malah ia bilang diancam. Tetapi saat ia sendiri mengungkapkan yang struktur kalimatnya hampir sama, malah ia mengatakan itu bukan ancaman. Ini gambaran orang yang sangat egois, karena semua diukur dari cara pandang diri-sendiri dan cenderung tidak konsisten.

Orang yang egois yang diketahui hanya perasaan dirinya sendiri. Lama-lama orang malas bergaul dengan orang seperti ini. Lebih banyak mudarat ketimbang manfaat. Bahkan, bukan tidak mungkin, bisa timbul prasangka (prejudice) orang lain pada orang semacam ini.

Orang egois cirinya adalah mau menang sendiri, tidak mau mengalah, mengutamakan kepentingan sendiri, sulit menerima saran sepanjang tidak menguntungkan dirinya, tidak kooperatif, rasa toleransi kecil, perhitungan, kurang pengertian, keras kepala, ingin menang dalam setiap perdebatan, dan anti minta maaf (Suhanda, Kompas, 2017 dan berbagai sumber).

Lawan dari egoisme adalah altruisme. Altruisme muncul sebagai suatu sikap di mana pertimbangan diri sendiri digantikan dengan mementingkan orang lain. Fokus altruisme bukan ego, tapi kepentingan orang lain, atau sosial.

Saat seseorang yang sedang buru-buru ke kantor lalu mendapati di jalan orang yang jatuh dari motor atau tabrakan, orang dengan ciri altruisme akan turun dan menolong orang yang sedang memerlukan pertolongan tanpa diminta. Itu karena yang dikedepankan adalah bukan kepentingan diri sendiri, tetapi orang lain.

Apakah orang yang egois akan susah menolong orang lain? Tidak juga. Orang yang egois tetap ada kecendrungan diri untuk menolong orang lain. Tetapi, ia menolong orang lain karena didorong untuk memuaskan diri sendiri. Entah untuk pamer atau memberi karena barang yang akan diberikan sudah tidak diperlukan lagi, yang intinya berawal dari kepentingan sendiri.

Itulah yang menyebabkan banyaknya kajian mengenai Egoisme vs Altruisme, baik dalam kajian Psikologi dan Etika (Filsafat), karena sikap egoisme dan altruisme di dunia nyata kadang tumpang-tindih.

Orang akan salah menilai ketika melihat seseorang yang sedang melakukan donor darah, misalnya, atau orang yang sedang membagikan bingkisan lebaran. Ia akan disebut dermawan. Ia dinilai peka sosial, altruistik. Padahal, belum tentu.

Perbuatan peduli sosial tentu baik dan perlu dikembangkan. Tetapi, jika dilakukan atas dasar egoisme, kepedulian ini hanya sebagai tindakan pemanis. Bukan inheren dalam diri seseorang. Sehingga ketika dalam situasi tertentu, justru akan sangat kontras perbuatannya.

Di satu kesempatan ia sangat peduli sosial, tetapi di kesempatan lain, ia sangat korup dan menindas.

Dalam kajian etika, seorang yang melakukan perbaikan atas dasar untuk memuaskan diri sendiri apalagi untuk pamer di media sosial, perbuatan baik itu kurang memiliki makna.

Adapun dalam kajian psikologi, orang yang egois cenderung akan tidak merasa puas dengan semua keadaan. Karena hidup selalu tidak sama dengan keinginan, maka orang egois akan selalu frutrasi dalam melihat hal yang berbeda dengan konsep dirinya.

Mengetahui tipe kepribadian diri sendiri apakah egois ataukah altruis sangat penting. Karena boleh jadi orang bersikap buruk terhadap kita, bukan karena murni orang lain jahat, tetapi juga mungkin karena diri kita sangat egois, ingin menang sendiri, bahkan tidak pernah mau minta maaf ketika salah. Pokoknya harus orang lain yang minta maaf. Gawat kalau sudah begini.


Kembali ke reportase...  Siang tadi cuaca sedikit bersahabat. Cerah tapi tidak terlalu panas membara. Hanya panas aja dan masih cukup bikin keringetan sekalipun cuma duduk-duduk saja :)

Hari ini Sparta kedatangan 6 member baru. 5 orang yang berpartisipasi di turnamen mingguan Sparta, diantaranya adalah: Hermansyah, Abdu, Rigel, Hibban, dan Alfan. Dan satu orang lagi hanya ikutan mabar saja, yaitu: Galan. Welcome to the club guys!!

Hasil drawing kali ini cukup adil, karena tiap grup terdiri dari 4 pasang. Sehingga tenaga yang dikeluarkan kurang lebih sama.  Sejujurnya, awalnya admin meemperkirakan grup B persaingannya lebih berat karena dihuni oleh pemain-pemain hebat. 3 pasang unggulan juga admin perkirakan berasal dari grup B. Mereka adalah: Kencana dan Apin, Rama P dan Razaq, lalu ada Alfan F dan Faisal R. Sementara dari grup A admin hanya memprediksi Peter dan Hizkia Ken yang akan lolos ke babak berikutnya, karena admin belum bisa membaca peta kekuatan pasangan-pasangan yang mix dengan para pemain pendatang baru.

Berikut ini adalah  2 pasang juara grup dan 2 pasang runner up grup baik dari grup A maupun grup B;

Grup A, Juara grup: Rama Dhany dan Rigel runner up grup: Peter dan Hizkia Ken

Grup B, Juara grup:  Kencana dan Apin, runner up grup: Alfan F dan Faisal R

Ada sedikit kejutan, dimana unggulan pertama yaitu Alfan dan Faisal R, kalah dari pasangan Kencana dan Apin. Sehingga Alfan dan Faisal R hanya menempati posisi runner up grup.'

Drawing semifinal mempertemukan para semifinalis secara menyilang. Pada bagan atas terjadi pertemuan antara Kencana dan Apin versus Peter dan Hizkia Ken. Diluar perkiraan, Peter dan Hizkia Ken menang secara meyakinkan 42-32, menaklukkan Kencana dan Apin.  padahal sebelum turun main di babak semifinal, paha bagian belakang Hizkia Ken mengalami kram. jadi mereka tak berekspektasi terlalu tinggi.

Sementara pada bagan bawah Rama Dhany dan Rigel bertemu dengan Alfan F dan Faisal R. Kali ini Alfan Fdan Faisal R menjadi korban keganasan pasangan baru yang solid, Rama Dhany dan Rigel. Mereka secara mengejutkan harus tersingkir dengan skor 34-42 atas lawannya tersebut.

Babak final seperti 'reuni' grup A. Karena para finalis ini keduanya merupakan jebolan dari grup A. Set pertama dibuka Rama Dhany dan Rigel dengan langsung tancap gas. Dipertarrungan awal perolehan poin mereka sudah leading. Dan sudah diduga, selanjutnya kendali permainan dikuasai oleh pasangan ini. Paduan permainan ciamik dari Rama Dhany yang menjadi playmaker, berkolaborasi dengan power tangan kidal Rigel yang menjadi eksekutor.  Tanpa kesulitan berarti, Rama Dhany dan Rigel menutup set pertama dengan 21-7. 

Pada set ke-dua permainan Rama Dhany dan Rigel masih cukup stabil, dan masih konsisten menjaga jarak selisih poin cukup jauh. Kondisi kram otot Hizkia Ken kembali terasa lagi, dan ketidakakuratan pukulan Peter, yang mengalami kelelahan karena faktor usia, membuat penampilan meraka kurang maksimal. 

Tak bisa dipungkiri Rama Dhany dan Rigel susah untuk ditaklukkan. Diajak main bola-bola cepat, pergerakkan mereka jauh lebih cepat. Diajak main rally mereka pun lebih unggul. Dan mereka sangat jarang mengangkat bola, hingga susah untuk diserang. Hingga set kedua pun berakhir dengan skor 42-28 untuk kemenangan Rama Dhany dan Rigel.

Hasil ini sekaligus mengubur ambisi Hizkia Ken yang ingin menyempurnakan dengan medali emas di minggu ini, karena dua minggu minggu sebelumnya, secara berturut-turut masuk babak final dan hanya menjadi runner up saja. Apa mau dikata, minggu ini dia harus puas membuat Hattrick di posisi runner up.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 17 September 2023;

Juara 1 Rama Dhany dan Rigel

Juara 2 Peter dan Hizkia Ken

Juara 3 Kencana dan Apin / Alfan F dan Faisal R

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-32 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

“Egoisme adalah pencerminan harkat diri yang rendah. Manusia egois cenderung menuntut orang-orang di sekelilingnya untuk memenuhi segala apa yang ia butuhkan jauh melebihi apa yang sanggup ia terima, karena secara emosional mereka gagal memperoleh pemuasan dari dirinya sendiri.” Titon Rahmawan. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportse selanjutnya.


Minggu, 10 September 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 10 September 2023

"Life isn't about finding yourself. Life is about creating yourself."

George Bernard Shaw


“Jadilah dirimu yang sebenar-benarnya.” kata Polonius di Hamlet, karya William Shakespeare yang ditulis lima abad lalu.

Siapakah kamu?

Mari bayangkan sebuah skenario. Saat kamu hendak memperkenalkan diri di sebuah lingkungan kerja baru, secara naluriah dan tanpa banyak berpikir kamu akan memberikan nama, usia, latar belakang, pekerjaan dan hobimu, mungkin bagimu ini sudah cukup untuk mendefinisikan “dirimu”.


Dalam skenario lain yang lebih santai — saat memperkenalkan diri dalam lingkup grup sosial baru misalnya — kamu mungkin akan memberikan beberapa hal yang lebih personal, seperti menyebutkan minat khusus yang sedang kamu dalami, series/anime yang sedang kamu tonton belakangan ini, tokoh idola atau superhero favoritmu, atau bahkan mengungkap tipe MBTI-mu, kamu akan menjawabnya dengan nada yang lebih bersemangat.

Namun, ini semua bukanlah dirimu yang sebenarnya. Ini hanyalah aspek atau bagian dari dirimu. Dirimu yang sebenarnya adalah seluruh bagian dari dirimu, dirimu secara utuh. Bukan salah satu atau sebagian saja.

Lalu, siapa dirimu yang sebenarnya? Pikirkan sejenak, saat kamu sendirian, merefleksi kembali pertanyaan ini, apakah kamu benar-benar tahu jawabannya? Mungkin kamu tahu. Mungkin tidak. Atau mungkin kamu “pikir” kamu tahu, padahal kamu sama sekali tidak tahu. Apakah diri kita yang sebenarnya selaras dengan jati diri kita?

Menurut KBBI, jati diri adalah: “ciri-ciri, gambaran, atau keadaan khusus seseorang atau suatu benda; identitas.”

Secara singkat, jati diri berhubungan dengan identitas. Identitas yang dimaksud adalah bagian dari “inner-self” kita: bagian dalam dari diri kita yang tak kasat mata; perasaan, intuisi, nilai, keyakinan, kepribadian, pikiran, emosi, fantasi, spiritualitas, keinginan, dan tujuan.

Menurut saya jati diri bukan dicari, namun dipahami.

Banyak orang melakukan perjalanan “pencarian jati diri” tanpa benar-benar memahami diri mereka. Hasilnya, sebagian dapat “menemukan” jati diri mereka (dengan rentang waktu yang berbeda-beda), namun sebagian lain merasa tak kunjung sampai pada tujuannya, bahkan hingga akhir hayatnya. Mereka hidup tanpa benar-benar memahami siapa diri mereka sebenarnya. Layaknya sebuah “ikan tak bernyawa” yang hanya mengikuti arus lautan, mengapung kemanapun dibawanya.

Apakah jati diri dapat hilang dan pergi?

Sebagian dari kita merasa dapat menemukan jati diri beberapa kali dalam hidup, kita berpikir bahwa jati diri kita saat masih berusia 17 tahun dan 35 tahun akan berbeda. Pasti kamu juga pernah mendengar istilah orang yang ‘kehilangan jati diri’. Lalu, apakah masih bisa dikatakan sejati apabila ia dapat berubah-ubah, hilang dan pergi?

Agar tidak terjebak dalam pemikiran ini, sekali lagi kita perlu mengubah pola pikir kita: jati diri bukan dicari, tapi dipahami. Apabila jati diri “dicari”, maka di momen saat kita merasa menemukannya, kita bisa dengan mudah merasa “telah sampai pada tujuan”, padahal proses pemahaman jati diri akan terus berlaku seumur hidup kita. Jati diri perlu dipahami, dan pemahaman ini adalah bagian dari kehidupan itu sendiri.

Poinnya adalah: tak perlu mencari jati diri ke luar sana, melainkan lihat dan pahamilah ke dalam dirimu sendiri.

“Can you remember who you were, before the world told you who you should be?” Charles Bukowski

Mengapa penting untuk memahami diri kita sebenarnya?

Setiap orang itu unik (kecuali kamu bisa mengkloning dirimu sendiri), maka jati dirimu yang sebenarnya tidak dapat dikotak-kotakkan oleh label apa pun. Memahami diri kita menjadi penting untuk dapat benar-benar “menjalani hidup”, bukan hanya “memainkan peran” dalam hidup ini.

Ironisnya, sebagian besar dari kita berpikir sudah mengenal diri kita dengan baik, namun studi psikologi terbaru menyatakan sebaliknya. Psikolog Tasha Eurich dalam buku “Insight” menyatakan sebuah statement keras: “Almost nobody is self-aware.”

Banyak dari kita sebenarnya “berdelusi” tentang konsep yang kita buat atas diri kita sendiri.

Hal ini dapat terjadi karena sebagian besar hidup kita digunakan untuk mengikuti apa yang menarik bagi kita, apa yang berhubungan dengan diri kita, yang mana sesungguhnya ini hanyalah alasan untuk bisa menjadi “bagian dari sesuatu”. Sebagai makhluk sosial, kita cenderung mengikuti arus mainstream karena kita ingin menjadi bagian dari hal yang lebih besar.

Apakah artinya kita harus menjadi individualis yang egosentris? Tentu bukan. Tidak salah mencari inspirasi dan aspirasi dari orang atau tokoh yang kita kagumi, justru baik sebagai tolak ukur kita dalam mengejar mimpi atau mencapai tujuan dalam hidup. We all need someone to look up to. Tapi, pada titik tertentu kita harus membuat keputusan untuk diri sendiri berdasarkan kemampuan kita, memahami diri tanpa berada di bawah bayangan sosok atau orang lain, supaya kita bisa lebih bertanggung jawab terhadap diri kita sendiri, dan dapat mencari solusi ketika rintangan hidup — yang seringkali tanpa aba-aba — dilempar secara kasar ke muka kita. Semua ini dapat dilakukan dengan mulai memahami diri kita sendiri secara sadar dan bertanggung jawab. Bukan secara mentah-mentah menerima pemberian “cap identitas” dari orang lain. Embrace who you are, not what the world says you should be, and the rest will follow.

“The privilege of a lifetime is to become who you really are.” Carl Jung

Memahami jati diri adalah proses seumur hidup.

Ketika saya masih SD, saya tidak benar-benar tahu siapa diri saya, apa yang saya perjuangkan, nilai apa yang saya pegang, apa tujuan hidup saya dan lain sebagainya. Saat lulus kuliah, saya mulai bisa memahami hal tersebut sedikit demi sedikit. Pemahaman jati diri secara kongruen ini berpengaruh terhadap hidup saya, bagaimana saya bertindak dan berinteraksi dengan orang lain. Tentu ada kalanya saya terjatuh, salah, kalah dan gagal. Namun hal terbaik dari semua itu adalah, saya tidak perlu menyalahkan keadaan (apalagi orang lain), karena saya telah lebih jujur terhadap diri sendiri. Kegagalan saya adalah karena pemahaman diri saya yang belum sempurna. Saya hanya perlu terus belajar lagi dan lagi.

Memahami diri kita artinya memahami perasaan, intuisi, nilai, keyakinan, kepribadian, pikiran, emosi, fantasi, spiritualitas, keinginan, dan tujuan kita.

Tidak apa-apa jika kita tidak dapat memahaminya secara utuh saat ini. Keseluruhan proses pemahaman jati diri adalah perjalanan panjang yang perlu dilatih. Latihan ini dapat dimulai dengan mempertanyakan “inner-self" kita, melakukan introspeksi secara konstan, menjadi lebih sadar (aware) terhadap pikiran dan perasaan kita, serta menyelaraskannya dengan action kita. Sekali lagi, ini adalah proses belajar seumur hidup. Maka selama kita masih bernafas di dunia ini, tentu tidak pernah terlambat untuk memulainya.

“Knowing yourself is the beginning of all wisdom.”Aristotle

Saat kita dapat memahami diri sendiri dan memutuskan untuk menampilkan diri otentik kita yang tidak sempurna ini pada dunia, kita menerima bagian diri kita yang sesungguhnya, sehingga dari situlah kita dapat terus menerus belajar dan berkembang untuk menjadi manusia yang lebih berguna. Kebenaran diri lah yang akan menulis “cerita asli” hidup kita — alih-alih didikte atau dituliskan oleh orang lain. Pada masanya, cerita ini tak hanya akan tertinggal sebagai memori yang akan sirna dan terlupakan saat kita telah tiada, melainkan sebagai bukti nyata bahwa kita, sebagai diri kita yang sebenar-benarnya, dapat memberi pengaruh kepada dunia.

Because everything we do — no matter how small — will leave an impact on the world. At some point, to someone, it matters.

Maka, pertanyaan selanjutnya adalah, beranikah kamu menjadi dirimu yang sebenarnya?


Kwmbali ke reportase...  Minggu 10 september merupakan Turnamen Mingguan Sparta edisi minggu ke 31. Masih tak banyak perubahan masalah kehadiran mengingat masih banyak anak rantau yang belum kembali ke bandung.  Tapi gpp, agenda harus terus berjalan sekalipun ada beberapa hal yang kadang membuat admin harus mengelus dada. 

Satu hal yang menggembirakan, hari ini kita kedatangan member baru yang namanya Topan Prayoga. Selamat bergabung dengan keluarga Sparta, ya.

Drawing minggu ini boleh dibilang cukup merata dan hampir sama kuat. Yang paling menonjol mungkin hanya pasangan Fatoni dan Faisal R, maka tak mengherankan bila langkah mereka begitu mulus. 

Berikut ini adalah  2 pasang juara grup dan 2 pasang runner up grup baik dari grup A maupun grup B;

Grup A, Juara grup: Apin dan Hizkia Ken runner up grup: Fathur dan Peter

Grup B, Juara grup:  Fatoni dan Faisal R runner up grup: Huda dan Kencana

Hasil drawing semifinal kembali mempertemukan sesama juara dan runner up grupnya masing-masing.  Apin dan Hizkia Ken yang berhadapan dengan Fathur dan Peter, tanpa ada kendala menang 42-33. Sementara Fatoni dan Faisal R yang kembali bertarung dengan Huda dan Kencana, untuk kedua kalinya memenangi pertandingan. Mereka menang dengan skor cukup meyakinkan 42-30.

Pertemuan antara pasangan Apin dan Hizkia Ken dengan Fatoni dan Faisal R boleh dibilang merupakan partai final ideal minggu ini. Karena kedua finalis ini unggul atas lawan-lawannya sejak babak penyisihan hingga semifinal. Mereka memenangkan semua laga alias tak kehilangan satu partai pun.

Set pertama babak final dibuka lumayan seru. Kedua pasangan kelihatan tak mau mengalah begitu saja dari lawannya. Hizkia Ken yang baru pulang dari luar kota, setelah seminggu keliling Jawa. Tak bisa dipungkiri kali ini dia tampil kurang prima, karena mengalami kelelahan fisik. Ditambah lagi Apin dan Hizkia Ken bertanding lebih banyak di babak penyisihan dibandingkan dengan kompetitornya.  Fatoni dan Faisal R yang tampil ciamik dan saling melengkapi. Rotasi mereka di lapangan pun, terlihat kompak. Tanpa basa basi Fatoni dan Faisal R langsung meninggalkan perolehan poin lawannya. Mereka membungkus set pertama dengan 21-15.

pada set kedua, Apin dan Hizkia Ken tidak diberi ruang untuk berkembang oleh Fatoni dan Faisal R. Mereka tak bisa memberikan perlawanan maksimal. Setelah perolehan poin mereka tertinggal makin jauh, tak banyak yang bisa mereka lakukan, selain sabar dan tawakal he he he... Babak final ditutup dengan 42-27 untuk kemenangan Fatoni dan Faisal R.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 10 September 2023;

Juara 1 Fatoni dan Faisal R

Juara 2 Apin dan Hizkia Ken

Juara 3 Fathur dan Peter/Huda dan Kencana

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-31 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

 “Never stop just short of discovering the real you. Even if it takes you until your last breath to get there, the journey along the way will be well worth it.” ― Christine E. Szymansk. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportse selanjutnya

Minggu, 03 September 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 3 September 2023

 “Intuition doesn't tell you what you want to hear; it tells you what you need to hear.”

Sonia Choquette


Intuisi merupakan kemampuan seseorang untuk mengetahui sesuatu tanpa dia sadari bahwa dia memiliki kemampuan tersebut. Sepertinya menyenangkan ya, jika kita punya intuisi dan kemudian menebak segala sesuatu dengan benar. Tapi apakah intuisi hanya soal tebak-menebak saja?


Dalam artikel ini, kita akan membahas lengkap mengenai intuisi. Mulai dari definisi, contoh, hingga cara mengasahnya. Ya, intuisi sangat bisa diasah, lho! Tertarik untuk mempertajam intuisi Anda? Simak penjelasan lengkapnya di bawah.

Intuisi adalah kemampuan untuk mengetahui dan memahami sesuatu tanpa dipikirkan dan dipelajari, dapat diartikan juga sebagai bisikan hati atau gerak hati. Kata ini sering tumpang tindih dengan firasat dan feeling, meskipun sejatinya ketiganya tidak sama.

Sementara itu, menurut Sriningsih dalam studi Apakah Intuisi Dapat Menghindarkan Diri dari Perilaku Berisiko di situs fpsi.mercubuana-yogya.ac.id, intuisi adalah pengetahuan tentang hal-hal yang tidak diketahui karena individu tidak pernah menyadari bahwa sebenarnya pengetahuan tersebut telah dimilikinya.

Untuk bisa membedakannya dengan firasat dan feeling, kita dapat memahami intuisi berdasarkan contoh-contoh di bawah ini, mengutip Alfa Odette dalam scribd.com.

1. Unconscious Mind

Misalnya saat kita menyetir motor, kita secara otomatis akan menggerakkan motor tersebut tanpa proses berpikir terlalu rumit untuk menemukan fakta logis, misalnya mengukur lebar jalan untuk menentukan kecepatan atau harus ke arah kanan atau kiri.

2. Immediate Apprehension atau Direct Knowing

Contohnya ketika seseorang tiba-tiba ingin membaca sebuah buku tanpa memahami 100 persen apa buku yang ingin dibacanya, dan ternyata di dalam buku itu terdapat banyak informasi atau keterangan yang dibutuhkan dan dicari selama ini.

3. Heart Intelligence

Hal ini dikenal juga dengan istilah 'mengikuti kata hati'. Misalnya ketika seseorang merasa harus pergi ke suatu tempat, dan ternyata di sana dia mengalami sesuatu yang mengubah hidupnya ke arah yang lebih baik.

4. Knowledge by Acquaintance

Intuisi yang satu ini biasanya didasarkan pada pengalaman. Contohnya seseorang hendak menanamkan saham di sebuah perusahaan. Pikirannya otomatis akan mengkalkulasi untung rugi jika menanamkan saham di sana dan akan mempengaruhi keputusannya. Tapi proses berpikir di sini lagi-lagi bukan proses berpikir yang rumit, melainkan lebih banyak mengandalkan sense.

5. Direct Perception

Misalnya seseorang tiba-tiba merasa akan mendapatkan kabar dari temannya. Ternyata tidak lama kemudian, temannya benar-benar memberi kabar.


Cara Mengasah Intuisi

Melihat contoh-contoh di atas, sepertinya sangat menarik jika kita memiliki intuisi atau kemampuan berpikir tanpa sadar dan tanpa diketahui sebelumnya seperti itu. Apakah intuisi hanya dimiliki orang-orang tertentu yang berbakat saja?

Tidak. Intuisi juga bisa diasah. Jadi kamu juga bisa saja memiliki intuisi yang kuat. Berikut cara mengasah intuisi dikutip dari situs mindbodygreen.com.

1. Meditasi

Salah satu langkah awal untuk memperkuat intuisi kita adalah dengan bermeditasi. Kegiatan ini mengharuskan kita diam dan menyepi sehingga kita dapat fokus kepada perasaan kita dan berlatih mendengar suara hati sendiri.

2. Mempertajam Indera

Manusia memiliki lima indera: penglihatan, pendengaran, penciuman, peraba, dan pengecap. Perkuat sensitivitas lima indera tersebut, siapa tahu kemudian Anda bisa merasakan indera baru yakni indera keenam.

3. Tuangkan Pikiran dengan Cara Kreatif

Intuisi adalah tentang mengikuti pikiran dan hati. Untuk bisa memahami kedua hal tersebut, seringlah menuangkan pikiran. Akan lebih baik dengan cara yang kreatif seperti menggambar atau menulis jurnal.

4. Menguji 'Tebakan'

Kita sering menebak-nebak bagaimana sesuatu akan terjadi, bukan? Untuk memastikan bahwa intuisi kita benar, coba tulis tebakan Anda tersebut dan lihat nanti, apakah tebakan tersebut benar atau tidak. Jika banyak benarnya, selamat! Berarti intuisi Anda mulai terasah.

5. Memahami Tubuh

Sering kali tanpa kita sadari, tubuh bereaksi lebih cepat daripada pikiran. Terutama ketika kita merasa berada dalam bahaya. Karena itu, jika ingin memperkuat intuisi, kita juga harus memahami tubuh kita. Kenali tanda-tanda yang terjadi pada tubuh kita sebelum sesuatu terjadi. Yang paling mudah dikenali adalah sakit (diawali dengan demam, batuk, dan sebagainya).

6. Meluangkan Waktu di Luar Rutinitas

Menjalankan rutinitas terkadang bisa mengikis intuisi kita, lho. Karena kita mengerjakan hal yang sama setiap hari tanpa tantangan. Coba untuk meluangkan waktu melakukan sesuatu di luar rutinitas sesekali. Anda bisa belajar untuk mengenali perasaan apa yang Anda rasakan ketika melakukan hal di luar rutinitas tersebut. Apakah senang, tegang, excited, atau lainnya.

7. Kembali ke Alam

Sesekali kita juga perlu kembali ke alam dan menikmati suasana tenang dan damai di sana, jauh dari distraksi teknologi. Hal ini memberi kita kesempatan untuk lebih banyak berbicara dengan diri sendiri dan memahami isi pikiran kita sendiri.

8. Kurangi Berpikir, Perbanyak Merasa

Bukan berarti kita tidak perlu lagi berpikir. Di sini maksudnya adalah perbanyak proporsi untuk merasa dan bertindak berdasarkan perasaan, bukan hanya berdasarkan pikiran logis. Tidak perlu khawatir dicap baper, karena memang orang dengan intuisi yang kuat lebih banyak mengandalkan rasa.

9. Lakukan Hal Repetitif yang Menenangkan

Contohnya seperti lari atau jogging, memotong-motong bahan makanan, mewarnai, atau bermain piano. Hal-hal seperti itu akan membantu pikiran kita lebih tenang dan memberi kesempatan untuk meningkatkan intuisi.

10. Membaca Buku tentang Intuisi

Kegiatan membaca sendiri kemungkinan akan membuat pikiran dan perasaan kita berkembang. Karena itu, ada baiknya juga kita membaca buku tentang intuisi supaya lebih memahami bagaimana cara kerja intuisi dan bagaimana mengasahnya.


Kembali ke reportase...  Waktu begitu cepat berlalu... Tanpa terasa kita sudah memasuki Bulan September, yang artinya 4 bulan terakhir menuju akhir tahun. Sebentar lagi rekan-rekan Spartan yang masih mahasiswa akan kembali memasuki semeseter baru, yang artinya mereka akan kembali dari kampung halamannya. 

Dari drawing hari ini admin memprediksi beberapa pasangan yang akan sukses melaju ke babak 4 besar.  Mereka adalah; Faisal R dan Razaq, Fathur dan Apin, Hizkia Ken dan Rama, lalu Yusuf dan Yusril. Dan benar saja merekalah yang lolos dario masing-masing grup. 

Berikut ini adalah  2 pasang juara grup dan 2 pasang runner up grup yang berhak melaju ke semifinal;

Grup A, Juara grup: Fathur dan Apin runner up grup: Faisal R dan Razaq

Grup B, Juara grup:  Hizkia Ken dan Rama runner up grup:  Yusuf dan Yusril

Hasil drawing babak semifinal mentakdirkan bertemunya kembali para sesama pesaing grup. Tanpa kesulitan berarti, para juara grup kembali mengkandaskan lawan-lawannya di semifinal. Fathur dan Apin sukses mengalahkan Faisal R dan Razaq dengan 42-33. Sementara Hizkia Ken dan Rama menang 42-30 dari lawannya,Yusuf dan Yusril.

Pertemuan Fathur dan Apin VS Hizkia Ken dan Rama sudah terprediksi dari awal. Karena mereka boleh dikatakan sebagai pasangan terkuat minggu ini. Sete pertama babak final dibuka dengan melesatnya perolehan poin Fathur dan Apin yang tanpa basas-basi meninggalkan perolehan poin Hizkia Ken dan Rama. Pada service pertama mereka langsung mengantongi poin  5-1. Sampai memasuki pertengahan set pertama Hizkia Ken dan Rama beberapa kali tertinggal 4 hingga 5 poin. Namun pasangan ini tidak mau menyerah begitu saja. Mereka mampu menyamakan skor sebanyak 2 kali, yaitu pada kedudukan 12-12 dan 13-13. Dan setelah itu pasangan Fathur dan Apin makin merajalela menggempur lawannya dengan bola-bola mematikan. Set pertama ditutup dengan 21-17 untuk keunggulan sementara Fathur dan Apin. 

Pada set ke-2 Fathur dan Apin makin memperlebar jarak perolehan poin, bahkan jaraknya sempat menyentuh 10 poin. Beberapa kali didekati hingga selisihnya menipis 2 poin, namun beberapa kali pula kembali menjauh lagi. Partai final kali ini boleh dibilang dibilang antiklimaks buat pasangan Hizkia Ken dan Rama. Mereka yang dari fase penyisihan grup hingga babak semifinal sangat ganas mengalahkan lawan-lawannya dengan skor sangat telak. Namun di babak final mereka seperti kehilangan 'touch' permainannya. Entah berapa kali bola mati hanya dengan 1-2 kali tepok saja. Berbeda dengan Fathur dan Apin yang pada fase penyisihan grup bertarung dengan skor sangat ketat, bahkan pernah hanya menang 42-41 atas lawannya. Dan di babak final mereka justru makin onfire. Tak mengherankan jika mereka yang menjadi juara kita minggu ini. Fathur dan Apin menutup babak final dengan 42-32, sekaligus membungkus gelar juara Turnamen Mingguan Sparta edisi minggu ke-30.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 3 September 2023;

Juara 1 Fathur dan Apin

Juara 2 Hizkia Ken dan Rama

Juara 3 Faisal R dan Razaq / Yusuf dan Yusril

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-30 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

"Ikuti instingmu dan jangan biarkan pendapat orang lain tentangmu menjadi pendapatmu tentang dirimu sendiri."  Sarah Jessica Parker. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportse selanjutnya


Minggu, 27 Agustus 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 27 Agustus 2023

 “There is great change to be experienced once you learn the power of letting go. Stop allowing anyone or anything to control, limit, repress, or discourage you from being your true self! Today is YOURS to shape - own it - break free from people and things that poison or dilute your spirit.”

Steve Maraboli


Salah satu hal yang dilakukan oleh mereka yang bermental kuat adalah tidak membiarkan orang lain mengontrol hidupnya. Itulah sebabnya ia memiliki kualitas diri yang baik, sebab ia mengenali dan menyadari kekuatan yang dimilikinya.


Apakah kita pernah berada dalam situasi di mana orang lain begitu mengontrol hidup kita? Misalnya, seorang rekan kerja yang selalu berpandangan negatif dan berbicara negatif tentang kita. Sehingga kita merasa sangat tidak nyaman akan pandangannya itu dan berupaya untuk dinilai baik olehnya.

Atau mungkin kita adalah pasangan yang harus selalu mengikuti apa yang diinginkan pasangan. Misalnya menuruti mood pasangan, hingga kita merasa hidup kita bukan milik sendiri.

Seringkali kita memang begitu, membiarkan orang lain memiliki ‘kuasa’ untuk mempengaruhi cara berpikir, perasaan, dan tingkah laku kita. Padahal membiarkan orang lain memegang kontrol akan hidup kita bisa saja menghancurkan kekuatan dan prinsip kita sendiri.

Jangan mau berlama-lama seperti itu, semakin kita membiarkan hidup kita dikontrol perkataan dan pandangan orang lain, semakin pula kekuatan jati diri kita memudar. Lalu bagaimana caranya agar hidup kita tidak dikontrol orang lain? Caranya adalah menjaga prinsip dan kekuatan personal kita sendiri. Berikut tips agar kita semakin kuat dan percaya diri dengan kekuatan personal kita:

1. Jangan buang energi untuk mengeluh

Berhentilah Mengeluh. Terlalu banyak mengeluh tentang teman-teman, keluarga, dan rekan kerja menandakan kita terlalu fokus terhadap masalah. Jika fokus kita adalah masalah, kita tidak akan pernah menemukan solusi dari masalah itu. Mengomel dan mengeluh menunjukkan bahwa kita tidak memiliki kekuatan dan kuasa untuk mengendalikan situasi kita sendiri.

2. Bertanggung jawab atas emosi dan perasaan sendiri

Orang Yang Sehat Emosinya, Memiliki Keyakinan dan Kepercayaan Diri. Jangan biarkan perilaku orang lain mendikte emosi kita. Katakanlah ibu mertua kita membuat kita merasa menjadi menantu yang buruk atau atasan yang membuat kita kesal dan marah. Jika perilaku mereka mengontrol perasaan kita, itu berarti kita tidak memiliki kontrol akan diri kita sendiri. Sebaiknya kita belajar mengontrol emosi kita bukan berdasar pada perlakuan orang lain pada kita

3. Menetapkan batasan yang sehat pada diri sendiri

Buatlah batasan buat diri sendiri, apa yang bisa dikerjakan dan apa yang tidak bisa.

Boleh merasa bersalah, tapi jangan izinkan rasa bersalah terus menghantui. Dengan menyadari kelemahan diri sendiri, kita akan menetapkan batasan terhadap apa yang dapat kita tanggung atau tidak. Jangan memaksakan diri untuk melakukan apa yang orang lain harapkan bagi kita.

4. Belajarlah memaafkan

Menyimpan dendam terhadap orang lain termasuk tanda kita tidak memiliki kontrol akan diri kita sendiri. Membenci orang lain sebenarnya tidak menghukum  orang lain, namun menghukum diri sendiri.

Memaafkan orang lain merupakan cara terbaik untuk menjadi semakin kuat. Sebab memaafkan bukan berarti membenarkan kesalahan orang lain. Namun kita memilih untuk menggunakan kekuatan personal kita untuk mengatasi kebencian dan amarah.

5. Miliki  nilai dan prinsip sendiri

Jika kita tidak memiliki nilai dan prinsip tersendiri yang kita pegang, kita semakin berisiko untuk dikendalikan orang lain. Kita menjadi mudah dipengaruhi dan dikuasai oleh orang lain. Kekuatan personal seseorang bisa dinilai dari teguhnya pendiriannya.


Kembali ke reportase...  Tanpa terasa kita sudah memasuki minggu terakhir Bulan Agustus. Minggu 27 Agustus 2023, yang merupakan edisi minggu ke-29 gelaran Turnamen Mingguan Sparta tahun 2023, diikuti oleh 14 orang Spartan. Tak banyak memang, semoga dalam beberpa minggu ke depan para generasi muda Sparta sudah pada balik dari kampung halamannya, setelah libur panjang.

Hasil drawing hari ini, membagi persaingan fase grup kedalam 2 grup yang masing-masing berisi 4 dan 3 grup.  Penghitungan selisih poin menjadi opsi yang harus diambil untuk menentukan juara da runner up grup A, mengingat pasangan Fatoni dan Heru juga Razaq dan Peter sama-sama mengantongi 2 kali menang dan 2 kali kalah. Dengan modal selisih poin 0, Fatoni dan Heru berhasil menjadi juara grup A. Dan Razaq dan Peter harus puas bertengger di posisi runner up, karena kalah selisih poin -3. Sementara di grup B, pasangan Faisal dan Rama Putra merajai persaingan di grup B, sehingga mereka berhak menempati posisi juara grup A, disusul oleh pasangan 'Double Ken' alias Kencana dan Hizkia Ken sebagai runner up-nya.

Berikut ini adalah  2 pasang juara grup dan 2 pasang runner up grup yang berhak melaju ke semifinal;

Grup A, Juara grup: Fatoni dan Heru runner up grup: Razaq dan Peter 

Grup B, Juara grup: Faisal dan Rama Putra runner up grup:  Kencana dan Hizkia Ken

Hasil drawing babak semifinal kembali mempertemukan sesama pesaing grup. Fatoni dan Heru berhasil revans atas kekalahan sebelumnya dari pasangan  Razaq dan Peter di fase pernyisihan grup. Fatoni dan Heru yang sebelumnya kalah 39-42, pada laga semifinal menang tipis 42-41 atas lawannya Razaq dan Peter. Sementara di pool bawah, Faisal dan Rama Putra  menang telak 42-23 atas lawannya  Kencana dan Hizkia Ken.

babak final mempertemukan pasangan Fatoni dan Heru dengan Faisal dan Rama Putra. Pertandingan pada babak final didominasi oleh Faisal dan Rama Putra, yang sejak awal sudah tancap gas. Mereka membuat lawannya tidak berkutik. Akhirnya set pertama pun ditutup dengan 21-11 untuk keunggulan Faisal dan Rama Putra. Tak ada perubahan signifikan di set ke-2. Faisal dan Rama Putra makin menekan lawannya, hingga membuat Fatoni dan Herulawannya tidak bisa mengembangkan permainan mereka. Keadaan ini membuat mereka makin nyaman, hingga mereka mampu menutup set ke-2 dengan 42-28. Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan Faisal dan Rama Putra sebagai juara minggu ini.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 27 Agustus 2023;

Juara 1 Faisal dan Rama Putra 

Juara 2 Fatoni dan Heru

Juara 3 Razaq dan PeterKencana dan Hizkia Ken

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-29 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

"Tentukan langkah yang ingin kamu tuju dan jadilah pemimpin dalam hidupmu sendiri serta ikuti jejakmu menuju kesuksesan." Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportse selanjutnya

Minggu, 20 Agustus 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 20 Agustus 2023

 "Those who are enlightened never stop forging themselves."

Morihei Ueshiba


Ketangguhan perlu dimiliki untuk melewati tantangan hidup. Menjadi sosok tangguh, kamu bisa memecahkan semua masalah. Kamu juga bisa tetap bertahan meskipun berada di situasi tersulit.

Tapi tentunya diperlukan cara untuk menempa diri menjadi sosok tangguh. Kamu harus menumbuhkan keberanian maupun kepercayaan diri untuk melatih diri sendiri menjadi sosok tangguh dengan lima cara berikut ini.


1. Tanamkan keberanian dalam menghadapi tantangan 

Melalui alur kehidupan yang tidak dapat ditebak, kamu harus memiliki ketangguhan. Sebisa mungkin jadilah manusia yang tidak mudah tumbang. Tumbuh menjadi sosok tangguh, kehidupan terasa lebih mudah dijalani.

Lantas, bagaimana cara melatih diri agar menjadi sosok tangguh? Caranya dengan menanamkan keberanian dalam menghadapi tantangan. Kamu harus yakin semua tantangan yang dihadapi pasti bisa ditaklukkan.

2. Mulai bangun kepercayaan diri dalam setiap hal kecil 

Salah satu permasalahan terbesar yang melanda kawula muda adalah kepercayaan diri. Kebanyakan dari kita minder dan meragukan kemampuan diri sendiri. Akibatnya, kamu tumbuh menjadi sosok rapuh.

Padahal ketangguhan diperlukan untuk melalui setiap fase kehidupan. Salah satu caranya yaitu mulai bangun kepercayaan diri dalam setiap hal kecil. Menjadi sosok percaya diri, kamu selalu optimis bisa melakukan yang terbaik.

3. Biasakan diri untuk tidak kabur dari masalah

Permasalahan yang datang memang tidak dapat ditebak. Terkadang kamu ingin menyerah ketika dihadapkan dengan situasi tersebut. Namun yang perlu dicatat, menyerah juga tidak akan mengubah keadaan.

Untuk melatih diri agar menjadi sosok tangguh, biasakan untuk tidak kabur dari masalah. Walaupun yang kamu hadapi rumit dan berat, tetaplah bertahan untuk mencari jalan keluarnya. Satu masalah yang terselesaikan memberikan banyak pelajaran  berharga.

4. Tanamkan sikap tanggung jawab atas pilihan yang telah kamu ambil 

Menentukan pilihan memang mudah. Tapi tidak dengan sikap tanggung jawab atas konsekuensi yang harus dihadapi. Seringnya, seseorang saling lempar tanggung jawab ketika menghadapi situasi yang tidak diharapkan.

Agar tumbuh menjadi sosok tangguh, kamu harus mulai menanamkan sikap tanggung jawab atas pilihan yang diambil. Walaupun susah, tapi konsekuensi tersebut harus ditanggung. Jangan sampai kamu saling lempar tanggung jawab, apalagi meninggalkannya begitu saja.

5. Kurangi perilaku menyalahkan diri sendiri saat ada yang tidak sesuai 

Kebiasaan buruk dari kita yakni menyalahkan diri sendiri secara berlebihan. Kamu langsung menghakimi diri saat ekspektasi tidak sesuai realita. Padahal ini tidak akan mengubah keadaan.

Bagi kamu yang ingin melatih diri agar menjadi sosok tangguh, kurangi sikap satu ini. Jangan pernah menyalahkan diri sendiri saat ada yang tidak sesuai. Namun, sebaliknya kamu harus bisa memotivasi diri dalam menghadapi permasalahan yang tengah terjadi.

Menghadapi lika-liku kehidupan diperlukan ketangguhan. Entah ketangguhan berpikir maupun ketangguhan berperilaku. Tumbuh menjadi sosok yang tangguh, kamu bisa menaklukkan setiap tantangan dengan mudah.


Kembali ke reportase...  Suasana long weekend membuat beberapa Spartan masih berada di luar kota. Jadi minggu ini sedikit sepi. Dari hasil drwaing minggu ini, ada beberapa nama yang masuk bursa pasangan unggulan minggu ini. Mereka adalah: Syafiq dan Razaq, Richard dan Fathur, Hizkia Ken dan Erwinsyah, Odod dan Faisal R, lalu Romi dan Kencana. Dari kelima pasangan unggulan diatas, empat yang disebutkan pertama lolos ke fase berikutnya. Hanya Romi dan Kencana yang langkahnya terhenti di babak penyisihan.

Syafiq dan Razaq sukses menumbangkan semua pesaing di grup A, sehingga mereka menempati juara grup A, disusul oleh pasangan Richard dan Fathur sebagai runner up-nya. Untuk grup B, Odod dan Faisal R masih terlalu tangguh untuk lawan-lawannya, sehingga mereka menempati juara grup B. Mereka memenangkan semua laga babak penyisihan dengan hanya memberi poin kurang dari 30. Dan yang berhasil menyabet posisi runner up grup B adalah pasangan Hizkia Ken dan Erwinsyah.

Berikut ini adalah  2 pasang juara grup dan 2 pasang runner up grup yang berhak melaju ke semifinal;

Grup A, Juara grup: Syafiq dan Razaq runner up grup: Richard dan Fathur

Grup B, Juara grup: Odod dan Faisal R runner up grup: Hizkia Ken dan Erwinsyah

Hasil pengundian untuk babak semifinal mempertemukan lawan secara menyilang, tidak pertemuan ulang antar sesama pesaing grup.  Pada pool atas ada Odod dan Faisal R VS  Richard dan Fathur. Yang dimenangkan oleh pasangan Odod dan Faisal R, dengan skor sangat jomplang 42-16. Lalu pada pool bawah ada Syafiq dan Razaq  VS Hizkia Ken dan Erwinsyah, yang dimenangkan oleh Syafiq dan Razaq dengan 42-39. Setelah sebelumnya terjadi pertarungan sengit yang super ketat, plus dibumbui insiden Hizkia Ken yang mengalami kram di betisnya.

Pada babak final terjadi pertemuan antara Syafiq dan Razaq sebagai juara grup A, dengan Odod dan Faisal R yang menjadi juara grup B.  Babak final dibuka dengan pertandingan lumayan ketat. Awalnya pasangan Syafiq dan Razaq mengungguli perolehan poin. namun setelah skor disamakan 8-8 oleh Odod dan Faisal R, secara perlahan namun pasti mereka mulai ketinggalan. Set pertama Odod dan Faisal R unggul 21-13.  Pada set ke-2, Odod dan Faisal R makin on fire, tapi  sebaliknya dengan Syafiq dan Razaq, mereka tidak dapat mengembangkan permainannya. Perolehan poin makin menjauh dan tak dapat disusul lagi oleh Syafiq dan Razaq. Faktor kelelahan Syafiq dan Razaq rupanya menjadi celah penurunan performa mereka, hal itu terjadi karena mereka hanya beristirahat sebentar saja setelah menjalani laga semifinal yang sangat melelahkan. Sebaliknya dengan Odod dan Faisal R, yang masih nampak bugar. Odod yang biasanya kelelahan saat memasuki laga final, kali ini staminanya masih cukup prima. babak final ditutup dengan 42-25, untuk kemenangan Odod dan Faisal R.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 20 Agustus 2023;

Juara 1 Odod dan Faisal R

Juara 2 Syafiq dan Razaq

Juara 3 Richard dan Fathur / Hizkia Ken dan Erwinsyah

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-28 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

“If you will be hard on yourself, life will be easy on you. But if you insist upon being easy on yourself, life is going to be very hard on you.” Zig Ziglar. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportse selanjutnya

Minggu, 13 Agustus 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 13 Agustus 2023

 "Opportunities are like sunrises. If you wait too long, you miss them." 

William Arthur Ward


"jangan pernah menyia-nyiakan setiap kesempatan yang  ada di depan mata. karena mungkin saja kesempatan kedua, tidak akan pernah lagi kita peroleh"

Banyak orang tanpa sadar berpikir bahwa pasti akan ada kesempatan kedua.,ketiga dan selanjutnya. Cara yang tidak pas dalam menyerap pelajaran dari ilmu hidup ini.membuat orang lengah.


Menunda kesempatan yang ada, membiarkan peluang didepan mata berlalu begitu saja. Karena percaya diri.bahwa selalu akan datang kesempatan lainnya. Padahal kesempatan yang akan datang belum tentu untuk kita, tapi untuk orang lain.

Dikemudian hari ketika munculnya kesadaran diri dan baru berusaha untuk mengejar kembali kesempatan yang sudah disia siakan, ternyata sudah terlambat

Maka ibarat orang ketinggalan kereta api. Sekencang apapun larinya, mustahil dapat mengejar kereta api.

Menilai Diri Terlalu Tinggi

Ketika ada tawaran untuk posisi sebagai staff di sebuah perusahaan.kita tolak, karena merasa jabatan itu terlalu rendah bagi diri kita yang menyandang gelar S1 atau S2. Maunya kita langsung duduk sebagai Manager atau kepala.bagian

Di lain kesempatan, ada yang mengajak untuk jsdi mitra bisnis, dengan pembagian profit fifty fifty. Tapi inipun kita tolak. Karena merasa sebagai MBA, maunya kita bagian keuntungan untuk kita lebih besar. Maka lagi lagi peluang kita lepaskan. Karena menempatkan diri pada posisi yang menentukan .Padahal yang namanya mitra bisnis adalah berbasis win win solution dan sharing decision.

Decision maker bukanlah ditangan kita sendiri.tapi berdasarkan keputusan bersama. Berbeda bila diri kita sebsgai Owner.atau Pemilik perusahaan.

Menata Diri

Perlu sesekali sediakan waktu untuk menata hati dan menata diri. Memahami ibarat menaiki anak tangga. Orang tidak bisa dengan sekali melangkah, tiba di anak tangga paling atas perlu diawali dengan menapakkan kaki di anak tangga pertama dan setelah pijakan mantap, baru melangkah ke anak tangga berikutnya, hingga tiba diatas.

Bila mencoba dengan sekali lompatan untuk tiba di atas. Maka kita akan terbanting. Dan hal ini akan sangat menyakitkan. Bahkan bisa jadi menyebabkan cidera, sehingga tidak bisa lagi naik tangga.

Mulailah Melangkah

Mulailah melangkah.Jangan mabuk terbuai angan angan. Pahamilah bahwa perusahaan menilai karyswannya bukan berdasarkan jumlah gelar yang disandang, melainkan berdasarkan hasil kerjanya yang nyata.

Lebih baik mulai membangun gubuk di alam nyata, ketimbang terbuai mimpi membangun istana dalam angan-angan. Mulailah melangkah atau kita hanya akan berjalan ditempat.

Jangan lupa , kesempatan kedua belum tentu untuk kita. Dan sejauh apapun rencana perjalanan atau setinggi apapun cita cita yang ingin dicapai, selalu harus diawali dengan sebuah langkah pertama.Tanpa melakukannya.maka kelak ijazah sarjana yang dimiliki, tak lebih dari sekedar pajangan didinding rumah.

Kesimpulan

Silakan menempatkan cita cita setinggi apapun. Tapi jangan lupa bahwa selalu harus dimulai dengan satu langkah pertama.

Jangan pernah menunda setiap kesempatan. Karena menunda, berarti mengabaikan kesempatan. Mengabaikan berarti menutup kesempatan bagi diri sendiri.

Dan seperti pribahasa kuno yang tetap up to date adalah: "Sesal dahulu pendapatan.sesal terlambat tak ada gunanya"

  1. Fokuslah tetap pada cita cita kita,tapi harus mulai melangkah maju
  2. Jangan terpancang di tempat
  3. Untuk meraih cita cita selalu ada jarak yang harus ditempuh
  4. Ada jurang yang harus dijembatani
  5. Mulailah sejak hari ini untuk membangun jembatan menuju cita cita
  6. Jangan tunggu hingga esok
  7. Karena hari esok,belum tentu ada kesempatan lagi
  8. Jangan lupa, kesempatan kedua bleum tentu akan datang lagi

Sejauh apapun rencana perjalanan kita di kemudian hari, ditentukan oleh langkah pertama kita pada hari ini. Kesempatan ini, bukan hanya sebatas masalah ekonomi dan cita-cita hidup, tapi menyangkut semua aspek kehidupan manusia. Ada kesempatan untuk mohon maaf kepada orang tua atas kesalahan kita, tapi kita tunda, akhirnya ketika kesadaran timbul dan bermaksud memohonkan maaf, orang tua sudah keburu meninggal dunia.

Ada kesempatan untuk mengembalikan uang atau barang yang dipinjam, namun terus tertunda, entah karena sibuk ataupun sungkan. Dan pada saat kaki hendak melangkah untuk mengembalikan pinjamanan ,ternyata orangnya sudah meninggal.

Belajar ilmu hidup, janganlah sepotong-sepotong. Jangan hanya belajar dari kesuksesan seseorang, tapi belajarlah juga dari kegagalan orang lain. Dan salah satu kesalahan yang dilakukan, adalah menunda, apa yang seharusnya dapat dilakukan pada hari ini.

Menunda = meniadakan = menutup jalan bagi diri sendiri.



Kembali ke reportase.... Hari Minggu, 13 Agustus 2023, udara kota Bandung panas cenderung kering. Kondisi seperti ini merupakan salah satu kendala Sparta mabar di GOR ABA. Tenaga akan lebih cepat terkuras. Tapi sisi positifnya, bagus buat melatih fisik para Spartan.

Dari hasil drawing, admin sudah bisa menarik kesimpulan beberapa pasangan yang diprediksi akan merajai Turnamen Mingguan Sparta kali ini. Untuk grup A, admin dapat dengan mudah  memprediksi siapa saja yang akan lolos ke babak berikutnya. Yaitu; Odod dan Fathur, disusul oleh Atep dan Hizkia Ken. Sementara untuk grup B, karena peta kekuatannya yang sangat merata membuat admin kesulitan untuk  memperkirakan pasangan mana yang diunggulkan. Grup B boleh dibilang merupakan grup neraka, karena dihuni oleh pemain-pemain papan atas Sparta, yang serba mungkin bisa saling mengalahkan. Sekalipun sulit, namun admin tetap harus menmperkirakan pasangan unggulan dari grup B. Mereka adalah; Faisal R dan Kencana, lalu ada Adi Putra dan Yusuf

Grup A harus melalui drama penghitungan selisih poin terlebih dahulu untuk menentukan pasangan mana yang berhak lolos ke semifinal. Karena 3 pasangan penghuni grup A sama-sama mengantongi 2 kali kemenangan dan 1 kali kekalahan. Decky dan Huda harus legowo tersingkir dari bursa calon semifinalis karena mereka hanya memiliki selisih poin 3. Sementara dua pasangan lainnya terjadi bersaing sangat-sangat ketat. Mereka sama kuat karena memiliki selisih poin yang sama pula, yaitu 13 poin. Alhasil Juara grup A harus berakhir dengan  meliha hasil Head to Head kedua pasangan ini. Karena saat bertemu, pasangan Odod dan Fathur menang atas Atep dan Hizkia Ken, maka Odod dan Fathur berhak menjadi juara grup, sementara Atep dan Hizkia Ken menempati posisi runner up.

Untuk grup B, pasangan Adi Putra dan Yusuf berhasil meduduki posisi juara grup setelah memenangkan semua pertandingan saat menghadapi 3 pasangan pesaingnya. Disusul oleh pasangan Faisal R dan Kencana sebagai runner up grup B.

Berikut ini adalah  2 pasang juara grup dan 2 pasang runner up grup yang berhak melaju ke semifinal;

Grup A, Juara grup: Odod dan Fathur runner up grup: Atep dan Hizkia Ken 

Grup B, Juara grup: Adi Putra dan Yusuf runner up grup: Faisal R dan Kencana 

Hasil pengundian untuk babak semifinal mempertemukan lawan secara menyilang, tidak pertemuan ulang antar sesama pesaing grup.  Pada pool atas ada Odod dan Fathur VS Faisal R dan Kencana. Yang dimenangkan oleh pasangan Faisal R dan Kencana, dengan 42-26. Lalu pada pool bawah ada Adi Putra dan Yusuf  VS Atep dan Hizkia Ken, yang dimenangkan oleh Adi Putra dan Yusuf dengan 42-36.

Bertemunya kembali sesama pesaing di grup B di babak pamungkas Turnamen Mingguan Sparta edisi minggu ini, bukanlah hal yang mengejutkan. Karena mereka memang layak menempati 2 posisi teratas minggu ini. Hasil pertemuan kembali Adi Putra dan Yusuf VS Faisal R dan Kencana pada babak final, tidak mengubah hasil sebelumnya yang mereka raih di fase penyisihan grup. Adi Putra dan Yusuf  masih cukup dominan menguasai laga ini. 

Set pertama dibuka dengan saling susul menyusul perolehan poin. Saling menyamakan poin terjadi beberapa kali. Awalnya pasangan Faisal R dan Kencana sempat memimpin, bahkan mereka  untuk beberapa waktu  sempat memperlebar jarak perolehan poin hingga 3 poin. Namun pada poin-poin krusial di penghujung set pertama Adi Putra dan Yusuf berhasil menikung, dan mereka unggul 21-18 saat menutup set pertama. Pada set ke-dua Adi Putra dan Yusuf  tampil makin solid dan tak memberikan kesempatan lawan mengembangkan permainannya. Adi Putra dan Yusuf mencecar titik lemah pasangaan kompetitornya, yaitu KencanaKencana dikondisikan banyak melakukan kesalahan. Kesalahannya adalah posisi dia yang jadi mengacak lapangan dan mengambil bola-bola yang seharusnya untuk Faisal R. Keadaan ini, ditambah dengan perolehan poin yang makin tertinggal jauh membuat Faisal R sedikit terlihat frustrasi dan kehilangan motivasi bertanding. Adi Putra dan Yusuf  membungkus kemenangan pada babak final dengan skor 42-30.  

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 13 Agustus 2023;

Juara 1 Adi Putra dan Yusuf

Juara 2 Faisal R dan Kencana

Juara 3 Odod dan Fathur / Atep dan Hizkia Ken 

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-27 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

"Nothing is more expensive than a closed mind, and a missed opportunity" (H. Jackson Brown, Jr.) . Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportse selanjutnya


Minggu, 06 Agustus 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 6 Agustus 2023

“Some of the best lessons are learned from past mistakes, the error of the past is the wisdom of the future.”

Dale E. Turner


Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan dalam hidupnya. Baik itu kesalahan sengaja maupun yang gak kita sengaja, pun termasuk dirimu. Pasti pernah melakukan kesalahan bukan? Kadang perasaan menyesal, bersalah, dan kesedihan selalu membayang-bayangi kehidupan kita ke depannya.


Namun, jangan larut-larut dalam kesedihan ya, berikut lima alasan kenapa kamu harus belajar dari kesalahan masa lalu. 

1. Kesalahan masa lalu bisa membuatmu lebih berhati-hati dalam hidup

Alasan pertama kenapa harus belajar dari kesalahan masa lalu yaitu supaya kamu bisa lebih berhati-hati dalam hidup. Karena sudah pernah melakukan kesalahan, hal ini bisa kamu ambil sebagai pelajaran untuk tidak melakukan kesalahan kedua kalinya. Selain itu kamu jadi lebih berhati-hati setiap kali akan mengambil keputusan, berpikir sebelum bertindak, dan tidak gegabah dalam menghadapi sesuatu.

2. Mendewasakanmu untuk menghadapi keadaan

Selanjutnya yaitu kesalahan di masa lalu ternyata bisa mendewasakanmu untuk menghadapi kehidupan di depan sana. Orang yang pernah melakukan kesalahan, ia akan jauh lebih berhati-hati dalam bertindak.

Selain itu, keadaan sulit di masa lalu juga memaksamu untuk lebih bersikap dewasa ketika dihadapkan sebuah masalah. Sehingga bisa membuatmu lebih bijak untuk menghadapi kehidupan di depan sana. 

3. Jadi lebih paham terhadap dampak atau risiko yang terjadi

Setelah melakukan kesalahan kamu jadi tahu apa saja risiko yang bakal kamu dapat dari setiap keputusan yang kamu ambil. Kamu jadi lebih paham apa dampak baik dan buruknya ketika memutuskan sesuatu. Penting banget lho memahami risiko dari setiap langkah yang kita lakukan, hal itu bertujuan supaya kita jadi lebih waspada terhadap tantangan di depan sana. 

4. Bisa belajar dari kesalahan masa lalu

Alasan selanjutnya yaitu bisa menjadi kesempatan atau momen untuk belajar dari kesalahan masa lalu. Kamu pasti sering mendengar bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik. Belajar dari kesalahan masa lalu inilah bisa membuatmu jadi lebih hati-hati dalam bersikap. Meski berat, kalau gak ada kesalahan tersebut kamu jadi gak bisa untuk mengambil pelajaran darinya.

5. Kamu bisa membagikan pengalaman untuk orang lain, supaya gak melakukan kesalahan yang sama

Alasan terakhir kenapa kamu harus belajar dari kesalahan masa lalu yaitu, dari pengalaman tersebut bisa kamu bagikan dengan orang lain supaya tidak melakukan kesalahan yang sama. Berbagi pengalaman itu sangat menyenangkan. Kamu jadi lebih tahu bagaimana kisah hidup orang lain pun juga sebaliknya.

Ketika kamu berbagi pengalaman dengan seseorang, dia akan mengambil pelajaran dari hidupmu. Sehingga dia tidak terjebak dan merasakan penderitaan yang sama seperti yang kamu alami sebelumnya. 

Kesalahan masa lalu memang menyakitkan dan gak jarang banyak orang yang sulit untuk memaafkannya. Namun, karena hidup ini terus berlanjut yuk berdamai dengan masa lalu dan ambil pelajaran dari setiap momennya. 


Kembali ke reportase...  Memasuki musim kemarau suhu udara malam hari di Bandung terasa dingin, tapi kebalikannya dengan siang, suhu udara terasa panas menyengat. Udara yang panas tidak mengurangi semangat para Spartan untuk berpartisipasi dalam turnamen mingguan Sparta. 

Hasil drawing  untuk babak fase penyisihan grup, admin menilai ada beberapa pasangan unggulan yang akan melaju lebih jauh langkahnya ke babak berikutnya. Adapun pasangan yang admin unggulkan adalah: Alvin dan Fathur, Nandar dan Faisal R, Hizkia Ken dan Rama, Iman R dan Rofi, lalu yang terakhir adalah Decky dan Fatoni. Putaran undian menentukan nasib para penghuni grup A harus bekerja lebih keras, karena dihuni oleh pemain-pemain bagus. Boleh dibilang grup A adalah grup neraka. Sekalipun grup B tidak seberat grup A, tapi bukan berarti persaingannya ringan juga. 3 pasang di grup A, kebetulan semuanya adalah pasangan yang admin unggulkan. Ketiganya sama-sama mengantongi 3 kali kemenangan dan 1 kali kekalahan. Untuk penentuan juara dan runner up grup, harus melalui proses penghitungan selisih poin. Nandar dan Faisal R unggul 27 poin, berhak menempati posisi juara grup A. Hizkia Ken dan Rama mendulang 24 poin sehingga mereka berada di posisi runner up grup. Sementara Alvin dan Fathur harus terhenti langkahnya karena kalah selisih poin sangat tipis. Mereka hanya memperoleh 23 poin saja.

Kejadian hampir serupa terjadi pula di grup B. Ada 3 pasangan yang sama-sama mengantongi 2 kali kemenangan dan 1 kali kekalahan. Dan drama penghitungan selisih poin harus kembali terjadi.  Iman R dan Rofi memiliki selisih poin 20, karena itu mereka berhak menempati posisi jawara grup B. Runner up grup B digenggam oleh Decky A dan Fatoni, karena mereka mempunyai selisih poin 16. Nasib kurang baik dialami oleh Lucky dan Apin, mereka harus legowo tersingkir, karena mereka hanya mendapatkan selisih poin -3.

Berikut ini adalah  2 pasang juara grup dan 2 pasang runner up grup yang berhak melaju ke semifinal;

Grup A, Juara grup: Nandar dan Faisal R runner up grup:  Hizkia Ken dan Rama

Grup B, Juara grup: Iman R dan Rofi runner up grup:  Decky A dan Fatoni 

Putaran takdir di babak penyisihan membuat roda nasib berubah arah. Selain karena hasil undian babak penyisihan kembali mempertemukan masing-masing sesama juara dengan runner up yang berasal dari grup yang sama. Pada laga semifinal kedua pasangan juara grup tumbang di tangan para runner up grup. Nandar dan Faisal R dihentikan langkahnya oleh Hizkia Ken dan Rama yang  unggul 42-30. Nasib yang sama dialami pula oleh Iman R dan Rofi, karena mereka kalah tertikung poinnya oleh Decky A dan Fatoni  menjelang pertandingan berakhir. Decky A dan Fatoni menuntaskan permainan dengan 42-38, untuk kemenangan mereka.

Babak final mempertemukan Decky A dan Fatoni  dengan Hizkia Ken dan Rama. Set pertama babak final diawali dengan Hizkia Ken dan Rama menggungguli perolehan poin lawannya. Mereka secara konsisten bisa menjaga jarak 1 hingga 2 poin atas lawannya, sampai setengah set babak pertama. menjelang set pertama berakhir mereka mulai lebih jauh meninggalkan perolehan poin lawannya. Set pertama ditutup dengan 21-12, untuk keunggulan sementara Hizkia Ken dan Rama

Sebetulnya penampilan Decky A dan Fatoni cukup solid. Tektok-an mereka cukup terjalin dengan baik. Namun strategi mereka tidak berhasil meredam keganasan pasangan Hizkia Ken dan Rama. Fatoni seolah-olah tidak diberi kesempatan untuk mengeluarkan jurus bola-bola ajaibnya, karena Hizkia Ken dan Rama menggempur lawannya dengan lob-lob serang dikombinasikan dengan smash-smash tajam  ke sudut lapangan. Pola permainan seperti ini sangat menguras tenaga Fatoni

Set ke-dua, perolehan poin Hizkia Ken dan Rama makin menjauh, bahkan perbedaannya mencapai 2 digit. Rentang perolehan poin terjauh yang tadi terjadi sempat menyentuh 15 poin. Decky A dan Fatoni  tidak berhasil mengembangkan permainan mereka hingga babak final berakhir dengan 42-27 untuk kemenangan Hizkia Ken dan Rama.

Yang patut diapresiasi adalah Decky A karena untuk pertama kalinya dia berhasil melaju ke babak final, sekaligus memperoleh medali pertamanya. Seorang lagi yang meraih pencapaian tertinggi adalah, Rama. Dia  berhasil memperoleh medali emas pertamanya untuk musim Turnamen Minggu Sparta tahun 2023. Apresisasi lainnya diberikan kepada Iman N dan Nandar, yang untuk pertamakalinya memperoleh medali Turnamen Mingguan Sparta, yaitu medali perunggu.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 6 Agustus 2023;

Juara 1 Hizkia Ken dan Rama

Juara 2 Decky A dan Fatoni

Juara 3 Nandar dan Faisal R / Iman R dan Rofi 

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-26 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Winston Churchill  pernah berkata: "Semua orang membuat kesalahan, tapi hanya orang bijak yang belajar dari kesalahan mereka." Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportse selanjutnya