Powered By Blogger

Minggu, 16 Juni 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 16 Juni 2024

"Reward yourself with positive affirmations that remind you of your worth and capabilitis."

Unknown


“Wah, selamat, ya. Jangan lupa kasih self reward juga buat diri kamu,” kata temanmu saat salah satu proyek besar akhirnya selesai.

“Hah, self reward? Apa itu?”

Bagi kamu yang masih asing dengan istilah ini, jangan bingung dulu. Secara singkat, self reward memiliki arti ‘penghargaan diri’. Namun, frasa ini memiliki makna yang lebih dalam karena berkaitan dengan produktivitas dan juga kesehatan. Oleh karena itu, tanpa basa basi lagi, yuk, kita cari tau bersama mengenai self reward dan juga manfaatnya.

Apa itu self reward?

Self reward adalah sebuah tindakan berupa memberi penghargaan kepada diri sendiri. Penghargaan tersebut dilakukan untuk mendapatkan kesenangan dan kepuasan karena telah melakukan sebuah tindakan baik atau mencapai sesuatu yang telah direncanakan sebelumnya. Salah satu contoh paling sederhana adalah saat kamu berhasil menyelesaikan tugas/pekerjaan yang berat di kantor.

Kamu mungkin akan merasa senang, tapi tak jarang kamu merasa belum puas sehingga memberi penghargaan kepada  diri sendiri, seperti hadiah, dapat meningkatkan perasaan senang yang kamu rasakan. Hadiah yang diberikan pun bisa dengan berbagai macam bentuk, seperti berbelanja, liburan, atau mengambil cuti untuk rehat sejenak dari kesibukan kerja. Namun, pertanyaannya, apakah self reward ini penting dan kenapa?

Pentingnya self reward bagi dirimu

Adapun alasan utama kenapa kamu harus memberikan self reward adalah karena kamu memang pantas mendapatkannya. Hal ini bukan selalu mengenai keberhasilan yang dicapai. Walaupun gagal, kamu tetap pantas memberikan penghargaan kepada dirimu atas usaha yang telah dilakukan.

Poin utama dari self reward adalah bagaimana cara kamu untuk menghargai diri sendiri. Yang perlu kamu yakini adalah tidak semua yang direncanakan selalu berhasil, namun di balik semuanya, pasti ada dirimu yang telah berusaha keras dan usaha tersebutlah yang patut kamu hargai.

Dikutip dari tonyrobbins.com, dengan memberikan self reward, otakmu akan memunculkan emosi positif. Emosi tersebut akan memberitahu kesadaranmu bahwa upaya yang telah dilakukan akan menghasilkan sesuatu yang baik. Dengan melakukan ini terus-menerus, otakmu akan mulai menghubungkan antara kesenangan dan aktivitas yang kamu selesaikan di masa depan sehingga hal ini dapat menumbuhkan kepercayaan diri dan juga membuatmu terlatih untuk menghargai proses dalam kehidupan.

Manfaat self reward

1. Menguatkan motivasi 

Dikutip dari The Academic Support Officer JMC Sydney, penghargaan dapat menjadi alasan yang bagus untuk membuat kamu tetap termotivasi dalam mencapai tujuan. Berdasarkan teori operant conditioning, ketika perilaku diikuti oleh hasil yang menyenangkan, kita cenderung akan mengulanginya. Hal ini terjadi karena kita ingin mengulangi hasil yang menyenangkan tersebut.

Pada saat kamu memberikan penghargaan kepada dirimu, itu akan menimbulkan perasaan bahagia. Perasaan inilah yang dapat meningkatkan motivasi dalam dirimu, baik itu dalam urusan pekerjaan maupun yang lainnya sehingga tekanan yang didapatkan pada saat bekerja bisa berubah menjadi sebuah semangat agar bisa menyelesaikannya dengan cepat.

2. Meningkatkan produktivitas

Apakah kamu merasakan bahwa produktivitasmu menurun belakangan ini? Jika iya, mungkin kamu membutuhkan self reward. Sejalan dengan menguatnya motivasi, memberikan self reward kepada diri sendiri juga akan meningkatkan produktivitasmu.

Berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan dalam  Journal of Personality and Social Psychology, orang yang menerima hadiah langsung dan sering untuk menyelesaikan tugas-tugas kecil memiliki minat yang tinggi dan lebih banyak kesenangan dalam pekerjaan mereka. Hal ini berbeda dengan orang-orang yang menerima penundaan atau imbalan yang hanya diberikan pada akhir proyek panjang.

Dengan kata lain, ketika kamu selalu memberikan hadiah saat menyelesaikan sebuah pekerjaan yang sulit, hal tersebut akan menumbuhkan perasaan senang. Perasaan senang ini akan berdampak pada meningkatnya produktivitas dan juga rasa puas saat kamu menyelesaikan sebuah pekerjaan.


Kembali ke reportase... Minggu tanggal 16 Juni 2024 adalah H-1 menjelang Hari Raya Idul Adha. Banyak yang biasanya hadir, berhalangan berpartisipasi dalam Turnamen Mingguan Sparta dengan berbagai reasons.  Ada yang mudik, lagi puasa, liburan panjang, tetangga meninggal dan lain-lain. Untunglah ketidakhadiran mereka tertutup oleh beberapa orang yang justreru  balik ke Bandung karena libur panjang.  14 orang yang hadir dari 16 yang sudah konfirmasi  tapi 2 orang cancel 2 karena tetangganya meninggal dan keracunan makanan), cukup menghangatkan tourney kali ini.

Dari hasil drwaing admin dengan yakin memfavoritkan Fani dan Rama Putra sebagai unggulan pertama, Lalu pasangan Hizkia Ken dan Ikhsan J sebagai unggulan ke-2. Sementara sisanya diperkirakan hanya memperebutkan posisi semifinalis, dan persaingannya pun boleh dibilang masih cukup merata. Beberapa pasangan mempunyai kans yang sama untuk menempati posisi semifinalis. 

Dan benar saja, sesuai perkiraan admin,yang menjadi finalis sekaligus menjadi juara dan runner up minggu ini adalah kedua pasangan yang admin unggulkan diatas.

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal.

Grup A, Juara grup: Fani dan Rama Putra,  runner up grup:  Fatoni dan Rofiq

Grup B, Juara grup: Hizkia Ken dan Ikhsan J, runner up grup: Rizaldi dan Peter

Rizaldi dan Peter sebenarnya, samasekali bukan termasuk salah satu pasangan yang diperkirakan akan melaju ke semifinal. Mereka hanya memanfaatkan kesempatan faktor psikologis pesaing di grup B yang mentalnya down, hingga membuat permainan mereka berantakan (yang satu tidak semangat, dan yang satu tertekan dengan attitude pasangannya di lapangan). Khusus untuk hal ini; admin memberi warning kepada semua member Sparta untuk bisa menjaga kondusivitas di lapangan dengan menjaga attitude. Bila mendapatkan partner yang tidak sesuai dengan harapan, ya dibawa enjoy aja. Toh ini hanya turnamen seru-seruan, ga ada hadiahnya juga. Dan jangan sampai karena kondisi seperti ini membuat member Sparta banyak yang kabur. 

Drawing untuk babak semifinal, keempat pasangan dipertemukan secara menyilang lintas grup. Pada bagan atas mempertemukan Fani dan Rama Putra VS  Rizaldi dan Peter. Pertarungan ini dimenangkan dengan sangat mudah oleh Fani dan Rama Putra. mereka menang secara telak 42-15. 

Sementara pada bagan bawah Hizkia Ken dan Ikhsan J VS Fatoni dan Rofiq menyajikan pertandingan yang boleh dibilang cukup imbang. Hizkia Ken dan Ikhsan J  menutup laga semifinal dengan 42-33 dan melaju ke final, mengikuti jejak Fani dan Rama Putra.

Pertemuan  Fani dan Rama Putra  VS  Hizkia Ken dan Ikhsan J di babak final sesuai dengan prediksi admin dari awal. 4 poin awal laga final dibuka langsung dibuka dengan permainan rally panjang. Dari skor 0-0 hingga 2-2 semua nampak imbang, namun setelah itu jurang perolehan poin makin menganga lebar. Fani dan Rama Putra langsung leading sangat-sangat jauh. Mereka sempat leading bahkan hingga 10 poin. Menjelang set pertamaberakhir Hizkia Ken dan Ikhsan J secara beruntun mendulang beberapa poin mempersempit selisih poin. Set pertama ditutup dengan 21-17 untuk keunggulan sementara Fani dan Rama Putra.

Pada set kedua Fani dan Rama Putra mulai 'menggila' lagi dengan melesatkan perolehan poin mereka. Penampilan Fani dan Rama Putra makin solid. Sebenanrnya pasangan Hizkia Ken dan Ikhsan J juga tampil cukup baik juga. Namun kerap kali mereka kondisinya nampak tertekan oleh lawan. Berkali-kali terjadi Fani dan Rama Putra leading cukup jauh, lalu skornya dibayang-bayangi lagi Hizkia Ken dan Ikhsan J dengan perolehan beberapa poin secara beruntun. Akhirnya babak final ditutup oleh Fani dan Rama Putra dengan 42-34. Kemenangan pasangan ini, sekaligus mencatatkan nama Fani menciptakan hattrick dengan 3 minggu berturut-turut menjadi juara di Turnamen Mingguan Sparta. 

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 16 Juni 2024;

Juara 1 Fani dan Rama Putra

Juara 2 Hizkia Ken dan Ikhsan J

Juara 3 Rizaldi dan Peter / Fatoni dan Rofiq

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-19 tahun 2024 ;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Memberikan self reward bukanlah tindakan yang berlebihan. Sebaliknya, itu adalah penghargaan atas semua upaya keras yang telah dilakukan. Setiap orang berhak menerima pengakuan untuk pekerjaan yang telah diselesaikan dengan baik. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  


Minggu, 09 Juni 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 9 Juni 2024

 “Deeply respecting yourself is the first step toward having a deep respect for others.”

Amy Leigh Mercree


Seiring berjalannya waktu dan usia serta berbagai pengalaman hidup yang saya dapatkan selama ini membuat saya menyadari bahwa penting bagi kita untuk belajar menghargai dan menghormati orang lain (Respect) karena tanpa kita menghargai orang lain maka orang lain tidak akan menghargai kita.  


Definisi dari Respect

Sebelum masuk ke pembicaraan inti, saya ingin sedikit memberikan definisi dari rasa hormat (Respect), menurut Oxford Dictionary , Respect/Rasa Hormat didefinisikan sebagai perasaan kagum terhadap seseorang atau sesuatu karena kualitas atau pencapaian nya yang baik.  Dimana seseorang dihormati dan dihargai bukan karena posisi jabatan atau pun kekayaan yang dimiliki tetapi dihargai dan dihormati karena kualitas atau pun pencapaian yang dimiliki (tidak hanya jabatan, kekayaan tetapi bisa juga dari apa yang sudah diberikan dan dilakukan terhadap orang lain).  

Lalu bagaimana kita bisa menghormati dan menghargai orang lain? Belajar Menghargai dan Menghormati Diri Kita Sendiri

Untuk bisa belajar menghormati dan menghargai orang lain kita harus bisa belajar menghormati dan menghargai diri kita sendiri.  Karena dengan belajar menghargai diri kita sendiri maka kita bisa lebih menerima diri kita sendiri apa adanya dan bisa belajar menerima segala kekurangan yang ada.  Istilah menghargai dan menghormati diri kita sendiri juga dikenal dengan sebutan self-love. 

Self Love bisa dimulai dengan:

1. Jujur terhadap diri sendiri

Jujur terhadap diri sendiri dengan mengakui apa saja nilai-nilai kehidupan yang mewakili diri sendiri (Life Values/ Personal Values)

Selain dari itu juga belajar memahami dan mengakui hal-hal apa saja yang bukan merupakan dirimu.

2. Tidak membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Jangan pernah membandingkan diri sendiri dengan orang lain, bandingkan lah dirimu sendiri saat ini dengan dirimu di masa lalu.  Nikmati perkembangan dirimu dan perbaiki apa kekuranganmu.  

3. Tidak mendengarkan komentar orang lain terhadap dirimu

Terkadang baik untuk diri kita sendiri untuk tidak mendengarkan pendapat orang lain karena terkadang pendapat orang lain belum tentu tujuannya untuk membangun dirimu menjadi lebih baik, bisa jadi pendapat yang mereka berikan karena hanya ingin menjatuhkan dirimu sendiri.  


Setelah belajar menghargai dan menghormati diri sendiri, barulah kita bisa mulai untuk belajar menghargai orang lain dan menghormati orang lain.  Hidup membutuhkan proses pembelajaran jadi jangan pernah berhenti untuk mulai belajar menghargai diri sendiri.  

Bersikap Hormat 

Berikut beberapa tips untuk bisa belajar menghormati dan menghargai orang lain:

1. Menjadi baik dan sopan

Belajarlah menjadi orang yang baik dan sopan karena inilah langkah awal dari belajar menghargai dan menghormati orang lain.  

2. Mendengarkan orang lain yang sedang berbicara

Belajarlah mendengarkan lawan bicara saat sedang berbicara satu sama lain dengan menatap matanya dan merespon dengan mengulangi satu dua kata kunci yang sedang dibicarakan.

3. Menerima segala perbedaan pendapat dan pandangan orang lain

Menerima segala perbedaan pendapat dan pandangan bukan berarti artinya kita tidak punya pandangan ataupun pendirian tetapi belajar untuk melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.

4. Mau belajar, berkembang dan mengakui kesalahan

Kemauan belajar dan berkembang menjadi salah satu faktor kunci dalam menghormati orang lain karena dengan mau belajar dan berkembang artinya kita menerima segala masukan dan perbedaan pendapat yang dapat menambah wawasan kita serta membangun kita untuk menjadi lebih baik.  Serta belajar mengakui kesalahan yang diperbuat karena mengakui kesalahan menjadi salah satu indikasi bahwa kita mau belajar dan berkembang.  

Belajar menghargai diri sendiri sebelum menghargai orang lain merupakan suatu kewajiban bagi kita. Tanpa bisa menghargai diri sendiri mustahil rasanya kita bisa menghargai orang lain.

Memahami kelemahan dan kekurangan kita menjadikan kekuatan kita ke depannya untuk menghargai setiap kekurangan dan perbedaan yang ada pada orang lain.  Karena perbedaan pendapat dan pola pikir merupakan hal yang wajar karena setiap orang tumbuh di lingkungan dan budaya yang berbeda-beda.  


Kembali ke reportase...  .Menjelang memasuki musim kemarau, Bandung sesekali masih diguyur hujan. Efek hujan deras semalam dan gerimis siang ini  di sekitar GOR ABA cukup membuat udara sedikit lebih sejuk dari biasanya. 

Dari drawing tourney mingguan Sparta kali ini, admin mengkalkulasi ada 3 nama pasangan yang merupakan unggulan teratas. Rama Dhany dan Fani, Atep dan Fatoni, lalu  ada Dena ZM dan Hizkia Ken. Sementara untuk pasangan lainnya, admin memperkirakan masih cukup punya kans yang sama dan merata untuk bisa menempati 1 slot  yang tersisa di babak semifinal.

Dan benar saja, ketiga pasangan unggulan diatas memang lolos ke babak semifinal sesuai prakiraan admin, ditambah satu pasangan semifinlis lainnya adalah; Chandra dan Ikhsan J.

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal.

Grup A, Juara grup: Dena ZM dan Hizkia Ken,  runner up grup: Chandra dan Ikhsan J

Grup B, Juara grup: Rama Dhany dan Fani, runner up grup: Atep dan Fatoni

Drawing untuk babak semifinal, keempat pasangan dipertemukan secara menyilang lintas grup. Pada bagan atas mempertemukan Dena ZM dan Hizkia Ken dengan Atep dan Fatoni. Laga semifinal ini dimenangkan oleh Dena ZM dan Hizkia Ken dengan skor sangat meyakinkan 42-28. Performa Atep yang belum maksimal karena masih dalam pemulihan dari sakit, sangat terlihat tidak se-ciamik kaya biasanya. 

Tak jauh berbeda dengan bagan atas, pada bagan bawah Rama Dhany dan Fani masih terlalu tangguh untuk Chandra dan Ikhsan J. Laga semifinal ini pun diselesaikan dengan skor yang sama dengan bagan atas, yaitu 42-28 untuk kemenangan  Rama Dhany dan Fani.

Pertemuan Dena ZM dan Hizkia Ken VS Rama Dhany dan Fani di babak final, secara matematis sangat ideal. Karena kedua pasangan ini merupakan juara grup di masing-masing grup yang mereka tempati.

Babak final awalnya dibuka dengan pertarungan sangat imbang. Namun keadaan ini berubah setelah melewati skor 5-5. Rama Dhany dan Fani terlihat makin intens melakukan gempuran serangan kepada Dena ZM dan Hizkia Ken, hingga poin mereka leading cukup jauh. Selisih poin 5 hingga 7 poin bertahan hingga set pertama ditutup dengan 21-14 untuk keunggulan sementara pasangan ini.

Set ke-dua, Rama Dhany dan Fani makin dominan memegang kendali permainan. Rama Dhany dan Fani merupakan tipe pemain yang lengkap. Keduanya sangat baik dari segi menyerang maupun bertahan, dan bisa mengusai sektor depan maupun belakang. Keduanya pun cukup lihai dalam menyusun serangan dan menutupnya dengan eksekusi mematikan lawannya.  Berbeda dengan lawannya, Dena ZM dan Hizkia Ken, yang tidak bisa keluar dari tekanan. Mereka bahkan terlihat hanya mengandalkan pola permainan bertahan. Kerap kali  Hizkia Ken nampak jadi bulan-bulanan sasaran Fani. Pengembalian bola Hizkia Ken yang makin lama makin tanggung, bisa dieksekusi dengan sangat baik oleh Fani. Pada set kedua perolehan poin Dena ZM dan Hizkia Ken sempat tertinggal sangat jauh, bahkan sempat menyentuh tertinggal 14 poin. Di penghujung  set ke-dua, ada sedikit perbaikan dari pasangan ini. Mereka sempat mendulang beberapa poin secara beruntun. Tapi upaya mereka tak cukup, karena set ke-dua keburu dihentikan oleh Rama Dhany dan Fani dengan skor 42-31. Skor ini sekaligus mentahbiskan pasangan ini menjadi jawara minggu ini. FYI, ini merupakan ajang 'balas hutang' Rama Dhany kepada Fani, karena saat mereka sebelumnya berpasangan, langkah mereka berakhir hanya menjadi runner-up dikarenakan pada babak babak final Rama Dhany terpaksa harus retired karena mengalami kram di betisnya.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 9 Juni 2024;

Juara 1 Rama Dhany dan Fani

Juara 2 Dena ZM dan Hizkia Ken

Juara 3 Atep dan Fatoni / Chandra dan Ikhsan J

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-18 tahun 2024 ;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

"Menghargai diri sendiri merupakan langkah pertama agar lebih memahami diri sendiri". Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  


Minggu, 02 Juni 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 2 Juni 2024

 "Don't compare yourself with other people; compare yourself with who you were yesterday."

Jordan Peterson


Jalan hidup setiap orang pasti berbeda-beda sehingga akan menyusahkan diri sendiri jika kamu membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain. Setiap orang punya masalah, baik itu yang ditampakkan maupun yang tidak.


Namun, seringkali orang hanya melihat luarnya saja seolah-olah orang lain lebih beruntung darinya. Kebiasaan ini bukan sesuatu yang baik karena bisa menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan sosial. Yuk, berhenti membandingkan dirimu dengan orang lain dengan beberapa tips berikut.

Kamu pernah membandingkan dirimu dengan teman, saudara, atau orang lain yang membuat hatimu tidak tenang dan gelisah? Tips berikut penting untuk kamu pelajari agar tidak terus menerus membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain.

1. Berhenti tertipu dengan media sosial

Hampir semua orang menggunakan media sosial untuk berkomunikasi maupun sekedar mencari hiburan dan informasi. Sayangnya, penggunaan media sosial juga memiliki dampak buruk jika tidak digunakan dengan bijak.

Media sosial menjadi salah satu pemicu bagi beberapa orang yang merasa minder atau berkecil hati. Kenapa demikian? Ketika scrolling media sosial kamu bisa melihat teman-teman atau orang yang kamu kenal dengan keberhasilan atau kesuksesan mereka yang mungkin tidak kamu miliki.

Padahal, di balik postingan mereka mungkin ada cerita pahit yang tidak dibagikan. Misalnya, kamu melihat temanmu dapat bonus jalan-jalan dari perusahaan tempatnya kerja tetapi kamu tidak tahu bagaimana dia harus menjalani hari-hari dengan omelan bos atau tekanan dari lingkungan kerjanya.

Jadi, jangan percaya media sosial begitu saja yang membuat kamu merasa tidak seberuntung mereka. Kamu mungkin pernah lihat orang-orang yang hobi pamer foto traveling luar negeri dan ternyata mereka ditangkap karena kasus penipuan.


2. Ubah mindset menjadi positif 

Ketika kamu hanya fokus pada apa yang orang-orang miliki, kamu hanya membuat hatimu menjadi tidak tenang. Jika dibiarkan, kamu bisa stres dan kehilangan semangat dalam menjalani hidup. Oleh sebab itu, kebiasaan buruk ini harus dihentikan dengan mengganti cara berpikir kamu.

Ubah mindset yang membuat kamu merasa tidak beruntung dan tidak bahagia. Misalnya, kamu merasa tidak beruntung karena tidak dapat beasiswa ke luar negeri, ubah pandangan tersebut menjadi sesuatu yang positif.

Kamu bisa kuliah tanpa harus jauh dari keluarga dan teman-teman sepermainan atau bestie. Mengubah mindset menjadi lebih positif akan membantu kamu berhenti mencari kekurangan-kekurangan dirimu dan membandingkannya dengan orang lain.


3. Perjuangkan prioritas-prioritas diri sendiri

Ketika kamu menghargai keunikan dirimu sendiri, tidak ada lagi tempat untuk membiarkan bisikan-bisikan negatif tentang perbedaanmu dengan orang lain. Jangan lupa bahwa kamu berharga dan bicaralah positif tentang kehidupanmu sendiri bukan tentang orang lain. Prioritaskan dirimu dan berlaku baik pada diri sendiri untuk menjadi yang terbaik.

Biasakan self-talk yang positif seperti menyemangati diri sendiri di dalam hati. Kebiasaan tersebut secara perlahan dapat membantu kamu untuk meningkatkan rasa optimis dan mencegah kecemasan karena melihat kehidupan orang lain yang berbeda.

Kamu akan lebih mempercayai kemampuan diri dan meningkatkan self-awareness. Dengan sikap yang positif seperti ini kamu bisa lebih menguasai kontrol emosi meski kehidupan kamu sedang tidak baik-baik saja sekalipun.

Ingat bahwa dalam hidup, kamu memiliki prioritas-prioritas yang harus diutamakan dari sekadar pemikiran negatif yang muncul karena membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Kebahagiaan kamu, keluarga, karir, dan apa yang kamu miliki adalah prioritas kamu.


4. Tulis semua pencapaian

Setiap orang pasti memiliki pencapaian-pencapaian yang berhasil diraih dalam hidupnya, entah itu pencapaian sekecil apapun. Kamu bisa menulis segala pencapaian yang sudah kamu raih dalam jurnal. Pencapaian besar hingga kecil, seperti penghargaan di tempat kerja, berhasil bangun pagi, dapat tiket konser, atau apapun yang membuat kamu bahagia telah melakukannya.

Kamu bisa melakukan hal ini setiap pagi sehingga kamu dapat melihat bahwa kamu juga mampu, dengan level yang berbeda dengan orang lain tentunya. Jika perlu, kamu bisa merayakan keunikan diri sendiri dengan pencapaian-pencapaian tersebut.

Bukan untuk pamer, tetapi untuk meyakinkan dirimu sendiri bahwa kamu juga bisa dan mampu. Pencapaian yang telah kamu raih secara perlahan dapat menguatkan rasa percaya diri sehingga tidak lagi membandingkan dirimu dengan orang lain.

Cukup bandingkan dirimu dengan dirimu sendiri di masa lalu. Kamu versi sekarang harus lebih baik dari kamu versi kemarin.


5. Bersyukur

Dari pada mengeluh dengan apa yang tidak kamu miliki, lebih baik kamu bersyukur dengan apa yang sudah kamu miliki. Jika kamu terus menerus menyalahkan diri sendiri karena tidak mendapatkan sesuatu, kamu akan merasa lelah. Jangan siksa diri kamu dengan memelihara sikap tersebut.

Percayalah bahwa ada sesuatu yang bisa kamu syukuri dalam hidup. Mulai dari kesehatan, pekerjaan, tempat tinggal, orang tua, dan lain sebagainya.

Ajarkan pada diri sendiri untuk lebih sering bersyukur sehingga kamu akan merasa cukup dengan hidupmu tanpa membandingkannya dengan kehidupan orang lain. Dengan bersyukur kamu bisa lebih tenang dan menjadi pribadi yang lebih optimis.

Itulah beberapa tips agar kamu bisa berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain karena sejatinya setiap orang punya masalah dan hidup bukan hanya tentang sesuatu yang indah-indah saja. Ingat, kamu bisa membandingkan kehidupanmu dengan orang lain tetapi hanya untuk motivasi bukan menghukum diri!


Kalau memang kamu ingin sekali membanding-bandingkan,  bandingkanlah diri kamu yang dulu dengan yang sekarang. Lihat dirimu tahun lalu, apakah saat ini kamu sudah menjadi lebih baik? Apa saja yang sudah berhasil kamu lakukan?, dan apa saja kegagalan kamu?

Jika kamu menjadi lebih baik

Selamat! Kamu tidak membuang-buang waktu mu. Kamu bisa melihat seberapa jauh kamu sudah melangkah dan seberapa banyak kamu sudah berkembang. Kamu bisa bangga pada dirimu sendiri sekarang, tapi jangan cepat puas. Ingat, tahun depan, kamu harus menjadi lebih baik lagi.


Jika kamu “gitu-gitu aja”

Ya sudah, tidak apa-apa. Inilah hidup, penyesalan selalu datang belakangan. Yang penting, kamu paham sekarang bahwa kamu sudah banyak membuang waktu. Pikirkan saja apa yang ingin sekali kamu capai? Yang jelas, kamu tidak mau kan, merasa seperti ini lagi tahun depan?

Temukan hal yang kamu sukai, dan jadilah yang terbaik di bidang itu. Nikmati prosesnya dan jangan cepat menyerah. Semua itu proses, kamu tidak akan jadi jago dalam semalam, ataupun setahun. Ingat tujuanmu, tahun depan, kamu harus jadi lebih baik dari dirimu yang sekarang.



Kembali ke reportase... Memasuki tanggal muda di awal bulan Juni yang merupakan bulan terakhir semester pertama tahun 2024, sekaligus bertepatan juga dengan Turnamen Mingguan Sparta  edisi minggu ke-17, banyak pergerakan perubahan konstelasi ranking maupun akumulasi perolehan medali Sparta. Hal itu dipengaruhi oleh peningkatan permainan yang cukup signifikan dari beberapa orang Spartan dan juga vacumnya Faisal R di Turnamen Mingguan Sparta dalam beberapa minggu terakhir.

Minggu ini sebenarnya yang konfirmasi ada 17 orang, tapi salah seorang Spartan, yaitu Dumai mundur  karena ada keperluan keluarga (mengantar ayahnya). Jadi 16 orang dirasa cukup ideal untuk mengibarkan panji pertempuran minggu ini.

Dari hasil drawing , tak diragukan lagi, Minggu ini Apin dan Fani  menempati seeding teratas sebagai calon juara yang difavoritkan di Tourney Mingguan Sparta kali ini.  Selaian Apin dan Fani ada 3 pasangan lain yang masuk ke bursa pasangan unggulan minggu ini. Mereka adalah: Hizkia Ken dan Ikhsan J, Nugi dan Fatoni, dan last but not least, Fathur dan Rama Putra. Dan benar saja, keempat pasangan diatas semuanya lolos ke babak semifinal.

Sedangkan Grup B menyajikan pertandingan yang tak kalah menarik dan skor yang cukup ketat

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal.

Grup A, Juara grup: Apin dan Fani,  runner up grup: Fathur dan Rama Putra

Grup B, Juara grup: Hizkia Ken dan Ikhsan J, runner up grup: Nugi dan Fatoni 

Pengundian babak semifinal mentakdirkan kedua pasangan harus sama-sama tanding ulang, alias kedua juara dan runner up masing-masing grup bertemu kembali di babak semifinal.

Pada bagan atas, runner up grup B, yaitu Nugi dan Fatoni dengan gemilang berhasil menyingkirkan sang jawara grup B, Hizkia Ken dan Ikhsan J. Babak semifinal mereka sajikan dengan permainan seru dan super ketat.  Nugi dan Fatoni mengakhiri perlawanan Hizkia Ken dan Ikhsan J dengan 42-34, sekaligus merebut tiket ke final. 

Pada bagan bawah pertandingan tak kalah seru dan sangat entertaining diperlihat kan antara pasangan Apin dan Fani dengan Fathur dan Rama Putra. Pasangan  Fathur dan Rama Putra nyaris saja bisa bisa mengikuti jejak Nugi dan Fatoni mengalahkan juara grupnya di bagan atas. Mereka bermain sangat solid dan sangat menguasai pertandingan. Mereka bahkan dengan konsisten leading di angka 5 dalam perolehan poin. Namun apa mau dikata? pada pertengahan set ke-2 Rama Putra dua kali mengalami kram otot kakinya hingga permainan harus dijeda 2 kali. Kondisi ini sangat mengganggu performa dari Rama Putra. Langkahnya terlihat lebih berat dan tidak selincah sebelumnya. Rama Putra mengalami kelelahan otot kaki karena harus main secara marathon di babak penyisihan, karena partnernya, yaitu Fathur, datang sangat-sangat terlambat. Sehingga mau tidak mau, pasangan ini harus bertanding secara berturut-turut tanpa jeda istirahat. Menurunnya soliditas permainan Fathur dan Rama Putra, dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Apin dan Fani untuk melakukan epic comebackApin dan Fani menang dan melaju ke babak final, dengan skor sangat meyakinkan 42-31.

Babak final mempertemukan juara grup A,  Apin dan Fani dengan runner up grup B, Nugi dan Fatoni. Diluar ekspektasi, pada babak final mengalami penururnan intensitas dan greget permaian. Jujurly, 2  babak partai semifinal sedikit lebih seru dibandingkan dengan babak final. 

Set pertama dibuka oleh Apin dan Fani dengan langsung mendominasi permainan. Mereka seolah-olah berhasil 'menyihir' Nugi dan Fatoni hingga mereka tampil tertekan dan kurang solid. Hal itu terlihat dengan langsung melesatnya perolehan poin Apin dan Fani yang langsung melambung jauh terbang tinggi bersama mimpi.... #eh kok jadi nyanyi?  wkwkwk... Apin dan Fani  leading 10-11 poin. Set pertama ditutup dengan skor cukup jomplang, 21-10 untuk keunggulan sementara pasangan Apin dan Fani.

tak ada perubahan signifikan hingga medio set ke-2. Apin dan Fani  masih tampil dominan dan menguasai jalannya pertandingan final kali ini. Mereka sempat leading hingga 12 poin. Nugi dan Fatoni beberapa kali sempat mempersempit gap perolehan poin hingga 6 poin saja. namun keadaannya tak berlangsung lama, Apin dan Fani kembali tancap gas, dan unggul jauh lagi. Menjelang berakhirnya babak final Nugi dan Fatoni terlihat berstrategi mengubah pola permainan. Cukup berhasil memang, merekapun mendulang poin cukup banyak. But it's too late... Apin dan Fani keburu menuntaskan babak final dengan 42-35. 

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 2 Juni 2024;

Juara 1 Apin dan Fani

Juara 2 Nugi dan Fatoni 

Juara 3 Hizkia Ken dan Ikhsan J / Fathur dan Rama Putra

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-17 tahun 2024 ;


Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

 "Jangan bandingkan hidupmu dengan orang lain. Tidak ada perbandingan antara matahari dan bulan. Mereka bersinar ketika saatnya tiba." Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  

Minggu, 26 Mei 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 26 Mei 2024

"You are braver than you think, more talented than you know, and capable of more than you imagine. Life is too short to waste your time on people who don't respect, appreciate, and value you."


Roy T. Bennett


DALAM menjalani hidup, tak jarang kita menemui masa sulit atau bahkan kegagalan. Tapi apakah Anda memilih untuk menyerah di saat menemui masa-masa sulit atau kegagalan tersebut?


Peluang apa yang telah Anda tunda atau lewati karena Anda merasa tidak cukup kuat untuk menghadapi kegagalan atau kekecewaan? Melansir dari situs Psychology Today, Rabu (8/3), Jen Zamzow, asisten profesor di Concordia University Irvine, AS, memberi tahu bahwa Anda lebih kuat dari yang Anda kira. 

Pasalnya, banyak orang meremehkan diri sendiri. Pun kerap meremehkan kemampuan kita untuk mengatasi peristiwa negatif. Kita sering mengira akan merasa lebih buruk untuk jangka waktu yang lebih lama daripada yang sebenarnya kita rasakan. Kita tidak dapat membayangkan pernah melupakan putus cinta atau kehilangan pekerjaan atau kematian orang yang kita kasihi.

Namun, respons emosional kita pada awal saat menghadapi peristiwa atau situasi buruk seringkali kurang kuat dari yang kita bayangkan, seperti ketika kehilangan pasangan.

Benarkah kita lebih kuat dari yang kita pikirkan? Mengapa?

Iya. Otak kita terhubung untuk mencoba meminimalkan dampak peristiwa negatif. Menurut psikolog Universitas Virginia, Timothy Wilson, salah satu cara otak melakukan ini dengan mencoba memahami peristiwa negatif. Kita mungkin melakukan ini dengan merasionalisasi atau menafsirkan kembali peristiwa dengan cara yang membuatnya tampak lebih dapat diprediksi dan tak terelakkan. Ketika peristiwa tampak lebih dapat diprediksi dan tidak terlalu baru, hal itu mengurangi kekuatan emosionalnya.

Wilson menggambarkan proses akal kita menghadapi peristiwa negatif dalam bukunya Strangers to Ourselves, yaitu “Sama seperti kita memiliki sistem kekebalan fisiologis yang mengidentifikasi benda asing yang berbahaya dan meminimalkan dampaknya, demikian pula kita memiliki sistem kekebalan psikologis yang mengidentifikasi ancaman terhadap diri kita sendiri."

Lalu, mengapa kita masih meremehkan diri kita sendiri? 

Salah satu alasannya adalah sistem kekebalan psikologis yang membantu kita menghadapi peristiwa negatif seringkali bekerja di luar kesadaran. Karena kita tidak menyadari bagaimana otak bekerja untuk membantu memahami dan beradaptasi dengan kejadian negatif, kita meremehkan kemampuan untuk melakukannya.

Alasan lain mengapa kesulitan memprediksi bagaimana akan merespons peristiwa negatif adalah ketika kita memikirkan peristiwa negatif seringnya berada dalam ruang hampa.

Sebab itu, harus yakin pada diri sendiri jika Anda kuat untuk melalui semua masa sulit dan bahkan kegagalan yang ditemui dalam hidup. Karena dari kegagalan tersebut, Anda akan belajar banyak hal untuk bisa maju. Ingat, Anda memiliki kekuatan luar biasa yang tersembunyi. Anda benar-benar lebih kuat dari yang Anda kira.


Kembali ke reportase...   Tidak banyak peserta di tourney Minggu ini, hanya ada 14 peserta yang berpartisipasi. Ada yg cancel, ada pula yang datang terlambat. Namun the show must go on. Dari jumlah tersebut menghasilkan 4 pasang penghuni grup A dan 3 pasang di grup B. Di atas kertas Grup B kembali menjadi grup neraka. Grup A sekalipun terlihat lebih santai ternyata menghasilkan 3 pasang yang mengantongi masing-masing 2 kemenangan dan 1 kekalahan.

Hitung-hitungan poin harus dilakukan di grup A. Sejatinya, menang saja tidak cukup, karena setiap pasangan harus memiliki selisih poin yang baik agar bisa lolos. Pasangan Fathur dan Awan harus legowo karena hanya selisih 1 poin dari pasangan El Ghabi dan Peter.  Fathur dan Awan memiliki 7 poin, sementara  El Ghabi dan Peter medapat 8 poin. Lalu untuk pasangan Hizkia Ken dan Atep  sukses mendulang 29 poin

Sedangkan Grup B menyajikan pertandingan yang tak kalah menarik dan skor yang cukup ketat

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal.

Grup A, Juara grup: Hizkia Ken dan Atep,  runner up grup: El Ghabi dan Peter

Grup B, Juara grup: Dena ZM dan Ikhsan J, runner up grup: Fatoni dan Redy

Drawing untuk babak semifinal, keempat pasangan dipertemukan secara menyilang lintas grup. Pada bagan atas mempertemukan Dena ZM dan Ikhsan J  melawan El Ghabi dan Peter. Debut El Ghabi di season 2024 ini sangat menarik perhatian. Selain karena posturnya yang sangat ideal, dia bermain sangat apik meng-cover area belakang. Meskipun Dena ZM dan Ikhsan J menang 42-39, di luar dugaan pasangan El Ghabi dan Peter sangat menyulitkan mereka, terlebih karena stamina Ikhsan J yang sangat terkuras karena menjadi target lawan sebelumnya di penyisihan. Dan pada bagan bawah, mempertemukan empat Spartan yang masing-masing individu berbeda tipe permainan. Fatoni dengan deceptive skill-nya berpadu dengan Redy yang cepat dan dan kuat pertahanannya bertemu dan Hizkia Ken dengan rally-rally panjangnya dan Atep dengan smash geledeknya. Namun pasangan Fatoni dan Redy tampak lebih siap dan lebih dominan sehingga menang 42-23.

Babak final menyajikan pertandingan yang menarik di paruh awal. Pasangan Dena ZM dan Ikhsan J tancap gas terlebih dahulu dengan menerapkan permainan menyerang membuat perolehan poin mereka menjauh. Namun mendekati akhir set pertama, pasangan Fatoni dan Redy lebih sabar dan mengubah pola permainan sehingga mereka berbalik unggul 21-19. 

Pola permainan rally yang diterapkan di set pertama ternyata sangat ampuh meredam pasangan Dena ZM dan Ikhsan J, bahkan perolehan skor menjauh hingga 33-23 dan 40-30. Kemenangan akhirnya diraih pasangan Fatoni dan Redy dengan skor akhir 42-31.

 Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 26 Mei 2024;

Juara 1 Fatoni dan Redy

Juara 2 Dena ZM dan Ikhsan J

Juara 3 El Ghabi dan Peter / Hizkia Ken dan Atep

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-16 tahun 2024 ;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta





Percayalah, kamu lebih hebat dari yang kamu pikirkan. Kuncinya tetap percaya pada diri sendiri. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya... 



Minggu, 19 Mei 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 19 Mei 2024

 “You have to believe in yourself when no one else does that's what makes you a winner”

Venus Williams


Kalian pasti pernah merasa hidup kurang percaya diri karena kamu tidak yakin dengan kemampuan dirimu sendiri, selalu membanding-bandingkan diri dengan orang lain, merasa diri tidak mampu, dan segala suara-suara negatif selalu bermunculan di kepala mu ketika hendak ingin mengerjakan sesuatu. 


Suara-suara negatif yang berputar-putar di kepalamu ini sering muncul bisa jadi diakibatkan oleh suara di masa kecil atau bahkan pada lingkunganmu yang toxic

Lalu, bagaimana cara mengenal kemampuan diri sendiri agar hidup jadi lebih percaya diri, mengenal ciri-ciri kamu tidak percaya akan kemampuanmu sendiri hingga cara untuk mengetahui kemampuan diri. 

Mengenal Self Doubt : Tidak Percaya Diri Pada Kemampuan Diri Sendiri

Suara-suara negatif yang bermunculan setiap kamu hendak melakukan sesuatu membuatmu menjadi ragu dan tidak percaya diri akan kemampuan dirimu sendiri. Hal ini sering disebut dengan istilah self doubt yang menurut pijar psikologi adalah perasaan ragu akan kemampuan serta tidak merasa yakin pada diri sendiri yang terjadi di bawah alam sadar kita. 

Dalam situasi tertentu, perasaan ragu akan diri sendiri yang berlebihan dapat mengakibatkan hilangnya rasa percaya diri, ketakutan yang berlebihan akan kegagalan yang membuatmu akhirnya semakin tenggelam dalam lautan keputusasaan dan melarikan diri dari tanggung jawab adalah solusi andalan.

Ternyata, self doubt dapat terjadi akibat dua faktor lho, yaitu inner voice negatif dan perasaan dan sikap yang tidak cukup baik. Berikut penjelasannya. 

1. Inner voice negatif

Setiap orang pasti memiliki suara-suara yang muncul di dalam dirinya (inner voice) yang di mana terkadang suara ini dapat bermakna positif tapi tak jarang juga bermakna negatif. 

Suara yang bersifat negatif ini memiliki ragam bentuk yang berbeda-beda. Itu dapat berupa ingatan yang membawa kita pada kesalahan, kesedihan, dan kekecewaan di masa lalu. Kata-kata yang mengingatkan kita pada kegagalan setiap kita ingin melakukan sesuatu, dan kritik-kritik yang sifatnya destruktif. 

Semakin sering suara-suara ini muncul di kepalamu, maka kamu akan terus meragukan dirimu. Hal ini bisa berimbas pada keyakinan kamu dalam memandang masa depan menjadi semakin khawatir serta takut. Itu juga bisa membuat potensi yang sebenarnya kamu miliki menjadi hilang karena kamu tidak cukup kuat untuk berjuang akibat keragu-raguan.

2. Perasaan dan sikap yang tidak cukup baik

Keragu-raguan ini dapat menenggelamkanmu ke dalam lautan ketidakpercayaan diri, kamu akan sering merasa selalu kurang beruntung, kurang pintar, kurang memiliki peluang, dan perasaan kurang baik lainnya. 

Hal ini bisa membuat hidupmu tertekan. Kamu akan terus-menerus meragukan kapasitas dan kemampuan dirimu sendiri. 

Masalah tersebut akan mengakibatkan hilangnya semangat dalam menggapai mimpi-mimpimu sampai kamu berkesimpulan bahwa dirimu tidak mampu dan kompeten dalam melakukan sesuatu, bukan karena kamu tidak cukup baik tetapi karena pikiran mu terus memaksa mu untuk berpikir seperti itu. 

Padahal bisa jadi potensi dan kemampuan dirimu bisa membuatmu menjadi jauh lebih percaya diri, di mana hal itu yang nantinya bisa melawan pikiran serta sikap yang tidak cukup baik diawal tadi.

Mengapa Penting Percaya Akan Kemampuan Diri Sendiri?

Percaya diri (self confidence) merupakan kemampuan terhadap penilaian diri sendiri sehingga mampu melakukan segala sesuatu dengan baik, hal ini didasari oleh ekspektasi pada pencapaian diri sendiri berdasarkan evaluasi terdahulu. 

Percaya akan kemampuan diri sendiri merupakan hal yang perlu kamu miliki agar bisa mempunyai rasa percaya diri yang tinggi. Berikut kenapa kamu harus percaya akan kemampuan dirimu sendiri.

1. Meningkatkan kemampuan diri sendiri

Ketika kamu percaya akan kemampuan dirimu sendiri, maka kamu akan semakin percaya diri dan akan menggunakan kemampuan tersebut berulang-ulang. 

Hal ini akan semakin meningkatkan kemampuanmu seiring berjalannya waktu. Dampak positif ini akan semakin memudahkanmu untuk mendapatkan pekerjaan impian atau memudahkan untuk menggapai segala mimpi-mimpimu selama ini.

2. Hidup jadi jauh lebih mudah dan bahagia

Ketika kamu percaya akan kemampuan dirimu sendiri, maka kamu akan semakin percaya diri dalam melakukan segala sesuatu. Hal ini akan membuat hidupmu jadi jauh terasa mudah dan pastinya kamu akan semakin bahagia. 

Segala rasa takut dan kekhawatiran mu akan sesuatu yang belum tentu terjadi pun bisa kamu minimalisasi dengan percaya akan kemampuan dirimu. Maka penting untuk percaya akan kemampuan diri mu sendiri.

3. Mempunyai modal awal untuk masa depan cerah

Ketika kamu bisa meningkatkan kemampuan dirimu seiring berjalannya waktu kemudian kamu bisa menjalani hidup dengan penuh rasa bahagia, maka inilah modal awal untuk bisa memiliki masa depan yang cerah.

Kemampuan ini kelak bisa kamu pergunakan untuk menggapai segala impian. Rasa bahagia pun bisa semakin memudahkan jalanmu untuk menggapai itu semua.

Catatan yang perlu kamu ingat, menjadi sekarang yang percaya akan kemampuan diri sendiri, bukan malah menjadikan kamu orang yang egois dan tidak mau mendengarkan pendapat orang lain, ya.

Justru karena kamu percaya akan kemampuan dirimu membuat kamu menjadi pribadi yang lebih open minded dan disukai banyak orang. Bukan malah sebaliknya.

Mengenal dan Menemukan Potensi Diri

1. Bulatkan tekad dan niat di awal

Keputusanmu untuk mulai berubah adalah salah satu sinyal kamu akan semakin terus bertumbuh menjadi pribadi yang semakin lebih baik. Berubah ke arah yang lebih baik dengan didasari niat dan kemauan diri sendiri adalah langkah yang harus kamu tempuh sedari awal. 

Agar pondasimu di awal kuat sehingga ketika mengalami kesulitan kamu tidak gampang untuk menyerah. Langkah yang kamu bisa tempuh bisa dimulai dengan membaca buku, mendengarkan podcast, mengikuti beragam pelatihan dan seminar serta melakukan berbagai macam kegiatan yang bisa semakin menambah wawasan dan melatih cara berpikirmu.

2. Fokus pada diri sendiri

Berhenti membanding-bandingkan diri dengan orang lain, karena kamu akan hanya membuang waktumu yang sebenernya bisa kamu lakukan untuk memperkaya dirimu sendiri baik dari segi materi maupun wawasan. 

Fokus dengan kemampuan diri sendiri, cobalah lebih kenali dirimu sendiri dan cintai dirimu sendiri, karena itu akan membantu mu untuk mengetahui apa yang menjadi kelemahan dan kekuatan mu.

3. Buat to do list pencapaian

Biasakan mulai mencatat apa yang ingin kamu kerjakan, apa yang menjadi kelemahan serta kekuatanmu, apa pencapaian yang ingin kamu raih, bagaimana cara meraihnya dan lain sebagainya mulailah dengan mencatat. 

Mencatat dapat membantu kamu untuk mengetahui progress kamu dalam menuju goals kamu sudah sejauh apa dan apa saja yang kamu sudah lakukan, apakah itu bisa semakin mendekatkanmu atau malah semakin menjauhkanmu pada goals-mu di awal.

4. Kelilingi dirimu dengan orang yang suportif

Bertemanlah dengan siapa saja. Tapi dekat dan akrablah dengan mereka yang selalu mendukungmu. 

Dengan mengelilingi hidupmu dengan orang yang suportif akan semakin memudahkan kamu untuk bisa mengetahui potensi yang sebenarnya kamu miliki sehingga nantinya kamu dapat mewujudkan segala impian dan tujuan kamu di dalam hidup.



Kembali ke reportase...   Minggu ini yang ngelist akan mengikuti tourney 18 orang.  Jumlah segitu tentu saja akan membuat salah satu grup berpenghuni 5 pasang peserta dan grup lainnya terdiri dari 4 pasang. Namun setelah proses drawing bergulir, grup B yang hanya terdiri dari 4 pasang kenyataannya nampak lebih berat, karena dihuni oleh pasangan-pasangan yang unggulan  dan kekuatannya lebih merata. Jadi cukup adil: grup A harus lelah karena main 4 laga, dan grup B harus lelah karena tiap laga akan berlangsung cukup keras.

Ada hal diluar nurul alias unpredictable, dimana 2 pasangan unggulan harus tersingkir di babak penysihan grup. Pasangan Hizkia Ken dan Fathur  terlempar dari jajaran unggulan setelah secara mengejutkan kalah dari beberapa pasangan lawan mereka di grup A yang secara teori seharusnya bisa mereka handle. Kejadian serupa terjadi pula di grup B, dimana pasangan unggulan  Fatoni dan Adi Putra secara tragis harus menerima kenyataan menempati posisi juru kunci grup B.

Dari Grup A sesuai dengan perkiraan di atas kertas, pasangan Ikhsan J dan Rama Putra tanpa kesulitan berarti berhasil memenangi seluruh laga babak penyisihan. Sementara yang menjadi pendamping mereka di babak semifinal adalah Noval dan Ihsan B. FYI, Ihsan B merupakan pendatang baru di Sparta, yang sukses melaju ke babak berikutnya bertandem dengan Noval.

Seperti dikatakan di awal, grup B boleh dikatakan sebagai grup neraka. Hal itu terlihat dari result tourney kali ini. Tiga pasangan, Odod dan Redy, Apin dan Peter lalu Fani dan Rama Dhany, masing-masing mengontongi 2 kemenangan dan 1 kekalahan. Dan apa mau dikata, pasangan Apin dan Peter yang di laga-laga babak penyisihan bermain cukup epic, harus rela tersingkir karena kalah selisih poin. Sebagai informasi: Rama Dhany bermain rangkap, setelah gugur di grup A dia mencoba peruntungan dengan nyebrang ke B berpasangan dengan Fani (yang seharusnya berpasangan dengan Dena ZM).

Fase babak penyisihan grup, menghasilkan 2 pasang juara grup dan 2 pasang runner up grup. Dan dibawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal.

Grup A, Juara grup: Ikhsan J dan Rama Putra runner up grup: Noval dan Ihsan B

Grup B, Juara grup: Fani dan Rama Dhany, runner up grup: Odod dan Redy


Drawing untuk babak semifinal, keempat pasangan dipertemukan secara menyilang lintas grup. Pada bagan atas Pasangan Fani dan Rama Dhany menang cukup mudah 42-26 atas lawannya  Noval dan Ihsan B. Dan pada bagan bawah, Ikhsan J dan Rama Putra memenangi laga keras dan berimbang menghadapi Odod dan Redy, yang akhirnya berhasil mereka menangkan dengan skor 42-34.

Babak final mempertemukan juara grp A dengan juara grup B, Ikhsan J dan Rama Putra VS Fani dan Rama Dhany. Set pertama permainan terlihat sangat imbang. Karena terjadi poin kembar hingga pertengahan set pertama. Namun setelah interval, Ikhsan J dan Rama Putra bermain lebih solid, hal itu terlihat dengan mereka mulai mendominasi permainan dan poin mereka pun leading menjauh. Set pertama mereka tutup dengan 21-14. 

Pada set ke-2, performa Fani dan Rama Dhany makin menurun, perolehan poin mereka pun makin tertinggal jauh  bahkan gap-nya lebih dari 10 poin. Hal itu bisa dimaklumi mengingat Rama Dhany yang main rangkap, dan menjalani 9 laga (7 kali babak penyisihan, 1 kali semifinal dan  1 kali babak final). Meskipun nampak lebih bugar, Fani pun cukup kelelahan mengingat dia harus menjalani laga babak penyisihan secara berturut-turut, karena baru mendapat pasangan, yaitu Rama Dhany  pada pukul 15.30. Makin lama pergerakan Rama Dhany terlihat makin melambat, hingga pada kedudukan skor tertinggal 14-36, dia harus melepas sebuah pukulan dari Rama Putra yang sebenarnya tidak terlalu keras dan jauh dari kata berbahaya. Rama Dhany membiarkan bola terjatuh di area lapangannya, karena dia mengalami kram pada betis kakinya. Dengan begitu maka 1 poin tambahan pun diberikan untuk pasangan  Ikhsan J dan Rama Putra. Setelah beberapa saat beristirahat dan menerima perawatan, Rama Dhany tidak bisa melanjutkan permainan dan memutuskan untuk mundur (retired). Dengan demikian maka yang menjadi juara minggu ini adalah  Ikhsan J dan Rama Putra, yang memenangi laga babak final dengan 37-24.

 Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 19 Mei 2024;

Juara 1 Ikhsan J dan Rama Putra

Juara 2 Fani dan Rama Dhany

Juara 3 Noval dan Ihsan B / Odod dan Redy

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-15 tahun 2024 ;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Seekor burung yang hinggap di pohon tidak pernah takut pada ranting yang diinjaknya akan patah karena ia lebih percaya pada sayap-sayapnya. Jadi percayalah pada kemampuan diri sendiri. Untuk berhasil, kamu harus percaya dulu bahwa kamu bisa. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya... 

Minggu, 12 Mei 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 12 Mei 2024

 “Understanding is the first step to acceptance, and only with acceptance can there be recovery.”

 J.K. Rowling


Beberapa orang pernah mengalami lelah emosional dalam berbagai bentuk. Seperti sedih karna gagal pada suatu hal, sesuatu yang tidak diinginkan datang, marah pada diri sendiri karena suatu hal, dan masih banyak lagi hal yang dapat membuat luka pada diri kita. Setelah itu, apa yang akan kamu lakukan? Bisakah luka itu hilang dengan sendirinya?


Sebenarnya, apa pengertian dari Self-Healing?

Self healing dalah proses pemulihan dari gangguan psikologis, trauma, dan lainnya yang disebabkan oleh orang lain atau diri sendiri yang terjadi di masa lalu.

Namun pengertian lengkap menurut ilmu psikologi adalah sebuah proses yang membantu menyembuhkan luka batin dengan kekuatan batin sendiri secara penuh untuk beranjak dari penderitaan, tanpa bantuan orang lain dan media apapun.

Karena asal-usul, diri kita ini mampu menyembuhkan secara alami tanpa dibantu apapun namun, memerlukan waktu yang lumayan lama.

Menerima ketidaksempurnaan dan membentuk pikiran positif dari apa yang terjadi adalah inti dari proses menyembuhkan diri sendiri.

Tujuan self-healing tersendiri adalah lebih ke memahami diri sendiri. Ketika kita berhasil menjalankan self-healing, kita akan menjadi pribadi yang penuh dengan penerimaan terhadap segala kegagalan, kesulitan, dan akan lebih tegas dalam menjalani masalah hidup. Menghadapi masalah hidup justru memberikan banyak pelajaran yang tidak diajari oleh siapapun.

“If there’s no breaking then there’s no healing, and if there’s no healing then there’s no learning.” One Tree Hill

Salah satu cara dari self-healing adalah Self Acceptance

Self Acceptance memiliki pengertian kemampuan individu untuk bisa melakukan penerimaan terhadap diri sendiri, penerimaan diri sendiri melainkan sikap memandang diri sendiri apa adanya dengan merasa bangga dan berusaha untuk meningkatkan kualitasnya.


Ada beberapa langkah untuk panduan Self Acceptance, diantaranya :

a. Melawan sebuah ke-negatif-an dengan cara menyebutkan kata-kata positif kepada diri sendiri

b. Memperlakukan diri sendiri untuk hal-hal yang baik, sehingga bisa membuat diri sendiri merasa lebih baik

c. Belajar untuk menghadapi semuanya dengan baik-baik saja, karena kamu tidak harus memiliki semua hal secara bersamaan.

d. Menuliskan di kertas hal-hal yang kamu benci pada dirimu sendiri, dan mencobalah untuk jujur. sekalipun hal itu adalah sesuatu yang sangat buruk dan tidak baik bagi kamu, tuliskan, kemudian dirimu akan melihat apa yang sudah kamu tulis dan akan memikirkan, mengapa saya melakukan seperti ini? apa yang mempengaruhi saya untuk seperti ini?

Kemudian kamu akan memikirkan bagaimana untuk mengubah hal-hal yang buruk tersebut sehingga tidak mempengaruhimu lagi untuk bertindak seperti itu.

Ketika poin terakhir diatas sudah kamu lakukan dan berhasil… selamat! kamu sudah mampu untuk memperbaiki diri dan berdamai dengan semua kekurangan yang ada pada diri kamu sendiri.

Pada akhirnya efek dari penerimaan diri sendiri ini adalah...

Diri kamu secara otomatis akan memulai menyayangi dirimu sendiri dan juga orang lain, mampu mengontrol emosional dan akan merasa lebih tenang ketika menghadapi sesuatu yang tidak beres, kemudian diri kamu akan lebih banyak melakukan hal-hal yang sekiranya bermanfaat bagi dirimu sendiri dan orang lain.

Berdamai dengan diri sendiri cukup mudah walaupun butuh waktu, selama diri kamu bisa menerimanya secara keseluruhan. Ingatan-ingatan yang membuatmu luka akan menghilang dengan sendirinya ketika kamu mencoba berdamai dengan masalalumu.. masalalu mengenai hal apapun.. selama kamu yakin, kamu akan mendapatkan yang lebih baik lagi setelah kamu mengikhlaskan itu semua. kamu akan merasa lebih mudah untuk menyayangi dirimu sendiri, lebih mudah menghargai diri sendiri, kamu akan lebih mudah memperhatikan banyak hal positif dibanding dirimu sebelumnya, merupakan awal yang baik untuk menjalin hubungan baik dengan orang-orang disekitarmu.


Kembali ke reportase... Minggu siang yang terik membuat udara di dalam GOR ABA cukup 'ngaheab'. Air minum tak cukup 3 liter karena harus iru pesen segelas es jeruk. Tak banyak Spartan yang ikutan tourney mingguan kali ini. Entah karena efek males panas-panasan di jalan, menikmati long weekend, pulang pagi habis clubbing, ga ada motor dan sejuta alasan lainnya. But.no matter what happens the tourney must go on.  Admin sangat appreciate dengan loyalitas beberapa orang Spartan yang masih mau setia datang. Karena itu adalah sumber api semangat admin untuk tetap berjuang dan bertahan selama ini.

Babak penyisihan tourney kali ini terbagi kedalam 2 grup minimalis. Meskipun sedikit yang datang, bukan berarti persaingan jadi lebih mudah. karena yang hadir sebagian besar ranking top 10 Sparta. Dan dari hasil drawing, admin menjagokan beberapa nama pasangan yang diprediksi akan melaju jauh di tourney kali ini. Fani dan Fathur, Ikhsan dan Hizkia Ken, Dena ZM dan Dumai merupakan nama-nama pasangan unggulan di minnggu ini. Dan betul saja, nama-nama pasangan diatas melenggang ke babak semifinal, ditambah pasangan Faisal R dan Peter yang lolos ke semifinal dengan berjuang keras karena faktor kelelahan.

Babak fase penyisihan grup, menghasilkan 2 pasang juara grup dan 2 pasang runner up grup. Dan dibawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal.

Grup A, Juara grup: Fani dan Fathur runner up grup: Ikhsan dan Hizkia Ken

Grup B, Juara grup:  Dena ZM dan Dumai, runner up grup: Faisal R dan Peter 

Pengundian babak semifinal mentakdirkan kedua pasangan harus bertemu secara menyilang lintas grup. Pada bagan atas Dena ZM dan Dumai bertemu dengan Ikhsan dan Hizkia Ken. Dan Ikhsan dan Hizkia Ken yang notabene merupakan runner up grup A, berhasil menyingkirkan Dena ZM dan Dumai yang merupakan penguasa grup B dengan 42-38. Sementara pada bagan bawah Faisal R dan Peter  hampir saja bisa mengalahkan sang juara grup A, Fani dan Fathur, setelah sebelumnya memimpin perolehan poin cukup jauh. Namun di akhir set ke-2 Faisal R dan Peter 'kehabisan bensin'. Faktor kelelahan membuat pasangan ini takluk kalah tipis di tangan Fani dan Fathur dengan skor 42-39. Peter yang harus main rangkap dan Faisal R yang pontang panting mengcover penuh, membuat pasangan ini kelelahan to the max.

Babak final mempertemukan kembali sesama pesaing grup A. Fani dan Fathur VS Ikhsan dan Hizkia Ken. Kedua pasangan ini mempunyai tipe permainan yang agak berbeda.  Fani dan Fathur dengan pola offensive dengan serangan-serangan tajam dan mengandalkan penempatan bola-bola yang jauh dari jangkauan. Bertemu dengan  Ikhsan dan Hizkia yang menerapkan rally-rally panjang dan  pertahanan yang kuat. Membuat partai final ini sangat layak untuk disimak.

Set pertama langsung dibuka dengan jual beli serangan versus bertahan. Ikhsan dan Hizkia berada diatas angin karena berhasil memimpin perolehan poin hingga separuh set pertama. Namun Fani dan Fathur berhasil menyamakan kedudukan 15-15. lalu kembali disusul dengan 17-17. Dan setelah itu giliran Fani dan Fathur  yang memimpin perolehan poin. Hingga set pertama mereka tutup dengan 21-17.

Sete ke dua, Fani dan Fathur tak sedikitpun menurunkan tempo permainan. Mereka makin 'menggila', skor mereka sempat unggul cukup jauh, 33-21. Tapi di momentum kedudukan skor itu, secara cepat bisa disamakan 33-33 oleh Ikhsan dan Hizkia. Pertarungan pun makin seru untuk ditonton. Dimana beberapa kali terjadi skor kembar dari kedua pasangan ini. 33-33, 34-34, 35-35, dan 36-36. dan setelah itu Fani dan Fathur berjaya dengan leading 41-36 di penghujung set ke-dua.  Ikhsan dan Hizkia sempat mengejar ketertinggalan hingga kedudukan menjadi 41-39. Namun apa mau di kata Dewi Fortuna belum berpihak kepada mereka. babak final ditutup dengan 42-39 untuk kemenangan  Fani dan Fathur .

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 12 Mei 2024;

Juara 1 Fani dan Fathur 

Juara 2 Ikhsan dan Hizkia

Juara 3 Dena ZM dan Dumai /  Faisal R dan Peter

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-14 tahun 2024 ;


Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta


Akumulasi perolehan medali Sparta

 "Waktu adalah penyembuh terbaik… Diam adalah jawaban terbaik." -Satabdi MisraSekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...