Powered By Blogger

Minggu, 10 November 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 10 November 2024

 “I've learned that people will forget what you said, people will forget what you did, but people will never forget how you made them feel.”

Maya Angelou


Seseorang pada umumnya ketika berbuat baik kepada orang lain, berharap suatu ketika mendapatkan kebaikan yang sama dari orang yang bersangkutan. Logika demikian itu kiranya bersifat manusiawi. Orang yang telah diberi kebaikan seharusnya akan membalas kebaikan pula. Namun yang terjadi adalah tidak selalu demikian. Banyak orang yang berbuat baik, tetapi kemudian justru dibalas dengan keburukan atau setidaknya kebaikan itu dilupakan begitu saja.


Saya pernah mendapatkan nasehat dari seorang guru senior, bahwa ketika berbuat baik kepada seseorang jangan sekali-kali berharap akan mendapatkan kebaikan yang sama dari orang yang bersangkutan. Peringatan itu diberikan, masih dari seorang guru dimaksud, adalah agar tidak kecewa. Diingatkan bahwa sedikit sekali orang yang telah menerima kebaikan mampu mengingat kebaikan yang telah diterimanya itu. Kebanyakan mereka lupa, oleh karena manusia itu bersifat pelupa.

Manusia di dalam al Qur'an, di antaranya, disebut dengan istilah al insaan. Sebutan itu kebanyakan dikaitkan dengan hal yang kurang baik, kurang menyenangkan, dan bahkan sesuatu yang buruk. Tidak kurang dari 56 kali, kata insaan disebut di dalam al Qur'an dan kebanyakan menyebut yang demikian itu. Disebutkan misalnya, bahwa manusia selalu merugi, manusia terhadap tuhannya ingkar, manusia diciptakan dalam keadaan berfkeluh kesah, manusia itu dholim yang nyata, manusia itu berlebih-lebihan, dan tentu masih banyak sebutan lagi lainnya yang hampir semuanya tidak menyenangkan.

Sifat manusia sebagaimana disebutkan itu menjadikan mereka sangat berat untuk melakukan kebaikan hingga membalas kepada orang yang telah berbuat baik kepadanya.Oleh karena itu ketika melakukan kebaikan kepada orang lain, maka harus dilakukan dengan ikhlas. Sikap ikhlas sangat berbeda dari sikap yang terjadi pada kegiatan jual beli, pinjam meminjam, atau bertransaksi. Orang berbuat ikhlas akan segera melupakan apa yang dilakukan itu. Orang berbuat ikhlas hanya semata-mata berharap memperoleh kasih sayang dari Tuhannya.

Seorang guru yang arif sebagaimana disebutkan di muka juga mengingatkan bahwa, berharap memperoleh kebaikan dari berbuat baik kepada orang lain itu saja sebenarnya keliru. Kebaikan yang diberikan kepada seseorang hendaknya tanpa bermaksud memperoleh balasan. Balasan itu tidak akan dapat diperoleh dari manusia. Oleh karena itu, agar hati menjadi tenang, sabar, dan tidak terganggu, maka ketika memberi sesuatu kepada orang lain, seharusnya diberikan dengan ikhlas dan atau tulus tanpa berharap memperoleh balasan. 


Kembali ke reportase...  Tanpa terasa kita sudah memasuki Turnamen Mingguan Sparta edisi yang ke-40 di tahun 2024 ini. Minggu siang. 10 November 2024 Turney Mingguan Sparta diikuti oleh 20 orang Spartan. Sebagai informasi: Acara turnamen kali ini berbarengan dengan acara pemotretan model produk kaos kaki kolaborasi antara SPARTA X REMORA. Jadi tak mengherankan bila shedule turnamen sempat terjeda waktunya karena 5 orang harus diabadikan dalam bentuk foto dan video. Tapi tak mengapa, karena kami menganggap ini sebagai sebuah pengalaman baru dan kesempatan berharga buat Sparta.

Dari hasil drawing kali ini sangat terpampang nyata; bila grup A persaingannya lebih berat jika dibandingkan dengan grup B. Pun demikian dengan daftar nama pasangan yang diunggulkan kali ini, sudah tertebak siapa yang akan menjadi juaranya. Unggulan teratas minggu ini adalah Fani dan Faisal R. Tak terbantahkan karena kedua Spartan ini merupakan pemain-pemain terbaik di Sparta. Dan berikut ini adalah beberpa pasangan yang admin perkirakan akan lolos melangkah ke babak berikutnya. Mereka adalah: Rama Dhany dan Atep, Fathur dan FeryHizkia Ken dan Al Fatur, kemudian Yudi H dan Dena ZM. tapi apa yang terjadi?  Fathur dan Fery juga Yudi H dan Dena ZM malah rontok di babak penyisihan. Dan pasangan kuda hitam yang lolos dari grup B adalah Dumai dan Anggi.

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal;

Grup A, Juara grup: Fani dan Faisal R, runner up grup: Rama Dhany dan Atep

Grup B, Juara grup: Hizkia Ken dan Al Fatur, runner up grup: Dumai dan Anggi

Undian babak semifinal mempertemukan keempat semifinalis ini secara menyilang. Pada bagan atas,  Hizkia Ken dan Al Fatur bertemu dengan  Rama Dhany dan Atep. Sementara pada bagan bawah Fani dan Faisal R bertemu dengan pasangan si kuda hitam Dumai dan Anggi. Dan saat babak semifinal sedang berlangsung, aliran listrik di GOR ABA dan sekitarnya mati. Setelah acara turnamen  molor, eh sekarang ditambah lagi dengan listrik mati. Cukup lama kami menunggu dalam kegelapan. Sampai tercetus beberapa usulan untuk melanjutkan babak semifinal minggu depan atau Kamis malam. Namun agenda tersebut sepertinya tidak bisa terlaksana, karena beberapa orang tidak akan bisa hadir. lalu tercetus ide poin minggu ini dibagi rata, alias semua pasangan semifinalis diberi poin yang sama rata dan uang hadiah juga akan dibagi rata (FYI: Redy jadi sponsor untuk Turnamen Mingguan Sparta hari ini).

Yang paling optimis Turney akan bisa dilanjutkan di malam ini juga adalah Fani. Karena sebagai karyawan PT PLN, dia tau banget tentang S.O.P. bila aliran listrik mati akan bisa menyala kembali maksimal dalam rentang waktu sekian jam. Dan benar saja setelah 1 jam lebih, lampu kembali bisa menyala. Dan Turney bisa lanjutkan. 

Inilah result lanjutan dari babak semifinal: Hizkia Ken dan Al Fatur yang merupakan juara grup B, harus takluk 40-42 dari runner up grup A, Rama Dhany dan Atep. Pada bagan bawah Fani dan Faisal R menang telak 42-12 atas lawannya, Dumai dan Anggi.

Pasangan Finalis kali ini keduanya berasal dari grup yang sama, yaitu grup A. Dan Finalisnya adalah  Fani dan Faisal R VS Rama Dhany dan Atep.  Set pertama menyuguhkan permainan yang sangat menarik, karena kedua finalis bermain cukup imbang. Perolehan poin pun hanya beda-beda tipis saja. Di penghujung set pertama, footwork Rama Dhany terlihat lebih berat dan ada tanda-tanda akan ada serangan kram di kakinya. Hingga beberapa poin terlepas begitu saja. Set pertama dibungkus oleh Fani dan Faisal R dengan unggul 21-18. 

Pada awal set ke-dua Rama Dhany dan Atep sempat menyamakan kedudukan 21-21. Namun setelah itu Fani dan Faisal R bermain lebih menekan dan tak butuh waktu lama mereka langsung mendulang banyak poin. Sementara lawannya terkunci cukup lama di poin 22. Fani dan Faisal R leading cukup jauh, 29-22. Namun Rama Dhany dan Atep tak tinggal diam. Mereka sempat menyusul hingga kedudukan menjadi 29-27. Namun sayang, setelah itu terjadi performa yang cukup drastis dari pasangan Rama Dhany dan Atep. Langkah kaki Rama Dhany terlihat makin berat. Rama Dhany dan Atep memiliki jeda waktu istirahat yang lebih singkat (setelah laga semifinal), jika dibandingkan dengan lawannya, Fani dan Faisal R. Maka faktor kelelahan sudah tentu membuat permainan mereka menurun. Final kali ini menjadi milik  Fani dan Faisal R. Mereka menyegel gelar juara minggu ini dengan 42-31.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 10 November 2024;

Juara 1 Fani dan Faisal R

Juara 2 Rama Dhany dan Atep

Juara Hizkia Ken dan Al Fatur / Dumai dan Anggi

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-40 tahun 2024;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Teruslah berbuat baik meski tak dihargai, kita hidup bukan untuk dinilai dan diingat orang lain. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  



Minggu, 03 November 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 3 November 2024

"We cannot always control everything that happens to us in this life, but we can control how we respond. Many struggles come as problems and pressures that sometimes cause pain. Others come as temptations, trials, and tribulations."

L. Lionel Kendrick


“Life is 10 % what happens to us and 90 % how we react to it” – Dennis P. Kimbro

Dalam hidup, siapa sih yang tidak ingin selalu bahagia? Tentunya, kebahagiaan adalah dambaan hidup semua insan.

Setiap orang berusaha untuk membahagiakan hidupnya. Namun sayang, terkadang apa yang diusahakan justru malah membuat dirinya semakin stres. Mengapa bisa begitu?


Ya. Apakah kita pernah menyadari bahwa potensi stres berawal dari hal-hal di luar kendali yang kita paksa untuk mengendalikannya. 

Jika faktanya hal tersebut tak bisa mengikuti kendali kita, akibatnya akan muncul rasa kecewa, marah, sedih, tidak bahagia, dan sebagainya.

Sebagai contoh, mengendarai kendaraan bermotor di Jakarta memang sering terkena macet. Macet adalah kejadian di luar kendali kita. 

Jika kita ingat ungkapan Dennis P. Kimbro di awal artikel ini bahwa hidup adalah 90 % bagaimana kita meresponnya, maka macet bukanlah hal yang harus dipermasalahkan. Saat macet, kita punya pilihan untuk mengelola perasaan kita agar tidak mudah terbawa emosi.

Istilah trikotomi kendali dikembangkan oleh William Irvine yang sebelumnya bernama dikotomi kendali. Dikotomi kendali terdiri dari hal-hal yang ada dalam kendali kita dan hal-hal yang ada di luar kendali kita.

Dalam trikotomi kendali, hal-hal di luar kendali dibagi lagi menjadi dua. Pertama, hal-hal di luar kendali kita sepenuhnya. Kedua, hal-hal di luar kendali kita yang dapat dipengaruhi sebagiannya.


1. Hal-Hal yang Dapat Kita Kendalikan

Sederhananya, hal-hal yang dapat dikendalikan adalah hal-hal yang berasal dari dalam diri kita. Kita memiliki pilihan untuk bebas mengendalikannya.

Apa saja hal-hal yang dapat kita kendalikan memang tidaklah banyak. Namun, ia berperan banyak dalam menciptakan kebahagian diri kita.

Dalam buku berjudul Mindful Life karya Darmawan Aji disebutkan bahwa ada empat hal yang bisa kita kendalikan:

Pertama, persepsi kita. Dalam KBBI, persepsi diartikan sebagai tanggapan (penerimaan) langsung dari sesuatu. Artinya, bagaimana cara kita berpikir dan memberikan tanggapan terhadap sesuatu yang muncul seluruhnya ada dalam kendali kita.

Kedua, emosi kita. Luapan perasaan memang terkadang sulit untuk dikontrol. Namun, kita punya kendali penuh atasnya. Emosi ada dalam kendali kita.

Ketiga, ucapan kita. Kata-kata yang kita keluarkan baik itu secara lisan ataupun tulisan ada dalam kendali kita. 

Kita memiliki pilihan untuk mengeluarkan kata-kata yang baik dan memotivasi atau mungkin justru yang berpotensi menyakiti orang lain.

Keempat, tindakan kita. Perbuatan, aksi ataupun perilaku kita semuanya ada dalam kendali kita. Keputusan terhadap apa yang harus kita lakukan seyogianya adalah pilihan kita.

Dari keempat hal yang dapat kita kendalikan di atas, itu adalah hak kita. Kita memiliki pilihan untuk menentukan bagaimana mengelola keempat hal tersebut untuk menciptkan kebahagian diri kita.


2. Hal-Hal yang Tidak Dapat Kita Kendalikan

Ada banyak hal yang tidak dapat kita kendalikan, antara lain adalah:

Pertama, kejadian di sekitar kita. Pernahkah kamu memaki hujan karena kedatangannya kamu tidak jadi bertemu kekasihmu? 

Namun, kenyataannya semarah apapun kamu hujan itu akan tetap turun. Artinya, kejadian alam tidak dapat kita kendalikan. Begitu pula dengan teriknya matahari dan fenomena alam lainnya.

Selain itu, kejadian macet yang sempat disinggung di tulisan ini juga kejadian di sekitar kita yang tak dapat kita kendalikan. 

Mungkin kita dapat mengantisipasinya dengan berangkat lebih pagi atau ya nikmati saja. Perasaan jengkel hanya menjadikan diri kita stres. 

Kedua, sikap orang lain. Setiap orang memiliki hak untuk mengendalikan keempat hal dalam dirinya yang dapat ia kendalikan sendiri tanpa mendapat pengaruh dari orang lain. Ya, persepsi, emosi, ucapan, dan tindakan mereka ada di luar kendali kita.

Pendapat dan sikap orang lain terhadap kita bukanlah hak kita untuk mengaturnya. Mengharuskan mereka untuk bersikap sesuai dengan apa yang kita inginkan hanya akan membuat kita kecewa. Begitu pula, mengharapkan perasaan doi untuk balik suka sama kamu. 

Ketiga, masa lalu. Jika ada lagu yang berlirik “Masa lalu biarlah masa lalu …”, maka itu benar sekali. 

Masa lalu adalah masa lampau yang sudah terjadi. Apa yang telah terjadi sudah pasti tidak dapat lagi diubah. Mengungkit-ungkit masa lalu terus-menerus tidak akan membuat ia akan kembali. Ia sudah tidak lagi berada dalam kendali kita. Mantan biarlah mantan, yang penting sekarang ada yang baru, hehe. 


3. Hal-Hal yang Tidak Dapat Kita Kendalikan, Tapi Ada Sebagian yang Dapat Dipengaruhi

Sebagian dari hal-hal yang tak dapat kita kendalikan tapi dapat kiat pengaruhi adalah:

Pertama, masa depan atau hasil yang kita usahakan. Manusia bisa berencana dan berusaha, tetapi hasil berada di tangan Tuhan. Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi sehari, sebulan, atau beberapa tahun ke dapan.

Mungkin kita bercita-cita menjadi pemenang dalam Olimpiade. Keahlian dan latihan-latihan rutin ada dalam kendali kita. Namun, kita berhasil memenangkan olimpiade atau tidak bukan lagi wilayah kita.

Kedua, kesehatan. Kesehatan adalah anugrah terindah yang Tuhan beri kepada kita. Kita semua menginginkan untuk selalu sehat agar bisa beraktivitas dengan baik dan makan dengan nikmat.

Kita bisa saja mengusahakan untuk sehat dengan olahraga secara teratur, konsumsi makanan sehat dan bergizi, istirahat cukup, berhati-hati melakukan sesuatu dan semacamnya. 

Namun, siapa yang dapat menjamin bahwa kita tidak akan pernah sakit? Hal-hal di luar prediksi kita bisa saja terjadi. Mungkin saja tiba-tiba sakit atau kecelakaan. Ketika hal itu benar terjadi, maka kita harus bisa belajar untuk menerima.

Trikotomi kendali di atas setidaknya dapat membantu kita untuk mengetahui dan belajar terhadap respon apa yang sebaiknya kita keluarkan saat menghadapi segala sesuatu sehingga kebahagian dan ketenangan hidup dapat dengan mudah kita ciptakan sendiri.


Kembali ke reportase... Minggu tengah hari tanggal 3 November 2024, Daerah GOR ABA diguyur hujan dengan begitu derasnya. Proses pengdundian sudah selesai, namun turney hanya bisa dimulai dengan 1 partai saja, banyak Spartan yang belum tiba di GOR ABA karena terjebak hujan. Walau terkendala hujan yang sangat deras, namun para Spartan yang sudah konfirmasi, tetap datang sekalipun tiba di GOR dalam keadaan basah kuyup. Admin sangat menghargai semangat para Spartan yang mau menerobos hujan badai.

Dari drawing hari ini, admin memprediksi ada beberapa nama yang masuk ke dalam bursa unggulan. merek adalah: Faisal R dan Chandra, Fathur dan Yudi H, Redy dan Fani, Dan yang terakhir adalah pasangan Fatoni dan Rama Dhany. Dan benar saja, keempat pasangan ini semuanya lolos ke babak berikutnya.

Babak penyisihan saat mempertandingkan partai terakhir, lagi-lagi dinodai dengan aksi temperamental salah satu peserta turnamen hari ini (orangnya masih sama dengan yang minggu lalu). Kekalahan membuat dia tidak puas. Saat tos-tosan dia menganggap senyuman lawan sebagai senyuman ejekan. Dia nyolot nantangin, tapi lawannya sekalipun masih muda berani menantang balik. Hampir saja terjadi adu jotos kalo tidak dilerai oleh Fatoni.

Admin sudah menganggap kejadian seperti ini yang terus berulang akan sangat mengganggu stabilitas Sparta. Makanya setelah rangkaian turnamen hari ini berakhir, admin mengajak dia untuk bicara sebagai orang dewasa. Admin memaparkan semua akumulasi permasalahan yang timbul dari rangkaian kejadian itu. Admin ditemani Redy saat membahas masalah ini. Banyak pandangan dan masukkan yang kami ungkapkan.  Dan syukurlah dia berjanji ke depannya akan berusaha menjaga sikap dan mengendalikan diri.

Pertarungan ketat terjadi dalam perebutan posisi runner up grup A, karena ketiga pasangan saling mengalahkan dan masing-masing mengantongi 1 kemenangan. Sehingga penentuan runner up grup A harus ditentukan dengan cara penghitungan selisih poin. Alhasil, yang menjadi runner up grup A adalah:  Fathur dan Yudi H. Disusul oleh pasangan Peter dan Dumai di posisi ke-3. Dan sebagai posisi jurus kunci ditempati oleh Stephen dan Stefanus.

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal;

Grup A, Juara grup: Faisal R dan Chandra runner up grup: Fathur dan Yudi H

Grup B, Juara grup: Redy dan Fani, runner up grup: Fatoni dan Rama Dhany

Undian babak semifinal lagi-lagi mentakdirkan pertemuan kembali sesama pesaing di grup masing-masing. Bagan atas Pertemuan  Faisal R dan Chandra VS Fathur dan Yudi H kembali dimenangkan oleh Faisal R dengan skor telak 42-27. Begitu pun pada bagan bawah, yang mempertemukan Redy dan Fani VS  Fatoni dan Rama Dhany lagi-lagi dimenangkan oleh Redy dan Fani dengan skor yang sama persis pada bagan atas, yaitu 42-27.

Sesuai prediksi dari beberapa orang Spartan, 2 pasangan yang maju babak final adalah Faisal R dan Chandra VS Redy dan Fani. Set pertama terjadi pertandingan sang sangat imbang. susul menyusul poin terjadi hanya tipis-tipis saja. Saling jual adu serangan, bertahan, penempatan bola dan  strategi bertanding dari kedua finalis ini, menyuguhkan tontonan yang menarik untuk disimak. Set pertama ditutup dengan 21-18 untuk keunggulan sementara Redy dan Fani.

Pada set kedua, terjadi penurunan performa yang sangat menurun drastis dari Faisal R dan Chandra. Mereka sempat mengalami stuck tak mampu menambah poin. Sementara lawannya makin gencar menyerang. Strategi menekan Chandra secara terus menerus, membuat Faisal R yang biasanya bermain tenang, setenang air di tengah telaga, kini terlihat kehilangan fokus bermain. Perolehan poin  Redy dan Fani leading makin menjauh dari lawannya. Faisal R dan Chandra. Pada set ke-dua Faisal R dan Chandra hanya mampu menambah 7 poin saja. Redy dan Fani yang tampil sangat solid menutup babak final dengan menyegel kemenangan menjadi milik mereka, dengan skor sangat meyakinkan, 42-25. Redy dan Fani  yang bertandem untuk kedua kalinya, sepertinya ingin menebus kekalahan mereka yang langkahnya terhenti di babak semifinal saat mereka pertamakali berpasangan.

FYI: Kedua pasangan finalis, baik Redy dan Fani maupun Faisal R dan Chandra, berhasil mengalahkan lawan-lawannya dibabak penysisihan maupun semifinal dengan skor dibawah 30!. Pun yang terjadi di babak final, berakhir dengan skor lawan dibawah 30!!

Admin mohon maaf untuk update ranking minggu lalu ada kesalahan yang cukup fatal, karena poinnya terinput 2x. Hingga membuat perolehan poin Spartan yang hadir minggu lalu menggelembung. Dengan terbitnya update ranking terbaru, maka admin menyatakan bahwa total perolehan poin yang berlaku adalah yang terbaru. Seperti yang tercantum dibawah di reportase kali ini.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 3 November 2024;

Juara 1 Redy dan Fani

Juara 2 Faisal R dan Chandra

Juara Fathur dan Yudi H / Fatoni dan Rama Dhany

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-39 tahun 2024;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta


Sebagai penutup tulisan ini, ada ungkapan yang begitu bijak dari Reinhold Niehbuhr yang berbunyi, 

“Tuhan, berikan aku ketenangan untuk menerima hal-hal yang tidak bisa aku ubah, keberanian untuk mengubah hal-hal yang bisa aku ubah, dan kebijaksanaan untuk mengatahui perbedaannya.”

Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  


Minggu, 27 Oktober 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 27 Oktober 2024

 "Once you replace negative thoughts with positive ones, you'll start having positive results."

Willie Nelson


Mindset negatif dapat menghalangi pertumbuhan pribadi dan kebahagiaan kita. Namun, dengan beberapa langkah praktis, kita dapat mengubah mindset negatif menjadi positif. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan lima tips praktis yang dapat membantu Anda mengubah pola pikir negatif menjadi positif. Dengan kesadaran diri, penggunaan afirmasi positif, pengelolaan emosi, pencarian inspirasi, dan fokus pada pengalaman positif, Anda dapat menciptakan mindset yang lebih positif dan memperbaiki kualitas hidup Anda.


Mindset negatif dapat menghambat potensi dan kebahagiaan kita dalam hidup. Namun, dengan sedikit perubahan dalam cara berpikir kita, kita dapat mengubah pola pikir negatif menjadi positif. Berikut adalah lima tips praktis yang dapat membantu Anda mengubah mindset negatif menjadi positif dan mencapai hidup yang lebih memuaskan.

1. Kesadaran diri terhadap pola pikir negative

Langkah pertama dalam mengubah mindset negatif adalah menyadari pola pikir negatif yang muncul dalam pikiran kita. Perhatikan dan catat pikiran-pikiran negatif yang sering muncul. Ketika Anda menyadari pola pikir ini, berhenti sejenak dan evaluasi apakah pikiran-pikiran tersebut memang benar atau hanya kecenderungan negatif yang tidak beralasan. Kesadaran diri ini akan membantu Anda untuk menggantikan pikiran negatif dengan pikiran yang lebih positif dan seimbang.

2. Gunakan afirmasi positif

Afirmasi positif adalah pernyataan yang kuat yang digunakan untuk mengubah pola pikir negatif menjadi positif. Buatlah daftar afirmasi positif yang relevan dengan aspek-aspek kehidupan yang ingin Anda ubah. Misalnya, jika Anda sering merasa tidak mampu, ciptakan afirmasi seperti "Saya memiliki kemampuan dan kekuatan untuk mencapai apa pun yang saya inginkan." Ulangi afirmasi ini setiap hari, baik secara lisan maupun tertulis, untuk membantu membentuk pola pikir yang lebih positif.

3. Kelola dan atur emosi Anda

Emosi yang tidak seimbang dapat memperkuat mindset negatif. Penting untuk belajar mengelola dan mengatur emosi dengan baik. Temukan cara yang efektif bagi Anda untuk meredakan stres dan menjaga keseimbangan emosional, seperti melalui meditasi, olahraga, atau menulis jurnal. Dengan mengelola emosi dengan baik, Anda dapat mengurangi pola pikir negatif yang muncul sebagai hasil dari emosi yang tidak terkendali.

4. Cari inspirasi dari sumber positif

Mencari inspirasi dari sumber positif, seperti buku, podcast, atau video motivasi, dapat membantu mengubah mindset negatif menjadi positif. Pilihlah materi yang menginspirasi dan membantu Anda melihat sisi positif dalam hidup. Luangkan waktu setiap hari untuk mengisi pikiran Anda dengan inspirasi dan motivasi, dan biarkan pengaruh positif ini membantu membentuk pola pikir Anda.

5. Fokus pada pengalaman positif

Seringkali, mindset negatif muncul karena kita terlalu fokus pada kegagalan atau hal-hal negatif dalam hidup. Alihkan perhatian Anda pada pengalaman positif dan pencapaian kecil yang telah Anda lakukan. Buatlah daftar hal-hal positif yang telah Anda capai dan syukuri setiap hari. Fokus pada pengalaman positif akan membantu mengubah perspektif Anda secara keseluruhan dan menciptakan mindset yang lebih positif.

Mengubah mindset negatif menjadi positif membutuhkan waktu dan kesabaran, tetapi dengan menerapkan lima tips praktis ini, Anda dapat mengubah cara berpikir Anda dan meningkatkan kualitas hidup Anda. Kesadaran diri, penggunaan afirmasi positif, pengelolaan emosi, pencarian inspirasi, dan fokus pada pengalaman positif adalah langkah-langkah penting dalam proses ini. Dengan latihan dan ketekunan, Anda akan memperoleh pola pikir yang lebih positif yang akan membawa Anda menuju kehidupan yang lebih memuaskan dan penuh makna.


Kembali ke reportase... Sekalipun kita sudah memasuki musim penghujan, tapi tidak berlaku buat di GOR ABA. Karena suhu di dalam GOR ABA masih terasa sangat panas. Bahkan sebelum kita memulai turney badan sudah banjir keringat.

Turney edisi minggu ke-39, diramaikan oleh 20 orang Spartan. 2 grup babak penyisihan dengan masing-masing grup dihuni oleh 5 pasang konstestan, membuat fase penyisihan grup kali ini cukup melelahkan. 

Dari hasil undian untuk fase penyisihan grup  boleh dibilang berat sebelah. Tidak bisa dipungkiri kalo grup A persaingannya lebih berat bila dibandingkan dengan grup B. Karena grup A dihuni oleh 2 pasngan unggulan teratas minggu ini. Mereka adalah: Hizkia Ken dan Faisal R dengan Rama Putra dan Fani

Berbeda dengan grup A, persaingan di grup B boleh dibilang lebih merata dan imbang. dari grup B admin menjagokan pasangan-pasangan: Barry dan Fathur, Atep dan Noval, kemudian menyusul pasangan Fatoni dan Dadan. Terus terang admin baru bisa memasukan pasangan ini ke dalam daftar unggulan setelah melihat skill permainan Dadan. Karena dia baru bergabung hari ini, jadi pada awalnya admin masih blank.

Result babak penyisihan grup A, sesuai dengan prediksi admin. Kedua pasangan unggulan semuanya sukses melaju ke babak semifinal.  Sementara untuk grup B, Atep dan Noval harus tersingkir oleh pasangan Fatoni dan Dadan yang menjadi juara grup B, serta Barry dan Fathur sebagai runner up-nya.

Babak penyisihan dinodai oleh sikap tidak elok dari salah seorang konstestan di grup B yang mengeluarkan kata-kata tidak pantas kepada partnernya yang umurnya jauh lebih muda, saat mereka bermain. Sebagai senior seharusnya bisa membimbing dan merangkul juniornya. Padahal  partnernya yang masih muda itu skill bermainnya cukup mumpuni. Itu terbukti dengan mereka bisa lolos ke babak berikutnya. Pemain muda itu sempat mau mengundurkan diri, namun setelah admin ajak diskusi, dengan gentle dia mau melanjutkan kiprahnya turney minggu ini.

Sejujurnya admin dan teman-teman yang lain sempat kesal melihat sikap yang arogan, sarkas dan memandang rendah orang lain. Di sisi lain kami juga merasa kasihan dan ga tega melihat partnernya diperlakukan semena-mena dan harus bermain dibawah tekanan. Sebagai pendatang baru, melakukan kesalahan saat bermain (apalagi dibawah tekanan) adalah hal yang wajar, toh dia sendiri yang sudah senior juga banyak melakukan kesalahan. 

Yuk sebagai senior kita harus bisa merangkul bukan memukul, menyayangi bukan menyaingi, mendidik bukan membidik, membina bukan menghina, mencari solusi bukan mencari simpati, membela bukan mencela. Karena tak bisa dipungkiri, ramai atau sepinya Sparta sangat dipengaruhi oleh penyambutan kita sebagai member lama kepada member baru.

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal;

Grup A, Juara grup: Hizkia Ken dan Faisal R runner up grup: Rama Putra dan Fani

Grup B, Juara grup: Fatoni dan Dadan, runner up grup: Barry dan Fathur

Babak semifinal mempertemukan kembali sesama pesaing di grup masing-masing. Pada pool atas Fatoni dan Dadan bertemu kembali dengan Barry dan Fathur kompetitornya di grup B. Bola-bola tipuan Fatoni (yang banyak dibenci oleh sebagian Spartan, karena sangat merepotkan) berpadu dengan smash-samsh keras dari Dadan, cukup menyulitkan pasangan Barry dan Fathur. Fatoni dan Dadan kembali memenagi laga atas lawannya. Di babak penyisihan mereka menang 42-39.  Dan di babak semifinal Fatoni dan Dadan menyempurnakan kemenangan dengan skor 42-34.

Partai semifinal pool bawah merupakan "partai final kepagian" di mana mempertemukan kembali Hizkia Ken dan Faisal R  VS Rama Putra dan Fani yang merupakan dua unggulan teratas Minggu ini. Takdir yang mempertemukan mereka di grup yang sama, takdir pula yang kembali mempertemukan mereka di babak semifinal.

Sama seperti di babak penyisihan, pertarungan seru disajikan kembali oleh kedua pasangan ini. Hizkia Ken dan Rama Putra yang biasa nyaman dengan pola rally panjang, kali ini bermain di luar gaya permainan mereka dengan berani bermain cepat dan jual beli serangan. Skor berimbang terus terjadi sampai akhirnya Rama Putra dan Fani sempat memimpin di 18-15 sebelum akhirnya disamakan kembali. Set pertama diamankan oleh pasangan Rama Putra dan Fani dengan skor 21-20. Memasuki set ke dua, Hizkia Ken dan Faisal R sempat tancap gas dan berbalik unggul 24-21. Setelah itu skor kembali berimbang hasil dari adu skil dan mental serta stamina. Sampai akhirnya Rama Putra dan Fani memimpin perolehan skor sampai 41-37. Hizkia Ken dan Faisal R tidak mau menyerah begitu saja. Tetap ngotot dan ditambah error lawan membawa mereka menyamakan kedudukan sampai 41-41. Rally terakhir ditutup dengan lambungan bola yang diangkat Hizkia Ken dibiarkan Rama Putra dan dinyatakan out. Partai berdarah-darah ini akhirnya dimenangkan pasangan Rama Putra dan Fani dengan skor 42-41

Babak final mempertemukan Fatoni dan Dadan VS Rama Putra dan Fani. Set pertama dibuka dengan permainan sangat ketat. Sempat terjadi beberapa kali skor kembar: 3-3, 5-5, 7-7, dan  8-8. namun selepas itu Rama Putra dan Fani sepertinya sudah menemukan formula cara menghadapi pasangan Fatoni dan Dadan. Hal itu terlihat dari makin solidnya permainan pasangan ini, yang mendominasi dari berbagai sektor. Strategi yang mereka terapkan membuat perolehan poin Fatoni dan Dadan tertinggal lumayan jauh. Hingga set pertama harus berakhir dengan 21-13 untuk keunggulan Rama Putra dan Fani.

Pada set ke-dua, Rama Putra dan Fani masih bermain sangat apik. Sementara Fatoni dan Dadan tidak bisa keluar dari tekanan. Perolehan poin  Rama Putra dan Fani leading makin jauh. Bahkan sempat menyentuh 12 poin saat kedudukan 30-18.  Fatoni dan Dadan beberapa kali berhasil menyusul ketertinggalan skor sampai terpaut 6 poin saja. Namun setelah itu secara berturut-turut Rama Putra dan Fani mendulang banyak poin. Hingga akhirnya babak final kali ini menjadi milik Rama Putra dan Fani, yang mereka tutup dengan 42-32. 

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 27 Oktober 2024;

Juara 1 Rama Putra dan Fani

Juara 2  Fatoni dan Dadan

Juara Barry dan Fathur / Hizkia Ken dan Faisal R

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-38 tahun 2024;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta


Akumulasi perolehan medali Sparta


"Semua akan berjalan dengan baik jika kita punya pola pikir dan mental positif."
"Kamu tidak akan bisa memiliki kehidupan yang positif dari pikiran yang negatif."
Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  






Minggu, 20 Oktober 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 20 Oktober 2024

 “The best thing we can do with the failures of the past is to let them be history."

Gary Chapman


Semua orang pasti pernah berbuat salah, dan merasa marah, sedih, atau kecewa karenanya adalah hal yang wajar. Meski begitu, jangan biarkan kesalahan di masa lalu terus-menerus menghantui hidupmu. Yuk, simak berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk bangkit dari kesalahan di masa lalu.


Melakukan kesalahan, baik kesalahan di tempat kerja, dalam hubungan percintaan, atau dengan anggota keluarga, adalah hal yang manusiawi. Tidak ada manusia yang sempurna dan luput dari kesalahan.

Sebagian orang mungkin bisa menerima kenyataan dengan cepat dan menjadikan kesalahannya sebagai pembelajaran. Namun, bagi sebagian lainnya, bangkit dari kesalahan di masa lalu bukanlah hal yang mudah. Butuh perjuangan yang ekstra, dan bahkan tak jarang, hingga mengorbankan kesehatan mental.

Kalau kamu termasuk salah satu orang yang masih sulit melepaskan masa lalu, jangan khawatir, karena ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar segera move on dari kesalahanmu tersebut. Dengan begitu, kamu bisa kembali menjalani aktivitas sehari-harimu dengan nyaman dan tenang.

7 Cara Bangkit dari Kesalahan di Masa Lalu

Berikut ini adalah 7 cara untuk bangkit dari kesalahan di masa lalu yang bisa kamu coba:

1. Mengakui kesalahan di masa lalu

Untuk bisa bangkit dari kesalahan di masa lalu, pertama-tama kamu perlu mengakui dan menerima kesalahan tersebut. Namun, ingat, mengakui kesalahan tidaklah sama dengan menyalahkan diri sendiri, ya.

Dengan mengakuinya, kamu akan mampu memandang kesalahan tersebut sebagai sebuah pelajaran, bukan sebagai kegagalan yang perlu diratapi, sehingga di masa depan kamu bisa menjadi pribadi yang lebih baik.

2. Memaafkan diri sendiri

Terus-menerus menyalahkan diri sendiri adalah salah satu hal yang bisa menyebabkanmu sulit untuk bangkit dari kesalahan di masa lalu. Oleh karena itu, mulai sekarang, belajarlah untuk memaafkan dirimu sendiri. Ingat, melakukan kesalahan adalah hal yang sangat manusiawi dan bukanlah akhir dari hidup ini.

Memaafkan diri sendiri sangat penting dalam proses penyembuhan luka batin, karena hal ini memungkinkan kamu untuk melepaskan perasaan dan emosi negatif, seperti amarah, kesedihan, rasa bersalah, dan rasa malu, yang terkait dengan kesalahanmu di masa lalu.

3. Meminta maaf kepada orang lain

Bila memaafkan diri sendiri terasa sulit bagimu, cobalah renungkan apakah kesalahanmu di masa lalu menyebabkan orang lain tersakiti? Jika iya, kamu mungkin bisa meminta maaf dengan tulus kepada orang itu, atau bila memungkinkan, cobalah perbaiki kesalahan tersebut.

Pasalnya, kita cenderung akan lebih mudah untuk memaafkan diri sendiri, apabila kita telah menebus kesalahan kita kepada orang lain. Cara ini juga bisa membantumu untuk memperbaiki hubungan yang selama ini rusak, sehingga silaturahmi bisa kembali terjalin.

4. Melakukan self-talk yang positif

Saat pikiranmu tergganggu dengan kesalahanmu di masa lalu, cobalah untuk melakukan self-talk yang positif. Hal ini bermanfaat untuk menata kembali pikiranmu dan mencegahmu terjebak ke dalam pikiran-pikiran negatif.

Misalnya, bila tiba-tiba muncul pikiran seperti “aku tidak percaya hal tersebut terjadi pada hidupku!”, kamu bisa melawannya dengan self-talk positif seperti “aku beruntung karena hal tersebut bisa membuatku menjadi pribadi yang lebih baik dan belajar untuk menjadi lebih bijak”.

5. Melakukan hal-hal menyenangkan

Selain bisa membuatmu terhibur, melakukan berbagai hal positif yang kamu sukai juga bisa memberimu cara pandang baru mengenai kehidupan yang kamu jalani. Hal ini kemudian bisa membantumu untuk merasa lebih bersyukur dan bisa bangkit dari kesalahan di masa lalu.

Beberapa kegiatan menyenangkan yang bisa kamu coba adalah traveling, berolahraga, meditasi, membaca buku, menonton drama Korea, atau pergi ke salon.

6. Melakukan quality time bersama orang terdekat

Walau tampak sederhana, nyatanya melakukan quality time bersama orang terdekat, seperti keluarga dan sahabat, adalah cara yang cukup ampuh untuk membantumu move on dari kesalahan di masa lalu.

Ini karena perhatian dan gelak tawa yang kamu dapatkan saat sedang bersama orang-orang terdekat, bisa mengalihkan pikiranmu dari emosi negatif dan luka batin yang kamu pendam dan rasakan selama ini.

Selain itu, kamu juga bisa curhat atau bahkan meminta dukungan dari mereka, agar kamu bisa menghadapi masalahmu dengan baik dan segera bangkit dari kesalahan tersebut.

7. Berkonsultasi dengan tenaga profesional

Apabila kamu telah mencoba cara-cara di atas, tetapi kesalahan di masa lalu masih terus menghantuimu, bahkan hingga menyebabkan kamu trauma atau tidak mampu melakukan aktivitas sehari-hari dengan normal, ini mungkin saatnya untuk kamu berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.

Pasalnya, bila dibiarkan berlarut-larut, hal tersebut bisa membuatmu stres bahkan meningkatkan risiko terjadinya gangguan mental, seperti depresi atau PTSD.

Konsultasi dengan psikolog atau psikiater bisa membantumu menemukan cara terbaik untuk lepas dari bayang-bayang kesalahanmu di masa lalu dan kembali melanjutkan kehidupan dengan tenang.

Satu hal juga yang tak kalah penting, ingatlah bahwa kamu bisa selalu mendekatkan diri dengan Tuhan untuk meminta ketenangan dan kekuatan dalam memaafkan dirimu sendiri serta orang lain. Beban batin yang kamu pendam tidak harus kamu simpan sendiri, kok.


Kembali ke reportase... Setelah minggu kemaren cukup ramai, giliran minggu ini banyak yang berhalangan hadir karena kendala kesehatannya terganggu. Tapi tidak apa-apa, karena kita harus melangkah terus ke depan. The show must go on.

Dari hasil drawing tentu saja admin sudah dapat menyimpulkan siapa yang menjadi unggulan teratas minggu ini.  Dan pasangan itu adalah Faisal R dan Atep. Sebelum memutar roda undian Atep sudah  feeling kalo dia akan berpasangan dengan Faisal R. Dan sang takdir  mewujudkan harapan Atep. Selain pasangan unggulan diatas, admin juga memasukkan 2 nama pasangan lain ke dalam daftar ungulan minggu ini. Mereka adalah Fathur dan Fatoni, selanjutnya ada Noval dan Wahid. Tapi apa yang terjadi? diluar nurul Fathur dan Fatoni malah terhempas dari bursa unggulan karena menderita 2 kali kekalahan secara berturut-turut.

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal;

Grup A, Juara grup: Faisal R dan Atep runner up grup: Yudi H dan Fietka

Grup B, Juara grup: Noval dan Wahid, runner up grup: Yuda H dan Peter

Hasil pengundian untuk babak semifinal, mempertemukan para semifinalis secara menyilang.  Pada bagan atas Noval dan Wahid bertemu dengan Yudi H dan Fietka. Pertarungan sengit pun terjadi. namun di poin-poin krusial Noval dan Wahid berhasil menuntaskan pertandingan dengan kemenangan 42-37. Perbedaan kontras terjadi pada bagan bawah yang mempertemukan Faisal R dan Atep dengan Yuda H dan Peter. Pertarungan sangat tidak seimbang terjadi. Tak mengherankan jika Faisal R dan Atep menang mudah 42-19 atas lawannya tersebut.

Babak final minggu ini Noval dan Wahid bertemu dengan sang unggulan teratas Faisal R dan Atep. Pertarunganimbang hanya terjadi sampai skor 4-4, selanjutnya Faisal R dan Atep sangat mendominasi permainan. Perolehan poin mereka pun langsung melesat. Mereka rata-rata leading 6 hingga 8 poin di depan. Hingga set pertama harus berakhir dengan 21-12 untuk keunggulan sementara  Faisal R dan Atep.

Pada set ke-dua, trend positif masih menjadi milik pasangan  Faisal R dan Atep. Sebaliknya dengan pasangan Noval dan Wahid, mereka terlihat makin keteteran dan kehilangan fokus. Pada set ke-dua mereka hanya berhasil menambah 7 poin saja. Dan babak final kali ini harus berakhir dengan kemenangan sangat meyakinkan dari Faisal R dan Atep. Mereka menutup babak final dengan 42-19.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 20 Oktober 2024;

Juara 1 Faisal R dan Atep

Juara 2 Noval dan Wahid

Juara 3 Yudi H dan Fietka / Yuda H dan Peter

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-38 tahun 2024;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta


Sejarah mencatat kesalahan-kesalahan besar yang pernah terjadi di masa lalu, sehingga dapat dijadikan pelajaran untuk tidak mengulanginya di masa depan. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  


Minggu, 13 Oktober 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 13 Oktober 2024

 "Keep your face always toward the sunshine - and shadows will fall behind you."

Walt Whitman


Setiap orang mungkin memiliki masa lalu yang beraneka ragam, baik masa lalu yang membahagiakan, terluka, suram bahkan tidak bisa dimaafkan seumur hidup sekalipun. Memang sulit rasanya untuk melepas bayang-bayang masa lalu yang suram, sedih bahkan membuat hati merasa kecewa. Enggak jarang banyak yang merasakan bekas luka yang tidak bisa dihilangkan dan masih membekas di dalam hati serta pikiran.


Jangan selalu berlarut dalam bayang masa lalu. Kamu bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari peristiwa di masa lalu tersebut. Saatnya sambut masa depan yang cerah dengan cara ini!

 Jangan Selalu Menyalahkan Diri Sendiri

Walaupun di sini kamu adalah korban, jangan selalu menyalahkan dirimu atas kesalahan yang terjadi di masa lalu. Memang untuk bangkit dari keterpurukan di masa lalu tidak semudah dengan kata-kata, meski banyak dukungan dari lingkungan sekitar yang ingin membangkitkan semangat hidupmu.

Ingatlah, jadikan peristiwa kelam di masa lalu sebagai pengalaman dan pelajaran yang bisa kamu ambil untuk tidak melakukannya di kemudian hari. Dengan begitu, kamu akan semakin tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan tangguh. Bukan untuk selalu menyalahkan keadaan atau bahkan membuat dirimu semakin menderita dari masa lalu.

Hilangkan Pikiran Negatif yang Membelenggu Dirimu

Salah satu cara untuk bangkit menjadi pribadi yang baru adalah dengan berdamai dengan diri sendiri dan menghilangkan segala pikiran negatif yang masih membelenggu dirimu. Pikiran negatif justru akan membuat dirimu  semakin buruk, bahkan menimbulkan prasangka-prasangka buruk di luar nalar. Hal itu bisa membahayakan dirimu sekaligus membuatmu tak ingin maju.

Mulai saat ini, alihkan pikiran burukmu untuk mengarah ke hal-hal positif yang bisa membuatmu menjadi pribadi yang produktif. Dengan begitu, kamu pun perlahan akan bisa lepas dari bayang-bayang buruk dan pikiran negatif yang menghampirimu.

 Berhenti Mengenang Masa Lalu

Masa lalu tak selamanya indah untuk dikenang. Maka dari itu, jangan selalu bersedih dan mengungkit-ungkit masa lalu. Hal itu justru bisa membuat dirimu semakin down dan gagal move on. Berikan dirimu ketenangan untuk kembali meng upgrade perasaan bahagia dan bangkit dari masa kelam dan menariknya dari ingatan.

Perluas Pandangan Mengenai Kehidupan

Hidup hanya satu kali, jangan sakiti dirimu bahkan membuang banyak waktumu untuk bersedih dan bersesal hati. Hidup tidak sesempit yang dirimu bayangkan, kamu juga masih memiliki masa depan yang cemerlang. Banyak orang gagal berkali-kali, namun ia berani bangkit kembali hingga akhirnya sukses. Hidup akan terus berproses dan berputar, kamu bukan hidup di masa lalu. Sudah saatnya untuk bangkit dan gapai kembali impianmu untuk mewujudkan masa depan yang lebih indah. Karena dirimu layak bahagia!


Kembali ke reportase...  Minggu, 13 Oktober 2024 selain ada Turney Mingguan Sparta, berbarengan juga dengan kedatangan PB NEW PURNAMA dari Tangsel. Yang bertujuan untuk bersilaturahmi dan melakukan friendly match dengan kaum wanita Sparta alias Sparta Ladies (yang jumlahnya tidak seberapa sehingga mengerahkan bala bantuan dari luar). 

Tamu yang ga bisa diatur dan suka-suka sendiri membuat admin jengah dan malas membahasnya di reportase. Ini bukan masalah tentang kekalahan tapi tentang malas berurusan dengan orang-orang yang tidak tau etika. Sampai terlontar kalimat dari admin ke mereka: "Ribet, berurusan dengan emak-emak mah". Sebagai ras terkuat di bumi yang maunya hanya dimengerti tapi, tapi ga menghormati/menghargai tuan rumah.  Mereka tidak mau main lagi padahal team dari tuan rumah masih ada partai yang belum dimainkan. Admin jadi ga enak sama Gina yang sudah datang jauh-jauh dari Cililin yang sudah siap masuk ke lapangan tapi ga jadi main. Partai yang menangnya mereka posting di story tapi partai yang kalahnya tidak mereka posting. 

Admin disini hanya mau posting beberapa foto dokumentasi aja;

Flyer Friendly Match

Foto bersama

Foto bersama

Beralih ke reportase Turnamen mingguan Sparta... Tak disangka yang berpartisipasi di Turnamen Mingguan Sparta kali ini bisa mencapai 20 orang. Karena sampai pagi di hari H yang konfirmasi masih beberapa gelintir orang saja. Admin tadinya mengira: Mungkin para Spartan males datang karena terlalu ramai berbarengan dengan acara Friendly match cewek-cewek. Kalau saja admin tau Tamu akan pulang cepat sekitar jam 14an. Mungkin admin bisa menawarkan para ladies lain untuk ikut berpartisipas di Turnaey Mingguan Sparta. 

Sekalipun Turney dimulai lumayan molor,  karena banyak yang datangnya telat juga, tapi bersyukur bisa berjalan dengan lancar dan hanya butuh overtine 1,5 jam saja.

Dari 10 pasang yang terundi, admin memprediksi beberapa pasangan  unggulanyang akan lolos ke babak berikutnya. beberapa diantaranya adalah: Apin dan Fani, Wahid dan Atep, lalu ada Fathur dan Iqbal (sebelumnya Fathur berpasangan dengan Imam, tapi Imam mengundurkan diri karena harus pulang cepat, istrinya sakit).

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal;

Grup A, Juara grup: Apin dan Fani, runner up grup: Stefanus dan Chandra

Grup B, Juara grup: Wahid dan Atep, runner up grup: Fathur dan Iqbal

Drawing babak semifinal menghasilkan pertemuan ulang sesana pesaing grup. Dan pertemuan sesama pesaing grup,dua-duanya kembali dimenangkan oleh para juara grup. Pada bagan atas Apin dan Fani menang telak 42-19 atas lawannya, Stefanus dan Chandra. Sementara pada bagan bawah, terjadi pertarungan super ketat.  Wahid dan Atep akhirnya melangkah ke babak final setelah unggul  42-38 atas Fathur dan Iqbal.

Babak final mempertemuakan kedua juara grup, dari grup A dan grup B.  Set pertama dibuka dengan dengan pertandingan yang sangat seimbang. Sempat terjadi saling susul menyusul dan menyamakan skor. namun itu tak berlangsung lama. Setelah terjadi angka kembar 8-8, perolehan poin Apin dan Fani langsung melesat secara sangat cepat. Bahkan Wahid dan Atep tak diberi kesempatan menambah pundi-pundi poin lagi.  Hingga set pertama ditutup dengan skor meyakinkan 21-8 untuk keunggulan sementara Apin dan Fani.

Pada awal set ke-2, nampak belum ada perubahan sigifikan dari pasangan Wahid dan Atep. Faktor kelelahan juga membuat pergerakan mereka lebih lambat dan seperti kehilangan fokus. Pada pertengahan set ke-2 ada perubahan strategi dari Wahid dan Atep. Mereka sempat menambah 16 poin, tapi tak cukup untuk menyusul perolehan poin lawannya, yang sudah terlalu jauh. Kemenangan hari ini  menjadi milik Apin dan Fani. Mereka menutup babak final dengan skor sangat meyakinkan 42-24.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 6 Oktober 2024;

Juara 1 Apin dan Fani 

Juara 2  Wahid dan Atep

Juara  Stefanus dan Chandra /  Fathur dan Iqbal

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-36 tahun 2024;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

 "Jangan biarkan bayang-bayang masa lalumu menggelapkan ambang pintu masa depanmu. Maafkan dan lupakan." Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  





Minggu, 06 Oktober 2024

Reportase Friendly Match SPARTA VS FBM COMMUNITY dan Turnamen Mingguan Sparta, 6 Oktober 2024

 “The spirit of every game demands: respect in battle, graciousness in defeat and in victory... humility” 

Peter Baskerville


Seharusnya, Acara Friendly Match Minggu 6 Oktober 2024, tamunya adalah PB BWFC dari Jakarta. Tapi  H -7, admin menerima kabar yang menyatakan bahwa PB BWFC batal mengunjungi markas SPARTA untuk Friendly Match. Mereka mengatakan bahwa banyak dari membernya yang tidak bisa berangkat ke Bandung. Acara terpaksa harus dipending sampai waktu yang tidak ditentukan.

Logo FMB Community Bandung

Hari Selasa, 1 Oktober ada whatsapp masuk dari admin FBM Community Bandung, yang intinya ingin bersilaturahmi ke SPARTA plus olahraga bersama dalam format Friendly Match Minggu, 6 Oktober 2024. Tanpa basa-basi berkepanjangan, admin pun langsung menyetujuinya. 

Dari FBM Community memboyong sekitar 18 orang (sudah termasuk pemain dan official) datang ke GOR ABA. Mereka luar biasa, datang sangat tepat waktu. Pukul 11.00 sudah ada di TKP! Situasi GOR ABA masih ramai dari sisa-sisa turnamen mahasiswa STFI.

Flyer Friendly Match

Bersyukur acara Friendly Match bisa berjalan dengan lancar, tanpa kendala yang berarti. Tapi patut disayangkan ada beberapa orang secara mendadak tidak jadi datang. Termasuk satu orang pemain puteri. Sehingga partai ganda puteri tidak bisa dipertandingkan. Tapi berita baiknya, ada Rama Dhany yang konfirmasi dadakan mau datang, setelah dari undangan nikahan. Lumayan menambah kekuatan Squad Sparta.

Tak lupa kami pun mengabadikan acara ini dengan foto bersama, walau ada beberapa orang yang tidak masuk frame karena lagi jajan seblak he he he...



Suhu udara yang sangat terik tak menyurutkan semangat anggota kedua PB ini untuk olahraga bersama. Sebanyak 15 partai berhasil digelar. Friendly Match tidak mencari siapa yang menang dan kalah. Karena sejatinya acara ini merupakan ajang silaturahmi bukan adu gengsi. Menang kalah tetap tertawa bersama.

Dibawah ini adalah recap acara Friendly Match SPARTA VS FBM COMMUNITY Bandung. Minggu, 6 Oktober 2024.

Result Friendly Match Sparta VS FBM Bandung page 1

Result Friendly Match Sparta VS FBM Bandung page 2

Demikian sekilas tentang acara Friendly Match Sparta VS FBM Bandung, Minggu 6 Oktober 2024.


Beralih ke reportasi Turnamen Mingguan Sparta edisi minggu ke-35 tahun 2024. Berhubung minggu ini turney kita berbarengan dengan acara Friendly Match, maka format Turnamen Mingguan Sparta kali ini dibuat lebih simple. Dengan menggunakan sistem gugur. 

20 Orang turut berpartisipasi di Turney kali ini. Termasuk 2 orang dari member FBM  Community bandung. Yang belum puas main di acara Friendly Match karena datang siang. Mereka adalah Ilyas dan Arifin.

Sebagai informasi; ada 4 pasang yang harus menjalani babak qualifikasi, sementara sisanya langsung ke babak 8 besar.  Supaya adil, yang lolos dari babak qualifikasi tapi gugur di babak 8 besar diberikan poin quarterfinal, 5040. Sementara yang langung berlaga di babak 8 besar dan gugur, akan tetap diberikan poin R1 alias 3600 saja. 

Dari hasil drawing Turnamen Mingguan kali ini, admin memasukkan beberapa nama pasangan ke dalam bursa pasangan unggulan. Mereka adalah; Fatoni dan Faisal R, Wahid dan Redy, Hizkia Ken dan Atep, Apin dan Yudi H

Dari keempat pasangan unggulan diatas, 3 pasanh lolos ke babak berikutnya. Sementara 1 pasang lainnya, yaitu  Hizkia Ken dan Atep harus gugur dan meninggalkan arena turney, setelah kandas kandas di tangan Wahid dan Redy. Dan 1 slot tersisa di babak 4 besar diambil oleh pasangan Chandra dan Iqbal.

Pada bagan atas semifinal Fatoni dan Faisal R menang mudah, 42-21 atas lawannya Apin dan Yudi H. Dan pada bagan bawahnya, Wahid dan Redy melanjutkan langkahnya ke final setelah menumbangkan pasangan Chandra dan Iqbal, dengan skor 42-33.

Babak final kali ini boleh dibilang final yang sangat ideal, karena mempertemukan unggulan pertama dan ke-2 untuk minggu ini. 

Set pertama dibuka oleh Wahid dan Redy dengan sangat Fatoni dan Faisal R baik. Perolehan poin mereka langsung merangkak naik meninggalkan perolehan lawannya, Fatoni dan Faisal RWahid dan Redy sempat unggul 6 poin. Namun berkat ketenangan, pasangan Fatoni dan Faisal R, berhasil menyamakan kedudukan 8-8. Dan setelah itu, mereka berada diatas angin, dan berhasil mulai memegang kendali permainan. Set pertama pun ditutup dengan 21-17 untuk keunggulan sementara pasangan . 

Pada set ke-2, Wahid dan Redy nampak terbawa pola permainan lawan yang menerapkan bola-bola tipuan dan menempatkan bola-bola yang jauh dari jangkauan dan tak tertebak lawan. Tak seperti biasanya, kali ini Fatoni bermain sangat agresif. Dia banyak inisiatif untuk menyerang, baik itu dengan smash, bantingan menyilang, maupun lewat lob serang.

Fatoni dan Faisal R berkasil-kali leading 7-8 poin. Jarak selisih poin yang terlalu jauh membuat pasangan Wahid dan Redy kesulitan untuk menyusul. Akhirnya babak final berhasil ditutup oleh Fatoni dan Faisal R dengan 42-31.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 6 Oktober 2024;

Juara 1 Fatoni dan Faisal R

Juara 2 Wahid dan Redy 

Juara 3 Chandra dan Iqbal / Apin dan Yudi H

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-35 tahun 2024



Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

"Kerendahan hati mengalahkan kesomnongan dengan segala bentuknya". Sekian reportase kita kali ini.