Powered By Blogger

Senin, 22 Desember 2025

Reportase Sparta Tour Final 2025, 21 Desember 2025

"To be a champion, you compete; to be a great champion, you compete with the best; but to be the greatest, you compete with yourself, focusing on inner belief, relentless practice, and overcoming personal limits."

Muhammad Ali


Akhir dari perjuangan selama satu tahun penuh untuk berada di SPARTA TOP 16, berujung di gelaran SPARTA TOUR FINAL 2025. Sebuah turnamen paling bergengsi dan paling ditunggu-tunggu para Spartan. Juga sebuah ajang pembuktian siapa yang menjadi Best of the best tahun ini.

SPARTA TOUR FINAL edisi kali ini diikuti oleh semua yang tercatat sebagai Ranking TOP 16 di SPARTA. Tak ada satu orang pun SPARTAN yang mau melewatkannya. Jadi tahun ini kaum waiting list hanya bisa menunggu hingga tahun depan untuk bisa berkiprah SPARTA TOUR FINAL 2026.

SPARTA TOUR FINAL 2025 mengambil thema THE REAL SPARTAN. Sehingga mulai dari profile hingga trophy-nya bethema SPARTAN.

Berikut ini adalah SPARTA TOP 16 2025;

#1 Fathur Rahman

#2 Yudi Hendayana

#3 Eri Peter

#4 Herman

#5 Muhammad Fatoni

#6 Dudi Maidar

#7 Noval Dwi Saputra

#8 Dodik Barkah

# 9 Faisal Rahman

#10 Hizkia Ken

#11 Rama Dhany

#12 Atep Kusnandar

#13 Reza Ahmad

#14 Muhammad Rizaldi

#15 Muhammad Fani

#16 Dena Zaenal Mutaqin

SPARTA TOUR FINAL 2025 yang mengambil thema THE REAL SPARTAN, memperebutkan Trophy eksklusif  bertentuk figur Spartan yang sedang memegang tombak dan perisai. Terbuat dari logam didatangkan langsung dari luar propinsi Jawa Barat. Warna emas membuatnya terlihat mewah dan berkelas. Lagi-lagi ini menjadi sebuah trophy yang sangat prestisius untuk  diperebutkan. Admin jamin trophy ini menjadi trophy terbaik tahun ini di kalangan komunitas badminton di Bandung.

Trophy Champion

Trophy Runner Up

Trophy Semifinalist

Trophy Champion, Runner up, dan Semifinalist

Begitu pula dengan Trophy buat Spartan yang masuk ranking TOP 16 tahun ini, mendapatkan Trophy yang tak kalah indah. Masih dengan figur Spartan. Sebuah figur Spartan yang sedang membidik dengan busur panah, dengan detail yang sangat bagus. Warna hitam membuatnya terlihat elegan. Dengan deretan nama para TOP 16 tertulis di label Trophy-nya.

Trophy TOP 16 Awards

Admin memang tidak terlalu suka memakai piala plastik yang bentuknya pasaran dan kesannya murahan.

SPARTA TOUR FINAL tak lengkap rasanya bila tidak dilengkapi dengan maskot. Maskot kali ini berbentuk sebuah boneka berbentuk T-Rex berwarna hijau. Maskot ini diberi nama Tyranno-Rex, yang menggambarkan sosok yang kuat dan berkuasa di segala medan persaingan.

Maskot Tyranno-Rex

Pada penyisihan grup A, Fathur dan Reza A menyapu bersih semua laga hingga mereka berhasil menduduki puncak klasemen grup A. Hizkia Ken dan Fatoni menyusul di posisi ke-2 dengan mengantongi 2 kali menang dan 1 kali kalah. Pasangan Fani dan Dumai yang diprediksi akan mengulang kesuksesan mereka menjadi juara di SPARTA TOUR FINAL edisi tahun sebelumnya. Harus tersingkir karena menderita 2 kali kekalahan dan hanya mengantongi 1 kali kemenangan. Sementara pasangan 'senior' Odod dan Peter harus puas menempati posisi juru kunci, karena dari 3 laga babak penyisihan, 3 kali pula mereka menelan pil pahit kekalahan. 









Kejadian hampir serupa terjadi juga di Grup B. Faisal R dan Atep berhasil menyabet semua kemenangan di babak  penyisihan grup, sehingga mereka layak menjadi juara grup B. Sementara pasangan anak muda Rizaldi dan Dena ZM menempati posisi runner up setelah mengkoleksi  hasil 2 kali kemenangan dan 1 kali kekalahan. Noval dan Rama Dhany hanya mampu fisnish di posisi ke-3, karena menderita 2 kali kekalahan dan hanya mencatatkan 1 kemenangan. Posisi paling bontot Grup B ditempati oleh Herman dan Yudi H.







Undian babak semifinal yang mempertemukan 4 semifinalis secara menyilang membuat babak semifinal menjadi semakin menarik. pada bagan atas Faisal R dan Atep berhasil 'menggunduli' pasangan Hizkia Ken dan Fatoni dengan skor sangat telak 42-17. Dan pada bagan bawah Fathur dan Reza A harus pontang panting terlebih dahulu saat menghadapi Rizaldi dan Dena ZMRizaldi dan Dena ZM sebenarnya punya potensi yang besar untuk bisa mengalahkan seniornya, jika saja Rizaldi tidak 'kehabisan bensin'. Karena mereka sempat konsisten memimpin dalam pengumpulan poin. Di pertengahan set ke-2 Fathur dan Reza A tancap gas dan menuntaskan laga semifinal dengan 42-32.



Laga final SPARTA TOUR FINAL 2025 menampilkan para juara grup dari masing-masing grup. Melajunya ke final pasangan Faisal R dan Atep VS Fathur dan Reza A merupakan partai final yang sangat ideal. Bertandingnya Faisal R dan Atep yang bermain cerdik dan tricky dengan pola permainan variatif yang bisa berubah mendadak, Bersanding dengan Fathur dan Reza A yang bermain powerful dan semangat tak mau kalah. 
Set pertama dibuka dengan pertandingan sangat ketat. Saling susul menyusul poin terjadi berkali-kali. Sampai pada titik skor kembar 7-7, pasangan Faisal R dan Atep mulai leading beberapa poin. sempat disamakan lagi pada skor 12-12 Fathur dan Reza A oleh . Namun lagi-lagi Faisal R dan Atep kembali leading. Bahkan hingga set pertama berakhir dengan skor 21-16.

Pada set ke-2 Fathur dan Reza A mempercepat tempo permainan dan menyarangkan smas-smash tajam di are lapangan lawannya. Strategi ini rupanya membuahkan hasil, hingga mereka berhasil menyamakan kedudukan 24-24. Bahkan beberapa saat mereka sempat leading 1-2 poin. Faisal R dan Atep tak mau mengikuti pola permainan lawan. Mereka mulai banyak berinisiatif menyerang. Tampak beberapa kali smash keras dan tajam mengenai badan Fathur dan Reza AFaisal R dan Atep untuk sekian lama berhasil memimpin perolehan poin. Secara disiplin mereka menjaga jarak 4 hingga 5 poin. Akhirnya babak final dituntaskan oleh Faisal R dan Atep dengan skor 42-37. Kemenangan ini sekaligus membuat pasangan ini meraih gelar juara SPARTA TOUR FINAL 2025. Ini menjadi gelar juara SPARTA TOUR FINAL pertama baik untuk Faisal R maupun untuk Atep.


Inilah nama-nama yang menjadi juara di Sparta Tour Final 2025,  pada Hari Minggu, 21 Desember 2025;

Juara 1 Faisal R dan Atep

Juara 2 Fathur dan Reza A

Juara 3 Hizkia Ken dan Fatoni / Rizaldi dan Dena ZM

CHAMPION Faisal R dan Atep


RUNNER UP Fathur dan Reza A

SEMIFINALIST Hizkia Ken dan Fatoni

SEMIFINALIST Rizaldi dan Dena ZM

Para juara tak lupa diabadikan dengan foto bersama.

Foto para juara SPARTA TOUR FINAL 2025

Foto bersama para juara SPARTA TOUR FINAL 2025

Berikut ini adalah result selengkapnya dari laga SPARTA TOUR FINAL 2025, 21 Desember 2025;

Road to final SPARTA TOUR FINAL 2025

Group Standings SPARTA TOUR FINAL 2025

Bagan SPARTA TOUR FINAL 2025

Bagan knocl out SPARTA TOUR FINAL 2025

Just for your information; atas beberapa pertimbangan dan penilaian secara objektif dari beberapa orang tokoh Sparta Badminton Bandung, maka diputuskan untuk tahun ini tidak ada penganugerahan gelar pemain terbaik, pemain paling berkembang, pemain paling menjajikan maupun pemain pendatang baru terbaik. Mengingat tidak adanya Spartan yang memenuhi syarat masuk ke kategori tersebut di atas.

Last but not least, 8 orang penerima Trophy Sparta TOP 16 Awards 2025 adalah: 
1. Yudi Hendayana
2. Eri Peter
3. Herman
4. Dudi Maidar
5. Noval Dwi Saputra
6. Dodik Barkah
7. Rama Dhany
8. Muhammad Fani

Peraih TOP 16 Awards 2025

Peraih TOP 16 Awards 2025

Kadang kemenangan terbesar bukan ketika kita mengangkat piala, tapi ketika kita memutuskan untuk tidak menyerah dan tetap bersama, bahkan saat semua alasan untuk bertahan hampir hilang.

Sekian reportase SPARTA TOU FINAL 2025. Sampai jumpa lagi di reportase khusus Sparta Tour Final tahun depan!!  Dan nantikan reportase-reportase selanjutnya.









































Minggu, 14 Desember 2025

Reportase Friendly Match Sparta VS Bintang Harapan Bekasi Minggu, 14 Desember 2025

“Friendship is the hardest thing in the world to explain. It's not something you learn in school. But if you haven't learned the meaning of friendship, you really haven't learned anything.”

Muhammad Ali


Minggu siang, 14 Desember 2025 SPARTA kedatangan teman-teman SUDIRMAN BADMINTON SQUAD dari Garut, yang lebih familiar disebut SBS. Seperti biasa, kedatangan tamu dengan agenda Friendly Match. SPARTA VS SBS merupakan friendly Match jilid ke-3. Yup!! SBS dalam 3 tahun terakhir setiap Bulan Desember bertandang ke Markas SPARTA.

Saat admin tiba di GOR, sudah ada Pak Heri yang tiba paling duluan di GOR ABA. Dia datang seorang diri karena dia tinggal di Soreang. Dari team Sparta sudah ada Peter, Faisal, Hizkia Ken, Fathur, Odod, Rahmat, Fatoni, Noval, Jefin dan Fery saat rombongan mobil pertama team SBS tiba di GOR ABA. Untuk menghemat waktu acara Friendly Match pun dimulai, tanpa harus menunggu seluruh squad dari kedua team lengkap. Benar saja, untung Friendly Match dimulai dengan orang-orang yang sudah tiba duluan. Sebuah keputusan yang tepat karena 3 mobil lainnya, rombongan dari SBS Garut terjebak macet. Mereka baru tiba di GOR ABA pada pukul 14.30!.

Dalam acara Friendly Match kali ini, banyak Spartan yang absen. Bahkan beberapa orang yang sudah konfirmasi akan hadir, cancel mendadak. Jadilah squad SPARTA dengan materi pemain 14 orang saja. Sementara dari team SBS Garut memboyong 16 orang plus membawa official dan team horenya.

Mengingat schedule acara Friendly Match. SPARTA VS SBS waktunya diperhitungkan akan sangat molor, karena Team SBS terkendala macet. Maka diputuskan kalo minggu ini, TUrnamen Mingguan Sparta edisi minggu terakhir ditiadakan. Dengan pertimbangan sudah tidak akan mengubah komposisi TOP 16 lagi. Berbeda bila  Aciel hadir, karena dia membayang-bayangi posisi Dena ZM yang belum benar-benar aman di TOP 16. Dena ZM sendiri berhalangan hadir karena dia harus mewakili kampusnya berlaga di turnamen yang digelar di Kota Malang.

Setiap Spartan rata-rata turun 3-4 kali bertanding. Hari yang sangat melelahkan. Untunglah tidak dilanjut dengan Turnamen Mingguan Sparta. Karena fisik para Sparta sudah terkuras habis

Sebanyak 22 partai selesai dimainkan. Materi pemain dari team SBS kali ini, relatif lebih baik daripada saat Fiendly Match tahun 2023 dan 2024. Sekalipun Sparta menang telak 17-5, tapi banyak partai yang harus diselesaikan dengan sangat menguras tenaga. banyak pertandingan berjalan super ketat dan berakhir dengan skor menang tipis. Berikut adalah catatan singkat dari result Friendly Match. SPARTA VS SBS jilid ke-3;







Tak lupa acara Friendly Match kali ini diabadikan dengan foto bersama,


Buat para TOP 16, siapkan fisik dan mental untuk berlaga di Turnamen Best of The Best Sparta tahun 2025. Rebut gelarnya dan adilah yang terbaik.

Sekian reportase kali ini, Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya..


Minggu, 07 Desember 2025

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 7 Desember 2025

“Optimism is a happiness magnet. If you stay positive, good things and good people will be drawn to you.”

Mary Lou Retton

Dalam kehidupan sehari-hari, istilah "positive vibes" semakin sering terdengar dan menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan suasana yang positif dan memotivasi. Untuk itu, mengenal arti positive vibes lebih lanjut.

Artikel ini akan menggali lebih dalam mengenai arti positive vibes, mengapa hal tersebut menjadi penting, serta bagaimana kita dapat mengintegrasikan konsep ini ke dalam kehidupan sehari-hari.

Mengenal Arti Positive Vibes

Positive vibes merujuk pada energi positif dan optimisme yang kita pancarkan, baik dalam interaksi sosial, pekerja, maupun kehidupan secara keseluruhan.

Kata "vibe" berasal dari "vibration" (getaran) dan bermakna mendalam terkait dengan cara merasakan atmosfer di sekitar atau orang-orang yang ditemui. Dalam konteks yang lebih luas, perhatian terutama tertuju pada hubungan dalam keluarga dan antar individu.

Efek dari getaran positif sendiri ternyata mampu memberikan dorongan semangat. Sebaliknya, ketika terkena getaran negatif seseorang akan merasa direndahkan dan terintimidasi.

Dengan demikian, keinginan untuk selalu berada di sekitar orang-orang dengan getaran positif semakin tumbuh. Namun, pertanyaan yang muncul adalah, bagaimana seseorang dapat memastikan bahwa mereka dapat menghasilkan getaran positif bagi orang lain?

Cara Membuat Getaran Positif

Pertama, Anda harus paham untuk mengakui dampak kata-kata dan tindakan terhadap lingkungan sekitar menjadi fokus utama. Berbicara tanpa dipikir mungkin dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau bahkan melukai perasaan orang lain. Dengan menyadari hal ini, seseorang dapat membangun hubungan yang lebih positif dan sehat dengan orang-orang di sekitarnya.

Kemudian dalam upaya menciptakan getaran positif, Anda perlu memahami bahwa kebahagiaan tidak hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga dapat menular kepada orang lain.

Tindakan kecil seperti memberikan dukungan, berbagi kebaikan, atau sekadar mendengarkan dengan empati dapat menciptakan lingkungan yang positif di sekitar Anda.

Pentingnya membawa getaran positif ini ke dalam hubungan personal dan profesional juga tidak bisa diabaikan. Meskipun mungkin sulit, mengatasi konflik dengan sikap positif dapat membantu memperbaiki hubungan, bahkan dengan rekan kerja yang rumit.

Jadi, apakah Anda  ingin hidup dalam getaran positif atau negatif? Untuk menjawab hal tersebut, tergantung sebagian besar tergantung pada cara Anda berinteraksi dengan dunia di sekitar.

Dengan memahami dan menghargai efek getaran positif, Anda dapat berkontribusi pada menciptakan lingkungan yang lebih baik, penuh cinta, dan mendukung satu sama lain.

Dapat disimpulkan jika getaran memiliki arti penting, dan kita tidak boleh mengabaikannya. Banyak hal bisa membuat kita sedih, meruntuhkan semangat, atau membuat kita merasa buruk.

Untuk itu, kita harus berusaha secara sadar untuk fokus pada pandangan positif, dengan cara melihat setengah gelas sebagai setengah penuh daripada setengah kosong. Selain itu, hal-hal kecil seperti kata-kata baik atau pujian bisa memberikan dukungan besar untuk mengangkat semangat seseorang yang sedang bermasalah.

Dengan demikian, getaran positif benar-benar dapat menular. Dengan memahami dan mengapresiasi kekuatan getaran positif, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung, membangun, dan penuh semangat untuk satu sama lain.

                  -----oooOOOooo-----


Kembali ke reportase... Waktu berlalu terasa cepat. Tahu-tahu kita sudah memasuki Bulan Desember. Yup! sekarang kita sudah menjejakkan kaki di minggu pertama Bulan Desember.

Hasil drawing hari ini, membuat admin bingung menentukan pasangan mana yang diprediksi menjadi juara minggu ini. Karena persaingan cukup merata. Tinggal masalah faktor keberuntungan, kesiapan bermain di lapangan dll. Hanya ada 2 pasang yang admin perhitungkan sebagai pasangan yang berpeluang besar menjadi juara. Mereka adalah Herman dan Reza A, didampingi oleh Fatoni dan Fathur. Sesuai prediksi Herman dan Reza A melangkah hingga ke final. Kenyataan tak seindah prediksi terjadi pada Fatoni dan Fathur. Mereka diluar perkiraan langkahnya terhenti karena rontok dikalahkan di babak semifinal oleh Aciel dan Dena ZM.

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal;

Grup A, Juara grup: Herman dan Reza A, runner up grup: Fatoni dan Fathur

Grup B, Juara grup: Aciel dan Dena ZM, runner up grup: Yudi H dan Faisal R

Hasil pengundian babak semifinal mempertemukan keempat semifinalis secara menyilang. Pada bagan atas Herman dan Reza A bertemu dengan Yudi H dan Faisal R. Laga ini dimenangkan oleh Herman dan Reza A dengan skor 42-39. Begitu pun juga dengan yang terjadi pada bagan bawah yang mempertemukan Aciel dan Dena ZM VS Fatoni dan Fathur, berakhir dengan skor yang sama pula, yaitu 42-39. Laga semifinal pada bagan bawah ini dimenangkan oleh Aciel dan Dena ZM.

Bertemunya 2 pasangan juara grup di babak final, menjadikan final kali ini sangat ideal. Set pertama dibuka dengan saling susul menyusul poin dari kedua finalis ini dengan perbedaan skor tipis-tipis saja. Lalu perolehan poin Herman dan Reza A meninggalkan lawannya secara bertahap. Di pertengahan set pertama giliran Aciel dan Dena ZM yang menyamakan kedudukan, lalu mereka leading beberapa poin dari lawannya. Di penghujung set pertama terjadi pertarungan sangat ketat. Herman dan Reza A berhasil menyamakan kedudukan 20-20, bahkan mereka berhasil menutup set pertama dengan kemenangan tipis 21-20.

Pada set ke-2, drama pada set pertama terulang lagi. Herman dan Reza A leading beberapa poin, lalu disusul oleh Aciel dan Dena ZM, yang kemudian membalikkan keadaan dengan meninggalkan perolehan poin  Herman dan Reza A, yang kini tertinggal menjadi 38-34. Namun Herman dan Reza A tak mau menyerah begitu saja. Herman dan Reza A berhasil menyamakan skor 38-38, yang membuat final kali ini semakin menarik untuk ditonton. Lalu Aciel dan Dena ZM merubah skor menjadi 40-18, yang kemudian menjadi 41-40, masih ketat dikuntit Herman dan Reza AHerman dan Reza A  berhasil menyamakan kedudukan menjadi 41-41, yang membuat pertandingan ini semakin menegangkan. Sebuah penempatan bola menyilang dari Reza A di depan net, tidak berhasil dijangkau oleh Dena ZM. Babak final berakhir dengan skor super tipis 42-41 untuk kemenangan Herman dan Reza A.

Minggu pertama di Bulan Desember ini, nampaknya persaingan untuk menempati ranking ke-16 ranking Sparta mulai memanas. Rafi yang minggu kemarin masuk kejajaran top 16, hari ini posisinya terlempar ke-posisi ranking 18. Kini posisi ranking 16 ditempati oleh Dena Z, setelah dia meraih gelar runner up Turnamen Mingguan Sparta edisi minggu ke-43. Posisi Dena ZM tersebut dikuntit oleh Aciel yang kini berada di ranking 17. RafiDena ZM, dan Aciel masih memilik peluang yang sama untuk masuk ke jajaran top 16, jika dan hanya jika minggu depan salah satu dari mereka meraih hasil terbaik di tourney minggu depan. Buat yang berada di ranking 17, 18 dan seterusnya, tetap harus bersiap menggantikan alias menjadi 'peserta waiting list'. Karena siapa tahu ada salah satu dari top 16, mengundurkan diri.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 7 Desember 2025;

Juara 1 Herman dan Reza A

Juara 2 Aciel dan Dena ZM 

Juara  Fatoni dan Fathur / Yudi H dan Faisal R

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-43 tahun 2025;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Positive vibes (energi positif) benar-benar membuat hidup lebih baik karena mengurangi stres, meningkatkan kesehatan mental dan fisik, mempererat hubungan sosial, meningkatkan produktivitas, dan membuka peluang baru, membantu kita lebih bahagia, resilien, dan optimis dalam menghadapi tantangan. 

Sekian reportase kali ini, Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya..