Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label anniversary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anniversary. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 November 2025

Reportase Turnamen Sparta 8th Anniversary Cup, 23 November 2025

 "If everyone is moving forward together, then success takes care of itself." 

Henry Ford

Tanpa terasa Sparta sudah melalui tanggal 12 November untuk ke-8 kalinya. Yup!! Sparta tahun ini berulang tahun yang ke-8. Selama 8 tahun perjalanan Sparta, kita telah melewati berbagai suka dan duka bersama. Ada saat-saat penuh kebahagiaan ketika impian mulai terwujud, namun tak jarang juga kita harus menghadapi tantangan dan kesulitan yang menguji kekuatan dan kesabaran. Dari langkah pertama yang penuh ketidakpastian, kita belajar banyak tentang kerja keras, kebersamaan, dan saling mendukung. Setiap momen, baik manis maupun pahit, menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan panjang ini, yang terus menguatkan ikatan kita sebagai sebuah keluarga besar SPARTA BADMINTON CLUB.

Dan dalam rangka memperingati Anniversary Sparta kali ini, kita menggelar Turnamen yang diberi nama SPARTA 8TH ANNIVERSARY CUP.  Dengan persiapan kurang dari 2 minggu, dan di-announce hanya 7 hari saja, tapi bersyukur acara ini bisa digelar dan menjaring 31 orang Spartan turut berpartisipasi. 

Cuaca Bandung cukup mendukung. Mendung tipis yang mengiasi langit, membuat suhu udara GOR ABA tidak sepanas biasanya. 




Babak penyisihan grup dibagi menjadi 4 grup, setelah sebelumnya melalui proses leveling terlebih dahulu. Agar semua pasangan mempunyai kans yang sama.  Tak ada pasangan unggulan, karena semua semua pasangan sama kuatnya.

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak quarterfinal;

Grup A, Juara grup: Reza A dan Odod, runner up grup: Herman dan Rizaldi

Grup B, Juara grup: Stephen dan Stefanus, runner up grup: Ahrianto dan Hizkia Ken 

Grup C, Juara grup: Chandra dan Heri N, runner up grup: Redy dan Marvel

Grup D Juara grup: Aldo dan Heru, runner up grup: Dumai dan Rama Dhany

Babak penyisihan grup berjalan relatif lancar sekalipun sedikit diwarnai dengan mundurya Fathur dari Turnamen karena merasa tidak puas dengan partner dari hasil drawing, yang tidak sesuai ekspektasinya.  Tanpa mengubah komposisi grup B, Fatoni yang belum memiliki partner di grup D menggantikan posisi Fathur untuk berpasangan dengan Imong. Sementara kekosongan di grup D kemudian akan diisi oleh pasangan yang sudah gugur di grup lainnya. Faisal R dan Imong kemudian mengisi slot di grup D.

Kemeriahan SPARTA 8TH ANNIVERSARY CUP mengalami gangguan dari pihak pemilik GOR ABA yang tiba-tiba mengabarkan kalo lapang pukul 17.00 WIB sudah disewakan ke orang lain via aplikasi AYO. Padahal sebelumnya admin sudah bilang ke penjaga GOR untuk mengosongkan jadwal sampai pukul 19.00.  Apa boleh buat? Sekalipun sedikit kesal, terpaksa kami gercep mencari lapang lain untuk melanjutkan turnamen. Setelah gagal menghubungi GOR BSD dan GOR GSG PARAKANSAAT (karena telpon tidak diangkat-angkat). Atas usulan Reza A dan dia membantu mengontak GOR BIKASOGA, kami pun akhirnya ngungsi ke lapangan  BIKASOGA dengan 'ngaringkid' barang-barang hadiah yang sangat banyak dan besar-besar. Terjeda sekitar 1 jam lebih, akhirnya turnamen pun bisa dilanjutkan setelah sholat maghrib.

Hasil undian untuk babak quarterfinal 6 pasangan lainnya bertemu secara acak, tapi 2 pasangan, yaitu Reza A dan Odod dengan Herman dan Rizaldi bertemu kembali dengan sesama grupnya.

Pada bagan atas Reza A dan Odod VS Herman dan Rizaldi kembali dimenangkan oleh sang juara grup A, Reza A dan Odod dara grup B, Stephen dan Stefanus dengan runner up grup D, Dumai dan Rama Dhany dimenangkan oleh Dumai dan Rama Dhany dengan skor 42-35. 

Pada bagan bawah Chandra dan Heri N memenangi laga quarter final setelah berhasil memulangkan Ahrianto dan Hizkia Ken dengan skor 42-32. Pada bagan lainnya Aldo dan Heru harus gugur di tangan Redy dan Peter dengan skor tipis 42-39.  Sebagai catatan; Marvel yang harus pulang ke Majalaya bersama-teman-temannya (plus harus masuk kerja malam) posisinya digantikan oleh Peter. Penggantian pemain ini atas usulan beberapa orang Spartan dan telah disetujui oleh sang lawan Aldo dan Heru. Awalnya hanya mengganti kekosongan saja, karena diperkirakan Aldo dan Heru akan menang mudah atas lawannya. Tapi berpindahnya lapang ke Bikasoga rupanya turut berpengaruh dengan hasil pertandingan. Karena kondisi lapang yang suram dengan lampu penerangan yang redup. Secara mengejutkan Aldo dan Heru langkahnya dihentikan oleh Redy dan Peter dengan skor tipis 42-39.

Pada babak semifinal pertemuan Reza A dan Odod VS Dumai dan Rama Dhany dimenangkan relatif mudah oleh Reza A dan Odod dengan skor 42-30. Begitupun dengan babak semifinal lainnya. Chandra dan Heri N dengan skor 42-25 mereka menghentikan langkah Redy dan Peter. Redy yang kehilangan fokus saat bertanding dan faktor kelelahan dari Peter. Turut andil memperburuk performa mereka di semifinal.

Babak final mempertemukan Reza A dan Odod dengan sang kuda hitam Chandra dan Heri N, yang sama sekali tidak terprediksi akan melangkah sejauh ini. Set pertama Reza A dan Odod langsung membukanya dengan bermain agresif. Perolehan poin mereka pun langsung melesat. Performa Chandra dan Heri N yang hinggal semifinal sangat baik. Menurun dengan drastisnya. Mereka seperti kehilangan feel bermain. Kesalahan demi kesalahan banyak dilakukan secara bergantian. Sebaliknya dengan Reza A dan Odod yang masih konsisten bermain solid. Ditambah dengan Odod yang kali ini bermain sangat rapih plus staminanya masih terjaga dengan baik. Sepanjang set pertama mereka leading cukup jauh, hingga dipenghunjung set bertama leading 10 poin! Set pertama menjadi milik Reza A dan Odod dengan skor 21-11.

Tak ada perubahan signifikan baik strategi maupun pola permainan dari kedua finalis pada set ke-2.  Chandra dan Heri N masih belum bisa melepaskan diri tekanan. Bila mereka pada babak semifinal mengalahkan lawannya dengan skor cukup meyakinkan. 42-25. Kali ini mereka justru harus menelan pil pahit kekalahan dengan skor yang hampir sama jauhnya. Reza A dan Odod akhirnya berhasil menyegel kemenangan dengan skor 42-27.

Inilah nama-nama yang menjadi juara SPARTA 8TH ANNIVERSARY CUP, 23 November 2025;

Juara 1 Reza A dan Odod

Juara 2 Chandra dan Heri N

Juara 3 Dumai dan Rama Dhany / Redy dan Peter 

Champion: Reza dan Odod

Penyerahan hadiah juara 1

Runner up: Chandra dan Heri N

Penyerahan hadiah juara 2

Semifinalist: Dumai dan Rama Dhany

Penyerahan hadiah semifinalis

Semifinalist Redy dan Peter

Penyerahan hadiah semifinalis

Para juara foto bersama

Foto para juara dengan sponsor


Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result SPARTA 8TH ANNIVERSARY CUP sekaligus Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-42 tahun 2025;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Demikian rangkaian turnamen bulutangkis SPARTA 8TH ANNIVERSARY CUP tahun ini. Terima kasih atas partisipasi dan dukungan semua pihak. 

Mohon maaf atas keterlambatan reportase minggu ini, yang disebabkan oleh kendala teknis rusaknya dongle hotspot komputer admin.

Sekian reportase kali ini, Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya..

Senin, 25 November 2024

Reportase Turnamen Beregu HUT Sparta Yang Ke-7, 24 November 2024

"The way a team plays as a whole determines its success."

Babe Ruth

Setelah minggu lalu menggelar turnamen perorangan, kini giliran semua Spartan untuk mengikuti Turnamen Beregu dalam rangka HUT Sparta yang ke-7.  Minggu siang bandung sempat diguyur hujan tapi tak lama. jadi ada beberapa orang Spartan yang datang dengan 'kabulusan' alias menggigil karena basah kuyup. 

Flyer turnamen

Drawing sudah beres tapi masih saja ada beberapa orang yang tidak jadi datang dengan alasan ini ono ucrut.  Next, buat orang-orang macam itu wajib bayar uang pendaftaran dulu. Biar ga seenaknya mundur. Sebenarnya admin bisa maklum kalo ada hal-hal terkait; meninggal, kecelakaaan, atau sakit parah. Kalo cuma sakit panu mah datang aja kali wkwkwk...

Tapi namanya juga admin Sparta, selalu harus dituntut bekerja cerdas dan cepat untuk menghadapi berbagai macam masalah saat Turnamen berlangsung.

Trophy juara 1

Trophy juara 2

Archie, Maskot turnamen

Sekalipun turnamen beregu kali ini pesertanya tidak sebanyak turnamen beregu sebelumnya. Tapi tak mengurangi keseruannya.

Dari hasil drawing kali ini, sulit sekali untuk membuat prediksi team mana yang menjadi juara hari ini. Karena meratanya sebaran kekuatan setiap team.

Unttuk Turnamen Beregu kali ini, mengambil Thema nama-nama Tokoh Spartan. Terbagi menjadi 2 grup, dan masing-masing berisi 3 team. GRUP KROPOLIS berisi team LEONIDAS, ASTINOS, dan  ARTEMIS. GRUP ISSORIUM berisi team DILIOS, STELIOS, dan DAXOS.

Turnamen beregu memang lebih terasa geregetnya, karena selain harus berjuang sendiri-sendiri, setiap peserta juga harus mendukung teamnya yang bisa membuat deg-degan dan histeris.

Di bawah ini adalah  4 Team yang berhasil maju ke babak semifinal. 

GRUP KROPOLIS, Juara grup: ASTINOS, runner up grup: LEONIDAS

GRUP ISSORIUM, Juara grup: STELIOS, runner up grup:  DILIOS

Seperti tradisi turnamen beregu di Sparta, Pertemuan para semifinalis dilakukan secara menyilang. Untuk menjaga fairplay sebelum semifinal berlangsung, dilakukan pegundian urutan yang akan bertanding. 

Pada bagan atas Team DILIOS berhasil menang 2-1 atas Team ASTINOS yang notabene merupakan Juara Grup. Yudi/Rinal menangn 30-23 dari Mukti/Peter. Partai ke-2 ASTINOS menyamakan kedudukan 1-1 dari kemenangan Aji/Linna 30-27 atas Alwi/Aris. Semifinal ASTINOS  VS DILIOS harus diselesaikan melalui pertarungan parta ke-3. Partai ke-3 berhasil dimenangkan oleh Atep/Rinal dengan 30-24 atas lawannya Rama Dhany/Fathur.

Begitu juga dengan yang terjadi pada bagan bawah. Dimana runner up berhasil mengalahkan team Juara Grup.  LEONIDAS berhasil menang 2-1 atas STELIOS.  Partai pertama dimenangkan oleh Team LEONIDAS. Odod/Chandra berhasil menyumbang kemenangan untuk teamnya dengan skor 30-21, unggul atas Yuda/Dumai. Partai ke-2 giliran STELIOS yang membukukan kemenangan sumbangan dari Icup/Adi MK, yang berhasil mengalahkan Nurfaizi/Nia dengan 30-19. Lagi-lagi partai ke-3 menjadi partai hidup dan mati. Fatoni/Elghabi berhasil menjadi penentu kemenangan LEONIDAS. Mereka menang 30-21 atas lawannya, Dena ZM dan Dumai.

Babak final mempertemukan  DILIOS VS LEONIDAS. Partai pembuka menyajikan pertandingan antara Yudi/Rinal VS  Odod/Chandra, yang dimenangkan oleh Yudi/Rinal dengan 30-26. DILIOS leading 1-0. Partai ke-2 menjadi partai yang cukup menarik dan sangat menengangkan. Partai ke-2 mempertandingan antara Alwi/Aris VS Nurfaizi/Nia. Kedua pasangan bermain sangat ketat. Susul menyusul poin terjadi sejak awal pertandingan, hingga pertengahan set ke-2 perolehan poin Alwi/Aris melesat. Mereka sempat unggul 29-25 atas Nurfaizi/Nia. faktor ketegangan dan hilang fokus membuat  Alwi/Aris banyak melakukan kesalahan sendiri. Nurfaizi/Nia berhasil menyamakan kedudukan 29-29, yang kemudian dituntaskan menjadi 30-29 untuk kemenangan Nurfaizi/Nia dari Team LEONIDAS. Kedudukan DILIOS 1, LEONIDAS 1. Partai ke-3 jadi partai sangat menentukan untuk kedua team.  Partai ke-3 bertanding antara Atep/Rinal VS Fatoni/Elghabi. Perpaduan permainan Fatoni yang punya akurasi penempatan bola diatas rata-rata, dengan speed dan power yang dimiliki oleh Elghabi, menjadikan performan pasangan ini sangat solid dan susah ditembus. Berbeda dengan pasangan Atep/Rinal yang banyak miskom, hal itu terlihat dan berkali-kali salingt rebutan bola yang mengakibatkan raket mereka saling beradu. Akhirnya Fatoni/Elghabi menjadi pasangan penentu untuk kemenangan Team LEONIDAS. Mereka menang 30-25 atas Atep/Rinal. Dengan demikian LEONIDAS memenangkan laga final dengan 2-1.

Inilah Team yang berhasil menjadi Juara Sparta 7th Anniversary 2024. Minggu, 24 November 2024;

Juara 1: Team LEONIDAS

(Fatoni, Elghabi, Odod, Chandra, Nurfaizi, Nia)

Juara 2: Team Dilios

(Atep, Rinal, Yudi, Alwi, Aris)



Juara 1 LEONIDAS

Juara 1 LEONIDAS

Juara 2 DILIOS

Juara 2 DILIOS

Para juara foto brsama

Para juara foto bersama

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen SPARTA 7TH ANNIVERSARY  2024 disertai update ranking dan akumulasi perolehan medali Sparta;



Bagan turnamen

Match recap penyisihan grup

Match recap penyisihan grup
Match recap babak penyisihan

Match recap penyisihan grup





Match recap penyisihan grup

Match recap semifinal

Match recap semifinal

Match recap final

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sebagai catatan: Turnamen Beregu Sparta Sauyunan, memberikan poin tertinggi, karena merupakan turnamen grade 1 (sama dengan poin Thomas Cup, Uber Cup, Piala Sudirman).  Berikut rinciannya; Juara 13.000 poin, Runner up 11.000, Semifinalis  9.200, Penyisihan grup 5200.

Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  








Minggu, 17 November 2024

Reportase Turnamen HUT Sparta Yang Ke-7 (perorangan), 17 November 2024

If you believe in yourself and have dedication and pride - and never quit, you'll be a winner. The price of victory is high but so are the rewards.

Bear Bryant


Tanpa terasa Sparta sudah memasuki usia yang ke-7 tahun. Dan seperti tradisi tahun-tahun sebelumnya, tahun ini juga peringatan HUT Sparta dirayakan dalam bentuk turnamen. Aada yang berbeda untuk tahun ini, karena turnamennya 2 kali. Turnamen perorangan dan Turnamen beregu. Untuk turnamen perorangan dilaksanakan pada tanggal 17 November 2024, dan untuk beregu akan dilaksanakan minggu depan, 24 November 2024.

Flyer turnamen

Hujan yang mengguyur Kota Bandung siang hari, 17 November 2024 tidak merata. Beberapa wilayah mengalami hujan deras dan sebagian lainnya tidak hujan. Termasuk di kawasan GOR ABA yang tidak tersentuh oleh hujan. Dan hujan membuat beberapa orang datang terlambat.

Drawing Turnamen HUT Sparta yang ke-7 dilakukan dengan terlebih dahulu melalui proses leveling. Yang tentu saja akan membuat persaingan jadi lebih terbuka lebar. 

Medali juara 1

Medali juara 2

Medali juara 3

ARCHIE (sangat pemberani) Mascot HUT Sparta

Dari hasil pengundian, admin mengunggulkan 2 nama pasangan sebagai kandidat juara kali ini.  Yang pertama adalah Faisal R dan Wahid, lalu yang ke-dua adalah Fani dan Fietka. Sementara sisanya admin memperkirakan masih berimbang kans-nya. 

Namun prediksi tinggal prediksi. Karena prediksi admin kali ini ambyar. Kedua pasangan unggulan teratas tersebut harus gugur secara prematur. Mereka hanya berhasil menempati urutan ke-3 dan ke-4 di fase penyisihan grup.

Tak bisa dipungkiri, kalau grup B merupakan grup neraka karena berisi nama-nama langganan juara di Sparta. Seementara untuk grup A, masih terbilang sangat berimbang.

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal;

Grup A, Juara grup: Atep dan Aciel, runner up grup: Rama Dhany dan Odod

Grup B, Juara grup: Redy dan Dadan, runner up grup: Dumai dan Vicky

Undian babak semifinal mempertemukan keempat semifinalis ini secara menyilang. Pada bagan atas, Juara grup A, Atep dan Aciel bertemu dengan runner up grup B, Dumai dan Vicky. Laga semifinal pada bagan atas dimenangkan oleh Dumai dan Vicky dengan skor sangat meyakinkan 42-21. Sementara pada bagan bawah yang mempertemukan Redy dan Dadan VS Rama Dhany dan Odod. Berbeda dengan yang terjadi di bagan atas, dimana laga semifinal dimenangkan oleh runner up grup. Pada bagan bawah Redy dan Dadan berhasil mejaga kehormatannya dengan mengalahkan Rama Dhany dan Odod dengan skor 42-26.

Babak final kali ini tak seperti biasanya, tak ada nama-nama Faisal R dan Fani,yang biasanya langganan menjadi finalis. Babak final mempertemukan Dumai dan Vicky VS Redy dan Dadan. Set pertama langsung dibuka dengan permainan keras dan ngotot dari kedua finalis. Dumai dan Vicky langsung leading beberapa poin. Redy dan Dadan yang sempat tertinggal lumayan jauh, berhasil menyamakan skor 11-11 dan 14-14. Namun setelah itu perolehan poin mereka seperti terkunci. Mereka hanya berhasil menambah 3 poin saja hingga set pertama berakhir dengan 21-17 untuk keunggulan sementara Dumai dan Vicky. 

Pada set ke-2 Dumai dan Vicky makin mendominasi permainan. Mereka tampil apik dan jarang membuat kesalahan. Berbeda dengan Redy dan Dadan yang kerap kali melakukan unforced error, termasuk service yang gagal. Mis komunikasi terjadi berkali-kali, berebutan bola dan membuka area lapangan menjadi kosong lalu jadi sasaran empuk untuk diserang lawan, menjadi salah satu faktor yang membuat kekalahan dari pasangan ini. Padahal di fase penyisihan grup, Redy dan Dadan berhasil mengalahkan Dumai dan Vicky dengan skor cukup telak 42-29. Pada babak final Dumai dan Vicky berhasil revenge, dan mengalahkan Redy dan Dadan dengan skor 42-30.

Inilah nama-nama yang menjadi juara Turnamen perorangan HUT Sparta yang ke-7, 17 November 2024;

Juara 1 Dumai dan Vicky

Juara 2 Redy dan Dadan

Juara 3 Atep dan Aciel / Rama Dhany dan Odod

Dumai dan Vicky, Juara ke-1

Redy dan Dadan, Juara ke-2

Atep dan Aciel, Juara ke-3

Odod dan Rama, Juara ke-3

Para juara foto bersama

Para juara foto bersama

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen perorangan HUT Sparta yang ke-7, yang sekaligus merupakan turney edisi minggu ke-41 tahun 2024;

Road to final

Bagan  turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

 "Kemenangan selalu mungkin bagi orang yang menolak untuk berhenti berjuang." - Napoleon Hill. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...