Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label hut sparta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hut sparta. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 November 2024

Reportase Turnamen Beregu HUT Sparta Yang Ke-7, 24 November 2024

"The way a team plays as a whole determines its success."

Babe Ruth

Setelah minggu lalu menggelar turnamen perorangan, kini giliran semua Spartan untuk mengikuti Turnamen Beregu dalam rangka HUT Sparta yang ke-7.  Minggu siang bandung sempat diguyur hujan tapi tak lama. jadi ada beberapa orang Spartan yang datang dengan 'kabulusan' alias menggigil karena basah kuyup. 

Flyer turnamen

Drawing sudah beres tapi masih saja ada beberapa orang yang tidak jadi datang dengan alasan ini ono ucrut.  Next, buat orang-orang macam itu wajib bayar uang pendaftaran dulu. Biar ga seenaknya mundur. Sebenarnya admin bisa maklum kalo ada hal-hal terkait; meninggal, kecelakaaan, atau sakit parah. Kalo cuma sakit panu mah datang aja kali wkwkwk...

Tapi namanya juga admin Sparta, selalu harus dituntut bekerja cerdas dan cepat untuk menghadapi berbagai macam masalah saat Turnamen berlangsung.

Trophy juara 1

Trophy juara 2

Archie, Maskot turnamen

Sekalipun turnamen beregu kali ini pesertanya tidak sebanyak turnamen beregu sebelumnya. Tapi tak mengurangi keseruannya.

Dari hasil drawing kali ini, sulit sekali untuk membuat prediksi team mana yang menjadi juara hari ini. Karena meratanya sebaran kekuatan setiap team.

Unttuk Turnamen Beregu kali ini, mengambil Thema nama-nama Tokoh Spartan. Terbagi menjadi 2 grup, dan masing-masing berisi 3 team. GRUP KROPOLIS berisi team LEONIDAS, ASTINOS, dan  ARTEMIS. GRUP ISSORIUM berisi team DILIOS, STELIOS, dan DAXOS.

Turnamen beregu memang lebih terasa geregetnya, karena selain harus berjuang sendiri-sendiri, setiap peserta juga harus mendukung teamnya yang bisa membuat deg-degan dan histeris.

Di bawah ini adalah  4 Team yang berhasil maju ke babak semifinal. 

GRUP KROPOLIS, Juara grup: ASTINOS, runner up grup: LEONIDAS

GRUP ISSORIUM, Juara grup: STELIOS, runner up grup:  DILIOS

Seperti tradisi turnamen beregu di Sparta, Pertemuan para semifinalis dilakukan secara menyilang. Untuk menjaga fairplay sebelum semifinal berlangsung, dilakukan pegundian urutan yang akan bertanding. 

Pada bagan atas Team DILIOS berhasil menang 2-1 atas Team ASTINOS yang notabene merupakan Juara Grup. Yudi/Rinal menangn 30-23 dari Mukti/Peter. Partai ke-2 ASTINOS menyamakan kedudukan 1-1 dari kemenangan Aji/Linna 30-27 atas Alwi/Aris. Semifinal ASTINOS  VS DILIOS harus diselesaikan melalui pertarungan parta ke-3. Partai ke-3 berhasil dimenangkan oleh Atep/Rinal dengan 30-24 atas lawannya Rama Dhany/Fathur.

Begitu juga dengan yang terjadi pada bagan bawah. Dimana runner up berhasil mengalahkan team Juara Grup.  LEONIDAS berhasil menang 2-1 atas STELIOS.  Partai pertama dimenangkan oleh Team LEONIDAS. Odod/Chandra berhasil menyumbang kemenangan untuk teamnya dengan skor 30-21, unggul atas Yuda/Dumai. Partai ke-2 giliran STELIOS yang membukukan kemenangan sumbangan dari Icup/Adi MK, yang berhasil mengalahkan Nurfaizi/Nia dengan 30-19. Lagi-lagi partai ke-3 menjadi partai hidup dan mati. Fatoni/Elghabi berhasil menjadi penentu kemenangan LEONIDAS. Mereka menang 30-21 atas lawannya, Dena ZM dan Dumai.

Babak final mempertemukan  DILIOS VS LEONIDAS. Partai pembuka menyajikan pertandingan antara Yudi/Rinal VS  Odod/Chandra, yang dimenangkan oleh Yudi/Rinal dengan 30-26. DILIOS leading 1-0. Partai ke-2 menjadi partai yang cukup menarik dan sangat menengangkan. Partai ke-2 mempertandingan antara Alwi/Aris VS Nurfaizi/Nia. Kedua pasangan bermain sangat ketat. Susul menyusul poin terjadi sejak awal pertandingan, hingga pertengahan set ke-2 perolehan poin Alwi/Aris melesat. Mereka sempat unggul 29-25 atas Nurfaizi/Nia. faktor ketegangan dan hilang fokus membuat  Alwi/Aris banyak melakukan kesalahan sendiri. Nurfaizi/Nia berhasil menyamakan kedudukan 29-29, yang kemudian dituntaskan menjadi 30-29 untuk kemenangan Nurfaizi/Nia dari Team LEONIDAS. Kedudukan DILIOS 1, LEONIDAS 1. Partai ke-3 jadi partai sangat menentukan untuk kedua team.  Partai ke-3 bertanding antara Atep/Rinal VS Fatoni/Elghabi. Perpaduan permainan Fatoni yang punya akurasi penempatan bola diatas rata-rata, dengan speed dan power yang dimiliki oleh Elghabi, menjadikan performan pasangan ini sangat solid dan susah ditembus. Berbeda dengan pasangan Atep/Rinal yang banyak miskom, hal itu terlihat dan berkali-kali salingt rebutan bola yang mengakibatkan raket mereka saling beradu. Akhirnya Fatoni/Elghabi menjadi pasangan penentu untuk kemenangan Team LEONIDAS. Mereka menang 30-25 atas Atep/Rinal. Dengan demikian LEONIDAS memenangkan laga final dengan 2-1.

Inilah Team yang berhasil menjadi Juara Sparta 7th Anniversary 2024. Minggu, 24 November 2024;

Juara 1: Team LEONIDAS

(Fatoni, Elghabi, Odod, Chandra, Nurfaizi, Nia)

Juara 2: Team Dilios

(Atep, Rinal, Yudi, Alwi, Aris)



Juara 1 LEONIDAS

Juara 1 LEONIDAS

Juara 2 DILIOS

Juara 2 DILIOS

Para juara foto brsama

Para juara foto bersama

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen SPARTA 7TH ANNIVERSARY  2024 disertai update ranking dan akumulasi perolehan medali Sparta;



Bagan turnamen

Match recap penyisihan grup

Match recap penyisihan grup
Match recap babak penyisihan

Match recap penyisihan grup





Match recap penyisihan grup

Match recap semifinal

Match recap semifinal

Match recap final

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sebagai catatan: Turnamen Beregu Sparta Sauyunan, memberikan poin tertinggi, karena merupakan turnamen grade 1 (sama dengan poin Thomas Cup, Uber Cup, Piala Sudirman).  Berikut rinciannya; Juara 13.000 poin, Runner up 11.000, Semifinalis  9.200, Penyisihan grup 5200.

Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  








Minggu, 17 November 2024

Reportase Turnamen HUT Sparta Yang Ke-7 (perorangan), 17 November 2024

If you believe in yourself and have dedication and pride - and never quit, you'll be a winner. The price of victory is high but so are the rewards.

Bear Bryant


Tanpa terasa Sparta sudah memasuki usia yang ke-7 tahun. Dan seperti tradisi tahun-tahun sebelumnya, tahun ini juga peringatan HUT Sparta dirayakan dalam bentuk turnamen. Aada yang berbeda untuk tahun ini, karena turnamennya 2 kali. Turnamen perorangan dan Turnamen beregu. Untuk turnamen perorangan dilaksanakan pada tanggal 17 November 2024, dan untuk beregu akan dilaksanakan minggu depan, 24 November 2024.

Flyer turnamen

Hujan yang mengguyur Kota Bandung siang hari, 17 November 2024 tidak merata. Beberapa wilayah mengalami hujan deras dan sebagian lainnya tidak hujan. Termasuk di kawasan GOR ABA yang tidak tersentuh oleh hujan. Dan hujan membuat beberapa orang datang terlambat.

Drawing Turnamen HUT Sparta yang ke-7 dilakukan dengan terlebih dahulu melalui proses leveling. Yang tentu saja akan membuat persaingan jadi lebih terbuka lebar. 

Medali juara 1

Medali juara 2

Medali juara 3

ARCHIE (sangat pemberani) Mascot HUT Sparta

Dari hasil pengundian, admin mengunggulkan 2 nama pasangan sebagai kandidat juara kali ini.  Yang pertama adalah Faisal R dan Wahid, lalu yang ke-dua adalah Fani dan Fietka. Sementara sisanya admin memperkirakan masih berimbang kans-nya. 

Namun prediksi tinggal prediksi. Karena prediksi admin kali ini ambyar. Kedua pasangan unggulan teratas tersebut harus gugur secara prematur. Mereka hanya berhasil menempati urutan ke-3 dan ke-4 di fase penyisihan grup.

Tak bisa dipungkiri, kalau grup B merupakan grup neraka karena berisi nama-nama langganan juara di Sparta. Seementara untuk grup A, masih terbilang sangat berimbang.

Di bawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal;

Grup A, Juara grup: Atep dan Aciel, runner up grup: Rama Dhany dan Odod

Grup B, Juara grup: Redy dan Dadan, runner up grup: Dumai dan Vicky

Undian babak semifinal mempertemukan keempat semifinalis ini secara menyilang. Pada bagan atas, Juara grup A, Atep dan Aciel bertemu dengan runner up grup B, Dumai dan Vicky. Laga semifinal pada bagan atas dimenangkan oleh Dumai dan Vicky dengan skor sangat meyakinkan 42-21. Sementara pada bagan bawah yang mempertemukan Redy dan Dadan VS Rama Dhany dan Odod. Berbeda dengan yang terjadi di bagan atas, dimana laga semifinal dimenangkan oleh runner up grup. Pada bagan bawah Redy dan Dadan berhasil mejaga kehormatannya dengan mengalahkan Rama Dhany dan Odod dengan skor 42-26.

Babak final kali ini tak seperti biasanya, tak ada nama-nama Faisal R dan Fani,yang biasanya langganan menjadi finalis. Babak final mempertemukan Dumai dan Vicky VS Redy dan Dadan. Set pertama langsung dibuka dengan permainan keras dan ngotot dari kedua finalis. Dumai dan Vicky langsung leading beberapa poin. Redy dan Dadan yang sempat tertinggal lumayan jauh, berhasil menyamakan skor 11-11 dan 14-14. Namun setelah itu perolehan poin mereka seperti terkunci. Mereka hanya berhasil menambah 3 poin saja hingga set pertama berakhir dengan 21-17 untuk keunggulan sementara Dumai dan Vicky. 

Pada set ke-2 Dumai dan Vicky makin mendominasi permainan. Mereka tampil apik dan jarang membuat kesalahan. Berbeda dengan Redy dan Dadan yang kerap kali melakukan unforced error, termasuk service yang gagal. Mis komunikasi terjadi berkali-kali, berebutan bola dan membuka area lapangan menjadi kosong lalu jadi sasaran empuk untuk diserang lawan, menjadi salah satu faktor yang membuat kekalahan dari pasangan ini. Padahal di fase penyisihan grup, Redy dan Dadan berhasil mengalahkan Dumai dan Vicky dengan skor cukup telak 42-29. Pada babak final Dumai dan Vicky berhasil revenge, dan mengalahkan Redy dan Dadan dengan skor 42-30.

Inilah nama-nama yang menjadi juara Turnamen perorangan HUT Sparta yang ke-7, 17 November 2024;

Juara 1 Dumai dan Vicky

Juara 2 Redy dan Dadan

Juara 3 Atep dan Aciel / Rama Dhany dan Odod

Dumai dan Vicky, Juara ke-1

Redy dan Dadan, Juara ke-2

Atep dan Aciel, Juara ke-3

Odod dan Rama, Juara ke-3

Para juara foto bersama

Para juara foto bersama

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen perorangan HUT Sparta yang ke-7, yang sekaligus merupakan turney edisi minggu ke-41 tahun 2024;

Road to final

Bagan  turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

 "Kemenangan selalu mungkin bagi orang yang menolak untuk berhenti berjuang." - Napoleon Hill. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  


Senin, 13 November 2023

Reportase Turnamen Internal Sparta 6th Anniverasry Cup, 5 Novenber 2023

"I refuse to let anyone or anything break my spirit. I am unbreakable because I've learned to turn my pain into strength. Our bond is a bridge that connects our souls, unbreakable and resilient."

Fernan Rock


Sapu lidi, adalah sebuah peralatan rumah tangga yang digunakan untuk bersih-bersih. Sebuah peralatan sederhana, namun hampir setiap rumah memiliki peralatan tersebut. Kali ini saya ingin membahas tentang filosofi sapu lidi. Sebuah pelajaran berharga dari sapu lidi yang jika diresapi memang sangat bermanfaat bagi kerja sama dan persatuan.

"Sapu lidi itu terdiri dari banyak lidi, lidi-lidi terikat menjadi satu. Membentuk satu kesatuan hingga kuat tidak mudah terpatahkan."

Flyer Turnamen

Hal ini mempunyai sebuah makna bahwa jika kita mau bersatu dan bekerja sama, niscaya kita akan menjadi lebih kuat dan lebih hebat. Kita bisa menjadi lebih baik daripada jika kita mengandalkan diri kita sendiri untuk melakukan sesuatu. Jika sendirian maka lidi itu akan mudah patah, namun jika bersama yang lain lidi itu tidak mudah dipatahkan. Walaupun diri kita merasa lebih kuat daripada orang lain, belum tentu kita memiliki kelebihan yang orang lain punya. Kita juga mempunyai banyak kekurangan yang pastinya bisa ditutupi oleh orang lain. Atau sekalipun kita tidak mempunyai kekuatan yang hebat, jika kita mau bekerja sama maka niscaya kita tidak mudah jatuh.

"Bersatunya lidi-lidi itu membuatnya bisa membersihkan sesuatu dengan lebih mudah, daripada sebatang lidi saja."

Kue Ultah Sparta yang ke-6 tahun

Tentu kita menyadari bahwa dengan bersatu bersama yang lain maka kita bisa melakukan sesuatu dengan lebih mudah. Sebaliknya jika kita merasa bahwa melakukan sesuatu secara egois tidak mau bekerja sama, niscaya hal itu akan lebih sulit. Hal itu berlaku untuk banyak hal, walaupun ada beberapa hal yang memang hanya bisa dilakukan sendirian. 

Bersatunya lidi-lidi menjadi sebuah sapu lidi itu membuat kita mengerti bahwa persatuan itu sangat dibutuhkan. Apalagi untuk bangsa kita Indonesia ini. Kita mempunyai banyak suku yang sangat beragam, ada banyak ras, kebudayaan, dan berbagai macam golongan yang berbeda-beda. Kita sangat butuh persatuan untuk menjadi lebih kuat dan tidak mudah dipatahkan. Sapu lidi akan terus bisa digunakan dan tidak mudah patah jika semua lidi tetap bersama terikat dalam satu ikatan. Jika ada satu lidi saja yang berkurang maka niscaya berkurangnlah kekuatan dari sapu lidi itu. Begitupun Indonesia kita tercinta ini, kita harus tetap bersatu demi negeri ini tetap jaya. Daripada kita mendengungkan sebuah perpecahan, saling menganggap bahwa kelompok atau golongan kita adalah yang terbaik. Lebih baik kita selalu bersatu dan saling menghargai dalam satu ikatan negeri tercinta ini, Indonesia.


Kembali ke reportase...  Minggu, 12 November 2023 bertepatan dengan HUT Sparta yang ke-6. Dan dalam rangka merayakannya, Kami membuat sebuah Turnamen Internal yang bertajuk: SPARTA 6TH ANNIVERSARY CUP.  Sangat disayangkan dari 40an orang yang daftar, ada 6 orang yang mundur.  34 orang ga buruk kok, dan ga mengurangi kemeriahn HUT Sparta tahun ini.

Trophy Sparta 6th Anniversary Cup

Trophy Sparta 6th Anniverasry Cup


Maskot Sparta 6th Anniverasry Cup

Babak penyisihan SPARTA 6TH ANNIVERSARY CUP terbagi dalam 4 group stage. Kekuatan tiap pasanga boleh dibilang sudah cukup merata.  O ya, proses pengundian kali ini sedikit berbeda karena tidak menggunakan aplikasi, tapi menggunakan bola-bola yang bersisi potongan kertas.

Fase penyisihan grup memunculkan 4 pasang juara grup dan 4 pasang runner up grup. Dan dibawah ini adalah mereka yang berhak melanjutkan ke babak quarterfinal.

Grup A, Juara grup: Adi Putra dan Kencana,  Runner Up: Rama Dhany dan Agun

Grup B, Juara grup: Desta dan Odod, Runner Up: Yusuf dan Rizaldi

Grup C, Juara grup: Dena ZM dan Noval, Runner Up: Yuno dan Zal

Grup D, Juara grup: Hizkia Ken dan Rama Putra, Runner Up: Apin dan Gipan

Pengundian babak quarterfinal mempertemukan lawan secara acak, tidak ada pertemuan ulang antar sesama pesaing grup lagi. Desta dan Odod menang 42-38 Rama Dhany dan Agun. Dena ZM dan Noval menaklukkan Yusuf dan Rizaldi dengan 42-39, Hizkia Ken dan Rama Putra memulangkan pasangan  Yuno dan Zal melalui 42-37, dan yang terakhir dan merupakan satu-satunya runner up grup yang lolos ke semifinal adalah Apin dan Gipan, Mereka mengalahkan Adi Putra dan Kencana yang merupakan juara grup A, dengan skor 42-30.

Sebagai catatan penting, admin melihat setiap quarterfinalist berupaya keras mengeluarkan semua kemampuannya secara maksimal. Beberapa orang sampai pontang panting dan jatuh bangun untuk  menyelamatkan bola. beberapa orang juga nampak terangkat skill permainannya dan mengimbangi skill permainan pasangannya.  Kualitas permianan para quarterfinalis boleh dibilang sangat merata, hal itu terlihat dari skor pada akhir pertandingan babak perempat final.

Pada bagan atas babak semifinal terjadi pertemuan sengit antara Desta dan Odod dengan Dena ZM dan Noval. Kedua pasangan ini sama-sama main ngotot. Di penghujung pertandingan pada kedudukan 40-39, sempat terjadi  sedikit insiden dimana Desta mengalami kram otot kakiknya.  Namun Desta dan Odod masih mampu membungkus kemenangan 42-40, sebagai tiket mereka melaju ke babak final.

Sementara pada bagan bawah, yang boleh dibilang partai balas dendam, karena terjadi pertemuan kembali antar sesama pesaing grup D. Hizkia Ken dan Rama Putra dalam pertandingan semifinal, harus legowo mengakui keunggulan Apin dan Gipan, yang pada babak penyisihan grup sukses mereka kalahkan. Apin dan Gipan memenangi laga semifinal dengan 42-34.

Finalis yang bertemu pada babak puncak SPARTA 6TH ANNIVERSARY CUP adalah  Desta dan Odod VS Apin dan Gipan. Seperti dugaan admin, Desta yang pada babak semifinal mengalami kram otot kaki, pada babak Final terlihat menurun permainannya. Entah karena kakinya masih terasa sakit atau berhati-hati dalam bergerak. Banyak bola-bola terlewatkan. Odod yang berusaha mengcover, tidak bisa berbuat banyak. Sementara Apin dan Gipan masih cukup garang dan tangguh. Tak nampak raut kelelahan atau pun penurunan kualitas permainan mereka.

Saat skor Apin dan Gipan memimpin 13-4, Otot kaki Desta kembali mengalami kram lagi. Dan kali ini nampaknya lebih parah, hingga dia tidak sanggup melanjutkan permainan. Desta dan Odod memutuskan untuk retired. Apin dan Gipan berhak menyegel kemenangan dan membungkus gelar juara SPARTA 6TH ANNIVERSARY CUP.

Inilah nama-nama yang menjadi juara SPARTA 6TH ANNIVERSARY CUP;

Juara 1 Apin dan Gipan

Juara 2 Desta dan Odod

Juara 3 Dena ZM dan Noval / Ken dan Rama Putra

Champion: Aoin dan Gipan

Runner Up: Desta dan Odod

Semifinalist: Dena ZM dan Noval

Semifinalist: Hizkia Ken dan Rama Putra

Foto para juara

Semua peserta Turnamen Sparta 6th Anniversary Cup 

Adi Putra, pemenang Kuis HUT Sparta, persembahan dari EAGLE


Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen SPARTA 6TH ANNIVERSARY CUP;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase berikutnya.  Sparta Stronger dan Unbraekable!! Sampai jumpa di turnamen SPARTA 7TH ANNIVERSARY CUP, tahun depan.