Powered By Blogger

Minggu, 16 Mei 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 16 Mei 2021

"You never really understand a person until you consider things from his point of view."

Harper Lee

Sudut pandang adalah bagaimana seseorang melihat suatu hal dari sisi pandangan pemikirannya. Bisa dalam melihat permasalahan, menilai seseorang atau memandang suatu hal dalam berbagai aspek. 

Namun terkadang masih banyak orang dewasa yang hanya melihat satu sudut pandang dari dirinya. Padahal ada hal yang perlu dipandang dari berbagai sudut pandang. Jika tetap menggunakan sudut pandang dirinya akan berdampak dalam sikap terhadap orang lain seperti tidak dapat menghargai orang lain, karena tidak memahami sudut pandangnya. 


Memang membutuhkan proses agar seseorang memiliki sudut pandang yang luas. Namun dengan langkah berikut ini akan membantumu untuk mencoba dan melatihnya.

1. Peka terhadap lingkungan

Lihatlah dan pahami lingkungan sekitar dimulai dari orang-orang terdekat, seperti keluarga, teman dan kerabat. Perbanyaklah berinteraksi dan komunikasi sehingga kita tahu jika ada suatu hal yang tidak berjalan semestinya.

Hal ini akan melatih kepekaan kita untuk peduli terhadap orang lain. Ini membantumu melihat bagaimana sudut pandang orang lain jika kamu peka terhadap apa yang disampaikan mereka.

2. Berempati

Setelah timbul kepekaan maka akan tumbuh rasa empati. Empati berarti ikut merasakan apa yang orang lain rasakan sehingga kita tau bagaimana harus bersikap dan bersedia ikut serta membantu jika memang dibutuhkan. Empati membuat kita melihat dan merasakan apa yang orang lain alami.

3. Mendengarkan apa yang orang lain sampaikan

Mendengarkan berarti fokus terhadap bahasan yang disampaikan orang lain dan mencoba memahami sudut pandangnya. Setelah memahami, kita akan berpikir dan merasakan bagaimana jika berada pada posisi orang tersebut.

Kita tidak dapat bersikap seperti apa yang kita pikirkan atau yang menurut kita benar, lalu diterapkan pada orang lain. Karena setiap orang berbeda jadi harus melihat berdasarkan dari sudut pandang orang lain.

4. Diskusi untuk memahami permasalahan dari segala sisi

Diskusi membuat kita menjadi terbiasa untuk menyampaikan dan mendengarkan berbagai pendapat sehingga kita akan melihat pandangan banyak orang akan suatu hal. Dengan begitu, kita akan lebih terbuka dan memahami permasalahan dari berbagai sudut pandang. Hal ini akan membantu dalam memutuskan masalah dengan berbagai sudut pandang untuk mempertimbangkannya. 

5. Membiasakan fokus pada solusi win-win

Solusi terbaik dalam setiap permasalahan atau pertikaian adalah win-win solution. Dimana setiap pihak yang terlibat tidak merasa dirugikan atas solusi tersebut dan mendapatkan untung secara bersamaan sesuai dengan perannya masing-masing. Jadi dengan sudut pandang yang luas akan menciptakan solusi win-win atas berbagai permasalahan atau berbagai aspek kehidupan. 

Begitulah cara untuk melatih kita memiliki sudut pandang yang luas dalam melihat segala sisi kehidupan. Karena dunia luas, pandanglah segala sesuatu dari berbagai sudut pandang. 

Kembali ke reportase... Minggu 16 Mei 2021 adalah minggu pertama kembali digelarnya turnamen mingguan Sparta, setelah rehat satu bulam lamanya selama bulan puasa. Keseruan dan ambience persaingan kembali mulai terasa.

Minggu ini admin memfavoritkan 2 pasangan kuat Nura Audy/Christian dan Alex/Reza R yang akan bertemu di di Final dan salah satu pasangan itu akan merebut tahta juara. 

Namun apa mau dikata ternyata Pasangan Alex dan Reza R  harus takluk dari Rinal dan Rizaldi, kompetitor mereka di grup B yang sebelumnya berhasil mereka kalahkan. Sebetulnya di semfinal tanda-tanda kemenangan Rinal dan Rizaldi sudah terlihat dari awal-awal laga semifinal. Mereka bahkan sempat unggul 7 poin. Namun pasangan Alex dan Reza R tidak mau begitu saja menyerah, mereka kembali berusaha keras menyusul poin demi poin. Pertandingan apik, menegangkan dan sangat ketat mereka sajikan menjadi tontonan yang enak untuk dilihat. Kombinasi Permainan Rinal yang bak bik buk menyerang tanpa ampun dengan permainan kalem  pluas bola-boa cantik milik Rizaldi, menjadikan mereka lolos ke babak final dengan kemenangan tipis 42-41  atas juara grup B Alex dan Reza R.

Sementara pasangan Nura Audy dan Christian yang dari babak penyisihan grup A melaju mulus, tanpa kesulitan yang berarti, kembali berhasil mengalahkan pasangan runner-up grup A Peter dan Iyan.

Kemanangan Rinal dan Rizaldi di semifinal sangat menguras energi pasangan muda ini. Disisi lain kemenangan mereka juga mempermudah dan memuluskan langkah Nura Audy dan Christian mendapatkan gelar juara minggu ini. Karena jika mereka bertemu dengan Alex dan Reza R  di final, kemungkinan besar mereka harus melalui jalan yang lebih terjal.

Di babak final pasangan Nura Audy dan Christian membukukan kemenangan 42-31 atas Rinal dan Rizaldi. Sekalipun jarak poin terpaut lumayan jauh, namun pertandingan seru dan menegangkan tetap mereka sajikan hingga pertandingan berakhir.

Inilah nama-nama juara kita minggu ini;

Juara 1 Nura Audy dan Christian

Juara 2 Rinal dan Rizaldi 

Juara 3 Peter dan Iyan / Alex dan Reza R

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen Mingguan Sparta edisi minggu ke-16 tahun 2021, disertai dengan update ranking dan akumulasi perolehan medali Sparta;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Tidak perlu menjadi orang lain untuk bisa mengerti perasaan orang lain. Cukup berpikir dan memposisikan diri kita serta melihat permasalahan dari sudut pandang orang tersebut. Semoga kita memiliki progres menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik lagi dari sehari ke sehari. Aamiin....

Just for your information: Admin baru tahu ternyata mulai 1 Mei 2021 semua gambar di blogspot menghilang dan ga bisa psosting gambar apapun (termasuk di Blog Sparta). Setelah googling dan cari solusi, didapatlah informasi ternyata feed gambar di blogspot diblock oleh menkominfo (entah apa alasannya, biasalah kadang suka lebay dan ga jelas). Bukan admin namanya kalo ga bisa memecahkan masalah remehtemeh begini he he he.... Dan taraaaaa.... postingan kali ini tetap bisa memunculkan semua gambar. Tapi untuk postingan lama, admin belum menemukan trick untuk memunculkannya kembali. Semoga menkominfo kembali membuka blokirannya, biar admin ga pusing.

Sekian reportase kita kali ini, sampai jumpa lagi minggu depan. Salam olahraga!!!






Minggu, 11 April 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 11 April 2021

“If you are depressed you are living in the past if you are anxious you are living in the future, if you are at peace, you are living in the present.” 

Lao Tzu

Banyak orang yang hidupnya disaat ini namun pikirannya masih tertinggal di masa lalu. Ada pula orang yang hidupnya di masa kini namun pikirannya sudah berlari terlampau jauh hingga ke masa depan. Dan ada juga orang yang hidup dan pikirannya berada pada masa kini, bukan masa lalu ataupun masa depan.

Bagi orang yang hidup pada masa kini, pastinya memiliki kehidupan masa lalu yang sudah pernah dilalui. Masa lalu bisa masa yang bisa sangat indah maupun sebaliknya yaitu masa yang kelam dan sangat pahit. Banyak orang yang kesulitan menjalankan kehidupannya pada masa kini karena sebagian pikiran masih tertinggal di masa lalu.



Walau masa lalu yang telah dilalui sangatlah indah, namun itu semua sudah tidak bisa diulang kembali dan sudah berlalu. Begitupun dengan momen yang menyedihkan yang pernah terjadi pada masa lalu. Kita boleh mengunjunginya namun tidak untuk menetap selamanya. Banyak orang yang lambat atau bahkan sulit mengalami kemajuan hanya karena hidupnya terjebak pada masa lalu.

Ada yang mengatakan, masa depan sangat bergantung pada masa kini yang sedang kita jalani. Bisa dibilang, masa kini sangat menentukan masa depan kita. Oleh karenanya, buatlah setiap detiknya berharga. Jangan biarkan hidup berlalu bergitu saja. 

Saat kita sepenuh hati menjalani hidup pada masa kini, maka segalanya tak akan ada yang sia-sia. Masa depan memanglah sebuah misteri. Jika kita ingin memiliki masa depan yang baik, maka kita perlu menjalani masa kini dengan sebenar-benarnya. Namun, seringkali orang terlalu mencemaskan masa depan. Padahal semua tahu bahwa masa depan adalah masa yang belum tentu terjadi. Terlalu fokus pada masa yang belum kita alami hanya akan menjebak diri pada angan-angan semata, sehingga bisa membuat kita menjadi tidak realistis.

Oleh sebab itu, yang bisa kita lakukan ialah dengan fokus mejalankan hidup pada masa kini. Kita tidak perlu fokus dan menebak-nebak masa yang akan datang. Begitupula dengan masa lalu, kita harus segera meninggalkan masa lalu agar bisa kembali sadar bahwa ada kehidupan masa kini yang perlu dijani dengan sebaik-baiknya. Walau hidup penuh dengan ketidakpastian, namun saat kita bisa menjalani hidup masa kini dengan baik maka akan selalu ada pertanda baik untuk kehidupan kita selanjutnya.

Kembali ke reportase... minggu 11 April 2021 adalah minggu terakhir digelarnya Turnamen mingguan Sparta, karena selama sebulan penuh kita akan rehat untuk rekan-rekan muslim yang akan menjalankan ibadah puasa, 

Biasanya turnamen penutup sebelum ramadahn dihadiri oleh banyak Spartan. Tapi kali ini sungguh miris. Hanya dihadiri oleh 8 orang Spartan saja. Itu juga yang dua orang (Rama dan Ari) konfirmasinya last minutes.

Cukup memprihatinkan memang. Sebetulnya admin sudah memperkirakan beberapa orang Spartan tidak akan hadir. Ada yang faktor pundung, faktor tersinggung, faktor pikiran yang tidak sejalan dengan admin, faktor membela teman dll. Selebihnya ada yang harus masuk kerja, kuliah, sakit dan ada keperluan lainnya.

Sebetulnya dalam sebuah organisasi, perbedaan pendapat dan gesekan itu adalah hal biasa. Tinggal bagaimana sikap kedewasaan kita menghadapinya. Seperti pepatah mengatakan: Besi menajamkan besi. Untuk menajamkan sebuah pisau, maka pisau itu harus bergesekan dengan besi lainnya (gerinda) untuk mengasahnya. Begitu juga sebuah permata untuk memunculkan keindahan kilauannya harus digosok terus menerus.

Pada hakikatnya maksud admin itu baik, agar di Sparta itu lebih tertib dan tidak semau gue. Karena bagaimanapun juga kita harus lebih memprioritaskan kepentingan bersama daripada keinginan atau ego pribadi. Semua harus ada aturan dan prosedurnya. Seperti sebuah negara tanpa hukum dan undang-undang pastilah akan kacau-balau. Hukum rimba merajalela. Kudeta dan penghianatan akan ada dimana-mana. Ingat!! yang merusak sebuah organisasi kebanyakan bukan dari pihak luar, tapi faktor dari dalam organisasi tersebut. Ibarat bara api di dalam sekam, lama-lama akan membakar dan menghanguskannya.

Kebersamaan kita selama 3,5 tahun seharusnya membuat kita semakin erat dan kuat, karena sudah saling mengenal secara pribadi. Sudah semestinya bisa membedakan mana yang bercanda mana yang serius. Masalah pribadi jangan dicampur aduk dengan masalah organisasi, karena akan terjadi chaos dan blunder.

Cobalah lebih dewasa dan bijak, janganlah masalah pribadi (yang belum tentu benar) diumbar-umbar di medsos. Karena sangat berpotensi akan menimbulkan salah persepsi dan fitnah. Dan tentu saja hal ini bisa merusak nama baik Sparta sebagai organisasi tempat kita bernaung. Admin sebagai orangtua tidak memaksakan kalian untuk respect. Karena rasa menghargai itu timbul secara natural dan tidak dibuat-buat.

Jika kalian yang saat ini seolah-olah berseberangan berbeda pendapat dengan admin. Mari kita bicarakan secara baik-baik, tanpa tendensi ingin mengedepankan ego masing-masing, tapi harus lebih mengutamakan kepentingan bersama.

Marilah kita berlapang dada dan saling memaafkan, apalagi buat rekan-rekan muslim yang akan menjalankan ibadah puasa, jangan menyimpan kebencian, sakit hati dan dendam. Supaya ibadah puasanya bukan hanya sekedar rutinitas atau formalitas belaka, tetapi benar-benar membawa berkah dan mendatangkan pahala. Semoga ibadah puasa tahun ini, membuat kita menjadi pribadi-pribadi yang jauh lebih baik lagi. Aamiin...

Selama kita  hidup masalah akan selalu ada. Anggap saja masalah-masalah yang kita hadapi saat ini seperti riak air disamudera luas. Yuk bergandengan tangan menyatukan visi mengembalikan kembali kejayaan Sparta.

Kali ini admin tidak akan membahas turnamen mingguan edisi hari ini secara detail, silahkan simak saja dari tabel yang ada.

Inilah nama-nama juara kita minggu ini;
Juara 1 Andre dan Ari A
Juara 2 Rama dan Iwan

Dan dibawah ini adalah data selengkapnya dari turnamen hari ini disertai dengan update ranking plus akumulasi perolehan medali Sparta.

Result turnamen

Update ranking Sparta


Akumulasi perolehan medali Sparta









Minggu, 04 April 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 4 April 2021

"The eagle has no fear of adversity. We need to be like the eagle and have a fearless spirit of a conqueror!"

Joyce Meyer

Burung Rajawali adalah unggas yang memiliki postur tubuh elegan dan gagah, sering sekali dijadikan simbol kekuatan dan perlindungan. Mengulik tentang burung rajawali mungkin takkan jauh-jauh dari bahasan soal kehebatannya. 

Ya, burung rajawali bisa dibilang sang raja unggas, hingga sering dijadikan simbol semangat pantang menyerah, perlindungan, kecepatan, kekuatan dan kekuasaan di udara. Burung yang satu ini juga sering ditemui sebagai simbol atau lambang negara maupun organisasi militer. 


Ada beberapa filosofi atau semangat hidup tentang burung rajawali yang bisa dijadikan pedoman buat kehidupan kamu. Inilah 8 semangat hidup burung rajawali yang bisa kamu tiru :  

1. Selalu belajar 

Rajawali dikenal sebagai burung perkasa yang mampu terbang cepat. Namun, kemampuan terbangnya tak langsung didapat begitu saja. Ada proses belajar yang harus dilewatinya. Umumnya, seekor rajawali muda berlatih terbang di usia 2-3 bulan. 

Seekor rajawali dikenal sebagai makhluk tangguh, tapi ketangguhannya itu juga tak didapat semudah membalikkan telapak tangan, tidak juga dengan cara instan. Rajawali selalu belajar dari induknya ataupun dari alam tempatnya hidup untuk mengenal begitu banyak hal yang belum diketahuinya dalam kehidupan.

Begitu juga dengan manusia yang diberi akal fikiran tentunya diharapkan memiliki kesadaran yang lebih baik dibanding mahluk lainnya untuk senantiasa mau belajar. Bukan untuk mengungguli, merasa hebat atau merasa lebih dari yang lain. Tapi belajar tentang banyak hal yang bisa memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun banyak orang. 

2. Keluar dari zona nyaman 

Meski punya kemampuan terbang yang mengagumkan, faktanya rajawali lahir sebagai makhluk lemah yang tidak bisa terbang. Untuk mengatasi ini, induk rajawali akan membuang semua daun yang membuat sarangnya nyaman dan hanya menyisakan ranting-ranting tajam di sarang mereka. 

Bukan hanya itu, jika waktunya tiba para induk akan melempar anak-anaknya keluar dari sarang. Anak rajawali yang ketakutan akan berusaha terbang kembali ke sarang dan terpaksa menginjak ranting tajam yang membuat kaki mereka terluka.

Hal ini dilakukan berulang-ulang hingga akhirnya si anak bisa berhasil terbang. Dibalik semua usaha sang induk itu yang sangat keras, sebenarnya induk rajawali sedang mengajari anak-anaknya. Bukan hanya mengajarkan mereka untuk terbang namun juga keluar dari zona nyaman yang selama ini mereka tinggali.

3. Fokus pada tujuan

Burung rajawali memiliki pandangan yang sangat tajam. Saat berburu dan membidik mangsa, burung rajawali bisa melakukannya dari jarak puluhan kilometer. Kemampuan berburu elang juga didukung oleh kecepatan terbangnya yang mampu mencapai kecepatan 300 km per jam. 

Kemampuan elang dalam berburu ini bisa dimaknai bahwa dalam menjalani kehidupan kamu harus selalu fokus. Fokus pada tujuan-tujuan positif yang ingin kamu capai dengan mengerahkan segala kemampuan terbaik yang kamu miliki.

4. Tingkatkan potensi diri

Meski rata-rata unggas lainnya menghindari hembusan angin kencang saat terbang, rajawali justru sebaliknya. Rajawali adalah jenis burung yang suka terbang tinggi, karena semakin tinggi ia terbang, maka semakin kencang pergerakan angin yang ia dapatkan. 

Kebiasaan rajawali yang selalu berjuang terbang tinggi dan selalu tinggal di tempat yang tinggi bisa dimaknai sebagai proses perkembangan diri dalam kehidupan. Jangan merasa takut atau malu untuk selalu memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik. Jangan merasa lelah untuk selalu berusaha mencapai hal-hal yang lebih baik dari sebelumnya. Tapi jangan merasa jumawa dan sombong saat kamu sudah berada di puncak. 

5. Berkawan dengan badai 

Badai sudah pasti merupakan hembusan angin yang sangat kencang dan hal ini sangat sesuai dengan kesukaan rajawali. Memanfaatkan hembusan angin untuk terbang lebih tinggi, mengistirahatkan kepakan sayapnya. Rajawali bukanlah sosok burung yang menghindari badai, tapi justru siap menanti datangnya angin badai bahkan cenderung mencari lokasi keberadaan angin badai. 

Hal ini juga bisa kamu terapkan dalam hidup, saat menghadapi masalah kamu juga harus mampu berkawan dengan kesulitan. Badai dalam kehidupan pasti akan dihadapi semua mahluk hidup, termasuk juga manusia, selain diciptakan memiliki hati nurani manusia juga diberi nafsu.  

Hati nurani dan nafsu harus bisa berjalan beriringan, hingga saat menghadapi masalah, secara mental kamu siap dan mampu menghadapinya, tidak hanya bersikap tenang tapi juga bisa terus menggali hal-hal positif dibalik suatu masalah. 

6. Mandiri 

Rajawali bukanlah hewan yang terbiasa hidup berkelompok. Rajawali selalu punya semangat terbang sendiri. Kesendirian rajawali saat terbang mengajarkan kita untuk selalu berusaha menjadi pribadi yang mandiri. Baik dalam kondisi senang ataupun susah. 

Namun, sendiri bukan berarti menjadi pribadi anti sosial atau memiliki pola perilaku yang eksploitatif, penuh tipu muslihat, mengabaikan hukum, melanggar hak orang lain, melanggar etika dan moral, serta berlaku kasar, tanpa motif yang jelas atau logis. 

Terbang sendiri seperti rajawali berarti menjadi sosok manusia yang mandiri dan mampu menjalani kehidupan, pekerjaan dan hal-hal lainnya dengan kemampuan diri sendiri, tidak menyusahkan orang lain atau bergantung pada orang lain. Apalagi jika kemandirian yang kamu miliki itu mampu membantu atau memberikan manfaat bagi orang banyak.  

7. Meninggalkan hal negatif 

Ada hewan tertentu yang kegemarannya memang mengkonsumsi bangkai. Bahkan hewan pemangsa bangkai ini tidak hanya berburu bangkai, tetapi juga menyimpan hasil buruan mereka sebaik-baiknya tanpa diketahui oleh hewan lainnya dalam kondisi membusuk untuk kemudian dikonsumsi kembali. 

Lalu bagaimana dengan burung rajawali? Rajawali sama sekali tidak pernah mengkonsumsi bangkai. Rajawali selalu berburu hewan dalam kondisi segar untuk dikonsumsi. Lalu apa maknanya bagi kehidupan kita? 

Dalam berkehidupan, jangan merasa bangga saat bisa meraih impian dengan cara-cara negatif. Seharusnya kita bisa meninggalkan hal-hal yang tidak baik, hal-hal negatif yang berpotensi menjadi racun bagi diri kita sendiri maupun orang-orang disekitar kita. 

Sedangkan jika kamu ingin berbuat baik jangan pernah takut untuk melakukannya. Terapkan dan wujudkan kebaikan-kebaikan itu dalam kehidupan, yakinlah bahwa hasil yang kita peroleh juga akan sama baiknya. 

8. Kesempatan hidup baru 

Burung rajawali bisa hidup mencapai usia 70-75 tahun, namun untuk mencapai usia ini bukanlah hal mudah. Di usia 40 tahun, rajawali sebenarnya dihadapkan pada dua pilihan: menunggu kematian atau siap melalui proses transformasi.  

Untuk itu, rajawali akan berdiam diri di sarangnya yang tinggi di puncak gunung selama 150 hari. Bukan sekedar mengasingkan diri atau semedi lho! Rajawali harus meregenerasi tubuhnya sendiri. Pilihannya adalah tersiksa atau mati.

Rajawali akan berusaha melepaskan paruhnya. Selanjutnya, rajawali akan menunggu hingga paruh barunya tumbuh dengan sendirinya. Paruh baru yang tajam itu nantinya akan ia gunakan untuk mencabut cakar-cakarnya dan bulu ditubuhnya hingga terlepas sepenuhnya. 

Rajawali kemudian akan menunggu hingga cakar dan bulunya kembali tumbuh yang baru. Setelah habis masa regenerasi selama 150 hari, rajawali akan siap kembali menjalani sisa 30 tahun kehidupannya dengan energi dan kekuatan baru.

Apa hubungannya transformasi rajawali dengan kehidupan kita sebagai manusia? Ini berarti untuk mencapai suatu impian besar dalam hidup, kamu perlu berkorban. Tak ada hal yang mudah dan instan dalam hidup. Pencapaian dalam hidup pasti memiliki fase-fase yang sulit dan menyakitkan. 

Tapi percayalah, layaknya rajawali, setelah kesulitan akan ada kemudahan. Dibalik masalah yang kita hadapi pasti akan ada kebahagiaan yang bisa kita dapatkan. Tetaplah berfikir positif, berlaku jujur, cerdas dan bijak. 

Lantaran, semua mahluk yang diberi kehidupan pasti akan menjadi tua, tapi untuk menjadi manusia dewasa yang mampu mengelola sisi intelektual, emosional dan spiritualnya hingga bisa terasah dan terarah pada sisi yang positif maka semua itu merupakan pilihan dari manusianya itu sendiri. 

Kembali ke reportase... Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-14 secara kebetulan diikuti oleh 14 orang. Sebenarnya yang konfirmasi ada 16 orang, tapi karena yang 2 orang datangnya sangat-sangat terlambat, sehingga diputuskan mereka dianggap tidak jadi ikutan turnamen. 

Grup yang tadinya dihuni oleh masing-masing 4 pasang, harus direvisi; Grup A berisi 3 pasang dan Grup B berisi 4 pasang. Dimana Rizaldi dan Hadi M yang sebelumnya nasibnya menggantung menunggu pasangannya, di-merger dan menempati Grup B.

Rizaldi dan Hadi M yang awalnya kehilangan semangat karena harus menunggu terlalu lama untuk bermain, mereka menunjukkan kualitasnya. Mereka memiliki mental juara. Mereka tak terbentung berhasil melaju ke final dan menjadi juara. Partai final jadi partai pembalasan Rizaldi dan Hadi M  terhadap kompetitornya di grup B Joshua dan Reza R. Sebelumnya mereka kalah 32-42, dan di final mereka membalikan keadaan dengan memenangkan parta revans tersebut.

Di partai final terjadi pertarungan yang cukup alot. Di set pertama kedua finalis ini saling susul menyusul poin. Dengan selisih ponnya tidak terpaut jauh. Set 1 ditutup dengan 21-20 untuk keunggulang Rizaldi dan Hadi M. Di set ke-dua persaingan makin seru. Beberapa kali Joshua dan Reza R tertinggal ponnya. Berkali-kali mereka berusaha menyusul dan kembali tertinggal lagi. Salut kepada Joshua yang bermain all out dan pantang menyerah. Pertandingan [un akhirnya ditutup dengan 42-40 untuk kemenangan Rizaldi dan Hadi M

Kedua finalis ini sebelumnya masing-masing bertemu dengan kompetitior lainnya di babak semi final. Joshua dan Reza R menyingkirkan runner up grup A, Iwan dan Peter. Sementara Rizaldi dan Hadi M membungkam perlawanan sang juara grup A; Deqi dan Romi. Partai semifinal antara Rizaldi dan Hadi M kontra Deqi dan Romi tensinya sedikit memanas, dimana Romi merasa beberapa kali keputusan wasit tidak adil dan kurang akurat. Namun sejauh pantauan admin; keputusan-keputusan dari wasit sudah cukup clear. Dalam sebuah permainan, kejadian seperti ini adalah hal yang sudah biasa terjadi. Jadi marilah kita menyikapinya secara dewasa dan bijak. Take it easy aja.

Inilah nama-nama juara kita minggu ini;

Juara 1 Rizaldi dan Hadi M

Juara 2 Joshua dan Reza R

Juara 3  Iwan dan Peter / Deqi dan Romi

Dan dibawah ini adalag catatatn selengkapnya dari result turnamen hari ini. Disertai dengan update ranking Sparta dan akumulasi perolehan medali Sparta;

Bagan turnamen

Road to final

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase kita kali ini. Semoga kita menjadi rajawali-rajawali yang tangguh dalam menghadapi kehidupan ini. Salam olahraga dan sampai jumpa!!!



Minggu, 28 Maret 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 28 Maret 2021

 “When deeds and words are in accord, the whole world is transformed.”

Zhuangzi

Pada1931, Mahatma Gandhi diundang untuk berbicara dengan Parlemen Inggris.

Karena Gandhi adalah salah satu pendukung kemerdekaan India yang paling vokal, kunjungannya disambut dengan curiga dan hati-hati oleh parlemen yang sangat menentang gairah Gandhi.

Pemimpin besar itu berdiri tanpa catatan dan berbicara selama dua jam.

Dia berbicara dengan fasih dan penuh gairah, dan saat dia selesai, pendengarnya berdiri dan bertepuk tangan dalam sebuah kesatuan.


Hal yang sangat luar biasa bagi orang yang luar biasa.

Kemudian, seorang wartawan Inggris bertanya kepada salah satu asisten Gandhi bagaimana dia bisa berdiri tanpa catatan dan berbicara dengan cemerlang dalam waktu yang lama. 

Asisten tersebut tersenyum dan mengatakan, "Anda tidak mengerti Gandhi. Anda lihat, apa yang dia pikirkan adalah apa yang dia rasakan. Apa yang dia rasakan adalah apa yang dia katakan. Apa yang dia katakan adalah apa yang dia lakukan. Apa yang Gandhi rasakan, apa yang dia pikirkan, apa yang dia katakan, dan apa yang dia lakukan sama saja. Dia tidak butuh catatan."

Jika ingin menjadi pemimpin yang efektif, maka apa yang kita rasakan, apa yang kita pikirkan, apa yang kita katakan dan apa yang perlu kita selaraskan.

Hal yang sama berlaku jika kita ingin menjadi orangtua yang hebat, komunikator yang efektif atau memiliki aspirasi untuk melakukan sesuatu yang benar-benar luar biasa dengan hidup kita.

Ketika Bill Gates mengatakan bahwa hari akan tiba ketika setiap meja memiliki komputer di dalamnya, orang tidak mempercayainya. 

Tapi kata-katanya selaras dengan keyakinannya, perasaannya dan dia melakukan tindakan besar untuk mewujudkannya.

Bagaimana dengan kita?

Jika kita bisa mendapatkan hak ini, kita sudah siap dalam perjalanan kita, dan kita tidak perlu catatan untuk mengingatkan.

Kembali ke reportase.... Turnamen minggu ini ada sedikit trouble, dimana 2 orang yang sudah konfirmasi, awalnya bilang datang telat tapi berujung tidak jadi hadir. Grup yang awalnya dibagi menjadi 4 grup, mengalami kendala karena jika diubah menjadi 2 grup akan kacau, karena turnamen sudah berjalan dan akan mengubah hasil turnamen.

Untuk itu admin mengingatkan kembali kepada Spartan: Buat yang sudah konfirmasi namun akan batal hadir, sebaiknya membatalkannya sebelum pukul 11.00 WIB. Buat yang cancel tidak dan tidak jadi datang, sementara turnamen sudah berjalan, maka akan didenda Rp 100.000,-. Mengingat datang terlambat saja kena denda, masa yang batal tiba-tiba bisa lolos begitu saja? Apalagi dengan ketidakhadirannya menghambat jalannya turnamen.

Turnamen hari ini berangsung tersendat dan terjeda cukup lama, karena menunggu kehadiran 2 orang. Grup A dan B tidak dapat bertanding lagi karena salah satu lawannya di grup A dab grup B belum datang. Begitu juga dengan grup D, mengingat Spartan yang konfirmasi diatas 20 tapi kurang dari 24 orang maka dibikin menjadi 4 grup, dan grup D masih harus menunggu peserta challange dari grup A, B dan C yang sudah gugur.

Sesuai prediksi admin juara kali ini adalah Iyan dan Reza R. Mereka dengan mulus hingga final tanpa mengalami kekalahan. Sementara kejutan terjadi untuk runner up nya, Fatoni dan Rizaldi. Mereka membuat surprise melaju ke final sebagai peserta non unggulan dengan melibas pasangan yang difavoritkan, Rama dan Rinal di babak semifinal dengan poin ketat 42-40. Hal mengejutkan lainnya adalah tersingkirnya pasangan Alex dan Nura Audy di babak penyisihan, padahal pasangan ini sering langganan menjadi juara. Pasangan Peter dan Idris juga berhasil melaju ke semifinal tanpa terprediksi sebelumnya, mereka berhasil menyingkirkan lawan beratnya di quarter final, Iwan dan Andre.

Di babak final Iyan dan Reza R menggunduli pasangan Fatoni dan Rizaldi dengan score cukup telak 42-29. 

Sedikit accident terjadi di babak quarter final lainnya saat mempertemukan Rama dan Rinal VS Hadi dan Dian. Dian mengalami keseleo kakinya saat score 35-22 untuk keunggulan Rama dan Rinal. Dian terpaksa retired karena kakinya sakit.

Inilah nama-nama juara minggu ini;

Juara 1 Iyan dan Reza R

Juara 2 Fatoni dan Rizaldi 

Juara 3 Rama dan Rinal / Peter dan Idris

Dan dibawah ini adalah result selengkapnya dari turnamen mingguan Sparta edisi 28 Maret 2021;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase kita kali ini. Semoga kita menjadi orang bisa menyelaraskan antara perkataan dan perbuatan dalam kehidupan kita. Sampai jumpa!!!






Minggu, 21 Maret 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 21 Maret 2021

 "There is no progress or accomplishment without sacrifice." 

Idowu Koyenikan

Realita di lapangan mengatakan, bahwa tak akan ada kesuksesan dan/atau keberhasilan yang didapat oleh seseorang tanpa adanya pengorbanan. Pengorbananlah sebagai penentunya.

Tak akan ada kesuksesan yang bisa dicapai, jika hanya berdiam diri, tanpa usaha. Tak ada keberhasilan atau kesuksesan yang datang tiba-tiba. Mustahil kesuksesan menghampiri kita tanpa ada usaha dan pengorbanan untuk menggapainya. Semuanya perlu pengorbanan dan kerja keras. Bahkan, juga diperoleh dengan jalan derita yang tak mudah dan begitu pahit.

Seseorang perlu merelakan tenaganya, mengorbankan waktu, pikiran, atau pun yang lainnya bila ingin meraih atas apa yang diniatkan dan diimpikannya. Ya, di sini berlaku hukum kausalitas. Bila ada sebab, maka akan ada akibatnya. Sebab jika kita mengorbankan sesuatu, maka output atau akibatnya pun akan kita dapatkan. Percayalah!.

Contoh yang sederhana; Seorang siswa yang memperoleh prestasi yang begitu gemilang di kelasnya, ia tak bisa mendapatkannya begitu saja. Pasti ia berkerja keras. Pasti ia belajar dengan sungguh-sungguh. Meminta arahan dan bimbingan dari guru, orangtua, teman-teman, atau pun orang-orang di sekitarnya. Waktu, tenaga, pikiran, pasti ia kerahkan sehingga mendapatkan prestasi yang dimaksud.

Seorang petani padi, tak akan bisa memanen hasil yang berlimpah ruah, tanpa adanya proses atau pengorbanan yang dilakukan sebelumnya. Butuh waktu untuk merawatnya dari berbagai hama dan gulma. Memberikan pengairan dan pupuk yang cukup. Bahkan, mungkin rela tak tidur di malam hari demi menjaga padinya agar tak dimakan dan diganggu oleh hewan pengganggu, seperti babi hutan, tikus, landak, dan lain-lain.

Contoh lain, orang yang sudah mampu menelurkan karya tulis misalnya, tak mungkin langsung jadi begitu saja. Pasti dan pasti ia mengorbankan sesuatu. Waktu, sudah tentu ia korbankan. Tenaga dan pikiran, juga demikian, pasti ikut andil. Bahkan, uang pun ikut ambil bagian demi melahirkan karya tulis tersebut.

Misalnya saja dari segi waktu. Untuk bisa menulis dan menghasilkan sebuah buku, membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan dibutuhkan waktu bertahun-tahun. Ini baru dari segi penulisan dan pengumpulan literatur atau rujukan. Belum lagi kalau naskah tulisan tersebut ditolak kiri-kanan oleh penerbit. Pastinya waktu akan semakin banyak dan bertambah, baru bukunya tampak nyata.

Hematnya, apa pun bentuk kesuksesan yang telah digapai oleh seseorang yang kita saksikan sekarang, pasti melewati seabrek pengorbanan yang berliku. Percayalah. Itu semua berkat pengorbanan, kerja keras, dan izin Tuhan.

Jadi, tak usah heran apalagi sampai kaget dengan kesuksesan yang diraih oleh orang-orang di kiri-kanan kita. Mereka mendapatkannya karena mereka telah berusaha dan mengorbankan sesuatu.

Oleh karena itu, mari kita berusaha dan berkorban jika ingin sukses dan meraih atas apa yang diniatkan atau diimpikan. Kerahkan tenaga, waktu, pikiran kita untuk itu. Sembari tetap bermohon dan berdoa kepada Sang Ilahi, kiranya kita mampu menggapai atas apa yang menjadi kebutuhan, harapan, atau pun keinginan kita. Yakinlah, bahwa tak ada kesuksesan tanpa pengorbanan.

Kembali ke reportase... Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-12 tahun 2021 diikuti oleh 16 orang Spartan. Minggu ini adalah minggu combacknya Fatoni ke lapangan bulutangkis, setelah beberapa minggu dia istirahat total karena luka di telapak kakinya akibat terpeleset di kamar mandi. Minggu ini pula kita kedatangan 2 penantang baru di bursa perebutan gelar juara turnamen mingguan  Sparta. Mereka adalah Rudi Mahesa (direkrut oleh Andre) dan Ronny (direkrut oleh Christian). Welcome to the club guys!!!

Dari hasil drawing dan melihat first impress saat Ronny melakukan pemanasan di lapangan, admin sudah memprediksi kalau pasangan Ari A dan Ronny akan melenggang ke babak final tanpa hambatan berarti. Tipe permainan  Ari A dan Ronny kompak dan bisa saling mengisi, jadi bukan hal yang mengagetkan jika mereka yang keluar sebagai juara minggu ini.

Persaingan di grup B memang sedikit lebih sulit jika dibandingkan dengan persaingan di grup A. Karena boleh dibilang di grup B nyaris tidak ada gendongan. Sementara di grup A secara kasat mata nampak lebih ringan karena ada; sepasang pemain unggulan (Iyan dan Fatoni), 2 pasang gendongan (Christian / Eyi dan  Andre / Rudi M) dan sepasang pemain non unggulan alias pemain underdog (Rizaldi dan Peter). 

Ari A dan Ronny seperti prediksi admin, mereka berhasil menjadi juara grup B. Sementara Rinal dan Alex sebagai runner up-nya. Dan apa yang terjadi di grup A? Iyan dan Fatoni memang tak terbendung membabat habis semua kompetitornya di grup A dengan hanya memberi poin dibawah 30 saja. Jelas mereka yang keluar sebagai juara grup A. Bagaimana dengan runner up-nya? Secara mengejutkan pasangan underdog Rizaldi dan Peter, bermain cukup apik dan mengubah stigma negatif serta mengacaukan perkiraan semua orang, bahwa mereka akan menjadi pasangan pertama yang akan angkat koper. Mereka bermain tanpa beban dan berhasil muncul sebagai runner up grup A. Amazing!!!

Babak final mempertemukan pasangan Ari A dan Ronny dengan pasangan Iyan dan Fatoni. Tak bisa dipungkiri Ari A dan Ronny tampil lebih solid. Mereka bermain sangat ciamik dan menyajikan tontonan yang enak untuk dilihat. Dari set pertama mereka sudah tancap gas. Mereka selalu mempimpin perolehan poin secara konsisten. Set pertama ditutup dengan 21-11 untuk keunggulan Ari A dan Ronny. Di set ke-dua penampilan mereka masih sama baiknya dari set pertama. Mereka makin solid bahu-membahu mengcover area lapangan. Gelar juara minggu ini memang sangat layak diraih oleh pasangan ini. Mereka secara gemilang mengalahkan  Iyan dan Fatoni dengan 42-29.

Inilah nama-nama Juara kita kali ini;

Juara 1 Ari A dan Ronny 

Juara 2 Iyan dan Fatoni

Juara 3 Rizaldi dan Peter / Rinal dan Alex 

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result turnamen minggua Sparta kali ini, disertai dengan update ranking Sparta dan Akumulasi perolehan medali Sparta;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase kita kali ini. See you next week!!!


Minggu, 14 Maret 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 14 Maret 2021

"A great storm is like a sunny day to a person of great faith. A gentle wind is like a great storm to a person of great fear."

Matshona Dhliwayo

Seseorang dengan pribadi solutif dan inovatif cenderung memiliki cara pandang berbeda dengan kebanyakan orang. Seperti kata motivator Mario Teguh, "Pribadi yang menarik, melihat hal-hal biasa dari sudut pandang yang tidak biasa baiknya"

Boleh jadi, ketika terbentur masalah, ada orang yang memilih melihat dari sudut negatifnya saja. Padahal, pikiran negatif malah menghalangi Anda melihat sisi lain dari sebuah permasalahan, yaitu kesempatan. Orang positif akan melihat masalah sebagai tantangan, bukan halangan. 


"Pikiran negatif bisa menandai pikiran Anda dan membuat perbedaan tentang cara Anda menggunakan otak untuk berpikir dan berusaha," ucap Richard Petty, salah satu peneliti dari Ohio State University. 

Ubah perspektif, cari solusi 

Banyak permasalahan bisa selesai atau setidaknya berkurang dengan mengubah sudut pandang. Anggaplah tantangan ini sebagai sebuah benda tiga dimensi. Jika ingin melihat sisi lain, Anda harus memutar, membalikkan, atau mengintip sudut tertentu.

Contoh nyatanya seperti yang dilakukan oleh Wanitarti. Ketika jengah melihat sendiri sampah yang menumpuk dan berbau busuk di tempat tingganya di Depok, Jawa Barat, ia malah tergerak melakukan perubahan. Ibu dua anak ini lalu mendirikan Bank Sampah.  

Bersama beberapa warga lain, Wanitarti mulai melakukan pengolahan sampah sederhana. Ia memilah sampah-sampah dalam kategori organik dan non-organik. Sampah organik dijadikan pupuk kompos, sedangkan sebagian sampah non-organik diolahnya secara kreatif menjadi kerajinan tangan yang bisa dijual. 

Berpikir berbeda 

Realita hidup bisa jadi hal yang sama bagi semua orang. Tapi, tiap individu memiliki kebebasan untuk memilih dari sudut mana mereka akan menerimanya. 

Banyak inovasi lahir justru dari hasil pemikiran ulang hal-hal sehari-hari. Namun, di tangan orang kreatif, hal biasa itu bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Seperti kisah keberhasilan Howard Schultz, salah satu pendiri Starbucks berikut ini.  

Sebelum Starbucks berdiri, tiap pagi masyarakat AS terbiasa mengunjungi kedai-kedai langganannya, tempat mereka akan menuang sendiri kopi pekat ke dalam cangkir. Lalu, agar tak terlalu pahit, mereka manaburkan sedikit krim dan gula. Tak lupa, racikan itu kemudian diaduk menggunakan sedotan plastik tipis berwarna merah. 

Namun begitu, Howard bersikeras membawa keromantisan dan keindahan kedai-kedai kopi Eropa. Awalnya, banyak yang menilai idenya terlalu ambisius dan tidak mungkin. Orang berpandangan, bagaimana mungkin Howard bisa mengubah kebiasaan masyarakat AS yang telah tertanam turun termurun selama berabad-abad lamanya itu? 

Nyatanya, ketika diluncurkan, Starbucks malah mampu mendobrak pasar kopi AS walau berkali lipat lebih mahal karena ditambah racikan kopi eksotis ala Eropa. Masyarakat ketika itu mulai menggandrungi kopi kaya rasa ketimbang kopi "biasa". 

Hal itu segera menjadi gaya hidup baru orang Amerika. Howard akhirnya mampu mengubah tradisi meminum kopi warga AS yang menurutnya "membosankan" itu menjadi lebih berwarna. 

Mengubah kebiasaan dari hal kecil 

Mengubah sudut pandang memang tak mudah, namun bukan tidak mungkin. Hal itu bisa dimulai dari hal-hal sederhana, dari urusan-urusan kecil yang bahkan kerap dianggap sepele. 

Misalnya, jika sebelumnya Anda terbiasa terlelap sepanjang perjalanan menuju atau pulang dari tempat beraktivitas, gantilah dengan hal baru. Anda bisa membaca buku atau sekedar berita online lewat telepon genggam. Hal ini tentu merupakan kebiasaan baru yang lebih produktif.

Kembali ke reportase... Minggu ini hampir-hampir emosi mimin naik lagi melihat sikap apatis beberapa Spartan. Yang seolah-olah masa bodo dengan keberlangsungan Sparta. Konfirmasi harus menunggu di detik-detik terakhir alias deadline. Kalo bisa cepat mengapa harus dilambat-lambatin? Bisakah sedikit berempati dengan apa yang sudah diperjuangkan admin demi berlangsungnya Sparta? Karena kalian bukan sebagai orang yang hanya numpang mabar di Sparta, tapi kalian adalah pemilik Sparta.

12 orang yang ikutan turnamen mingguan Sparta hari ini, dicapai dengan cara seperti ngemis-ngemis ngajak dan mengkonfirmasi ulang, padahal broadcast juga rasanya sudah lebih cukup. Makanya untuk menghargai loyalitas Spartan yang datang hari ini, kami sepakat untuk kembali menggelar turnamen single setelah turnamen double selesai. Hal ini dilakukan supaya yang lain tidak merasa nyantai-nyantai aja berada di zona nyaman. Dengan digelarnya 2 turnamen sekaligus dalam 1 hari, komposisi ranking bisa berubah naik turun secepat roller coaster.

Turnamen double minggu ini, seperti perkiraan admin dimenangkan oleh unggulan teratas; Christian dan Rinal. Mereka keluar sebagai juara grup A. Di semifinal mereka kembali bertemu dengan rivalnya di grup A, Peter dan Andre. Sebenarnya pasangan Peter dan Andre berkesempatan melaju ke final, karena dari set 1 hinggal pertengahan set ke-2 mereka mampu memimpin perolehan poin secara konstan. Bahkan beberapa kali sempat merenggangkan jarak hingga 5-6 poin. Namun di poin-poin krusial Christian dan Rinal secara ajaib dan tak terkendali mampu menikung perolehan poin Peter dan Andre sekaligus menutup semifinal dengan 42-39.

Hadi M dan Adi Putra bermain dengan baik, mengalahkan lawan-lawannya. Mereka keluar sebagai juara grup B, sementara Joshua dan Iwan  sebagai runner up-nya. Kedua pasangan ini pun kembali bertemu di semifinal. Namun kondisinya berbeda dengan semifinals lainnya. Hadi M dan Adi Putra menang telak 42-24 atas Joshua dan Iwan.

Pertemuan Christian dan Rinal dengan Hadi M dan Adi Putra menyajikan tontonan yang apik dan asyik untuk dilihat. Teknik menyerang, bertahan, pukulan atraktif dan menarik disuguhkan oleh kedua finalis ini. Namun permainan harus berakhur untuk keunggulan pasangan Christian dan Rinal dengan 42-36.

Usai turnamen double, Turnamen single langsung digelar secara estafet. Beberapa kejutan terjadi turnamen single kali ini. Yang keluar sebagai juara kali ini adalah Sardin, yang merupakan pendatang baru di Sparta . Di turnamen double dia seperti tidak bisa berkutik dan harus gugur di penyisihan grup. Tapi di permainan single, dia berjaya dengan mengalahkan beberapa unggulan. Perawakannya yang tidak tinggi tidak menghalangi performanya di lapangan. Stamina dan kakinya yang kuat sangat menunjang kelincahan pergerakan footwork dia di lapangan.

Kejutan lainnya adalah yang menjadi runner up turnamen single kali ini adalah secara ajaib diraih oleh Adi Putra. Dia yang dari R1 bilang sangat lelah dan akan main hanya demi untuk meraih poin R1, yaitu 3600 saja. Tapi pada kenyataannya dia malah merangsek naik babak demi babak dan menyingkirkan lawan-lawannya. 

Jika melihat bagan turnamen single kali ini, tidak bisa dipungkiri pool atas persaingannya memang jauh lebih berat. Beberapa unggulan malah rontok di babak penyisihan, seperti RinalChristian dan Hadi M. Dan  di semifinal Andre yang merupakan juara single minggu lalu harus takluk 28-30 di tangan sang juara, Sardin.

Pertemuan Sardin dan Adi Putra di babak final, diluar dugaan tidak menyuguhkan pertandingan antiklimaks. Karena Adi Putra sanggup meladenin permainan Sardin. Adi Putra bermain dengan cerdas,  taktis dan cantik. Sementara Sardin bermain dengan power dan kecepatan. Sardin menutup babak final sekaligus memastikan kemenangannya dengan 30-23. Admin salut kepada Adi Putra, yang dengan segala keterbatasan fisiknya tapi masih mampu bermain ciamik. Bahkan dia berhasil menyandingkan gelar runner up single dan double di turnamen mingguan Sparta kali ini (di hari yang sama). Congratulations Adi Putra!!! Sehat selalu ya!!!

Inilah nama-nama yang berhasil menjadi juara kita kali ini;

JUARA DOUBLE

Juara 1 Christian dan Rinal

Juara 2 Hadi M dan Adi Putra

Juara 3 Peter dan Andre / Joshua dan Iwan


JUARA SINGLE

Juara 1 Sardin

Juara 2 Adi Putra

Juara 3 Andre dan Rizaldi


Dan dibawah ini adalah catatan selengkapanya dari  turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-11 tahun 2021, disertai dengan update ranking dan catatan akumulasi perolehan medali Sparta;

Road to final double

Bagan turnamen double

Road to final single

Bagan turnamen single

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase Sparta kali ini. Tak ada kata terlambat untuk berubah menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Mengubah sudut pandang dalam melihat masalah, dapat menampakkan hal-hal yang lebih indah dalam hidup. Semoga kita bisa menjadi orang-orang yang bijak, punya empati dan bisa saling menghargai. Sampai jumpa dan Salam olahraga!!!


Minggu, 07 Maret 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 7 Maret 2021

 “The saddest things about betrayal is that is never comes from your enemies, it comes from those you trust the most.”

Unknown

Pengkhianatan bagi setiap orang adalah hal kejam yang tidak pernah mereka inginkan. Terlebih jika pengkhianatan tersebut dilakukan oleh orang kepercayaan, seperti pasangan atau sahabat sendiri.

Namun karena kamu juga tidak bisa mengatur kehidupan orang lain, pengkhianatan menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Dan ketika pengkhianatan tersebut kamu alami, tentunya beragam perasaan negatif perlahan menguasai hati. Imbasnya muncul keinginan untuk membalas perbuatan orang yang mengkhianatimu.


Kalau sudah mulai menyimpan dendam pada mereka yang berkhianat padamu, segera hilangkan perasaan tersebut. Karena dendam hanya akan mengotori hatimu. Kamu bisa melakukan hal lain yang membuat mereka menyesal telah mengkhianatimu. Berikut ini enam cara keren menghadapi penghianatan tanpa mendendam.

1. Bersikap profesional. Minta penjelasan darinya secara baik-baik

Marah boleh saja, itu hak kamu sebagai korban pengkhianatan. Tapi kamu harus tahu kapan waktunya melampiaskan emosi kamu.

Jangan permalukan dirimu sendiri dengan meluapkan semua kekesalanmu pada orang yang berkhianat. Apalagi kalau kamu melakukannya di depan umum. Kontrol emosimu. Ajak orang yang berkhianat itu untuk berbicara baik-baik secara empat mata.

Minta penjelasan darinya atas perbuatan yang telah ia lakukan padamu. Melakukan hal tersebut membuatmu terlihat lebih keren dan profesional.

2. Jaga jarak dengannya tapi jangan buru-buru memutuskan hubunganmu

Kalau usahamu untuk menyelesaikan permasalahan justru tidak disambut baik olehnya, kamu perlu memberinya hukuman. Untuk sementara jangan menjalin komunikasi dengannya, tapi jangan buru-buru memutuskan hubunganmu.

Lihat, apakah dia punya kesadaran untuk menghubungimu dan mengakui kesalahannya atau tidak. Kalau dia tetap bersikukuh tidak memiliki inisiatif untuk menghubungimu lebih dulu, jaga jarak dengannya.

3. Alihkan fokusmu dan berprestasilah

Cara paling kejam membalas pengkhianatan orang lain padamu adalah menjadikanmu lebih baik darinya. Maka dari itu ketika kamu merasa terpuruk dan kepalamu hanya terisi oleh memori tentang pengkhianatan orang lain terhadapmu.

Alihkan konsentrasimu, capailah prestasi. Dengan kamu berprestasi bukankah akan membuat banyak orang bangga padamu?

4. Jalin hubungan dengan lebih banyak orang

Perasaanmu mungkin kacau, kamu merasa kesepian setelah orang kepercayaanmu berkhianat. Untuk mengobati kesepian itu, carilah relasi dan bangun hubungan baru dengan lebih banyak orang.

Jangan biarkan pengkhianatan yang dilakukan oleh orang kepercayaan, membuatmu takut untuk menjalin hubungan baru dengan orang lain. Hati-hati memang perlu. Tapi bukan berarti kamu harus menutup diri dan menarik diri dari pergaulan.

5. Lakukan hal-hal yang bermanfaat buat dirimu sendiri dan orang banyak

Setelah dikhianati oleh seseorang, yang ada dalam kepalamu mungkin hanya beragam pikiran negatif. Hal tersebut wajar adanya. Tapi jangan biarkan pikiran negatif tersebut menguasai dirimu, yang ada kamu hanya akan melukai hatimu sendiri.

Nah, untuk melawan berbagai emosi negatif yang mengisi hatimu, lakukan hal positif untuk dirimu sendiri dan orang lain. Ikutilah kegiatan sosial seperti menjadi relawan korban bencana alam, atau mengunjungi rumah singgah pengidap kanker. Kamu akan bertemu dengan banyak orang yang lebih menderita darimu.

Dengan begitu beragam emosi negatif yang mengisi jiwamu perlahan akan menghilang. Diganti oleh rasa empati dan simpati setelah kamu melakukan kegiatan sosial. Bukankah melakukan hal yang bermanfaat untukmu dan orang lain akan membuatmu lebih bahagia?

6. Jangan menyimpan dendam. Besarkan hatimu untuk memaafkannya

Kalau dia sudah menyadari kesalahannya dan menyesali perbuatannya, tidak ada salahnya kamu membesarkan hatimu untuk memaafkannya. Walaupun sulit, tapi cobalah untuk mengabaikan kesalahannya yang lalu.

Manusia tempatnya salah dan khilaf. Beri kesempatan pada temanmu untuk berubah dan bantu dia untuk senantiasa membenahi diri.

Pada hakikatnya sebuah pengkhianatan mengajarkan bahwa betapa mahalnya nilai sebuah kesetiaan. Dan ketika kamu dikhianati bukankah kamu merasakan betapa sakit dan pedihnya mengalami hal tersebut.

Untuk itu jangan pernah memiliki niat membalas pengkhianatan dengan pengkhianatan apalagi melampiaskan pada orang lain. Ketika kamu memiliki niat untuk membalas perbuatan orang lain padamu dan kamu menjalankan niatan tersebut, bukankah sama saja kamu menyetujui pernyataan perang batin yang orang lain tujukan padamu.

Sekarang kamu sudah tahu kan, cara keren menghadapi pengkhianatan tanpa mendendam. Jadi, cepatlah ambil tindakan. Jangan biarkan dendam menguasai dirimu ya guys.

“Betrayal doesn’t only break your heart but also darkens your soul. You’ll never forget the pain like a fog that forever lingers in the depths of your mind.”

“Pengkhianatan tidak hanya menghancurkan hati Anda, tetapi juga menggelapkan jiwa Anda. Anda tidak akan pernah melupakan rasa sakit seperti kabut yang selamanya bertahan di kedalaman pikiran Anda."

Dan hal terpenting adalah: JANGAN BIARKAN DIRIMU MENJADI SEORANG PENGKHIANAT. Karena itu menunjukkan kualitas siapa dirimu.

Kembali ke reportase... Turnamen mingguan Sparta edisi Minggu ke-10 tahun 2021 sungguh sangat-sangat memprihatinkan. Bukan hanya karena sedikitnya yang datang, tapi ada beberapa hal yang membuat admin kecewa. sangat-sangat kecewa! 

Tapi bagaimana pun, schedule harus tetap berjalan. Awalnya admin mengusulkan agar turnamen minggu ini ditiadakan saja. Tapi beberapa member setia Sparta bilang: jangan. Sebaiknya turnamen harus tetap berjalan. Bahkan karena waktu masih tersisa banyak, ga ada salahnya digelar 2 turnamen sekaligus: double dan single. Hal ini dilakukan sebagai penghargaan kepada Spartan yang sudah hadir hari ini. Dapat 2 poin berbeda dalam satu hari.

Penentuan juara double hanya melalui pertandingan saling bertemu, siapa yang mendapatkan kemenangan terbanyak dialah yang jadi juaranya. Untuk double kali ini hanya membagikan poin juara dan runner up saja, sisanya mendapatkan poin R1.

Sementara untuk single, turnamennya memakai sistem gugur dengan rally poin 30.

Digelarnya 2 kali turnamen sekaligus dalam satu hari, tentu saja merubah urutan ranking dan perolehan medali Sparta secara signifikan. 

Untuk double, hanya diikuti oleh 4 pasang 

1. Enthus dan Adi Putra

2. Eko P dan Peter

3. Iyan dan Andre

4. Joshua dan Alex

Sebenarnya yang konfirmasi ada 9 orang, namun karena sulitnya mencari pemain penggenap, dan tidak memungkinkannya digelar peserta challange, maka Pak Iha sebagai orang yang terakhir konfirmasi, dengan berat hati  tidak bisa diikutsertakan turnamen.

Secara tak terduga pasangan Enthus dan Adi Putra keluar sebagai juara, menyisihkan unggulan pertama Iyan dan Andre dan unggulan ke-dua Joshua dan AlexEnthus dan Adi Putra bermain cukup apik dan solid. 

Sementara untuk turnamen single, sesuai dengan prediksi admin. Dimana Andre dan Iyan bertemu dibabak final. Andre berhasil mengumpulkan poin penuh tanpa mengalami satu kali pun kekalahan. Di final dia memupus harapan Iyan menjadi juara single dengan 30-23.

Inilah nama-nama juara minggu ini;

JUARA DOUBLE

Juara 1 Enthus dan Adi Putra

Juara 2 Iyan dan Andre


JUARA SINGLE

Juara  1 Andre

Juara 2 Iyan

Juara 3 Alex /  Adi Putra

Dan dibawah ini adalah catatan rangkaian turnamen minggu ini;

Result turnamen double

Road to final single


Bagan turnamen single

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Selama hidup masalah memang akan selalu ada. Terkadang bikin kesal, kecewa dan marah. Anggaplah masalah itu seperti riak-riak kecil di samudera luas. Jadilah batu karang yang teguh yang tetap berdiri tegak sekalipun selalu didera ombak dan gelombang. Sekian reportase turnamen mingguan Sparta kali ini. Sampai jumpa!!