Powered By Blogger

Minggu, 08 Agustus 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 8 Agustus 2021

 “Hope is wishing for a thing to come true. Faith is believing it will come true. Work is making it come true.”

Dr. Norman Vincent Peale

Kita hidup bukan serta merta berjalan sesuai dengan keinginan kita. Namun hidup kita selalu diatur oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Akan selalu ada takdir yang tidak sesuai dengan keinginan kita.

Semua yang terjadi kepada kita atas kehendak-Nya. Namun bukan berarti kita hanya menunggu takdir dari Tuhan saja tanpa berusaha dan berdoa. Meskipun takdir kita sudah Tuhan atur dan sudah Tuhan tentukan, maka kita harus berusaha dan berdoa.


1. Hanya Tuhanlah Yang Berhak Mewujudkan Mimpi-Mimpi Kita, Namun Meski Begitu Bukan Berarti Kita Harus Menyerah

Jangan hanya karena semua atas kehendak Tuhan, semuanya sudah diatur oleh Tuhan lantas tidak mau berusaha dan berdoa. Meski hanya Tuhan yang berhak mewujudkan mimpi-mimpi kita, kita harus tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkannya.

Kita diciptakan bukan hanya untuk menjalani takdir Tuhan dengan segala ketentuannya. Namun kita juga harus berusaha dan selalu berdoa agar mendapatkan apa yang kita inginkan.

2. Kita Harus Tetap Berusaha Dan Berdoa Tanpa Mengenal Lelah, Hasilnya Kita Pasrahkan Kepada Yang Maha Kuasa

Terlepas dari semua hal yang memang Tuhan telah tetapkan untuk kita. Maka kita pun harus tetap berusaha dan berdoa tanpa mengenal lelah. Entah bagaimana pun hasilnya kita harus selalu berusaha dan berdoa terlebih dahulu.

Setelah kita berusaha dan berdoa maka kita harus pasrahkan kepada Yang Maha Kuasa. Tanpa harus merasa kecewa dan sedih jikalau hasilnya tidak sesuai dengan keinginan kita.

3. Tugas Kita Hanya Berusaha Dan Berdoa Bukan Mendekte Tuhan Harus Mewujudkan Semua Impian Kita

Ketika kita sudah berusaha sekuat tenaga, ketika kita sudah berdoa tanpa lelah. Maka kita harus pasrahkan segala sesuatu kepada Tuhan yang maha kuasa. Apa pun hasilnya jangan pernah bersedih dan teralu kecewa. Tugas kita hanya berusaha dan berdoa, bukan mendekte tuhan harus mewujudkan semua impian kita.

4. Adakalanya Semua Usaha Dan Doa Kita Tidak Sesuai Dengan Hasil Yang Kita Harapkan, Namun Percayalah Bahwa Itulah Yang Terbaik

Karena terkadang usaha kita yang maksiamal dan doa kita yang selalu panjatkan tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Hasil dari usaha dan doa kita tidak seperti yang kita impikan. Maka bersabarlah semua usaha dan doa kita tidak akan pernah sia-sia. Kita harus yakin bahwa hasil dari usaha dan doa kita adalah yang terbaik untuk kita.

5. Yang Terpenting Kita Berusaha Dan Berdoa Aja Dulu, Masalah Hasil Biar Tuhan Yang Menentukan Dan Apa Pun Hasilnya Itulah Yang Terbaik Untuk Kita

Tugas kita hanya sebatas berusaha dan berdoa, bukan mengharuskan tuhan mengabulkan semua keinginan kita. Jika kita sadar tentu kita tidak akan kecewa, tidak akan bersedih karena hasilnya tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Yang terpenting kita berusaha dan berdoa aja dulu, masalah hasil, bairlah tuhan yang menentukan dan apa pun hasilnya itulah yang terbaik untuk kita.

Kembali ke reportase.... Hari ini turnamen mingguan Sparta diikuti 18 orang. Setelah sekian lama melalui masa-masa suram, Sparta mula menggeliat lagi. Semoga hari ini menandai datangnya hari yang cerah dan harapan baru buat Sparta.

Seperti prediksi admin 2 pasangan yang melaju ke final adalah Hadi M dan Reza R serta Christian dan Agung N. Di babak semifinal hampir saja  langkah Hadi M dan Reza  R terganjal oleh pasangan muda Febi dan Desta. Terjadi pertandingan seru dan mendebarkan antara kedua pasangan ini. Febi dan Desta sekalipun beberapa kali poinnya tertinggal, namun mereka tetap semangat. Poin Hadi M dan Reza  R hampir saja tersusul dipepet pasangan Febi dan Desta. Namun apa mau dikata? nampaknya Dewi Fortuna lebih berpihak ke pasangan seniornya. Babak semifinal ditutup dengan 42-40 untuk kemenangan Hadi M dan Reza  R, yang sekaligus memastikan mereka memegang tiket ke babak final. Di babak semifinal lainnya mempertemukan Christian dan Agung N dengan Fatoni dan Adi Putra. Namun faktor kelelahan, Adi Putra yang sebelumnya dipush banyak bermain disektor belakang. Dia bermain sangat apik tapi sekaligus agresif. Hal itu berefek pada saat babak semifinal berlangsung. Adi Putra sampai harus 2 kali membaluri tubuhnya dengan cream dan gel penghilang rasa sakit. Christian dan Agung N akhirnya memenangi laga ini dengan 42-31.

Keseruan di babak semifinal rupanya tidak terjadi lagi di babak final. Nampak seperti antiklimaks. Hadi M dan Reza R bisa dikatakan dengan mudah memenangi game ini. Di babak final Christian dan Agung N takluk dan harus mengakui keunggulan Hadi M dan Reza R dengan 29-42.

Inilah nama-nama juara kita minggu ini;

Juara 1 Hadi M dan Reza R

Juara 2 Christian dan Agung N 

Juara 3 Febi dan Desta / Fatoni dan Adi Putra

Dan dibawah ini adalah result selengkapnya dari Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke 27;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sebagai manusia, tugas kita hanya berharap, percaya dan berusaha. Soal hasilnya kita serahkan pada Tuhan. Karena takdir adalah otoritas dan hak mutlak Tuhan. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa.



Minggu, 01 Agustus 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 1 Agustus 2021

 "Only those who dare to fail greatly can ever achieve greatly."

Robert Kennedy

Hidup bukanlah seperti matahari, yang bersinar sepanjang hari. Hidup juga bukanlah angin yang terus mengembara melintasi musim dan masa. Hidup sederhana saja, ia laksana musim bermekaran bunga, singkat, indah dan pasti akan meluruh. Tak ada bunga di dunia ini yang benar-benar abadi, sekalipun edellweis dari dataran dan puncak gunung tinggi. Semuanya laksana musim, berganti dan terus berganti. Tak ada kemarau sepanjang tahun, tak ada pula hujan seluruh waktu. Hidup punya logikanya sendiri. Kadang panas, kadang hujan. Kadang suka kadang duka. Kadang sehat, dan terkadang sakit. Dalam sebuah kesemapatan, seorang tokoh dunia hiburan Amerika serikat mengatakan :

“ Jika anda menginginkan pelangi, anda harus rela untuk berathan dalam hujan”.


Benar apa yang dikatakannya, untuk bisa sukses, kita harus berani menanggung segala resiko yang terjadi. Sekalipun bertahan dalam hujan atau bahkan badai. Dan dari sinilah segala macam teori, konseptual, keyakinan dan loyalitas kita diuji. Melawan badai berarti membuktikan karakter dan merahnya darah kita. Siapa yang teruji ia akan terus melaju bersama dan siapa yang gagal dan menyerah ia akan terpinggirkan jaman. Berada dalam kisah-kisah masa lalu yang secara perlahan akan terlupakan.

Melewati badai adalah persoalan karakter. Ia tidak muncul dan tumbuh tiba-tiba, dan tidak pula bisa dengan cepat ditularkan pada para pendatang yang baru bergabung kemudian. Karena masalah karakter sesunnguhnya amat lekat dengan kombinasi jiwa manusia. Di dalamnya terforulasi dengan sempurna nilai-nilai dasar keyakinan, pengetahuan, kapasitas, loyalitas serta visi dan tujuan dan motivasi hidup seseorang secara sempurna. Dalam formula tadi, semuanya menyatu secara harmoni. Tidak kurang dan tidak lebih.

Dalam organisasi, maupun individual nantinya, kegagalan bukanlah hal yang harus ditakutkan. Dengan kegagalan kita bisa belajar dan punya pengalaman. Dan dengan pengalaman, kita mampu memberikan nilai terhadap proses yang kita jalani kemudian. Tak ada yang tiba-tiba menang dalam sebuah pertandingan, dan tak ada cerita sukses sebuah organisasi tanpa rentang panjang perjalanan yang dilaluinya. Dan tentu saja dalam perjalanan itu, bisa dipastikan tidak semua laksana jalan tol, mulus tanpa lobang dan kerusakan. Normalnya kehidupan, dalam sebuah proses perjalanan, ada saja satu, dua, atau kesekian akan mengalami ketidaksuksesan atau kegagalan.

Berani menanggung kegagalan adalah jiwa kstaria dan pemberani. Bukan harus lari dan dihindari. Disinilah lagi-lagi karakter menentukan seberapa kuat seseorang bertahan dalam terpaan kegagalan amat menentukan. Ia bertahan atau lari mengindar, keduanya adalah pilihan yang rasional. Siapapun boleh-boleh saja terus bertahan atau memilih keluar dari gelanggang. Tokh, permainan tidak hanya akan kita temui saat ini saja. Dalam waktu dan kondisi yang kurang lebih sama, kita juga pasti akan bertemu dengan sebuah badai yang mengguncang kesadaran kita, memilih bertahan atau lari menghindari kenyataan.

Hadapi bahwa ketidaksuksesan memang terjadi, tetapi ketidaksussesan tidak berarti kita gagal. Ketidaksuksesan hanya berarti bahwa kita harus mencoba lagi. Lagi dan lagi. Pertanyaannya seberapa besarkah keinginan kita untuk sukses? Apakah cukup besar untuk kembali memulai dari awal?

Kisah Abraham Lincoln, barangkali menjadi ilustrasi yang membantu kita untuk belajar bagaimana harus bangkit dari kegagalan. Abraham Lincoln tak diragukan lagi dianggap orang yang berhasil. Bahkan nama Lincoln terukir sebagai Presiden Amerika terhebat sepanjang sejarah. Namun ternyata, Abraham Lincoln meraih kesuksesan ini bukan tiba-tiba, ia demikian panjang melewati sejumlah kegagalan demi kegagalan yang nyaris meruntuhkan semangat dia, namun dengan keteguhannya ia berhasil bangkit dan melewati sejumlah kegagalan. Berikut garis besar riwayat hidupnya :

  • Pada tahun 1816, di usianya yang ke-7, keluarganya didesak untuk keluar rumah mereka dan ia harus pergi bekerja dengan ayahnya untuk membantu keluarga.
  • Pada tahun 1818, di usianya yang ke-9, ibunya meninggal.
  • Pada tahun 1831, ia meninggalkan rumah, memulai sebuah bisnis dan gagal.
  • Pada tahun 1832, ia pindah ke jalur politik dan bersaing untuk kursi legislatif di negara bagian illinois, ia dikalahkan di kotak suara.
  • Pada tahun yang sama (1832), ia kehilangan satu-satunya pekerjaan, yakni sebagai karyawan sebuah toko, karena tokonya tutup. Ia juga gagal masuk sekolah hukum.
  • Pada tahun 1833, Ia meminjam uang dan dengan seorang teman ia membuka sebuah toko dan memulai bisnis baru. Beberapa bulan kemudian, temannyameninggal dan tokonya bangkrut, ia juga berhutang lebih dari 1000 dollar. Ia butuh 17 tahun untuk bisa melunasinya.
  • Pada tahun 1834, ia bersaing untuk kursi legislatif di negara bagian Illinois lagi. Kali ini Ia menang.
  • Pada tahun 1835, seorang gadis yang ia harap bisa menikahinya, Ann Rutledge, tiba-tiba meninggal karena radang otak. Lincoln merasa patah hati.
  • Pada tahun 1836, ia mengalami guncangan jiwa dan harus terbaring di tempat tidur selama 6 bulan.
  • Pada tahun 1837, Ia melamar Mary Owens, seorang kawan lama, untuk menikah dengannya, tapi gadis itu menolaknya.
  • Pada tahun 1838, ia mencoba menjadi juru bicara dewan legislatif negara bagian, tetapi ia dikalahkan.
  • Pada tahun 1840, ia mencoba jadi anggota dewan legislatif kotamadya, tetapi sekali lagi ia dikalahkan.
  • Pada tahun 1843, ia menjadi kandidat untuk anggota dewan kongres, ia kalah lagi.
  • Pada tahun 1846, ia menjadi kandidat dewan kongres lagi. Kali ini ia menang.
  • Pada tahun 1848, ia menjadi kandidat untuk pemilihan ulang dewan kongres, dan ia kehilangan kursinya.
  • Pada tahun1849, ia kembali ke rumahnya di Springfield dan melamar untuk jabatan komisioner kantor pertanahan. Sekali lagi ia tidak berhasil.
  • Pada tahun 1854, ia menjadi kandidat untuk pemilihan anggota dewan senat Amerika Serikat. Ia kalah.
  • Pada tahun 1856, ia mencoba untuk bisa dinominasikan sebagai wakil presiden pada konvensi nasional Partai Republik. Ia kalah dan hanya menerima 110 suara.
  • Pada tahun 1858, ia menjadi kandidat lagi untuk dewan senat, dan ia kalah lagi.
  • Tetapi kemudian pada tahun 1860, Abraham Lincoln memenangkan pemilihan terbesar dari semuanya, yaitu ketika rakyat Amerika Serikat memilihnya untuk masuk ke Gedung Putih sebagai Presiden.

Satu hal yang harus kita lihat dalam gambaran tentang Abraham Lincoln dan semua orang sukses adalah pada kenyataannya merupakan karakteristik orang yang berhasil. Karakter itu pula terlihat pada ketekunan dalam menghadapi kesulitan disertai ketetapan hati untuk mencapai tujuan yang berharga. Tentu saja para pemenang dalam hidup, bukanlah orang-orang yang kebal terhadap perasaan tertekan. Ia juga pastilah merasakan kehilangan akan keinginan untuk terus berusaha. Setiap manusia pasti rentan terhadap perasaan itu, akan tetapi ketetapan hati para pemenang untuk terus berupaya dalam sebuah usaha yang berharga adalah lebih kuat (walaupun perbedaanya tidak jauh) dibandingkan dengan keinginan mereka untuk menganggap perjuangan telah usai dan kemudian menyerah.

Jadi, jangan biarkan ketidaksuksesan mengubur kita hidup-hidup. Jangan biarkan ketidaksuksesan menjadi kegagalan permanen. Ingatlah orang atau organisasi yang sukses adalah orang atau organisasi yang pernah gagal tapi terus mencoba. Jadi, tetaplah terus berusaha.

Kembali ke reportase....  Ketika admin mem-broadcast pengumuman mabar minggu (agenda rutin admin tiap Hari Sabtu, sehari sebelum turnamen mingguan Sparta), admin agak heran, kok tumben tidak ada respon satu orang pun. Ga ada jawaban dari satu oran Spartan pun. Pukul 17.26 baru ada jawaban dari Andre. Pada pukul 23.10 Rizaldi whatsapp admin, menanyakan: "apakah besok ada mabar?" Admin jawab: "ada dong, emang broadcast-an ga masuk gitu?" Rizaldi menjawab ga ada. Admin melihat history chat Rizaldi dan melihat broadcast-an cuma centang satu. Wah gawat, jangan-jangan broadcast-annya pada nyangkut!! Tapi melihat history-history chat Spartan lainnya keliatan pada masuk dan dibaca. Pada pukul 23.38 admin memposting broadcast-an ke WA grup Sparta. Yang respon hanya Joshua, itu pun pada pukul 00.21. 

Next, tolong lebih responsif lagi ya guys. Jawab secepat mungkin jangan nunggu hari H dan last minutes pula. Hal ini membuat admin merasa insecure dan jantungan. Jangan menunggu admin menanyakan dua kali juga ya guys, karena admin rasa sebenarnya broadcast-an itu sudah cukup.

Turnamen mingguan kali ini masih dalam suasana prihatin. Yang konfirmasi 10 orang tapi pada saatnya ada yang cancel ada 2 orang. It's okay, bagaimanapun agenda Sparta harus tetap berjalan. Turnamen mingguan Sparta tetap digelar untuk menghargai para loyalis Sparta.

Mengapa yang hadir sangat sedikit? ada beberapa orang loyalis Sparta yang berhalangan hadir. Alex lagi dinas di Tasikmalaya, Joshua lagi evaluasi pemulihan kesehatannya sambil menunggu hasil check up kondisi tubuhnya, Rama lagi berhalangan,  Hadi M juga lagi tidak bisa hadir, dan lain-lain.

Pasangan Christian dan Adi Putra merajai turnamen kali ini. Mereka sukses menumbangkan semua lawan-lawannya anpa ampun. Sebenarnya admin mengira kalau yang akan keluar sebagai juara minggu ini pasangan Fatoni dan Andre, tapi takdir berkata lain. Seperti para unggulan pertama (ganda putra, ganda putri dan tunggal putra) Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulutangkis pada rontok di babak awal he hehe....

Inilah nama-nama juara kali ini (karea yang ikutan hanya 8 orang, maka yang diambil dan mendapatkan medali hanya juara dan runner up saja);

Juara 1 Christian dan Adi Putra 

Juara 2 Fatoni dan Andre

Dan dibawah ini adalah catatan lengkap turnamen minggu ini; 

Road to final

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan. Tetapi yang terpenting bagaimana kita menyikapinya dan berusaha bangkit dari kegagalan tersebut. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi minggu depan.  Arrivederci. Ci vediamo!!!

Minggu, 25 Juli 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 25 Juli 2021

 “The truth is like a lion; you don’t have to defend it. Let it loose; it will defend itself.”

Augustine of Hippo

MAM Syafii menyatakan: "Saya pasti menang kalau berdebat dengan orang pandai, dan pasti kalah kalau berdebat dengan orang bodoh. Orang pandai akan menerima dengan mudah dalil yang saya sampaikan atau memberikan dalil yang memuaskan untuk saya pahami, maklumi dan terima. Sementara oang bodoh akan terus mendebat saya walau tidak punya dalil dan tidak mau menerima argmen saya walaupun dipenuhi dengan dalil."

Dalam riwayat yang lain disebutkan bahwa Imam Syafii ketika berdebat selalu tersenyum dan berdoa: "Semoga teman debat saya ini memiliki argumen yang benar dan dalil yang kuat." Orang alim seperti Imam Syafi adalah jauh dari kesan ingin menang sendiri dan bahkan menanamkan kesan senang jika menang bersama-sama (win-win solution). Kemenangan adalah ketika kebenaran tampil sebagai pilihan bersama.


Kutipan di atas memberikan pejaran pada kita bahwa orang pandai adalah orang yang mencari kebenaran karena takut terus berada dijalan yang salah, sementara orang bodoh adalah orang yang mencari pembenaran walaupun dirinya jelas-jelas salah.

Kebenaran itu sesungguhnya sangat jelas dan sederhana, yakni ketika sesuatu sesuai dengan dalil-dalil nass (naqly) dan nalar logis akal sehat (aqly). Sedangkan pembenaran itu sangat rumit dan membingungkan karena ia memaksakan suatu dalil dan logika tidak pada tempatnya.

Kebenaran membutuhkan keberanian dan kejujuran. Allah berfirman dalam QS 2: 40: "Dan janganlah kamu campur adukan yang benar itu dengan yang salah, dan kamu sembunyikan yang benar itu pula padahal kamu semua mengetahuinya."

Rasulullah Muhammad Saw menyatakan: "Katakanlah kebenaran walaupun pahit." Firman Allah dan sabda Nabi ini menunjukkan betapa pentingnya kemunculan kebenaran dan betapa mulianya orang yang berani jujur mengungkap kebenaran.

"Mencampuradukkan yang benar dengan yang salah" bisa bermakna tidak memberikan informasi yang utuh demi untuk mengelabui orang lain dan bisa juga bermakna mencampurkan dalil-dalil agama dengan kehendak nafsunya yang negatif.

Sungguh keberanian dan ketegaran di jalan yang benar merupakan suatu anugerah, sementara menyembunyikan kebenaran adalah suatu musibah. Sesungguhnya kita tidak perlu takut menyampaikan suatu kebenaran karena Allah adalah Tuhan Yang Maha Benar yang tidak akan pernah memberikan kemuliaan dan kemenangan hakiki pada pembohong atau penyembunyi kebenaran.

Semua ulama sepakat bahwa mencampur adukan yang haq (benar) dengan yang bathil (salah) adalah suatu hal yang tidak terpuji. Al-Quran dan al-Hadits memberikan prinsip-prinsip atau batas-batas (hudud) yang jelas sebagai pedoman beragama yang baik.

Tegas berada di jalan kebenaran bukanlah suatu kekerasan selama memang tidak disertai dengan ucapan dan tindakan yang keras menyakitkan, sementara mencampuradukkan kebenaran dan kebathilan bukanlah sikap demokratis dan toleran (tasamuh) yang terpuji dan diperbolehkan, bahkan menjadi indikasi kelemahan dan kebodohan.

Kebenaran harus selalu dicari untuk kemudian menjadi pegangan hidup. Kebenaran pada akirnya akan tampil sebagai pemenang. Kebenaran akan senantiasa dikenang dan ditulis dengan tinta emas dalam lembaran sejarah, sementara kebathilan dan kedzaliman akan ditulis dengan tinta darah dan air mata.

Perlu untuk merenungkan firman Allah dalam QS Al-Tawbah: 48-49: Katakanlah, "Sesungguhnya Tuhanku mewahyukan kebenaran. Dia Maha Mengetahui segala yang gaib. Katakanlah, Kebenaran telah datang dan yang bathil itu tidak akan memulai dan tidak (pula) akan mengulangi."

Demikian pula dalam QS Al-Isra:18: Katakanlah (Ya Muhammad): "Telah datang kebenaran dan telah runtuh kebathilan. Sesungguhnya kebathilan pasti akan lenyap." Sungguh ayat ini menjadi motivasi terbaik bagi setiap orang yang beriman untuk tetap setia di jalan kebenaran dengan cara yang benar dan tujuan yang benar. Kebenaran sejati adalah bersatunya niat, cara, waktu dan pelaksanaan dalam kebenaran itu sendiri.

Allah adalah Maha Penyayang dan Pengampun yang selalu memberi kesempatan pada semua hambaNya untuk bertaubat, beristighfar dan kembali ke jalan yang benar yang telah ditetapkanNya. 

Kembali ke reportase... Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-25 yang jatuh tepat pada tanggal 25 di Bulan Juli 2021. Entah kebetulan atau memang sudah takdir, yang menyandingkan angka 25 di hari yang sama.

Turnamen kali ini hanya dihadiri oleh 10 orang Spartan (tepat seperti yang admin katakan; hari-hari berat dan jalan yang terjal masih harus kita lalui). Pada awal drawing diputuskan untuk membagi 2 grup A dan B, dengan catatan yang gugur di grup A masih bisa bertanding di grup B. Namun apa daya, di laga ke-2 babak penyisihan, pasangan Agung K dan Joshua terpaksa harus menghentikan pertandingan karena Joshua mengalami sesak nafas cukup berat, nafasnya sampai berbunyi ngik ngik. Entah karena kecapean atau karena kurang pemanasan atau ada faktor lain. Sudah mencoba istirahat lebih dari 10 menit sambil menghirup udara segar di luar gor dan menggosok badannya dengan minyak kayu putih. namun kondisinya tidak membaik seperti sediakala. Maka diputuskan Joshua mundur dari turnamen mingguan Sparta kali ini. Pasangan Agung K dan Joshua terpaksa harus retired.

Retired-nya pasangan Agung K dan Joshua, memaksa kami untuk menyatukan grup menjadi satu grup saja. It's Okay. Kesehatan dan keselamatan anggota Sparta jauh lebih penting dan dari sekedar sebuah turnamen mingguan. Waktu admin, Andre, Agung K dan Hadi M makan bakso di Jl. Venus, menerima kabar dari Joshua via WA. Dia mengatakan kalau dia sudah sampai di rumah dengan selamat dan kondisinya sudah jauh lebih membaik. Puji Tuhan dan Alhamdulillah.

Alex dan Agung N merajai turnamen mingguan kali ini. Mereka sukses melibas semua lawan-lawannya, tanpa kehilangan satu set pun. Keajaiban terjadi pada runner up kita kali ini, Hadi M dan Rizaldi. Mereka terseok-seok dan hampir kalah secara memalukan dari pasangan Agung K dan Joshua. Tertinggal sangat jauh, namun secara ajaib mereka mengunci poin lawan bahkan bisa menyusul dan membalikan keadaan. Hadi M dan Rizaldi menang 42-40 atas Agung K dan Joshua. Yang jadi catatan penting hari ini adalah tampilnya pemain Puteri Sparta (cewek beneran, bukan cewek abal-abal he he he...), Novica. Novica bertandem dengan Fatoni tampil bagus dan bisa mengeluarkan permainan-terbaiknya. Bahkan mereka hampir saja bisa mengalahkan pasangan Peter dan Andre. Admin memprediksi suatu hari nanti Novica akan menjadi salah satu pesaing tangguh di Sparta.

Inilah nama-nama juara minggu ini;

Juara 1 Alex dan Agung N

Juara 2 Hadi M dan Rizaldi

Juara 3 Peter dan Andre

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari Turnamen Mingguan Sparta tanggal 25 Juli 2021;

Road to final

Update ranking Sparta



Akumulasi perolehan medali Sparta

Kebenaran itu tidak memerlukan pembelaan maupun pembenaran. Biarkan saja, karena pada akhirnya kebenaran sejati itu akan muncul dengan sendirinya dan tak terbantahkan. 

Kita akhiri reportase kita kali ini dengan sebuah quotes dari Boy Chandra: "Kebenaran tak butuh pembenaran manusia mana pun. Ia akan tetap berdiri kembali, meski coba dicurangi berkali-kali".

Sekian reportase kita kali ini. Sampai berjumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya. Tetap sehat dan tetap semangat. Salam olahraga!!!


Minggu, 18 Juli 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 18 Juli 2021

 “Sometimes you don’t realize your own strength until you come face to face with your greatest weakness.”

Susan Gale

Siapa yang sangat menyukai para karkter superhero? Saat kita nonton film yang bertemakan superhero pasti secara nggak sadar kita juga kepengen memiliki kekuatan serupa seperti terbang, bisa mengangkat benda-benda berat atau mengeluarkan jurus-jurus super. Nah ngebahas soal kekuatan super, memang sih secara kasat mata hal itu cuma khayalan, tapi menurut beberapa penelitian ternyata di dalam diri kita ini sebenarnya udah punya kekuatan super, tapi kitanya sendiri aja yang nggak peka, makanya nggak banyak orang yang tahu. 


Biar kita semua tahu kekuatan apa saja yang sebenarnya udah kita miliki semenjak kita lahir, berikut ini ulasannya selengkapnya

1. Memori

Kamu sudah pasti tahu bahwa manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna di muka bumi ini karena memiliki otak serta akal pikiran. Nah, didalam otak manusia ada memori yang berfungsi untuk mengingat sesuatu baik itu kenangan manis, buruk dan sekaligus bisa belajar untuk nggak melakukan kesalahan yang sama di masa lalu. Otak merupan sistem penyimpanan ingatan yang bekerja lebih hebat daripada sistem memori yang pernah diciptakan manusia.

2. Tenaga Super

Manusia normal mungkin hanya akan kuat mengangkat beban sebesar 3 kali berat badannya. Tetapi ada beberapa kasus yang memperlihatkan bahwa ternyata manusia mampu mengangkat beban puluhan bahkan ratusan kali berat badannya. Banyak banget kasus dan kisah yang menceritakan bagaimana seseorang mengangkat beban berat untuk menyelamatkan orang lain. Kasus Tim Boyle di Arizona yang mengangkat mobil untuk menyelamatkan seorang remaja, atau kasus seorang ibu tua bernama Angela Cavallo yang mengangkat mobil yang menindih anaknya, dll. Semua kejadian ini terjadi pada kasus-kasus hidup dan mati. Kita sebenarnya bisa memiliki tenaga super kuat jika berada dalam bahaya, atau situasi hidup dan mati.

3. Echolocation

Echolocation adalah kemampuan milik beberapa hewan yang menggunakan bio sonar. Sonar yang dihasilkan secara biologis dalam tubuh mereka untuk penentuan lokasi, tempat, objek di sekeliling mereka. Lumba-lumba dan kelelawar adalah contoh hewan yang menggunakan bio sonar. Sebenarnya nggak hanya orang buta saja yang bisa memiliki kemampuan ini. Orang normal pun bisa. Bahkan sebenarnya kita melakukannya sehari-hari dalam bentuk yang paling sederhana. Hanya saja mereka harus melakukan latihan bertahun-tahun setiap hari di dalam kegelapan baru bisa memiliki kemampuan ini.

4. Kebal Dari Rasa Sakit

Tubuh manusia mengeluarkan zat bernama Endorphin saat ia sedang senang, rileks, atau dalam keadaan sakit. Zat ini akan menutup simpul-simpul syaraf yang merasakan sakit, sehingga rasa sakit itu berkurang. Ini adalah cara tubuh untuk mengatasi sakit dengan cara alami. Kalau mengerti caranya, manusia dapat mengatur kadar Endorphin ini sesuai dengan yang ia mau, dan dapat menghilangkan rasa sakit secara total lho! Seorang profesor ahli hypnoterapist mampu menghipnotis dirinya sendiri dan menghilangkan rasa sakit saat tangannya dioperasi. Para dokter bedah menggunakan seluruh alat bedah termasuk gergaji kecil untuk memotong tulangnya, tetapi ia nggak merasakan apa-apa. Seorang ahli yang lain juga mampu menghipnotis dirinya sendiri saat ke dokter gigi. Mereka mampu menghilangkan rasa sakit tanpa bantuan pembiusan. Hilangnya rasa sakit nggak bikin kamu kebal loh ya. Cuma sakitnya aja yang hilang.

5. Manipulasi Waktu

Sebuah penelitian yang dilakukan beberapa ahli, memberikan beberapa tes tertulis pada sebuah satuan kepolisian. Dan dari hasil tes itu, semuanya mengaku pernah mengalami kejadian “Bullet time” ini. Kejadian di mana mereka terlibat adu tembak, lalu waktu berjalan begitu lambat seolah-olah semua bergerak dalam slow motion. Hasil penelitian menjelaskan bahwa otak kita bekerja dalam dua mode. Mode pertama adalah rasional, yaitu mode yang kita pakai sehari-hari. Semuanya normal. Mode yang kedua adalah Experiental. Mode ini akan berlaku ketika otak mengalami hal-hal darurat dan diluar dugaan, sehingga otak bekerja dengan cepat, tanpa melewati proses-proses rasional. Seperti melewati jalur khusus yang bebas hambatan. Hal ini membantu tubuh untuk bergerak cepat dan mengambil keputusan dengan cepat. Di dalam keadaan genting, otak punya program khusus yang membuat kamu bisa memanipulasi waktu.

Nah, itulah lima kekuatan super pada manusia yang jarang disadari oleh kebanyakan orang. Jadi nggak perlu mendambaka kekuatan-kekuatan ala superhero padahal didalam diri anda sendiri ada kekuatan yang begitu besar namun jarang kamu manfaatkan lho!

Kembali ke Reportase.... Setelah jeda selama 1 minggu karena PPKM, Turnamen Mingguan Sparta bisa digelar kembali minggu ini. Tentu saja tanpa melupakan protokol kesehatan. GOR ABA pun setiap sessi  mabar selesai melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh ruangan.

Karena masih dalam suasana PPKM, supaya tidak mengundang masalah. Maka parkir motor ditempatkan di dalam ruangan GOR ABA. Dan diusahakan member Sparta tidak membawa kendaraan roda 4.

Yang menjadi unggulan minggu ini adalah antara pasangan Fatoni dan Andre dengan pasangan Nugi dan Christian. Dari hasil drawing mereka berada didalam satu grup di babak penyisihan, yaitu grup A. di babak penyisihan  Fatoni dan Andre sukses memenangkan semua pertandingan, bahkan mereka berhasil mengalahkan pasangan Nugi dan Christian dengan 42-36. Sehingga  Fatoni dan Andre berhasil menjadi juara grup A, sementara Nugi dan Christian menjadi runner up-nya.

Persaingan di grup B, pasangan Rama dan Adi Putra berhasil memuncaki persaingan. 2 kali bertanding dengan poin yang sama dan meraih kemenangan tipis 42-41 atas Ryan Dika dan Hadi M, maupun pasangan Peter dan Philip. Rama dan Adi Putra berhasil menjadi juara grup B, sementara Peter dan Philip menjadi runner up-nya

Hasil drawing babak semifinal mempertemukan pasangan juara grup dan runner up secara silang. Fatoni dan Andre sukses mengalahkan Peter dan Philip dengan 42-22. Dan pasangan Nugi dan Christian berhasil membungkam perlawanan Rama dan Adi Putra dengan kemenangan tipis 42-40.

Babak final mempertemukan kembali pasangan Fatoni dan Andre dengan Nugi dan Christian. Namun kali ini pasangan Nugi dan Christian tampil jauh lebih solid dan minim melakukan unforced error. Tidak demikian halnya dengan pasangan Fatoni dan Andre. Mereka bermain underperform terbaik mereka. Mereka banyak mis komunikasi, sehingga banyak berebutan atau bahkan membiarkan bola-bola dari lawan. Nugi dan Christian secara gemilang mampu membalaskan kekalahan mereka di babak penyisihan grup, sekaligus memastikan menjadi juara minggu ini dengan poin meyakinkan 42-26. Kemenangan Nugi dan Christian kali ini, membuat Christian kembali menyabet posisi  pertama sebagai peraih medali emas Sparta terbanyak tahun 2021.

Inilah nama-nama juara minggu ini;

Juara 1 Nugi dan Christian

Juara 2 Fatoni dan Andre

Juara 3 Rama dan Adi Putra / Peter dan Philip

Dan dibawah ini adalah data selengkapnya dari jalannya turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke 24, 18 Juli 2021;

Road to final

Bagan turnamen

Updatae ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase kita kali ini. Nantikan reportase minggu depan. Semoga kita selalu diberikan kesehatan dan berada dalam lindungan Tuhan YME. Aamiin....


Minggu, 04 Juli 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 4 Juli 2021

"Character is like a tree and reputation like a shadow. The shadow is what we think of it; the tree is the real thing."

Abraham Lincoln

Karakter dan reputasi adalah dua kata berbeda yang sering dipertukarkan orang meskipun ada perbedaan yang jelas antara keduanya dalam arti dan konotasinya. Karakter dapat diartikan sebagai kualitas khas dari seorang individu. Biasanya, jika kita menyebut seseorang sebagai orang yang berkarakter baik, itu menyiratkan bahwa orang tersebut memiliki kualitas dan kehidupan yang baik dengan kode moral dan etika yang baik. Orang ini mungkin memiliki prinsip-prinsip yang baik, yang dianutnya dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, reputasi mengacu pada pendapat umum yang dianut oleh orang lain tentang individu tertentu. Perbedaan utama antara kedua konsep tersebut adalah bahwa walaupun karakter lebih bersifat internal, reputasi agak bersifat eksternal.

Apa Arti Karakter?

Saat memeriksa konsep karakter, itu bisa menunjukkan kualitas spesifik seseorang atau karakter lain dalam sebuah lakon, cerita, dll. Namun, ketika terlibat dalam perbandingan, perhatian akan diberikan pada yang pertama. Seseorang dapat memiliki karakter positif atau karakter negatif. Sudah menjadi sifat manusia untuk menghargai mereka yang memiliki karakter positif dan menganggap mereka sebagai teladan bagi orang lain dalam masyarakat. Untuk memiliki karakter yang baik, seseorang perlu memupuk kualitas tertentu, seperti kejujuran, moralitas, integritas, kesetiaan, kemurnian tindakan, dll.

Namun, penting juga untuk dicatat bahwa seseorang dengan karakter positif berusaha untuk menjadi benar secara moral dalam tindakan dan pemikirannya. Ini bukan karena keuntungan eksternal. Itu adalah sesuatu yang berasal dari dalam diri individu. Diperlukan waktu bertahun-tahun bagi seseorang untuk mengembangkan karakter sepenuhnya. Karakter inilah yang memungkinkan orang tersebut benar-benar bahagia dengan dirinya sendiri. Dalam situasi tertentu, seseorang mungkin tidak memiliki karakter yang baik sepanjang hidupnya, tetapi dapat berubah dari karakter buruk menjadi karakter baik karena beberapa pengalaman dan sebaliknya. Beberapa orang di masyarakat mencoba menyembunyikan karakter asli mereka dari dunia luar. Hal ini dimungkinkan karena orang lain belum memiliki wawasan yang jelas tentang karakter individu sebagai pemiliknya. Di sinilah konsep reputasi masuk.

Apa arti Reputasi?

Reputasi dapat didefinisikan sebagai pendapat orang lain tentang individu tertentu. Dalam pengertian ini, dapat dipahami sebagai gambaran yang dimiliki masyarakat tentang seseorang. Ini menjelaskan bagaimana masyarakat mengharapkan seseorang menjadi. Sama seperti karakter, ini bisa positif atau negatif. Namun, perbedaan antara keduanya berasal dari reputasi yang lebih bersifat eksternal, tidak seperti karakter. Reputasi bisa dibangun bahkan dalam sehari. Misalnya, bayangkan seseorang menjadi korban pelecehan seksual. Hidupnya kemungkinan besar tercemar dengan kejadian itu untuk waktu yang lama. Reputasinya dibangun terkait dengan pelecehan. Selain itu, contoh tersebut menyoroti bahwa karakter individu tidak ada hubungannya dengan reputasi. Sekalipun wanita memiliki bentuk karakter paling murni, dia pasti akan dikritik oleh masyarakat. Karenanya, kami dapat menyatakan bahwa keadaan berpengaruh dalam menciptakan reputasi.

Apa perbedaan antara Karakter dan Reputasi?

• Karakter adalah kualitas khas individu sedangkan reputasi adalah pendapat umum orang lain.

• Karakter membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dibangun sedangkan reputasi dibangun dalam waktu yang sangat singkat.

• Karakter adalah siapa Anda (internal), tetapi reputasi adalah cara masyarakat memandang Anda (eksternal).

• Karakter dibangun melalui upaya individu sedangkan reputasi dibangun oleh orang lain.

• Karakter itu jujur ​​pada diri sendiri, tetapi reputasinya mungkin tidak seperti itu.


Kembali ke reportase.... Turnamen edisi minggu ke-23 diikuti oleh 12 orang Spartan. Dan untuk pertama kalinya admin tidak bisa berpartisipasi dikarenakan kesehatan sedang terganggu (vertigo lagi kambuh). Sekalipun begitu admin tetap datang untuk meninjau jalannya turnamen mingguan Sparta.

Pasangan Hadi M dan Reza R yang difavoritkan hampir semua orang akan meraih medali emas minggu ini. ternyata harus menempuh jalan terjal. Mereka menderita kekalahan di babak penyisihan dari pasangan Christian dan Enthus 39-42, sehingga mereka harus rela berada di posisi runner up grup. Untunglah di babak semifinal mereka bisa bangkit dan membalaskan dendam dan melibas Christian dan Enthus dengan 42-32.

Di babak semifinal lainnya mempertemukan kembali Andre dan Fatoni dengan Naga dan Anjar. Sekalipun perolehan poin di babak semifinal semakin membaik, namun pasangan Naga dan Anjar belum bisa memetik kemenangan.

Babak final yang mempertemukan Andre dan Fatoni dengan Hadi M dan Reza R berjalan cukup seru dan menyuguhkan tontonan yang apik. Saling susul menyusul poin terjadi. Namun admin melihat pasangan Andre dan Fatoni sedikit lebih konsisten dalam dalam menjaga ritme permainan. Dan lebih rapat dalam pertahanan. Rupanya 2 faktor itulah yang membuat pasangan Andre dan Fatoni  secara mengejutkan bisa menumbangkan pasangan favorit minggu ini. Andre dan Fatoni mengunci poin 42-39 dan memastikan diri mereka sebagai jawara minggu ini.

Inilah nama-nama juara kali ini;

Juara 1 Andre dan Fatoni 

Juara 2 Hadi M dan Reza R

Juara 3 Christian dan Enthus / Naga dan Anjar

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari jalannya turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-23;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase kita kali ini. Nantikan reportase-reportase selanjutnya. Tetap sehat, tetap semangat. Jaga terus protokol kesehatan. Sampai Jumpa!!

Minggu, 27 Juni 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 27 Juni 2021

 “Live without pretending, Love without depending, Listen without defending, Speak without offending.”

Drake

Berkata benar ketika tidak ada tekanan tentu mudah saja. Namun, bagaimana sulitnya berkata benar ketika di bawah tekanan kekuasaan dan atasan? Nabi Muhammad SAW berpesan, "Katakan yang benar walau pahit rasanya." (HR Ahmad). Itu punya makna bahwa kebenaran itu harus ditegakkan, bagi dan oleh siapa saja! Kebenaran milik semua orang. Sekali lagi, milik semua orang dan bukan milik mereka yang berkelas, atasan, dan berkuasa saja.

Jika kebenaran di bawah kuasa seseorang, lalu yang benar menjadi salah dan yang salah menjadi benar, itu munafik namanya. Orang munafik ancamannya jelas, yaitu keraknya neraka (QS an-Nisa': 145). Maka, berkata benar itu perlu dilatih sejak kecil. Dibiasakan dan dipraktikkan dalam ruang keluarga dan ruang kantor di mana kita bekerja, tidak hanya dinasihatkan atau diceramahkan saja tapi minus praktik di lapangan. Jika hal ini tidak dibiasakan maka saya yakin tidak semua orang berani berkata benar.

Apalagi jika kebenaran itu menyangkut nasib seseorang baik menyangkut ekonomi, pekerjaan, kedudukan, jabatan, dan kekuasaan, sudah pasti orang akan lebih memilih bersikap aman dengan berkata sebaliknya alias membelakangi kebenaran. Inilah yang saat ini sedang kita saksikan marak bermunculan di mana-mana termasuk di media sosial (medsos), terutama jelang pilkadal (pemilihan kepala daerah langsung). Atas nama kebohongan dengan dibungkus kepura-puraan, orang dengan mudahnya merayu dan membujuk agar mengikuti apa yang dijanjikan. Padahal, sejatinya itu hanya "rayuan gombal tanpa nalar". Di sinilah integritas dan keberanian seseorang diuji.

Untuk apa pengetahuan tinggi, pendidikan tinggi, dan punya pengalaman banyak, tetapi tak mampu dan tak berani berkata benar? Untuk apa? Keberanian bagi orang pandai dan berpengalaman adalah mahkota. Jika tak ada keberanian berkata benar maka sejatinya ia hidup tanpa mahkota. Ia berkuasa tanpa kekuasaan, ia memimpin tanpa kepemimpinan, ia memerintah tanpa pemerintahan, dan ia ada tetapi sejatinya tidak ada.

Efek lanjutannya, kebenaran semakin dibuat absurd alias tidak jelas. Akibatnya, kita akan berada pada kondisi serba kepura-puraan, seperti pura-pura patuh, pura-pura bertindak, pura-pura baik, pura-pura taat, pura-pura melakukan, pura-pura senang, pura-pura mendukung, pura-pura semangat, dan pura-pura lainnya. Jadilah peradaban pura-pura (budaya pura-pura). Hasilnya pun juga penuh kepura-puraan. Kebaikannya pun juga penuh kepura-puraan. Kalau sudah begini, untuk menghentikannya perlu sosok berani berkata benar meski harus melawan atasan dan kekuasaan sekalipun.

Adakah sosok itu? Tentu ada. Hanya, jumlahnya semakin berkurang karena orang akan lebih banyak bermain aman untuk keselamatan hidup dan keluarganya. Karena itulah, melalui kolom ini saya menyeru kepada dunia pendidikan dan keluarga agar mendidik anak dan generasi muda menjadi generasi berani berkata benar dan takut berkata salah. Bagaimanapun, bangsa besar Indonesia harus dipimpin orang-orang yang punya mental berani agar mampu mengantarkan menjadi bangsa yang disegani di dunia. Bukan sebaliknya!

Ingat pesan Nelson Mandela, pejuang pemberani yang sampai saat ini harum namanya karena keberaniannya: "I learned that courage was not the absence of fear, but the triumph over it. The brave man is not he who does not feel afraid, but he who conquers that fear," (Saya belajar bahwa keberanian timbul bukan karena tidak adanya rasa takut, tetapi kemenangan atas (rasa takut) itu. Orang pemberani bukanlah orang yang tidak merasa takut, tetapi dia yang mengalahkan ketakutan).

Kembali ke reportase... Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ini, lumayan seru. Kehadiran si kembar Deris dan Selmi membangkitkan kembali gairah kompetitif di Sparta. FYI; sebenarnya yang konfirmasi hadi minggu ini adalah genap 14 orang. Tapi yang satu orang ghosting. di whatsapp tidak jawab-jawab. Ditelpon ga diangkat-diangkat. Perbuatan seenaknya kaya gitu sebenarnya mencerminkan orang itu tidak bertanggungjawab. Karena membuat jalannya rangkaian turnamen hari ini terhambat. Dan membuat sang partner, yaitu Alex, harus melalui penantian panjang untuk mulai berkompetisi (baru pukul 14.30 Alex bisa turun main, karena harus menunggu pertandingan grup A selesai). 

Ketidakhadiran 1 orang itu, merubah total peta persaingan. Alex yang diperkirakan akan gugur di R1. Justru berhasil menjadi kampiun minggu ini, setelah mendapatkan partner Christian dari hasil undian. Rupanya Pasangan ini mengulang cerita sukses beberapa minggu sebelumnya. Kejadiannya hampir sama, yang berbeda adalah waktu itu Alex yang ada diposisi sebagai challenger dan Christian sebagai peserta yang belum punya pasangan.

Dari babak penyisihan hingga final Alex dan Christian melaju mulus tanpa mengalami satu kali pun kekalahan. Merek sukses melibas lawan-lawannya tanpa ampun. Hanya pasangan Hadi M dan Peter yang hampir membuat mereka keteteran di semifinal, yang ditutup dengan 42-39. Di semifinal lainnya terjadi perang saudara antara si kembar Deris dan Selmi.  Pertandingan dimenangkan oleh Selmi dan Iwan 42-33 atas Naga dan Deris.

Babak final kali ini seperti antiklimaks. Mungkin disebabkan faktor kelelahan. Karena Alex dan Christian menang secara mudah 42-27 dari lawannya Selmi dan Iwan.

Kemenangan Alex dan Christian, menjadikan mereka naik beberapa level secara ranking maupun secara akumulasi perolehan medali. Alex berhasil naik menjadi ranking 3. Sementara Christian naik ke ranking ke ranking 9 dan sekaligus sebagai Spartan yang memperoleh medali emas terbanyak. Congratutaltion!! 

Yang menjadi catatan minggu ini, salah satu kandidat pasangan favorit; Andre dan Nugi, secara mengejutkan tersisih di round 1, karena menjadi juru kunci persaingan grup B. 

Inilah nama-nama Juara Minggu ini;
Juara 1 Alex dan Christian 
Juara 2 Selmi dan Iwan
Juara 3 Hadi M dan Peter / Naga dan Deris

Dan dibawah ini adalah catatan lengkap dari result turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-22 tahun 2021;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa di reportase Turnamen mingguan Sparta episode minggu depan. Keep Calm and Smash Hard!!!






Minggu, 20 Juni 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 20 Juni 2021

 At the end of the day, we must go forward with hope and not backward by fear and division.

Jesse Jackson

Bagaimanapun, setiap orang pasti pernah disakiti, atau mendapatkan pengalaman kelam yang selalu menempel di ingatan. Sakit dan menghantui.

Namun, yang paling penting dari kejadian itu adalah momen saat ini. Momen di mana setiap orang mestinya bisa menghadapi dengan bangkit dan melangkah maju.


Merangkum sejumlah sumber dan psychcentral, setidaknya ada lima langkah besar yang bisa dilakukan untuk menghadapi rasa sakit dan menghantui itu, dan kemudian melangkah maju. 

1. Putuskan untuk merelakan kejadian tersebut. 

Karena bagaimanapun harus disadari bahwa segala seuatu tidak akan berlalu begitu saja. Kita lah yang mesti memulainya untuk merelakan, dengan mengatakan pada diri sendiri 'let it go'.

Keputusan ini juga berarti menerima pilihan untuk itu. Berhenti menyseali atau berduka terlalu dalam akan rasa sakit, apalagi memikirkan setiap detilnya.

2. Ekspresikan rasa sakit, dan rasa tanggungjawab pada diri sendiri.

Dengan mengekspresikan rasa sakit yang dirasa, apakah kepada orang lain atau melalui cara lain seperti menuliskannya di surat atau diary, langkah ini sangat positif dilakukan.

Kita tidak hidup di dunia yang serba hitam dan putih, ada kalanya kita juga punya rasa sakit. Dan patut disadari, ada beberapa bagiannya di mana kita juga bertanggungjawab atas bagian kelam itu.

3. Berhentilah bersikap sebagai korban, dan menyalahkan orang lain.

Menjadi korban memberikan perasaan lebih baik, karena lepas dari rasa bersalah. Namun, sadarilah bahwa itu tidak berlangsung lama, cepat atau lambat diri akan menyadari ada yang salah.  

Di hampir setiap kesempatan, selalu ada pilihan. Apakah memilih untuk merasa lebih baik, atau menyalahkan orang lain untuk merasa lebih baik? Seseorang mestinya bertanggungjawab akan kebahagiaannya sendiri, bukan dengan atau tergantung pada orang lain.

4. Fokus pada apa yang terjadi hari ini.

Setelah tiga langkah di atas, saatnya untuk menikmati apa yang ada saat ini. Kita tidak akan bisa kembali ke masa lampau untuk memperbaikinya kembali. Apa yang dapat dilakukan adalah membuat hari ini menjadi lebih baik dan dinikmati.

Ketika fokus pada apa yang terjadi saat ini, maka akan sedikt waktu untuk menyalahkan diri dan berpikir akan masa kelam di masa lampau. Patut diingat bahwa jika otak dan hidup diisi dengan hal positif, maka yang jelek juga tidak akan mendapat tempat. 

5. Memaafkan. 

Menjadi yang paling utama, baik itu memaafkan orang lain, peristiwa, dan termasuk memaafkan diri sendiri. Mungkin kita sulit untuk melupakan sikap buruk orang lain, akan tetapi setiap orang berhak dimaafkan.

Hanya saja kadang kita keras kepala dan tidak bisa memaafkan. Padahal memaafkan bukanlah tanda kelemahan. Sebaliknya, memaafkan adalah kemampuan besar untuk merelakan hal buruk yang terjadi. Berempati pada orang lain, dan melihat dari sisi yang lain. Yang pada akhirnya adalah membuat diri lepas dari masa kelam dan memulai untuk melangkah ke arah lebih baik. 

Kembali ke reportase...Sesuai prediksi admin minggu ini akan banyak yang absen. Bisa karena efek dari guncangan dari insiden Jumat kelabu. Ada beberapa orang Spartan yang terganggu kesehatannya (ada 3 orang), apapun penyakitnya semoga kalian cepat pulih ya guys dan bisa kembali berlaga di lapangan hijau. Ada juga satu orang yang mengalami trauma mengendarai kendaraan jarak jauh setelah minggu lalu mengalami kecelakaan lalulintas. Bang Joshua comeback stronger ya!!

Seperti perkiraan admin, masa-masa sulit Sparta sudah dimulai. Semoga badai ini akan segera berlalu. It's okay to not be okay, tidak apa-apa menjadi tidak baik-baik saja. Selama kita bisa menyikapinya dengan  bijak, maka kelak kita akan kembali baik-baik saja.  

9 orang bukan angka yang banyak, tapi secara kualitas permainan hari ini tetap tidak berkurang. Sama kerasnya, sama sulitnya dan sama lelahnya. 9 orang memang agak sulit untuk membuat bagannya, jika dibikin 1 grup sangat tidak memungkinkan karena akan ada 1 orang yang harus main 2 kali (yang mendapat challange), dan salah satu partainya akan bertemu dengan dirinya sendiri. Maka diputuskan dibuat menjadi 2 grup. Dan khusus minggu ini, berhubung di grup B hanya diiisi oleh 2 pasang, yang salah seorang pesertanya berasal dari peserta challange. Maka diputuskan penentuan juara 3 harus dipertandingkan lagi dan salah satu semifinalis yang kalah akan dianggap gugur dan hanya mendapatkan poin R1. Karena jika tidak dipertandingkan kembali maka ada kemungkinan runner up grup B yang tidak pernah menang satu kali pun , bisa memperoleh poin semifinal.

Pasangan Dany dan Hadi M, minggu ini sangat mendominasi. Mereka melaju dengan mulus dan menjadi Juara Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-21 tanpa kehilangan 1 set pun dari lawan-lawannya. Rama dan Fatoni yang menjadi runner up grup A harus main sedikit terseok-seok. Rama yang masih didera cidera dan Fatoni yang baru kembali berlaga setelah 3 minggu istirahat total, belum bisa menunjukkan performa terbaiknya. Saat mereka bertemu dengan Alex dan Peter di semifinal, hampir saja mereka harus menelan pil pahit kekalahan. Mereka sempat kalah di set 1 dan di set 2 mereka bisa bangkit dan membukukan kemenangan 42-33 atas rivalnya.Di babak final Rama dan Fatoni menurun performanya. Disinyalir faktor fisik menjadi masalahnya. Perolehan poin mereka sempat tertinggal sangat jauh dari lawannya Dany dan Hadi M. Hampir saja mereka menderita kekalahan di final dengan poin tragis. Namun berkat kegigihan dan pantang menyerahnya, mereka dapat meraup poin demi poin di penghujung babak final. Dany dan Hadi M menduduki puncak piramida juara minggu ini dengan kemenangan manis 42-30.

Inilah nama-nama Juara minggu ini;

Juara 1 Dany dan Hadi M

Juara 2 Rama dan Fatoni 

Juara 3 Alex dan Peter

Dan dibawah ini adalah catatan lengkap dari Turnamen Mingguan Sparta edisi minggu ke-21 tahun 2021;

Road ti final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di turnamen mingguan Sparta minggu depan dengan formasi lebih lengkap. Tetap sehat, tetap semangat. Sampai jumpa dan salam olahraga!!!