Powered By Blogger

Minggu, 26 September 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 26 September 2021

 "If you set out to do something and you give it your all and it doesn't work out, be willing to modify your goal slightly. Have the ability to look in another direction. A small shift could guide you to the real purposes of your life."

Halle Berry

Tidak hanya mengubah cara pandang, kehidupan kita bisa jadi juga akan berubah. Disadari atau tidak, setiap hari kita selalu dihadapkan pada stressor-stressor yang datang dari berbagai sisi, entah itu pekerjaan, kehidupan sehari-hari, pergaulan, atau kegiatan akademik sekalipun. Hadirnya stressor bagi sebagian orang akan menjadi pemicu untuknya bekerja lebih baik lagi, namun bagi sebagian lagi mungkin akan berpikir hidupnya tidak cukup beruntung. Pada dasarnya hal yang mempengaruhi bagaimana kita menghadapi stressor adalah cara pandang kita terhadap stressor tersebut. Di akhir pekan ini, Lampu Edison akan memberikan langkah-langkah bagaimana mengubah cara pandang kita menjadi lebih positif.


1. Berpikirlah secara berbeda. Mulailah langkah pertamamu dengan berpikir secara berbeda, yaitu dengan menugucapkan kata-kata positif pada diri sendiri. Lakukan secara berulang layaknya kata-kata tersebut adalah sebuah mantra bagi diri kita. Meskipun konsep ini bukanlah hal baru, namun masih sangat efektif untuk dilakukan. Bahkan di dunia militer, untuk menanamkan pemahaman dan jiwa kemiliteran yang sama kepada seluruh tentara, mereka menggunakan mars (nyanyian), yel-yel, dan janji/sumpah untuk membantu mengubah pemikiran. Yang terpenting, kata-kata yang dipilih menunjukkan suatu penegasan dan penguatan bagi diri, serta tidak didasarkan pada keadaan yang memang sudah menetap atau terjadi sebelumnya. Misalnya, kalimat seperti “Tidak ada yang harus berubah”, tentu saja itu tidak akan membuat pikiran kita berubah karena tidak ada yang ingin kita ubah. Pilihlah mantra yang spesifik mengacu pada tujuan yang ingin kita capai. Selanjutnya sempatkan waktu untuk mengulangi dan mengkaji ulang mantra tersebut setiap harinya, agar pesan yang ingin kita sampaikan ke dalam pikiran dapat tertanam. Ulangi terus sepanjang hari kapan pun situasi yang menantang hidup itu hadir. 

2. Bertindak beda. Langkah berikutnya, untuk mengubah cara pandang kita, cobalah dengan mengubah hal-hal yang kita lakukan. Meskipun kita sama-sama tahu bahwa tidak mudah untuk mengubah pandangan kita terhadap sesuatu, khususnya bila kita telah melakukan hal yang sama berulang-ulang sebagai rutinitas. Tapi mulailah dengan membuat perubahan kecil dalam hidup. Pilih aktivitas baru yang selalu ingin kita coba, misalnya pergi ke tempat-tempat keramaian yang berbeda dengan yang biasa dikunjungi, melakukan kegiatan volunteer pada lembaga nonprofit, atau bergabung bersama komunitas yang belum sempat kamu datangi. Dengan mengubah atau menghentikan rutinitas kita bahkan untuk hal yang kecil, otak kita akan mendapat stimulus baru dan akan menciptakan jaringan syaraf baru yang akan membantu dalam membuat perubahan. 

3. Kenali dan sadari diri. Banyak orang mungkin memiliki ketakutan untuk mengenali dan menggali pikiran dan emosi mereka sendiri. Mereka justru lebih memilih berfokus pada kehidupan di luar tubuh mereka, seperti kebutuhan orang lain atau tujuan karir yang sudah ditetapkan. Berfokus pada kesadaran diri dapat membantu kita untuk kembali terhubung dengan kebutuhan, hasrat, dan mimpi kita sesungguhnya. Menyadari diri juga dapat membuat kita lebih memahami bagaimana  cara memperlakukan orang lain dan bagaimana rasanya diperlakukan orang lain. Proses ini memang memerlukan waktu yang panjang dan bisa jadi melelahkan, namun dengan memfasilitasi diri untuk meningkatkan kesadaran tentang bagaimana kita, memungkinkan adanya perubahan kehidupan yang lebih besar. Mengidentifikasi suasana hati dan emosi akan memungkinkan bagi kita untuk melakukan penyesuaian. Tanpa memahami penyebab dari apa yang kita lakukan, kita tidak akan dapat mengubah cara pandang diri.

4.Bertemu dengan orang-orang baru. Agar memberikan pemikiran, ide, dan persepsi baru ke dalam hidup kita, temuilah orang-orang dengan pekerjaan, latar belakang, budaya, atau perspektif yang berbeda.  Ketika kita hanya bergaul dengan orang-orang yang pemikirannya sama dengan kita, yang kita dapatkan adalah penguatan tentang apa yang selama ini kita percaya dan pikirkan. Dengan begitu kita juga dengan mudah akan masuk ke dalam “pemikiran kelompok”, yang artinya akan menjadi lebih sulit bagi kita untuk melihat atau mengenali kesalahan, kekurangan, bahkan kebohongan yang selama ini yang menjadi topeng kita. Melakukan langkah ini bukan berarti meminta kita untuk meninggalkan teman-teman lama, tapi cobalah untuk “membumbui” kehidupan dengan beberapa orang atau hal baru. Berinteraksi dengan teman-teman dan rekan baru dapat meningkatkan peluang kita mengenal dengan cara pikir yang baru. Mungkin kita akan sedikit terkejut ketika percakapan kecil yang kita lakukan dengan orang lain nyatanya menggoyahkan pandangan kita selama ini. Itu yang kemudian menjadi hal besar dari memperluas pergaulan kita, bahwa adanya teman-teman baru mampu membuat lingkup pergaulan kita menjadi semakin luas dengan memperkenalkan kita pada orang-orang yang mungkin peluangnya untuk bertemu sebenarnya sangat kecil. Memperluas pergaulan bukan berarti kita harus terbang atau mengunjungi tempat-tempat asing, karena faktanya mereka ada di sekitar kita. Hanya saja bagaimana keinginan kita untuk memulai percakapan dengan mereka, orang-orang yang biasanya kita hindari. 

5. Keluarlah dari zona nyaman. Kita memliki kecenderungan alamiah untuk tetap setia melakukan hal-hal yang lazimnya kita lakukan dan menghindari situasi yang membuat kita tidak nyaman. Meskipun ini cara yang baik untuk terhindar dari situasi yang sulit, namun cara ini juga membuat kita tetap berdiam pada situasi yang menetap. Maka dorong diri kita untuk terlibat dalam aktivitas dan pengalaman baru yang mendorong kita untuk melangkah keluar dari zona nyaman. 

Kembali ke reportase... Minggu ini adalah minggu yang sedikit agak sibuk, karena selain turnamen mingguan Sparta, beberapa orang Spartan mengikuti Turnamen Putra Cup level EE. Jadi admin harus membagi  waktu juga untuk memberi support kepada Spartan yang lagi bertanding (sebelum dan sesudah Turnamen Sparta di GOR ABA admin pergi ke GOR BSD). 

Admin masih deg deg plas saat waktu semakin mendekati pukul 11.00 siang tapi yang konfirmasi baru 9 orang. Untunglah beberapa orang pada konfirmasi secara hampir bersamaan, dan sebelum pengundian ditambah si kembar konfirmasi Hendri dan Handri konfirmasi mau ikutan turnamen. Jadi total yang konfirmasi ada 14 orang. Ada pergantian pemain juga dari Hendra yang berhalangan hadir karena motornya mogok, digantikan oleh Adit Ramadhan. 

Prediksi admin kali ini cukup meleset. Dimana dua unggulan teradas Roganda dan Fauzi Ipik serta Bayu Bima dan Alex terhenti sebagai semifinalis dan runner up saja. Diluar dugaan pasangan Andre dan Peter yang justru membuat kejutan dengan memuncaki turnamen minggu ini. Mereka keluar sebagai juara setelah memenangi semua laga. Terjadi persaingan sangat ketat di grup A dimana 3 pasangan mengantongi 2 kali kemenangan dan satu kali kekalahan. Alan dan Rafly I harus tersingkir karena memiliki selisih poin terendah. Sementara pasangan Bayu Bima dan Alex serta Roganda dan Fauzi Ipik memperoleh selisih poin yang sama persis, yaitu +28. Jadi untuk menentukan juara grupnya adalah dengan melihat siapa yang menang saat head to head.

Dibabak semifinal mempertemukan kembali sesama pesaing dari grup masing-masing pada babak penyisihan. Kedua juara grup kembali mengantongi kemenangan dan melaju ke final setelah menyingkirkan masing-masing runner up grup mereka. Bayu Bima dan Alex mengalahkan Roganda dan Fauzi Ipik. Sementara, Andre dan Peter mengalahkan Fatoni dan Naga.

Di babak final terjadi pertarungan yang cukup sengit. Andre dan Peter bermain sangat lepas dan tanpa beban, sehingga bisa tampil sedikit lebih baik dari lawan mereka. Bayu Bima dan Alex terlihat sedikit tertekan dan tampil under perform. Mereka tidak mampu menunjukkan permainan  terbaik mereka seperti pada saat babak penyisihan maupun semifinal. Set pertama ditutup dengan 21-17 untuk keunggulan Andre dan Peter. Bayu Bima dan Alex sempat mampu menyamakan kedudukan, bahkan memimpin 2 angka di poin 27-25. Namun  Andre dan Peter merubah pola dengan bermain agresif menekan kedua lawannya. Akhirnya final ditutup dengan 42-32 untuk kemenangan Andre dan Peter. Ini adalah medali emas ke-8 untuk Andre dan medali emas ke-2 untuk Peter. FYI: Peter mendapatkan kedua medali emasnya saat bertandem dengan Andre.

Inilah nama-nama Juara kita minggu ini;

Juara 1 Andre dan Peter

Juara 2 Bayu Bima dan Alex 

Juara 3 Roganda dan Fauzi Ipik / Fatoni dan Naga

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen Mingguan Sparta, minggu ke 34  tahun 2021;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking

Akumulasi perolehan medali Sparta

Jangan takut mengubah arah tujuan kita, bila perubahan itu akan membuat hidup kita jauh lebih baik. Sekian reportase kita kali ini. sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya. Tetap semangat dan jadilah pribadi yang hebat. Sampai jumpa!!!

Minggu, 19 September 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 19 September 2021

 “When you start loving yourself and respecting your time and energy, things will change. Get to know your worth, and your value will go up.”

Germany Kent

Pernah gak sih kamu mengkritik dirimu ketika sedang melakukan kesalahan? misalnya seperti hal-hal berikut:

"Gini aja gak bisa, apa sih yang kamu bisa lakuin?"

"Gak guna banget hidup!"

Orang yang memiliki self love berbeda dengan orang yang narsisisme, dimana narsisisme merupakan perilaku orang yang mencintai dirinya sendiri secara berlebihan, mereka cenderung egois dan menganggap dirinya yang paling benar. Sementara orang yang memiliki self love adalah dia yang mampu menghargai dirinya sendiri, mampu berteman dengan dirinya sendiri sehingga ia menjadi individu yang lebih baik untuk dirinya dan orang lain.

Self love menurut Khoshaba (2012) adalah kondisi ketika kita dapat mengahargai diri sendiri dengan cara mengapresiasi diri saat kita mampu mengambil keputusan dalam perkembangan spritual, fisik, dan juga psikologis. Contohnya adalah saat kamu sudah berhasil menerima kekurangan dan kelebihan-mu, fokus terhadap tujuan hidup yang kamu miliki, lalu hidup secara puas dengan usaha yang telah kamu lakukan. Orang yang tidak memiliki self love cenderung akan menghukum dirinya sendiri terus-menerus dengan komentar negatif hingga menggerus harga diri dan membuatnya sulit untuk berkembang setiap harinya.

Kemampuan kamu dalam melakukan self love akan berbanding lurus dengan kemampuan kamu menerima cinta dari orang lain karena orang yang tidak memiliki self love akan sulit menjalin hubungan dengan pasangannya, diakibatkan pikiran negatif yang ada dalam dirinya yang berkata ia tidak yakin apakah ia pantas untuk dicintai, mereka yang tidak memiliki self love akan terus merasa tidak aman dan insecure. Akibat yang ditimbulkan dari perasaan tidak aman ini adalah mereka akan lari dari masalah lalu jatuh tenggelam dalam lautan kesedihan yang tak berujung dan mereka akan cenderung tak memiliki keseimbangan emosi yang mengakibatkan seringnya memiliki konflik dengan orang lain.

Memberikan kritik terhadap diri sendiri memang tidak sepenuhnya salah justru terkadang dengan kritikan itu kamu mungkin bisa menjadi lebih baik dan berkembang kedepannya, namun kritikan negatif yang terus-menerus timbul dan muncul di kepalamu kerap terlalu mendominasi bahkan destruktif. Kritik destruktif yang berkepanjangan ini dapat membuatmu menjadi semakin putus asa, masuk dalam lubang depresi, bahkan tak sedikit yang bisa sampai bunuh diri karena benci terhadap diri sendiri, please kamu jangan sampai seperti itu ya!

4 Langkah Awal Menuju Self Love

Pentingnya kemampuan self love ini antara lainnya dipengaruhi oleh empat aspek yaitu self awareness, self worth, self esteem, dan self care. Keempat aspek ini saling berkaitan satu sama lainnya, jadi bagi kamu yang ingin meningkatkan kemampuan self love maka simak penjelasan keempat aspek berikut ini:

1. Self-Awareness (Kesadaran Diri)

Pertama yaitu self awareness atau kesadaran diri, kamu yang ingin meningkatkan self love terlebih dahulu harus sadar dengan dirimu sendiri. Sadar disini maksudnya adalah kamu harus mengenal dan memahami karakter dirimu, apa yang menjadi kelemahan serta kekuatanmu.

Mungkin terkesannya remeh, tapi aku berani jamin diantara kamu yang membaca ini pasti masih ada yang belum mengetahui tujuan hidupnya apa, personal value mu apa, target lima tahun ingin menjadi apa, hingga pertanyaan paling mendasar seperti makanan kesukaan mu apa, kenapa kamu suka makan itu, dan masih banyak lagi pertanyaan lainnya seputar dirimu sendiri.

Mengenal diri sendiri adalah langkah awal kamu untuk bisa menemukan dan mengembangkan self love-mu. Dengan kamu lebih mengenal dirimu kamu jadi lebih bisa menentukan arah, kemana kamu mau menuju. Layaknya sebuah kapal kamu adalah nahkoda di dalam kapal mu sendiri, bukan orang lain yang menentukan arah kapal mu dan tujuan kapalmu melainkan diri kamu sendiri.

Mengenal diri sendiri bukan berarti egois yang tak mau mendengar pendapat orang lain tetapi dengan mengenal diri ini kamu jadi lebih bisa matang dalam mengambil sebuah keputusan. Dengan begitu kamu bisa lebih mudah dalam menyesuaiakan kondisi emosi dan caramu bersikap kepada orang lain.

2. Self-Worth (Harga Diri)

Self worth adalah suatu prinsip yang dimiliki oleh seseorang ketika ia sudah mengenal dirinya sendiri. Self worth akan hadir ketika seseorang sudah menyadari bahwa dia tidak perlu mengikuti standar penilaian orang lain karena dia sudah mengetahui apa yang menjadi standar untuk dirinya sendiri. Orang yang memiliki kemampuan ini, bisa dipastikan akan memiliki self love yang tinggi dalam dirinya. Karena dengan memiliki self worth sama saja dengan dia sudah menghargai dirinya sendiri apapun keputusan yang ia ambil, dia tidak perlu memenuhi kriteria apapun untuk merasa berharga.

3. Self Esteem (Kepercayaan Diri)

Self esteem berbeda dengan self worth tetapi masih memiliki hubungan. Self Esteem sendiri menurut Santrock (2007) adalah hasil evaluasi kita terhadap diri sendiri, hal ini termasuk dalam penilaian kita terhadap sesuatu yang kita kuasai dan sesuatu yang kurang kita kuasai. Self-esteem kamu dapat meningkat jika kamu memiliki self worth diawal yang baik. Berbagai cara bisa kamu lakukan dalam meningkatkan tingkat self esteem mu diantaranya adalah berhenti membanding-bandingkan dirimu dengan orang lain, berbuatlah baik pada sesama, dan dengan cara mewat diri (Self Care) yang masuk kedalam bahasan kita selanjutnya.

4. Self Care (Perawatan Diri)

Self care adalah suatu tindakan yang dilakukan seseorang untuk menjaga kesehatan dirinya sendiri baik fisik maupun mentalnya. Kamu bisa melakukan berbagai kegiatan yang kamu sukai untuk menjaga kesehatanmu.

Self care sendiri menurut Orem (2001) adalah kegiatan untuk menyeimbangkan hidup dengan memenuhi kebutuhan dalam mempertahankan kehidupan, kesehatan, dan kesejahteraan hidup yang dilakukan individu itu sendiri. Kegiatan yang bisa kamu lakukan diantaranya adalah dengan mendengarkan musik, menonton film di akhir pekan, berolahraga, menghabiskan waktu dengan orang terkasih, dan masih banyak lagi.

Mulai ubah kebiasaan mu mencaci diri dengan lebih mencintai diri sendiri, bisa dimulai dari menerapkan keempat langkah diatas. Jadilah sahabat bagi dirimu sendiri karena seorang sahabat mampu bersifat welas asih serta pengertian ketika kamu dilanda kegagalan dalam menjalani proses di kehidupan.

Seorang sahabat bisa dengan mudah melihat kelemahan mu tetapi sembari mengingatkan sederet kelebihan mu dan yang terpenting adalah seorang sahabat yang baik ia tidak hanya bisa mengkritik tetapi memberi dukungan agar kamu menjadi jauh lebih baik.  Maka mulai saat ini, detik ini ketika kamu selesai membaca artikel ini mulailah untuk melatih dirimu menjadi seorang sahabat atau teman terbaik bagi dirimu sendiri.

Kembali ke reportase... Hari ini turnamen mingguan Sparta kembali diramaikan oleh 14 orang Spartan saja. Itu pun setelah ditambah dua orang pendatang baru: Ahmad S dan Faris. Tapi tidak apa-apa, perjuangan dan pergumulan untuk survive memang tidaklah mudah. Beberapa orang Spartan yang lagi dalam masa penyembuhan seperti Rama dan Joshua juga turut mempengaruhi jumlah kehadiran Spartan. Begitu juga yang ada keperluan yang berhubungan dengan dinas kerja ke luar kota seperti Agung N dan Naga sangat berpengaruh. Selain itu ada juga yang berhalangan karena ada keperluan keluarga, seperti Christian dan Iwan.

Sekalipun hanya 14 orang, tapi tak mempengaruhi keseruan jalannya turnamen. Sebenarnya yang konfirmasi awalnya hanya 13 orang, untunglah Faris ketika dikontak bersedia untuk hadir melengkapi partisipan turnamen mingguan Sparta minggu ini yang masih ganjil.

Seperti prediksi admin dari awal, pasangan Hadi M dan Andre merajai turnamen mingguan Sparta edisi kali ini. Mereka menjadi jawara minggu ini tanpa mengalami kekalahan satu kali pun. Yang meleset adalah prediksi  pasangan yang menjadi runner up-nya, karena beberapa pasang unggulan bertumbangan. Malah ada yang tumbang dibabak penyisihan grup. Yang berhasil menjadi runner up kali ini adalah Fauzi Ipik dan Ahmad S (yang merupakan pendatang baru).

Inilah nama-nama juara minggu ini;

Juara 1  Hadi M dan Andre

Juara 2 Fauzi Ipik dan Ahmad S

Juara 3 Alex dan Adi Putra / Fatoni dan Herdi

Dan dibawah ini adalah result selengkapnya dari turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-33 tahun 2021;

Road to final

bagan turnamen
Update ranking Sparta
Akumulasi perolehan medali Sparta

Jangan terus memikirkan hal lain, tapi kamu juga harus mencintai dan menghargai diri sendiri. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa di episode selanjutnya... Salam olahraga!!!

Minggu, 12 September 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 12 September 2021

 “You can get discouraged many times, but you are not a failure until you begin to blame somebody else and stop trying.”

John Burroughs

Setiap orang pasti hampir semuanya pernah mengalami kegagalan dan punya fase gagalnya masing-masing, banyak orang-orang hebat yang sebelum menemukan kesuksesannya juga pernah mengalami kegagalan. Tak sedikit juga orang yang berhenti mencoba ketika mengalami kegagalan, hal ini yang perlu jadi perhatian kita semua. Karena kegagalan harusnya menjadi titik awal kita untuk bisa memulai kembali dengan langkah yang lebih maksimal lagi.


Jadi jangan jadikan kegagalan menjadi alasan untuk berhenti berjuang. Ada beberapa poin yang telah kami rangkum untuk bisa menjadi dasar kita untuk memulai kembali langkah-langkah ketika mengalami fase kegagalan :

Jika kamu pernah mengalami kegagalan, maka cobalah kembali

Cobalah kembali saat kamu mengalami fase kegagalan, karena bisa jadi langkah kita untuk bisa mencapai tujuan tinggal selangkah lagi. Jadi untuk itu janganlah putus asa ketika kita mengalami fase kegagalan­­­. Kamu ternyata tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi di masa depan. Yang seharusnya kamu lakukan saat ini adalah terus berusaha semaksimal mungkin. Ketika kamu menghadapi kegagalan kamu harus bangkit, karena bisa jadi kegagalan pertama dan kedua hanyalah ujian ringan dalam proses menuju kesuksesan. Ketika kamu memutuskan untuk berhenti hanya karena kegagalan pertama, bisa jadi di masa yang akan datang kamu akan menyesal bahwa ternyata dahulu tinggal selangkah lagi saja kamu akan menjadi orang sukses.

Hal yang perlu kamu ketahui bahwa masing-masing manusia punya jatah suksesnya masing-masing.

Hal ini benar sekali, karena memang setiap orang itu punya bagian kesuksesannya masing-masing. Hanya saja yang membedakannya jalan dari setiap orang untuk mencapai kesuksesan tersebut. Jadi jangan pernah bosan untuk terus mencoba ya.

Pengalaman kegagalan sebelumnya, bisa menjadi pelajaran, membuat rencana sebelumnya menjadi lebih matang.

Kita bisa belajar dari kegagalan yang pernah kita alami, karena dengan begitu kia akan bisa lebih mempersiapkan diri menjadi lebih baik lagi. Setiap dari kejadian yang kita alami pasti akan ada hal-hal yang bisa selalu kita pelajari.

Terlarut terlalu lama dalam keterpurukan bukanlah hal yang dapat dibenarkan. Gagal itu wajar, gagal itu biasa, terpuruk boleh, tapi tidak dengan berlarut-larut. Hei, hidupmu tidak lantas berhenti, bukan? Roda akan selalu berputar, jarum jam akan selalu berdetik, ayam akan selalu berkokok setiap pagi. Benar bukan? Lantas, apa kamu mau tetap begini. Kamu gagal kemarin, gagal juga sekarang. Yang terjadi tak sesuai harapan, semua melenceng dari bayangmu. Tapi bukan berarti kamu akan gagal terus, bukan? Tidak berarti kamu tak akan pernah berhasil. Jadi habiskan­ jatah gagalmu maka kelak  cepat atau lambat nantinya kamu akan menemukan keberhasilan itu sendiri.

Kembali ke reportase... Minggu ini Sparta kedatangan dua orang pendatang baru, dan kedua-duanya melaju ke babak semifinal dan final. Mereka adalah Ferderiko dan Fauzi Ipik (sebetulnya Fauzi Ipik sudah beberapa kali mabar, tapi belum pernah berpartisipas di turnamen mingguan Sparta). Kehadiran mereka cukup memberi warna baru di persaingan papan atas Sparta. 

Finalis Turnamen mingguan kali ini dikuasai oleh dua pasang peserta yang berasal dari grup A. Mereka adalah Fauzi Ipik dan Fatoni yang menjadi juara grup A, serta pasangan Alex dan Roganda yang menempati posisi runner up grup A. Di babak penyisihan Alex dan Roganda menderita kekalahan 34-42 dari Fauzi Ipik dan Fatoni. Namun mereka bukan tipe orang yang mudah menyerah. Ketika bertemu kembali dengan Fauzi Ipik dan Fatoni di babak final, mereka berhasil membalaskan kekalahakan mereka dengan kemenangan dramatis dan selisih poin tipis 42-40.

Pada babak semifinal sebelumnya, secara gemilang Alex dan Roganda sukses menundukkan pasangan Ferderiko dan Hadi M, yang merupakan juara grup B. Sementara Fauzi Ipik dan Fatoni tanpa kesulitan berarti, berhasil membungkam pasangan Asep G dan Reza R di semifinal dengan 42-24.

Ada sedikit catatan menarik minggu ini. 3 medali kali ini, tercatat diperoleh untuk pertama kalinya oleh ketiga orang ini di Sparta. Fauzi Ipik meraih perak, sementara Ferderiko dan Asep G meraih perunggu. Selamat buat kalian ya, guys.

Comeback-nya Roganda ke Sparta, setelah berbulan-bulan balik ke kampung halamannya di Sumatera Utara, Membuat persaingan di Sparta kembali memanas. Tak tanggung-tanggung, minggu ini Roganda meraih dua gelar: Juara 2 di Turnamen Beregu Sparta Sinergi 2021 dan Juara 1 Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-32 tahun 2021.

Inilah nama-nama juara kita minggu ini;

Juara 1 Alex dan Roganda

Juara 2 Fauzi Ipik dan Fatoni

Juara 3 Ferderiko dan Hadi M / Asep G dan Reza R

Dan dibawah ini adalah catatan result turnamen mingguan Sparta minggu ini, disertai dengan update ranking dan akumulasi perolehan medali Sparta;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medal Sparta

R.A. Kartini pernah berkata: "Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang". So, never give up trying to do what you really want. 

Sekian reportase kita kali ini. Tetap sehat, tetap semangat. Sampai jumpa. 

Minggu, 05 September 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 5 September 2021

"Work hard for what you want because it won't come to you without a fight. You have to be strong and courageous and know that you can do anything you put your mind to. If somebody puts you down or criticizes you, just keep on believing in yourself and turn it into something positive".

Leah LaBelle

Mempertahankan semangat untuk dapat meraih cita-cita itu memang bukan hal mudah. Namun, akan selalu ada jalan bagi Anda yang mau berusaha keras dan tidak menyerah pada tantangan hidup. Dilansir dari All Women Stalk, berikut ini adalah 5 tips jitu agar Anda mampu konsisten dalam berusaha meraih cita-cita dan impian.


1. Lakukan apa yang Anda bisa, sekarang!

Menunda-nunda pekerjaan adalah salah satu penyakit yang bisa menghalangi usaha Anda dalam meraih cita-cita. Oleh karena itu, singkirkan sifat malas dan menunda-nunda pekerjaan, dan mulai rancang rencana apa saja yang harus Anda lakukan sekarang juga. Waktu bukanlah milik Anda, jadi jangan sampai menyesal karena Anda menunda-nunda apa yang seharusnya bisa dilakukan hari in.

2. Kesuksesan butuh proses

Keberhasilan tidak pernah datang dengan instan. Ada banyak jalan terjal yang harus Anda lewati agar bisa berada di puncak kejayaan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk melatih kesabaran diri sekaligus mematangkan mental Anda dalam menghadapi kegagalan. Jika semua hanya ada di dalam pikiran Anda, tanpa ada realisasi yang jelas, maka semua hanya akan jadi mimpi di siang bolong bagi Anda.

3. Percayalah pada kemampuan diri

Berhentilah membanding-bandingkan apa yang sudah Anda raih sejauh ini dengan milik orang lain. Tuhan menciptakan manusia berbeda-beda, termasuk dalam urusan prestasi dan pencapaian hidupnya. Anda mempunyai takdir sendiri yang harus Anda temukan, dan itu tentunya tidak akan pernah sama dengan orang lain. Percayalah kepada apa yang bisa Anda berikan untuk diri sendiri.

4. Jangan biarkan pikiran negatif menguasai Anda

Kritik akan selalu datang pada siapapun yang sedang berusaha membuktikan dirinya bisa. Ini normal terjadi dan merupakan pahit manisnya kehidupan. Anda harus pandai memilah mana kritikan yang bisa Anda pakai karena memang diucapkan dengan tulus dan bermaksud membangun. Abaikan kritikan yang terdengar penuh dengki dan hanya akan menjatuhkan Anda. Jadilah pribadi yang bijaksana dalam hal ini.

5. Ingat untuk selalu fokus

Fokus adalah hal yang krusial bagi Anda yang sedang dalam proses pencapaian cita-cita. Untuk itu, Anda perlu membuat semacam sketsa atau diagram rencana jangka panjang dan jangka pendek supaya tetap fokus. Atau, Anda juga bisa berkreasi dengan papan inspirasi, yang berisi tempelan-tempelan gambar orang yang menginspirasi Anda, ataupun gambar lain yang bisa memacu semangat Anda. Yang penting, kendalikan waktu, jangan biarkan dia yang mengendalikan Anda.

Kembali ke reportase... Turnamen mingguan Sparta di awal Bulan September ini diikuti oleh 16 pasang. Yang konfirmasi sebenarnya hanya 12 orang. Tapi on the spot di lapangan ada tambahan 2 pasang Eka M dan Trisna serta Ano dan Axel (sebetulnya ada 1 pasang lagi, tapi mereka mundur setelah pertandingan pertama mereka). Kehadiran mereka turut meramaikan turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-31.

Sesuai prediksi admin pasangan Hadi M dan Alex tampil gemilang dan merebut posisi pertama. Dan kandidat terkuat berikutnya Christian dan Agung K meraih posisi runner up turnamen mingguan Sparta kali ini.

Kedua finalis ini pada babak semifinal kembali bertemu dengan pesaing utama di grupnya masing-masing. Hadi M dan Alex kembali mengalahkan runner up grupnya Fatoni dan Peter, tanpa perlawanan berarti. Berbeda dengan Christian dan Agung K mereka justru menggulingkan juara grup mereka, yaitu Iwan dan Romi. Dan kemenangan ini njadi tiket mereka melaju ke babak final. Just for your information: Penentuan juara grup dan runner up di grup B harus melalui penghitungan selisih poin di antara 3 pasangan: Iwan dan Romi, Christian dan Agung K serta Anggara dan Andre, karena mereka masing-masing meraih kemenangan dan kekalahan yang sama. Anggara dan Andre harus rela tersisih karena selisih poin mereka paling kecil.

Inilah nama-nama juara kita minggu ini;

Juara 1 Hadi M dan Alex 

Juara 2 Christian dan Agung K 

Juara 3 Fatoni dan Peter / Iwan dan Romi

Dan dibawah ini adalah result turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-31 tahun 2021;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Orang yang sungguh-sungguh berusaha keras saja belum tentu berhasil, apalagi orang yang tidak berusaha sama sekali. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa.

Minggu, 29 Agustus 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 29 Agustus 2021

 “Failing doesn't make us a failure. But not trying to do better, to be better, does make us fools.”

Wes Moore

Pernah Gagal Bukan Berarti Kamu Tidak Bisa Sukses. Banyak orang tumbuh dengan pola pikir yang menyatakan bahwa kegagalan adalah hal yang tidak seharusnya didapatkan.

“Kegagalan ibarat sambal. Sambal pasti pedas, tapi kita tidak akan tahu seberapa pedasnya sampai kita mencicipinya. Ia sengaja dibuat untuk menambah nikmatnya sebuah perjuangan.” -Harry Slyman.

Tiliklah petikan quotes dari pengusaha asal Yogyakarta tersebut. Dapat kita artikan secara jelas, bahwa perjuangan akan lebih nikmat ketika berawal dari kegagalan.


Tidak bisa dipungkiri, setiap manusia pasti pernah mengalami kegagalan. Namun, apakah setelah gagal lantas menyerah? Apakah kegagalan akan menjadi akhir dari segalanya? Jawabannya, tergantung bagaimana orang memaknai kegagalan itu sendiri.

Banyak orang tumbuh dengan pola pikir yang menyatakan bahwa kegagalan adalah hal yang tidak seharusnya didapatkan. Hal inilah yang membuat mereka tidak berani untuk memulai kembali, sebab takut dengan risiko gagal yang mungkin terjadi lagi.

Namun, ketika kita memiliki pola pikir untuk selalu meraih kesuksesan, maka kesuksesan tersebut akan datang meski perlahan.

Motivator Indonesia, Mario Teguh pernah mengatakan bahwa sejatinya jika kita menyerah pada kegagalan sekarang, maka kita tidak akan berhasil nantinya.

Jadikan kegagalanmu sebagai penyemangatmu

Kegagalan merupakan batu loncatan untuk menuju kesuksesan. Ketika suatu saat kita gagal, jangan lantas sibuk menyalahkan diri sendiri atau orang lain. Hentikan menaruh pemikiran negatif yang justru membuat kita semakin terpuruk. Berlarut dalam kesedihan, sama saja membuang waktu sia-sia. Jadikanlah kegagalan itu sebagai pendorong yang membuat kita bisa mencapai kata sukses.

Ketika kita membaca biografi orang sukses, tak sedikit dari mereka yang mengawali karier dengan kegagalan. Sebagai contoh J.K. Rowling, penulis novel terkenal Harry Potter. Bayangkan jika dulu J.K. Rowling menyerah setelah naskah ceritanya ditolak penerbit hingga empat belas kali. Tentu tidak ada kesuksesan cerita Harry Potter bukan? Namun, berkat kerja keras dan ketekunannya, hingga kini cerita karya Rowling tersebut bahkan masih menjadi tren di kalangan masyarakat dunia.

Belajar dari hal itu, harusnya kita memiliki sikap pantang menyerah seperti J.K. Rowling. Setelah tenggelam akan terus berenang, setelah tertinggal akan terus mengejar. Meski sulit, ikhlas pun perlu kita lakukan saat menemui kegagalan. Karena sejatinya, Tuhan tidak akan memberi ujian di luar batas kemampuan makhluk-Nya.

Percayalah, kegagalan diciptakan sepaket dengan keberhasilan. Setiap manusia memiliki zona waktunya masing-masing. Kapan gagal, kapan berhasil, kapan jatuh, dan kapan harus bangkit. Oleh karena itu, tetap pada zona waktu kita dan berusahalah keras untuk meraih cita-cita.

Kembali ke reportase...  Minggu ini Turnamen Mingguan Sparta sepoi-sepoi alias sepiiii... Hal ini disebabkan karena: beberapa orang Spartan yang ikutan turnamen Putra Cup, ada acara keluarga, ada urusan pribadi, ada yang lagi sakit (GWS Andre), dan lain-lain. Jadi yang hadir mengikuti tourney mingguan hanya 8 orang saja, itu pun sudah termasuk Fatoni, yamg segera cabut ke GOR ABA, setelah gugur dari Turnamen Putra Cup. Sebenarnya ada 2 orang lagi yang datang, tapi mengingat waktu juga, akhirnya diputuskan mereka hanya mabar saja.

Yang menjadi jawara minggu ini adalah Anggara dan Alex, mereka dengan sukses mengalahkan 3 pasangan lainnya. Selamat buat Anggara yang memperoleh medali emas pertamanya. Sementara yang menjadi runner up minggu ini adalah Adi Putra dan Rizaldi. Sebenarnya yang hampir menjadi kandidat utama runner up ada lah pasangan Rama dan Peter. Hal itu terlihat dari pertandingan Rama dan Peter versus Adi Putra dan Rizaldi. Mereka sudah memimpin poin sangat jauh, 9 hingga 10 poin. Set pertama ditutup dengan 21-13 untuk kemenangan mereka. Namun di 2/3 akhir set ke-dua pasangan Adi Putra dan Rizaldi mampu menyusul bahkan meninggalkan perolehan poin Rama dan Peter. Rama mengalami sakit bahu kanan, sementara Peter sakit bahu kiri. Hal ini menyebabkan pukulan-pukulan merek tidak se-powerful dan seakurat biasanya. Momen inilah yang dimanfaatkan dengan baik oleh Adi Putra dan Rizaldi hingga mereka memenangkan laga ini dengan 42-34.

Inilah nama-nama juara kita kali ini;

Juara 1 Anggara dan Alex

Juara 2 Adi Putra dan Rizaldi

Dan dibawah ini adalah catatan turnamen minggu ini disertai dengan update ranking dan akumlasi perolehan medali Sparta;

Road to final

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali

Kegagalan tidak membuat keseluruhan hidup kita gagal. Kegagalan hanyalah satu episode buat kita introspeksi diri agar pada kesempatan lain kita mencoba lebih baik lagi dan berusaha lebih keras lagi. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa.

Minggu, 22 Agustus 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 22 Agustus 2021

 “Not everything that is faced can be changed, but nothing can be changed until it is faced.”

James Baldwin

Ada hal-hal dalam dunia ini yang tidak bisa kamu ubah sesuai kemauanmu. Jika saja ada hal yang terjadi di luar keinginan, maka yang harus kamu lakukan hanya menerimanya saja. Yang penting, kamu sudah melakukan hal yang benar dan kamu tidak harus jadi sedih hanya karena sekali dua kali kegagalan.


Seharusnya, kamu tidak perlu buang waktumu untuk mengubah 7 hal di bawah ini. Kamu hanya harus fokus pada hidupmu. Kamu tidak akan bisa mengubahnya karena itu memang bukan tanggung jawabmu. Jangan fokus pada hal yang tidak menghasilkan apa-apa.

1. Perasaan orang lain kepadamu.

Perasaan itu tidak dipaksa dan orang lain tidak harus mengubah perasaannya hanya karena kamu tidak menyukainya. Perasaan seseorang adalah milik orang itu. Kamu punya hak untuk perasaanmu, tapi orang lain juga punya hak atas perasaan mereka. Kamu tidak bisa mengubahnya.

2. Karakter orang lain.

Kamu tidak bisa memaksa seseorang untuk melakukan atau berpikir sesuai kehendakmu. Kamu tidak berhak mengatur seseorang seperti halnya mereka yang tidak berhak mengaturmu. Kamu hanya bisa mengatur hidupmu dan mengubah karaktermu sendiri, bukan orang lain.

3. Masa lalu.

Yang telah terjadi tidak bisa kamu ubah. Masa lalu tetap masa lalu. Walaupun itu buruk dan kamu sampai malas mengingatnya, itu tetap tidak bisa kamu ubah. Yang bisa kamu lakukan adalah mempersiapkan masa depan agar masa depan tidak buruk seperti masa lalumu.

4. Perkataan yang sudah kamu ucapkan.

Kamu tidak bisa mengubahnya atau menariknya. Makanya sebelum mengatakan sesuatu, sebaiknya kamu memikirkannya lebih dulu. Kamu harus tahu, bahwa perkataan itu bisa jadi pemicu seseorang melakukan sesuatu yang buruk. Jadi jika kamu mengatakan yang buruk, kamu tidak bisa mengubahnya menjadi baik.

5. Kesempatan yang sudah kamu lewatkan.

Seperti halnya poin nomor tiga, kamu tidak bisa mengembalikan kesempatan itu untuk ada lagi sekarang. Yang telah kamu lewatkan, ya sudah. Itu artinya itu memang bukan diperuntukkan untumu. Belajarlah untuk berlapang dada.

6. Kejadian buruk.

Semua orang pasti pernah mengalami kejadian buruk membuatnya merasa sangat jatuh. Kamu yang pernah mengalaminya, jangan pernah mencoba untuk mengubahnya. Hal itu tidak akan pernah bisa diubah. Kamu hanya perlu belajar darinya. Semua hal buruk yang terjadi padamu adalah untuk membuatmu kuat dan semakin kuat.

7. Apa yang sudah hilang.

Entah seseorang, benda, posisi atau kehilangan apapun yang kamu sangat sayangi, semuanya tidak bisa kamu ubah dan ambil kembali. Jika sesuatu menghilang dari padamu, maka hal itu memang tidak diperuntukkan bagimu. Jangan membuang waktumu untuk menubah apa yang telah hilang darimu.

Jangan membuang waktumu untuk mengubah semua hal di atas. Yang ada, kamu malah akan kehilangan waktumu dan kelelahan. Bukan tanggung jawabmu untuk mengubah semua hal itu. Yang kamu butuhkan hanya fokus dan mengembangkan dirimu saja. Keadaan orang lain adalah tanggung jawab mereka sendiri, bukan kapasitasmu.

Kembali ke reportase... Minggu, tanggal 22 Agustus 2021, Turnamen mingguan Sparta diikuti oleh 18 orang. Ada beberapa orang dari luar kota juga turut berpartisipasi. Sebenarnya yang biasa setia datang di hari minggu, sebagian absen. Untunglah kehadiran beberap rekan dari luar kota, cukup meramaikan suasana turnamen mingguan parta kali ini.

Grup A yang dihuni oleh 5 pasang, relatif grup yaang lebih ringan dibandingkan dengan grup B yang berisi 4 pasang pemain. Dari grup A Frengki S dan Anggara melibas habis semua lawan-lawannya. Ha l itu membuat mereka keluar sebagai juara grup A, diikuti oleh Fachri dan Alex sebagai runner up-nya. Di grup B, Andre dan Reza R mendominsi persaingan grup. Mereka memenangi semua laga di babak penyisihan. Waktu mereka berhadapan dengan Riyan dan Rezki terjadi insiden Rezki terpukul raket milik Riyan di bagian bahunya. Bahu Rezki mengalami memar, sedangkan raketnya Riyan hancur. Kejadian ini menyebabkan pasangan Riyan dan Rezki memutuskan untuk mundur alias retired dari pertandingan, saat kedudukan 24-40. Andre dan Reza R keluar sebagai juara grup, sementara Rizki F dan Hasan menjadi runner up grup B.

Hasil drawing semifinal kembali mempertemukan sesama saingan grupnya.Frengki dan Anggara kembali berhasil mengalahkan runner up-nya Fachri dan Alex. Andre dan Reza R pun sukses kembali menundukkan Rizki F dan Hasan.

Di awal set pertama babak final, perolehan poin Andre dan Reza R langsung melesat meninggalkan Frengki S dan Anggara. Babak pertama ditutup dengan 21-13 untuk keunggulan pasangan Andre dan Reza R. Di awal set ke-dua Frengki S dan Anggara masih keteteran dan poinnya pun masih tertinggal. Namun secara perlahan namun pasti mereka bisa menyamakan kedudukan 36-36. Tapi sayang, moment Frengki S dan Anggara dalam mengumpulkan poin terhenti. Andre dan Reza R  kembali menggila. Dengan permainan apiknya mereka secara simultan kembali mengumpulkan poin demi poin. Mereka tancap gas dan melaju dengan cepat. Hingga babak final berakhir, pasangan Frengki S dan Anggara hanya berhasil menambah 1 poin saja. Title juara memang layak di rebut oleh Andre dan Reza R setelah mereka menutup permainan dengan 42-37.

Inilah nama-nama juara minggu ini;

Juara 1 Andre dan Reza R

Juara 2 Frengki S dan Anggara

Juara 3 Fachri dan Alex / Rizki F dan Hasan

Sekalipun Frengki S dan Anggara hanya menjadi runner up minggu ini, tapi moment ini mencatatkan sejarah Anggara memperoleh medali pertamanya di Sparta. Selamat buat Anggara!!  Minggu ini juga mencatatkan 3 dari 4 orang peraih perunggu adalah tamu dari luar kota. Medali perunggu ini juga merupakan medali pertama buat ketiga orang ini.  Mereka adalah Hasan (Jakarta), Fachri (Jakarta), dan Rizki F (Subang).

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya turnamen hari ini, disertai dengan update ranking dan akumulasi perolehan medali Sparta;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Syukuri semua yang sudah kita miliki dan terimal segala hal yang tidak bisa kita ubah dalam hidup kita, mencerminkan kedewasaan mental kita sebagai manusia. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi dan salam olahraga!!! 

Minggu, 15 Agustus 2021

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 15 Agustus 2021

 “We must develop and maintain the capacity to forgive. He who is devoid of the power to forgive is devoid of the power to love. There is some good in the worst of us and some evil in the best of us. When we discover this, we are less prone to hate our enemies.”

Martin Luther King Jr.

Memaafkan menjadi sebuah kebutuhan bagi seluruh umat manusia. Bukan sekedar sebagai tanda ada rasa bersalah dan pengakuan atas seluruh kesalahan yang telah dibuat. Meminta maaf dan memaafkan juga menjadikan kita sebagai manusia yang penuh dengan kelapangan dan kerendahan hati.

Tentu saja akan banyak orang yang kontra dengan pernyataan ini. Mereka seolah menyangkal memaafkan orang yang bersalah harus dilakukan sekalipun sulit. Tapi bagaimanapun memaafkan sebuah kesalahan tidak sama dengan melupakan masa lalu yang menyakitkan. Tentu saja hal ini tidak bisa disamakan.


Sekalipun emosi menghampiri, membenci orang lain tidak akan membuatmu bisa melangkah tanpa beban lho. Ada beberapa alasan mengapa sekalipun sulit, kamu harus mau memaksa diri sendiri untuk memaafkan orang lain, bahkan terlebih dirimu sendiri.

1. Sadari, tidak ada manusia hidup tanpa kesalahan

Ya, saat kamu menyadari betapa kecilnya dan betapa lemahnya manusia dimata Tuhan, maka kamu akan ingat bahwa tidak ada manusia yang hidup tanpa kesalahan dan dosa. Kamu mungkin sangat marah kepada orang lain yang menyakitimu. Kamu pun mungkin sudah ada pada batas di mana kamu membenci mereka karena kesalahan mereka. Tapi apakah itu membuatmu lega?

Saat kamu membenci mereka dan marah berkepanjangan, kamu telah melupakan satu hal. Mereka sama denganmu, kamu pun sama dengan mereka. Manusia yang bisa kapan saja melakukan salah dan dosa. Mungkin kamu hanya melihat mereka saat mereka melakukan salah. Tapi kamu lupa betapa besar dan berharganya mereka yang juga sempat berbuat baik padamu.

Jangan menutup hati hanya karena rasa marah dan kekesalan atas kesalahan yang ia lakukan. Kamu pun suatu saat akan melakukan kesalahan yang sama, dan berjuang mendapatkan kata maaf dari orang lain.

2. Menyimpan amarah dan dendam membuatmu tertekan sepanjang hidup

Hal ini mungkin saja bisa kamu alami, kapan saja dan entah dengan siapa saja. Kamu mungkin merasa marah dan membenci akan memberikan efek jera pada pelaku yang menyakitimu. Tapi kamu perlu tahu, efek terburuknya ada pada dirimu yang justru akan semakin tertekan sepanjang hidupmu.

Kamu akan selalu teringat salah dan mengingat betapa marahnya kamu padanya. Kamu akan semakin mengingat bagaimana rasa sakit hatimu, bukan berusaha mencari cara supaya lukamu sembuh dan kamupun hidup tenang.

Kamu seolah sudah bebas dan bahagia saat tak memberikan kata maaf kepada mereka. Namun sesungguhnya ini menyiksa dirimu sendiri. Kamu lebih menutup diri dari kenyataan dimana kamu pun ingin memaafkan daripada menyimpan dendam.

3. Jangan membiarkan dirimu diliputi perasaan dan pikiran negatif

Saat kamu bergumul dengan pikiran dan perasaan negatif, di situlah kamu akan terus menerus memiliki pikiran negatif tentang hidupmu. Rasa curiga kepada orang lain, kekhawatiran atas kondisi dan keadaan di masa depan, bahkan kerasnya hatimu akan membuatmu menjadi manusia sombong yang tidak bisa memaafkan orang lain lagi.

Sekali kamu membenci dan memendam amarah kepada orang lain, maka di situlah kamu pun menanam benih pemikiran dan perasaan negatif untuk banyak hal. Sampai akhirnya kamu siap dan rela memaafkan dan menerima keadaan. Kamu akan tetap memikirkan perlakuan buruk, amarah dan rasa bersalahnya padamu.

4. Memaafkan akan membuka pintu silaturahmi yang lebih baik lagi

Tidak ada yang mengelak, memaafkan orang lain yang bersalah padamu justru membuka pintu silaturahmi yang lebih luas lagi. Kamu dan dia yang pernah dekat dalam hubungan pertemanan dan menjauh karena sebuah kesalahan, akan kembali merasa saling membutuhkan saat kalian menyadari betapa pentingnya sebuah kata maaf.

Saat bersalah, maka mintalah maaf kepada mereka yang kamu sakiti. Saat kamu disakiti, jangan tutup hatimu hanya karena luka yang sesungguhnya bisa sembuh oleh dirimu sendiri. Bukalah pintu maafmu kepada dia yang sudah berusaha menghilangkan ego untuk meminta maaf padamu. Jadilah manusia dengan hati yang lapang, meski kamu akan mengingat luka itu, setidaknya kamu sudah melepaskan beban yang ada di dalam hatimu.

5. Kesehatanmu juga semakin prima saat kamu ikhlas memaafkan

Tahukah kamu, jutaan sel di dalam tubuhmu akan bereaksi setiap kali otak dan hatimu melakukan sesuatu baik positif maupun negatif. Bayangkan saja saat kamu marah, sudah berapa sel di dalam tubuhmu yang rusak dan membuatmu menjadi kehilangan keseimbangan dalam menjaga kesehatan.

Banyak organ di dalam tubuhmu yang akan menerima dampak buruknya. Kamu menjadi lebih mudah stres secara mental dan sakit secara fisik. Dari sinilah, jangan memendam sesuatu hal yang negatif di dalam dirimu. Bahkan jika masih sulit memaafkan orang lain karena kamu masih seringkali kesal saat melihatnya. Cobalah memaafkan mereka saat kamu memikirkan dirimu sendiri. Bukan untuk mereka, tapi untuk dirimu sendiri.

6. Kamu semakin termotivasi untuk berprestasi dan sukses

Saat kamu tahu melepaskan emosi negatif akan membuat aktivitas di dalam hidupmu menjadi baik, di sinilah kamu akan lebih mudah menerima banyak motivasi dan kekuatan dari orang lain yang mendukungmu. Kamu semakin termotivasi untuk berprestasi di tempatmu bekerja maupun menempuh pendidikan. Kamu tidak akan diliputi oleh pikiran dan perasaan dendam kepada orang lain.

Ingat, marahmu itu wajar jika kamu tahu kapan dan bagaimana kamu harus melampiaskan dan menyelesaikan semua urusanmu. Jangan hanya memendam karena gengsi memberikan maaf lebih dulu. Kamu berhak untuk bahagia tanpa pikiran negatif itu.

7. Kamu tahu arti bahagia tanpa semakin menyakiti diri sendiri

Dari sinilah, kamu semakin tahu dan terlatih untuk membahagiakan dirimu sendiri. Tidak perlu menutupi rasa sakit dan rasa amarahmu. Kamu hanya perlu mengingat betapa bahagianya kamu hidup tanpa bayang-bayang dendam kepada orang lain.

Memaafkan orang yang bersalah kepadamu bukan hanya membuat mereka terlepas dari rasa bersalah, tapi membuatmu semakin bersyukur karena kamu masih diberi kelapangan hati untuk memaafkan orang lain.

Jadi, sudah siap untuk memaafkan orang yang selama ini menyakitimu? Oh iya, jangan lupa ya untuk memaafkan dirimu sendiri lebih dulu. Lepaskanlah dirimu dari semua rasa bersalah akan masa lalumu.

Apa pun dan bagaimana pun lukamu berkembang dan menyiksamu saat ini, cobalah untuk memaafkan dan berjuanglah menerima bagaimanapun keadaanmu.

Kembali ke reportase... Turnamen mingguan Sparta edisi Minggu ke-28 diramaikan oleh 14 orang Spartan. Grup A menjadi grup neraka karena dihuni oleh para pemain terbaik Sparta. Sementara grup B boleh dibilang grup santuy he he he...  Christian dan Hadi M keluar sebagai juara grup A, sementara Alex dan Rizaldi menjadi runner up-nya. Di grup B Andre dan Adi Putra merajai persaingan di grup B. Mereka memastikan diri sebagai juara grup, Pasangan Naga dan Peter menjadi runner up grup B.

Dari hasil drawing untuk babak semifinal, kembali mempertemukan juara dan runner up grup masing-masing. Para juara grup dengan sukses kembali menyingkirkan para runner up-nya, yang merupakan saingan di grupnya masing-masing.

Di babak final mempertemukan pasangan Christian dan Hadi M dengan pasangan Andre dan Adi Putra. Pada set pertama Andre dan Adi Putra bermain sangat apik dan rapih. Mereka mampu mementahkan serangan-serangan dari Christian dan Hadi M. Mereka bahkan sepanjang set pertama secara konsisten memimpin perolehan poin dengan selisih 2 hingga 3 poin. Namun pasangan Christian dan Hadi M terus mengejar ketertinggalan mereka hingga menyamakan kedudukan 16-16. Kemudian terjadi saling susul poin dan kembali terjadi poin 18-18. Akhirnya Christian dan Hadi M menutup set pertama dengan 21-19. Di awal set ke-dua Adi mengalami gejala kram dan sempat meminta break untuk mengolesi badannya dengan gel pereda nyeri. Gangguan di tubuh yang lumayan mengganggu performa dia di lapangan.  Pererolehan poin masih cukup ketat. Tapi akhirnya secara perlahan namun pasti Christian dan Hadi M merenggangkan jarak perolehan poin. Set kedua ditutup dengan 42-35 untuk kemenangan  Christian dan Hadi M. Kemenangan kali ini mendongkrak posisi Hadi M menjadi peraih medali emas terbanyak ke-2 menggantikan posisi Andre. dan Christian makin mengukuhkan diri sebagai peraih medali emas terbanyak sejauh ini. Ranking Hadi M juga naik satu anak tangga menjadi ranking ke-4, menyenggol posisi Alex harus terjun ke posisi 5, dengan selisih tipis 60 poin saja.

Inilah nama-nama juara kita minggu ini;

Juara 1 Christian dan Hadi M

juara 2 Andre dan Adi Putra

Juara 3 Alex dan Rizaldi / Naga dan Peter

Dan dibawah ini adalah result selengkapnya dari turnamen kita kali ini, disertai dengan update ranking Sparta dan akumulasi perolehan medali Sparta;

Road to final

Bagan turnamen

update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Manusia adalah tempatnya khilaf dan salah, jadi sudah sepatutnya kita bisa membuka hati untuk saling memaafkan. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi dan salam olahraga!!!