Powered By Blogger

Minggu, 19 Maret 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 19 Maret 2023

 “Find a victory in every defeat to remain hopeful and find a defeat in every victory to remain humble.”

 Orrin Woodward

Tuhan menciptakan segala sesuatu indah adanya. Sebagai makhluk istimewa, Tuhan menganugerahkan cipta, karsa, rasa, dan asa pada manusia. Cipta berkaitan dengan kekuatan pikiran untuk merancang atau membuat sesuatu. Karsa merupakan semangat atau dorongan dalam diri manusia untuk berbuat sesuatu. Rasa erat kaitannya dengan kekuatan hati manusia untuk menanggapi sesuatu, sedangkan Asa adalah semangat atau dorongan dalam diri manusia untuk menggapai sesuatu.

Tidak ada manusia yang hidup tanpa harapan dan cita-cita, meski perjalanan meraih cita-cita tidaklah semudah membalik telapak tangan. Tak jarang di tengah perjalanan menggapai cita banyak kerikil dan duri yang menghadang. Namun, jika perjalanan dilakukan dengan penuh semangat, doa, dan kesungguhan hati, apa yang menjadi harapan pasti akan diraih. Ketika cita-cita telah diraih, rasa bangga dan bahagia pasti ada. Namun, satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah tetap rendah hati dan bersyukur. Apa yang sudah diraih bukanlah semata-mata usaha kita sendiri. Banyak pihak yang mendukung dan mendoakan.

Supaya kita tidak menjadi pribadi yang sombong dan selalu memiliki pribadi yang rendah hati, berikut cara yang dapat kita lakukan.

Cara mengembangkan sikap rendah hati

Inti dari rendah hati adalah melihat sosok diri sendiri dengan proporsi yang tepat. Tidak terlalu berlebihan menjadi sombong maupun terlalu kurang yang berakibat rendah diri. Dalam meracik sikap rendah hati, ada tiga hal yang perlu dipadukan:

  1. Kesadaran atas kelebihan dan kekurangan
  2. Keterbukaan menerima kritik
  3. Empati terhadap orang lain

Bagaimana cara mewujudkan sikap rendah hati? Berikut langkah-langkahnya:

1. Jangan lelah meminta kritik

Ada kalanya seseorang merasa apa yang dikerjakannya sudah “sempurna” hanya karena tidak mendengar kritik atau masukan dari orang lain. Untuk mewujudkan sifat rendah hati, lakukan hal yang sebaliknya. Kita bisa minta kritik atau masukan dari orang yang terdekat sekaligus jujur. Jangan ragu menanyakan apakah kita sudah rendah hati, apa kelemahan, dan apa yang perlu dilakukan agar menjadi sosok yang lebih empati. Dengan menanyakan hal-hal ini, bisa diketahui seberapa area yang bisa dikembangkan dari sifat yang dimiliki selama ini.

2. Jangan membela diri

Secara alami, ketika seseorang mendapatkan kritik atau masukan akan merespons dengan pembelaan diri. Tahan untuk tidak melakukan ini. Meski kritik atau masukan yang didengarkan tidak menyenangkan, cari waktu untuk menghadapinya sebagai momen untuk belajar dan bertumbuh. Pahami betul bahwa untuk mewujudkan sifat rendah hati, perlu waktu dan usaha yang konsisten. Terbukalah untuk belajar dan menerima masukan dengan ikhlas. Merespons masukan dengan pembelaan diri justru tidak akan efektif.

3. Empati terhadap orang lain

Akar dari kerendahan hati adalah rasa empati terhadap orang lain. Ada dua bagian krusial dari rasa empati, yaitu kemampuan untuk melihat sesuatu lewat perspektif orang lain sekaligus menghormati keberadaan orang lain. Dengan membangun rasa empati, di saat yang sama sifat rendah hati akan terbentuk. Kita dapat berlatih untuk memposisikan diri sebagai orang lain. Dengan cara ini, empati bisa memecah pola terlalu fokus pada diri sendiri dan membuat seseorang bisa lebih terkoneksi dengan orang lain. Nah, dalam jangka panjang, hal ini akan berdampak positif bagi hubungan dengan orang lain.

4. Tak segan bertanya

Berlatih menjadi sosok yang rendah hati artinya tak segan memposisikan diri sebagai orang yang perlu belajar lebih banyak hal. Jangan segan untuk bertanya. Paradigma lama bahwa bertanya akan membuat seseorang tampak bodoh haruslah dihapus. Hal yang terjadi saat ini adalah sebaliknya, bertanya akan memberi ruang bagi orang lain untuk berpartisipasi hingga akhirnya berdiskusi. Tak menutup kemungkinan satu pertanyaan sederhana bisa membawa perubahan besar. Ini adalah bagian dari sifat rendah hati karena tidak merasa serba tahu segala hal.

5. Menjadi pendengar yang baik

Menjadi pendengar yang baik merupakan langkah awal yang perlu dilakukan jika ingin memiliki sifat rendah hati. Tentu untuk bisa menjadi pendengar yang baik, perlu respek terhadap orang yang berbicara. Setiap orang memiliki perspektif yang sama-sama berharga. jadi, sebaiknya kita tidak menilai seseorang hanya dari penampilan luarnya saja atau sekadar dari jabatannya di kantor. Siapapun dia, bisa jadi memiliki opini atau pengalaman yang berharga untuk orang lain.

6. Sadar diri

Setiap orang di dunia ini adalah bagian dari alam semesta yang begitu besar. Ibaratnya, sadar diri bahwa kita bukanlah pusat dari alam semesta. Dengan menanamkan pola pikir ini, seseorang tak akan lagi merasa paling penting atau egois dan semakin bisa menghargai keberadaan orang lain.

7. Jangan mengharapkan apresiasi

Untuk menjadi rendah hati, kita sebaiknya berbicara sesedikit mungkin hal tentang diri sendiri. Dengan cara apapun, mulai dari pamer terang-terangan hingga humblebrag yaitu pamer yang dibungkus dengan kerendahan hati palsu. Dengan demikian, tak akan ada harapan untuk mendapat apresiasi atau pujian dari orang lain.

Memang tak mudah untuk memiliki sifat rendah hati. Perlu konsistensi dan tekad yang begitu kuat. Terlebih jika lingkungan sekitar sibuk memamerkan kelebihan dan ego masing-masing, akan semakin sulit mewujudkan kerendahan hati. 


Kembali ke reportase... Turnamen mingguan Sparta minggu ini diikuti oleh 24 orang Spartan. Peta kekuatan dari drawing babak penyisihan kali ini, boleh dibilang cukup merata. Tidak ada yang terlalu menonjol dan tidak ada yang terlalu lemah. 

Yang menjadi catatan pentiing minggu ini adalah kehadiran seorang pendatang baru perempuan tapi punya skill mumpuni diatas rata-rata. Dia adalah Imtiyaz, mahasiswa Unpad teman Daeng. Tak heran bila performa dia yang bagus saat bertandem dengan Rizaldi, membuat pasangan ini meduduki podium teratas Turnamen Sparta minggu ini.

Babak penyisihan, mengerucutkankan 4 pasang juara grup dan 4 pasang runner up grup. Dibawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil melaju ke babak delapan besar;

Grup A, Juara grup: Razaq dan Ilham Dwi, runner up grup: Adi N  dan Lucky 

Grup B, Juara grup: Apin dan Nugi, runner up grup:  Daeng dan Icup

Grup C, Juara grup: Peter dan Faisal R runner up grup: Ardhi dan Roganda

Grup D, Juara grup: Imtiyaz dan Rizaldi, runner up grup: Alfin dan Romi K

Drawing quarterfinal mempertemukan 2 pasangan secara menyilang, dan 2 pasangan lainnya kembali bertemu dengan kompetitor grupnya. Keempat juara grup, semuanya lolos ke babak semifinal setelah  mengalahkan para runner up grup. 

Pada bagan atas babak semifinal, Imtiyaz dan Rizaldi meraih kemenangan telak 42-24, atas lawannya Adi N  dan Lucky. Kemenangan ini membuat mereka  melenggang ke babak final tanpa kesulitan yang berarti.  Cerita berbeda terjadi di bagan bawah semifinal. Dimana secara mengejutkan pasangan Apin dan Nugi kalah 36-42 dari pasangan Peter dan Faisal R. Kedua pasangan ini harus menjalani laga seru dan sangat ketat, sebelum berakhir untuk kemenangan  Peter dan Faisal R.

Pada babak final, pertemuan antara Imtiyaz dan Rizaldi  versus Peter dan Faisal R menyajikan pertandingan dengan intensitas rendah tapi tetap berkualitas. Tidak banyak smash-smash keras muncul. Permainan banyak menyajikan placing-placing cantik. Set pertama dibuka oleh  Peter dan Faisal R dengan langsung tancap gas. Mereka langsung leading dalam mengumpulkan pundi-pundi poin. Sempat mempimpin 8-4, lalu kedudukan disamakan 8-8 dan keadaan berbalik Imtiyaz dan Rizaldi memimpin 15-12.  Lalu disamakan kembali 15-15 oleh Peter dan Faisal R. setelah itu Peter dan Faisal R tancap gas lagi hingga set pertama ditutup 21-18 untuk keunggulan sementara mereka. Pada set ke-2 terjadi penurunan stamina yang cukup signifikan dari Peter,yang kurang tidur karena begadang nonton All England, ditambahdengan suhu yang sangat panas di GOR ABA. Di pertengahan set ke-2 Imtiyaz dan Rizaldi  mulai memimpin dalam perolehan poin. Tertinggal beberapa poin Peter dan Faisal R tidak begitu saja menyerah. Mereka terus berusaha memberikan perlawanan terbaik. Namun apa mau dikata, mereka harus menerima kekalahan dengan lapang dada. karena Imtiyaz dan Rizaldi di poin-poin krusial relatif bermain lebih safe. Sementara lawannya, terutama Peter, banyak unforced error.  Babak final ditutup dengan 42-38 untuk kemenangan Imtiyaz dan Rizaldi.

Inilah nama-nama juara Turnamen mingguan Sparta edisi Minggu, 19 Maret 2023;

Juara 1 Imtiyaz dan Rizaldi

Juara 2  Peter dan Faisal R

Juara 3 Razaq dan Ilham Dwi / Apin dan Nugi

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-11 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Confucius pernah berkata: "Manusia unggul selalu rendah hati saat berbicara, tetapi selalu luar biasa dalam tindakan."  Jadilah manusia hebat tapi tetap rendah hati. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportse selanjutnya. Never stop hitting the shuttlecock!!!


Minggu, 12 Maret 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 12 Maret 2023

 “We are what we repeatedly do. Excellence, then, is not an act, but a habit. 

Aristotles

Filsuf Yunani, Aristoteles, berkata “Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang.”

Pada dasarnya, karakter kita merupakan gabungan dari kebiasaan-kebiasaan kita. Kebiasaan adalah faktor yang kuat dalam kehidupan karena kebiasaan bersifat tetap dan sering kali merupakan pola yang tidak disadari. Kebiasaan secara terus-menerus, setiap harinya, mengekspresikan karakter kita dan menghasilkan keefektifan atau ketidakefektifan kita.


Kebiasaan adalah perilaku yang dilakukan secara berulang-ulang tanpa melalui proses berpikir karena perilaku tersebut adalah respon terhadap sesuatu yang umumnya adalah perbuatan sehari-hari. Setiap manusia memiliki kebiasaannya masing-masing, kebiasaan itu bisa terpetakan dalam dua hal, yakni kebiasaan baik dan kebiasaan buruk. Stephen R. Covey dalam bukunya 7 Habbits of Highly Effective People memaparkan kepada pembacanya ada 7 kebiasaan manusia yang bisa dipraktekkan agar hidup bisa lebih produktif dan efektif, yang secara garis besar terbagi menjadi 3 golongan, yakni kebiasaan yang berhubungan dengan diri sendiri, kebiasaan yang berhubungan dengan orang lain, serta kebiasaan untuk mengembangkan keahlian diri.

Self Mastery

1. Proaktif (Be Proactive: Principles of Personal Choice)

Ketika kita menginginkan kesuksesan dalam karir, maka kita dituntut untuk proaktif menentukan apa yang ingin dicapai, kemudian menyusun cara apa saja yang bisa dilakukan agar tujuan tersebut dapat tercapai. Keinginan, cita-cita ataupun tujuan yang ingin dicapai harus dibarengi dengan usaha, tidak bisa hanya diam duduk manis menunggu datangnya kesuksesan, harus ada upaya-upaya proaktif yang dilakukan agar sampai pada tujuan.

Orang yang proaktif biasanya sangat mengenali yang namanya rasa tanggung jawab. Mereka tidak menyalahkan keadaan, kondisi atau pengkondisian untuk perilaku mereka. Perilaku mereka adalah produk dari pilihan sadar mereka, berdasarkan nilai, dan bukan produk dari kondisi mereka.

“You create your own destiny. You design your own history.”

2. Menentukan tujuan yang ingin dituju (Begin with the End in Mind: Principles of Personal Vision)

Dengan menentukan tujuan yang ingin dituju, kita akan memilah-milah langkah yang akan ditempuh, apakah langkah tersebut akan membantu kita mencapai tujuan atau tidak. Jika tidak, sebaiknya tinggalkan dan cari langkah atau perbuatan yang lebih efektif untuk mencapai tujuan. Intinya dengan menentukan tujuan di awal itu akan meminimalisasi langkah yang tidak perlu untuk mencapai tujuan.

 3. Dahulukan yang menjadi prioritas (Put First Things First: Principles of Integrity & Execution)

Buatlah daftar pekerjaan yang penting untuk dilakukan setiap minggunya, dan lakukan review harian pada daftar tersebut. Selalu utamakan hal-hal yang paling penting untuk dilakukan. Stephen Covey menyebutnya “batu-batu besar”. Bayangkan sebuah ember, dimana ember adalah tempat kita menempatkan kegiatan, sedangkan batu diasumsikan sebuah kegiatan. Ada batu-batu besar dan ada batu-batu kecil atau kita menyebutnya kerikil. Untuk memenuhi ember dengan batu-batu tersebut kita akan mengutamakan batu-batu besar untuk dimasukkan ke dalam ember terlebih dahulu, kemudian mengisi ruang-ruang kosong dengan kerikil. Apabila kita memasukkan kerikil terlebih dahulu, maka batu-batu besar tersebut kemungkinan tidak bisa masuk ke dalam ember, mungkin saja bisa, tapi tidak bisa semua. dari perumpamaan tersebut diatas, Stephen R. Covey menggambarkan bahwa kita harus mementingkan yang menjadi prioritas terlebih dahulu. Prioritas adalah yang memiliki dampak besar terhadap tujuan kita, yang menjadi target terdekat dan bisa jadi berpengaruh bagi orang banyak.     

Public Victory

4. Berpikir Menang-Menang (Think Win/Win: Principles of Mutual Benefit)

Pola pikir menang-menang adalah pola pikir yang memperhatikan semua pihak. Tidak hanya berpikir terhadap satu sisi ego, tapi memenangkan banyak ego. Kerangka pikir menang-menang adalah kerangka pikiran dan hati yang terus-menerus mencari keuntungan bersama dalam semua interaksi manusia. Hal ini menunjukkan dengan solusi menang/menang (win-win solution), semua pihak merasa senang dengan keputusannya dan merasa terikat dengan rencana tindakannya. Menang/menang melihat kehidupan sebagai arena yang kooperatif, bukan kompetitif.

5. Berusaha mengerti terlebih dahulu, baru dimengerti (Seek First to Understand, Then to be Understood: Principles of Mutual Understanding)

Kebiasaan buruk kita adalah menginginkan untuk dimengerti oleh orang lain, membacakan autobiografi kita kepada lawan bicara. Berusaha mengerti terlebih dahulu merupakan perubahan paradigma yang sangat mendalam. Kebiasaan berusaha mengerti terlebih dahulu juga berlaku di lingkungan kerja, dengan rekan-rekan kerja. Sebelum kita melontarkan ide ke dalam forum ada baiknya jika kita memahami ide-ide dan kepentingan rekan kita yang lain. Jika kita terlatih dengan kebiasaan ini, kita akan merasa semua orang akan dengan senang hati mendengarkan dan menerima kita. Itulah aturan emasnya.

6. Sinergi (Synergize: Principles of Creative Cooperation)

“The sum is greater than the parts”

Saran Stephen R. Covey untuk memiliki kebiasaan membangun sinergi didasarkan pada pemahaman bahwa sangat penting untuk bekerja bersama tim dari berbagai latar belakang secara harmonis. Latar belakang berbeda akan memberikan ide-ide yang lebih beragam yang akan membuka jalan bagi solusi yang lebih kreatif dan menguntungkan.

Begitu juga pada Nilai-Nilai Kementerian Keuangan dicantumkan nilai sinergi. Dalam sebuah institusi terlebih lagi dalam lingkup kementerian, nilai sinergi wajib ditumbuhkembangkan pada setiap individu pegawainya. Sehingga tujuan dan cita-cita sebuah instansi bisa tercapai.

Renewal Self

7.  Asahlah Gergaji (Sharpen the Saw: Principles of Balanced Self-Renewal)

Kebiasaan ini akan membantu meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kita. Stephen Covey menggambarkan kebiasaan ini dengan ilustrasi seseorang yang sedang menggergaji sebatang pohon besar. Berjam-jam ia menggergaji, tanpa ada kemajuan yang berarti. Tapi ia terus saja menggergaji, tanpa berhenti, tanpa hasil, dan tanpa menyadari bahwa gergajinya telah tumpul. Jika saja ia mengambil waktu untuk mengasah gergajinya, tentunya ia akan lebih mudah dan cepat menebang pohon yang sedang ia gergaji. Mengasah gergaji adalah tentang liburan, melakukan hal-hal menyenangkan, mengerjakan hobi, dan semua hal yang membantu kita mendapatkan kesegaran dan semangat baru dalam melakukan pekerjaan rutin kita.

Kebiasaan-kebiasaan yang diajarkan oleh buku tersebut sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan dan keseharian, dan akan membantu Anda mensukseskan karir. Kebiasaan-kebiasaan baik akan membentuk karakter baik yang tentunya akan menarik hasil yang baik. Seperti yang disampaikan oleh kata-kata bijak ini:

Taburkan pemikiran, maka Anda akan menuai perbuatan,

Taburkan perbuatan, maka Anda akan menuai kebiasaan,

Taburkan kebiasaan, maka Anda akan menuai karakter,

Taburkan karakter, maka Anda akan menuai takdir.


Kembali ke reportase... Turnamen mingguan Sparta kali ini berbarengan dengan sesi Photoshoot keluarga Besar Sparta di Jonas photo. Namun sayangnya yang ikutan foto ga semuanya ikutan turnamen miingguan Sparta. Coba kalo pada ikutan, turnamen minggu ini pasti jadi lebih seru dan lebih kompetitif. Tapi ga masalah, karena yang konfirmasi join, ada 25 orang, sehingga sudah cukuplah.

Dari hasil drawing admin menjagokan pasangan Iwan I dan Faisal  sebagai pasanggan paling berpeluang untuk menjadi juara minggu ini. Sementara Daeng, 'memegang; pasangan Adi Putra dan Ilham sebagai jagoannya (karena Ilham teman Daeng dan baru bergabung dengan Sparta, jadi Daeng lebih tahu tentang skill permainan Ilham). Selain 2 pasangan diatas admin juga mencatat sdua pasangan lainnya sebagai unggulan, yaitu;  Atep dan Yusril lalu Ardhi dan Adi N.

Pada babak penyisihan ada 2 pasangan yang sangat meyakinkan mengalahkan semua lawannya dengan hanya memberi skor dibawah 20. Pasangan itu adalah Iwan I dan Faisal dengan Adi Putra dan Ilham, yang merupakan 2 pasangan yang unggulan.

Babak penyisihan, mengerucutkankan 4 pasang juara grup dan 4 pasang runner up grup. Dibawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil melaju ke babak delapan besar;

Grup A, Juara grup: Ardhi dan Adi N, runner up grup: Fatoni  dan Decky 

Grup B, Juara grup: Atep K dan Yusril, runner up grup:  Zaelani dan Roganda

Grup C, Juara grup: Iwan I dan Faisal R runner up grup: Yusuf dan Safiq

Grup D, Juara grup: Adi Putra dan Ilham, runner up grup: Peter dan Daeng

Drawing quarterfinal mempertemukan 3 pasangan secara menyilang, dan satu pasangan yang kembali bertemu dengan rival sesama grupnya. Keempat juara grup, semuanya berhasil mengalahkan para runner up grup.  Perang saudara di babak quarterfinal antara Atep K dan Yusril VS Yusuf dan Safiq berakhir dengan skor tipis 42-41 untuk kemenangan  Atep K dan Yusril. 

Pada babak semifinal Iwan I dan Faisal R berhasil menumbangkan pasangan Atep K dan Yusril secara meyakinkan dengan skor 42-24. Begitu pun juga dengan pasangan Adi Putra dan Ilham sukses melangkah ke final setelah meraih kemenangan telak, 42-26 atas Ardhi dan Adi N. 

Babakk final minggu ini adalah babak final yang paling ideal, karena mempertemukan 2 pasangan unggulan teratas.  Iwan I dan Faisal R berhadapan dengan Adi Putra dan Ilham. Set pertama dibuka dengan perebutan poin cukup ketat. Keempat pemain tampil dengan sangat baik. Mereka menunjukkan permainan terbaik mereka. Laga susul menyusul poin, hanya bekisar selisih poin 1 atau 2 poin saja. Sete pertama ditutup dengan 21-19 untuk keunggulan sementara pasangan  Iwan I dan Faisal R. Pada set ke-dua pasangan  Iwan I dan Faisal R sedikit merubah pola permainan dengan lebih mengandalkan penempatan-penempatan bola yang merepotkan lawannya. Faisal R yang kita kenal sebagai pemain cerdas dan tenang di lapangan, berkontribusi besar buat kemenangan pasangan ini. Tak dipungkiri performance Iwan I juga cukup ciamik ngeblend dengan Faisal R. Ritme yang berubah juga membuat pasangan Adi Putra dan Ilham keteteran. Karena pasangan ini unggul di permainan bola-bola cepat.  Rentang jarak perolehan poin makin menganga dan menjauh. hingga jarak ketertinggalan mencapai 8 hingga 10 poin. Babak final berakhir dengan 42-36 untuk kemenangan  Iwan I dan Faisal R.

Inilah nama-nama juara Turnamen mingguan Sparta edisi Minggu, 12 Maret 2023;

Juara 1 Iwan I dan Faisal R

Juara 2 Adi Putra dan Ilham

Juara 3 Ardhi dan Adi N / Atep K dan Yusril

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-10 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Hidup adalah proses terus menerus untuk memperbaiki diri. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa di reportase-reportase selanjutnya. Eat, Sleep, Badminton, REPEAT.



Minggu, 05 Maret 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 5 Maret 2023

"The capacity to learn is a gift; the ability to learn is a skill; the willingness to learn is a choice."

Brian Herbert


Dalam dunia kerja, memiliki kemauan dalam belajar adalah skill penting untuk meniti karier yang cemerlang dalam jangka waktu yang panjang.

Perkembangan teknologi dari waktu ke waktu memaksa kita untuk terus beradaptasi menghadapi keadaan dengan mempelajari skill-skill baru, khususnya dalam dunia kerja.

Dengan demikian, agar bisa mendapatkan karier impianmu atau bertahan di kariermu yang sekarang, willingness to learn dalam dunia kerja harus dimiliki sebaik mungkin.

Lalu apa itu pengertiannya? Pentingkah memiliki skill tersebut untuk menunjang karier ke depannya?

Daripada semakin penasaran, berikut penjelasan singkatnya untukmu.

Apa Itu Kemauan Belajar?

Secara umum, willingness to learn atau kemauan belajar adalah keinginan seseorang untuk terus belajar di tengah-tengah perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu.

Memiliki willingness to learn dalam dunia kerja sangat penting, apa pun posisi pekerjaan yang sedang kamu jalani saat ini.

Sebab, perubahan akan terus terjadi, utamanya dalam hal teknologi. Tanpa adanya kemauan belajar, dipastikan kamu akan ketinggalan zaman.

Dengan keadaan seperti itu, ada kemungkinan besar perusahaan tidak membutuhkanmu dalam jangka panjang. Hal ini tentu sangat merugikan bagi diri kamu pribadi. 

Oleh karena itu, willingness to learn harus kamu tanamkan sebaik mungkin di dalam diri.

Jadi, setiap ada hal baru kamu mau mempelajari itu secara perlahan-lahan. Kamu harus mampu menyarap pengetahuan, skill, dan hal-hal baru lainnya yang dapat menunjang kariermu.

Sebagai contoh, kamu saat ini sedang menjadi seorang content writer. 

Di sisi lain, perusahaan juga membutuhkanmu untuk membuat copywriting dalam pamflet iklan.

Secara tidak langsung, kamu harus mempelajari ilmu-ilmu copywriting untuk menunjang kariermu ke depannya.

Keterampilan ini juga dapat meningkatkan kemampuan adaptasi dalam dunia kerja ketika menghadapi beragam perubahan yang terjadi.

Pentingnya Kemauan Belajar dalam Kerja

Nah, setelah mengetahui mengenai pengertian dari willingness to learn atau kemauan belajar, kira-kira seberapa penting hal tersebut untuk diterapkan dalam dunia kerja?

1. Menjaga relevansi kerja

Tak bisa dimungkiri, seiring berubahnya teknologi, dipastikan pekerjaanmu tidak hanya terpaku pada satu hal saja, melainkan bisa berfokus kepada hal yang lainnya.

Misalnya, kamu seorang content writer. Seorang content writer pada dasarnya hanya berfokus untuk mengembangkan konten di dalam blog.

Akan tetapi, seorang content writer juga harus paham mengenai SEO (Search Engine Optimization) agar artikelnya mendapatkan peringkat tertinggi di halaman Google.

Mengasah keterampilan baru, dalam kasus ini belajar mengenai SEO, dapat membantu kesuksesan kariermu dalam jangka panjang.

2. Menumbuhkan budaya belajar

Sebagai manusia, khususnya dalam meniti karier, belajar adalah salah satu hal yang harus dilakukan secara terus-menerus.

Oleh karenanya, willingness to learn sangat penting untuk ditanamkan sejak dini. Dengan begitu, di dalam dirimu tertanam budaya untuk terus belajar hal-hal baru.

Saat budaya belajar benar-benar tumbuh di dalam dirimu, otomatis kamu tidak akan merasa puas dengan cepat.

Budaya belajar yang bagus akan membuatmu menjadi orang yang resourceful atau banyak akal.

3. Menarik perhatian perusahaan

Dilansir dari Training Zone, kemauan belajar sangat penting dimiliki oleh karyawan agar dapat menarik perhatian dari perusahaan.

Sebab, perusahaan sangat menghargai karyawannya yang mau belajar hal-hal baru untuk mengembangkan perusahaan itu sendiri.

Pada akhirnya, jika kamu menanamkan willingness to learn dengan baik, bisa dipastikan perusahaan akan mempertahankan kariermu dalam jangka waktu yang panjang.

Cara Meningkatkan Kemauan Belajar

Untungnya, skill ini dapat kamu tingkatkan secara baik. Lalu, kira-kira bagaimana caranya?

1. Temukan teman belajar

Salah satu cara mudah untuk meningkatkan kemauan belajar adalah dengan mencari teman atau rekan kerja untuk sama-sama belajar.

Selain meningkatkan willingness to learn, hal ini juga dapat menumbuhkan ruang lingkup kerja yang sehat.

Oleh karenanya, carilah temanmu yang bisa diajak sama-sama saling belajar. Dari situ, perlahan-lahan rasa ingin belajarmu akan semakin meningkat, khususnya dalam hal-hal baru.

2. Ikut kursus online

Kursus online menjadi alternatif yang bagus bagi kamu untuk terus meningkatkan willingness to learn.

Carilah kursus online dengan materi yang ingin kamu pelajari. Setelah ketemu, ikuti materi yang dibawakan oleh pembicara dengan baik supaya kamu dapat menambah wawasan.

3. Temukan minatmu

Apa yang menjadi minatmu saat ini?

Itu pertanyaan besar yang harus kamu jawab. Saat sudah menemukan apa minatmu, ada kemungkinan besar kemauan untuk mempelajari hal tersebut akan sangat tinggi.

Sebagai contoh, kamu memiliki minat dalam desain. Secara tidak sadar, kamu akan terus melakukan apa pun untuk memahami desain dengan baik.

Itu dia penjelasan singkat mengenai willingness to learn atau kemauan belajar dalam dunia kerja.

Sangat penting untuk memilikinya supaya kariermu dapat berjalan dengan baik ke depannya.


Kembali ke reportase....  Dari drawing hari ini banyak spartan, termasuk admin mengunggulkan tiga pasangan yang diprediksikan akan menjadi finalis hari ini. Mereka adalah Tito H dan Reza  Ahmad, Atep K dan Apin, lalu Redy dan Daeng. Tapi apa mau dikata, rupanya takdir berkata lain. Perhitungan dan perkiraan manusia ternyata meleset. Dua pasangan unggulan harus terhempas di babak quarter final. Hanya Atep K dan Apin yang masih bertahan. Beberapa pasangan justeru memberi kejutan, dengan mengalahkan para unggulan dan lolos ke babak berikutnya. O ya, hari ini Sparta kedatangan 2 member baru. mereka adalah Raden dan Ardian. Welcome to the club, guys!!

Babak penyisihan, menghasilkan 4 pasang juara grup dan 4 pasang runner up grup. Tak ada kejutan berarti, karena yang lolos ke quarter final adalah nama-nama pasangannya sudah terprediksi dari awal. Dibawah ini adalah pasangan-pasangan yang lanjut ke babak delapan besar;

Grup A, Juara grup: Adi Putra dan Zaki R, runner up grup: Ken dan Alex 

Grup B, Juara grup: Tito H dan Reza  Ahmad, runner up grup:  Redy dan Daeng

Grup C, Juara grup: Fatoni dan Peter, runner up grup: Faisal R dan Lucky

Grup D, Juara grup: Atep K dan Apin, runner up grup: Agung H dan Febry

Tiga pasang juara grup berhasil lolos ke semifinal dan hanya satu pasangan juara grup (Tito H dan Reza  Ahmad) gagal ke semifinal, karena langkah mereka secara mengejutkan dihentikan oleh pasangan runner up, Agung H dan Febry. 3 laga di babak quarter final berakhir secara dramatis. Dimana Fatoni dan Peter menang atas Ken dan Alex dengan 42-41. Agung H dan Febry unggul atas Tito H dan Reza  Ahmad dengan 42-41. Lalu Adi Putra dan Zaki R menjegal langkah  Redy dan Daeng ke semifinal dengan 42-41 juga!!! Luar biasa !!!

Pada babak semifinal Fatoni dan Peter menang mudah  42-31 atas lawannya Agung H dan Febry yang nampak bermain kurang fokus dan banyak melakukan kesalahan. Faktor kelelahan mungkin yang menjadi penyebab permaina mereka tidak sekeren di babak quarter final. Atep K dan Apin juga lolos ke babak final setelah mengalahkan lawan tangguh Adi Putra dan Zaki R, dengan 42-35. Sebenarnya performa pasangan gado-gado beda usia, Adi Putra dan Zaki R sangat ciamik. Mereka bermain all out dengan melancarkan smash-smash keras dari Zaki R dan serobotan-serobotan cepat dari Adi Putra. Namun pada skor 39-34 ada insiden sambaran bola cepat dan keras dari Atep K di depan net, yang mendarat di hidung Adi Putra (setelah sebelumnya terjadi duel di depan net, diantara mereka). Kejadian ini membbuat permainan harus dihentikan beberapa saat. Hidung yang sakit membuat penampilan Adi  Putra di lapangan, menurun secara signifikan. Mungkin ada efek kehilangan fokus dan tekanan secara psikologis, dari insiden tersebut. Babak semifinal berakhir dengan 42-35, unutk kemenangan pasangan Atep K dan Apin.

Babak final yang mempertemukan  pasangan unggulan  Atep K dan Apin dengan pasangan underdog Fatoni dan Peter, awalnya berlangsung secara imbang. Dimana drama skor sama dengan saling susul menyusul poin terjadi hingga kedudukan sama 16-16. Strategi yang dijalankan oleh pasangan Atep K dan Apin dengan menekan Peter sebagai titik lemah, berhasil membuat mereka leading dan menutup set pertama dengan 21-18. Permainan yang berjalan dengan tempo lambat yang dirancang oleh Fatoni dan Peter untuk menghemat tenaga, tak membantu banyak. Karena Atep K dan Apin tampil lebih solid.  Mereka mulai meninggalkan perolehan lawannya dengan rentang cukup jauh, antara 8 sampai 10 poin. Babak final memang tak terbantahkan adalah milik Atep K dan Apin. Mereka secara gemilang menutup set ke 2 dengan 42-31.

Inilah nama-nama juara Turnamen mingguan Sparta edisi Minggu, 5 Maret 2023;

Juara 1 Atep K dan Apin

Juara 2 Fatoni dan Peter

Juara 3 Agung H dan Febry / Adi Putra dan Zaki R

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-9 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali sementara

"Kapasitas untuk belajar adalah anugerah; kemampuan untuk belajar adalah sebuah keterampilan; kemauan untuk belajar adalah sebuah pilihan." Kemauan untuk terus belajar, adalah pilihan kita. Sudah semestinya berjalan terus. Karena belajar adalah proses yang tak akan pernah berhenti selama kita masih hidup di dunia ini. 

Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa di reportase-reportase selanjutnya. Salam satu hobby!!!

Minggu, 26 Februari 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 26 Februari 2023

"Don't settle for average. Bring your best to the moment. Then, whether it fails or succeeds, at least you know you gave all you had. We need to live the best that's in us."

Angela Bassett

Kita sering terjebak dalam rutinitas hidup dan pekerjaan, sehingga apa yang kita lakukan dan apa yang kita upayakan, kerap tidak sempat kita evaluasi. Saat mendengar berita kecelakaan pesawat, di mana mungkin ada teman atau sahabat kita di dalamnya, atau menerima kabar duka yang memberitakan salah satu sahabat atau kerabat tutup usia, tak jarang kita shock dan baru merasa punya waktu untuk berhenti sejenak, mendapatkan insights dan merefleksikan betapa berharganya kehidupan yang kita jalani.


 Kita sesungguhnya sangat sadar bahwa hidup kita memang sudah ada takarannya dan suatu saat memang akan berhenti. Pertanyaannya, seberapa sering kita memikirkan pentingnya kualitas hidup yang ingin kita jalani? Apakah kita sungguh-sungguh menjalani hidup dan pekerjaan yang meaningful? Apakah kita sempat mengecek bahwa kita tidak sekadar mengejar karier dan uang, tetapi juga mengisi aspek kehidupan lain, baik itu emosional, membangun hubungan antar manusia dengan baik, serta mengembangkan aspek spiritual dalam hidup? 

Beberapa teman, bila sedang berdiskusi seputar masalah kualitas kehidupan, kadang berkomentar: “Kalau sudah sibuk ‘cari makan’ mana sempat memikirkan kualitas hidup lagi?” Ya, kita semua bisa merasakan betapa kehidupan makin kompleks, krisis datang silih berganti, tantangan untuk mencapai target kerja terus ada di depan mata, sehingga seolah kita tidak punya waktu atau energi untuk melakukan hal-hal lain yang ingin kita lakukan. 

Namun, apakah semua situasi itu akan menghalangi kita bersikeras untuk menjadi “a better person”? Mungkinkah kita membiarkan diri kita melepas standar kualitas hidup dan menjalani kehidupan kita dengan “pasrah” atau biasa-biasa saja? Pada akhirnya, kita akan bertanya pada diri sendiri: “Apakah sebagai manusia kita sudah berbuat optimal, mendalam, otentik, dan berenergi? Apakah kita punya kemauan kuat untuk “jadi  yang terbaik” dalam kehidupan kita yang hanya satu-satunya ini? 

Melihat gaya hidup teman atau kerabat yang tutup usia secara tiba-tiba, kita bisa belajar bahwa hidup memang perlu didesain. Hidup seperti apa yang ingin kita jalani? Bagaimana kita ingin dikenang oleh orang saat kita tiada? “Warisan” apa yang ingin kita tinggalkan? Legenda macam apa yang akan tinggalkan? 

Olah pribadi 

Kita sering melihat banyak orang mengambil posisi “tengah” alias posisi “aman”. Mereka tidak berusaha memperjuangkan ide dan pendapatnya kuat-kuat, namun lebih memilih untuk menyenangkan semua pihak. Dalam berprestasi, ada orang yang puas dengan menjadi “rata-rata”, berorientasi pada penilaian pihak eksternal, sehingga tidak menuntut dirinya untuk selalu mencapai titik terbaik. Padahal, seorang ahli mengatakan: “Mediocrity isn't a quest to be pursued “. Kita tidak akan "jadi apa-apa" atau menciptakan apa-apa, bila selalu berada di posisi “so-so” atau merasa diri “sekadar” pegawai, “sekadar” manager, atau “sekadar” orang kecil. 

Kita tentu kagum bila mendengar ada petani di kampung yang bisa menyekolahkan anak-anaknya hingga betul-betul sukses. Orang seperti ini, tidak melihat dirinya “sekadar” petani, namun ia bisa melihat masa depan sampai ke titik yang paling optimal. 

Apapun posisi kita dalam organisasi, kita sesungguhnya punya peran penting dan perlu bangga dengan peran yang kita jalankan. Seorang arsitek, planner, desainer, sekretaris, dan trainer, punya peran untuk menghasilkan ciptaan-ciptaan yang lebih efisien, baik itu ide, buku, atau sistem yang bisa mempermudah hidup dan pekerjaannya. Menjalankan peran dengan bangga dan “all out”-lah yang akan menciptakan happiness dan sekaligus meningkatkan kualitas hidup kita. Ada individu yang kerap merasa bahwa ia sudah mengembangkan diri dan tinggal menjalankan hidup saja. Padahal, pribadi itu ibarat pensil. Pensil yang baik akan bisa digunakan untuk menulis, namun sebentar-sebentar perlu diasah. Pensil yang tumpul tidak bisa menulis dengan baik, dan menjadi usang dan ditinggalkan bila tidak dipertajam. 

Kita pun, ibarat pensil, senantiasa perlu belajar mengasah ketrampilan dalam hubungan sosial, menebalkan keyakinan, dan tidak boleh puas dengan keadaan yang sudah dicapai. Individu yang mudah merasa puas, akan cepat menunjukkan sikap dirinya selalu benar, “sok tahu” tanpa rasa ingin memperbaiki diri.

Sebaliknya, orang yang berorientasi pada kualitas hidup yang lebih baik, akan berusaha memperbaiki tutur katanya, senantiasa mawas diri untuk memperbaiki hubungan baik, dan mencari jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi dengan rendah hati tetapi progresif. Kualitas hidup tidak bisa berhenti pada satu tingkat tertentu, namun perlu terus diupayakan dari waktu ke waktu, sampai akhir hayat kita. 

Good living = good work 

Kita tidak akan bisa meningkatkan kualitas hidup tanpa meluangkan waktu untuk melakukan evaluasi. Saringan evaluasi pertama adalah mengecek: "Apakah hal yang kita kerjakan ini bisa meninggalkan value di masa depan?" Saringan kedua adalah menguji: “Apakah apa yang kita lakukan saat ini sudah optimal kualitasnya dan bisa dites ‘excellence’-nya?” Saringan ketiga adalah memahami: “Apakah hal yang kita jalani ini memang  berasal dari diri kita dan mengangkat harkat kita sebagai manusia?” 

Bila kita menyaring tindakan kita dengan ketiga saringan tadi, maka dengan sendirinya integritas yang sekarang didengung-dengungkan orang pun akan terjaga. 

Sebagai manusia yang diberkahi akal budi, sangat terbuka kesempatan bagi kita untuk mengoptimalkan kualitas diri sebagai mahluk hidup. Kita tidak perlu mengakhiri hidup ini dengan penyesalan, kalau saja kita tidak henti-hentinya mendera diri kita untuk selalu lebih baik, lebih cepat, lebih hemat, lebih berintegritas, dan lebih bermartabat. 

Kitalah yang memilih untuk melakukan hal yang benar-benar kita minati. Kita bisa memilih hobi dan passion kita, sekaligus membuat prioritas. Kitalah yang menentukannya, bukan orang lain. Seperti yang dikatakan penyair Antonio Machado: "Walker, there is no path; the path is made by walking." 

Dengan menjalankan good living kita pasti akan melakukan good work juga.


Kembali ke reportase.... Di minggu terakhir Februari 2023, persaingan di Turnamen mingguan Sparta sudah mulai memanas. Kehadiran beberapa orang contender baru dan kembalinya beberapa  anak Telkom University membuat turnamen semakin  seru dan ketat. Ada 2 hal yang jadi catatan penting minggu ini. pertama adalah comebacknya Dumai, setelah hampir 5 tahun melipir dan lebih aktif badminton di Majalaya, setelah dia menikah. Ga main-main dia comeback dan menyabet gelar runner up turnamen mingguan  edisi minggu ke- 8, 26 Februari 2023, bersama dengan Apin. Yang ke-dua adalah, bergabungnya pemain muda berbakat Andika Setia,  Yang langsung mercuat meraih gelar juara di turnamen mingguan Sparta pertamanya. Dia yang tadi siang bertandem dengan Faisal R, yang memiliki kematangan skill bermain badminton dan mental bertandingnya. Ga mengherankan bila mereka menjadi jawara kali ini.

Dari hasil babak penyisihan grup, beberapa pasang tidak terprediksi akan gugur dan beberapa pasang malah memberi kejutan dengan lolos ke babak perdelapan besar. Dibawah ini adalah yang lolos menjadi quarterfinalis;

Grup A, Juara grup: Soca dan Zaki R, runner up grup: Amed Q dan Atep

Grup B, Juara grup: Apin dan Dumai, runner up grup:  Ardhi dan Peter

Grup C, Juara grup: Andika S dan Faisal R, runner up grup: Rofi dan Ken

Grup D, Juara grup: Arif dan Reza  Ahmad, runner up grup: Fatoni dan Ismail

Untuk grup D, pasangan Adi Putra dan Safiq sebetulnya yang paling berpeluang untuk menempati posisi runner up. Namun karena Safiq mengalami kram, sehinggal tidak dapat melanjutkan pertandingan (retired) pada kedudukan 41-39. Pasangan ini pun akhirnya harus rela tersingkir di babak penyisihan, karena perolehan poin mereka rontok. 

Drwaing babak quarter final, 2 grup yaitu grup B dan grup D kembali saling berhadapan antara juara grup dengan runner  up sesama grupnya. Sementara untuk grup A dan C, bertemu secara menyilang.  Di pertandingan babak quarterfinal, semua juara grup sukses menyingkirkan para runner up. 

Pada bagan atas semifinal berhadapan antara  Apin dan Dumai dengan  Soca dan Zaki R yang dimenangkan oleh pasangan Apin dan Dumai, dengan 42-36.  Sementara pada bagan bawah mempertemukan antara: Andika S dan Faisal R dengan Arif dan Reza  Ahmad. Andika S dan Faisal R sukses memulangkan Arif dan Reza  Ahmad dengan skor sangat meyakinkan 42-26. 

Pertemuan antara pasangan Apin dan Dumai versus Andika S dan Faisal R di babak final, sangat ideal. mengingat kedua pasangan ini melaju ke final tanpa mengalami kekalahan satu kali pun. Awal set pertama Apin dan Dumai, membuka pertandingan dengan sangat meyakinkan. Mereka langsung mendominasi permainan. Perolehan poin mereka pun langsung memimpin. 6-2, berlanjut menjadi 12-6.  Pada pertengahan set pertama, Andika S dan Faisal R merubah strategi permainan. Tempo permainkan mereka tunrunkan hingga terjadi rally-rally panjang yang seru. Andika S dan Faisal R berhasil menyamakan kedudukan 12-12. Mereka memanfaatkan momentum ini dengan bersaing ketat mengumpulkan poin. Beberapak kali terjadi skor sama dan saling susul menyusul. Set pertama ditutup dengan 21-18, untuk keunggulan Andika S dan Faisal R. Pada set kedua, pasangan Apin dan Dumai, secara kasat mata mereka terlihat mengalami tanda-tanda penurunan stamina. begitupun dengan akurasi pukulan mereka, sangat menurun dan banyak melakukan unforced error. Kondisi ini sangat dimanfaatkan oleh lawannya. Perolehan poin Andika S dan Faisal R pun makin melejit. Meninggalkan jauh didepan dengan selisih poin muali 6 poin, 10 poin, 12 poin, dan titutup dengan selisih 17 poin. Babak final disegel dengan 42-25 untuk kemenangan Andika S dan Faisal R. 

Yang layak menjadi highlight dari pasangan Andika S dan Faisal R, sang juara kali ini adalah: 5 laga yang mereka mainkan, 4 diantaranya dimenangkan dengan hanya meberi poin dibawah 27 untuk lawannya. Hanya pasangan Amed Q dan Atep yang sanggup memberikan perlawanan sengit, 36-42 dari Andika S dan Faisal R, pasangan kampiun minggu ini.

Inilah nama-nama juara Turnamen mingguan Sparta edisi Minggu, 26 Februari 2023;

Juara 1 Andika S dan Faisal R

Juara 2 Apin dan Dumai

Juara 3 Soca dan Zaki R / Arif dan Reza  Ahmad

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-8 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa di reportase-reportase selanjutnya. Salam tepok bulu!!!


Minggu, 19 Februari 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 19 Februari 2023

 “Keep away from people who try to belittle your ambitions. Small people always do that, but the really great make you feel that you, too, can become great.”

Mark Twain

Beberapa individu secara sadar maupun tidak sadar sering kali memiliki sikap yang dapat menyakiti orang lain. Perilaku itu seperti ucapan yang menghina dan mengkritik terus-menerus.

Mereka biasanya memberikan komentar negatif hingga mengubah panggilan nama yang membuat tersinggung tanpa persetujuan. Mungkin ada yang mengira bahwa itu hanya guyonan antar teman. Tanpa disadari seseorang mungkin tidak setuju dengan guyonan tersebut.

Perilaku itu sangat berdampak negatif bagi seseorang dan dapat memengaruhi hidupnya. Pada beberapa orang, tindakan ini sulit dicegah karena berlindung dari kata 'bercanda' maupun bawa perasaan (baper).

Berikut beberapa sikap yang bisa dilakukan untuk menghadapi orang yang meremehkan Anda tanpa menimbulkan konflik

1. Tahan Amarah

Bagi sebagian individu, reaksi pertama setelah menghadapi orang yang meremehkannya yakni muncul perasaan ingin marah. Itu adalah reaksi paling umum karena hal itu dianggap sebagai suatu ancaman.

Tapi, menunjukkan reaksi marah seharusnya bukan menjadi pilihan yang tepat. Pertama, kemarahan membuat diri berada dalam kondisi rentan. Itu karena mereka menunjukkan bahwa orang lain telah berhasil meremehkannya.

Kedua, kemarahan juga menimbulkan lebih banyak konflik. Saat bertindak karena marah, seseorang tidak benar-benar berpikir jernih. Pada akhirnya, itu dapat menjadi hal yang membuat diri merasa buruk.

2. Jaga Jarak dari Situasi

Terkadang orang lain tidak menyadari bahwa perilaku itu dapat menyinggung perasaan seseorang. Sehingga orang itu mungkin membuat komentar negatif yang dapat mengubah sikap positif seseorang. 

Faktanya, orang itu hanya memproyeksikan ketakutan dan prasangkanya kepada seseorang. Jika diperlakukan dengan diremehkan, cara untuk pergi dalam situasi itu yakni dengan hanya menerima apa yang dikatakan mereka dan mulai menjauhinya.

3. Memberi Respons

Ketika diri merasa bahwa komentar atau perilaku orang lain telah menyinggung perasaan. Cara terbaik yang harus dilakukan yaitu dengan menarik napas, dan membiarkan waktu berlalu sejenak sebelum memberi respons.

Setelah cukup, Anda dapat sedikit menanggapi komentar atau perilaku negatif itu secara positif. Hal ini dapat memberi Anda lebih banyak perspektif tentang apa yang baru saja terjadi. Selain itu, Anda juga belajar untuk membuat keputusan yang baik.

4. Minta Penjelasan

Anda harus meminta penjelasan mengapa orang tersebut mengatakan hal yang menurut Anda tidak pantas. Anda harus mengetahui apa maksud di balik komentar atau perilaku yang orang tersebut berikan.

Meminta penjelasan untuk menghindari kesalahpahaman yang terjadi. Namun, jika itu benar-benar penghinaan, Anda harus berbicara dengannya secara ramah untuk menghindari konflik, serta meminta mereka untuk lebih berhati-hati dalam berbicara maupun bertindak.


Kembali ke reportase... Turnamen mingguan Sparta kali ini, banyak dihadiri oleh new comer.  Mereka rata-rata masih muda dan mempunyai skill badminton yang cukup mumpuni. kehadiran mereka menjadi kan turnamen kali ini lebih seru dan banyak kejutan. 

Jujurly, admin sedikit mengalami kesulitan memprediksikan siapa yang akan menjadi juara kali ini. Admin hanya punya dua pasangan unggulan. Mereka adalah: Alex dan Daeng H, lalu Ardhi dan Reza Ahmad. Namun sayangnya pencapaian tertinggi mereka hanya sampai semifinal untuk Alex dan Daeng H, dan pasangan Ardhi dan Reza Ahmad malah langkahnya terhenti di quarterfinal.

Dari laga penyisihan di 4 grup menghasilkan: 

Untuk Grup A: Juara grupnya: Alex dan Daeng H, runner up Agun dan Rofi

Untuk Grup B: Juara grupnya: Roganda dan Tito H, runner up: Safiq dan Decky

Untuk Grup C: Juara grupnya: Peter dan Fahim, runner up: Ardhi dan Reza Ahmad

Untuk Grup D: Juara grupnya: Fatoni dan Amed Q, runner up: Ken dan Soca

Hasil drawing babak quarterfinal, 6 quarterfinals bertemu secara menyilang, sementara 2 quarter finalis yang berasal dari grup A, kembali berhadapan pesaing sesama grupnya lagi.

Semua juara grup di babak penyisihan, pada laga perempat final semuanya erhasil menyingkirkan para runner up. Kemenangan ini membuat 4 pasangan ini melaju ke babak semifinal.

Pada bagan atas babak semifinal, berhadapan antara Peter dan Fahim dengan Fatoni dan Amed Q.  Tapi laga semifinal ini harus terhenti pada skor 34-30, karena Amed Q  retired. Kaki Amed Q mengalami kram saat bermain, bahkan kramnya terulang sampai 4 kali.  Amed Q yang bermain rangkap di 2 grup C dan D, sepertinya mengalami kelelahan. Dia bermain rangkap karena dari hasil undian, beruntung menjadi peserta chalanger bertandem dengan Fatoni.

Pada bagan bawah terjadi pertarungan yang cukup sengit antara Alex dan Daeng H dengan Roganda dan Tito H.  Alex dan Daeng H  langkahnya dihentikan oleh Roganda dan Tito H dengan skor 42-37. Kemenangan ini sekaligus menjadi tiket ke babak final untuk Roganda dan Tito H.

Set pertama babak Final, dibuka dengan meyakinkan oleh pasangan Peter dan Fahim, yang tanpa basa basi langsung unggul 6-2. Awal permainan final sebenarnya tersaji cukup menarik Namun setelah paruh ke-dua set pertama, saat poin mencapai 10, keadaan berbalik. Roganda dan Tito H melakukan serangan bertubi-tubi sehingga Peter dan Fahim kewalahan. Banyak faktor yang membuat pasangan ini tidak bisa mengimbangi lawannya. Pertama karena jeda istirahat dari semifiinal ke final terlalu singkat, Kedua karena faktor U Peter, ketiga karena Fahim juga kelelahan harus mengcover partnernya, Peter. set pertama berakhir dengan 21-11. Pada set ke-2 tak ada perubahan yang signifikan. Peter dan Fahim masih tertekan dan tidak bisa mengembangkan permainannya. Sebaliknya dengan pasangan  Roganda dan Tito H, mereka tampil makin percaya diri. Jarak perolehan poin makin melebar jauh. Dan final kali ini ditutup dengan 42-22 untuk kemenangan Roganda dan Tito H.

Inilah nama-nama juara Turnamen mingguan Sparta edisi Minggu, 19 Februari 2023;

Juara 1 Roganda dan Tito H

juara 2 Peter dan Fahim

Juara 3 Alex dan Daeng H / Fatoni dan Amed Q

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-7 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Jika ada orang yang suka menganggap remeh semua aspek hidup kita, tak ada pilihan lain selain menjauh dari orang tersebut. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa di reportase-reportase selanjutnya.  Keep Calm and Smash Hard!!!

Minggu, 12 Februari 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 12 Februari 2023

"Sincerity makes the very least person to be of more value than the most talented hypocrite."

Charles Spurgeon


Salah satu unsur yang penting dalam kehidupan  untuk dilatih dan dikembangkan adalah Ketulusan. Ketulusan adalah milik semua orang dan semua orang memiliki potensi ketulusan. 

Ketulusan adalah kesungguhan, kejujuran, bersih hati dan benar-benar keluar dari hati sanubari.  Perbuatan tulus, baik melalui pikiran, ucapan, maupun tindakan niscahya mendatangkan pengaruh positif bagi diri sendiri secara khususnya dan memberikan rasa senang bagi orang lain secara umumnya. 


Teng Hui, Motivator sekaligus penulis buku Kunci Kebahagiaan, mengatakan sering kita beranggapan keliru, bahwa ketulusan itu harus berasal dari penilaian atau pengakuan orang lain. Ketulusan tidak tergantung penilaian ataupun pengakuan orang lain, tetapi ada atau tidak adanya ketulusan itu, diri kita sendirilah yang mengetahui dengan jelas dan pasti jenjang ketulusan kita.

Di sisi lain, kita juga perlu menerima dan menghargai ketulusan orang lain.  Poin ini pun mampu mendatangkan pengaruh sangat positif bagi diri kita. Ketulusan itu berlaku untuk diri sendiri, untuk orang lain dan untuk lingkungan. 

Kita tulus kepada diri sendiri, di antaranya:

1. Tulus dalam mengakui dan menerima kekurangan diri sendiri, dengan berpikir bahwa umumnya setiap orang memiliki kekurangannya masing-masing, punya jenjangnya sendiri-sendiri.

2. Tulus dalam memuji diri sendiri di saat telah melakukan suatu hal yang terpuji atau di saat sedang melakukan perbuatan kebajikan yang mendatangkan pahala untuk diri sendiri. 

3. Tulus dalam menunaikan tugas-tugas pribadi, baik dalam hal duniawi, berupa mencari kebutuhan hidup dan bermasyarakat, maupun hal spiritual yaitu meminimalkan sisi-sisi buruk diri sendiri dan mengembangkan nilai-nilai kebajikan. 

4. Tulus dalam bersikap, bertutur kata, ataupun memberi barang materi, jasa, pengetahuan, dan nasihat kepada orang lain. 

5. Tulus dalam menerima dan menyikapi realita hidup. 

Kita tulus kepada orang lain, di antaranya:

1. Tulus menerima sikap, tutur kata, ataupun barang materi, jasa, pengetahuan, nasihat dan sebagainya dari orang lain. 

2.Tulus dalam mengakui dan menerima keterbatasan dan kekurangan orang lain.

3. Tulus dalam memuji sisi positif ataupun keberhasilan orang lain. 

Kita harus tulus kepada lingkungan, di antaranya tulus menghargai keberadaan satwa, tanaman, dan segenap alam semesta.  

Orang bijak menjunjung tinggi ketulusan kepada diri sendiri, kepada orang lain, dan kepada lingkungan, baik sebagai pihak yang memberi maupun menerima. 

Ketulusan orang bijak tidak tergoyahkan oleh apapun, apalagi sekadar oleh perolehan materi, kekuasaan, ketenaran, kenikmatan duniawi. 

Teng Hui mengatakan, mata batin kita senantiasa melihat, mendengar, merasakan, dan menyadari ketulusan kita.  Mata batin bertindak untuk menilai, mengakui, menghargai, dan menghormati ketulusan kita sendiri. 

Ketulusan itu mempunyai kekuatan yang luar biasa, karena bisa menciptakan perjuangan menjadi konsisten dan terbebas dari keluhan.  Mulianya ketulusan memiliki kekuatan melebihi kekayaan harta menteri, kekuasaan, dan ketenaran.


Kembali ke reportase... Hujan yang tak kunjung berhenti, rupanya membuat banyak Spartan mager alias malas gerak. Udara dingin memang membuat kita merasa lebih nyaman selimutan di kamar ketimbang pergi berolahraga. Hal itu terlihat dari jumlah Spartan yang konfirmasi datang ke Turnamen Mingguan Sparta kali ini. 

Dari hasil drawing turnamen mingguan Sparta kali ini, sejujrnya admin ngeblank, karena setengah dari peserta turnamen mingguan Sparta kali ini adalah pendatang baru. Babak penyisihan grup menghasilkan Peter dan Leonardo sebagai juara grup A, disusul oleh Roganda dan Ismail sebagai runner up-nya. Sementara yang menjadi juara grup B adalah Fatoni dan Rei, lalu runner up grupnya adalah Reza Ahmad dan Fahim. 

Undian babak semifinal rupanya kembali mempertemukan sesama kompetitor grupnya masing-masing. Pada bagan atas Fatoni dan Rei kembali sukses mengalahkan pesaingnya Reza Ahmad dan Fahim dengan 42-29. Reza Ahmad dan Fahim hanya mampu meng-upgrade 4 poin saja dari hasil pertandingan babak penyisihan, yang kalah dengan 42-25. Dan pada bagan bawah Peter dan Leonardo juga berhasil mengalahkan Roganda dan Ismail untuk kedua kalinya. Peter dan Leonardo menang 42-38 atas lawannya. Sebetulnya pada babak semifinal pasangan Roganda dan Ismail tampil lebih baik daripada saat babak penyisihan, tapi mereka belum berhasil membalas kekalahan mereka ,42-26 dari Peter dan Leonardo di babak penyisihan. 

Pada babak final saling berhadapan antara Fatoni dan Rei dengan Peter dan Leonardo. Tanpa diduga-duga Fatoni dan Rei tampil under perform. Penampilan gemilang mereka di babak penyisihan dan semifinal seperti hilang begitu saja. Sebaliknya dengan pasangan Peter dan Leonardo tampil lebih solid. Sejak set pertama mereka langsung mendominasi permainan, perolehan poin langsung melesat meninggalkan lawannya. Set pertama berlangsung cukup singkat, dan berakhir dengan skor 21-8 untuk keunggulan pasangan Peter dan Leonardo. Pada set ke-2 tak ada perubahan signifikan dari pasangan Fatoni dan Rei. Mereka tidak bisa mengembangkan permainannya.  Sementara lawannya bermain lebih semangat. Mereka melakukan serangan-serangan smash keras dan tajam, dikombinasikan dengan lob serang dan placing-placing yang menyulitkan Fatoni dan Rei. Pada set ke-2 Fatoni dan Rei hanya mampu menampah 8 poin saja. Babak final ditutup dengan 42-16 untuk kemenangan Peter dan Leonardo. kemenangan yang sangat telak.

Tak bisa dipungkiri penampilan prima dari Leonardo sangat besar sumbangsihnya untuk kemenangan pasangan ini.  Karena dia mampu mencover  partnernya, Peter. Fakta lainnya yang turut memuluskan kemenangan pasangan ini adalah karena kaki Fatoni sedikit mengalami cidera (ketarik) di babak semifinal. Hal itu  terlihat dari footwork dan akurasi pukulannya yang banyak mis. Jadi untuk kali ini 'tangan setan' dia not work.

Inilah nama-nama juara Turnamen mingguan Sparta edisi Minggu, 12 Februari 2023;

Juara 1 Peter dan Leonardo

Juara 2 Fatoni dan Rei 

Juara 3 Reza Ahmad dan Fahim / Roganda dan Ismail

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-6 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Orang munafik akan menutupi kemunafikannya dengan kebohongan dalam perkataan dan perbuatannya. Semoga kita dijauhkan dari sifat minafik. Dan kita dianugerahi hati yang tulus. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa di reportase-reportase selanjutnya. 

Minggu, 05 Februari 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 5 Februari 2023

 “He that can have patience can have what he will.”

Benjamin Franklin

Berbicara soal kesabaran, tentu kita tidak bisa melupakan bagaimana caranya menghadapi ujian hidup dengan tenang. Ya, berusaha menjadi penyabar memang banyak tantangannya karena kita tidak pernah tahu kapan, di mana, dan seberapa lama harus menahan emosi. 

Sabar adalah kemampuan untuk tahan menghadapi cobaan, tabah, tenang, tidak tergesa-gesa, dan tidak terburu nafsu. 

Walau mudah diucapkan, pada kenyataannya kesabaran perlu latihan ekstra keras supaya emosi tidak mudah meledak-ledak. 

Tapi, apa sih manfaat bersabar untuk diri sendiri? Menjadi sabar tak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi, kalau kita bisa mempraktikkan "ilmu tingkat tinggi" ini, ada berbagai manfaat yang dirasakan.

1. Meningkatkan kesejahteraan mental 

Hal pertama yang didapat dari kesabaran adalah meningkatnya kesejahteraan mental dan emosional. Di sini, kitalah pihak yang paling diuntungkan ketika mampu bersabar ketimbang marah-marah, frustasi, dan stres. Manfaat ini pernah diungkap oleh sekelompok peneliti dalam studi yang dipublikasikan di National Library of Medicine tahun 2015. Studi yang menjaring mahasiswa asal Iran sebagai responden itu mendapati temuan bahwa sabar ada hubungannya dengan kepuasan hidup. Temuan didapat setelah peneliti memberikan alat untuk mengukur paradigma tentang kesabaran. Hasilnya, kesabaran menjadi prediktor dari kesehatan mental terutama pada responden yang mendapat skor tinggi di skala depresi. Sementara studi yang diunggah di Research Gate tahun 2012 menemukan fakta kalau sabar bisa mengurangi depresi.

2. Lebih bijaksana 

Bersabar membantu kita untuk mengambil keputusan dengan masuk akal dan lebih berhati-hati menilai situasi. Manfaat ini membantu kita supaya tidak membuat keputusan yang terburu-buru. Ketika mampu bersabar, kita tahu apa yang diinginkan dan pantas didapatkan. Sehingga kita belajar untuk menunggu. 

3. Membuat hubungan langgeng 

Kesabaran berkaitan dengan cara kita memperlakukan orang-orang di sekitar, termasuk pasangan. Hal tersebut membantu kita untuk melihat masalah dari perspektif yang luas ketika muncul konflik dalam hubungan. Baca juga: Kesabaran Itu Menyehatkan Dengan cara itu, kita juga lebih mungkin untuk empati, memahami orang lain, dan menghindari ketegangan dalam hubungan. 

4. Berpikir panjang 

Menjadi sabar benar-benar membantu untuk memandang masa depan, ketimbang berambisi pada tujuan jangka pendek. Sabar mengajari kita bahwa hal-hal baik yang diinginkan dalam hidup membutuhkan waktu. Hal tersebut tentunya menuntun kita untuk menghargai perjalanan hidup untuk mencapai tujuan yang lebih besar. 

5. Kedamaian batin 

Belakangan ini, sebagian orang merasakan ketidaktenteraman dalam batinnya. Mungkin mereka punya masalah dengan diri sendiri atau orang lain. Perasaan seperti itu ternyata bisa diatasi dengan kesabaran karena hal ini mencegah kita dari stres. Seolah-olah membiarkan Semesta bekerja, sabar memberikan pelajaran bahwa kita harus melepaskan hal-hal yang tidak bermanfaat. Juga, penting untuk mengambil waktu sejenak, tidak terburu-buru, dan menerima kondisi saat ini apa adanya. 

6. Menjadi baik 

Saat bersabar, kita lebih mungkin untuk menjadi baik meski kondisi di sekitar membuat gelisah dan tidak mempedulikan. Di sini, kesabaran memberikan pesan bahwa kita harus bersikap lembut dan toleran, termasuk memaafkan orang lain yang membuat kesal. Kesabaran juga membantu kita untuk belajar dari kesalahan, mengambil hikmahnya, dan mengambil waktu untuk tumbuh.

7. Membantu mencapai tujuan 

Dikutip dari Forbes, menjadi sabar memiliki manfaat lain untuk membantu kita mencapai tujuan. Terlebih, jalan menuju kesuksesan masih panjang dan bukan sesuatu yang bisa diraih dalam semalam. Kesuksesan juga memerlukan proses untuk bertumbuh dan ketekunan yang akhirnya berbuah manis. 

8. Menjadi pemimpin 

Pemimpin perlu bekerja sama dengan orang lain untuk membantu mengembangkan keterampilan terbaik mereka.

Beberapa orang yang bekerja dengan kita akan menjadi pembelajar yang mudah berkembang. Namun, beberapa dari mereka mungkin membutuhkan waktu lebih untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan. Tidak jarang, mereka juga bisa melakukan kesalahan. Jika ingin menjadi pemimpin yang baik, kita harus sabar menghadapi mereka. Kita harus mau menunggu orang lain berkembang seiring waktu. Kita harus sadar untuk menjadi pemimpin lebih sabar dan memahami bahwa hal-hal yang baik membutuhkan waktu.


Kembali ke reportase...

Turnamen mingguan Sparta  di awal bulan ini, yaitu tanggal 5 Februari 2023,  merupakan Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-5 di tahun ini. Yang jadi catatan penting dan harus jadi perhatian khusus buat semua member Sparta adalah: Datanglah tepat waktu supaya tidak menghambat jalannya turnamen. Seperti tadi siang, turnamen belum bisa dimulai karena pasangannya tidak lengkap alias pincang. Ingat jadwal kita yang sebenarnya adalah pukul 11.00 bukan pukul 12.00, ya.

Dari hasil drawing, sejujurnya admin hanya menjagokan 3 pasangan, yaitu: Ardhi F dan Nugi, Adi Putra dan Teddy H lalu, Atep dan Rizaldi. Mengingat hanya tiga pasangan  ini yang bukan pasangan gendongan.

Babakn penyisihan grup A, pasangan Atep dan Rizaldi  menempati posisi juara grup, diiringi oleh  Aditya FR dan Faisal sebagai runner up-nya.  Sementara di grup B, pasangan Ardhi F dan Nugi sukses menduduki posisi puncak grup B, dan yang menjadi runner up grup B adalah pasangan Adi Putra dan Teddy H.

Drawing semifinal mempertemukan lawan-lawannya secara menyilang. Dimana Ardhi F dan Nugi bertemu dengan Aditya FR dan Faisal. Dan pada bagan bawah Atep dan Rizaldi bertemu dengan Adi Putra dan Teddy H.

Ardhi F dan Nugi berhasil mengalahkan  Aditya FR dan Faisal dengan 42-32. Dan pada bagan bawah secara mengejutkan Atep dan Rizaldi, yang notabene merupakan juara grup A, harus mengakui keunggulan lawannya,  Adi Putra dan Teddy H. Babak semifinal untuk bagan pawah ditutup dengan poin 42-37 untuk kemenangan Adi Putra dan Teddy H.

Babak inal hampir tidak akan digelar, berhubung Adi Putra kecapean, setelah  menjalani pertandingan sengit melawan  di semifinal, Bahkan dia sempat 'Jackpot' alias muntah, sesaat setelah selesai laga semifinal. Gpp, ya... Kan nanti dapat Burger King dari Atep he he he...

Setelah di-announce kalau laga final tidak akan digelar, karena pasangan Adi Putra dan Teddy H  walkover alias W.O. Adi Putra  malah menyatakan siap untuk berlaga di babak final. Yo wess... Babak final pun  jadi dilanjutkan. O ya dua pasang finalis kali ini berasal dari grup yang sama, yaitu grup B.

Pada awal set pertama Adi Putra dan Teddy H bermain  agresif. Tanpa basa-basi perolehan poin mereka langsung melesat dan memimpin 6-1.  Ardhi F dan Nugi  berusaha mengimbangi permainan bola-bola sambaran Adi Putra yang cepat dan tajam, dengan counter attack berupa smash-smash menggelegar dari Nugi, yang terlebih dahulu diawali dengan bola-bola pancingan yang dilakukan oleh Ardhi F. Hingga pertengahan set pertama, sekalipun perolehan poin mendekat tapi Ardhi F dan Nugi belum berhasil menyalip poin Adi Putra dan Teddy H. Namun setelah berhasil menyamakan skor 16-16, Ardhi F dan Nugi tampil makin percaya diri. Mereka mulai meninggalkan  perolehan poin lawannya, dan menutup set pertama dengan 21-18. Pada set ke-2, keganasan Ardhi F dan Nugi makin tak terbentung. Sementara pasangan Adi Putra dan Teddy H permainannya terlihat kurang berkembang.  Ardhi F dan Nugi mengakhiri babak final dengan 42-32, sekaligus menyegel gelar juara minggu ini untuk mereka.

Inilah nama-nama Turnamen mingguan Sparta edisi Minggu, 5 Februari 2023;

Juara 1 Ardhi F dan Nugi

Juara 2 Adi Putra dan Teddy H 

Juara 3 Aditya FR dan Faisal  /  Atep dan Rizaldi 

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-5 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

 “Sabar itu ilmu tingkat tinggi. Belajarnya setiap hari, latihannya setiap saat, ujiannya sering mendadak, sekolahnya seumur hidup.” 

Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa di reportase-reportase selanjutnya.