Powered By Blogger

Minggu, 28 April 2024

Reportase Turnamen Sparta Sparkling Cup, 28 April 2024

"Stars don’t shine because they want to be seen. They shine because they are stars."

Gaelle


Hitam dan putih, gelap dan terang, juga kelam dan benderang. Dua sisi yang saling bersinggungan namun juga bergerak berdampingan. Seperti siang yang memisahkan malam lewat pergantian rembulan dan matahari terang. Senja dan fajarlah penanda keduanya akan segera bertukar.


Manusia pun begitu, selalu ada dua sisi lain yang selalu mengikuti kehidupannya. Bagaiamana kita mengenalinya, tergantung dalam keadaan apa kita menyapanya. Dari mana kamu berdiru dan memandangnya, maka penilaianmu terhadap setiap orang itu tentunya akan menjadi berbeda.

Selalu ada versi terbaik dari seseorang meski terkadang kita tahu dirinya adalah yang terburuk dari segala yang buruk. Padahal selain putih, belum tentu ia akan menjadi hitam. Bisa jadi warna pelangilah yang mendominasi hidupnya. Hidup tidak selalu tentang hitam dan putih, sesekali perhatikan ada kelabu dan juga biru ikut memberi arti. Belum lagi merah, kuning dan juga ungu timbul tenggelam dalam lautan kehidupan ini. 

Cobalah hidup dengan tidak langsung men-judge seseorang hanya dari cover yang ditampilkannya. Karena pandangan bisa saja menipu mata, juga pendengaran bisa juga dimanupulasi.

Yang kita nilai buruk bisa saja adalah yang terbaik, yang bertopeng malaikat juga tidak menutup kemungkinan bahwa dia seorang pahlawan. Tidk selamanya pandangan mata akan jujur dalam penilaian.

Tuhan telah memberikan kita kehidupan yang sempurna, memberi kesempatan yang sama besarnya untuk mendapat puncak kehidupan. Meraih kesuksesan terbaik menurut pandangan terbaik yang setiap manusia pasti berbeda versinya.

Makanya, cobalah bergerak tanpa harus menjatuhkan. Jadilah sinar paling terang tanpa harus meredupkan sinar lain yang juga sedang berusaha terang. Karena tumbuh bergerak bersisian lebih terlihat harmonis dibandingkan saling menjatuhkan satu sama lain.

Makanya kita perlu kontrol hati dan mata, jangan mudah menuduh jika tidak ada bukti, jangan langsung memberi label jika belum bisa teruji. Dan berusahalah bangkit bersama dan tumbuh gemilang sambil bergandengan tangan.

Agar seluruh sisi dunia akan di isi dengan ragam cahaya, membentuk bias pelangi warna warni atau juga kembang api terlukis megah di angkasa. Bersinar terang bak mentari yang tidak pernah lelah menghangatkan jagad raya.

Apakah kamu siap menikmati dunia dengan ragam warna menarik di dalamnya?

Atau justru masih betah pada keyakinan kuno tentang hidup hanya ada hitam dan putih saja?


Kembali ke reportase...  Setelah beberapa tahun tidak digelar, TURNAMEN INTERNAL SPARTA SPARKLING CUP akhirnya bisa terlaksana juga di tanggal 28 April 2024. Pesertanya cukup antusias turut meramaikan acara ini.

Flyer Turnamen 

Pengundian peserta turnamen dilaksanakan sehari sebelumnya oleh beberapa orang punggawa Sparta, di sebuah tempat makan di Jl. Braga Bandung.  Yang sesaat setelah beres pengundian hasil pengudnian langsung dishare di grup whatsapp Sparta.


Medali emas Sparta Sparkling Cup 2024

Medali perak Sparta Sparkling Cup 2024


Medali perunggu Sparta Sparkling Cup 2024

Beberapa orang sepakat bahwa grup C adalah grup neraka paling jahanam (di turnamen ini) he he he... Hal itu tak mengherankan karena grup C dihuni oleh pemain-pemain bagus yang sering langganan juara.

Sejujurnya hasil drawing kali ini boleh dikatakan cukup merata. kecuali ada 1-2 pasang yang dirasa paling lemah jiga dibandingkan dengan pasangan-pasangan lainnya. 

Babak penyisihan, memunculkan 4 pasang juara grup dan 4 pasang runner up grup. Dibawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil melaju ke babak quarterfinal.

Grup A, Juara grup: Dena ZM dan Rinal,  runner up grup: Fathur dan Zumar

Grup B, Juara grup: Rama Dhany dan Adi Putra, runner up grup: Huda dan Apin

Grup C, Juara grup: Faisal R dan Wahid,  runner up grup: Redy dan Nugi

Grup D, Juara grup: Rama Putra dan Hizkia Ken, runner up grup: Chandra dan Ikhsan 

Pertemuan menyilang lintas grup adalah hasil dari pengundian babak quarterfinal kali ini. Ada fakta menarik dimana pada bagan atas 2 pasangan juara grup lolos ke semifinal. Sementara pada bagan bawah juga ada 2 pasangan runner up yang berhasil menaklukan para juara grup.

Sebelum melangkah ke semifinal, Dena ZM dan Rinal berhasil membungkam Huda dan Apin dengan 42-38.  Pada bagan atas lainnya; Rama Dhany dan Adi Putra sukses menggusur Chandra dan Ikhsan keluar dari bursa calon semifinalis dengan 42-35. Lalu pada bagan bawa 2 pasangan runner up berhasil menumbangkan para juara grup. Fathur dan Zumar berhasil memulangkan Faisal R dan Wahid  (sang juara grup C) dengan skor tipis 42-41. Pasangan ini boleh dibilang merupakan salah satu yang menempati seeding teratas di turnamen kali ini. Pada bagan bawah lainnya ada Redy dan Nugi yang menang 42-atas juara grup D, Rama Putra dan Hizkia Ken.

Babak semifinal diisi oleh 4 pasangan unggulan di turnamen kita kali ini. Dena ZM dan Rinal tanpa banyak basa-basi sukses mengalahkan Rama Dhany dan Adi Putra dengan skor lumayan telak 42-26. Pada bagan bawah ada Fathur dan Zumar yang berhasil membuat pasangan Redy dan Nugi  langkahnya terhenti, setelah membungkus kemenangan 42-35.

Dena ZM dan Rinal juga Fathur dan Zumar berhasil  menapakkan kaki mereka ke babak final. Kedua finalis Turnamen Sparta parkling Cup edisi tahun ini berasal dari grup yang sama, yaitu grup A. 

Babak final dibuka oleh pasangan saling jual beli permainan cepat dan serangan-serangan tajam mematikan. Defense-defense sekuat tembok China dan pengembalian bola-bola atraktif cukup menarik untuk ditonton. Di pertengahan set pertama Dena ZM dan Rinal denganmulai  mendominasi pemainan. Mereka mulai leading dalam perolehan poin. Mereka mulai memperlebar gap perolehan poin. mulai dari 3 hingga 5 poin.  Set pertama pun berhasil mereka tutup dengan skor cukup jauh, 21-13.

Tapi kondisi ini tidak berlangsung lama, karena pada set ke dua  Fathur dan Zumar  memberi perlawanan sengit, hingga mereka bisa dengan cepat mendekati  perolehan poin Dena ZM dan Rinal. Sekalipun masih tertinggal tapi beberapa kali Fathur dan Zumar sempat hampir menyusul. Salah satu faktornya mungkin karena Dena ZM ada masalah sakit di bagian lengannya, jadi dia mengendorkan intensitas serangan.  Bahkan pada suatu ketika Fathur dan Zumar pernah menyamakan skor. Namun setelah melewati pertengahan set ke dua, Dena ZM dan Rinal tak terbendung makin mendominasi permainan dan kembali leading secara spartan. Sebaliknya dengan pasangan Fathur dan Zumar kerap kali melakukan kesalahan-kesalahan. Akhirnya babak final ditutup dengan 42-36 untuk kemenangan Dena ZM dan Rinal.

Inilah nama-nama yang menjadi juara Turnamen Sparta Sparkling Cup, 28 April 2024;

Juara 1 Dena ZM dan Rinal

Juara 2 Fathur dan Zumar

Juara 3 Rama Dhany dan Adi Putra / Redy dan Nugi


Juara 1, Rinal dan Dena ZM

Juara 2, Zumar dan Fathur


Juara 3, Adi Putra dan Rama Dhany

Juara 3, Nugi dan Redy

Para juara foto bersama 

Para juara foto bersama 
                          

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen Sparta Sparkling Cup yang juga merupakan Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-12 tahun 2024 ;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medalo Sparta

Bersinarlah tanpa meredupkan cahaya cain. Sebab semua orang punya pelitanya masing-masing. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  











Minggu, 21 April 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 21 April 2024

"Focus on improving yourself, not proving yourself."

Anonymous


Pernahkah Anda mendengar pepatah yang berbunyi, “Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin’? Pepatah tersebut bukanlah membicarakan tentang cuaca kemarin dan hari ini, melainkan diri Anda sekarang dengan yang lalu. Nah, dari pepatah ini juga terselip pelajaran hidup mengenai self improvement. Sebenarnya, apa itu self improvement dan bagaimana cara melakukannya? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut.


Apa itu self improvement?

Sebagian dari Anda mungkin paham dengan istilah ini, tapi kesulitan untuk menjelaskannya dalam kata-kata. Secara sederhana, Anda bisa mengartikan self improvement sebagai peningkatan diri.

Versi lengkapnya, self improvement adalah upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas diri agar menjadi orang yang lebih baik. Ini bisa meliputi pengembangan bakat dan potensi dalam mewujudkan impian, meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan, serta meningkatkan kesadaran dan identitas diri.

Peningkatan diri sebenarnya tidak hanya diterapkan pada seorang individu saja, tapi juga diterapkan organisasi pada sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya.

Pentingnya self improvement dalam diri Anda

Ada banyak alasan kenapa peningkatan diri itu penting bagi hidup Anda.

Pertama, peningkatan diri bisa meningkatkan kesadaran diri. Pasalnya, hal baik maupun buruk pasti akan Anda hadapi setiap harinya. Nah, dengan adanya peningkatan diri, Anda jadi lebih mengenal kepribadian, cara berpikir, dan perasaan yang Anda rasakan ketika dihadapkan hal baik maupun buruk.

Kedua, peningkatan juga bisa membantu Anda mengenal apa saja kemampuan yang dimiliki dan seberapa besar batasnya. Hal ini akan memberi Anda pemahaman yang lebih baik untuk menetapkan tujuan dan cara mewujudkannya.

Ketiga, self improvement ternyata memberikan dampak positif pada kesehatan mental. Anda tidak akan termenung meratapi kegagalan, tidak lagi membenci diri sendiri, dan belajar untuk mencintai diri sendiri.

Bukan hanya pada diri sendiri saja, Anda juga akan berusaha sebaik mungkin untuk menjaga hubungan dengan orang-orang di sekitar. Secara langsung, ini bisa menghindari Anda dari stres berat dan penyakit mental yang perlu pengobatan.

Bagaimana cara memulai self improvement?

Peningkatan diri dapat Anda libatkan dalam menjalani aktivitas setiap hari. Berikut ini adalah beberapa contoh kecil yang bisa Anda ikuti untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari kemarin.

1. Berusaha untuk tidur lebih baik

Menonton film atau bermain ponsel hingga larut malam, bahkan begadang, bisa mengurangi waktu tubuh untuk beristirahat. Keesokannya Anda akan mengantuk, mudah marah, dan akhirnya suasana hati jadi keruh. Kondisi ini tentu akan membuat Anda tidak bisa menjalani hari dengan baik, bukan?

Jika sudah punya self improvement, Anda tentu akan berpikir bahwa, “Wah, aku begini karena begadang kemarin. Hari ini dan seterusnya aku harus tidur tepat waktu."

Pikiran seperti ini timbul karena Anda sudah mengenal perilaku yang Anda lakukan itu salah dan menyadari bahwa tubuh Anda perlu dijaga kesehatannya. Anda bisa memperbaiki kualitas tidur dengan menghindari hal-hal yang mengganggu tidur, tidak minum kopi di sore hari, dan mandi air hangat sebelum tidur untuk melemaskan otot-otot tubuh yang menegang karena beraktivitas seharian.

2. Lebih peka terhadap sekeliling

Sebelumnya, Anda mungkin tipe orang yang cuek. Akan tetapi, setelah ada peningkatan dalam diri, Anda akan merasa bahwa sikap ini perlu diubah. Pasalnya, untuk meningkatkan diri, Anda harus lebih peka dengan kondisi dan orang-orang di sekeliling.

Anda akan berusaha mengenali orang-orang di sekitar, mungkin dengan memberi sapaan “hai’ atau “selamat pagi’ saat masuk ke kantor, atau dengan menggangguk dan tersenyum ketika bertatapan mata dengan teman kantor.

Dengan menerapkan contoh self improvement ini, kemungkinan besar orang lain akan merasakan kehadiran Anda. Di samping itu, koneksi antara Anda dengan yang lain juga akan tercipta, meskipun Anda tidak memiliki hubungan dekat dengan mereka.

3. Berbuat baik pada orang lain dan diri sendiri

Selain menjadi pribadi yang lebih ramah, peningkatan diri juga bisa diwujudkan dengan berbuat baik pada orang sekitar. Kenapa? Berbuat baik kepala orang lain membuat perasaan Anda juga jadi lebih baik dan bahagia, bukan? Di samping itu, tindakan ini juga menjadi tanda bahwa Anda bersyukur dengan apa yang Anda miliki dan rasakan.

Berbuat baik dapat mencakup banyak hal, contoh memberikan donasi kepada yang membutuhkan, memberikan tempat duduk di transportasi umum kepada prioritas, membuang sampah pada tempatnya, mendonorkan darah, atau memberi makan kucing jalanan.

Berbuat baik tidak hanya pada orang lain saja, tapi juga pada diri sendiri. Caranya adalah membuat diri Anda menjadi lebih sehat dan bahagia lewat langkah-langkah yang sehat. Anda bisa meningkatkan ketentraman hati dengan lebih rajin beribadah, meningkatkan kesehatan dengan menjaga pola makan, dan self-reward atas keberhasilan yang dicapai.

4. Berdamai dengan diri sendiri dan orang lain

Setiap manusia pasti pernah berbuat salah, termasuk Anda dan orang di sekitar Anda. Setelahnya, Anda pasti merasakan perasaan bersalah dan ada pula yang merasakan kebencian.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa hidup dengan penuh penyesalan, rasa sakit hati, dan kebencian pada diri sendiri maupun orang lain, pada akhirnya akan merugikan diri sendiri.

Anda jadi lebih mudah berpikiran buruk, suasana hati juga memburuk, dan ini bisa menyebabkan stres, menurunkan sistem imun, dan meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti dilansir dari situs yang dikelola University of Minessota.

Dengan self improvement, Anda tidak akan berdiam diri dan terpuruk dalam penyesalan. Anda akan bangkit dan mencoba berdamai dengan diri sendiri dan orang lain yang pernah membuat Anda kecewa. Melepaskan semua tekanan tersebut membantu Anda melangkah maju.


Kembali ke reportase... Setelah vacum selama satu bulan karena Bulan Ramadhan, Turnamen Mingguan akhirnya Sparta kembali gelar lagi, Minggu 21 April 2024.  

Penyisihan grup terbagi 2 yang masing-masing dihuni oleh 4 pasang peserta. Sejujurnya, boleh dibilang persaingan grup B relatif lebih keras karena dihuni oleh pasangan-pasangan terbaik di Sparta.

Dari hasil drawing kali ini admin memprediksikan ada beberapa pasangan yang masuk bursa unggulan yang akan menjadi juara minggu ini. Beberapa pasangan unggulanyang didominasi dari grup B itu diantaranya adalah: Fatoni dan Rama Putra, Apin dan Hizkia Ken, Faisal R dan Wisnu, lalu yang  dari grup A adalah: Dena ZM dan Rama Dhany.

Seperti dikatakan di awal, grup B adalah grup yang persaingannya sangat keras. Hal itu terlihat dari result babak penyisihan. Dimana 2 pasangan yaitu: Fatoni dan Rama Putra, juga Faisal R dan Wisnu masing-masing mengantongi 2 kali menang dan 1 kali kalah. Maka penentuan runner up grup harus dilakukan melalui penghitungan selisih poin. Dan dari penghitungan selisih poin itu, pasangan Fatoni dan Rama Putra harus ikhlas tersisih secara mengenaskan. Apin dan Hizkia Ken mengumpulkan kemenangan penuh dan berhak menjadi juara grup B.

Babak fase penyisihan grup, menghasilkan 2 pasang juara grup dan 2 pasang runner up grup. Dan dibawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal.

Grup A, Juara grup: Dena ZM dan Rama Dhany,  runner up grup: Redy dan Peter

Grup B, Juara grup: Apin dan Hizkia, runner up grup: Faisal R dan Wisnu

Pengundian babak semifinal mentakdirkan kedua pasangan harus bertemu secara menyilang lintas grup. Jadi akan ada pembuktian di babak semifinal tentang siapa pasangan terbaik kali ini. Karena ada salah satu Spartan yang berprediksi, siapapun yang lolos ke final. Juaranya pasti dari grup B. Bahkan finalisnya pun dia prediksi kedua-duanya berasaldari grup B. Dan prediksi itu ternyata meleset!!!

Dena ZM dan Rama Dhany menang relatif  mudah dari lawannya, Faisal R dan Wisnu. Mereka membungkus kemenangan dan mengambil tiket ke final dengan 42-29. Dan pada bagan bawah Apin dan Hizkia menang cukup mudah 42-25 atas Redy dan Peter. Kondisi Redy yang lagi kurang fit, menjadi salah satu penyebab performanya tidak maksimal di turney kali ini.

Babak final mempertemukan juara grup A, Dena ZM dan Rama Dhany dengan juara grup B,Apin dan Hizkia. Boleh dibilang partai final kali ini adalah final yang sangat ideal. 

Set pertama dibuka dengan pertarungan super ketat dari kedua pasangan finalis. Susul menyusul poin kerap terjadi. Selisih poin tak pernah melebihi 3 poin, karena selalu disamakan dan ditinggalkan. Drama susul menyusul poin itu terjadi hingga skor 14-14.  Karena setelah itu perolehan poin Dena ZM dan Rama Dhany melesat cukup signifikan. Mereka leading hingga 5 poin. Dari skor 14-14 berubah menjadi 19-14. Dan set pertama pun ditutup dengan 21-16 untuk keunggulan sementara pasangan Dena ZM dan Rama Dhany.

Set ke dua, Dena ZM dan Rama Dhany tak sedikitpun mengurangi intensitas serangannya. Mereka dengan disiplinnya masih mampu menjaga rentang selisih 5 poin terkunci.  Menjelang pertengahan set ke-dua, Hizkia Ken gerakannya terlihat melambat. Sesekali dia memegang-megang kakinya. Seperti ada yang tidak nyaman dengan kondisi kakinya. Dan ternyata benar saja, ada masalah dengan  kedua kakinya. Saat skor pasangan Apin dan Hizkia tertinggal 33-39, Kedua kaki Hizkia Ken tak dapat digerakkan sama sekali. Dia hanya bisa berdiri karena kedua kakinya menjadi kaku karena serangan kram otot. Permainan pun sementara harsus dihentikan agar Hizkia Ken mendapat penanganan dari kramnya. Hizkia Ken tidak dapat menuntaskan babak final. Dan pasangan ini pun akhirnya harus mundur alias retired. Dena ZM dan Rama Dhany memamng layak menjadi juara untuk Turnamen Mingguan Sparta edisi minggu ke-11 tahun 2024.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 21 April 2024;

Juara 1 Dena ZM dan Rama Dhany

Juara 2 Apin dan Hizkia

Juara 3 Peter. Kondisi Redy/Faisal R dan Wisnu

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-11 tahun 2024 ;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

When you focus on improving yourself, you will be more self-aware, confident, and fulfilled. You will be less concerned about what others. (Ketika Anda fokus pada peningkatan diri, Anda akan lebih sadar diri, percaya diri, dan puas. Anda tidak akan terlalu peduli dengan apa yang dilakukan orang lain). Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  




Minggu, 10 Maret 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 10 Maret 2024

 “Hard times create strong men. Strong men create good times. Good times create weak men. And, weak men create hard times.”

G. Michael Hopf


Kehidupan yang kita alami ini tidak selalu berjalan sesuai harapan. Ada kalanya satu hal dapat dilalui dengan mudah, tetapi tidak jarang pula malah sebaliknya. Di saat mengalami kesulitan inilah kekuatan kita benar-benar diuji.


Masa-masa sulit memberikan tekanan yang beragam dan memaksamu untuk terus berjuang agar bisa bertahan. Semua itu menimbulkan kelelahan yang luar biasa. Tidak menutup kemungkinan, kamu bahkan sampai punya keinginan untuk menyerah. 

Nah, supaya semangatmu tidak pudar, duduklah sejenak dan baca beberapa pengingat penting di bawah ini, ya!

1. Kesulitan adalah bagian dari proses kehidupan

Jika boleh meminta, tentu saja tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang ingin mengalami kesulitan. Jalan hidup yang mulus saja dan penuh dengan berbagai kemudahan pasti terasa sangat menyenangkan. Namun, mana ada kehidupan yang sesempurna itu di dunia ini?

Suka atau tidak, kesulitan pasti ada dan akan dialami oleh setiap orang. Semakin besar sesuatu yang ingin dicapai, maka semakin besar pula tantangan yang harus dihadapi. Tidak jarang, seseorang harus rela untuk gagal berkali-kali terlebih dahulu sebelum akhirnya mampu meraih impiannya.

Jangan terlalu khawatir. Kesulitan adalah bagian dari proses kehidupan dan hanya akan berlangsung sementara waktu. Selama kamu mau berusaha untuk keluar dari situasi yang tidak

2. Masa sulit bisa menempa dirimu jadi sosok yang tangguh

Tidak bisa dimungkiri bahwa saat mengalami masa-masa yang sulit, kamu jadi tertekan, bahkan mungkin hampir frustrasi. Semua itu terjadi lantaran semua hal terasa begitu berat. Sesuatu yang tampak remeh pun terkadang jadi sangat sulit untuk dijangkau.

Namun, dibalik semua himpitan yang kamu rasakan tersebut, ada pelajaran berharga yang penting untuk dipahami. Melalui beragam ujian itulah perlahan kamu berubah dari sosok yang mudah menyerah menjadi pribadi yang semakin tangguh. Tempaan yang bertubi-tubi membuat mentalmu jadi sekeras baja.

Ketangguhan hati tersebut merupakan modal yang baik untuk menyongsong hari esok. Kamu akan menjadi seorang pejuang sejati yang selalu memberikan seluruh usaha terbaik hingga mampu meraih keberhasilan. Luar biasa!

3. Selalu ada hadiah istimewa bagi orang-orang yang bersabar

Menjalani masa-masa sulit memang tidak pernah mudah. Oleh sebab itu, bukan menjadi hal yang mengherankan bila banyak yang memilih untuk menyerah saja ketika merasa bahwa dirinya sudah tidak sanggup menghadapi segalanya. Akhirnya, orang itu harus rela hidup dalam keterpurukan sepanjang waktu.

Supaya kejadian yang sama tidak terulang kembali, selalu ingat bahwa Tuhan tidak pernah memberi cobaan di luar batas kemampuan umatnya. Jika kamu merasa apa yang kamu alami begitu sulit, percayalah kalau Tuhan tahu bahwa kekuatanmu jauh melebihi itu. Jadi, kuatkan dirimu karena ada banyak hadiah istimewa yang disiapkan bagi orang-orang yang selalu bersabar.

Masa-masa sulit memang tidak pernah dinantikan kedatangannya. Namun demikian, bukan berarti situasi yang begitu menguji kekuatan ini tidak dapat dilalui. Kuncinya adalah terus menjaga asa agar tetap hidup dan meningkatkan kesabaran. Melalui perjuangan tanpa henti, kamu pasti dapat melewati keadaan tersebut dan menjelang hari esok yang penuh dengan kebahagiaan.


Kembali ke reportase... Minggu ke-dua Bulan Maret, selain bertepatan dengan minggu ke-10 Tourney Mingguan Sparta seasons 2024, Tourney kali ini juga merupakan Tourney terakhir sebelum break selama 1 bulan penuh dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Drawiing minggu ini sepertinya tak ada pilihan, mau ditempatkan di grup mana pun tetap sama-sama neraka. Karena hampir meratanya kekuatan di semua lini.  Hanya ada satu pasangan yang benar-benar admin unggulkan untuk minggu ini, mengingat skill kedua personal dari pasangan ini sangat mumpuni. Jadi admin memprediksi bahwa pasangan Redy dan Faisal R berada di  urutan teratas. Dan memang begitulah yang terjadi. Mereka berhasil naik podium juara untuk minggu ini.

Babak fase penyisihan grup, menghasilkan 2 pasang juara grup dan 2 pasang runner up grup. Dan dibawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal.

Grup A, Juara grup: Redy dan Faisal R,  runner up grup: Rama Putra dan Adi Putra

Grup B, Juara grup: Fatoni dan Rama Dhany, runner up grup: Apin dan Ikhsan

Pengundian babak semifinal mentakdirkan kedua pasangan harus sama-sama tanding ulang, alias kedua juara dan runner up masing-masing grup bertemu kembali di babak semifinal.

Pada bagan atas Fatoni dan Rama Dhany kembali sukses mengulang kemenangan atas lawannya Apin dan Ikhsan. Mereka menang 42-36 setelah sebelumnya di babak penyisihan menangng 42-39.  Sementara pada bagan bawah Rama Putra dan Adi Putra harus kembali menerima kekalahan dari sang unggulan minggu ini, Redy dan Faisal R yang berhasil membungkus kemenangan dengan skor yang sangat meyakinkan 42-22.

Babak final mempertemukan  Fatoni dan Rama Dhany dengan Redy dan Faisal R. Set pertama pasangan  Fatoni dan Rama Dhany tanpa basa-basi langsung onfire. Di  kesempatan  service pertama mereka langsung melesat unggul 11-2. Bertambahkan poin lawan secara cepat membuat pasangan Fatoni dan Rama Dhany sedikit shock. namun konsentrasi mereka mulai pulih dengan sedikit demi sedikit mempersempit jurang perbedaan skor. Mulai mendekati dan kembali tertinggal jauh, hingga set pertama ditutup dengan 21-13 untuk keunggulan sementara pasangan  Redy dan Faisal R. 

Tak ada perubahan yang terlalu signifikan di awal set ke dua. Redy dan Faisal R masih mendominasi permainan, dengan perpaduan permainan bola cantik dan cepat dari pasangan ini.  Perbedaan skor sempat menyentuh hingga 15 poin. Memasuki medio set ke-dua, Fatoni dan Rama Dhany memperlihatkan perlawanan yang cukup sengit. Mereka membuktikan bahwa pasangan ini memang layak berada di partai final. Mereka mulai mengejar ketertinggalan perolehan poin. namun apa daya, sekalipun mereka mendulang banyak poin namun karena jurang pemisah perbedaan poin sangat jauh, menyebabkan mereka kehabisan waktu. Karena Redy dan Faisal R sudah terlebih dahulu mencapai poin akhir. Redy dan Faisal R memenangi laga final dengan 42-29.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 10 Maret 2024;

Juara 1 Redy dan Faisal R

Juara 2 Fatoni dan Rama Dhany 

Juara 3 Apin dan Ikhsan / Rama Putra dan Adi Putra

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-10 tahun 2024 ;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Hadapilah masalahmu dan jadilah kuat. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...  

Minggu, 03 Maret 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 3 Maret 2024

"When you get what you want that is God's direction. When you don't get what you want that is God's protection.”

Shannon L. Alder


Setujukah kamu dengan pernyataan "Tuhan memberikan apa yang kamu butuhkan, bukan apa yang kamu inginkan"?


Bukankah semua yang kita inginkan adalah yang kita butuhkan? Memangnya apa definisi kebutuhan menurut Tuhan? Apakah Tuhan hanya bisa mencukupi kita untuk hal-hal yang disebut primer? Apakah kita tidak boleh menginginkan sesuatu yang lebih?

Pernyataan "Tuhan memberikan apa yang kamu butuhkan, bukan apa yang kamu inginkan" hanyalah sebuah hiburan belaka. Dipopulerkan oleh mulut-mulut religius yang matanya kurang lebar dalam melihat realitas. Sama dengan penjelasan saya di jawaban sebelumnya, jika Tuhan mencukupkan kita akan kebutuhan, bagaimana dengan orang-orang yang mati kelaparan? Mereka hanya butuh makan, bukan jalan-jalan ke luar negeri atau mengenakan pakaian mewah dari merek terkenal. Mengapa Tuhan tidak bisa memberikan itu?

Ada yang berkata bahwa:

Apakah terbayang jikaa semua ujian semua manusia datang dalam bentuk yang seragam?

  • Lapar bareng
  • Sakit bareng
  • Lelah bareng
  • Bodoh bareng
  • Miskin bareng
  • dll.

lalu dimana warna-warninya?

Oh, begitu ya? Apakah keindahan dunia hanya bisa dihasilkan melalui penderitaan? Kalau memang begitu, Tuhan kejam sekali. Dia menciptakan manusia dengan penderitaan agar muncul keberagaman. Wow!

Jika tidak bisa membantu dengan mengulurkan tangan, berhentilah menaruh simpati dengan menyebut-nyebut nama Tuhan. Itu tidak akan membantu sama sekali. Keimanan kalian itu bisa menjadi racun bagi sebagian orang. Tidak semua orang yang keadaannya bisa dimengerti dengan kalimat-kalimat bullshit sejenis ini.

Apakah kita tidak boleh berkeinginan? Karena saya sering mendengar kalimat "Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan".

Kebutuhan dan keinginan itu memang berbeda. Kebutuhan (needs) adalah sesuatu yang harus dipenuhi untuk kelangsungan hidup (survive), sedangkan keinginan (wants) adalah sesuatu yang diharapkan dapat dipenuhi untuk kepuasan hidup (satisfaction).

Makan itu kebutuhan, sebab dari makananlah kita memperoleh energi untuk hidup dan beraktivitas. Tetapi mengharapkan makanan yang lezat-lezat yang tersaji di atas wadah (pinggan dan piring) yang bagus dan berharga mahal, itu adalah keinginan.

Tidur itu kebutuhan, sebab melalui tidurlah tubuh kita menjadi fresh dan tetap sehat. Tetapi berharap bisa tidur di ruangan berpengatur suhu, di atas kasur bagus, indah dan mahal itu, adalah keinginan.

Pakaian (sandang) adalah kebutuhan, sebab pakaian penting untuk melindungi diri dari cuaca, gigitan binatang, tusukan benda-benda tajam, juga bisa melindungi tubuh dari kuman dan penyakit. Tetapi, mengharapkan bisa berganti pakaian tiga hingga empat kali dalam sehari, berharap bisa punya koleksi pakaian dari berbagai jenis bahan dan model, itu semua adalah keinginan.

Apa yang salah dengan keinginan? Mengapa ada nasihat agar kita jangan terlalu banyak (bukan tidak boleh punya) keinginan?

Menurut para filsup-spiritual, guru-guru agung, para resi dan nabi, keinginan adalah sumber penderitaan. Itu sebabnya mayoritas agama mengajarkan ritual/praktik pengendalian nafsu dan keinginan melalui puasa atau meditasi.

Ketika keinginan bisa dikendalikan, atau jika mungkin ditiadakan, hidup pasti menjadi tenang dan damai. Itulah hakikat dari kebahagiaan surgawi.

Masalahnya, tidak semua manusia bisa membebaskan diri dari keinginan itu, karena kebanyakan orang tidak menyadari bahwa dirinya berada di dalam perangkap keinginan-keinginan tersebut.

Kita umumnya mengira bahwa yang dimaksud keinginan, nafsu, atau syahwat itu hanya menyangkut hal-hal biologis-materialis saja seperti harta, tahta, dan seks.

Padahal banyak sekali keinginan yang tanpa kita sadari membuat kita terjebak dalam penderitaan yang berkepanjangan karena ingin: diperhatikan, diperhitungkan, diakui, disegani, dipatuhi, diikuti, dihormati, dipuji, disanjung, dipuja, diidolakan, atau dielu-elukan.

Penutup

Apakah kita tidak boleh berkeinginan? Mungkin, bukan tidak boleh, tetapi perlu dikendalikan. Jangan melekat padanya. Sebab, keinginan kita adalah sumber penderitaan kita.


Kembali ke reportase... Memasuki minggu-minggu terakhir menuju bulan puasa, tercatat 16 Spartan yang meramaikan tourney minggu ini. 

Berdasarkan hasil drawing, persaingan minggu ini dapat dikatakan merata. Terutama grup B, yang dapat dibilang grup neraka, karena pasangan manapun dapat lolos ke semifinal. Hal ini terbukti dengan adanya 3 pasang yang saling mengalahkan dan mengantongi masing-masing 2 kemenangan dan 1 kekalahan, sehingga penentuan juara serta runner up grup harus ditentukan dengan perhitungan selisih poin. Pasangan Redy dan Peter berhasil menjadi juara grup dengan selisih terbesar yaitu +17, diikuti pasangan Hizkia Ken dan Fatoni dengan selisih +14. Pasangan Dumai  dan Apin harus legowo karena memiliki selisih terkecil yaitu +3. Sedangakan persaingan di grup A relatif mudah terprediksi. 

Dan dibawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal.

Grup A, Juara grup: Dena ZM dan Fani,  runner up grup: Huda dan Faisal R

Grup B, Juara grup: Redy dan Peter, runner up grup: Hizkia Ken dan Fatoni 

Pertemuan menyilang lintas grup merupakan hasil dari pengundian babak semifinal kali ini.

Pada bagan atas, Huda dan Faisal R mengalahkan Redy dan Peter dengan skor 42-19 Pasangan Redy dan Peter tampak masih kelelahan, selain karena sepanjang penyisihan menampilkan permainan cepat, sebelumnya pun mereka menjalani partai hidup mati agar lolos ke semifinal. Main 3 kali berturut-turut membuat mereka melendoy alias kecapean 😅

Sama hal nya pada bagan bawah, menampilkan permainan yang kontras. Pasangan Dena ZM dan Fani dengan speed dan power-nya, bertemu dengan permainan rally tempo lambat  Hizkia Ken dan Fatoni yang lebih mengandalkan placing dan lob serang. Tapi kali ini Dena ZM dan Fani cukup sabar meladeni strategi rally panjang yang diterapkan Hizkia Ken dan Fatoni. Sebaliknya stamina Hizkia Ken dan Fatoni semakin terkuras dan banyak bola-bola lob yang out. Pertandingan berakhir dengan kemenangan pasangan Dena dan Fani 42-26

Partai final merupakan partai ulangan penyisihan grup A, yang sebelumnya dimenangkan Dena ZM dan Fani dengan 42-40. Pada paruh awal pertandingan, pasangan Huda dan Faisal R langsung tancap gas dengan olahan bola depan Faisal R di depan dan eksekusi Huda di area belakang. Sebenarnya pertandingan berjalan sangat seimbang dan menarik. Jual beli serangan diperagakan kedua pasangan. Namun pasangan Dena ZM dan Fani lebih banyak melakukan unforced errors sehingga margin perolehan skor mereka sering tertinggl antara 4-5 poin. Pasangan Huda dan Faisal R menutup set pertama dengan skor 21-13. 

Memasuki set kedua, permainan Huda dan Faisal R masih dominan. Pada final kali ini permainan Huda terlihat rapi dan tercatat beberapa kali melakukan pengembalian smash yang tak terduga. Bahkan pasangan ini sempat unggul 28-19. Namun apa yang terjadi selanjutnya di luar dugaan. Pasangan Dena ZM dan Fani yang tidak mau menyerah begitu saja perlahan namun pasti mengejar perolehan poin sampai 37-37. Sebaliknya pasangan Huda dan Faisal R tampak sedikit panik. Mereka sempat berbalik tertinggal 39-40, bahkan pasangan  Dena ZM dan Fani mencapai match poin terlebih dahulu 41-40. Sebuah lucky ball Faisal R dari return service membuat skor menjadi 41-41. Pertandingan ditutup dengan error Fani di depan net sehingga pasangan Huda dan Faisal R berhasil menjadi juara minggu ini dengan skor menegangkan 42-41.  Kedua pasangan finalis minggu ini memang sangat layak berada di partai puncak. Karena mereka sama-sama bermain sangat baik dan apik. 

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 3 Maret 2024;

Juara 1 Huda dan Faisal R

Juara 2 Dena ZM dan Fani

Juara 3 Redy dan Peter / Hizkia Ken dan Fatoni 

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-9 tahun 2024 ;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

“If you thought you wanted something and it didn't work out, count it all joy. God was protecting you even if you don't realize it.” - Germany Kent. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa di reportase-reportase selanjutnya...  

Minggu, 25 Februari 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 25 Februari 2024

 “When life gets you down, do you wanna know what you've gotta do? Just keep swimming!”

Dory, Finding Nemo


“Ketika hidup terus menekanmu, tahukah kau apa yang harus kau lakukan? Tetaplah berenang!” Kutipan itu adalah salah satu dialog yang terkenal dari sebuah film animasi berjudul “Finding Nemo.” Perjalanan yang ia tempuh bersama Marlin untuk menemukan Nemo (anak Marlin), bukanlah perjalanan yang mudah. Nasihat sederhana yang disampaikan oleh Dory kepada Marlin dapat menjadi suatu penguatan bagi kita, agar terus ‘berenang’ walau arus kehidupan menekan. Ketabahan menjadi life skill yang penting bagi kita.


Guys, apa sih yang dapat membuat kita “terus berenang,” terus tabah di dalam kehidupan? Jawabannya ialah karena kita menyadari bahwa Tuhan mengetahui apa yang terjadi di masa mendatang. Kita percaya Tuhan mengasihi dan memberikan hal-hal yang baik, walaupun saat ini kita belum tahu apa yang terjadi di masa depan. Kita juga menyadari tidak akan pernah dapat mengetahui rencana dan kasih Tuhan, jika kita tidak terus bertahan. Apa yang Tuhan persiapkan di masa mendatang adalah sesuatu yang akan kita rengkuh setelah kita melewati masa kini dengan ketabahan. Seorang pujangga mengatakan, “Berlarilah bila ‘kau tak dapat terbang, berjalanlah bila terlalu lelah berlari, merangkaklah bila tak sanggup berjalan, namun janganlah berhenti! Melangkahlah! Bergeraklah! Karena ketika ‘kau memutuskan untuk berhenti, selesailah sudah.” Mari tetap bertahan dan tabah, di tengah kekecewaan, kekhawatiran maupun kesedihan kita! Tuhan ada.

Pantang menyerah dan tangguh, merupakan kemampuan untuk menghadapi tantangan hidup. Orang yang perlu bangkit dari keterpurukan, juga membutuhkan ketangguhan, atau dalam psikologi dikenal dengan resiliensi.

Ketangguhan, bukan sifat tetap yang bisa dimiliki atau luruh begitu saja. Ini adalah sesuatu yang perlu dikembangkan dan keterampilan tertentu membantu melakukannya. Dengan ketangguhan dan tidak mudah menyerah, Anda dapat memecahkan masalah secara kreatif. Bisa juga mencari bantuan, menjalin relasi dengan orang lain, dan lalu bangkit kembali. Melansir Everyday Health, Jumat, 6 Januari, orang yang tangguh lebih banyak akal. Mereka mengalami emosi dengan gembira. Bahkan secara fisik lebih sehat serta memiliki hubungan yang lebih baik. Apa saja keterampilan yang perlu diasah untuk menjadi orang tangguh pantang menyerah? Berikut daftarnya.

1. Ketenangan

Situasi tertentu dapat mengubal pola pikir dan rasionalitas seseorang. Misalnya, ketika macet, dompet hilang, atau diagnosa kesehatan yang tidak menggembirakan. Cara lebih baik untuk tak mudah menyerah adalah, kenali kondisinya dan tahan sejenak sehingga tidak responsif atau emosional. Orang yang tangguh, tetap tenang dalam menghadapi situasi yang naik turun. Karena ini membantu mencari jalan atau solusi yang dibutuhkan untuk merespons situasi mengejutkan.

2. Kesabaran

Keterampilan mendengarkan sangat menguji kesabaran. Terutama mendengarkan penjelasan dari orang lain yang membagikan informasi yang tak ingin kita dengar. Kesabaran adalah penanda ketangguhan. Mereka yang tangguh memberikan perhatian penuh.

3. Optimis

Orang yang optimis memiliki gambaran tentang masa depan. Bukan seorang cenayang, tetapi mereka memiliki harapan akan menjadi lebih baik pada hari esok. Mereka yang tangguh berharap lebih bahagia, sehat, dan hidup lebih lama.

Untuk menjadi lebih baik, setiap orang membutuhkan tujuan, mengumpulkan kekuatan, dan mencari titik terang pada masa-masa sulit. Ini akan mendukung dalam menyelesaikan masalah dan memilih jalan paling tepat.

4. Penerimaan

Banyak orang lebih suka setiap hal terkontrol, tetapi nyatanya tidak semua hal bisa dikontrol. Seseorang yang tangguh, menerima ketidakpastian hal-hal yang tidak bisa dikontrol. Mereka secara kreatif dapat menanggapi situasi tak pasti dengan tetap menerima, tenang, dan optimis.

5. Terkoneksi

Orang tangguh tidak berarti tidak memiliki orang di sekitarnya. Justru mereka bisa bekerja sama dengan baik. Mereka tidak merasa berjuang sendiri, tetapi terhubung dengan satu atau dua teman baik. Penting Anda ketahui, kesepian adalah kurangnya hubungan sejati dengan orang lain. Kondisi ini berbahaya bagi pikiran dan tubuh.

Di samping kelima keterampilan di atas, orang yang pantang menyerah dan tangguh memaafkan masa lalu, mengenali tujuan, bersyukur, dan menghargai kebaikan. Apakah Anda memiliki seluruh keterampilan di atas?


Kembali ke reportase... Minggu pagi mendung menggayut di Kota Bandung. menjelang siang matahari pun bersinar dengan teriknya. Tapi panasnya masih sopan, jadi suhu udara di dalam GOR ABA tak terasa begitu panas. 

18 orang Spartan tururt meramaikan tourney Mingguan Sparta kali ini, termasuk Firman Firdaus yang tahun ini baru pertama kali ikutan. 

Hasil drawing terlihat cukup merata, jadi siapapun bisa menjadi juara. Tinggal masalah kekompakkan dengan partner di dalam lapangan.  

Babak penyisihan, memunculkan 2 pasang juara grup dan 2 pasang runner up grup. Dan dibawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil maju ke babak semifinal.

Grup A, Juara grup: Fatoni dan Apin,  runner up grup: Rama Putradan Fathur

Grup B, Juara grup: Rama Dhany dan Fani, runner up grup: Dena ZM dan Huda

Pertemuan menyilang lintas grup merupakan hasil dari pengundian babak semifinal kali ini. Dan masing-masing juara grup secara meyakinkan menang atas para runner up grup. 

Fatoni dan Apin dengan terseok-seok akhirnya memenangi laga semifinal melawan Dena ZM dan Huda dengan 42-39. Setelah sebelumnya perolehan poin mereka tertinggal terus dan hampir saja kalah. Namun dipenghujung set ke-2 mereka bisa menikung dan berhasil mengalahkan lawannya. Berbeda dengan bagan atas. Pada bagan bawah, Rama Dhany dan Fani masih terlalu tangguh untuk bisa dikalahkan oleh Rama Putradan Fathur. Hingga mereka menang mudah dan memastikan mereka melaju ke babak final setelah membungkus kemenangan dengan  skor cukup jauh 42-19.

Babak final yang mempertemukan antara Fatoni dan Apin VS Rama Dhany dan Fani, merupakan babak final yang antiklimaks untuk pasangan Fatoni dan Apin. Fisik mereka sangat terkuras di babak-babak sebelumnya. Hal tersebut membuat performa mereka menurun secara drastis. Kondisi Fatoni yang masih kurang fit ditambah pasangan ini harus bermain 4 kali di babak penyisihan, plus laga keras di semifinal, turut andil merontokkan stamina mereka. Berbeda dengan Rama Dhany dan Fani yang terlihat masih bugar dan permainan mereka masih stunning. Jadi final kali ini boleh dibilang final yang sangat-sangat tidak seimbang. 

Set pertama Rama Dhany dan Fani langsung tancap gas dengan cepatnya mereka mengumpulkan pundi-pundi poin. Mereka menciptakan jurang yang cukup menganga selisih perolehan poin dengan lawannya. Dalam sekali service mereka langsung leading 10-1. Tanpa perlawanan berarti, Rama Dhany dan Fani menang mudah menutup set pertama dengan  21-6.

Pada set ke-2 tak ada perubahan yang signifikan. Langkah Fatoni dan Apin nampak begitu berat, seolah-olah ada lem korea menempel di sepatu mereka 😊. Sementara Rama Dhany dan Fani makin mengganas, melesatkan shuttlecock ke area-area yang sulit dijangkau oleh lawannya. Kemenangan  mutlak milik Rama Dhany dan Fani  dengan menyegel skor 42-19, di penghujung set ke-2.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 25 Februari 2024;

Juara 1 Rama Dhany dan Fani

Juara 2 Fatoni dan Apin

Juara 3 Rama Putradan Fathur / Dena ZM dan Huda

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-8 tahun 2024 ;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Ingatlah selalu nasehat Dory: Keep Swimming!!! Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa di reportase-reportase selanjutnya...  

Minggu, 18 Februari 2024

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 18 Februari 2024

“Eccedentesiast. It's someone who hides their pain behind a smile. We learned quickly how to become masters at this repressive art.”

Meghan Quinn


Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, detikers mungkin pernah merasakan suka maupun duka. Namun, bagi sebagian orang ada yang berusaha menutupi duka di dalam hati dengan menunjukkan perasaan bahagia.


Istilah ini sering disebut sebagai fake smile atau senyum palsu. Mudahnya, seseorang terlihat senyum di depan banyak orang, padahal di dalam hatinya merasakan pedih yang mendalam.

Nah, kondisi ini juga disebut sebagai eccedentesiast. Sayangnya, nggak semua orang bisa tahu kalau lawan bicaranya ternyata dalam kondisi tidak baik-baik saja, sebab mereka menunjukkan senyum yang seolah terlihat bahagia.

Lantas, seperti apa sih gejala eccedentesiast itu? Lalu apa penyebab gejala ini bisa terjadi pada seseorang? Simak pembahasannya secara lengkap dalam artikel ini.

Apa Itu Eccedentesiast?

Dijelaskan dalam e-Jurnal berjudul Gangguan Psikologi Eccedentesiast oleh Sheilla Sartika Salsabilla, eccedentesiast adalah orang yang menyembunyikan banyak hal di balik senyumannya. Pada umumnya, seseorang akan menyembunyikan rasa sedih, traumatis, dan depresi dengan menunjukkan senyum bahagia di depan orang lain.

Menurut Ine Indriani, M.Psi, selaku psikolog di Clinical Psychologist dan Brainspotting Trainer & Therapist RS Pantai Indah Kapuk, eccedentesiast bisa disebut juga sebagai fake smile atau senyum palsu. Jadi, orang-orang yang mengalami eccedentesiast berusaha terlihat baik-baik saja, padahal di balik itu ada suatu masalah yang dihadapinya.

Menurut Indri: "Intinya fake smile ya, ibaratnya senyum yang palsu. Ini dari kata Ecce bahasa latin yang berarti look at and dente teeth, ibaratnya look at the teeth. Jadi intinya adalah lihat nih mukanya senyum tapi sebenarnya di balik itu bukan kondisi yang sesungguhnya,".

"Jadi, ada sesuatu di balik senyumnya dia untuk meyakinkan orang lain kalau dia itu happy, ya nggak apa-apa untuk orang lain tapi sebenarnya sesungguhnya nggak (untuk dirinya). Makanya disebut eccedentesiast," paparnya.

Menurut Indri, sebagian orang yang mengalami eccedentesiast sering kali menunjukkan kalau dirinya adalah orang yang kuat sekaligus berusaha menyenangkan orang lain. Namun, ada juga sejumlah orang yang berusaha menutupi kesedihannya dengan tersenyum di depan orang lain.

"Survive saja, oh dia senyum, oh dia untuk menyenangkan orang lain. Entah itu tujuannya untuk menyenangkan orang lain atau dia menyembunyikan yang sesungguhnya ada di dalam diri dia," ujar Indri.

Beberapa Gejala Eccedentesiast

Ada sejumlah gejala yang muncul ketika seseorang mengalami eccedentesiast. Indri mengatakan, salah satu gejala eccedentesiast yang dapat dilihat dengan mudah adalah menunjukkan senyum yang tidak tulus.

"Senyumnya kan nggak genuin (tulus), kalau orang sensitif kan kita tahu dia itu fake, bisa berasa. Ada hal yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata tapi kita bisa merasakan, karena kan ini energi ya 'oh dia senyum, dia oke' tapi kalau orang sensitif bisa lihat 'ini nggak, ini ada masalah' tapi kita nggak tahu apa," ungkapnya.

Tidak hanya itu, ada sejumlah gejala lain yang muncul ketika seseorang mengalami eccedentesiast. Simak selengkapnya di bawah ini:

1. Sering Menyendiri

Seseorang yang mengalami eccedentesiast sering kali menyendiri dan tidak mau berbaur dengan orang lain. Lantas, ketika ia menghadapi suatu masalah atau mengalami kejadian buruk, dirinya tidak terbuka dengan teman-teman di sekitarnya.

"Kemudian kita tahu tiba-tiba dia menyendiri, tiba-tiba nggak ada orang kelihatan sendiri, nggak mau dibantu atau ciri-ciri lainnya dia nggak terbuka sama seluruhnya tapi dia bisa jadi teman curhat," papar Indri.

2. Tidak Suka Berbagi Cerita

Gejala lain dari seseorang yang mengalami eccedentesiast adalah tidak mau bercerita kepada orang lain. Ketika menghadapi suatu masalah, ia lebih memilih untuk menyimpan masalah tersebut di dalam diri, lalu bersikap seperti biasa saja di hadapan orang lain.

"Dia nggak terlalu suka cerita sama orang lain, kalau orang yang nggak terlalu sensitif nggak ngeh kalau dia fake (smile), kadang sesekali dia suka menyendiri atau melakukan sesuatu itu terlalu mandiri," imbuhnya.

3. Terlihat Bahagia, Padahal Tidak

Seseorang yang mengalami gejala eccedentesiast berusaha terlihat ceria di depan banyak orang. Padahal, di balik semua itu terpendam rasa sedih yang dapat menyayat hati, namun tidak bisa diungkapkan dan lebih memilih tersenyum.

"Orang yang eccedentesiast ini kan orang yang normal untuk jalanin (kehidupan sehari-hari. Tapi biasanya dia terlihat kayaknya kesannya tuh pertama ya, dia terlihat sering senyum yang berarti kelihatannya nggak ada beban, dia kelihatannya bahagia-bahagia saja kayaknya. Kalau ditanya dia bilang nggak ada masalah, baik-baik saja. Senyum tapi palsu," ucap Indri.

4. Berbicara Kepada Orang Tertentu Saja

Terkadang, seseorang yang mengalami gejala eccedentesiast lebih memilih bicara dengan orang tertentu saja, seperti keluarga atau teman terdekat. Jadi, tidak semua orang dapat mengetahui apa yang tengah dirasakan olehnya selama ini.

Penyebab Terjadinya Eccedentesiast

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan seseorang mengalami eccedentesiast. Indri mengungkapkan, salah satu penyebab seseorang mengalami eccedentesiast karena ingin dianggap baik-baik saja, sehingga tidak mau menyulitkan orang lain.

"Nah yang bikin dia kayak gitu macem-macem ya, misalnya untuk menyenangkan orang lain sehingga dia dianggap baik-baik saja, tidak mau merepotkan orang lain," paparnya.

Selain itu, ada sejumlah penyebab lain seseorang dapat mengalami eccedentesiast. Biar nggak penasaran, simak penjelasan di bawah ini:

1. Ingin Menyembunyikan Perasaan

Seseorang yang mengalami eccedentesiast pada umumnya ingin menyembunyikan perasaan hatinya dari orang lain. Mungkin dalam suatu kondisi, ia baru saja mengalami hal buruk yang membuat perasaannya hancur, namun dirinya lebih memilih menyembunyikan hal tersebut dan seolah baik-baik saja.

"Atau dia ingin menyembunyikan perasaan yang sesungguhnya, jadi dia tidak mau mengungkapkan apa yang terjadi sama dia. Padahal sebenarnya di dalamnya itu sedih banget tapi dia tidak mengungkapkan itu ke orang lain," kata Indri.

2. Terlalu Tertutup dengan Orang Lain

Selain itu, penyebab seseorang mengalami eccedentesiast karena terlalu tertutup dengan orang lain. Pada akhirnya, orang-orang di sekitarnya tak tahu apa yang benar-benar dirasakan olehnya. Bahkan jika ia mulai terbuka dengan orang, pada umumnya hanya pada orang terdekat saja.

"Rata-rata orang kayak gini itu nggak terlalu terbuka tentang dirinya ke orang lain ya. Kalau pun terbuka biasanya sama orang-orang tertentu saja. Apa yang membuat dia kayak gitu salah satunya untuk survival mood, maksudnya untuk bertahan hidup, yaitu tidak mau merepotkan orang lain," jelasnya.

Tips Mencegah Terjadinya Eccedentesiast

Bagi kamu yang mengalami gejala eccedentesiast kini tak perlu khawatir lagi. Sebab, ada sejumlah tips yang cukup ampuh untuk mencegah terjadinya eccedentesiast di kemudian hari.

Menurut Indri, salah satu tips untuk mencegah eccedentesiast adalah mulai memperhatikan diri sendiri. Coba tanyakan pada diri kamu, apakah selama ini sudah cukup tegas dalam mengambil keputusan? Berani mengungkapkan pendapat kepada orang lain?

Lalu, cari tahu juga apakah senyum yang terpancar dari diri kamu adalah senyum yang tulus atau fake smile? Kalau kamu sadar bahwa selama ini kamu sering menunjukkan senyum palsu, tanyakan pada diri sendiri kenapa hal tersebut selalu terjadi? Apakah ada luka di masa lalu yang membuat kamu lebih nyaman menampilkan fake smile di depan orang lain?

"Kalau sudah tahu just be connect dengan apa penyebabnya, just be aware dan kemudian coba untuk diproses. Kalau sekarang kan banyak yang namanya self healing atau journaling atau apapun teknik yang bisa membantu untuk connect."

"Karena yang paling utama, terutama ada orang yang melakukan ini tapi nggak aware. Apakah saya begini atau nggak? Lalu kalau iya kira-kira apa yang membuat saya seperti ini? Penyebabnya bisa macam-macam," jelasnya.

Setelah bertanya-tanya pada diri sendiri dan tahu letak masalahnya, kini coba kamu mulai serius untuk berubah ke arah yang lebih baik. Indri menyarankan, bagi kamu yang mengalami eccedentesiast sebaiknya jujur terhadap diri sendiri, secara perlahan kamu akan terbiasa jujur dan tidak menyembunyikan perasaan di dalam hati.

"Lalu kemudian latihan untuk asertif, untuk apa adanya. Kalau ternyata itu sudah parah banget dan mengganggu sebenarnya tapi nggak tahu caranya gimana ya datanglah ke profesional, bukan berarti harus selalu udah parah banget kemudian datang ke profesional, tapi kan mencegah untuk menjadi lebih buruk kan lebih baik. Kita coba untuk memproses itu," ujar Indri.

Apakah Eccedentesiast Termasuk Penyakit?

Mungkin sebagian dari kamu ada yang bertanya-tanya, apakah eccedentesiast termasuk penyakit? Indri memaparkan, eccedentesiast tak bisa disebut secara mentah-mentah sebagai penyakit, jadi harus mengacu pada disorder DSM 5 (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders) atau ICD 11 (International Classification of Diseases).

"Jadi gini, sedih itu kan bukan penyakit dong, kita semua bisa sedih ya. Terus kemudian mengeluh apakah itu penyakit? Kan belum tentu orang yang mengeluh itu disorder. Bisa jadi itu sesuatu yang menjadi habit yang mengcovering atau menutupi perasaan dia," pungkasnya.

Nah itu dia penjelasan mengenai eccedentesiast beserta gejala, penyebab, dan tips untuk mencegahnya. Semoga artikel ini dapat membantu kamu, khususnya bagi kamu yang merasakan eccedentesiast dan membutuhkan bantuan pertolongan.


Kembali ke reportase... Memasuki minggu ke-7 musim Turnamen Mingguan Sparta tahun 2024, Kota Bandung masih sering diguyur hujan. Karena menurut BMKG intensitas curah hujan akan mengalami peningkatan di Bulan Februari dan Maret 2024.  Minggu siang ini memang cerah, tapi menjelang sore hujan mulai turun. 

Minggu ini ada 1 orang member yang baru bergabung di Sparta, yaitu Rizky. Plus 1 orang  Spartan  yang baru mencoba menjajal Turnamen Mingguan Sparta, namanya Fani.

Dari hasil drawing tourney Sparta minggu ini, ada beberapa pasangan yang admin perkirakan bakal menjadi pasangan unggulan minggu ini. Mereka adalah: Fathur dan Apin, Yuno dan Rama Dhany, Odod dan Rama Putra, selanjutnya adalah Huda dan Wahid. Dari  keempat pasangan unggulan itu hanya 2 pasang yang mencapai babak semifinal (Yuno dan Rama Dhany, Odod dan Rama Putra) sementara sisanya rontok di babak quarter final. Dan yang paling mengejutkan, unggulan teratas, Fathur dan Apin malah tumbang di babak quarter final hanya gara-gara miskom. 

Rupanya kejutan-kejutan lainnya masih bermunculan. Pasangan Nugi dan Fani yang sebelumnya tidak terprediksi, malah muncul sebagai finalis. Pasangan ini tidak terprediksi menjadi unggulan karena ini adalah laga pertama dari Fani di Turnamen Mingguan Sparta. Kejutan lainnya adalah pasangan yang mendapat berkah 'nyawa kucing' alias peserta challenge yang sudah gugur di babak penyisihan dan mendapat kesempatan melaluii proses pengundian, menjadi penantang baru mengisi slot kosong di grup C. Pasangan itu adalah Fatoni dan Hizkia Ken. Mereka tak menyis-nyiakan kesempatan, dengan tampil bagus. Pasangan ini diluar 'nurul' berhasil melaju ke babak final setelah menggusur pasangan-pasangan unggulan lainnya. 

Result babak penyisihan, menyisakan 4 pasang juara grup dan 4 pasang runner up grup. Dibawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil menapakkan kakinya ke babak perempatfinal.

Grup A, Juara grup: Nugi dan Fani  runner up grup: Dumai dan Ikhsan

Grup B, Juara grup: Odod dan Rama Putra, runner up grup: Yuno dan Rama Dhany

Grup C, Juara grup: Fatoni dan Hizkia Ken,  runner up grup: Noval dan Fachrul

Grup D, Juara grup: Huda dan Wahid, runner up grup: Fathur dan Apin

Drawing babak quarterfinal, terpantau pasangan grup A kembali bertemu di babak perempat ini ini. Dan selebihnya quarterfinalis lainnya bertemu secara menyilang. Yuno dan Rama Dhany mengalahkan sang juara grup A Huda dan Wahid melalui skor 42-38. Fatoni dan Hizkia Ken melaju ke semifinal setelah mengalahkan Fathur dan Apin dengan skor telak 42-24.  Nugi  dan Fani kembali memenangi laga tanding ulang melawan Dumai dan Ikhsan dengan skor 42-34. Odod dan Rama Putra memulangkan pasangan Noval dan Fachrul melalui skor 42-30.

Pada babak semifinal Fatoni dan Hizkia Ken menang tipis 42-41 atas lawannya Yuno dan Rama Dhany. Mereka membuat epic comeback di penghujung set ke-2, dan memenangi laga semifinal. Padahal sebelumnya mereka tampaknya nyaris tak ada harapan karena perolehan poin merek sudah tertinggal jauh dari kompetitornya Yuno dan Rama. Pada laga semifinal lainnya Nugi dan Fani  berhak melangkah ke babak final, setelah menang 42-32 dari Odod dan Rama Putra.

Babak final kali ini mempertemukan unpredictable finalst Fatoni dan Hizkia Ken VS Nugi dan Fani. Laga final dibuka dengan penampilan apik dari pasangan Nugi dan Fani. mereka bermain rapi sekaligus garang. Tak mengherankan bila mereka mendominasi permaianan. Mereka selalu unggul dalam perolehan poin. bahkan mereka sempat unggul hingga 7 angka, 15-8 pada set pertama. Nugi dan Fani secara konsisten menjaga jarak keunggulan poin mereka atas lawannya hingga set pertama ditutup dengan 21-18 untuk keunggulan sementara pasangan ini.

Memasuki set ke-2 Nugi dan Fani masih tak terbentung. Tercatat hanya 2 kali pasangan Fatoni dan Hizkia Ken mampu menyamakan kedudukan. Pada skor 23-23 dan 33-33. Namun setelah skor disamakan, pasngan Nugi dan Fani kembali unggul dan meninggalkan perolehan poin lawannya. Sayangnya, di seperempat terakhir set ke-2 pertahanan mereka mulai goyah. Sebaliknya dengan Fatoni dan Hizkia Ken, mereka seperti mendapat angin segar. Mereka melesat dan tancap gas di ujung set ke-dua ini. Tanpa basa basi mereka membuat kondisi perolehan poin Nugi dan Fani 'kritis', karena tertinggal 36-41. Nugi dan Fani berusaha tenang dan mengumpulkan poin-demi poin untuk mengejar ketertinggalan. Tapi apa daya, perolehan poin mereka terhenti di angka 39. Fatoni dan Hizkia Ken memastikan gelar juara minggu ini  menjadi milik mereka setelah menutup babak final dengan 42-39. Fatoni dan Hizkia Ken menjadi pasangan challenger yang sukses menjadi juara. FYI: Selama 6 tahun lebih perjalanan Sparta, ini adalah kali ke-2 terjadi, pasangan challenge berhasil menjadi juara. Kemenangan pasangan ini sekaligus membuat ranking Fatoni berada di puncak, melengserkan posisi Faisal R yang terjun bebas ke posisi ranking 4. Posisi Faisal R tergeser karena dia 2 kali absen berpartisipasi di Tourney Mingguan Sparta.

Inilah nama-nama yang menjadi juara minggu ini, 18 Februari 2024;

Juara 1 Fatoni dan Hizkia Ken

Juara 2 Nugi dan Fani

Juara 3 Yuno dan Rama Dhany / Odod dan Rama Putra

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-7 tahun 2024 ;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Master The Court, Rule The Game!!! Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportase selanjutnya...