Powered By Blogger

Minggu, 02 Juli 2023

Reportase Turnamen Sparta Supreme Cup 2023, Minggu 25 Juni 2023

 "Wisdom is the supreme part of happiness."

Sophocles

 

Kadang beberapa dari kita merasa lelah, suntuk, dan letih secara mendalam. Merasa putus asa dengan naik turunnya dinamika kehidupan, cobaan demi cobaan terus menghampiri. Pada fase itu kita semua pasti mencari arti kebahagiaan.


Kadang kita mendapatkan sesuatu yang membuat kita merasa senang. Seperti saat mendapatkan kekayaan, takhta, dan hal-hal lainnya. Apakah itu yang disebut dengan kebahagiaan? Kali ini kita akan sedikit mengulas lebih dalam mengenai makna kehidupan dan kebahagiaan menurut filsafat stoikisme.

Filsafat Stoa dan Definisi Kebahagiaan

Filsafat stoikisme merupakan aliran filsafat klasik yang berpengaruh besar terhadap pemikiran-pemikiran abad pertama. Zeno yang berasal dari Citium pada abad ke-3 SM datang di kota Athena, untuk mempelajari filsafat.

Kemudian dia belajar di bawah pilar yang terlukis di salah satu sudut Athena Karena kepiawainya berfilsafat, Zeno memiliki banyak murid, namun dia tidak memiliki akademi. Akhirnya dia mengajak pengikutnya untuk berfilsafat di Stoa.

Menurut kaum Stoa, salah besar jika kita menganggap kepuasan, kenikmatan, kesenangan adalah sebuah kebahagiaan yang hakiki. Mereka beranggapan bahwa semua itu merupakan faktor dari luar. 

Zeno mengatakan kebahagiaan adalah hidup berdasarkan kodrat. Artinya hidup itu dijalankan untuk menjalankan kewajiban-kewajiban kita sebagai manusia.

Stoikisme juga memberikan tawaran cara hidup bahagia berdasarkan 3 pilar kebahagiaan. 

Pertama, kenali hal di dalam dan kendali hal yang di luar kendali kita. Maksudnya kita hanya perlu untuk fokus pada diri kita sendiri, tidak perlu mempedulikan hal-hal yang di luar kemampuan kita. 

Kedua, mencintai takdir “love of fate", artinya kita tidak boleh berharap sesuatu berjalan seperti keinginan kita sendiri. Harapkan apa yang terjadi seperti apa yang terjadi, dengan itu kira akan bahagia. 

Ketiga, perbanyak mendengar daripada berbicara. Kita sebaiknya lebih banyak mendengar daripada berbicara dalam konteks. Kita tidak merasa benar dengan pendapat kita pribadi. Kita harus menerima diri kita.

Cara Hidup Bahagia

1. Fokus terhadap diri sendiri

Kita hanya perlu fokus terhadap diri kita sendiri, apa yang ingin dan akan kita lakukan. Jangan terlalu mendengarkan penilaian seseorang terhadap diri kita. Kita harus selalu menyadari bahwa banyak hal yang terjadi di luar kendali kita. Kita hanya bisa mengendalikan apa yang ada dalam kendali kita yaitu pikiran dan tindakan kita sendiri

2. Ingat, tidak ada yang abadi

Hal ini penting untuk di lakukan karena kita harus memahami dengan penuh kesadaran bahwa tidak ada sesuatu yang abadi. Harta, takhta, dan orang-orang yang kita sayangi itu semua hanya titipan dari Tuhan. Itu semua dapat pergi dan hilang kapan saja. Maka, kesadaran ini harus kita miliki, agar jika hal tersebut terjadi kita dapat menerima dengan ikhlas. Selanjutnya kita harus terus hidup dengan apa yang kita miliki sekarang.

3. Mengesampingkan ego

Kita biasanya lebih mengutamakan ego kita daripada mengutamakan prinsip moral. Prinsip moral ini merupakan tindakan menolong orang lain. Ketika kita menerapkan prinsip moral biasanya kita lebih mengutamakan etika gaya hidup yang baik dengan perilaku sederhana. Keinginan dan ego kita akan sejalan dengan apa yang kita pikirkan sebelumnya. 

Artinya kita harus mengutamakan kepentingan yang dapat memberikan manfaat untuk orang lain daripada keinginan kita yang digunakan untuk memuaskan nafsu belaka.


Kembali ke reportase.... Tanpa terasa sampai juga kita di event tahunan Turnamen Internal Sparta Supreme Cup 2023.  Turnamen Internal Sparta Supreme Cup merupakan salah satu Turnamen Internal yang cukup ditunggu para Spartan. Turnamen ini merupakan yang ke-5 (harusnya 6 kali tapi yang satu kali tidak digelar karena pandemi Covid -19).

Turnamen Internal Sparta Supreme Cup 2023 diikuti oleh 30 orang Spartan. Karena satu dan lain hal lumayan banyak peserta yang mengundurkan diri. Rata-rata masih diluar kota karena urusan mudik Idul Adha. Ada juga beberapa orang diantaranya yang masih bergulat dengan cidera.

Berhubung banyak yang cancel jadi mengubah formulasi leveling yang sudah dibuat sebelumnya. Kekosongan di level D, mau tidak mau harus diisi dari level E yang masih berlebih. jadi harus beberapa orang yang terbaik dari level E harus naik level ke level D. Mungkin keputusan ini  mengecewakan beberapa orang. Yang patut disadari soal masalah leveling adalah adanya gradasi skil dari tiap level, yaitu perbedaan skil yang sangat tipis dari orang perorangnya. But the show must go on.

Flyer Sparta Suprem Cup 2023


Medali Sparta Supreme Cup 2023

Hadiah Sparta Supreme Cup 2023

Sejauh ini hasil drawing cukup seimbang kekuatannya. Bahkan beberapa pasang diantaranya membuat kejutan  dengan menyisihkan lawan yang lebih kuat.

Babak penyisihan, mengerucutkankan 4 pasang juara grup dan 4 pasang runner up grup yang berhak lolos ke babak perdelapan besar. Dibawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil melaju ke babak quarterfinal alias babak delapan besar;

Grup A, Juara grup: Odod dan Erwinsyah runner up grup: Joni  dan Rinal

Grup B, Juara grup: Kencana dan Feby Ariel  runner up grup:  Rendi  dan Dody P

Grup C, Juara grup: Hizkia Ken dan Atep runner up grup: Syafiq dan Fatoni

Grup D, Juara grup: Arius dan Rama  runner up grup: Lucky dan Tafip W

Dari  hasil pengundian untuk babak perdelapan besar mempertemukan semua quarterfinalis secara menyilang dan tak ada satu pasangpun yang kembali bertemu dengan pasangan kompetitor sesama grupnya. 

Result babak perdelapan besar menghasilkan 2 pasang juara grup yang melaju ke semifinal setelah mengalahkan pasangan runner up . Mereka adalah: Kencana dan Feby Ariel juara grup B menang 42-29 atas Joni dan Rinal runner up grup A. Lalu ada Hizkia Ken dan Atep juara grup grup C, berhasil menyingkirkan Rendi  dan Dody P runner up grup B, dengan 42-26. Sementara di bagan lainnya ada 2 pasang runner up yang sukses mengalahkan 2 pasang juara grup. mereka adalah;  Syafiq dan Fatoni runner up grup C, menang  42-26 atas Arius dan Rama yang merupakan juara grup D. Dan ada pasangan Lucky dan Tafip W runner up grup D yang unggul 42-35 dari Odod dan Erwinsyah sang juara grup A.

Babak semifinal yang mempertemukan Syafiq dan Fatoni dengan Hizkia Ken dan Atep berlangsung sangat seru. Hizkia Ken dan Atep sukses menikung Syafiq dan Fatoni 42-38, yang sebelumnya telah leading sangat jauh dalam perolehan poinnya. Sementara di bagan bawah, Lucky dan Tafip W tanpa kesulitan yang berarti, berhasil menang 42-26 atas lawannya Lucky dan Tafip W.

Babak final mempertemukan finalis Hizkia Ken dan Atep versus Kencana dan Feby Ariel. Menurut admin kedua finalis ini memang sangat ideal, karena keduanya memiliki kekuatan yang hampir sama dan kedua finalis memiliki kans yang sama pula untuk memenangi laga final kali ini. Set pertama dibuka dengan permainan super ketat. Saling susul menyusul poin dengan selisih hanya 1 poin saja terjadi hingga set pertama hampir usai. Set pertama akhirnya dimenangkan oleh   dengan 21-18. Set ke-dua pasangan Hizkia Ken dan Atep terlihat mulai kendor, mereka banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri. Beberapa kali mereka tertinggal perolehan poinnya 3-5 poin. Sebetulnya Kencana pun banyak melakukan unforced error, tapi tertutup oleh cover yang baik dari Feby Ariel

Hizkia Ken dan Atep berhasil menyamakan skor 31-31 dengan bola drive yang bergulir di bibir net, sekaligus menghasilkan lucky ball buat mereka. Perolehan poin tertinggal lagi dan kembali berhasil kembali menyamakan skor 36-36. Namun sayang di poin-poin krusial mereka seperti kehilangan momentum. Mereka harus takluk 38-42 dari sang jawara kali ini, Kencana dan Feby Ariel

Admin dan semua yang menonton laga final, sepakat kalo performa Kencana diluar nalar he he he... Berbeda jauh dengan permainan dia biasanya. Dia bermain sangat baik, mengimbangi partnernya. Benar kata komentator: Terkadang semangat yang tinggi sanggup mengalahkan skill.

Inilah nama-nama Juara Turnamen Internal Sparta Supreme Cup 2023;

Juara 1 Kencana dan Feby Ariel

Juara 2 Hizkia Ken dan Atep

Juara 3 Syafiq dan Fatoni Lucky dan Tafip W

Kencana Hutabarat dan Feby Ariel, Juara 1 Sparta Supreme Cup 2023

Hizkia Ken dan Atep Kusnandar, Juara 2 Sparta Supreme Cup 2023

Syafiq Hidayat dan Fatoni, Juara 3 Sparta Supreme Cup 2023

Lucky Panjaitan dan Tafip Wahyudi, Juara 3 Sparta Supreme Cup 2023

Juara Sparta Supreme Cup 2023, foto bersama

Yang patut jadi catatan penting hari ini adalah, untuk pertama kalinya Lucky Panjaitan selama bergabung dengan Sparta, berhasil menembus babak semifinal. Dan itu terjadi di Sparta Supreme Cup 2023. Congratulation, Lucky. Selamat juga buat Feby Ariel dan Tafip Wahyudi yang berjaya di Sparta Supreme Cup 2023.

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen Internal Sparta Supreme Cup 2023;

Road to final 

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa di reportase-reportase selanjutnya...  Keep Calm and Smash hard!!!




Minggu, 25 Juni 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 25 Juni 2023

 "Don't compare yourself with other people; compare yourself with who you were yesterday."

Jordan Peterson


"Jangan bandingkan dirimu dengan orang lain karena setiap manusia unik dan berbeda. Membandingkan diri Anda dengan orang lain juga hanya akan membuat stres."

Selain meniru, sifat natural manusia adalah membandingkan. Sifat ini pertama kali Anda rasakan ketika anak-anak. Anda mungkin pernah mengalami saat orangtua membandingkan Anda dengan saudara kandung maupun anak tetangga ketika kecil.

Sifat membandingkan ini tidak pernah benar-benar hilang di benak seseorang hingga ia tumbuh dewasa. Saat dewasa, kita mengenal istilah FOMO atau fear of missing out alias merasa takut ketinggalan tren tentang segala hal yang sedang terjadi. Belum lagi masalah penampilan, status sosial, materi, bahkan hubungan yang selalu mengikuti standar orang lain. Namun sebaiknya, jangan bandingkan dirimu dengan orang lain.

Para peneliti mengidentifikasi dua jenis perbandingan sosial. Pertama yaitu perbandingan ke atas, ketika kita melihat orang yang kita rasa lebih baik daripada kita dalam upaya menjadi lebih termotivasi dan terinspirasi. Sedangkan yang kedua adalah perbandingan ke bawah, ketika kita melihat orang-orang yang kita rasa lebih buruk dari kita, dalam upaya merasa lebih baik tentang situasi diri sendiri.

Membandingkan memang tak selalu buruk, terkadang justru menjadi motivasi untuk melakukan hal yang terbaik. Namun, membandingkan berlebihan justru akan menjadi faktor yang memicu stres. Ketika hal yang Anda lakukan berdasarkan standar orang lain dan Anda tidak mencapainya meskipun sudah melakukan berbagai cara, hal ini yang akan mudah membuat Anda stres. 

Membandingkan diri hanya akan bikin stres

Membandingkan diri sendiri dengan orang lain datang dalam berbagai bentuk. Contoh kecilnya ketika berkumpul dengan orang lain saat reunian, kita cenderung memerhatikan dan membandingkan hal-hal mulai dari mobil yang dibawa, penampilan, sampai tas mahal yang dibawa teman. Belum lagi ketika teman bercerita prestasi apa saja yang telah mereka dapatkan.

Perbandingan-perbandingan ini dapat membuat stres karena kita merasa diri semakin banyak kekurangan ketika dibandingkan dengan yang lebih tinggi. Kita juga akan terlihat sombong atau kompetitif ketika membuat perbandingan ke bawah. Kedua hal ini tentunya sama-sama membuat stres.

Mengurangi sifat membandingkan diri dengan orang lain

Jangan membandingkan dirimu dengan orang lain, meskipun seperti refleks dan naluriah tapi kita tidak boleh membiarkannya mendikte hidup. Tips berikut dapat membantu mengurangi membandingkan diri dengan orang lain:

1. Sadari dan hindari pemicunya

Coba perhatikan apa yang jadi pemicu bagi Anda untuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Misalnya media sosial seperti Instagram. Secara intelektual, kita tahu bahwa foto dan Instagram story sudah dikurasi oleh pemiliknya. Orang biasanya memamerkan apa yang mau ia tampilkan di media sosial dan itu hanyalah sebagian kecil dari kehidupannya. Wajar bila perasaan membandingkan diri masih tetap muncul dan tak bisa dihindarkan. Oleh sebab itu, Anda perlu tahu kapan perlu mengambil jeda sejenak dari kebiasaan melihat-lihat akun media sosial milik orang lain.

Coba batasi media sosial atau uninstall aplikasi tersebut agar pemicu tersebut hilang hingga akhirnya Anda bisa nyaman dengan diri sendiri dan memiliki standar kebahagiaan Anda.

2. Buat 'mantra' yang mengubah pikiran Anda

Ketika Anda mulai menyadari bahwa Anda sedang membandingkan diri dengan orang lain, katakan pada diri Anda: “Saya cukup, tak kurang dan tak lebih” atau “Inilah cara saya untuk menjalani hidup, hargai dirimu sendiri”. Ketika Anda hilang kendali, Anda bisa menuliskan kelebihan-kelebihan yang Anda miliki pada selembar kertas kecil. Tempelkan kertas ini pada tempat yang sering Anda lihat seperti tembok kamar atau pintu kulkas. Cara ini akan mengingatkan Anda bahwa setiap orang punya kelebihan dan kekurangan namun ada yang terlihat dan ada juga yang tidak.

3. Hargai perbedaan cara bersenang-senang

Setiap orang memiliki caranya bersenang-senang, Anda tentunya harus selalu mengingat hal ini. Misalnya, ketika Anda merasa menjadi seorang ibu yang buruk hanya karena tak membelikan mainan bagi anak Anda, Anda harus ingat bahwa Anda punya cara sendiri untuk membuat anak-anak Anda merasa dianggap, didengar, dipahami, dan dicintai.

Setiap keluarga memiliki berbagai cara untuk bersenang-senang, misalnya melalui memasak, berenang, atau membelikan mainan.

4. Bersikap baik pada diri sendiri

Ketika Anda mengalami hari yang buruk dengan penuh kecemasan dan depresi, berlatihlah untuk berbaik hati pada diri sendiri. Tidak apa-apa jika Anda malas memasak dan mengandalkan ojek online untuk memesan makanan. Jangan terlalu keras dan menyalahkan diri sendiri jika Anda absen ke gym sesekali. 

Nah, itulah alasan kenapa Anda jangan membandingkan diri dengan orang lain dan cara menguranginya. 


Kembali ke reportase...  Minggu terakhir Bulan Juni beberapa perguruan tinggi sudah memasuki masa libur panjang. Tak heran bila beberapa Sparta absen hadi di Turnamen Mingguan Sparta kali ini. Keikutsertaan 16 orang Spartan rasanya ga buruk, karena selain berbarengan dengan datangnya musim libur, beberapa Sparta juga ada yang berhalangan hadir dengan berbagai macam reasons. Diantaranya adalah: Jadwal pulang menemui keluarga, kerja masuk weekend, dinas luar kota dll.

Hasil pengundian dengan aplikasi pemutar untuk mengacak partner para Spartan kali ini memunculkan 8 formasi  pasangan. Dari pasangan-pasangan itu, admin mengunggulkan beberapa pasang yang akan melaju ke babak 4 besar. Yang diprediksi admin akan melaju partai puncak ada beberapa pasang. Diantaranya adalah: Alex dan Nugi, Rizaldi dan Adi N, Fatoni dan Odod, lalu yang terakhir adalah Dody R dan Faisal R. Pasangan yang terakhir disebut merupakan unggulan teratas minggu ini. Mengingat mereka sudah pernah menjadi juara saat berpasangan.

Dari grup A, Alex dan Nugi berhasil menjadi juara grup. Namun secara mengejutkan Rizaldi dan Adi N gagal lolos ke babak semifinal. Yang berhasil menjadi runner up grup A, malah pasangan non unggulan; Ken dan Syafiq. Sungguh pasangan ini berhasil memberi kejutan dengan keberhasilan mereka melaju ke babak semifinal. FYI, Ken sendiri saat melihat hasil drawing babak penyisihan terlihat agak-agak pesimis bakal bisa lolos.

Sementara persaingan di grup B berjalan sesuai dengan prediksi. Dimana Dody R dan Faisal R sukses meraih tiket ke babak semifinal, setelah berhasil menjadi juara grup B. Disusul oleh Fatoni dan Odod yang mengunci sartu slot untuk mereka di babak semifinal, karena mereka menjadi runner up grup B.

Takdir seringkali tak sesuai dengan harapan. Begitu juga dengan takdir dari hasil drawing semifinal kali ini, karena kembali mempertemukan para rival sesama grupnya. 

Pada bagan atas pertemuan kembali antara Alex dan Nugi dengan Ken dan Syafiq, kembali diluar dugaan. Ken dan Syafiq yang di babak penyisihan kalah 30-42 dari lawannya. Di babak semifinal mereka mereka berhasil membalikan keadaan dengan mengalahkan Alex dan Nugi 42-38. Setekah sebelumnya di poin-poin krusial mereka berhasil menikung lawannya.

Pada bagan bawah Dody R dan Faisal R kembali berhasil menang atas Fatoni dan Odod.  Kemenangan 42-33 menjadikan mereka berhak melakju ke babak final, sekaligus menghentikan langkah lawannya,  Fatoni dan Odod.

Pertemuan Dody R dan Faisal R dengan Ken dan Syafiq di babak final, semacam kombinasi pasangan terprediksi dan yang tak terprediksi.  Yang patut diancungi jempol Ken dan Syafiq nampak bermail lepas tanpa beban. Mereka banyak mengandalkan variasi penempatan bola, defens yang rapat, dan sesekali smash ke area tengah lapangan, yang sering menghasilkan poin bagi mereka.  Berbeda  dengan Dody R dan Faisal R, yang melancarkan smash-smash keras, lob-lob serang dan permainan bola -bola cantik.

Set pertama dibuka dengan cukup imbang. Kedua pasangan nampak masih membaca situasi dan mempelajari pola permainan apa yang akan dipakai untuk menghadapi lawan mereka. Namun pada pertengahan set pertama, sepertinya Dody R dan Faisal R sudah menemukan ritme dan strategi yang tepat. Mereka mulai meninggalkan perolehan poin lawannya. Dari selisih 2 poin, 4 poin dan yang terjauh adalah 7 poin. Sete pertama ditutup 21-14 untuk keunggulan Dody R dan Faisal R. Pada set kedua Ken dan Syafiq beberapa kali berhasil mempersempit jarak perolehan poin. Namun tak berlangsung lama, karena Dody R dan Faisal R mempercepat irama permainan di paruh akhir set ke-dua. Aksi mereka tak terhentikan, hingga mereka membungkus kemenangan babak final dengan 42-31.

Keberhasilan pasangan  Ken dan Syafiq menjadi runner up di Turnamen Mingguan Sparta kali ini, membuahkan hasil yang manis. Karena untuk pertama kalinya Syafiq berhasil mencatatkan namanya sebagai peraih medali Sparta.

Inilah nama-nama Juara di Turnamen  Mingguan Sparta, Minggu 25 Juni 2023;

Juara 1 Dody R dan Faisal R

Juara 2 Ken dan Syafiq

Juara 3 Fatoni dan Odod / Alex dan Nugi

Dan dibawah ini adalah result selengkapnya dari Turnamen  Mingguan Sparta, edisi minggu ke-20 tahun 2023;

Road to final
                              
Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Satu pelajaran hari ini; ketika kita hanya fokus dengan perjuangan kita, tanpa berusaha membanding-bandingkan dengan orang lain. Membuahkan hasil yang unpredictable. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa di reportase-reportase selanjutnya. 



Minggu, 18 Juni 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 18 Juni 2023

 “We are the masters of our fate, we are the captains of our soul, because we have the power to control our thoughts.”

Napoleon Hill


Sejatinya kita semua adalah penguasa nasib kita sendiri. Nasib kita diserahkan hampir sepenuhnya kepada kita oleh Tuhan. Tuhan mengatakan bahwa ia tidak akan mengubah nasib seseorang hingga orang itu sendiri yang mengubah nasibnya. 


Stephen Covey penulis best seller The 7 Habits of Highly Effective People memperkenalkan sebuah prinsip yang menerangkan hal ini. Prinsip itu adalah 90/10. Anda mungkin sudah tahu prinsip ini tapi mari kita perjelas lagi. Dr. Covey menjelaskan bahwa 10% dari hidup kita ditentukan oleh keadaan dari luar. Keadaan yang tidak bisa kita kontrol. 

Tapi 90% hidup kita selanjutnya berada di tangan kita sendiri. Melalui respon kita terhadap keadaan itu. Respon tertentu akan menghasilkan kondisi tertentu. Satu keadaan yang sama, disikapi dengan respon yang berbeda akan memberikan hasil yang berbeda.

Dua orang sama-sama kehilangan dompet. Orang pertama menggerutu dan mengeluh. Sepanjang hidupnya menjadi sial. Sebab ia pikir ia orang yang sial. Orang kedua sebaliknya menerima kejadian ini dengan lapang hati. Ia mengambil hikmahnya. Ia akan berusaha lebih hati-hati selanjutnya. 

Keduanya sama-sama kehilangan dompet. Tapi reaksinya berbeda. Menghasilkan kehidupan yang berbeda kan?

Lihatlah betapa baiknya Tuhan. Diatas semua kuasaNya, ia hanya mengambil 10% hidup kita, sisanya 90% ia serahkan kepada kita masing-masing. Sekarang, tergantung diri kita, mau dibawa kemana hidup kita ini. Kitalah yang menentukan.

Menjadi penguasa nasib berarti mengambil 90% kuasa diri kita itu untuk menjadi manusia yang kita impikan. Sekarang putuskanlah untuk menjadi manusia sukses. Tentukan sendiri sukses seperti apa yang Anda inginkan. Maka Anda akan menjadi penguasa nasib Anda sendiri. 

Tony Robbins, motivator ternama dunia mengatakan bahwa keputusan kita terhadap 3 hal berikutlah yang menentukan nasib dan kehidupan kita:

1. Keputusan kita untuk mengarahkan fokus pikiran kita. 

2. Keputusan kita untuk mengartikan segala sesuatu.

3. Keputusan kita untuk menentukan tindakan kita dalam menyikapi keadaan.

Tony Robbins, malah lebih memperjelas maksud Stephen Covey di atas. Keadaan memang di luar kendali kita. Sisanya tergantung pada reaksi kita. Jika Anda bingung reaksi seperti apa yang dimaksud, itulah yang dimaksud Tony Robbins di atas. 

Bahwa ;

  • Fokus kita, negatif atau positif, kita yang tentukan, 
  • Arti (hikmah) apa yang kita ambil dari keadaan itu, 
  • Apa yang kita lakukan untuk menindaklanjuti keadaan tersebut.

Seseorang yang miskin, masih mempunyai kesempatan unutk bekerja keras dan mewujudkan impiannya agar sukses dan kaya raya. Seseorang yang kurang pintar, masih mempunyai kesempatan untuk belajar.


Kembali ke reportase... Untuk fase penyisihan grup turnamen mingguan Sparta kali, hanya dibagi menjadi 2 grup saja, tapi bukan berarti lebih mudah. Karena tiap pasang harus bermain lebih banyak di babak penyisihan. Pemnyisihan grup A harus main 4 kali dan grup B harus main 3 kali.

Dari hasil drawing untuk fase ppenyihan grup boleh dibilang cukup berimbang, hanya grup A harus memainkan lebih banyak partai pertandingan.  Dan dari hasil; drawing tersebut admin mengunggulkan beberapa pasangan, yang akan bersinar di turnamen minggu ini. Mereka adalah; Faris dan Rofi, Erwinsyah dan Fatoni, Widy dan Ismail, lalu Odod dan Faisal R. Dari prediksi admin hanya 1 pasangan yang meleset dari perkiraan, yaitu pasangan Widy dan Ismail, Karena gugur di fase grup. Sementara pasangan yang tidak diunggulkan, yaitu Peter dan Adi Putra, mereka justru berhasil keluar sebagai juara grup bahkan melesat melaju ke babak final. Sejujurnya mereka diperkirakan hanya akan menempati urutan ke-3 saja di fase penyisihan grup.

Babak penyisihan, menghasilkan 2 pasang juara grup dan 2 pasang runner up grup. Dan dibawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil melaju ke babak delapan besar;

Grup A, Juara grup: Peter dan Adi Putra, runner up grup: Faris dan Rofi 

Grup B, Juara grup: Erwinsyah dan Fatoni, runner up grup:  Odod dan Faisal R 

Hasil drawing babak semifinal kembali mempertemukan sesama pesaing grup. Result semifinal tidak memunculkan perubahan formasi pemenanng. Dimana Erwinsyah dan Fatoni kembali berhasil mengalahkan contender Odod dan Faisal R dengan 42-34. Setelah menjalani pertandingan cukup ketat. Pada bagan bawah  Peter dan Adi Putra kembali mengulang kemenangan atas lawannya  Faris dan Rofi. Mereka membukukan kemenangan 42-36, setelah menjalani pertandingan yang sangat menguras tenaga kedua belah pihak. 

Pada babak final yang mempertemukan Erwinsyah dan Fatoni versus Peter dan Adi Putra, menampilkan 2 pasangan dengan kesegaran stamina yang berbeda. Erwinsyah dan Fatoni nampak masih prima. Sementara lawannya, yaitu Peter dan Adi Putra sudah keleahan karena terkuras tenaganya.  Hal itu terjadi karena beberapa faktor, diantaranya adalah; pertama, mereka harus menjalani laga tanding yang lebih banyak dari lawannya, ke-dua, mereka harus menjalani beberapa pertandingan hampir secara berturut-turut dengan jeda istirahat yang singkat, dan yang ke-tiga adalah faktor usia dan kesehatan.

Set pertama  Erwinsyah dan Fatoni langsung tancap gas dan memegang kendali permainan. Mereka seperti mendikte lawannya dan langsung melesat dengan skor 9-1. Peter dan Adi Putra terlihat kedodoran saat bertarung dengan rally-rally panjang yang melelahkan. Pada keadaan skor 16-6, Adi Putra mengalami kram di bagian perut dan menghentikan permainan beberapa saat. Tapi dia masih semangat dam keukeuh mau melanjutkan pertandingan. Set pertama pun ditutup dengan skor yang cukup telak 21-9. Dan skor ini tidak berubah hinggal babak final berakhir, karena pasangan  Peter dan Adi Putra memutuskan untuk retired. Keputusan ini diambil untuk mencegah terjadinya kram yang lebih parah.

Inilah nama-nama yang berhasil mencatatkan nama mereka sebagai juara minggu, 18 Juni 2023;

Juara 1 Erwinsyah dan Fatoni

Juara 2 Peter dan Adi Putra

Juara 3 Faris dan Rofi / Odod dan Faisal R

Ada catatan penting di turnamen mingguan Sparta kali ini. Dimana 3 orang berhasil mencatatkan nama mereka yang memperoleh medali untuk pertama kalinya. Mereka adalah Odod, Rofi, dan Faris (Faris baru pertama join, dan langusng berhasil menjadi semifinalis).

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-19;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta



Akumulasi perolehan medali Sparta

Sekian reportase kita kali ini, sampai jumpa lagi di reportase Sparta minggu depan. Salam satu hobby!!!

Minggu, 11 Juni 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 11 Juni 2023

"In your flaws are hidden your strength.Your perfect imperfection will lead you to change."

Tonto Dikeh


Menjadi seseorang yang terlalu perfeksionis justru kadang dapat menyebabkan kita menetapkan tujuan yang tidak realistis, berusaha terlalu keras dan terlalu fokus pada kesalahan. Tanpa disadari hal tersebut membuat kita buta untuk melihat kekuatan kita, bekerja dengan integritas, dan menghasilkan ide-ide kreatif terbaik yang kita miliki. Jadi, tidak ada salahnya sesekali untuk melihat sebuah ketidaksempurnaan untuk membuka potensi-potensi yang ada pada diri kita.


Lalu bagaimana membuat ketidaksempurnaan tersebut agar menjadi sebuah kekuatan?  

1. Akui Ketidaksempurnaan 

Banyak dari kita berjuang untuk sebuah kesempurnaan, padahal dengan menerima ketidaksempurnaan yang dimiliki sebenarnya dapat meningkatkan kinerja dan dapat memaksimalkan pekerjaan yang sedang kita lakukan. Dan saat kita merasa diri ini harus sesuai dengan harapan orang lain, persepsi tersebut justru akan membuat kita bertindak berlebihan.

Inilah saatnya untuk bertanya pada diri sendiri apa yang dapat dilakukan untuk melihat kemampuan yang dimiliki dengan cara yang lebih realistis untuk menetapkan tujuan yang dapat dicapai. Hal terbaik bukanlah bekerja dengan sempurna, tapi dapat menjalankan pekerjaan sebaik mungkin.

2. Hindari Egomu 

Ketika ego mencoba melindungi diri dari kegagalan, penghinaan atau kesalahan, hal itu dapat menimbulkan sebuah kesombongan. Banyak yang sulit mengakui kesalahan dan kegagalan saat tidak mendapatkan apa yang diinginkan meskipun sudah bekerja sangat keras. Semua ini dilakukan untuk sebuah ego. Tapi, jika dapat menerimanya, hal ini akan membuat kita lebih sukses dan tangguh. Dan saat kita bisa membuka hati serta menerima sebuah kekurangan, ini membuat kita dapat melepaskan beban yang ada. 

3. Belajar dari Sebuah kesalahan 

Kesalahan adalah guru yang mulia dalam kehidupan. Ketika kita menghindari rasa sakit karena sebuah kegagalan, secara otomatis kita juga menghindari pertumbuhan pada diri sendiri. Namun saat kita mengakui ketidaksempurnaan yang dimiliki ini menjadi salah satu cara memaafkan diri sendiri. Bahkan ketika berbagi cerita tentang sebuah kesalahan atau kegagalan (dengan percaya diri bukan menyalahkan diri sendiri) ini akan mencerminkan sebuah kekuatan, kejujuran dan integritas yang kita miliki. 

4. Buka Potensi yang Dimiliki 

Jangan biarkan sebuah gengsi menutupi kesalahan yang sudah dilakukan. Ketika kita membuka hati dan menerima kekurangan itu justru dapat membuat kita bersikap realistis tentang tujuan yang akan dicapai dan membuka potensi yang dimiliki. Ini akan membuat kita menjadi manusia yang lebih baik serta berkinerja tinggi. Dengan begitu, orang lain disekitar juga akan mengapresiasi. 

Begitu kita menghadapi sebuah ketidaksempurnaan, itu dapat membebaskan pikiran untuk fokus pada solusi dari setiap masalah, mencari sisi positif dari situasi yang negatif dan menunjukan peluang dalam sebuah kesulitan. Dalam situasi yang menantang, ini akan membuat kita lebih berani dan membiarkan rasa takut akan sebuah kegagalan. 

Jadi, ketika kita mampu menyingkirkan ego, ini akan memicu kreativitas yang lebih dan dapat menemukan kemungkinan tak terbatas untuk memecahkan masalah dalam pekerjaan. Karena pada dasarnya kita tidak akan bisa terlepas dari sebuah kesalahan tetapi kita bisa berhenti menyangkalnya dan menutupinya. Memilih jalan untuk kerendahan hati dan keberanian, bukan ego akan membuat kita menjadi pekerja yang lebih kuat di kantor, dan menjadi anggota keluarga yang lebih penyayang di rumah. 


Kembali ke reportase... Ga tau kenapa hari ini suhu udara di dalam GOR ABA terasa lebih panas dari biasanya. Hingga beberapa orang merasakan kelelahan maksimal. Hari ini turnamen Mingguan Sparta diikuti oleh 28 orang Spartan, yang dibagi menjadi 4 grup untuk fase penyisihan grup. 

Dari hasil drawing kali ini, admin menjagokan 3 pasangan yang diprediksi mendapatkan hasil terbaik turnamen mingguan Sparta kali ini. Mereka adalah: Faisal R dan Iwan, Ken dan Ilham, lalu Adi N dan Fatoni. Dan benar saja, sesuai prediksi ketiga pasangan ini ada di posisi 4 semifinalis. 

Persaingan ketat terjadi di grup A, Karena untuk menentukan siapa yang menjadi juara dan runner up grup, harus melalui penghitungan selisih poin terlebih dahulu. Karena ketiga pasangan mengantongi sama-sama mengantongi 2 kali kemenangan dan 1 kali kekalahan. Razaq dan Apin menjadi juara grup dengan selisih 28 poin. Decky dan Tama meraih posisi runner up grup B dengan selisih 15 poin. Sementara pasangan Kencana dan Fery harus legowo tersisih, karena mereka memiliki selisih poin paling sedikit yaitu -9.

Babak penyisihan, mengerucutkankan 4 pasang juara grup dan 4 pasang runner up grup. Dibawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil melaju ke babak delapan besar;

Grup A, Juara grup: Razaq dan Apin, runner up grup: Decky dan Tama

Grup B, Juara grup: Faisal R dan Iwan  runner up grup:  Rama dan Prabu

Grup C, Juara grup: Ken dan Ilham runner up grup: Huda dan Reza A

Grup D, Juara grup: Adi N dan Fatoni runner up grup: Rizaldi dan Odod

Drawing quarterfinal mempertemukan 2 pasangan secara menyilang, dan 2 pasangan lainnya kembali bertemu dengan kompetitor grupnya. Dari eempat juara grup, hanya 3 pasang yang lolos ke babak semifinal setelah  mengalahkan para runner up grup. Faisal R dan Iwan menang secara meyakinan 42-15 atas Decky dan TamaKen dan Ilham berhasil mengalahkan runner up grupnya sekaligus menyisihkan  Huda dan Reza A dengan 42-27. begitu juga dengan Adi N dan Fatoni  mereka sukses mengalahkan sesama pesaing grupnya, Rizaldi dan Odod dengan 42-36. Sementara Razaq dan Apin yang menjadi juara grup A kalah 35-42 dari runner up grup B, Rama dan Prabu.

Pada babak semifinal Ken dan Ilham menghentikan langkah Rama dan Prabu dengan skor cukup telak 42-21. Pada bawgan bawah pasangan Faisal R dan Iwan berhasil menyudahi kiprah Adi N dan Fatoni di babak semifinal dengan 42-37.

Babak final saling berhadapan Ken dan Ilham kontra Faisal R dan Iwan. Pada set pertama terjadi persaingan yang cukup ketat. Kedua pasangan bertarung sangat seimbang, dimana susul menyusul poin kerap kali terjadi. Faisal R dan Iwan unggul terlebih dahulu saat menutup set pertama dengan 21-19. Begitu juga pada set kedua, persaingan ketat dan drama susul meyusul poin terjadi lagi. Namun akhirnya Ken dan Ilham berhasil menang sekaligus mengunci set kedua dan menjadikan mereka sebagai juara minggu ini dengan skor 42-37.

Inilah nama-nama yang keluar sebagai juara minggu ini, Minggu 11 Juni 2023;

Juara 1  Ken dan Ilham

Juara 2 Faisal R dan Iwan

Juara 3 Rama dan Prabu Adi N dan Fatoni 

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-18 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Ada sebuah kalimat yang sangat pantas di-highlitght dalam film Imperfect:  “Kita tidak perlu menjadi sempurna untuk bahagia.”

Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportse selanjutnya. Play hard, smash  hard, but still humble!!!

Minggu, 04 Juni 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 4 Juni 2023

"In order to succeed, your desire for success should be greater than your fear of failure."

Bill Cosby


Dalam blog resminya Richdad.com, Robert Kiyosaki berbicara soal kegagalan.  Dia bilang, kegagalan sering dipandang negatif. Kebanyakan orang takut gagal. Itu bukan kesalahan mereka. Sistem pendidikan dibangun untuk mencegah kegagalan. 


"Namun kenyataannya tidak ada orang yang bisa sukses jika tidak mengambil resiko. Dan jika Anda akan mengambil risiko, Anda akan gagal. Dalam postingan saya 'Guru Terbaik di Dunia', saya membagikan beberapa contoh pengusaha sukses yang gagal secara spektakuler," jelasnya. 

Berikut adalah sejumlah pengusaha sukses yang menemui kegagalan dalam perjalanan bisnisnya: 

  • Thomas Edison mengubah dunia dengan membuat kesalahan. Dia melaporkan kegagalan 3.000 kali sebelum menemukan bola lampu listrik. 
  • Henry Ford bangkrut sebelum Ford Motor Company menjadi sukses. 
  • zShops cabang Amazon Jeff Bezos gagal. 
  • Larry Ellison berjuang selama bertahun-tahun dan berada di ambang kebangkrutan dan menggadaikan segalanya sebelum Oracle lepas landas. 
  • Fred Smith menerima nilai gagal di sekolah bisnis untuk rencana bisnisnya yang sekarang adalah FedEx. 
  • Kolonel Sanders harus menemukan kembali dirinya berkali-kali dan mendapati dirinya bangkrut pada usia 65 tahun sebelum KFC berhasil.

Kiyosaki menjelaskan, saat kita melihat daftar para pebisnis tersebut, kita tidak akan berpikir mereka adalah "pecundang".  "Tapi begitulah mereka, masing-masing dari mereka... sebelum mereka menjadi pemenang. Mereka mengerti bahwa kunci sukses adalah mengambil resiko dan gagal sebelum berhasil," ungkapnya. 

Kebanyakan orang berusaha meminimalkan kegagalan dalam hidup mereka, sehingga mereka tidak mengambil risiko. Orang-orang sukses tidak takut gagal tetapi memahami bahwa itu perlu untuk dipelajari dan berkembang.  

Mereka mengambil risiko besar mengetahui bahwa mereka mungkin gagal lebih keras daripada yang pernah mereka alami dalam hidup mereka. 

Ini tips Robert Kiyosaki dalam menghadapi kegagalan: 

1. Merangkul kegagalan berarti mengatasi rasa takut 

Robert Kiyosaki kerap menekankan betapa pentingnya pendidikan keuangan. Hanya dengan meningkatkan kecerdasan finansial, seseorang akan menjadi kaya. Meski begitu, itu bukan jalan yang mudah. Pendidikan finansial adalah kerja keras, terutama dalam budaya yang tidak memahami atau menghargainya.

2. Akui rasa takut itu nyata Ketakutan itu nyata. 

Setiap orang memilikinya. Dan setiap orang takut kehilangan uang, bahkan orang kaya sekalipun. "Tidak ada yang suka kalah, tetapi seringkali garis pemisah antara juara dan pecundang abadi adalah bagaimana mereka menangani kegagalan ketika hal itu benar-benar terjadi. Demikian pula, perbedaan utama antara orang kaya dan orang miskin adalah bagaimana mereka mengelola ketakutan mereka," jelasnya. 

Ayah kaya saya memberi tahu saya bahwa jika saya ingin menjadi kaya, pertama-tama saya harus mengakui ketakutan saya dan kemudian mengatasinya. Dia mengatakan cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan berpikir seperti orang Texas. 

3. Belajar dari kegagalan 

Menurut Rich Dad kepada Kiyosaki, formula untuk semua pemenang adalah bahwa kegagalan mengilhami mereka untuk menjadi pemenang karena mereka belajar dari kegagalan mereka. Bagi para pemenang, kekalahan menginspirasi mereka. 

Bagi pecundang, kekalahan mengalahkan mereka. Baca Juga: Robert Kiyosaki: Rich Dad Berpesan Bekerja Keras dan Menabung Tak Akan Bikin Kaya 

4. Bermain untuk menang 

Mantan gelandang NFL, Fran Tarkenton, berkata, "Menang berarti tidak takut kalah." Tapi ada perbedaan antara benci kalah dan takut kalah. 

Orang-orang yang benci kalah mengambil lapangan dan bermain untuk menang. Ketika mereka kalah, mereka menggunakannya sebagai inspirasi untuk menjadi lebih baik. Sikap itulah yang membuat mereka menjadi juara. Jika ingin kaya, berhentilah bermain agar tidak kalah dan mulailah bermain untuk menang. 

5. Lebih fokus 

Kebijaksanaan finansial konvensional adalah membangun portofolio saham, obligasi, dan reksa dana yang seimbang. Itu adalah portofolio yang aman dan masuk akal. Ini adalah portofolio seseorang yang bermain untuk tidak kalah daripada bermain untuk menang. Dan itu adalah portofolio yang tidak akan membuat Anda kaya. 

"Orang kaya tidak bermain aman dengan portofolio seimbang. Jika Anda memiliki keinginan untuk menjadi kaya, Anda harus fokus. Jangan lakukan apa yang dilakukan orang miskin dan kelas menengah: taruh sedikit telur mereka di banyak keranjang. Taruh banyak telur Anda di beberapa keranjang dan fokus. Ikuti Satu Kursus Sampai Berhasil. Atasi rasa takutmu," papar Kiyosaki.  

6. Gagal lebih banyak berarti berusaha lebih keras 

Pesan Kiyosaki adalah berusaha lebih keras membutuhkan kekuatan karakter yang tidak dimiliki kebanyakan orang. "Syukuri kemampuan untuk mencoba dan gagal, lagi dan lagi," tutupnya.


Kembali ke reportase.... Babak penyisihan turnamen mingguan Sparta minggu ini dibagi menjadi 4 grup, yang masing-masing terdiri dari 3 pasang. Dari hasil drawing admin memprediksi ada 3 pasangan yang diperkirakan akan melaju ke babak 4 besar. Mereka adalah; Fatoni dan Alex, Faisal R dan Adi N, lalu Rama dan Apin. Dan sesuai dengan prediksi admin, ketiga pasangan ini memang melaju sampai ke semifinal dan final. 

Babak penyisihan, mengerucutkankan 4 pasang juara grup dan 4 pasang runner up grup. Dibawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil melaju ke babak delapan besar;

Grup A, Juara grup: Fatoni dan Alex, runner up grup: Alvian  dan Odod 

Grup B, Juara grup: Faisal R dan Adi N  runner up grup:  Fathur dan Rizaldi

Grup C, Juara grup: Rama dan Apin runner up grup: Ken dan Peter

Grup D, Juara grup: Azlan dan Razaq  runner up grup: Umar dan Adi P

Drawing quarterfinal mempertemukan 2 pasangan secara menyilang, dan 2 pasangan lainnya kembali bertemu dengan kompetitor grupnya. Keempat juara grup, semuanya lolos ke babak semifinal setelah  mengalahkan para runner up grup. Azlan dan Razaq menang 42-32 atas lawannya, Umar dan Adi P Fatoni dan Alex menang telak 42-28  atas Alvian  dan OdodFaisal R dan Adi N menang secara meyakinkan 42-27 atas Ken dan Peter. Dan yang terkahir Rama dan Apin menang 42-36 atas lawannya Fathur dan Rizaldi.

Pada babak semifinal Fatoni dan Alex membungkus tiket ke final setelah mengalahkan Azlan dan Razaq dengan skor 42-30.  Sementara Rama dan Apin harus melalui pertarungan yang sengit terlebih dahulu melawan Faisal R dan Adi N, yang berakhir menang dengan skor sangat tipis 42-41.

Pada babak final menyisakan 2 unggulan teratas yang bertemu di babak puncak  Finalisnya adalah Fatoni dan Alex VS Rama dan Apin. Set pertama dibuka oleh pasangan Fatoni dan Alex dengan cukup meyakinkan. Mereka langsung unggul beberapa poin meninggalkan perolehan poin lawannya. Dari awal babak final langkah Apin terlihat sedikit berat.  Rupanya dia mengalami kelelahan otot kaki saat menjalani laga semifinal yang sangat menguras tenaga. Sempat beristirahat sejenak minum dan mengoleskan cream anti nyeri otot.  Namun saat melanjutkan laga final, kedua kakinya mengalami kram. Dan dia menyatakan retired ketika skornya tertinggal  1-9. Dengan retired-nya Apin membuat pasangan Fatoni dan Alex, secara otomatis menjadi juara minggu ini.

Inilah nama-nama yang berhasil mencatatkan nama mereka menjadi juara minggu ini, 4 Juni 2023;

Juara 1 Fatoni dan Alex

Juara 2  Rama dan Apin

Juara 3 Azlan dan Razaq Faisal R dan Adi N

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-17 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

Kegagalan adalah saat Anda memutuskan untuk berhenti mencoba. Jika Anda tetap mencoba, itu adalah proses keberhasilan yang tertunda. Sekian reportase kita kali ini. Sampai jumpa lagi di reportase-reportse selanjutnya.  I am clean, I am honest, I am badminton!!

Minggu, 28 Mei 2023

Reportase Turnamen Mingguan Sparta, 28 Mei 2023

 “You don’t have to be positive all the time. It’s perfectly okay to feel sad, angry, annoyed, frustrated, scared, or anxious. Having feelings doesn’t make you a ‘negative person.’ It makes you human.”

Lori Deschene


Mengungkapkan rasa sedih, kecewa atau marah itu biasa. Mengeluh apalagi menangis itu bukan berarti kamu lemah. Tidak apa-apa, sesekali kamu melakukannya. Itu justru membuatmu lebih mengenali dan menyayangi dirimu sendiri.


Pernah nggak kamu merasa begitu down hingga seolah-olah sedang berada di titik terendah? Orang-orang di sekitarmu pun semua yang terjadi di sekitarmu seolah tak mendukung usahamu? Atau malah, kamu merasa memiliki begitu banyak kekurangan dan kegagalan?

Jika iya, lantas sikap apa yang kamu pilih untuk mengatasi situasi seperti ini? Pura-pura baik-baik saja agar tidak merepotkan orang lain atau agar kamu terlihat kuat ? Terus berupaya untuk menjadi sempurna? Atau bersikap jujur, Sehingga orang-orang dan semesta di sekitarmu sedang tidak baik-baik saja?

Sering terjadi, kita mencoba mengabaikan emosi negatif, misalnya sedih, kecewa atau marah. Sebisa mungkin kita berusaha menahan diri untuk tidak mengekspresikan emosi ini, hanya karena orang-orang memandang kalau mengeluh apalagi menangis sebagai tanda ‘kelemahan’.

Tapi, ada satu hal yang kamu kudu ingat bahwa hidup ini tak selalu indah. Hidup tak selalu sesuai seperti apa yang kita mau. Jadi mengakui sedang tidak baik-baik saja bukanlah sebuah aib. Karena sebagai manusia yang punya emosi, wajar jika satu saat kita gagal atau tak mampu ‘mengalahkan’ masalah.

Kamu tak perlu malu untuk merangkul semua luapan emosi yang kamu rasakan. Dengan merangkul semua emosi yang kamu rasakan, kamu akan lebih mudah menerima dirimu sebagaimana adanya. Sudah bukan saatnya lagi terus berpura-pura merasa baik-baik saja. Merasa dan mengakui seang tidak baik-baik saja itu bukan dosa, dan itu justru lebih baik buat jiwa dan kesehatan kamu.

Jika selama ini kamu bisa dengan mudah mengungkapkan perasaan cintanya pada orang yang kamu sayangi, bisa dengan enteng memeluk kawanmu kala mereka bersedih dan melakukan segala cara untuk menghiburnya, atau begitu mudah mengapresiasi pekerjaan orang lain. Maka mulai sekarang lakukan hal itu juga untuk dirimu sendiri.

Mulailah untuk menerima dan memeluk dirimu sendiri ketika sedang bersedih, takut, kecewa atau bahkan marah. Memvalidasi dan tidak menyangkal perasaan yang kamu rasakan adalah wujud kasih sayang pada diri sendiri.

Nggak apa-apa banget, jika kamu mengaku kecewa, gagal atau sedih. Bahkan, dengan menerima keadaan, kamu akan menemukan cara untuk perlahan pulih dari luka atau kejadian traumatis. Dengan tidak mengingkari keadaan, kamu akan lebih mudah mengambil pelajaran dari kegagalan itu dan lantas membuka jalan untuk menjadi dirimu yang lebih baik di masa yang akan datang.

Jadi ketika kamu merasa sedang tidak baik-baik saja, jalani saja rasa itu. Jangan mencoba menolak, apalagi mengingkari nya. Berikut, Konde rangkumkan beberapa hal yang penting kamu renungkan ketika kamu merasa sedang tidak baik-baik saja.

1. Semua orang punya masalahnya masing-masing

Percayalah, bahwa dirimu bukanlah orang yang paling banyak punya masalah. Mungkin kamu sering membandingkan kehidupanmu dengan orang-orang di sekitar kamu. Kadang kamu melihat begitu banyak kekurangan ataupun masalah yang harus kita hadapi, sementara orang lain terlihat begitu mudah menjalani hidup mereka.

Lantas, kamu mencemburui keberhasilan yang dicapai orang-orang di sekitarmu. Padahal kamu tidak tahu apa yang ada di balik semua itu. Dalam kenyataannya, mungkin saja di balik suksesnya orang itu menyimpan perjuangan yang panjang. Atau di balik senyumnya, dia menyimpan masalahnya sendiri.

Percayalah, sejatinya setiap orang itu sama. Di balik kisah sukses, mungkin tersimpan sederet kegagalan dan jejak luka dari sebuah perjuangan.  Intinya, masing-masing orang memiliki masalah dan beban yang harus ditanggung. Jadi nggak apa-apa jika kamu merasa tidak baik-baik saja.

2. Hidup tak selalu indah

Life is never flat, selalu akan ada riak dalam kehidupan kita. Hidup ini juga bukan taman bunga, yang selalu indah dan melulu berisi kebahagiaan atau keberhasilan. Dalam perjalanannya, ada pula sakit hati, luapan emosi, perjuangan, pengkhianatan hingga hilang rasa percaya.

Menghadapi realita ini, tak ada yang bisa kamu lakukan selain menjalaninya. Tak perlu menghindari atau menentangnya. Setelah badai itu berlalu, perlahan ambil kembali kepingan-kepingan itu untuk kemudian menatanya menjadi rencana baru. Satu hal yang kamu perlu ingat, proses pemulihan ini tak selalu berjalan mulus. Jadi kamu mungkin harus berulang kali jatuh dan harus bangkit lagi. Jika memang kamu merasa lelah, cobalah ambil jeda. Namun, jangan pernah berhenti berharap.

3. Hidup itu tak selalu hitam putih

Ketika kamu berhasil atau sebaliknya, kamu gagal, yakini bahwa hidup tak sehitam-putih itu. Bisa jadi dalam sebuah kegagalan atau masalah yang kamu hadapi, di baliknya kamu menemukan kebahagiaan yang tak kamu sangka-sangka. Atau kamu akan menemukan pelajaran, hikmah atau bahkan bencana yang lebih besar di baliknya.

Sebaliknya, saat kamu berhasil mungkin saja kamu kehilangan sesuatu yang lain dalam hidupmu. Jadi, mulai sekarang coba untuk percaya bahwa di balik setiap masalah ada selalu manfaat atau hikmah yang bisa kamu ambil.

4. Masalah harus dihadapi

Ketika kamu tak berani mengakui bahwa dirimu sedang tidak baik-baik saja, maka kamu akan cenderung untuk lari dari masalah kamu. Padahal, tindakan ini justru hanya akan membuat masalah makin rumit. Yang lebih parah, sikap kamu bisa membuatmu merasa lebih kosong dari sebelumnya.

Jadi ketimbang melarikan diri dari masalah, cobalah untuk mencari yang tepat untuk mengurai masalah kamu. Jika memang diperlukan, jangan segan untuk meminta bantuan orang lain bahkan professional seperti psikolog ataupun psikiater. Dalam banyak kejadian, bantuan professional besar perannya dalam pemulihan diri. Dengan bantuan mereka, kamu bisa merasa lebih tenang dan lebih mantap menentukan langkah ke depan.

5. Tak semua keinginan kita tercapai

Ya, tak semua harapan dan keinginan kita bisa terwujud. Jadi gagal itu hal yang lumrah dan jamak terjadi. Meski kamu sudah berusaha semaksimal mungkin untuk apa yang kamu impikan, belum tentu keinginan itu bakal terwujud.

Jika itu terjadi, saat apa yang kamu upayakan belum memberikan hasil sesuai yang kamu kehendaki terima dengan lapang dada. Yakini ada alasan lebih besar di baliknya, suatu saat nanti kamu akan mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih tepat untukmu.

Karena bila kamu selalu mengikuti obsesi, menjalani hidup akan terasa lebih berat. Sebagai ganti, latih diri untuk terus fokus pada solusi. Jadi, selain berusaha mendapatkan skenario sesuai keinginanmu, jangan lupa bersiap juga menerima skenario terburuk. Penerimaan itu penting banget buat kebahagiaan dan kesehatan mental kamu.

6. Sembuhkan jika batinmu terluka

Banyak orang menjalani hidupnya dengan menyimpan duka masa lalunya. Meski tak mudah, luka masa lalu ini butuh disembuhkan. Jika tidak disembuhkan, luka batin atau trauma itu bisa mengganggu kesehatan mental kamu.

Dan, kesehatan mental itu sangat menentukan bagaimana kamu akan menjalani hidup kamu. Jadi, jika memang kamu merasa memiliki luka itu, cobalah untuk perlahan-lahan menyembuhkannya. Jika perlu, jangan ragu untuk meminta bantuan professional.

Ingat, akan seperti apa kamu menjalani hidupmu semua ada di tangan kamu. Dirimu milikmu seutuhnya. Jika memang dirimu butuh memulihkan diri, kamu tak perlu merasa bersalah untuk sejenak mengabaikan orang lain. Mencari kebahagiaan diri sendiri itu tidka salah, karena setiap orang memiliki kehidupannya masing-masing.

7. Bijaklah dalam berkata-kata

Setiap kata yang kamu ucapkan dapat mendorong semangat maupun meluruhkan mimpimu dan mimpi orang lain. Karenanya, bijaklah dalam berucap baik kepada dirimu ataupun kepada orang lain. 


Kembali ke reportase... Minggu ini Turnamen Mingguan Sparta sangat meriah, karena diikuti oleh 34 orang Spartan yang berpartisipasi dalam ajang mingguan ini. 

Dari hasil drawing, admin memprediksi beberapa pasangan yang bakal lolos ke babak puncak. Beberapa pasangan itu adalah: Atep dan Huda, Rama dan Adi Putra, Faisal R dan Iwan I, Fatoni dan Erwinsyah, Zaki R dan Reihan, Yusuf dan Yusril, lalu yang terakhir adalah Alex dan Azlan. Namun Beberapa diantaranya ada yang rontok di babak penyisihan dan quarter final. Selebihnya boleh dibilang prediksinya tepat.

Babak penyisihan, mengerucutkankan 4 pasang juara grup dan 4 pasang runner up grup. Dibawah ini adalah pasangan-pasangan yang berhasil melaju ke babak delapan besar;

Grup A, Juara grup: Icup dan Apin, runner up grup: Atep K dan Huda

Grup B, Juara grup: Rama dan Adi Putra, runner up grup:  Amed dan Reza A

Grup C, Juara grup: Faisal R dan Iwan I runner up grup: Awan dan Arif Boy

Grup D, Juara grup: Zaki R dan Reihan, runner up grup: Alex dan Azlan 

Drawing quarterfinal mempertemukan 2 pasangan secara menyilang, dan 2 pasangan lainnya kembali bertemu dengan kompetitor grupnya. Dari keempat juara grup, hanya 3 yang lolos ke babak semifinal setelah  mengalahkan para runner up grup-nya. Sementara sepasang juara grup, yaitu Icup dan Apin,  dikandaskan oleh runner up yang merupakan rival sesama grupnya di grup A, yaitu Atep K dan Huda. Dengan skor 42-39. Pada bagan lain Faisal R dan Iwan I sukses mengalahkan Awan dan Arif Boy dengan 42-28. Rama dan Adi Putra menang 42-39 atas Alex dan Azlan. Lalu Zaki R dan Reihan menang telak 42-24 atas Amed dan Reza A.

Pada babak semifinal Zaki R dan Reihan menghentikan langkah Faisal R dan Iwan I dengan kemenangan 42-36. Semifinalis lainnya Atep K dan Huda harus bertarung ketat dulu sebelum berhasil mengalahkan Rama dan Adi Putra dengan 42-37.

Babak final yang mempertemukan Zaki R dan Reihan dengan Atep K dan Huda, awalnya perolehan poin mereka sangat ketat. Terjadi saling susul menyusul poin hingga skor 8-8. Namun mulai dari sana pasangan Zaki R dan Reihan mulai merentangkan jarak yang cukup jauh dalam hal perolehan poin. Hingga set pertama mereka unggul 21-14. Fisik Atep K dan Huda nampak sudah terkuras habis hingga performa mereka tak sebaik pada babak-babak sebelumnya. Kalau jujur Atep K dan Huda, boleh dibilang kalah fisik, kalah tekhnik dan kalah umur dari lawannya Zaki R dan Reihan, yang masih belia. Permainan Atep K dan Huda masih mentok tak menunjukkan perkembangan ataupun perubahan strategi. Babak final ditutup dengan 42-25 untuk kemenangan Zaki R dan Reihan.

\Inilah nama-nama yang keluar sebagai juara minggu ini, Minggu 28 Mei 2023;

Juara 1 Zaki R dan Reihan

Juara 2 Atep K dan Huda

Juara 3 Faisal R dan Iwan I / Rama dan Adi Putra 

Dan dibawah ini adalah catatan selengkapnya dari result Turnamen mingguan Sparta edisi minggu ke-16 tahun 2023;

Road to final

Bagan turnamen

Update ranking Sparta

Akumulasi perolehan medali Sparta

O  ya, Hari ini Sparta juga kedatangan wakil dari pihak Sponsor SPORT GEL, yang meninjau mabar Sparta di GOR ABA.  Sempat mengambil gambar sebagai dokumentasi, sebagai berikut;




Sekian reportase kita kali ini, sampai jumpa lagi di reportase Sparta minggu depan. It's okay not to be okay!!